User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Rasa nyeri saat kencing merupakan tanda kamu mengalami anyang-anyangan. Banyak orang yang tak sadar jika mereka telah mengalami anyang-anyangan. Kondisi anyang-anyangan terkadang membuat anda merasa tidak nyaman. Terlebih anyang-anyangan setelah berhubungan intim.

Kaum hawa biasanya akan mengalami anyang-anyangan usai melakukan hubungan intim dengan pasangan. Kondisi seperti ini sangat sering terjadi pada pasangan yang baru saja menikah. Mereka mengalami anyang-anyangan atau Infeksi saluran kemih (ISK).

Kondisi anyang-anyangan akan lebih sering menyerang wanita. Bahkan resiko anyang-anyangan pada wanita cukup tinggi. Sekitar 50 persen wanita sangat rentan mengalami anyang-anyangan selama hidupnya. Kondisi tersebut disebabkan karena saluran kencing wanita sangat pendek dibandingkan dengan pria. Sehingga uretra (saluran kencing) sangat mudah terinfeksi.

Penyebab Anyang-anyangan Setelah Berhubungan Intim

Pasti anda akan bertanya-tanya mengapa anyang-anyangan dapat terjadi usai melakukan hubungan intim? Sebagian besar kondisi ini disebabkan oleh terlalu intens dalam melakukan hubungan seks ketika malam pertama. Dikarenakan, mungkin anda sedang menikmati malam pertama.

Anyang-anyangan terjadi, karena penetrasi penis ke dalam vagina yang terlalu kuat sehingga menyebabkan vagina atau penis mengalami kelecetan. Kondisi anyang-anyangan pada malam pertama sering disebut dengan cystitis Honeymoon.

Wanita cukup rentan mengalami hal tersebut. Apabila anda mengalami hal itu, maka sebaiknya segeralah untuk melakukan pemeriksaan medis untuk menghindari kondisi yang lebih parah. Terkadang akan menimbulkan gejala yang lebih parah.

Gejala Cystitis Honeymoon

Kondisi anyang-anyangan yang terjadi setelah melakukan hubungan seks, terkadang aakn menimbulkan gejala yang cukup menganggu sebagian besar wanita. Berikut beberapa gejala anyang-anyangan yang sering muncul usai berhubungan badan.

Adapun gejala yang sering muncul ketika seseorang mengalami anyang-anyangan adalah rasa sakit ketika berkemih, terkadang menimbulkan rasa panas seperti terbakar, bahkan terkadang warna urine bukan lagi warna kuning, tetapi berwarna merah.

Gejala lain yang muncul penderita akan sering buang air kecil dengan frekuensi air kencing yang sangatlah sedikit. Kondisi ini akan melelahkan bagi penderita, karena mengharuskan bolak-balik ke toilet. Gejala lain yang harus anda lakukan untuk memeriksakan kondisi anyang-anyangan adalah demam.

Jika anda sudah mengalami demam, maka ini adalah kondisi anyang-anyangan yang akan berlanjut. Dimana kondisi seperti ini harus mendapatkan penanganan medis untuk melakukan pengobatan dan penyembuhan. Kondisi anyang-anyangan yang sudah memasuki tahap demam, tidak dapat dibiarkan begitu saja.

Anyang-anyangan pun tak boleh dibiarkan begitu saja. Karena jika didiamkan akan menyebabkan anda mengalami infeksi pada ginjal yang dapat menjadi akut. Apabila anda sudah merasakan gejala kecil, segera saja untuk datang ke Klinik Utama Gracia untuk pemeriksaan.

Bagaimana Mengobati Anyang-Anyangan?

Anyang-anyangan dapat di obati dengan beberapa cara, hal terbaik yang dapat anda lakukan untuk mengatasi anyang-anyangan adalah dengan memperbanyak konsumsi air putih. Perbanyaklah untuk meminum air putih agar anda dapat sembuh dari kondisi anyang-anyangan.

Selain itu, anda harus mengkonsumsi obat-obatan antibiotik untuk menghilangkan bakteri dan kuman penyebab anyang-anyangan. Hal terpenting adalah anda mencegah terjadinya anyang-anyangan setelah berhubungan intim kembali.

Cara Pencegahan Anyang-anyangan

  • Selalu menjaga membersihkan vagina
  • Membersihkan Organ intim dengan cara yang benar
  • Selalu membuang air kecil sebelum berhubungan badan
  • Membuang air kecil usai berhubungan badan
  • Jangan terlalu sering menahan kencing

Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah terjadinya anyang-anyangan setelah berhubungan intim. Jaga kesehatan organ intim, agar bulan madu anda manis di malam pertama tanpa anyang-anyangan.