User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Keringat itu sebenarnya tidak berbau, bau yang tidak asing dari tubuh yang mengakibatkan bau keringat. Oleh karena itu harus segera mencari cara menghilangkan bau keringat dengan tepat, agar tidak menjadi dampak yang buruk bagi kesehatan. Bau keringat berasal dari bakteri kulit normal yang menghancurkan sekresi keringat yang dikeluarkan dari kelenjar keringat.

Bau badan berasal dari kelenjar apokrin di ketiak yang melepaskan keringat tebal berminyak yang kaya akan protein dan lipid yang menjadi sumber bakteri di kulit. Bau keringat terjadi selama melakukan latihan dan saat merasa emosi yang kuat arena ini adalah pemicu bagi kelenjar apokrin untuk mengeluarkan keringat.

Kondisi ketiak yang hangat dan lembab juga merupakan lingkungan yang tepat bagi bakteri untuk berkembang dan menciptakan bau yang tidak sedap. Bau keringat muncul saat pubertas karena kelenjar apokrin yang terlibat dapat menyebabkan bau badan, dan mulai berfungsi saat memasuki masa pubertas. Seiring bertambahnya usia, kelenjar apokrin fungsinya melambat yang berarti orang dengan lanjut usia akan cenderung memiliki bau badan. Dan bagaimana caranya untuk menghilangkan bau keringat tersebut?.

Fakta Dari Bau Keringat

Keringat di produksi oleh kelenjar keringat di tubuh yang dapat menghasilkan cairan berair dan cairan yang mengandung zat-zat seperti protein dan lipid. Saat berkeringat sekitar 5 juta keringat terletak di seluruh kulit tubuh. Namun keringat yang dipicu oleh emosi atau stress hanya terjadi di area-area tertentu dari tubuh seperti ketiak, telapak tangan dan kepala.
 
Berurusan dengan bau keringat tidak akan menyenangkan. Akan tetapi bertentangan dengan kepercayaan diri, keringat dengan sendirinya hampir tidak berbau. Bau tubuh yang tidak asing berasal dari bakteri yang berinteraksi dengan keringat di permukaan kulit. Keringat berbau kronis dikenal dengan bromhidrosis serta ada banyak kemungkinan penyebab di balik kondisi ini.

Apa Yang Menyebabkan Bau Keringat


Penyebab bau badan sangat bervariasi dari orang ke orang. Akan tetapi pada kebanyakan bau badan berasal dari kelenjar apokrin atau sejenis keringat yang terkonsentrasi di ketiak dan selangkangan. Jika keringat Anda selalu berbau, maka untuk mengetahui penyebabnya, bisa saja dari kondisi seperti berikut ini:

• Kebersihan pribadi.
• Keringat stress.
• Bahan pakaian sintetis.
• Kondisi medis yang mendasari.
• Makanan yang kaya akan kolin.
• Obat-obatan.
• Diet rendah karbohidrat.
• Kekurangan magnesium.

Baca Juga : Obat-Obatan Penghilang Bau Ketiak Secara Ampuh

 

Apa Saja Tanda-Tanda Seseorang Bau Keringat?

Bau keringat dapat mengganggu aktifitas normal. Bau keringat berlebih terjadi setidaknya 1 minggu sekali tanpa alasan yang jelas dan berdampak pada kehidupan sosial atau kegiatan sehari-hari. Perubahan gaya hidup terkadang dapat meredakan gejalanya. Tanda-tanda bau keringat bisa meliputi:
 
• Masalah kulit yang iritasi dan bisa saja menyakitkan seperti infeksi jamur atau infeksi bakteri.
• Kekhawatiran mengenai pakaian yang bau.
• Selalu enggan melakukan kontak fisik karena merasa malu.
• Sadar akan dirinya bau hingga membuat kurang percaya diri.
• Depresi.
• Pemilihan pekerjaan dimana kontak fisik atau interaksi dengan manusia lainnya.
• Menghabiskan banyak waktu setiap harinya untuk mengatasi keringat seperti mengganti pakaian, mengelap, mencuci dan mengenakana pakaian tebal atau gelap.
• Kekhawatiran pada orang lain mengenai bau badan.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Bau Keringat Pada Remaja?


Untuk mendiagnosis bau keringat, dokter biasanya akan mengesampingkan kondisi yang mendasarinya seperti tiroid yang terlalu aktif atau gula darah rendah dengan melakukan tes atau pengujian darah dan urine. Biasanya dokter akan menanyakan bagian tubuh yang berpengaruh dan seberapa sering bau keringat terjadi.

Setelah itu dilakukan tes atau pengujian keringat termoregulasi. Ketika berkeringat dan berlebih terjadi pada suhu-suhu tertentu. Penderita yang mengalami panas tinggi dan kelembaban karena keringat akan memicu keringat di seluruh tubuh. Ketika terkena panas, orang-orangnya cenderung tidak berkeringat berlebihan. Dan tes atau pengujian ini menentukan tingkat keparahan kondisinya.

Cara Menghilangkan Bau Keringat Dengan Tepat


Bagaimana cara menghilangkan bau keringat yang menjengkelkan? Bromhidrosis bisa sangat menjengkelkan namun bisa dilakukan pengobatan dan menghilangkan bau keringat itu. Berikut ini cara untuk melawan atau menghilangkan bau keringat dengan tepat seperti:

• Ubah Pola Diet
Usahakan jauhi makanan yang di kemas dengan remah-rempah, bawang merah atau bawang putih dan makan makanan lebih tinggi magnesium, kurangi asupan alkohol berlebih yang juga dapat mengurangi dan menghilangkan bau keringat.

• Gunakan Pakaian Anti Keringat
Semakin banyak keringat di kulit. Semakin buruk bau badan. Mengenakan pakaian anti keringat dapat membantu menjaga lubang keringat dan menangkal bakteri penyebab bau.

• Sesuaikan Rutinitas Kebersihan Pribadi
Pastikan mandi secara teratur dengan menggunakan deodoran dan mengenakan pakaian bersih setiap hari. Gunakan sabun antibakteri dan usahakan hindari produk yang beraroma yang dapat memperburuk bau badan.

• Selalu Mencukur Atau Memotong Bulu Ketiak
Rambut dapat memerangkap kelembaban pada kulit serta memberi bakteri lebih banyak untuk menghasilkan bau.

Untuk lebih jelasnya, lakukan konsultasi serta pemeriksaan di Klinik Utama Gracia untuk memastikan Anda menghilangkan bau keringat yang mengganggu. Kondisi seperti ini akan membuat kepercayaan diri Anda hillang. Oleh karena itu sangat penting untuk dilakukan pengobatan. Pengobatan di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 atau dengan melakukan konsultasi online dibawah ini.

Baca Juga : Trik Sederhana, 4 Cara Menghilangkan Bau Ketiak

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.