User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Operasi keperawanan adalah pilihan bagi beberapa wanita yang ingin mengembalikan keperawanan mereka. Di Amerika, operasi ini dilakukan untuk merayakan hari jadi pernikahan pasangan mereka. Namun di Indonesia, terkadang operasi dilakukan agar dianggap masih perawan oleh suami atau calon suami.

Meskipun hingga saat ini operasi mengembalikan keperawanan di Indonesia masih meninggalkan pro dan kontra. Sudah ada beberapa rumah sakit yang menyediakan fasilitas operasi ini dan cukup banyak wanita yang melakukan operasi tersebut. Sebelum membahas lebih jauh mengenai operasi keperawanan, maka kita harus mengetahui dulu mengenai keperawanan di Indonesia.

Keperawanan

Keperawanan di Indonesia masih dianggap sesuatu yang sakral, sesuatu yang berharga. Bagi seorang wanita keperawanan adalah sesuatu yang amat sangat penting. Sangat jarang ditemukan pria di Indonesia yang mau menikah dengan wanita yang sudah hilang keperawanannya akibat free sex.

Bahkan saking berharganya, terdapat beberapa laki-laki yang sering menganggap istrinya sudah tidak perawan ketika ia melakukan malam pertama. Hanya karena tidak keluarnya darah dari vagina sang istri, saat ia telah melakukan penetrasi penis.

Tanda Keperawanan

Apa tanda wanita masih perawan atau tidak? Pertanyaan ini mungkin sering dilontarkan oleh banyak pria. Mereka akan mencari tahu bagaimana melihat perempuan masih perawan atau tidak hanya melihat dari sisi fisiknya saja. Terlebih, di internet cukup banyak artikel yang membahas mengenai hal tersebut.

Padahal para ahli menyatakan, keperawanan seorang wanita tidak dapat dilihat dari fisiknya saja. Karena belum ada penelitian yang menunjukan bahwa keperawanan seorang wanita bisa dilihat dari fisik saja.

Hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia tanda keperawanan seorang wanita selalu dikaitkan dengan selaput dara saja. Banyak operasi keperawanan yang melakukan perbaikan pada selaput dara tersebut. Sehingga banyak yang mengatakan, bahwa selaput dara wanita sebagai tanda wanita itu masih perawan.

Masih cukup banyak laki-laki dan masyarakat di dunia yang menganggap bahwa selaput dara merupakan bukti otentik kalau si wanita masih dalam kondisi ‘ting-ting’. Mereka memandang bahwa cara membuktikannya hanya dengan melihat, apakah saat malam pertama wanita tersebut menggeluarkan darah atau tidak ketika melakukan hubungan seks pertama kalinya.

Banyak yang beranggapan, robeknya selaput dara seorang wanita hanya disebabkan oleh penetrasi penis ke vagina, berhubungan badan antara wanita dan pria. Padahal selaput dara dengan bentuk yang cukup tipis, maka sangat mudah robek bahkan hanya karena melakukan rutinitas biasa, selaput dara bisa robek.

Takut, sang calon suami mengetahui kondisi selaput daranya telah robek atau rusak, sehingga cukup banyak wanita yang ingin mendapatkan selaput daranya kembali, yakni dengan melakukan operasi. Robeknya selaput dara terjadi bukan karena hubungan seks saja. Tetapi seperti olahraga, bersepeda, dan aktivitas yang cukup berat lainnya menyebabkan robeknya selaput dara.

Operasi Keperawanan

Untuk mengembalikan selaput dara tersebut, cukup banyak wanita yang ingin melakukan operasi keperawanan. Hingga saat ini, terdapat dua jenis operasi mengembalikan keperawanan yang cukup sering dilakukan oleh para wanita di dunia. Bahkan pernah dilakukan oleh salah satu artis Indonesia dan sebagian masyarakat di Indonesia.

Operasi Hymnoplasty

Hymnoplasty adalah jenis operasi sederhana dengan menjahit kembali selaput dara yang masih tersisa disekitar lubang vagina. Proses menjahit ini menggunakan benang yang dapat menyerap kulit, dan prosesnya tidak memakan waktu yang cukup lama, hanya berkisar 30-60 menit saja. Hymnoplasty salah satu jenis operasi yang sederhana, jika sudah tidak ada sisa selaput dara disekitar lubang vagina, maka proses operasi hymnoplasty tidak dapat dilakukan.

Operasi Alloplant

Alloplant adalah operasi besar dengan pemasangan selaput dara buatan. Mengapa harus selaput dara buatan, karena kondisi selaput dara yang telah robek atau tidak tersisa kembali, sehingga harus dilakukan operasi besar dengan memasang selaput dara buatan yang mengelilingi lubang vagina.

Jika anda ingin melakukan operasi keperawanan, sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis. Karena operasi selaput dara memiliki resiko yang cukup besar terhadap organ kewanitaan anda. Maka itu anda disarankan untuk melakukan konsultasi. Anda bisa langsung melakukan konsultasi dengan mengklik banner dibawah ini.