User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Vaginitis pada wanita adalah peradangan pada vagina yang dapat menyebabkan rasa gatal, rasa nyeri dan keputihan yang tidak normal (abnormal). Vaginitis biasanya disebabkan oleh perubahan dalam keseimbangan normal bakteri yang hidup di vagina wanita atau oleh infeksi. Ini adalah kondisi umum yang mempengaruhi wanita dari segala usia.

Sangat penting untuk melakukan pengobatan dengan dokter untuk mendiagnosis dan melakukan pengobatan vaginitis pada wanita. Vagina adalah jalan berotot antara uterus dan area genital eksternal. Ketika dinding vagina menjadi meradang, karena beberapa iritasi telah mengganggu keseimbangan area vagina dan dapat terjadi vaginitis. Vaginitis adalah infeksi atau peradangan pada vagina. Dan dapat menyebabkan rasa gatal dan terbakar, perubahan keputihan dan terkadang adanya rasa sakit saat berhubungan seksual.

Vaginitis Pada Wanita Dan Pengertiannya


Vaginitis mengacu pada peradangan atau infeksi pada vagina. Ini sangat umum pada wanita dari segala usia. Sebagian wanita memiliki setidaknya 1 bentuk vaginitis pada suatu waktu selama hidupnya. Ketika dinding vagina menjadi meradang, karena beberapa iritasi telah mengganggu keseimbangan area vagina maka dapat terjadi vaginitis. Vaginitis (radang vagina) adalah kondisi ginekologis yang paling umum dijumpai. Ini adalah diagnosis berdasarkan adanya gejala keputihan yang abnormal, ketidaknyamanan vulvovaginal atau keduanya.

Baca Juga : Vaginitis Adalah Peradangan Vagina Pada Wanita

Apa Yang Menyebabkan Vaginitis Pada Wanita?

Vagina seorang wanita biasanya menghasilkan sejumlah kecil cairan putih dan bening atau keruh setiap harinya yang dikenal dengan cairan yang keluar dari tubuh. Cairan ini menjaga jaringan tetap lembab dan sehat adalah kondisi yang normal untuk jumlah dan warna keputihan yang berubah sepanjang siklus menstruasi. Vagina juga mengandung banyak organisme seperti bakteri dan ragi yang sangat penting untuk fungsi normalnya. Perubahan keseimbangan normal baik ragi maupun bakteri dapat menyebabkan vaginitis. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan meliputi :
 
• Antibiotik.
• Perubahan kadar hormon karena kehamilan, menyusui atau menopause.
• Douching.
• Spermisida.
• Hubungan seksual.
• Infeksi.
 
Jika perubahan keseimbangan normal terjadi, maka lapisan vagina bisa meradang. Bakteri, ragi, virus, bahan kimia dalam krim atau spray dan bahkan pakaian yang dapat menyebabkan vaginitis. Terkadang, terjadi dari organisme yang ditularkan diantara pasangan seksual. Sejumlah faktor yang berbeda dapat mempengaruhi kesehatan vagina.
 
Termasuk kesehatan secara menyeluruh, kebersihan pribadi, obat-obatan, hormon (terutama hormon estrogen) dan kesehatan pasangan seksual. Perubahan faktor-faktor ini dapat memicu vaginitis. Jenis vaginitis yang paling umum meliputi :
 
• Candida atau infeksi ragi.
• Vaginosis bakteri.
• Trikomoniasis vaginitis.
• Vaginitis virus.
• Vaginitis tidak menular.
 
Dokter akan mempertimbangkan penyebab lain keputihan seperti gonore (kencing manis) dan klamidia. Organisme ini tidak menginfeksi vagina secara langsung. Jika tidak segera diobati maka dapat menyebabkan kondisi serius seperti penyakit radang panggul (PID). Penyakit radang panggul (PID) meningkatkan risiko infertilitas atau kemandulan, parut panggul (pelvic), nyeri panggul (pelvic) kronis dan kehamilan ektopik. Klamidia adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang paling umum meskipun sering tidak terdiagnosis.

Kenali Gejala Vaginitis Pada Wanita

Gejala vaginitis pada wanita meliputi :
 
• Perubahan keputihan normal termasuk keputihan yang berwarna abu-abu, hijau atau kuning.
• Kemerahan pada vagina, bengkak, terasa gatal atau sakit.
• Bau pada vagina.
• Terasa terbakar saat kencing.
• Nyeri atau perdarahan saat berhubungan seksual.
• Perubahan warna, bau atau jumlah.
• Terasa gatal atau iritasi pada vagina.
• Perdarahan vagina yang ringan.
 
Sementara gejalanya bervariasi tergantung pada apa yang menyebabkan infeksi atau peradangan. Dalam beberapa kasus, wanita dengan vaginitis tidak memiliki gejala sama sekali.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Vaginitis Pada Wanita?


Dokter akan memeriksa kemerahan dan pembengkakan vagina dan akan mengambil sampel keputihan. Sampel dapat diuji di laboratorium untuk melihat sesuatu yang menyebabkan masalah. Diagnosis dimulai dengan riwayat medis secara menyeluruh dan mengkonsultasikan secara rinci mengenai gejalanya.

Pemeriksaan pelvic (panggul) akan dilakukan dan sampel keputihan akan diambil dan dilakukan pengujian untuk memastikan vaginitis dan menentukan jenis tertentu, serta memastikan perawatan yang tepat. Usahakan hindari douching, hindari hubungan seksual dan hindari menggunakan obat-obatan vagina apapun tanpa resep dokter, dan harus melakukan konsultasi serta pemeriksaan untuk mendapatkan hasil tes atau pengujian yang akurat.

Pengobatan Untuk Vaginitis Pada Wanita


Pengobatan akan tergantung pada jenis vaginitis, pengobatannya bisa meliputi :

• Vaginosis bakteri

Antibiotik dengan resep dari dokter atau pengobatan lain untuk vagina.

• Infeksi ragi

Obat-obatan anti jamur yang dimasukkan ke dalam vagina atau obat-obatan anti jamur oral. Namun Anda harus tetap melakukan konsultasi dan pemeriksaan, dan jika memiliki gejala dapat memastikan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

• Trikomoniasis

Pengobatannya dengan antibiotik sesuai resep dokter dan usahakan hindari kontak seksual sampai pengobatannya selesai.

• Vaginitis Atrofi

Pengobatan sesuai resep dari dokter. Pada jenis vaginitis yang jarang terjadi, berbagai pengobatan digunakan. Semua pengobatan harus dilakukan sesuai urutannya, bahkan jika gejalanya hilang sebelum pengobatan selesai, namun harus tetap dilakukan perawaran sebelum dinyatakan sembuh oleh dokter.

Segera lakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia untuk mencegah sesuatu hal yang akan terjadi. Pengobatan di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau, hanya dengan menghubungi nomor 081336361555 atau dengan melakukan konsultasi dibawah ini, Anda sudah bisa melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia.

Baca Juga : Cegah Bahaya Vaginitis Pada Wanita


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.