User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Human pappilomavirus atau disingkat HPV adalah virus yang menyebabkan infeksi menular seksual. HPV ini juga menjadi salah satu pemicu kanker serviks pada wanita. Virus HPV merupakan virus yang berbeda dari virus HIV dan herpes. Virus ini lebih sering menyerang orang-orang yang telah aktif secara seksual. Ada cukup banyak jenis virus HPV, namun hanya ada beberapa jenis yang bisa menyebabkan infeksi menular seksual dan kanker.

Virus HPV juga bisa menyebabkan timbulnya kutil pada area kulit. Ada lebih dari 100 jenis virus HPV. Sekitar 40 jenis HPV adalah penyebab kutil kelamin dan infeksi menular seksual. Virus ini terkadang juga menyerang bagian tubuh lainnya seperti kulit pada telapak tangan, dan kaki.

Seperti yang telah kita dengar sejak meninggalnya Yuli Rachmawati atau yang lebih dikenal dengan sebutan Julia Perez (Jupe) terkena kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV. Jenis HPV yang dapat berubah menjadi kanker yakni HPV 16 dan HPV 18. Menurut laporan World Health Organization (WHO) hampir 70 % penderita kanker serviks disebabkan oleh virus HPV.

Namun saat ini sudah ditemukan vaksin yang dapat memberhentikan penularan HPV. Namun vaksin yang sudah disebar hampir keseluruh dunia ini hanya bisa mencegah tertularnya HPV, bukan untuk menyembuhkan HPV. Para wanita berusia remaja disarankan untuk melakukan vaksinasi HPV.

Penyebaran Virus HPV

Virus HPV bisa menyebar melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah tertular virus HPV. Baik itu melalui seks anal, seks oral, dan seks kelamin menjadi tempat penyebaran virus HPV. Penularan juga bisa terjadi saat anda bersentuhan kulit dengan penderita HPV.

Gejala HPV

HPV adalah virus yang sering tidak menunjukan gejala apapun ketika baru pertama kali menular ke dalam tubuh. Sehingga seseorang yang tertular sering tidak menyadari bahwa ia sudah tertular HPV. Gejala yang paling sering ditemui dari tanda anda sudah tertular virus HPV adalah munculnya kutil dibagian kelamin atau di bagian kulit tertentu, terkadang muncul di mulut, jika anda pernah melakukan seks oral dengan penderitanya.

HPV adalah

Jika HPV sudah menjadi sel kanker, maka umumnya akan muncul gejala seperti pendarahan, keluarnya cairan semacam keputihan dari vagina. Terkadang juga menimbulkan sakit ketika melakukan hubungan seks dan nyeri pada bagian perut bawah.

Haruskah Ke Dokter?

Ketika anda sudah menemukan dan merasakan gejala seperti di atas, maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasikan dengan dokter spesialis kelamin untuk mencegah virus HPV menyebabkan kondisi yang lebih parah.

Mintalah untuk melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan virus HPV. Karena HPV adalah virus yang sulit melihat tanda-tandanya dengan mata telanjang. Maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keberadaan dan perkembangan virus tersebut.

Siapa yang Beresiko?

Ada beberapa orang yang cukup beresiko terkena virus HPV. Berikut orang-orang yang sangat rentan terkena HPV:

  • Sering bergonta-ganti pasangan
  • Usia, kutil kelamin lebih sering menyerang usia remaja dan dewasa
  • Sering berbagi pakaian pribadi
  • Memiliki metabolisme tubuh yang lemah

Apakah HPV bisa Dicegah?

HPV adalah virus yang menular dari tubuh orang lain ke tubuh anda. Penularannya lebih sering melalui kontak seksual. Sehingga untuk mengatasinya, anda harus menghindari faktor resiko terkena virus HPV tersebut. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah HPV:

  • Setia pada satu pasangan, tidak melakukan hubungan seks dengan bergonta-ganti pasangan
  • Memakai kondom ketika berhubungan seks
  • Hindari menyentuh kutil secara langsung pada penderita HPV
  • Jangan mengunakan pakaian, atau handuk dengan penderita HPV

Untuk pengobatan yang dilakukan, anda bisa melakukan konsultasi langsung dengan tim medis kami dalam penanganan HPV, atau dengan datang langsung ke Klinik Utama Gracia. Sehingga anda bisa diberikan hal-hal yang lebih jelas mengenai cara pengobatan yang bisa dilakukan.