User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Wanita yang sudah melakukan hubungan seks bebas, biasanya akan mencari berbagai informasi mengenai cara mengembalikan keperawanan. Lalu, bisakah wanita yang sudah berhubungan seks kembali perawan dan bagaimana caranya?

Kaum wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seks diluar masa pernikahan, tentu merasa khawatir ketika ditanya mengenai masalah keperawanan. Lalu, apa yang harus kamu katakan jika kamu sudah tidak perawan?

Seperti yang kita ketahui, terutama di indonesia keperawanan masih menjadi sebuah hal yang sangat saklar dan penting untuk dimiliki oleh seorang wanita sebelum melangsungkan pernikahan. Hal ini di anggap sebagai bentuk kehormatan kaum wanita.

Sebelum mengetahui cara mengembalikan keperawanan, apakah kamu sudah tahu apa sebenarnya keperawanan itu? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Keperawanan?


Dalam dunia medis, keperawanan di sebut sebagai sebuah kondisi dimana seorang wanita belum pernah melakukan hubungan seksual atau dapat dikatakan sebagai virgin. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak mengenai makna dari keperawanan itu sendiri.

Umumnya, masyarakat masih mengaitkan bahwa keperawanan dapat dilihat pada saat berhubungan seksual dan mengeluarkan darah, maka kondisi ini disebut sebagai keperawanan. Namun, jika melakukan hubungan seks dengan wanita tanpa adanya darah, maka wanita tersebut akan dikatakan sudah tidak perawan.


Keluarnya darah ketika berhubungan seks berkaitan dengan selaput dara. Seharusnya, selaput dara bukan sebuah patokan untuk menentukan seorang wanita masih perawan atau tidak.

Jika kita melihat pengertian yang diberikan oleh Wikipedia bahwa keperawanan atau perawan adalah gadis yang belum memiliki suami dan belum melakukan persetubuhan. Jika kita definisikan arti tersebut, maka selaput dara tidak bisa dijadikan tolak ukur sebagai tanda wanita masih perawan atau tidak. Karena disitu disebutkan wanita yang tidak perawan yang sudah melakukan persetubuhan. Jika wanita belum melakukan persetubuhan, maka tidak bisa dikatakan sudah tidak perawan.

Jadi, sebenarnya keperawanan tidak bisa dikaitkan dengan keutuhan selaput dara. Robeknya selaput dara tidak selamanya terjadi, karena aktivitas seksual. Karena, keperawanan hanya ditujukan pada wanita yang belum melakukan hubungan seks.

Keperawanan Dalam Pandangan Masyarakat


Di Indonesia, keperawanan masih diidentikan dengan selaput dara. Selaput dara adalah lapisan kulit tipis yang menutupi lubang vagina. Selaput dara menjadi tanda seorang wanita masih perawan atau tidak. Kondisi robeknya selaput dara dapat dilihat ketika wanita melakukan hubungan seks dengan suaminya pertama kali.

Sebenarnya, pertanyaan yang benar adalah, apakah selaput dara yang robek bisa utuh kembali? Karena, seperti yang kita ketahui bahwa masyarakat masih menganggap robeknya selaput dara menjadi tanda bahwa wanita sudah tidak perawan.

Selaput dara dara yang robek dapat dikembalikan dengan cara melakukan operasi perbaikan selaput dara. Dimana, kondisi ini bertujuan untuk merekonstruksi bentuk selaput dara yang sudah robek agar utuh kembali.

Tujuan Wanita Melakukan Operasi Keperawanan

Sebelum mengetahui, cara mengembalikan keperawanan ada baiknya Anda mengetahui, apa sebenarnya tujuan wanita melakukan operasi keperawanan.
 
Tentunya, bukan berdasarkan alasan seorang wanita melakukan operasi keperawanan. Biasanya, hal ini dilakukan saat seorang wanita ingin melangsungkan pernikahan, bahkan wanita yang sudah menikah juga melakukan operasi dengan tujuan agar terus menjaga keharmonisan hubungan dengan pasangan saat melakukan aktivitas seks.
 
Tidak hanya itu, operasi keperawanan bertujuan untuk mengembalikan kondisi mental seseorang, dimana seorang wanita yang pernah menjadi korban kekerasan seksual atau korban perkosaan.

Lalu, Bagaimana Cara Mengembalikan Keperawanan?


Jika kamu mencari informasi di internet mengenai bagaimana cara mengembalikan keperawanan, maka kamu akan mendapatkan informasi yang cukup beragam. Seperti, keperawanan dapat kembali hanya dengan menggunakan bahan-bahan alami.

Padahal kondisi tersebut tidaklah benar, dan belum ada ahli yang dapat membenarkan itu. Jika Anda ingin mengembalikan keperawanan dengan cara operasi, mungkin hal tersebut masih dibenarkan. Tetapi itu hanya untuk menyatukan kembali selaput dara yang telah robek, ataupun menempelkan selaput dara buatan. Hal ini dilakukan jika, keperawanan masih ditandai dengan utuhnya selaput dara.

Terdapat dua jenis operasi selaput dara, yakni hymenoplasty dan Alloplant. Keduanya memiliki cara yang berbeda, dan tergantung dari kondisi selaput dara tersebut. Jika kamu ingin mengembalikan selaput dara yang robek dan masih terdapat sisa dari selaput dara disekitar lubang vagina, sehingga ingin kembali menyatukan selaput dara maka operasi yang dilakukan adalah hymenoplasty.

Sedangkan, jika selaput dara di lubang vagina kamu sudah tidak ada sama sekali, maka cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan operasi Alloplant, yakni dengan pemasangan selaput dara buatan yang dipasang disekitar lubang vagina, serta dapat dilakukan dengan merapatkan kembali vagina. Dan kedua operasi dapat dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam.

Tentunya kedua operasi memiliki risiko tersendiri dan jika Anda mencari cara mengembalikan keperawanan tanpa risiko, maka sebaiknya lakukan operasi dengan bantuan dokter atau klinik yang sudah berpengalaman dalam masalah ini.

Nah, itulah informasi mengenai cara mengembalikan keperawanan yang bisa Anda jadikan referensi ketika ingin melakukan operasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai tempat dan cara mengembalikan keperawanan, segera hubungi Klinik Utama Gracia melalui 081336361555 atau konsultasikan melalui tombol chat online di bawah ini.

Baca Juga : Yuk Ketahui 5 Bentuk Selaput Dara Pada Wanita


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.