User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Keputihan normalnya tidak berbau. Namun, beberapa wanita memiliki masalah keputihan berbau busuk, apakah ini berbahaya? Berikut penjelasannya.

Keputihan adalah cairan bening yang keluar dari vagina wanita hal ini merupakan keadaan yang normal dan biasa dialami oleh wanita. Keputihan juga menjadi salah satu cara organ reproduksi wanita dalam membersihkan organ reproduksi bagian vagina dari berbagai infeksi jamur, bakteri. Tetapi, keputihan akan terbagi menjadi dua jenis yaitu:

Keputihan Fisiologi (normal)

Jenis ini akan memiliki ciri-ciri berwarna bening, tidak menimbulkan bau, tidak disertai rasa gatal, dan perih ataupun sakit pada vagina. Ini merupakan keputihan yang normal dan sangat berguna bagi wanita.

Keputihan Patologis (tidak normal)

Keputihan tidak normal menjadi salah satu tanda dan gejala wanita memiliki masalah dengan kesehatan kelaminnya. Ciri-ciri dari keputihan jenis ini yaitu: berwarna kuning kehijauan, cairan keputihan kental, menimbulkan rasa gatal, nyeri pada vagina. Keputihan tidak normal akan menimbulkan ciri keputihan berbau busuk, kondisi ini sangat berbahaya bagi wanita yang mengalaminya.

Baca Juga : Cara Mengatasi Keputihan Warna Hijau


Penyebab Keputihan Berbau Busuk


Umumnya keputihan yang tidak normal disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur dan biasanya menjadi salah satu tanda wanita memiliki penyakit kelamin menular. Berikut ini beberapa penyebab keputihan berbau busuk:

1. Bakteri Vaginosis

Penyebab keputihan berbau busuk yang pertama adalah bakteri vaginosis. Kondisi ini dapat disebabkan oleh terjadinya perubahan bakteri di dalam vagina yang disebabkan oleh bakteri vaginosis. Bakteri ini merupakan bakteri baik yang menjaga dan membantu mengendalikan perkembangan bakteri buruk di dalam vagina.

2. Trikomoniasis

Trikomoniasi merupakan salah satu penyakit menular seksual yang ditularkan melalui aktivitas hubungan seksual. Dan memiliki gejala rasa gatal pada vagina, vagina berbau, serta Cairan keputihan berbau busuk menjadi salah satu gejala dari penyakit ini pada wanita.

3. Penyakit Menular Seksual

Wanita yang mengalami keputihan tidak normal akan berkaitan dengan infeksi menular seksual yang dialami. Penyakit menular seksual yang sangat sering dialami wanita dan menimbulkan kondisi ini diantaranya:

• Chlamydia: Penyakit menular seksual jenis ini sangat umum dialami oleh wanita. Jika tidak diobati maka, akan menyebabkan gangguan pada kesehatan wanita yang serius. Penyakit ini akan menimbulkan gejala seperti: keputihan berwarna kuning yang disertai dengan bau.
• Gonore (Kencing Nanah) : Infeksi menular seksual yang satu ini akan membuat keputihan berwarna kuning, dan mengeluarkan bau tidak sedap dan akan membuat penderita menjadi tidak nyaman.

4. Kebersihan Yang Buruk Pada Vagina

Vagina yang tidak dijaga kebersihannya menjadi salah satu faktor terjadinya infeksi jamur, bakteri dan gangguan lainnya pada vagina. Menggunakan pakaian dalam yang lembab dan jarang diganti akan menjadi tempat berkembangnya bakteri dan menyebabkan Anda mengalami keputihan tidak normal.

Bahaya Keputihan Berbau Busuk


Keputihan yang tidak normal menjadi salah satu tanda dan gejala wanita memiliki masalah dengan kesehatan Miss V dan mengakibatkan bahaya yang serius jika tidak segera diobati. Wanita yang memiliki masalah keputihan tidak normal bisa saja mengalami penyakit menular seksual, terinfeksi jamur dan mungkin saja menjadi salah satu tanda wanita mengalami kanker.

Baca Juga : 4 Penyakit Dengan Gejala Keputihan Berwarna Kuning


Lalu, Bagaimana Cara Mencegah Keputihan Yang Berbau Busuk?


Menjaga Kebersihan Vagina Dengan Benar

Dengan menjaga kebersihan Miss V akan membantu Anda mencegah hal-hal yang dapat menganggu kesehatan vagina Anda. Bersihkan vagina dari arah depan ke belakang dan membilasnya dengan air bersih serta mengeringkannya dengan benar.

Rutin mengganti pakaian dalam dan hindari menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat. Jangan menggunakan pakaian yang basah dan lembab dalam waktu yang lama. Ini dapat menjadi salah satu penyebab Anda mengalami infeksi bakteri dan jamur.

Hindari menggunakan bahan-bahan kimia saat membersihkan vagina seperti penggunaan douching karena dapat menghilangkan cairan alami yang berfungsi untuk membersihkan vagina.


Bantuan Pengobatan


Untuk mengobati keputihan yang disertai dengan rasa gatal dan bau bisa Anda lakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti daun sirih, air hangat, cuka apel dan bahan alami lainnya. Tetapi, biasanya hal ini hanya akan membantu menghilangkan rasa gatal dan dapat kambuh sewaktu-waktu.

Maka itu, yang harus Anda ketahui bahwa keputihan yang berbau busuk adalah jenis keputihan yang tidak normal dan sangat berbahaya untuk kesehatan wanita. Pengobatan untuk masalah ini harus dilakukan dengan bantuan medis. Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Anda guna untuk mengetahui apakah Anda terinfeksi penyakit kelamin menular, atau disebabkan oleh masalah lainnya.

Jadi, apabila Anda mengalami keputihan yang berbau busuk dan disertai dengan gejala lainnya segera lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk mengetahui penyebab Anda mengalami keputihan tidak normal dan mendapatkan tindakan pengobatan yang tepat sesuai kondisi Anda.

Melakukan pengobatan di awal-awal mengalami gejala keputihan berbau busuk akan membantu terhindari dari berbagai komplikasi berbahaya yang dapat ditimbulkan. Segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan dokter ahli di Klinik Utama Gracia atau Anda bisa melakukan konsultasi online dengan klik gambar dibawah ini atau bisa menghubungi kami di 081336361555 untuk konsultasi via telepon.


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Hampir semua wanita mengalami keputihan. Namun tahukah Anda bahwa keputihan bisa berbahaya apabila mengalami keputihan berbau. Berikut ini bahaya dan penyebabnya.

Keputihan adalah cairan yang berasal dari kelamin wanita. Hal ini merupakan kondisi yang sangat umum di alami oleh setiap wanita. Biasanya keputihan akan berwarna bening dan tidak berbau serta ini merupakan keputihan yang normal. Sedangkan keputihan yang tidak normal akan berbau, memiliki warna putih kental serta menyebabkan rasa gatal di sekitar kelamin.

Penyebab Keputihan Berbau Pada Wanita


Penyebab terjadinya keputihan biasanya terjadi akibat dinding vagina dan serviks rahim mengandung kelenjar yang menghasilkan sedikit cairan yang membantu menjaga kebersihan vagina. Kotoran normal ini biasanya berwarna putih bening atau putih susu dan tidak berbau. Sejumlah infeksi yang berbeda dapat menyebabkan perubahan debit keputihan, konsistensi, warna, atau bau pada keputihan.

Lalu, apa yang menyebabkan keputihan berbau? Kondisi ini disebut juga dengan kondisi keputihan yang tidak normal. Keputihan yang berbau bisa saja disebabkan oleh salah satu tanda atau gejala dari penyakit menular seksual. Atau disebabkan oleh kondisi lain seperti infeksi bakteri vaginosis.

Gejala 


Apabila wanita dengan kondisi ini disebabkan oleh infeksi menular seksual akan disertai dengan berbagai gejala lainnya seperti:

• Bau busuk pada keputihan wanita
• Sakit saat buang air kecil
• Rasa nyeri pada daerah perut bagian bawah
• Siklus menstruasi yang tidak normal


Hampir semua penyakit menular seksual yang dialami oleh wanita akan mengakibatkan keputihan yang tidak normal. Disarankan untuk Anda segera melakukan pemeriksaan dengan dokter apabila mengalami masalah seperti ini.

Jika hal ini disebabkan oleh infeksi bakteri vaginosis akan disertai dengan gejala seperti:

• Bau amis pada cairan keputihan
• Rasa gatal di sekitar vagina atau pada saat cairan keputihan keluar dari vagina
• Peningkatan cairan keputihan
• Iritasi pada daerah kelamin

Komplikasi Berbahaya Apabila di Biarkan


Jangan, anggap remeh masalah ini karena, dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi wanita dan masalah kesehatan reproduksinya. Apabila dibiarkan tanpa melakukan pengobatan akan mengakibatkan infeksi yang serius dan perkembangan infeksi bakteri.

Jika keputihan berbau disebabkan oleh infeksi menular seksual dan tidak segera diobati akan mengindikasi timbulnya penyakit menular seksual jenis lainnya. Tetapi, apabila disebabkan oleh infeksi bakteri vaginosis hal ini dapat memicu adanya penyakit menular seksual. Segera lakukan pemeriksaan jika Anda mengalami hal seperti ini.

Baca Juga : Keputihan Berwarna Kuning

Bagaimana Cara Mengatasi Hal Ini Dengan Tepat?


Jika Anda mengalami keputihan yang berbau dengan gejala lain yang ditimbulkan maka, disarankan untuk Anda segera melakukan pemeriksaan dengan dokter. Jangan menunda pengobatan untuk kondisi ini agar mencegah berbagai komplikasi serius yang dapat ditimbulkan.

Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda lakukan untuk mengatasinya :

- Menjaga selalu kebersihan di area miss v.
- Menjaga miss v tetap kering.
- Hindari memakai celana dalam yang ketat.
- Hindari menggunakan pembersih dan pewangi vagina.
- Gunakan celana dalam berbahan katun.

Pengobatan Keputihan Berbau


Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab Anda mengalami keputihan berbau. Jangan berhubungan seksual saat Anda mengalami gejala ini karena dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda. Menjaga kebersihan alat kelamin merupakan salah satu bentuk pencegahan yang sangat tepat untuk Anda lakukan.

Selain itu, melakukan pemeriksaan kesehatan kelamin dengan dokter menjadi pilihan pencegahan yang bisa Anda lakukan terlebih Anda aktif dalam melakukan hubungan seksual. Dokter akan melakakukan pemeriksaan dan memberikan tindakan pengobatan yang sesuai dengan kondisi saat Anda mengalami gejala. Ingat, jangan mengobati hal ini sembarangan karena akan dapat memperburuk keadaan Anda.

Apabila Anda membutuhkan pengobatan secara medis, Anda bisa melakukan pengobatan dengan Klinik Utama Gracia. Anda bisa datang langsung ke Klinik kami atau dengan melakukan konsultasi secara online dengan tim medis kami melalui layanan konsultasi online gratis.


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Keputihan warna hijau ini disebut juga dengan keputihan vulvoginistis atau yang disebut dengan keputihan warna hijau. Keputihan vulvoginistis adalah sebuah keputihan warna hijau yang diakibatkan oleh adanya radang yang terjadi pada daerah vagina dan vulva wanita. Selain itu, hal ini juga bisa di sebabkan karena adanya iritasi yang disebabkan oleh bakteri-bakteri seperti cacing kremi, virus, dan juga protozoa.


Bagaimana Bisa Mengalami Keputihan Warna Hijau?


Jenis keputihan ini bisa menghasilkan keputihan warna hijau dikarenakan oleh jamur dan bakteri yang tumbuh dengan sangat subur pada organ kewanitaan sehingga hal tersebut dapat merusak kesehatan organ intim wanita. Apabila Anda mengalami tanda-tanda munculnya keputihan warna hijau dan juga terkadang muncul bau maka hal ini juga dapat dikatagorikan sebagai keputihan yang tidak normal karena jenis keputihan ini kebanyakan di sebabkan oleh parasit yang sangat berbahaya yang disebut juga dengan trikomonas vaginalis yang merupakan jenis parasit yang tumbuh pada daerah intim sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada daerah intim dan menganggu Ph keseimbangan pada organ intim wanita. Salah satu infeksi yang berbahaya yang ditandai dengan warna keputihan yang berubah menjadi keputihan warna hijau adalah infeksi bakteri trikomoniasis.

 

 

Keputihan terdiri dari beberapa jenis dan warna diantaranya :

1. Keputihan berwarna putih

Keputihan dengan cairan berwarna putih biasanya akan keluar pada saat sebelum haid atau pada saat sesudah haid. Jika keputihan yang keluar dari vagina anda mempunyai kekentalan yang tebal anda tidak perlu khawatir karena hal ini normal dan pasti dialami oleh setiap wanita pada awal dan akhir siklus haid. Tetapi jika anda mengalami rasa gatal bersamaan dengan keluarnya cairan keputihan dari vagina anda segeralah konsultasikan ke dokter karena dikhawatirkan adanya tanda-tanda dari infeksi ragi.

2. Cairan berwarna jernih

Anda bisa mengambil cairan ini karena cairannya mempunyai kekentalan yang tinggi, anda pun bisa meregangkannya diantara dua jari secara maksimal dan lendir pun akan terlihat lebih jelas. Tidak perlu khawatir jika anda mengalami keputihan jenis ini karena masuk dalam kategori normal.Jika anad melihat keputihan yang berwarna jernih dan memiliki kekentalan tinggi berarti anda sedang mendekati masa ovulasi atau masa subur.

3. Keputihan warna hijau dan berbau

Jika cairan keputihan yang keluar dari vagina anda sudah berwarna hijau anda perlu waspada karena organisme tertentu hidup dalam tubuh anda, termasuk kuman sering membuat jalan mereka dalam tubuh melalui hubungan seksual. Keputihan dengan cairan berwarna hijau biasanya adalah gejala awal anda tertular infeksi trichomonas.

Ada beberapa langkah yang perlu anda perhatikan ketika anda mengalami keputihan,diantaranya :

• Jagalah kebersihan vagina anda,jangan lupa selalu bersihkan dan mengeringkan vagina setelah selesai buang air kecil atau buang air besar.
• Biasakan pola hidup sehat dengan cara mengkonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi,perbanyak memakan buah dan sayura, karena buah dan sayuran mengandung kadar vitamin yang tinggi yang berguna untuk tubuh kita secara keseluruhan.
• Berkonsultasilah ke dokter jika anda merasa ada hal yang tidak normal pada organ intim anda.
• Bagi yang sudah berkeluarga lakukan pemeriksaan bersama pasangan anda.


Risiko Komplikasi


Wanita yang mengalami keputihan warna hijau harus segera dilakukan periksaan, terutama bagi mereka yang sedang hamil. Jika memang kondisi di sini adalah gejala trikomoniasis, calon bayi Anda berisiko lahir prematur dan memiliki berat badan rendah. Keputihan berwarna hijau kekuningan pun bisa sebagai indikasi penyakit menular seksual seperti gonore dan sipilis.
 
Seperti penyakit menular seksual lainnya, pemakaian kondom saat berhubungan seksual penting untuk mencegah penyebaran infeksi. Namun, kondom tidak sepenuhnya dapat mencegah penularan karena parasit tetap dapat menyebar ke area sekeliling. Oleh karenanya, penting membicarakan riwayat penyakit menular seksual kepada pasangan sebelum melakukan hubungan seksual.
 
Jika keputihan Anda dikarenakan oleh kehamilan, menstruasi, atau ovulasi, maka tidak bisa mencegah sesuatu tersebut karena sudah berlangsung secara alami. Masalah daerah kewanitaan dapat membuat para wanita merasakan khawatir. seperti keputihan yang disertai bau busuk ataupun gejala lainnya.


Pengobatan Keputihan Warna Hijau


Apabila keputihan warna hijau yang anda alami tidak segera sembuh bisa jadi bahwa kuman yang berada pada organ intim anda resisten terhadap obat yang diberikan. Dan jangan lah menyepelkan keputihan warna hijau dan berbau.
 
Periksakan segera kesehatan orang intim anda ke Klinik Utama Gracia. Klinik Utama Gracia merupakan salah satu klinik terbesar yang berada di jakarta. Dengan menggunakan peralatan medis yang lengkap dan modern. Berbagai amacam metode penyembuhan melalui medis dan terapi kesehatan kami siapkan selalu untuk dapat melayani berbagai masalah kesehatan pasien.
 
Klinik Utama Gracia didukung oleh dokter, perawat, dan para staff tenaga ahli yang sangat profesional di berbagai kesehatan dan pengobatan.

Tips: Untuk informasi lebih lanjut atau Anda memiliki pertanyaan lainnya, silahkan konsultasi online dengan cara klik gambar konsultasi dibawah ini atau Anda bisa menghubungi hotline kami dinomor (021) 3511666 atau 0821-6666-9797.



Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tahukah Anda bahwa salah satu akibat keputihan abnormal adalah timbulnya berbagai macam cairan keputihan yang sudah berubah warna? Dan biasanya cairan keputihan akan berwarna kuning, hijau maupun warna lainnya?

Memang permasalahan di daerah kewanitaan merupakan hal klasik yang sangat mengkhawatirkan sekaligus membahayakan, bahkan salah keputihan abnormal bisa mengindikasikan bahwa wanita mengalami salah satu jenis penyakit kelamin.

Meskipun keputihan menjadi hal yang sangat normal bagi wanita, namun wanita tetap memerlukan perawatan khusus dari dokter spesialis profesional jika mengalami jenis keputihan abnormal.
Keputihan abnormal atau dalam bahasa medis lebih dikenal sebagai leukorrhea merupakan kondisi saat vagina wanita mengeluarkan cairan kental yang tidak wajar dan memiliki bau yang sangat menyengat.

Apakah yang Menyebabkan Keputihan Abnormal?

Diketahui hal ini bisa diakibatkan oleh adanya berbagai macam infeksi bakteri seperti Bacterial Vaginosis (BV) atau virus HPV (human papillomavirus), lalu faktor apa sajakah yang berisiko untuk mengalami keputihan abnormal?

- Seorang wanita yang melakukan hubungan seks yang tidak sehat

- Sering berganti-ganti pasangan untuk berhubungan seks.

- Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol yang berlebihan



- Sistem kekebalan tubuh yang lemah.

- Mengalami infeksi virus atau bakteri yang menyerang daerah kewanitaan.

Selain itu setiap wanita perlu mengetahui bahwa penggunaan pil KB yang tidak sesuai dengan dosis dari dokter spesialis juga dapat meningkatkan risiko terkena keputihan abnormal dan pada wanita yang memiliki riwayat penyakit menular seksual juga berpotensi besar menderita keputihan abnormal dan risiko terkena kanker serviks.

Lalu, Apa Sajakah Tanda dan Gejala Wanita Memiliki Keputihan Abnormal?


Pada umumnya keputihan abnormal adalah salah satu gejala yang ditimbulkan akibat infeksi dari bakteri atau penyakit menular seksual. Namun jika keputihan dirasakan tidak wajar, dapat dipastikan perkembangan infeksi sudah menyebar luas ke beberapa area intim lainnya.

Dan perlu Anda ketahui bahwa terdapat beberapa tanda dan gejala keputihan abnormal yang dialami oleh wanita, diantaranya:

- Adanya perubahan warna pada cairan kental yang keluar dari vagina.

- Bau yang sangat menyengat.

Baca Juga: Cara Mengurangi Keputihan Berlebihan

- Jumlah cairan yang keluar sangat tidak wajar.

- Timbul pendarahan secara tiba-tiba dari vagina.

- Rasa gatal di permukaan kulit vagina.

Ternyata Inilah Akibat Keputihan Abnormal Pada Wanita


Jika Anda mengalami gejala seperti yang telah disebutkan diatas, maka sangat dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan Kami di Klinik Utama Gracia agar mendapatkan perawatan khusus di daerah kewanitaan. Tentunya akibat keputihan abnormal bisa menyebabkan komplikasi penyakit dan risiko infeksi lainnya yang dapat menghantui daerah kewanitaan dan mental.

Selain itu akibat keputihan abnormal yang tidak segera disembuhkan wanita bisa berisiko mengalami kanker serviks yang tidak dapat dihindarkan, karena infeksi yang dibiarkan tanpa penanganan khusus akan merusak jaringan kulit vagina dan infeksi dapat menjalar ke dalam area internal vagina, seperti serviks dan vulva.

Baca Juga: Mengenal Jenis Keputihan Berdasarkan Warna dan Gejalanya

Untuk itu dengan penanganan khusus dari dokter spesialis sangat dibutuhkan, karena keputihan abnormal memerlukan pemeriksaan dan tindakan medis untuk bisa disembuhkan.

Dan jangan sekali-kali mengobati keputihan abnormal dengan mengkonsumsi antibiotik atau obat-obat yang dijual di bebas di pasaran tanpa resep dokter karena dikhawatirkan obat-obatan tersebut bisa mengakibatkan efek samping bagi kesehatan tubuh, sehingga ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan ke Klinik Utama Gracia untuk menjalankan pengobatan yang paling tepat.

Setiap wanita juga sangat disarankan untuk selalu mencari tahu informasi tentang penyakit menular seksual dan hal tersebut diharapkan dapat membuat para wanita sadar tentang bahaya penyakit menular seksual, dan terhindar dari segala macam risiko daerah kewanitaan lainnya.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai akibat keputihan abnormal pada wanita, dianjurkan untuk segera berkunjung ke klinik spesialis kesehatan kelamin terbaik merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan perawatan khusus akibat keputihan pada wanita yang Anda alami.

Untuk mendapatkan perawatan khusus, maka ada baiknya untuk konsultasikan diri Anda dengan kami di Klinik Utama Gracia, atau Anda bisa juga konsultasikan dengan klik tombol chat online diatas untuk mendapatkan layanan konsultasi.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Wanita, Inilah Cara Mengurangi Keputihan Berlebih

Keputihan merupakan hal yang sangat lumrah bagi setiap wanita, namun para wanita wajib waspada dengan siklus keputihan yang tidak wajar, atau dalam bahasa medisnya yaitu keputihan abnormal.

Perlu diketahui bahwa keputihan abnormal dapat menyerang kondisi kesehatan di daerah kewanitaan dan dapat juga berdampak buruk bagi kondisi psikologis pada wanita. Nah jika ternyata keputihan Anda berbau, bisa jadi itu pertanda keputihan yang tidak normal.

Tentu saja Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter spesialis agar mendapatkan perawatan khusus mengenai keputihan abnormal yang dialami. Disamping itu, Anda perlu mengenali tanda-tanda keputihan yang tidak normal dari berbagai sumber yang terpercaya.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Keputihan Beserta Artinya Buat Kesehatan

Keputihan abnormal biasanya ditandai ketika vagina mengeluarkan cairan keputihan yang telah berubah warna, kental yang sangat bau dengan jumlah yang tidak wajar dan menyebabkan rasa gatal.

Selain itu biasanya timbul peradangan atau pembengkakan di sekitar bibir vagina yang dapat terjadi jika keputihan abnormal yang Anda alami tidak mendapatkan penanganan khusus. Maka ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis ginekologi karena mereka dapat membantu Anda mengetahui lebih lanjut gejala-gejala yang ditimbulkan oleh keputihan abnormal.

Beberapa tes pemeriksaan atau diagnosa akan Anda jalani untuk mengetahui penyebab dan dampak keputihan yang Anda alami dan uji laboratorium akan dilakukan oleh dokter spesialis setelah melakukan tes pemeriksaan dan hal tersebut bertujuan untuk dapat menentukan tindakan penanganan medis yang cocok dan perlu dilakukan.



Punya Keputihan Berlebihan? Jangan Khawatir Inilah Cara Mengurangi Keputihan Berlebih



Cara mengurangi keputihan secara alami dapat dilakukan oleh wanita sebelum melakukan pemeriksaan kepada dokter, akan tetapi ada baiknya jika misalkan cara di bawah ini tidak efektif untuk mengatasi keputihan berlebihan maka ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter.

Sebelum membahas lebih lanjut perlu Anda perhatikan bahwa keputihan bisa terdiri dari beberapa karakter seperti putih, penuh air, lengket, kuning kehijauan atau berbau yang sangat tidak sedap dan warna keputihan yang berbeda akan menunjukan setiap kondisi mengenai kesehatan reproduksi wanita.
Maka wanita perlu mengetahui cara mengurangi keputihan berlebihan yang tepat untuk mengatasi hal tersebut dan berikut di bawah ini adalah cara untuk mengurangi keputihan berlebih pada wanita:

- Dengan menjaga kebersihan pakaian dalam dan luar.

- Hindari penggunaan cairan pembersih vagina.

- Gunakan cuka sari apel.

- Mengkonsumsi buah pisang setiap hari.

- Minum jus delima.

- Minum jahe hangat.



- Mengkonsumsi yogurt.

- Minum jus anggur dan madu.

- Menghindari mengkonsumsi makanan berminyak.

- Menghindari minuman berkafein.

- Menggunakan panty liner.

- Minum banyak air putih.

- Menjaga kebersihan vagina.

- Jangan stres atau depresi.

- Gunakan rebusan daun sirih



Bagaimanakah Cara Untuk mencegah Keputihan?



- Hindari berhubungan seksual secara bebas, karena banyak virus, bakteri dan jamur penyebab keputihan.

- Konsumsi makanan yang sehat, seperti sayur dan buah-buahan, karena makanan sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi akibat bakteri atau jamur.

- Selalu berusaha untuk menjaga kebersihan daerah Miss V agar tetap kering, dan tidak lembab.

- Hindari menggunakan pembalut terlalu lama pada saat menstruasi.

- Jangan menggunakan bahan cairan kimia untuk berhubungan seksual, seperti pelumas, atau cairan vagina.

Selain itu perlu Anda perhatikan bahwa setiap wanita perlu menjaga kebersihan daerah kewanitaan nya agar terhindar dari penyakit menular seksual. Perubahan pola hidup yang lebih efektif dan menyehatkan juga perlu dilakukan untuk menguatkan sistem kebebalan tubuh.

Memang berbagai macam informasi mengenai cara mengurangi keputihan berlebih sangat banyak di internet, akan tetapi ada baiknya untuk konsultasikan kepada dokter sebelum melakukan cara di atas.

 

Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal ada baiknya untuk berkonsultasi dengan Kami di Klinik Utama Gracia atau Anda juga bisa berkonsultasikan permasalahan keputihan abnormal tersebut dengan mengklik tombol chat online di atas


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.