User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Mungkin sebagian besar wanita masih terasa asing jika mendengar PID, lalu apakah PID itu? Dan apakah berbahaya bagi kesehatan? Ya, PID ataupun singkatan dari Pelvic Inflammatory Disease adalah sebuah infeksi pada organ-organ terutama pada sistem reproduksi wanita.

Diketahui organ-organ sistem reproduksi wanita tersebut seperti uterus, ovarium, saluran tuba, dan leher rahim, dan biasanya PID adalah disebabkan oleh adanya infeksi menular seksual (IMS), seperti penyakit klamidia atau penyakit menular seksual seperti gonore.

PID adalah infeksi yang terdapat di rahim, saluran tuba, atau pada ovarium seorang wanita. Diketahui PID terjadi saat bakteri bergerak dari Miss V dan leher rahim ke bagian tubuh lain, sehingga hal ini dapat menyebabkan rasa sakit kronis, namun walaupun sangat berbahaya dan bisa menyebabkan masalah serius lainnya seperti ketidaksuburan, akan tetapi PID adalah bisa diobati dengan menggunakan antibiotik dari resep dokter.

Apakah PID Bisa Memberikan Gejala?

Diketahui banyak wanita yang tidak tahu bahwa mereka telah memiliki penyakit radang panggul pada stadium awal, karena biasanya PID sering tidak menunjukkan gejala apapun, atau gejalanya sangat ringan sehingga Anda tidak merasakannya terutama saat pertama kali terkena infeksi ini.

Namun, satu yang pasti karena semakin lama seorang wanita menderita PID maka otomatis semakin buruk gejala yang akan di alami oleh wanita, dan berikut di bawah ini adalah beberapa Gejala PID:

  • Merasakan demam atau menggigil
  • Terasa sakit di perut
  • Merasa sangat kelelahan
  • Keputihan berbau busuk
  • Sakit saat berhubungan badan
  • Mengalami menstruasi lebih lama, lebih berat atau terasa lebih menyakitkan

Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, maka segeralah konsultasikan ke Klinik Utama Gracia, tetapi beberapa gejala ini juga bisa menjadi tanda kondisi serius lainnya, jadi dokter Anda kemungkinan besar akan menjalani beberapa tes untuk mengetahui apakah Anda menderita PID atau yang lainnya.

Bahkan beberapa gejala PID dapat menjadi tanda bagi masalah kesehatan lainnya, seperti radang usus buntu atau endometriosis. Jadi ada baiknya Anda melakukan check out oleh dokter karena hal tersebut adalah satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apa yang sedang terjadi.

Apakah yang Akan Terjadi Jika PID Tidak Segera Diobati?

Perlu Anda ketahui jika PID tidak diobati maka kemungkinan besar bisa menyebabkan masalah kesehatan serius yang terkadang mengancam bisa jiwa.

Karena jika infeksi bisa menyebar ke bagian lain pada tubuh wanita maka PID adalah dapat meningkatkan risiko kehamilan ektopik pada wanita yang tentu saja kondisi tersebut dapat mengancam jiwa, selain itu jika PID tidak segera diobati maka wanita bisa mengalami sakit kronis di perut bagian bawah, dan mengalami infertilitas ataupun masalah ketidaksuburan.

Semakin lama wanita menderita PID maka semakin besar kemungkinan akan memiliki masalah kesehatan jangka panjang dan ketidaksuburan yang jelas sangat berbahaya dan pada umumnya PID bisa diobati akan tetapi pengobatan mungkin tidak dapat mengembalikan kerusakannya seperti jaringan parut yang disebabkan oleh infeksi PID jangka panjang.

Bagaimanakah Saya Tahu Bahwa Saya Menderita PID?

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa Anda merasa memiliki beberapa gejala yang Anda anggap sebagai gejala PID maka ada baiknya segera mengunjungi dokter, dab biasanya dokter akan melakukan berbagai macam pemeriksaan seperti pemeriksaan pada panggul, memeriksa tanda-tanda cairan di serviks, rahim atau organ sekitarnya (ovarium dan saluran tuba).

Selain itu biasanya dokter akan memeriksa sampel cairan di Serviks, Miss V, atau leher rahim yang tidak terlihat di bawah mikroskop dan mengirim kultur untuk gonore dan klamidia ke laboratorium untuk pengecekan lebih lanjut dan mungkin dokter juga akan merekomendasikan beberapa tes termasuk: tes darah Ini untuk memeriksa infeksi menular seksual dan tes USG 

Jika atau tes Anda menunjukkan kecurigaan tinggi terhadap PID, maka dokter selanjutnya akan berbicara terbuka kepada Anda tentang perawatan apa yang Anda butuhkan untuk menyingkirkan PID.

Bagaimanakah Cara Untuk Mencegah PID?

Salah satu cara untuk mencegah PID adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual dan melakukan tes PMS adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah PID, karena PID biasanya disebabkan oleh klamidia atau gonore.

Tetapi kebanyakan orang dengan klamidia atau gonore tidak memiliki gejala apapun, jadi pengujian adalah satu-satunya cara untuk mengetahui secara pasti apakah Anda memiliki salah satu dari infeksi ini.

Klamidia dan gonore dapat dengan mudah diobati dan disembuhkan dengan antibiotik dan semakin cepat Anda (dan pasangan seksual) diuji dan diobati, maka semakin rendah risikonya untuk mengembangkan PID. Anda juga dapat membantu mencegah PMS ini dan PMS lain dengan melakukan hubungan seks yang lebih aman dan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seks.

Dan pengendalian kelahiran hormonal tidak dapat mencegah infeksi menular seksual, jadi walaupun Anda menggunakan alat kontrasepsi, Anda masih berisiko terkena PMS. Jadi sebaiknya gunakan kondom dengan alat kontrasepsi untuk mencegah PMS yang bisa berubah menjadi PID.

Douching umumnya tidak sehat untuk Miss V, dan bisa menyebabkan iritasi dan infeksi. Douching juga dapat menyebabkan PID, karena mendorong bakteri lebih dalam ke dalam tubuh Anda, jadi ada baiknya jangan douche.