User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Perkembangan teknologi di dunia yang begitu pesat, sangat mempengaruhi dunia kesehatan. Mungkin dahulu kita hanya mengenal cara-cara konvensional dalam menangani suatu kondisi yang berkaitan dengan kesehatan. Contohnya, sunat. Kini, dunia kesehatan cukup maju dengan berbagai teknologi, seperti halnya operasi selaput dara.

Dahulu, kita mungkin tidak pernah mengenal bagaimana mengembalikan selaput dara yang telah robek menjadi kembali seperti semula. Istilahnya mengembalikan ‘keting-tingan’ seorang wanita hanya dengan bantuan operasi. Ternyata pembedahan di bidang selaput dara sudah cukup terkenal dan sudah terjadi.

Meskipun pembedahan pada selaput dara masih menjadi perdebatan, namun beberapa wanita sudah melakukannya. Bahkan di dunia barat, proses pembedahan sudah cukup banyak dilakukan untuk mengembalikan selaput dara seorang wanita kembali utuh. Proses tersebut dikenal sebagai restorasi selaput dara.

Bahkan menurut para tenaga medis yang sudah melakukannya, proses restorasi selaput dara hanya membutuhkan waktu selama 30 menit. Waktu yang singkat untuk mengembalikan gadis yang telah aktif secara seksual kembali dalam kondisi ‘ting-ting’.

Restorasi Selaput Dara di Amerika

Kondisi ini di Amerika sudah sering dilakukan, bahkan para tenaga medis yang melakukan restorasi keperawanan tersebut dikenal dengan sebutan ‘Ratui Keperawanan’. Proses pembedahan selaput dara yang dilakukan di Amerika memang memiliki peran yang penting.

Dimana banyak laki-laki disana, yang menginginkan mendapatkan wanita yang masih ‘ting-ting’ ketika menikah. Keperawanan tersebut ditandai dengan keluarnya darah dari dalam vagina. sehingga para wanita disana masih percaya bahwa saat malam pertama pernikahan, mereka harus menggeluarkan darah untuk menunjukan kepada pasangannya bahwa mereka masih dalam kondisi ‘ting-ting’.

Operasi Selaput Dara di Indonesia

Bagaimana di Indonesia? Tentunya anda pasti akan bertanya bagaimana proses restorasi selaput dara yang ada di Indonesia. Apakah sudah ada rumah sakit yang melakukan pembedahan selaput dara di Indonesia atau belum. Terlebih, masih banyaknya masyarakat yang percaya bahwa selaput dara masih menjadi tanda bahwa seseorang masih perawan atau tidak.

Masyarakat Indonesia pun masih menganggap keperawanan hal penting saat malam pertama. Dimana keperawanan seorang wanita masih dilihat dari keluarnya darah saat berhubungan intim. Mereka percaya, bahwa wanita yang belum pernah melakukan hubungan seks akan menggeluarkan darah ketika melakukan hubungan seks pertama kali.

Sehingga ketika seorang wanita, tidak mengeluarkan darah ketika pertama kali melakukan hubungan seks, maka wanita tersebut sudah tidak perawan. Tentunya hal ini merupakan pemahaman yang salah. Karena robeknya selaput dara tidak hanya dikarenakan pernah melakukan hubungan seks. tetapi terdapat kondisi lain yang menyebabkan selaput dara tersebut robek.

Sehingga banyak wanita yang ingin melakukan pembedahan selaput dara, meskipun masih banyak kontroversi tentang hal tersebut. Namun sudah terdapat cukup banyak wanita yang melakukan hal ini untuk mendapatkan keperawanannya kembali.

Tetapi ada beberapa wanita yang melakukan operasi ini hanya untuk mendapatkan dan memberikan kepuasan seksual kepada pasangannya. Sehingga seolah-olah suaminya sedang melakukan hubungan seks dengan pasangannya saat pertama kali.

Jenis Operasi Selaput Dara

Restorasi atau pembedahan pada selaput dara dikenal dengan dua jenis. Sehingga bagi anda yang ingin melakukan restorasi selaput dara harus mengetahui jenis-jenis operasi tersebut. Ada dua jenis operasi yang cukup terkenal untuk mengembalikan keperawanan yakni Simple hymenoplasty dan alloplant.

Simple Hymenoplasty

Teknik ini merupakan pembedahan sederhana, karena pembedahan jenis ini hanya menyambungkan kembali selaput dara yang robek dengan menjahitnya kembali. Prosesnya pun cukup sederhana dan menggunakan benang yang dapat diserap kulit.

Alloplant

Operasi yang kedua  ini merupakan jenis operasi besar. Dimana dengan melakukan pemasangan selaput dara buatan untuk ditempelkan kembali disekitar lubang vagina. Dimana proses ini yang paling sering dilakukan.

Apabila anda ingin melakukan operasi selaput dara, sebaiknya anda melakukan konsultasi medis terlebih dahulu agar mengetahui apa saja resiko yang akan anda dapatkan usai melakukan operasi. Anda dapat konsultasi langsung dengan tim medis kami di Klinik Utama Gracia atau dengan konsultasi online dengan mengklik banner konsultasi dibawah ini.