User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

 

Kanker serviks merupakan penyakit yang cukup mematikan bagi kaum hawa. Kanker ini bisa dideteksi dengan metode Pap Smear, namun metode ini memiliki syarat, Ada beberapa syarat pap smear yang harus dilakukan oleh wanita.

Metode pap smear merupakan salah satu cara terbaik untuk melakukan deteksi kanker serviks. Terlebih kanker serviks merupakan penyakit yang cukup berbahaya bagi setiap wanita. Pap smear merupakan metode yang dapat dilakukan oleh setiap wanita yang sudah aktif secara seksual dalam mendeteksi adanya virus penyebab kanker serviks atau tidak.

Bagaimana Metode Pap Smear?

Terkadang banyak perempuan yang bertanya bagaimana melakukan pemeriksaan pap smear. Pemeriksaan pap smear merupakan pemeriksaan yang dilakukan dengan cara mengambil sampel dari vagina dan mulut rahim.

Setelah sampel diambil, maka selanjutnya sampel tersebut akan di uji laboratorium. Pengujian laboratorium ini merupakan salah satu cara untuk melihat apakah terdapat virus yang menyebabkan kanker serviks atau tidak, yakni Human Pappilomavirus (HPV).

Siapa yang Harus Melakukan Tes Pap Smear?

Syarat pap smear yang paling umum adalah wanita yang sudah berusia sekitar 21 tahun atau yang telak aktif secara seksual. Tes ini sebenarnya harus dilakukan oleh wanita yang sudah menikah. Karena wanita yang sudah aktif secara seksual dapat menyebabkan terjadinya pap smear.

Terkadang terdapat pertanyaan dari para wanita, apakah wanita yang belum menikah harus melakukan tes pap smear? Wanita yang belum menikah dan belum pernah melakukan hubungan seks tidak memerlukan pemeriksaan pap smear. Karena pemeriksaan ini sangat dianjurkan kepada wanita yang sudah menikah dan aktif secara seksual.

Harus Berapa Kali Melakukan Tes Pap Smear?

Pemeriksaan pap smear dapat dilakukan setiap dua tahun sekali bagi wanita usia 21-30 tahun. Dan tes pap smear dapat dilakukan setiap tiga tahun sekali oleh wanita yang berusia diatas 30 tahun. Dokter pun akan memberitahu, berapa kali harusnya anda melakukan pap smear jika anda beresiko terpapar HPV, dan merupakan penderita HIV.

Seberapa Akurat Tes Pap Smear?

Tes pap smear tidak 100 % akurat dalam melihat apakah anda sedang tertular virus HPV atau tidak. Namun tes ini sangat akurat dalam mendeteksi kanker serviks, keakuratan tes pap smear sekitar 80 %, sehingga banyak wanita yang ingin melakukannya.

Syarat Pap Smear?

Tes pap smear bukan tes yang asal-asalan dan dapat dilakukan oleh setiap wanita dalam setiap waktu. Tes ini memiliki beberapa syarat yang harus diikuti oleh para wanita yang ingin melakukan tes pap smear, apa saja syaratnya?

  • Tidak menggunakan pembersih vagina yang mengandung bahan kimia
  • Tidak sedang dalam masa menstruasi
  • Sekitar tiga hari sebelum tes dilarang untuk melakukan hubungan seks
  • Tidak saat hamil
  • Tidak sedang mengalami keputihan

Syarat tersebut harus diikuti oleh para wanita untuk hasil tes yang maksimal. Sehingga hasil tes dapat menunjukan hasil yang akurat dan tidak menjadi hasil yang kabur.

Mengapa Harus Melakukan Tes Pap Smear?

Di Indonesia, kanker serviks merupakan pembunuh nomor satu bagi para wanita, selain dengan kanker payudara. Pada tahun 2016 menurut data Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), pengidap kanker serviks mencapai 17,8 juta jiwa dan pada tahun 2017 diperkirakan jumlahnya akan bertambah menjadi 21, 7 juta jiwa.

Hal itulah yang membuat para wanita wajib melakukan tes pap smear. Bahkan World Health Organization (WHO) menempatkan Indonesia sebagai Negara yang memiliki penderita kanker serviks terbanyak di dunia.