User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ini adalah kondisi serius yang dapat membuat bahaya radang panggul bagi penderitanya karena dapat merusak atau menyumbat saluran telur yang dapat digunakan untuk kehamilan atau infertilitas (kemandulan) Tidak dapat menyediakan bayi. Penyakit radang panggul (PID) yang disebabkan oleh infeksi seperti gonore (kencing nanah), klamidia atau uretritis non spesifik yang menyebar ke organ apapun wanita.

Radang panggul dapat digunakan untuk masalah-masalah yang serius dan berbahaya jika Anda tidak dapat menggunakan perawatan dengan cepat dan tepat. Akan tetapi pada kebanyakan wanita dengan radang panggul akan melakukan pengobatan untuk radang panggul agar tidak memiliki masalah jangka panjang.

Radang panggul adalah infeksi saluran kelamin pada wanita, termasuk rahim, saluran telur dan indung telur. Radang panggul adalah kondisi umum, meskipun tidak jelas berapa banyak wanita yang terkena. Cukup dapat mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual dengan waktu 15 tahun hingga 24 tahun.

Radang Panggul Dan Pengertiannya Secara Umum


Radang panggul menyalakan pada infeksi rahim (rahim), tuba fallopi dan organvestasi lainnya yang menyebabkan gejala seperti nyeri perut bagian bawah. Dan merupakan komplikasi dari beberapa penyakit menular seksual (PMS), terutama klamidia dan gonore (kencing nanah). Radang panggul dapat merusak tuba fallopi dan jaringan di dalam atau di dekat rahim dan indung telur dan juga dapat menyebabkan bahaya atau bahaya serius termasuk infertilitas atau kemandulan, kehamilan ektopik (kehamilan di tuba fallopi atau di tempat lain di luar rahim), pembentukan dan nyeri panggul (panggul) kronis.
 
Radang panggul terjadi pengangkatan bakteri bergerak ke atas dari vagina atau serviks (leher rahim) wanita ke organ reproduksinya. Kondisi sebelumnya dari radang panggul dapat meningkatkan kondisi lain karena dapat mempengaruhi selama infeksi awal. Wanita yang aktif di luar kota sangat berisiko dan wanita yang dapat di bawah usia 25 tahun dapat terkena risiko lebih dari risiko wanita yang mencapai 25 tahun.
 
Sebagian karena serviks (leher rahim) pada wanita remaja tidak sepenuhnya matang, dapat meningkatkan kesadaran terhadap penyakit kelamin (STD) yang terhubung dengan radang panggul. Semakin banyak wanita yang melahirkan, semakin besar dalam mengembangkan radang panggul.
 
Seorang wanita yang pasangannya memiliki lebih dari 1 pasangan akan lebih besar untuk mengembangkan radang panggul, karena potensi lebih banyak terhadap infeksi. Pada wanita yang melakukan douche memungkinkan akan lebih baik dalam mengembangkan radang panggul.
 
Karena douching dapat mengubah flora vagina dengan cara yang berbahaya dan bisa masuk ke dalam organ tubuh bagian atas. Setiap wanita yang menggunakan alat kontrasepsi intrauterus (IUD) yang bisa digunakan akan memiliki sedikit peningkatan yang lebih baik dibandingkan dengan wanita yang menggunakan kontrasepsi atau tanpa kontrasepsi sama sekali. Namun bahaya radang panggul ini dapat dilakukan jika setiap wanita melakukan tes atau melakukan perawatan untuk penyakit kelamin sebelum mengalami IUD.

Kondisi Yang Menyebabkan Radang Panggung Parah


Radang panggul disebabkan oleh infeksi yang berkembang di bagian genital pada wanita. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang mneyebar dari vagina atau serviks (leher rahim) dan masuk ke dalam rahim, saluran telur dan indung telur. Radang panggul paling sering disebabkan oleh lebih dari 1 jenis bakteri. Itu berarti kombinasi pengobatan dengan antibotik harus diresepkan. Berbagai bakteri dapat diobati dengat tepat.

Baca Juga: Efek Radang Panggul Pada Wanita Jika Tidak Diobati

 

Apa saja gejala Dan Bahaya Radang Panggul?


Gejala dan bahaya radang panggul dapat digunakan seperti:
 
• Sakit perut di bagian bawah.
• Demam.
• Keputihan yang tidak biasa yang memiliki bau busuk.
• Hubungan seksual yang menyakitkan.
• Kencing yang menyakitkan.
• Perdarahan menstruasi tidak teratur.
• Nyeri di perut bagian atas kanan.
 
Jika radang panggul di sebabkan oleh infeksi klamidia, maka setiap wanita hanya memiliki gejala dan bahaya radang panggul yang ringan atau bahkan tanpa gejala. Dan mengarah pada kasus radang yang tidak bisa terdiagnosis yang bisa menjadi masalah serius. Namun tidak ada masalah atau pun tidak tahu jika memiliki radang panggul. Dan jika gejala dan bahaya radang panggul dapat tercakup:
 
• Keputihan yang tidak biasa.
• Perdarahan vagina yang tidak biasa atau adanya bercak.
• Nyeri saat kencing dan selama seks vagina.
• Sakit perut bagian bawah atau ketidaknyamanan.
• Siklus menstruasi yang berat dan lebih menyakitkan.
• Demam.

Cara Mendiagnosis Bahaya Radang Panggul Pada Wanita


Misalnya, vagina, serviks (leher rahim) atau uretra jika radang panggul. Tes atau kemungkinan lain termasuk:

• Tes atau percobaan.
• Sampel urine.
• Ultrasound.
• Laparoskopi (tes atau pengujian yang khusus kamera khusus).

Pengobatan Yang Direkomendasi Untuk Radang Panggul


Radang panggul biasanya diobati dengan antibiotik. Sangat penting untuk menangani pengobatan dengan antibiotik. Maka Anda harus menggunakan obat-obatan untuk menyelesaikan, dan harus membuat Anda untuk melakukan tes atau juga.

Jika didiagnosis pada tahap awal, radang panggul dapat diobati dengan mudah dan sesuai dengan resep dokter. Akan tetapi jika tidak segera atau tidak segera ditangani, maka dapat menyebabkan peningkatan yang lebih serius. Anda tidak bisa tinggal diam. Anda dapat melakukan perawatan khusus di Klinik Utama Gracia dengan masalah yang Anda alami yaitu radang panggul. Dengan menghubungi nomor kami di 081336361555 dapat dengan mudah melakukan pengobatan. Atau dengan menggunakan layanan atau melakukan konsultasi online chatting di bawah ini dengan dokter.

Baca Juga : PID Adalah Penyakit Menyerang Kaum Wanita

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel atau tips yang Kami sediakan di situs web klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak digunakan sebagai panduan medis yang sempurna.

Selalu ada kondisi-kondisi yang memungkinkan Anda untuk dapat terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tanda-tanda jika memiliki keputihan gatal dan bau termasuk rasa terbakar, nyeri di sekitar vagina atau masalah dengan keputihan dengan cairan vagina yang bau. Atau jika pernah mengalami kontak seksual dengan seseorang, maka tanda-tanda ini dapat berarti Anda memiliki penyakit menular seksual (PMS) atau penyakit kelamin (STD) yang berarti infeksi menular seksual (IMS).

Tidak semua keputihan gatal dan bau disebabkan oleh kontak seksual. Setiap merasa gatal, terbakar atau sakit disekitar vagina, maka harus segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan awal. Pemeriksaan mengenai keputihan gagal dan bau atau keputihan abnormal, jenis infeksi dan cara untuk menghindari infeksinya.

Simak Penjelasan Mengapa Keputihan Gatal Dan Bau

Vagina yang sehat dapat menghasilkan cairan yang biasanya bening dan keputihan dalam jumlah sedang atau tipis dan sedikit kental dengan bau yang ringan. Tapi jika keputihan telah berubah warna menjadi kuning atau hijau dan mengalami ketidaknyamanan selama berhubungan seksual maka kemungkinan mengalami infeksi.
Bau yang berasal dari vagina, itu normal untuk vagina yang memiliki sedikit bau. Namun jika bau nya terasa sangat kuat misalnya bau amis, kemungkinan Anda mengalami keputihan abnormal dan bisa menunjukkan masalah. Bau yang tidak normal dari vagina terjadi karena infeksi atau masalah lain dan biasanya saat berhubungan seksual muncul tanda atau gejala vagina lainnya seperti gatal, rasa terbakar, iritasi atau keluarnya cairan. Keputihan abnormal mengacu pada sekresi dari vagina, keputihannya kemungkinan seperti:
 
• Teksturnya tebal, pucat atau tipis.
• Warnanya terkadang jelas, berawan, berdarah, warna kuning, warna putih atau warna hijau.
• Tidak berbau atau memiliki bau yang buruk.
 
Rasa gatal pada kulit vagina dan area sekitarnya (seperti vulva) dapat muncul bersamaan dengan keputihan, itu juga bisa terjadi dengan sendirinya.

Berikut Penyebab Keputihan Gatal Dan Bau Yang Di Alami Wanita


Bau pada vagina dapat bervariasi di seluruh siklus menstruasi dan kemungkinan terlihat sangat nyata setelah berhubungan seksual. Berkeringat yang normal juga bisa menyebabkan bau tidak sedap. Meskipun melakukan douche atau menggunakan deodoran vagina untuk mengurangi bau pada wanita, produk kimia ini dapat meningkatkan iritasi dan gejala pada vagina lainnya.

Bacterial Vaginosis atau BV adalah pertumbuhan berlebuh dari bakteri pada vagina yang biasanya terjadi atau infeksi vagina yang paling umum yang dapat menyebabkan bau pada vagina. Trichomoniasis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang juga dapat menyebabkan vau pada vagina. Infeksi klamidia dan gonore (kencing nanah) biasanya tidak menyebabkan bau pada vagina, tidak juga untuk infeksi ragi. Umumnya, jika Anda memiliki bau pada vagina tanpa adanya gejala vagina lainnya, tidak mungkin bau pada vagina tidak normal. Namun ada penyebab umum bau yang tidak normal pada vagian meliputi:

• Vaginitis (bacterial vaginosis atau BV).
• Kebersihan yang buruk.
• Tampon yang ditahan dan terlupakan atau tertinggal selama beberapa hari.
• Trichomoniasis.

Penyebab tidak umum yang menyebabkan bau pada vagina saat keputihan abnormal terjadi akibat:

• Fistula rektovaginal (pembukaan abnormal antara rektum dan vagina yang memungkinkan feses bocor ke dalam vagina).
• Kanker serviks (leher rahim).
• Kanker vagina.

Baca Juga : Keputihan Berwarna Hijau, Hati-Hati Penyakit Menular Seksual

Adapun Gejala-Gejala Keputihan Gatal Dan Bau Yang Harus Di Ketahui

Ada 2 gejala keputihan gatal dan bau yaitu bacterial vaginosis (BV) dan infeksi jamur. Bacterial vaginosis (BV) terjadi ketika jenis bakteri tertentu (sejenis kuman) yang ada di vagina tumbuh terlalu banyak. Gejalanya kemungkinan termasuk:
 
• Bau busuk dari vagina yang kemungkinan tampak amis.
• Lebih banyak cairan yang keluar daripada biasanya yang dimiliki dan berwarna abu-abu atau putih.
• Terasa gatal di sekitar vagina.
 
Konsultasikan dengan dokter jika memiliki gejala. Bacterial vaginosis (BV) dapat diobati dengan antibiotik. Jika bacterial vaginosis (BV) tidak segera diobati, terkadang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit radang panggul (PID) meskipun jarang terjadi. Bacterial vaginosis (BV) biasanya terjadi pada orang yang berhubungan seksual, akan tetapi juga bisa mendapatkannya tanpa berhubungan seksual.
 
Cara terbaik untuk menghindari bacterial vaginosis (BV) adalah dengan menghindari hubungan seksual. Jika melakukan hubungan seksual, selalu gunakan kondom untuk melindungi kesehatan Anda. Douching juga dapat meningkatkan peluang mendapatkan bacterial vaginosis (BV). Infeksi jamur terjadi ketika jamur (sejenis kuman) yang biasnaya di vagina tumbuh terlalu banyak. Gejalanya kemungkinan termasuk:
 
• Rasa terbakar, kemerahan dan pembengkakan pada vagina dan vulva.
• Nyeri saat kencing.
• Nyeri saat berhubungan seksual.
• Keputihan yang berwarna putih tebal dan terlihat seperti keju dan tidak memiliki bau busuk.
• Ruam merah di luar vagina (jarang terjadi).

Bagaimana Mendiagnosis Keputihan Gatal Dan Bau Pada Remaja?


Dokter dapat mendiagnosis bacterial vaginosis dengan menanyakan gejala-gejalanya. Dokter akan menanyakan mengenai gejala dan riwayat medis. Lalu melakukan pemeriksaan panggul (pelvic) dan mengambil sampel cairan vagina untuk dilakukan pengujian atau tes di laboratorium. Sampel dapat diuji untuk mengetahui adanya bacterial vaginosis (BV). Gejala keputihan bisa juga didiagnosis dengan pengujian atau tes lain seperti pengujian atau tes darah, kultur jaringan vagina atau cairan. Namun sebelum melakukan pengujian atau tes, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar mengetahui langkah-langkah selanjutnya dalam pengobatan keputihan gatal dan bau.

Penanganan Keputihan Gatal Dan Bau Yang Efektif


Selalu menjaga area genital tetap bersih dan kering ketika mengalami keputihan. Pastikan konsultasikan dengan dokter untuk melakukan perawatan yang lebih baik. Penanganan keputihan gatal dan bau bisa dengan cara:

• Hindari sabun dan bilas dengan air untuk membersihkannya.
• Berendam dengan air hangat akan tetapi tidak terlalu panas untuk membantu gejalanya mereda. Keringkan secara menyeluruh sesudahnya. Kemungkinan dengan menggunakan handuk dapat menyebabkan iritasi, Anda bisa mengeringkan dengan angin-angin yang menghangatkan.
• Hindari douching, banyak wanita merasa lebih bersih ketika melakukan douching, akan tetapi kemungkinan itu malah memperburuk gejala karena dapat menghilangkan bakteri sehat yang melapisi vagina. Bakteri ini membantu melindungi infeksi.

Penanganan yang lainnya mengenai keputihan gatal dan bau bisa meliputi:

• Untuk menghindari gunakan spray, wewangian atau yang lainnya di area genital.
• Gunakan pembalut tapi bukan tampon saat mengalami infeksi.
• Jika menderita diabetes (kencing manis) usahakan menjaga kadar gula darah dalam kendali yang baik.
• Kenakan pakaian longgar.
• Kenakan pakaian berbahan katun (bukan sintetis) atau pakaian dalam yang memiliki lapisan kapas di selangkangan. Kapas meningkatkan aliran udara dan menurunkan penumpukan kelembaban.

Lakukan pengobatan secara langsung ke Klinik Utama Gracia dengan menghubungi nomor 081336361555 . Disana Anda akan menemukan pengobatan yang efektif untuk keputihan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter dengan menggunakan layanan chat konsultasi online gratis dibawah ini. Karena Klinik Utama Gracia sangat mengutamakan kenyamana Anda dalam melakukan pengobatan dan memprioritaskan kesembuhan Anda.

Baca Juga : Keputihan Berbau Amis? Ini Penyebabnya!

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Efek radang panggul pada wanita adalah adanya infeksi pada organ reproduksi. Biasanya muncul dengan infeksi bakteri dan radang pada serviks (leher rahim) yang umumnya disebabkan oleh gonore (kencing nanah) atau klamidia. Efek radang panggul diobati dengan 2 atau lebih dari jenis antibiotik untuk memastikan semua bakteri terbunuh.

Namun jika tidak segera ditangani, efek radang panggul dapat menyebabkan jaringan parut di organ panggul (pelvic) dan dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Efek radang panggul adalah infeksi serius pada sistem reproduksi wanita. Penyakit ini kemungkinan besar akan membahayakan saluran telur dan kemungkinan terluka parah.

Kondisi ini dapat menyebabkan kehamilan tuba yang mengancam jiwa jika kehamilannya tetap dipertahankan. Jika tidak segera ditangani, efek radang panggul dapat menyebabkan kemandulan (infertilitas) atau dalam kasus yang sangat jarang sekali terjadi bahkan kematian. Efek radang panggul adalah ketika bagian dari sistem reproduksi wanita terinfeksi. Termasuk rahim, saluran telur, indung telur dan bahkan didalam perut bagian bawah juga.

Apa Itu Radang Panggul?

Radang panggul adalah infeksi atau radang rahim, indung telur dan organ reproduksi lainnya pada setiap wanita. Efek radang panggul menyebabkan jaringan parut di organ-organ. Efek radang panggul dapat menyebabkan infertititas atau kemandulan, kehamilan ektopik, nyeri panggul (pelvic), abses dan masalah serius lainnya. Gonore (kencing nanah) dan klamidia adalah 2 penyakit menular seksual (PMS) yang menjadi penyebab paling umum dari efek radang panggul. Bakteri lain juga bisa menyebabkannya. Anda bisa berisiko lebih besar jika:
 
• Aktif secara seksual pada usia kurang lebih 25 tahun.
• Memiliki pasangan seksual yang lebih dari 1.
• Douche.
 
Beberapa wanita tidak memiliki gejala. Namun sering mengalami rasa nyeri di perut bagian bawah, demam, keputihan berbau, perdarahan yang tidak teratur serta rasa sakit saat hubungan seksual atau saat kencing. Dokter bisa mendiagnosis radang panggul dengan pemeriksaan fisik, tes atau pengujian di laboratorium. Antibiotik juga dapat menyembuhkan radang panggul. Pengobatan sejak dini sangat penitng. Karena jika hanya menunggu pengobatan hanya dapat meningkatkan risiko infertilitas atau kemandulan.

Radang Panggul Dan Penyebabnya


Penyakit menular seksual (PMS) ini seperti chlamydia dan gonore (kencing nanah) adalah penyebab paling umum. Bakteri lain dapat memicu infeksi juga. Penyakit ini dapat berkembang selama beberapa hari atau bahkan beberapa bulan setelah terinfeksi. Karena efek radang panggul dapat menyebabkan kerusakan secara permanen tanpa menimbulkan gejala sama sekali, oleh karena itu harus melakukan pengujian atau tes klamidia dan gonore (kencing nanah) 1 kali dalam 1 tahun jika aktif secara seksual dan berusia dibawah 25 tahun, atau jika berusia diatas 25 tahun dan berisiko.

Banyaknya jenis bakteri yang dapat menyebabkan radang panggul. Bakteri yang paling umum adalah 2 penyakit menular seksual (PMS). Akan tetapi bakteri yang biasanya ditemukan di vagina juga bisa menyebabkan radang panggul. Pada kebanyakan orang yang mengalami penyakit kelamin (STD) sebelum mengalami radang panggul. Akan tetapi tidak semua orang tertular radang panggul dengan cara hubungan seksual. Risiko tertularnya radang panggul dapat meningkat jika:

• Melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan.
• Menggunakan IUD (alat kontrasepsi untuk mengontrol kelahiran atau KB).
• Douche.

Setelah terinfeksi radang panggul, Anda memiliki risiko lebih besar untuk terinfeksi lagi.

Baca Juga : PID Adalah Penyakit Menyerang Kaum Wanita

 

Gejala Yang Mempengaruhi Radang Panggul Pada Wanita


Terkadang tidak mudah untuk mengetahui jika memiliki radang panggul. Beberapa gejalanya seperti:

• Nyeri di panggul (pelvic) atau di perut bagian bawah dan ini adalah gejala paling umum.
• Perdarahan yang tidak biasa dari vagina atau perdarahan setelah berhubungan seksual.
• Keputihan dari vagina.
• Demam.
• Mual dan muntah.

Ketika efek radang panggul muncul, kebanyakan wanita tidak mengetahui gejala-gejala yang muncul. Atau kemungkinan hanya mengalami gejala yang ringan. Jika tidak menyadari menderita radang panggul, kemungkinan Anda menderita kerusakan secara permanen pada sistem reproduksi. Pada awalnya, radang panggul kemungkinan tidak menimbulkan gejala apapun atau kemungkinan hanya menyebabkan gejala yang ringan, seperti perdarahan abnormal atau keluarnya cairan dari vagina.

Beberapa wanita tidak mengetahui ketika memilikinya. Gejalanya bisa disadari ketika tidak bisa hamil atau mengalami nyeri pada area panggul (pelvic). Ketika infeksi nya menyebar, gejala yang paling umum adalah rasa sakit di perut bagian bawah. Rasa sakit seperti kejang atau sakit tumpul dan konstan.

Kemungkinan yang akan terjadi lebih buruk saat berhubungan seksual, saat buang air besar (BAB) atau saat kencing. Demam atau kedinginan (menggigil), mual dan muntah, nyeri punggung bagian bawah, perasaan kembung di area perut dan perasaan sakit atau kelelahan secara umum juga akan dialami.

 

Cara Mendiagnosis Radang Panggul Secara Umum

Dokter akan melakukan pemeriksaan vagina dan mengambil swab untuk menguji klamidia dan gonore (kencing nanah). Selama pengujian atau tes ini, Anda kemungkinan akan merasakan kelainan dan saat dilakukan pemeriksaan maka akan terasa sakit di organ internal tersebut. USG dapat dilakukan untuk mencari penyebab lain dari gejalanya. Hasil dari tes atau pengujiannya akan sangat memakan waktu, dokter menyarankan dan sangat menganjurkan agar Anda mengobati radang panggul lebih awal karena untuk mencegah masalah di kemudian hari.

Cara Mengobati Radang Panggul


Pengobatan tergantung seberapa parah infeksi tersebut. Jika ringan, maka akan diberikan antibiotik dalam bentuk obat-obatan. Dan selesaikan pengobatan yang telah diresepkan oleh dokter, meskipun gejalanya sudah hilang sekalipun. Jika memiliki infeksi yang lebih parah atau penyakitnya tidak menanggapi pengobatan, kemungkinan pengobatan akan dilakukan dengan suntikan antibiotik intravena.

Selain itu, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, agar dokter bisa menindak lanjuti pengobatan yang Anda lakukan serta jika sewaktu-waktu gejalanya memburuk. Operasi juga bisa menjadi pilihan akhir jika gejalanya terus menerus memburuk. Operasi diperlukan jika Anda mengalami abses yang harus di keringkan atau jika mengalami rasa nyeri yang terjadi secara terus menerus.

Dalam kasus ini, dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi pengangkatan atau perbaikan area yang terinfeksi. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan pemeriksaan dan pengobatan, untuk menghindari infeksi berulang dan harus menghindari hubungan seksual sampai infeksinya benar-benar dinyatakan sembuh oleh dokter.

Radang panggul diobati dengan 2 atau lebih dari jenis antibiorik. Terkadang radang panggul yang cukup parah bisa mengakibatkan seorang wanita memerlukan pengobatan antibiotik intravena. Setelah dilakukan pengobatan, Anda harus melakukan pemeriksaan ulang dengan dokter dalam waktu 3 hari hingga 7 hari setelah pengobatan selesai dan apabila gejalanya berlanjut.

Untuk melakukan pengobatan radang panggul, Anda bisa melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia adalah pilihan yang sangat tepat. Anda tidak perlu khawatir dan cemas. Klinik Utama Gracia sangat aman, terpercaya dan ternama. Dengan pelayanan yang sangat baik, pengobatannya juga ditangani langsung oleh para dokter spesialis yang ahli didalam bidangnya.

Untuk mempermudah, Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 untuk melakukan pengobatan radang panggul. Atau Anda bisa menggunakan layanan konsultasi chat online gratis dibawah ini untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu mengenai penyakit Anda dengan dokter yang ada di klinik kami.

Baca Juga : Hati-Hati! Gejala Dan Faktor Penyakit Radang Panggul

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Vaginitis adalah nyeri dan pembengkakan (peradangan) pada wanita. Bukan infeksi menular seksual (IMS) akan tetapi seks atau foreplay juga dapat memicu beberapa infeksi menular seksual (IMS). Vaginitis adalah peradangan infeksi atau non infeksi dari mukosa vagina, terkadang dari peradangan vulva. Gejala vaginitis adalah berupa keputihan, iritasi, pruritus dan eritema. Diagnosisnya dengan melakukan pengujuan cairan pada vagina.

Pengobatan bisa diarahkan pada penyebab dan pada setiap gejala yang berat. Vaginitis bisa digambarkan secara medis sebagai iritasi atau peradangan pada vagina. Vaginitis adalah penyakit yang sangat umum yang menyerang jutaan wanita setiap tahunnya. 3 infeksi yang paling umum adalah Bacterial Vaginosis (BV), kandida vaginitis (infeksi jamur dan Trichomoniasis (Trich).

Apa Itu Vaginitis?

Vaginitis adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan berbagai gangguan yang dapat menyebabkan infeksi atau radang vagina. Iritasi dari bahan kimia dalam spray atau bahkan pakaian yang bersentuhan dengan area yang dapat menyebabkan vaginitis. Dalam beberapa kasus, vaginitis terjadi akibat organisme yang lewat antara pasangan seksual, kekeringan vagina dan kurangnya hormon estrogen.

Penyebab Dari Vaginitis Secara Umum

Vaginitis memiliki berbagai penyebab. Kemungkinan disebabkan oleh infeksi bakteri, infeksi jamur, infeksi protozoa, dermatitis kontak atau bahkan reaksi alergi. Vaginitis mempengaruhi jutaan wanita dan merupakan salah satu alasan utama setiap wanita untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Trichomoniasis ditularkan secara seksual, akan tetapi infeksi vaginitis lainnya biasanya tidak ditularkan secara seksual. Vaginitis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS) seperti:

• Trichomoniasis (disebabkan oleh parasit kecil).
• Chlamydia (disebabkan oleh bakteri).
• Herpes genital (disebabkan oleh Herpes Simpleks Virus atau HSV).

Namun kemungkinan juga vaginitis akan disebabkan oleh:

• Sariawan (infeksi jamur yang umumnya menyerang vagina).
• Bacterial Vaginosis atau BV (infeksi bakteri pada vagina).
• Zat kimia dalam gel, sabun atau spermisida.
• Douching.

Baca Juga : Penyebab Keputihan Berbau Pada Wanita

 

Gejala-Gejala Vaginitis Pada Wanita

Vaginitis dapat menghasilkan berbagai gejala seperti keputihan yang tidak normal atau meningkat, rasa gatal, bau amis, iritasi, kencing yang menyakitkan atau perdarahan pada vagina. Ketika menderita vaginitis, Anda kemungkinan memiliki beberapa gejala, jika memiliki gejala-gejala ini, maka konsultasikan dengan dokter untuk melakukan beberapa tes atau pengujian.
 
Vaginitis disertai dengan pruritus, eritema dan terkadang terasa terbakar, nyeri atau perdarahan ringan. Pruritus dapat mengganggu ketika sedang tidur. Disuria atau dipareunia dapat terjadi. Vaginitis atrofi debitnya lebih sedikit, namun dispareunia sering terjadi dan jaringan vagina tampaknya tipis dan kering.
Meskipun gejala vaginitis bervariasi diantara jenis vaginitis tertentu, namun ada banyak tumpang tindihnya. Tidak setiap wanita dengan vaginitis akan mengalami semua gejala ini, akan tetapi gejala vaginitis dapat meliputi:

• Keputihan yang tidak normal.
• Iritasi atau rasa gatal.
• Perdarahan atau bercak ringan.
• Terasa nyeri dan bisa membuat menangis dengan rasa nyeri nya.
• Nyeri saat berhubungan seksual.
• Bau yang kuat dan tidak menyenangkan setelah berhubungan seksual, itu juga bisa menjadi pertanda.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Vaginitis?

Vaginitis umumnya dapat didiagnosis dengan menjelaskan gejalanya pada dokter. Anda juga bisa melakukan tes atau pengujian dan pengobatan hingga operasi. Karena vaginitis memberikan beberapa gejala khusus, maka tidak dapat mendiagnosisnya dengan hanya melakukan pemeriksaan secara rutin saja.

Namun vaginitis harus didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan sekresi vagina dibawah mikroskop untuk mendeteksi jamur. Pemeriksaan dilakukan untuk mengambil sampel cairan vagina. Dengan spekulum untuk membuka vagina dan untuk melihat ke dalam vagina. Kemungkinan akan ada rasa penekanan, akan tetapi tes atau pengujiannya biasanya tidak akan menyakitkan.

Pengobatan Untuk Vaginitis Pada Umumnya

Ada beberapa cara untuk mengobati vaginitis adalah dengan cara yang tergantung pada penyebab nya seperti infeksi vaginosis bakteri yang dapat diobati secara oral atau intra vaginal dengan resep pengobatan dari dokter, infeksi ragi dapat diobati secara oral atau intra vaginal dengan obat-obatan anti jamur sesuai dengan resep dari dokter.

Vaginitis merupakan efek samping dari kondisi lain, pengobatan tergantung pada apa yang menyebabkannya. Misalnya infeksi bakteri yang biasanya diobati dengan antibiotik dan infeksi jamur seperti sariawan yang biasanya diobati dengan obat-obatan anti jamur. Ada beberapa hal pengobatan yang harus diketahui untuk vaginitis adalah sebagai berikut:

• Dengan menjaga area genital agar tetap bersih dan kering. Serta hindari mandi dengan air panas atau wewangian dari sabun dan selalu mengeringkannya secara menyeluruh.
• Hindari mencuci bagian dalam vagina (douching) karena dapat menghilangkan bakteri yang sehat.
• Hindari menggunakan produk kebersihan lainnya (spray vagina dan yang lainnya).
• Gunakan pembalut daripada tampon jika sedang menstruasi selama infeksi.
• Gunakan pakaian berbahan katun yang longgar.
• Jika cenderung mengalami vaginitis setelah berhubungan seksual, maka gunakan pelumas.

Namun, sebelum itu Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan kondisi Anda dengan mengetahui penyebab yang mendasarinya. Vaginitis adalah penyakit yang kebanyakan dialami oleh wanita. Karena organ kelamin wanita sangat rentan sekali terhadap penyakit jika tidak menjaga kebersihan dengan baik.

Anda bisa melakukan konsultasi mengenai vaginitis di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani permasalahan vaginitis. Dengan menghubungi nomor 081336361555 Anda bisa melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Atau dengan menggunakan layanan konsultasi online atau chat gratis, Anda bisa dengan langsung melakukan konsultasi dengan dokter, seperti dibawah ini.

Baca Juga :  Catat, Inilah Akibat Keputihan Abnormal Pada Wanita

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ketika keputihan memiliki beberapa warna keputihan, bau keputihan atau konsistensi keputihan yang tidak biasa, kemungkinan dapat menunjukkan adanya infeksi vagina seperti kandidiasis, trikomoniasis atau penyakit menular seksual (PMS) lainnya seperti gonore atau kencing nanah. Oleh karena itu, ketika keputihan tidak transparan dan berwarna putih, kuning, hijau, merah muda atau cokelat, itu menunjukkan masalah yang berbeda seperti infeksi vagina misalnya.

Maka disarankan untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter spesialis untuk mengobati masalah Anda. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui arti dari setiap warna keputihan atau cairan vagina, untuk memahaminya lebih dalam kondisi Anda.

Apa Itu Keputihan? Mengapa Bisa Berwarna?

Keputihan adalah cairan bening atau keputih-putihan yang keluar dari vagina. Rahim, serviks (leher rahim) atau vagina dapat menghasilkan cairan atau debit yang normal, akan tetapi perubahan dalam jumlah, konsistensi, warna keputihan atau bau bisa menandakan infeksi atau masalah lain. Sebagian besar wanita mengalami keputihan, akan tetapi tidak semua debit normal.
 
Jumlah debit berbeda untuk setiap wanita. beberapa wanita memiliki sedikit debit. Dan yang lainnya memiliki debit setiap harinya. Keputihan yang kemungkinan berubah berkali-kali sepanjang hidupnya. Keputihan kemungkinan mengalami warna keputihan yang berubah menjadi lebih berat atau berbau berbeda. Kemungkinan adanya iritasi disekitar pembukaan vagina dan juga bisa melihat perubahan sebelum atau sesudah periode tersebut. Namun terkadang perubahan pada keputihan bukan tanda bahwa Anda mengalami infeksi vagina.

Apa Yang Menyebabkan Keputihan?


Sementara sejumlah faktor yang dapat menyebabkan keputihan abnormal biasanya infeksi yang mengganggu keseimbangan alami ragi dan bakteri di vagina. Penyebab lain kemungkinan termasuk :

• Bahan kimia dalam spray vagina.
• Pakaian.
• Kesehatan secara menyeluruh pada saat remaja.
• Perubahan kebersihan pribadi atau dari tingkat hormon.
• Kesehatan keseluruhan dari pasangan seksual saat masih remaja.
• Organisme yang melewati antar pasangan seksual.

Setiap gangguan pada salah satu faktor ini dapat menyebabkan keputihan yang abnormal.

Baca Juga : Ketahui Macam Macam Arti Warna Keputihan Pada Wanita

 

Apa Saja Tanda-Tanda Dan Warna Keputihan?


Warna keputihan, konsistensi dan bau keputihan yang abnormal dapat membantu mengidentifikasi apa yang kemungkinan menyebabkan kondisi tersebut. Namun sangat penting untuk tidak mendiagnosis diri sendiri dan mengobati diri sendiri dengan kondisi apapun. Melainkan harus mengkonsultasikannya dengan dokter. Beberapa warna keputihan diantaranya :

• Keputihan Berwarna Putih Atau Encer Dengan Rasa Gatal Yang Hebat

Cairan vagina yang tebal, putih seperti keju yang berair dan biasanya tidak berbau kemungkinan merupakan gejala infeksi vagina candida, umumnya dikenal sebagai infeksi ragi. Infeksi ragi sangat umum dan dapat menyebabkan rasa gatal dan kemerahan pada vulva dan vagina. Infeksi ini disebabkan oleh gangguan pada keseimbangan bakteri dan ragi yang sehat dan muncul di vagina. Misalnya menggunakan antibiotik untuk mengobati infeksi di bagian lain tubuhnya dan dapat mempengaruhi bakteri yang biasanya melindungi dan menyeimbangkan ragi di vagina. Ketika ragi mengembang maka dapat menyebabkan infeksi.

• Keputihan Abu-Abu Atau Putih Dengan Bau Amis

Keputihan yang tipis dan susu atau abu-abu dan berat serta memiliki bau amis kemungkinan merupakan gejala vaginosis bakteri. Sementara infeksi ragi adalah infeksi vagina dan vaginosis bakteri sebenarnya adalah jenis keputihan yang paling umum pada usia reproduksi. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri bukan ragi dan terjadi ketika spesies tertentu dari bakteri vagina normal tumbuh di luar kendali dan memicu peradangan.

• Debit Berbusa, Hijau Atau Kuning

Kotoran pada vagina yang berbusa, berbau apek, kekuningan dan kehijauan atau kemungkinan merupakan gejala trikomoniasis (trich). Trich ini disebabkan oleh parasit bersel satu bernama trichomoniasis vaginalis dan menyebar melalui hubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi.

• Keluarnya Cairan Dengan Perdarahan Atau Nyeri

Peningkatan keputihan serta nyeri panggul, nyeri saat kencing atau perdarahan diantara periode kemungkinan gejala klamidia atau gonore (kencing nanah), 2 dari infeksi menular seksual (IMS) yang paling umum. Jika tidak segera diobati, gonore (kencing nanah) dan klamidia dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PID), infeksi serius yang dapat meningkatkan risiko infertilitas atau kemandulan seseorang.

• Keputihan Dengan Kutil Atau Luka Di Sekitar Alat Kelamin

Keputihan bersama dengan rasa sakit, luka di area vagina kemungkinan gejala keputihan virus. 2 virus yang paling umum adalah Herpes Simpleks Virus (HSV) dan Human Papilloma Virus (HPV).

• Meningkatnya Keputihan Dengan Rasa Gatal Dan Terasa Terbakar

Dalam beberapa kasus, keputihan, rasa gatal dan terasa terbakar dapat terjadi tanpa adanya infeksi. Ini disebut keputihan tidak menular. Keputihan tidak menular disebabkan oleh reaksi alergi atau iritasi dari spray vagina, douche atau produk spermisida. Kemungkinan juga disebabkan oleh kepekaan terhadap sabun, deterjen atau pewangi kain. Gejala keputihan tidak menular dapat menyerupai kondisi lain sehingga sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosisnya secara formal.

Diagnosis Untuk Keputihan

Pemeriksaan fisik akan bersamaan dengan pemeriksaan panggul (pelvic). Sampel debit akan dikumpulkan untuk dilakukan pemeriksaan. Tergantung pada apa yang dihasilkan dari pemeriksaan awal, tes tambahannya bisa termasuk :
 
• Tes kehamilan.
• Tes darah.
• Tes urine.
• Evaluasi mikroskop.
• Tes usap genital.
 
Tes ini dilakukan secara rutin dan dapat untuk menyingkirkan infeksi tertentu termasuk infeksi menular seksual (IMS) yang kemungkinan direkomendasikan untuk pengobatan terbaik.

Pengobatan Keputihan Pada Umumnya


Pengobatan untuk warna keputihan akan direkomendasikan oleh dokter spesialis. Pengobatan biasanya berdasarkan pada :

• Penyebab kondisi tersebut.
• Tingkat keparahan gejala lainnya.
• Usia remaja, riwayat kesehatan dan medis secara keseluruhan.
• Obat-obatan, prosedur atau terapi tertentu.
• Jalannya pengobatan.
• Preferensi lainnya mengenai pengobatan terbaik.

Dan di Klinik Utama Gracia mencakup semua itu. Anda bisa melakukan pengobatan warna keputihan di Klinik Utama Gracia. Karena Klinik Utama Gracia adalah salah satu klinik yang sangat terpercaya dna teruji. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 dan untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Anda bisa menggunakan layanan konsultasi online dibawah ini secara gratis.

Baca Juga : Ciri Ciri Keputihan Yang Normal Itu Seperti Apa?


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.