User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

keputihan berwarna kuning

Keputihan mungkin menjadi masalah besar bagi sebagian wanita. Tetapi terdapat wanita yang resah ketika dirinya mengalami keputihan. Apa lagi jika keputihan berwarna kuning atau keputihan kuning disertai berbau. Ini akan menjadi masalah besar bagi wanita.

Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina wanita. Keputihan yang normal, memiliki cairan seperti lendir dengan warna putih bersih dan terkadang bening. Namun keputihan memiliki beberapa warna yang menunjukan bahwa organ intim kamu sedang bermasalah.

Keputihan biasanya muncul setelah anda mengalami menstruasi. Keputihan ini adalah hal normal dan memiliki fungsi yang beragam. Diketahui lendir keputihan keluar untuk menggeluarkan bakteri dan kotoran yang menempel pada dinding rahim. Sehingga vagina akan bersih, usai cairan ini keluar.

Keputihan jika keluar dengan warna putih yang normal dan tidak berbau, maka keputihan tersebut normal. Tetapi jika sebaliknya, dimana keputihan keluar dengan berwarna dan juga mengeluarkan bau yang tidak sedap, serta vagina merasa nyeri atau gatal. Maka itu bisa disebabkan keputihan yang tidak normal.

Keputihan memiliki beragam warna, berikut beberapa warna keputihan:

  • Putih Jernih: normal
  • Berwarna Kuning: Ada kuman yang tumbuh
  • Cokelat: Tampaknya ada penyakit pada vagina anda
  • Hijau: Terjadi karena adanya infeksi pada organ reproduksi
  • Abu-Abu: Dikarenakan adanya bakteri berbahaya yang menyerang organ reproduksimu

Seperti halnya keputihan yang cukup berbahaya ketika keputihan dengan warna kuning tersebut. Karena keputihan tersebut disebabkan karena adanya kuman yang tumbuh serta bersarang disekitar vaginamu. Sehingga hal ini harus kamu waspadai.

Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Kondisi keputihan dengan warna kuning, merupakan kondisi keputihan yang tidak normal. Keputihan yang seperti ini bisa disebabkan berbagai penyakit, seperti:

Gonore

Gonore merupakan penyakit kencing dengan nanah. Kondisi ini bisa menyerang pria maupun wanita. Biasanya pada wanita, gejala awalnya adalah mengeluarkan keputihan dengan lendir berwarna kuning. Gonore ini merupakan salah satu penyakit menular seksual yang dapat menyerang rahim, vagina, penis, dan anus.

Bakteri Vanginosis

Bakteri ini biasanya menyerang organ kewanitaan dengan menyebabkan keputihan yang memiliki bau tidak sedap dan juga dengan rasa nyeri dan gatal ketika cairan ini keluar. Biasanya hal itu terjadi usai melakukan hubungan seksual. Bahkan terkadang bakteri ini menyebabkan penderitanya mengalami kencing dengan rasa sakit.

Jika hal ini terjadi memang patut di waspadai. Beberapa faktor penyebab bakteri ini tumbuh adalah karena menggunakan alat kontrasepsi, merokok, menggunakan pembersih vagina yang disemprot, tidak menggunakan kondom, dan juga sering bergonta-ganti pasangan.

Infeksi Jamur

Infeksi ini biasanya ditemui pada wanita yang mengalami keputihan dengan warna kuning disertai dengan rasa gatal pada bagian vagina dan juga vulva wanita. Penyebabnya karena gaya hidup yang tidak sehat, dan sering bergonta-ganti pasangan. Serta menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan badan.

Trikomoniasis

Ini juga salah satu penyakit kelamin yang dapat menyerang wanita maupun pria. Penyakit ini biasanya menimbulkan bau yang tidak sedap, dan juga rasa nyeri pada organ intim. Namun ada juga yang mengalami penyakit ini tidak menemukan gejala berarti, sehingga sering sekali penderita tidak menyadari jika dirinya sudah terjangkit parasit Trichmonas Vaginalis (TV). Parasit TV merupakan salah satu penyebab Trikomoniasis.

Apa yang harus anda lakukan jika mengalami keputihan berwarna kuning?

Salah satu cara yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya keputihan itu disebabkan oleh jamur yang menyerang vagina anda, biasanya dokter akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi obat anti jamur.

Pengobatan bisa dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu penyebab keputihan tersebut. Ada baiknya memang anda harus mengkonsultasikan hal ini kepada dokter terkait untuk mendapatkan penanganan dalam mengatasi keputihan yang anda alami. Atau langsung mengklik banner di bawah ini untuk konsultasi online.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Makanan Penyebab Keputihan

Ada yang mengatakan kalau keputihan terjadi akibat dari makanan yang di konsumsi. Memang sebenarnya ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi karena menyebabkan keputihan. Tapi tahukah kamu ada makanan penyebab keputihan, tetapi itu hanya hoax? Berikut kita berikan penjelasannya.

Berita hoax yang tersebar mudah dipercaya begitu saja oleh banyak orang. Mereka tidak memikirkan mengenai benar apa tidaknya berita itu. Dan banyak orang yang percaya begitu saja terhadap berita tersebut. Padahal tidak semua hal tersebut benar. Termasuk perihal penyebab keputihan dari segi makanan.

Beberapa makanan bahkan sangat sehat untuk di konsumsi dan tidak menyebabkan keputihan yang berlebih seperti apa yang menjadi mitos di masyarakat. Apa saja makanan tersebut, berikut beberapa makanan yang sering dijadikan berita bohong penyebab keputihan.

Terung
Terong

Terung atau yang lebih dikenal denga istilah terong selalu menjadi berita hoax menyebabkan keputihan. Padahal itu tidak benar, terung memiliki khasiat yang luar biasa untuk tubuh. Mitos yang menyebutkan terung menjadi penyebab keputihan hanyalah bohong semata.

Malah hal itu sebaliknya, terung menjadi makanan yang cukup menyehatkan. Terutama untuk menghindari penyakit Alzheimer, Parkinson, dan Huntington. Bahkan terung disebut bisa menjadi makanan pencegah serangan jantung.

Mulai sekarang tidak perlu takut lagi mengkonsumsi terung, ladies!

Timun

Wanita sering diidentikan sedang ‘becek’ maksudnya becek ini adalah mengalami keputihan. Salah satu makanan yang juga sering menyebabkan keputihan adalah timun atau mentimun, betulkah? Ternyata fakta itu juga sudah dibantah oleh para ahli.

Mentimun sangat baik bagi kesehatan tubuh, karena memiliki banyak kandungan vitamin A, B, dan C didalamnya. Bahkan mentimun juga menjadi salah satu makanan yang bisa membantu pencernaan serta mencegah diabetes. Kandungan dalam mentimun sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh seseorang.

Nanas
Nanas

Buah yang satu ini juga sering menjadi korban hoax. Buah yang memiliki bentuk unik dengan cita rasa manis ini padahal sangat menyehatkan dan segar ketika di konsumsi. Makanan ini sangat berguna untuk kesehatan anda. Nanas mengandung banyak vitamin serta serat yang baik untuk tubuh.

Jadi mulai saat ini tak perlu lagi takut untuk mengkonsumsi nanas. Karena nanas sebenarnya sangat menyehatkan dan tidak menyebabkan keluarnya lendir berlebih pada tubuh kamu guys. Cobalah untuk mencari tahu informasi lebih banyak.

Fakta para ahli mengatakan bahwa tidak ada makanan yang menyebabkan terjadinya keputihan. Keputihan terjadi akibat meningkatnya hormon pada tubuh wanita yang biasanya terjadi ketika usai masa menstruasi. Banyak hal yang mempengaruhi terjadinya keputihan, meskipun memang ada beberapa makanan yang menyebabkan keputihan.

Makanan penyebab keputihan

Makanan mengandung banyak gula

Makanan yang mengandung banyak gula menjadi salah satu penyebab keputihan pada wanita. Karena gula membuat kadar karbohidrat dalam tubuh meningkat signifikan. Sehingga harus dihindari agar tidak menyebabkan keputihan. Makanan tersebut yakni minuman beralkohol, soda, dan juga makanan yang banyak mengandung pemanis buatan.

Makanan Mengandung ragi

Makanan yang menyebabkan keputihan berlebihan adalah makanan yang mengandung cukup banyak ragi. Makanan ini seperti tape, ketan, keju, serta makanan yang diharuskan melalui fermentasi tersebut menjadi salah satu makanan penyebab keputihan yang biasanya terjadi.

Makanan yang Dikeringkan

Makanan yang dikeringkan ternyata membuat vagina anda akan ‘becek’. Maka untuk itu hindarilah untuk memakan makanan yang dikeringkan, seperti buah kering dan lainnya yang dapat menyebabkan keputihan berlebih. Untuk itu lebih baik anda membatasi mengkonsumsi makanan yang dikeringkan untuk menghindari keputihan berlebih.

Demikianlah informasi mengenai makanan yang sebenarnya tidak menyebabkan keputihan, malah makanan tersebut menyehatkan. Selebihnya tidak ada makanan yang menyebabkan keputihan. Karena semua makanan sangat sehat dan akan menambah kekebalan tubuh anda. Hanya saja makanan tersebut dilarang untuk di konsumsi secara berlebihan untuk menghindari keputihan.

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ciri-ciri keputihan

Keputihan merupakan kondisi yang normal terjadi pada wanita. Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina wanita. Cairan berwarna putih ini menjadi salah satu ‘pelindung’ organ reproduksi wanita yang biasanya muncul setelah memasuki masa haid. Agar anda lebih memahami apakah keputihan berbahaya atau tidak kita harus mengetahui ciri-ciri keputihan pada wanita.

Namun ada beberapa wanita yang takut akan timbulnya keputihan. Keputihan terbagi menjadi dua, yakni keputihan normal dan keputihan abnormal. Jika keputihan abnormal, terdapat masalah pada organ reproduksi wanita dan bisa menjadi awal mulanya timbul penyakit menular seksual.

Keputihan yang normal memiliki warna putih bening dengan tekstur yang kental tidak lengket, serta tidak berbau. Keputihan jika terkena celana dalam, maka akan meninggalkan bercak berwarna kuning kecoklatan. Kita akan membahas dua ciri keputihan yang normal dan tidak normal. Pada umumnya cairan keputihan yang keluar dari vagina wanita berkisar 2-5 ml atau setara dengan 1 atau 1,5 sendok teh.

Keputihan Normal

Keputihan normal biasanya dikenal dengan keputihan yang tidak berbahaya dan tidak usah dikhawatirkan. Biasanya keputihan jenis ini disebut juga sebagai keputihan fisiologis. Keputihan akan datang setelah wanita memasuki masa haid dan akan terjadi sekitar dua hingga tiga hari.

Fungsi lendir berwarna putih ini sebenarnya tidak hanya sebagai pelindung vagina wanita, tetapi juga akan menjadi pelumas saat berhubungan badan. Dimana ketika keputihan tersebut keluar, saat itulah menjadi masa-masa subur pada wanita. Bahkan keputihan juga bisa terjadi ketika si wanita mendapatkan rangsangan seksual.

Ciri-Ciri Keputihan Normal

Ciri-ciri keputihan

Cairan Encer

Keputihan yang normal akan cukup encer dengan warna putih, terkadang lendir ini tidak lengket ketika dipegang. Keputihan yang tidak lengket ini merupakan keputihan yang wajar terjadi pada wanita dan tidak berbahaya.

Tidak berbau

Ketika muncul keputihan, coba anda cium. Jika keputihan yang keluar dari vagina mu mengeluarkan bau yang tidak sedap, maka keputihan itu terjadi secara tidak normal. Namun jika keputihan tersebut tidak berbau maka hal itu merupakan keputihan yang normal.

Keputihan Berwarna Putih dan Tidak Berwarna

Keputihan yang normal memiliki warna putih bersih seperti yang sudah dijelaskan diatas. Coba perhatikan warna keputihan yang anda alami, jika keputihan anda berwarna maka bisa dipastikan keputihan itu terjadi secara abnormal. Karena keputihan tidak akan berwarna. Keputihan berwarna pun cukup berbahaya untuk anda.

Ciri-Ciri Keputihan Tidak Normal

Keputihan yang tidak normal bisa anda ketahui dari warna dan baunya. Seperti sudah dijelaskan diatas. Keputihan yang tidak normal bisa terjadi akibat pemakaian produk pembersih vagina. Penggunaan produk tersebut bisa menyebabkan keputihan menjadi tidak normal.

Keputihan Disertai Rasa Sakit

Jika anda mengalami keputihan dengan rasa sakit ataupun nyeri pada perut bagian bawah. Maka hal itu bisa dikatakan bahwa keputihan yang terjadi padamu tidaklah normal. Biasanya rasa sakit itu akan muncul ketika anda sedang buang air kecil.

Keputihan Berwarna

Seperti dijelaskan sebelumnya, keputihan yang normal berwarna putih bersih. Jika keputihan anda berwarna seperti hijau, coklat, ataupun kuning sudah dapat dipastikan keputihan yang terjadi pada diri anda tidaklah normal.

Bau Tidak Sedap

Keputihan yang tidak normal juga menimbulkan bau tidak sedap pada lendir tersebut. Bau tersebut juga menyebabkan gatal dibagian vagina. Jika tidak diatasi maka keputihan jenis ini akan cukup berbahaya, maka anda disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter.

Keputihan yang tidak normal bisa membuat anda mengalami penyakit kelamin hingga kanker serviks yang cukup berbahaya. Maka sebaiknya, jika anda sudah mengalami keputihan yang tidak normal segeralah untuk memeriksakannya ke dokter agar keputihan yang anda alami tidak semakin parah.

Merawat Vagina

Agar anda terhindar dari keputihan yang berbahaya, maka anda disarankan untuk merawat vagina anda dengan lebih baik. Banyak cara yang dilakukan untuk merawat vagina anda, baik mengunakan antiseptik yang tidak berbahaya maupun menggunakan antiseptik alami, seperti mengunakan air dari daun sirih.

Bila memang anda mengalami keputihan yang tidak wajar, dan diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter maka anda bisa melakukan konsultasi dengan berkunjung ke Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan pelayanan medis yang cukup baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

keputihan warna coklat

Keputihan merupakan sesuatu yang normal terjadi pada wanita. Tetapi tidak semua keputihan menjadi hal yang normal. Sebab, keputihan terkadang tidak hanya mengeluarkan lendiri berwarna putih saja. Tetapi jika keputihan memiliki warna yang berbeda itu bisa menjadi masalah, seperti keputihan berwarna coklat.

Meskipun pada dasarnya keputihan sangat wajar terjadi pada wanita, karena cairan lendir yang keluar dari organ intim wanita tersebut sangat berguna untuk menjaga vagina dari virus dan juga sebagai zat pertahanan vagina. Terkadang beberapa wanita akan mengalami keputihan yang tidak wajar. Sehingga mereka merasa panik ketika keputihan tersebut berwarna coklat.

Keputihan dengan lendir coklat menunjukan tanda, jika kamu mengalami masalah kesehatan pada bagian vitalmu tersebut, mungkin sedang ada jamur yang menjangkiti bagian tersebut. Tetapi ada beberapa keputihan dengan warna tidak biasa tersebut terjadi diakibatkan oleh beberapa hal yang normal dan wajar bagi sebagian wanita.

Hal yang wajar tersebut biasanya terjadi dari akibat dari awal dari kehamilan, bisa juga itu sebagai tanda jika kamu akan memasuki masa menopause atau sudah memasuki masa menopause. Namun ada juga penyebab lain terjadinya menopause pada tubuhmu. Biasanya hal tersebut terjadi akibat kesehatanmu yang tidak wajar.

Berikut beberapa hal yang menyebabkan kamu mendapatkan keputihan yang tidak wajar:

Masa Menstruasi

Memasuki masa menstruasi, jika hal ini terjadi padamu masih menjadi hal normal bagi setiap wanita. Karena pada tersebut, warna coklat merupakan akibat darah yang luntur setelah memasuki masa PMS, saat ini merupakan proses pembersihan darah yang telah usai dari masa haid tersebut.

Eliminasi Edometrial

Di tengah-tengah siklus menstruasi biasanya wanita akan mengalami endometrial yang menyebabkan bercak darah. Hal ini akan menyebabkan masa menstruasi anda akan lebih lama dari masa-masa sebelumnya.

Kehamilan Awal

Penyebab lain dari timbulnya bercak warna coklat dari lendir keputihan itu merupakan sinyal bahwa anda sedang mengandung. Tetapi ketika anda mengalami hal ini, tidak serta anda harus meyakini jika anda sedang mengalami kehamilan. Demi mendapatkan kepastian, maka anda bisa langsung melakukan tes kehamilan.

Menopouse

Ketika menjelang masa menopause, setiap wanita akan mengalami keputihan dengan warna lendir coklat. Bercak ini biasa dikenal dengan atropi yang disebabkan oleh pembuluh darah yang melemah dan menimbulkan bercak dari dalam Rahim.

Penyakit

Bilamana saat lendir coklat tersebut keluar disertai rasa sakit, bisa dipastikan hal itu terjadi akibat adanya penyakit yang menyerang tubuh anda. Sakit tersebut biasanya juga disertai dengan berkurangnya nafsu makan, vagina kering, dan juga rasa gatal. Untuk itu, anda harus berhati-hati dengan ini, lebih baik untuk segera memeriksakannya, agar diketahui apa yang terjadi pada organ intim anda tersebut.

Biasanya penyakit yang menyerang anda merupakan penyakit yang cukup berbahaya, berikut beberapa penyakit yang menyerang anda:

penyakit akibat keputihan berwarna coklat

Polip Rahim

Polip rahim menjadi penyakit yang membuat anda mengalami keputihan yang tidak wajar ini. Meskipun polip rahim bukanlah masalah yang besar, tetapi kamu tidak bisa membiarkannya saja. Karena ada beberapa pertanda lain jika anda sedang mengalami polip rahim.

Keputihan Berwarna Coklat Berasal Dari Penyakit Seksual

Keputihan dengan bercak berwarna coklat pun bisa menjadi salah satu sinyal anda terinfeksi penyakit seksual menular. Jika memang anda mengalami hal tersebut, sudah seharusnya anda segera untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar mengetahui penyebab pasti keputihan yang terjadi.

Radang Panggul

Apabila anda mengalami sakit pada bagian perut, dan rasa nyeri saat berhubungan intim, disertai dengan bercak coklat yang keluar dari vagina maka hal itu bisa menjadi penyebab seseorang mengalami penyakit radang panggul. Hal ini dikarenakan lapisan Rahim terjangkit virus. Agar mendapat kepastian lebih jelas, maka sudah seharusnya anda memeriksakan hal ini kepada dokter.

Kanker Serviks

Mungkin anda juga akan mendapatkan gejala lain ketika mengalami keputihan dengan warna tak wajar. Jika keputihan tersebut terjadi disertai dengan nafsu makan yang berkurang, dan berat badan yang berkurang, serta anda mudah lelah. Maka anda harus segera memeriksakan hal itu lebih awal, untuk mengetahui secara pasti penyebab yang terjadi dari bercak yang tidak wajar itu. Beberapa tanda diatas bisa menjadi sinyal kamu terjangkit kanker serviks.

Keputihan memang hal yang wajar dialami oleh setiap wanita. Apabila keputihan tersebut terjadi disertai gejala lain seperti rasa nyeri, dan lendir berwarna coklat yang mengeluarkan aroma busuk, maka sudah seharusnya anda memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Anda juga bisa mencoba untuk berkonsultasi bersama tenaga medis yang ada di Klinik Utama Gracia.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Macam-macam keputihan

Keputihan merupakan hal yang biasa ditemukan pada wanita. Keputihan atau yang dikenal dengan leukorea atau fluor albus dalam bahasa medis merupakan hal normal yang dialami oleh setiap wanita. Namun, keputihan juga bisa menjadi sebuah tanda ada yang tidak normal. Keputihan tidak hanya satu jenis, tetapi terdiri dari macam-macam keputihan.

Dalam dunia medis keputihan dikenal terdapat dua jenis, yaitu keputihan yang normal (fisiologis) dan juga keputihan yang abnormal (patologis).  Keputihan bisa diobati sesuai dengan keputihan apa yang diderita oleh si wanita.  Bahkan jika keputihan yang bersifat normal, dnegan lendir berwarna putih seperti susu tidak perlu diobati karena itu sesuatu yang wajar dari dalam vagina wanita.

Fluor albus sebenarnya adalah cairan yang seperti lendir yang keluar dari dalam vagina wanita. Cairan yang keluar tersebut bersifat normal dan tidak menganggu unsur kewanitaan jika memang masih dalam warna putih yang menandakan kondisi yang wajar.

Sebenarnya keputihan sering terjadi akibat beberapa faktor seperti, alergi dari makanan maupun pakaian. Terkadang keputihan pun terjadi diakibatkan dari kelelahan yang diderita oleh seorang wanita. Keputihan juga bisa terjadi pada fase haid yakni saat pra menstruasi dan juga terkadang muncul dari seorang wanita yang sedang mengandung.

Bahkan jumlah cairan yang keluar ketika seorang wanita sedang hamil akan lebih banyak daripada biasanya. Tetapi anda sebagai wanita tidak perlu mengkhawatirkan soal ini. Karena cairan yang keluar merupakan hal normal yang dialami oleh seorang wanita.

Cairan lendir berwana putih keabu-abuan tersebut sebenarnya memiliki fungsi sendiri untuk diri si wanita. Karena cairan berwarna tersebut merupakan cairan yang normal keluar dari organ reproduksi wanita.

Fungsi Cairan Keputihan:

a. Cairan Keputihan Sebagai Pelumas

Cairan yang keluar dan tidak berbau ini sebenarnya menjadi sebagai pelumas bagi wanita ketika ia sedang menjalani hubungan intim.

b. Cairan Sebagai Pelindung dari Bakteri

Cairan yang keluar dari Miss V sebenarnya berfungsi sebagai pelindung dari masuknya bakteri ke miss V. Wanita normal akan mengalami keputihan dengan jumlah sekitar 2-5 mililiter atau setara dengan 1,5 sendok teh.

Tetapi terkadang seorang wanita akan panik ketika ia mengalami keputihan dengan lendir berwarna tidak biasa. Jika warna lendir putih dan akan terlihat berwarna kuning saat terkena celana dalam itu adalah hal yang wajar.  Anda tak perlu panik, tetapi jika warna tersebut sudah berubah maka sudah saatnya anda melakukan pemeriksaan.

Macam-Macam Keputihan Sesuai dengan Warna Lendir

Warna Kuning

Jika anda mendapatkan keputihan dengan warna kuning yang cukup terang keluar dari miss V, maka anda harus berhati-hati. Warna kuning yang muncul dari lendir tersebut sudah terinfeksi bakteri dan kuman. Bakteri tersebut biasanya datang saat anda melakukan hubungan seksual. Bakteri juga hadir karena kondisi yang cukup lembab dibagian miss V yang disebabkan oleh keringat.

Untuk menghindari timbulnya lendir berwarna kuning maka anda harus mengurangi pengunaan celana yang ketat, mandi setelah melakukan olahraga, dan memakai baju renang basah dalam waktu yang cukup lama.

Warna Cokelat

Lendir yang berwarna cokelat dari miss V biasanya terjadi saat masa haid. Lendir berwarna putih bercampur dengan darah sehingga berubah warna menjadi kecokelatan. Ini juga patut anda waspadai, karena bisa menjadi pemicu timbulnya kanker serviks.

Warna Hijau

Warna hijau yang keluar dari lendir biasanya disebabkan oleh bakteri trichomonas vaginalis yakni bakteri yang membuat warna lendir berubah menjadi kehijauan. Jika sudah warna hijau dan timbul dalam jumlah yang cukup banyak, serta menimbulkan aroma yang tidak sedap, maka wajib untuk memeriksakannya kepada dokter. 

Apa lagi jika lendir kehijauan yang keluar di organ reproduksimu itu membuat miss V terasa panas dan membuat anda tidak nyaman. Maka sudah seharusnya anda untuk berkonsultasi untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Warna Abu-Abu

Keputihan jenis ini sudah dapat dikatakan cukup berbahaya, terlebih jika keputihan jenis ini muncul dengan rasa gatal dan terdapat semacam pembengkakan pada sekitar miss V. Hal ini bisa dikatakan keputihan mu muncul bersama bakteri  penyebab kanker, apa lagi jika lendir bersifat encer dan keluar bersama dengan darah. Untuk itu anda harus segera memeriksakannya ke dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan medis dan menghindari keputihan yang lebih parah.

Demikianlah macam-macam keputihan yang harus anda waspadai. Jika anda menemukan beberapa keputihan yang tidak wajar, maka sebaiknya anda periksakan secepatnya ke dokter, anda juga bisa coba untuk memeriksakannya ke Klinik Utama Gracia. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.