User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Resiko radang panggul mengacu pada infeksi rahim, saluran tuba atau tabung yang membawa telur dari ovarium ke rahim dan organ reproduksi lainnya yang menyebabkan gejala seperti sakit perut bagian bawah. Ini adalah resiko radang panggul serius dari beberapa penyakit menular seksual (PMS) terutama klamidia dan gonore (kencing nanah).

Resiko radang panggul dapat merusak tuba fallopi dan jaringan di dalam dan di dekat rahim dan ovarium. Radang panggul dapat menyebabkan konsekuensi serius termasuk infertilitas atau kemandulan, kehamilan ektopik (kehamilan di tuba fallopi atau di area lain di luar rahim), pembentukan abses dan nyeri panggul (pelvic) kronis.

Apa Yang Dimaksud Dengan Radang Panggul?

Resiko radang panggul mengacu pada infeksi akut pada stuktur saluran genital bagian atas pada wanita yang melibatkan sebagian atau seluruh rahim, saluran telur dan ovarium. Sering disertai dengan keterlibatan organ panggul (pelvic) yang berdekatan. Radang panggul ditularkan secara seksual dan naik ke saluran genital atas, membedakannya dari infeksi panggul (pelvic) yang disebabkan oleh prosedur medis trans serviks (leher rahim), kehamilan dan prostat perut primer lainnya yang dapat meluas ke organ panggul (pelvic).

Apa Penyebab Dan Resiko Radang Panggul Wanita?


Radang panggul disebabkan oleh hubungan seks vaginal dengan pasangan yang terinfeksi gonore (kencing nanah) atau klamidia. Semakin banyak pasangan seksual yang dimiliki seorang wanita, maka semakin besar resiko radang panggul. Radang panggul adalah perkembangan umum dari infeksi baik klamidia, gonore (kencing nanah) atau dalam kasus yang jarang terjadi yaitu bakteri vaginosis.

Pengobatan yang cepat dan tepat dapat membantu mencegah resiko radang panggul termasuk kerusakan permanen pada organ reproduksi wanita. Bakteri penyebab infeksi dapat menyerang saluran tuba dan menyebabkan jaringan normal berubah menjadi jaringan parut. Jaringan parut ini menghalangi atau mengganggu pergerakan normal terlur ke dalam rahim.

Jika saluran tuba tersumbat oleh jaringan parut, sperma tidak dapat membuahi sel telur dan wanita tersebut menjadi mandul. Infertilitas atau kemandulan juga dapat terjadi jika saluran tuba tersumbat sebagian atau bahkan sedikit rusak. Sebagian wanita dengan resiko radang panggul dapat menjadi tidak subur.

Selain itu, tuba fallopi yang tersumbat sebagian atau sedikit rusak dan menyebabkan telur yang dibuahi tetap berada dalam tuba fallopi. Jika telur yang dibuahi muncul dan tumbuh di dalam tabung dan berada di dalam rahim itu di sebut kehamilan ektopik. Pertumbuhannya kehamilan ektopik dapat menghancurkan tuba fallopi yang menyebabkan rasa sakit yang hebat, perdarahan internal dan bahkan kematian.

Jaringan parut di tuba fallopi dan struktur panggul (pelvic) lainnya dapat menyebabkan nyeri panggul (pelvic) kronis yang berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Wanita dengan radang panggul berulang-ulang kemungkinan menderita infertilitas atau kemandulan, kehamilan ektopik dan nyeri panggul (pelvic) kronis.

Baca Juga : Penyakit Radang Panggul Parah Pada Wanita

 

Apa Saja Tanda Dan Gejalanya?

Gejala utama radang panggul adalah nyeri perut bagian bawah yang sedang hingga parah. Gejala lain termasuk:
 
• Keputihan meningkat atau abnormal (tidak normal) dengan atau tanpa bau.
• Perdarahan antara periode teratur atau tidak teratur.
• Kesulitan untuk hamil (infertilitas).
• Menstruasi yang menyakitkan dengan gejala yang memburuk dengan periode yang berturut-turut.
• Sering kencing yang menyakitkan.
• Demam.
• Nyeri selama dan setelah berhubungan seksual.
• Nyeri di perut kanan atas.
• Gerakan usus yang menyakitkan.
 
Pada kebanyakan wanita tidak memiliki gejala dan tidak menyedari saat radang panggul berkembang. Ini sangat umum terutama pada radang panggul akibat infeksi klamidia.

Lalu, Bagaimana Cara Mendiagnosis Radang Panggul Tersebut?


Radang panggul sulit didiagnosis karena gejalanya kemungkinan disebabkan oleh kondisi lain. Meskipun laparoskopi adalah metode definitif untuk mendiagnosis radang panggul, ini adalah prosedur bedah invasif dan seringkali tidak diperlukan. Bisanya hanya dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis atau mengevaluasi komplikasi seperti abses tuboovarian. Sebagian besar kasus didiagnosis berdasarkan pemeriksaan panggul (pelvic) sederhana dan kultur serviks (leher rahim).

Selama pemeriksaan panggul (pelvic), dokter harus menemukan rasa sakit dan pembengkakannya. Sampel cairan dari vagina dan serviks (leher rahim) dikumpulkan dan di analisis di laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan inefeksi menular seksual (IMS) terutama klamidia atau gonore (kencing nanah). Sel darah putih serviks (leher rahim) dan vagina juga dapat menunjukkan radang panggul. Jika pemeriksaan fisik menunjukkan adanya radang panggul, pengobatan harus segera dilakukan.

Inilah Pengobatan Umum Untuk Radang Panggul Wanita


Bakteri yang menyebabkan radang panggul dapat diobati dan disembuhkan dengan pengobatan antibiotik yang diberikan secara oral atau intravena. Kerusakan yang disebabkan oleh jaringan parut dari radang panggul kemungkinan tidak dapat dikembalikan seperti sedia kala. Sebagian wanita dengan radang panggul harus melakukan pengobatan sesegera mungkin.

Pengobatan ini terdapat di Klinik Utama Gracia. Klinik ini sangat aman dan terpercaya untuk pengobatan radang panggul setiap wanita. Selain itu menangani penyakit andrologi, ginekologi dan PMS atau IMS lainnya juga. Ditangani langsung oleh dokter ahli yang bersangkutan. Biayanya juga sangat terjangkau. Tunggu apalagi segera hubungi kontak 081336361555 atau dengan mengkonsultasikannya dibawah ini.

Baca Juga : Kenali Tanda Umum Radang Panggul Pada Remaja

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sistitis kronis adalah kondisi yang sangat umum. Sebagian wanita akan mengalami sistitis dalam hidupnya. Sistitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri di kandung kemih dan menyebabkan peradangan dan dalam kebanyakan kasus dapat dengan mudah diobati dengan pengobatan yang ampuh dan efektif.

Sistitis Adalah

Sistitis kronis atau sindrom kandung kemih yang menyakitkan atau kondisi kronis yang menyebabkan tekanan kandung kemih, nyeri kandung kemih dan terkadang nyeri panggul (pelvic). Rasa sakit berkisar dari ketidaknyamanan yang ringan hingga parah. Kandung kemih adalah organ berongga dan berotot yang menyimpan urine.
 
Kandung kemih mengembang sampai penuh dan kemudian memberi sinyal pada otak mengisyaratkan saatnya berkemih, berkomunikasi melalui saraf panggul (pelvic). Dan ini menciptakan rasa ingin kencing pada kebanyakan orang. Dengan sistitis, akan merasa lebih sering kencing dengan volume urine yang lebih kecil. Sistitis kronis paling sering mempengaruhi wanita dan dapat memiliki dampak jangka panjang pada kualitas hidup. Meskipun tidak ada obatnya, obat-obatan dan terapi lain kemungkinan dapat dilakukan.

Apa Penyebab Utama Sistitis Kronis?


Penyebab pasti sistitis kronis tidak diketahui, akan tetapi kemungkinan banyak faktor yang menyebabkannya. Misalnya seseorang dengan sistitis juga kemungkinan memiliki cacat pada lapisan epitel kandung kemih. Kebocoran di epitel memungkinkan zat beracum dalam urine mengiritasi dinding kandung kemih. Faktor-faktor lain namun tidak terbukti termasuk reaksi autoimun, keturunan, infeksi atau alergi.

Baca Juga : Alasan Munculnya Sistitis Pada Wanita

 

Tanda Dan Gejala Sistitis Kronis

Tanda dan gejala sistitis kronis bervariasi dari orang ke orang. Jika menderita sistitis, tanda dan gejalanya juga dapat bervariasi dari waktu ke waktu, muncul secara berkala sebagai respons terhadap pemicu umum seperti menstruasi, duduk yang terlalu lama, olahraga dan aktifitas seksual lainnya. Tanda dan gejalanya dapat meliputi:
 
• Nyeri di panggul (pelvic) atau diantara vagina dan anus pada wanita.
• Nyeri di antara skrotum dan anus pada pria (perineum).
• Nyeri panggul (pelvic) kronis.
• Kencing yang mendesak.
• Sering kencing.
• Terasa nyeri atau ketidaknyamanan saat kandung kemih terisi dan lega setelah kencing.
• Nyeri saat berhubungan seksual.
 
Tingkat keparahan gejala berbeda untuk semua orang dan beberapa orang kemungkinan mengalami periode tidak ada gejala. Walupun tanda dan gejalanya kemungkinan menyerupai tanda infeksi saluran kemih (ISK) kronis, biasanya tidak ada infeksi. Namun gejalanya dapat memburuk jika seseorang dengan sistitis mengalami infeksi saluran kemih (ISK).

Bagaimana Sistitis Didiagnosis?


Untuk mendiagnosis sistitis yaitu dengan cara:

• Riwayat Medis Mengenai Kandung Kemih
Riwayat kandung kemih dengan mencatata volume cairan yang dikonsumsi dan volume urine yang keluar.

• Tes Atau Uji Panggul (Pelvic)
Selama pemeriksaan panggul (pelvic), memeriksa alat kelamin luar, vagina dan serviks (leher rahim) dan merasakan perut dengan organ-organ panggul (pelvic) internal dan kemungkinan juga harus memeriksa anus atau dubur.

• Tes Atau Uji Urine
Sampel urine dianalisis untuk mencari tanda-tanda infeksi saluran kemih (ISK).

• Sistoskopi
Dengan memasukkan tabung tipis dengan Cystoscope melalui uretra, untuk menunjukkan lapisan kandung kemih. Juga dapat dengan menyuntikkan cairan ke dalam kandung kemih untuk mengatur kapasitan kandung kemih atau disebut hidrodistensi setelah mati rasa dengan bius untuk membuat lebih nyaman.

• Biopsi
Selama sistoskop dengan anestesi, dokter dapat mengambil sampel jaringan (biopsi) dari kandung kemih dan uretra untuk dilakukan pemeriiksaan dibawah mikroskop. Ini untuk memeriksa kanekr kandung kemih dan penyebab lain dari nyeri kandung kemih.

• Sitologi Urine
Dengan mengumpulkan sampel urine dan melakukan pemeriksaan sel untuk membantu menyingkirkan kanker.

Cara Mengobati Sistitis Pada Wanita


Tidak ada pengobatan sederhana yang dapat menghilangkan tanda dan gejala sistitis dan tidak ada pengobatan yang dapat bekerja untuk semua orang. Maka harus melakukan konsultasi untuk berbagai pengobatan atau kombinasi pengobatan untuk mengurangi tanda dan gejala yang ada. Sistitis ringan tidak selalu harus memerlukan pengobatan medis.

Dalam kebanyakan kasus biasanya hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari, namun saat menderita sistitis Anda harus melakukan konsultasi dengan dokter. Dan melakukan pemeriksaan untuk mendiagnosisnya dan melakukan pengobatan untuk menyembuhkannya. Segera hubungi kami Klinik Utama Gracia untuk melakukan pengobatan sistitis. Pengobatan yang dilakukan sangat aman dan terpercaya. Konsultasi online bisa melalui dibawah ini atau dengan menghubungi kami di nomor 081336361555 .

Baca Juga : Sistitis Adalah Peradangan Kandung Kemih

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Radang panggul parah adalah infeksi pada organ sistem reproduksi wanita. Kemungkinan termasuk rahim, ovarium, saluran tuba dan serviks (leher rahim). Biasanya disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS) seperti klamidia atau gonore (kencing nanah) yang diobati dengan antibiotik. Radang panggul adalah infeksi pada organ reproduksi wanita. Panggul (pelvic) adalah letaknya diperut bagian bawah dan termasuk saluran tuba, indung telur, serviks (leher rahim) dan rahim.

Apa Arti Dari Radang Panggul?

Radang panggul parah adalah infeksi pada saluran genital wanita bagian atas termasuk rahim, saluran tuba dan ovarium. Radang panggul adalah kondisi yang umum meskipun tidak jelas berapa banyak wanita yang terkena dampaknya. Sebagian besar mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual yang berusia 15 tahun hingga 24 tahun.

Penyebab Radang Panggul Parah Adalah


Sebagian besar kasus radang panggul disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebar atau menular dari vagina atau dari serviks (leher rahim) ke organ reproduksi yang lebih tinggi. Berbagai jenis bakteri yang dapat menyebabkan radang panggul parah. Sebagian kasus disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS) seperti klamidia atau gonore (kencing nanah). Jenis IMS lainnya disebut Mycoplasma Genitalium yang dianggap semakin bertanggung jawab atas kasus radang panggul. Dalam banyak kasus lain disebabkan oleh bakteri yang biasanya hidup di vagina.

Baca Juga : Kenali Tanda Umum Radang Panggul Pada Remaja

 

Beberapa Gejala Yang Berpengaruh Pada Radang Panggul Parah

Beberapa wanita dengan radang panggul tidak memiliki gejala. Untuk wanita yang memiliki gejala termasuk:
 
• Sakit perut bagian bawah (gejala paling umum).
• Nyeri di perut bagian atas.
• Demam.
• Seks yang menyakitkan.
• Kencing yang menyakitkan.
• Perdarahan tidak teratur.
• Keputihan yang meningkat atau berbau busuk.
• Kelelahan.
 
Radang panggul dapat menyebabkan nyeri ringan atau nyeri sedang. Namun beberapa wanita memiliki rasa sakit dan gejala yang parah seperti:
 
• Nyeri yang tajam di perut.
• Muntah.
• Pingsan.
• Demam tinggi.
 
Jika memiliki gejala yang parah segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter. Infeksi kemungkinan telah menyebar atau menular ke aliran darah atau bagian lain dari tubuh dan dapat mengancam jiwa. Radang panggul sering tidak menyebabkan gejala yang jelas. Sebagian besar wanita memiliki gejala ringan yang kemungkinan termasuk:
 
• Nyeri di sekitar panggul (pelvic) atau perut bagian bawah perut.
• Ketidaknyamanan atau rasa sakit saat berhubungan seksual yang terasa jauh di dalam pelvic.
• Rasa sakit saat kencing.
• Perdarahan antara menstruasi dan setelah berhubungan seksual.
• Periode yang berat.
• Periode yang mneyakitkan.
• Keputihan yang tidak biasa terutama jika berwarna kuning atau hijau.

Bagaimana Radang Panggul Didiagnosis?


Tes atau pengujian ini kemungkinan termasuk:

• Tes atau pengujian urine atau darah.
• Tes atau pengujian kehamilan.
• Pemindaian ultrasound yang biasanya dilakukan dengan menggunakan USG transvaginal vagina.

Dalam beberapa kasus, laparoskopi dapat digunakan untuk mendiagnosis radang panggul. Laparoskopi adalah operasi kecil dimana 2 luka kecil dibuat di perut.

Alami Penyakit Radang Panggul Parah? Ini Pengobatannya!


Jika didiagnosis pada tahap awal, radang panggul dapat diobati dengan pengobatan antibiotik yang biasanya berlangsung selama 14 hari. Selain itu pengobatan antibiotik untuk menutupi infeksi yang paling mungkin dan seringkali melalui pengobatan intravena. Pengobatan harus dilakukan hingga selesai dan usahakan menghindari melakukan hubungan seksual untuk membantu memastikan infeksinya sembuh.

Pasangan seksual yang baru-baru ini juga harus melakukan tes atau pengujian dan pengobatan untuk menghentikan infeksi berulang atau penyebaran dan penularan pada orang lain. Pengobatan dapat dilakukan di Klinik Utama Gracia. Ditangani langsung oleh dokter yang bersangkutan dan dengan peralatan yang canggih serta modern. Hubungi segera kontak kami di 081336361555 atau dengan melakukan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Bagaimana Cara Mengobati Radang Panggul Pada Wanita?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sistitis pada wanita adalah infeksi saluran kemih (ISK) bagian bawah yang cukup umum. Merujuk secara khusus pada peradangan dinding kandung kemih. Sistitis pada wanita biasanya bukan kondisi yang serius, sistitis dapat membuat ketidaknyamanan dan dapat menyebabkan komplikasi jika tidak segera ditangani. Sistitis interstitial adalah jenis sistitis kronis yang lebih serius.

Fahami Mengenai Sistitis Pada Wanita

Sistitis pada wanita biasanya terjadi ketika uretra dan kandung kemih yang biasanya steril atau bebas dari mikroba terinfeksi bakteri. Bakteri melekat pada lapisan kandung kemih dan dapat menyebabkan area menjadi teriritasi dan meradang. Sistitis dapat mempengaruhi orang-orang dari kedua jenis kelamin dan dapat mempengaruhi segala usia.
 
Lebih sering terjadi pada wanita daripada pria karena wanita memiliki urtera yang lebih pendek. Sebagian besar bakteri ini dapat membentuk bagian dari flora usus yang sehat, akan tetapi begitu memasuki ruang steril di uretra dan kandung kemih maka dapat menyebabkan sistitis. Sistitis adalah infeksi yang didapat diantara penderita yang menggunakan kateter urine.

Apa Yang Menyebabkan Sistitis?


Sebagian dari semua sistitis disebabkan oleh bakteri dari usus yang mencapai saluran kemih. Ada banyak kemungkinan penyebab sistitis. Sebagian besar menular dan sebagian besar dari kasus ini berasal dari infeksi meninggi. Bakteri masuk dari struktur genitourinari eksternal. Ada baiknya lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk lebih jelas.

Baca Juga : Sistitis Adalah Peradangan Kandung Kemih

 

Tanda Dan Gejala Sistitis Pada Wanita

Tanda dan gejala sistitis yang umum adalah:
 
• Adanya bercak darah di urine.
• Urine gelap, keruh atau berbau kuat.
• Nyeri di atas tulang kemaluan, di punggung bawah atau di perut.
• Sensasi terbakar saat kencing.
• Sering kencing atau merasakan kebutuhan untuk sering kencing.
 
Seseorang lanjut usia kemungkinan merasa lemah dan demam akan tetapi tidak memiliki gejala lain. Selain itu juga dapat mengalami perubahan mental. Sering kencing akan tetapi hanya sedikit urine yang keluar setiap kalinya. Ketika anak-anak menderita sistitis, kemungkinan memiliki gejalanya ditambah muntah dan kelemahan yang umum. Beberapa penyakit dan kondisi lain memiliki gejala yang mirip dengan sistitis termasuk:
 
• Urethritis atau radang uretra.
• Nyeri kandung kemih.
• Prostatitis atau radang kelenjar prostat.
• Gonore (kencing manis).
• Klamidia.
• Candida.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Sistitis?


Dokter akan menanyakan pada penderitanya untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan dan melakukan tes atau pengujian urine. Tes atau pengujian urine akan di analisis di laboratorium atau dengan dipstick. Kultur urine atau spesimen urine yang dikateterisasi dapat dilakukan untuk menentukan jenis bakteri dalam urine.

Setelah menemukan bakteri spesifik yang menyebabkan infeksi, dokter meresepkan pengobatan antibiotik oral. Sebagian besar dokter menyarankan untuk melakukan tes atau uji untuk infeksi menular seksual (IMS) yang sering memiliki gejala yang mirip dengan gejala sistitis. Penderita sistitis kemungkinan memerlukan tes atau pengujian lebih lanjut. Dapat mencakup pemindaian ultrasound, sinar X atau sistoskopi kandung kemih.

Cara Penanganan Sistitis Pada Wanita


Sebagian besar kasus sistitis ringan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Setiap sistitis yang berlangsung lebih dari 4 hari hari melakukan konsultasi dengan dokter. Dokter dapat meresepkan pengobatan antibiotik 3 hari atau 7 hari hingga 10 hari tergantung penderitanya. Oleh karena itu gejalanya harus diredakan terlebih dahulu.

Jika gejalanya tidak membaik setelah melakukan pengobatan antibiotik, konsultasikan dengan dokter. Pengobatan antibiotik yang biasa digunakan untuk sistitis bakteri adalah pengobatan di Klinik Utama Gracia. Orang-orang yang lebih tua memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti diabetes (kencing manis), memiliki risiko lebih tinggi infeksi menyebar atau menular ke ginjal dan komplikasi lainnya. Orang yang rentan terhadap kondisi ini dan wanita yang sedang hamil harus segera diobati dan ditangani. Hubungi kami di kontak 081336361555 atau konsultasikan melalui online dengan kami seperti dibawah ini.

Baca Juga : Pengaruh Gejala Sistitis Pada Anak-Anak

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Keputihan ada bercak darah apakah berbahaya? Keputihan adalah fungsi normal vagina yang menyapu sel-sel mati dan bakteri keluar dari vagina ketika cairan dikeluarkan dari kelenjar di dalam vagina dan serviks (leher rahim). Keputihan juga bisa menjadi pertanda ketidakseimbangan pada vagina karena sejumlah kondisi, baik seksual maupun non seksual. Wanita dari segala usia mengalami keputihan pada suatu waktu.

Alasan Keputihan Ada Bercak Darah Adalah

Keputihan ada bercak darah harus diatasi sesegera mungkin. Keputihan adalah fenomena biologis normal yang dialami semua wanita. Kondisi ini adalah kombinasi sel dan cairan tubuh yang disekresikan melalui vagina dan biasanya muncul sebagai sekresi mirip lendir berwarna putih atau bening tanpa bau yang kuat. Terkadang keputihan dapat berubah tergantung pada kondisi yang berbeda. Setiap keputihan sangat bervariasi dalam jumlah, warna dan konsistensinya. Untuk mengetahui dan mengenalinya dengan melihat keputihan yang kemungkinan memiliki bau atau warna yang belum pernah dialami.

Apa Yang Menyebabkan Keputihan Ada Bercak Darah?


Apa yang menyebabkan keputihan ada bercak darah? Keputihan berdarah terkait dengan siklus reproduksi, menular dan yang lainnya:

1. Reproduksi
• Siklus menstruasi.
• Komplikasi kehamilan.
• Usia.
• Serviks (leher rahim).
• Uterine atau endometrial.

2. Menular
• Bakteri.
• Jamur

3. Penyebab Lainnya
• Obstruktif
• Anatomi.

Baca Juga : Akibat Dari Keputihan Yang Tidak Diobati

 

Apa Saja Gejala Keputihan Seperti Bercak Darah?

Dalam kasus keputihan berdarah, cairannya kemungkinan terlihat berwarna merah akan tetapi terkadang juga bisa terlihat cokelat, kemungkinan juga akan mengalami:
 
• Gejala yang terkait dengan siklus menstruasi seperti kram.
• Iritasi dan terasa gatal pada vagina.
• Nyeri vagina atau serviks (leher rahim).
• Nyeri dengan aktifitas seksual.
• Perdarahan setelah aktifitas seksual.
• Peningkatan kencing atau terbakar saat kencing.

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?


Untuk mendiagnosis keputihan berdarah ini mencakup pemeriksaan fisik oleh dokter untuk mengidentifikasi dan memastikan penyebab keputihan berdarah. Cara mendiagnosisnya juga tergantung pada frekuensi gejala, sifat keputihan, jenis infeksi dan riwayat medis lainnya. Diagnosis klinis didasarkan pada riwayat klinis keluhan yang terperinci seperti:

• Durasi.
• Jenis infeksi jamur.
• Frekuensi hubungan seksual.
• Konsistensi, warna dan bau keputihan.
• Riwayat kontrasepsi.

Pemeriksaan fisik sangat penting untuk mengidentifikasi peradangan dan membantu mengidentifikasi dan mengkonfirmasi jenis infeksi. Tes atau pengujian darah kemungkinan juga direkomendasikan.

Bisakah Diobati Keputihan Ada Bercak Darah?


Pengobatan untuk diri sendiri biasanya dilakukan dengan cara berolahraga secara teratur. Lakukan olahraga yoga secara teratur karena dapat mengencangkan otot-otot organ genital dan dapat membantu pemulihan keputihan berdarah. Dengan obat-obatan, dokter dapat meresepkan pengobatan antibiotik untuk membunuh infeksi.

Pemilihan pengobatan lain adalah dengan menggunakan pengobatan vagina karena bisa menenangkan bagi lapisan vagina yang meradang dan sakit. Selalu berkonsultasi dengan dokter ketika keputihan terlalu berat. Pengobatan di Klinik Utama Gracia dapat membantu menangani permasalahan Anda.

Klinik Utama Gracia menangani permasalahan ginekologi maupun andrologi, PMS dan IMS juga bisa ditangani. Hanya dengan menghubungi nomor kami di kontak 081336361555 atau seperti dibawah ini melakukan konsultasi secara online akan mempermudah Anda dalam melakukan konsultasi dengan dokter dan mempermudah Anda untuk melakukan reservasi secara online.

Guna tidak mengantri dan menjadi prioritas serta bisa langsung bertemu dengan dokter yang bersangkutan. Klinik ini sangat aman dan terpercaya dalam hal penanganannya. Sudah banyak yang melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia dan hasilnya sembuh. Anda tidak perlu khawatir, biaya pengobatan yang dikeluarkan sangatlah terjangkau.

Baca Juga : Inilah Gejala Keputihan Lengket Dan Berbau Pada Wanita

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.