User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Organ reproduksi pada wanita memang memiliki keunikan dan wajib dijaga secara terus menerus. Karena organ ini sangat penting, dan mudah terserang berbagai penyakit. Salah satunya adalah keputihan. Penyebab keputihan pada wanita memang sudah cukup banyak diulas, terutama keputihan yang abnormal (tidak normal).

Memang ada berapa keputihan sih? Mungkin pertanyaan tersebut timbul dibenak kamu, keputihan memang terbagi menjadi dua jenis yang dikenal dengan keputihan fisiologi dan keputihan patologis. Sudah tahukah anda mengenai kedua hal tersebut?

Keputihan fisiologi merupakan keputihan yang normal terjadi pada setiap wanita. Sedangkan keputihan patologis merupakan keputihan yang tidak normal pada wanita. Setiap wanita memang akan mengalami yang namanya keputihan.

Keputihan fisiologis, terjadi setiap bulan pada wanita dengan normal. Keputihan ini terjadi setelah wanita mengalami menstruasi dan juga sebelum mengalami menstruasi. Banyak wanita yang kaget ketika menemukan keputihan pada vaginanya.

Sementara itu keputihan patologis merupakan keputihan yang cukup berbahaya. Karena keputihan abnormal ini terjadi akibat adanya penyakit pada organ reproduksi, bahkan bisa juga menjadi tanda atau gejala awal kamu terkena penyakit kelamin atau penyakit menular seksual.

Keputihan yang abnormal biasanya ditandai dengan beberapa tanda yang aneh. Apabila anda menemukan gejala tersebut, maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan ke dokter terkait agar bisa ditangani dengan segera mungkin dan penyakit yang menyerang organ intim kamu bisa ditangani dengan segera mungkin.

Berikut beberapa tanda anda mengalami keputihan yang tidak normal, seperti:

Keputihan Tidak Normal

  • Menggeluarkan bau tidak sedap
  • Menimbulkan rasa gatal pada vagina
  • Sakit pada bagian panggul
  • Nyeri dibagian perut bawah
  • Terasa sakit atau nyeri saat kencing
  • Adanya rasa panas dan sebagainya
  • Keputihan memiliki warna

Apa yang menyebabkan terjadinya keputihan tersebut. Banyak ahli yang mengatakan bahwa keputihan itu terjadi diakibatkan dari berbagai hal, seperti:

Penyebab keputihan abnormal

  • Kuman
  • Bakteri Penyebab penyakit kelamin
  • Kelembaban
  • Jamur
  • Bergonta-ganti pasangan
  • Virus
  • Obat-obatan
  • Gaya hidup

Apa yang harus anda lakukan ketika anda mengalami gejala keputihan semacam itu. Ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter, ketika anda sudah menemukan gejala keputihan yang tidak mengenakan dan gejala keputihan yang tidak wajar. Dengan mendapatkan penanganan dini, maka kamu sudah bisa mengobati masalah pada organ reproduksi yang kamu miliki sebagai wanita.

Lalu bagaimana jika keputihan yang anda alami merupakan keputihan normal? Jika keputihan yang kamu terjadi normal, hanya menggeluarkan cairan berwarna putih atau berwarna bening. Maka tidak perlu kamu khawatirkan. Karena keputihan tersebut umum terjadi pada setiap wanita yang ada.

Penyebab keputihan pada wanita tentunya banyak faktor, termasuk keputihan normal terjadi akibat beberapa penyebab.

Penyebab Keputihan pada wanita yang normal

  • Keputihan keluar dengan encer
  • Warna keputihan bening
  • Tidak menyebabkan bau
  • Keluar dalam jumlah sedikit
  • Hormon

Sebenarnya keputihan bisa keluar ketika anda sedang melakukan hubungan seks. Dimana cairan keputihan akan menjadi pelumas pada penis pria. Keputihan juga akan berlangsung hingga sekitar satu hari setelah anda melakukan hubungan intim.

Jika keputihan berlangsung dengan kondisi normal, seperti tidak menimbulkan rasa sakit atau gatal, dan tidak sakit ketika buang air kecil maka keputihan tersebut merupakan kondisi keputihan yang wajar dan tak perlu di khawatirkan oleh setiap wanita.

Itulah beberapa jenis keputihan yang harus diketahui oleh wanita. Apabila keputihan yang terjadi pada tubuh anda tidak mengalami gejala yang membuat anda merasa tidak nyaman, maka hal itu adalah wajar. Namun jika keputihan keluar dengan warna lendir bukan putih maka patut anda waspadai.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Banyak wanita yang bingung ketika mereka mengalami keputihan. Meskipun tidak selamanya keputihan tersebut membahayakan organ vital seorang wanita, selagi keputihan tersebut masih dalam kondisi normal. Apa saja penyebab keputihan dan cara mengatasinya.

Keputihan adalah kondisi dimana seorang wanita menggeluarkan cairan berupa lendir dari vaginanya. Keputihan biasanya terjadi usai mentsruasi maupun saat kehamilan. Keputihan sebenarnya hal normal untuk melindungi vagina dari bakteri dan infeksi. Jika anda mengalami keputihan dengan warna yang putih atau bening. Maka hal itu merupakan hal yang wajar.

Keputihan sebenarnya hal normal yang terjadi pada wanita untuk membersihkan keputihan dari berbagai bakteri yang terdapat pada vagina. Namun yang harus dikhawatirkan ketika sebuah keputihan itu datang dengan disertai gejala-gejala lain yang membuat anda tidak nyaman. Penyebab keputihan ini merupakan salah satu hal yang tidak wajar.

Penyebab keputihan dan cara mengatasinya jika kondisi keputihan yang abnormal bisa dilakukan dengan sedini mungkin, ketika anda sudah menemukan gejala yang membuat anda merasa tidak nyaman dan keputihan memiliki warna yang berbeda.

Ciri-ciri Keputihan yang Abnormal

Keputihan dengan lendir selain warna putih

Lendir keputihan yang normal adalah berwarna putih bersih dan juga terkadang berwarna bening. Jika anda mengalami keputihan dengan warna lain, seperti hijau, coklat, kuning, atau abu-abu, itu merupakan tanda keputihan yang abnormal dan terdapatnya penyakit pada tubuh anda.

Keputihan Dengan Rasa Sakit dan Gatal

Keputihan juga bisa terjadi dengan rasa nyeri pada panggul dan juga disertai rasa gatal pada vagina, merupakan salah satu tanda keputihan yang anda alami dalam kondisi tidak normal. Kondisi ini biasanya mengindikasikan adanya infeksi pada organ reproduksi.

Keputihan Dengan Pendarahan

Anda sudah berhenti menstruasi namun, mengalami keputihan berdasarkan darah. Jika hal ini terjadi, maka sudah dipastikan anda mengalami keputihan yang abnormal dan kondisi seperti ini merupakan kondisi yang tidak wajar. Maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan segera mungkin.

Penyebab Keputihan Abnormal

Keputihan abnormal bisa terjadi karena disebabkan oleh beberapa hal yang mempengaruhinya seperti,:

Infeksi Menular Seksual

Salah satu penyebab keputihan adalah infeksi menular seksual. Penyakit ini biasanya menular dari hubungan seksual yang tidak aman atau anda melakukan hubungan seks dengan orang yang sedang mengidap penyakit menular seksual.

Stress

Salah satu penyebab terjadinya keputihan adalah stress. Stress merupakan salah satu kondisi yang sangat mempengaruhi terjadinya keputihan. Banyak wanita yang selalu mengalami keputihan, karena ia sedang stress akibat berbagai hal yang menyerang tubuhnya.

Hormon

Salah satu pengaruh keputihan adalah kadar hormone dalam tubuh anda. Anda yang memiliki kadar hormon berlebihan, maka hal tersebut bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya keputihan pada diri anda. Keputihan sebenarnya wajar akan keluar ketika anda sedang bercinta, karena cairan keputihan bisa menjadi pelumas saat berhubungan seks.

Penyebab Keputihan dan Cara Mengatasinya

Penyebab keputihan dan cara mengatasinya

Ada beberapa masalah keputihan yang sering terjadi. Kondisi ini merupakan kondisi keputihan secara normal, seperti:

Memakai Celana dalam terlalu ketat

Anda yang selalu menggunakan celana dalam terlalu ketat bisa menyebabkan terjadinya keputihan. Karena celana dalam yang ketat akan membuat vagina menjadi lembab dan sulit mendapatkan udara, sehingga terjadi keputihan.

Salah Memakai Pembalut

Penggunaan pembalut yang salah bisa menyebabkan terjadinya keputihan. Jika anda salah dalam menggunakan pembalut, maka cara tersebut bisa menjadi penyebab terjadinya keputihan pada diri anda. Hal terbaik pun bisa anda lakukan dengan cara sering mengganti pembalut setiap empat jam sekali.

Tidak Menjaga Kebersihan Vagina

Keputihan juga bisa muncul ketika anda tidak menjaganya dengan bersih. Kurangnya menjaga kebersihan pada vagina menjadi salah satu hal yang menyebabkan keputihan pada vagina. Namun keputihan merupakan kondisi untuk menggeluarkan berbagai macam bakteri.

Cara Mengatasi Keputihan

  • Selalu menjaga kebersihan pada vagina
  • Memakai celana dalam yang nyaman
  • Selalu mengkonsumsi makanan sehat
  • Selalu mengganti celana dalam ketika lembab
  • Menggunakan kondom ketika berhubungan seks

Itulah beberapa penyebab keputihan dan cara mengatasinya dengan mudah. Apabila keputihan yang anda alami masih dalam kondisi normal. Maka hal itu wajar, namun jika keputihan terjadi dalam kondisi yang abnormal segeralah untul melakukan pemeriksaan.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Tahukah Anda, banyak wanita yang melakukan operasi selaput dara demi mendapatkan keperawanannya kembali. Hal ini terjadi karena, robeknya selaput dara menjadi salah satu tanda seorang wanita sudah tidak perawanan.

Hal yang harus Anda ketahui, yaitu keperawanan wanita sangat erat kaitannya dengan selaput dara. Sehingga, banyak wanita yang sudah berhubungan seksual dan sudah tidak perawan terjadi, karena robeknya selaput dara. Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut ini.

Apa Itu Selaput Dara?

Selaput dara merupakan lapisan kulit yang sangat tipis atau dikenal juga dengan sebutan hymen. Lapisan kulit tipis yang dikenal dengan hymen atau selaput dara ini berada di dalam vagina dan menutupi setengah bahkan seluruh lubang vagina.
 
Robeknya selaput dara menjadi tanda bahwa seorang wanita sudah tidak perawan. Saat ini, banyak orang yang berpikir, bahwa robeknya selaput dara hanya disebabkan oleh aktivitas seksual. Meskipun, penetrasi seksual menjadi faktor utama robeknya selaput dara.
 
Hal ini dipengaruhi oleh kondisi, saat berhubungan seks dan melakukan penetrasi seks, maka selaput dara akan robek dan mengeluarkan darah dan ini hanya terjadi saat seorang wanita melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya.
 
Sehingga, banyak wanita yang melakukan operasi selaput dara untuk mengembalikan keperawanannya terlebih bagi mereka yang sudah melakukan hubungan seksual diluar masa pernikahan.

Selaput Dara Robek Hanya Disebabkan Hubungan Seks? Benarkah?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa banyak orang yang mengukur keperawanan dari keutuhan selaput dara. Banyak yang berpikir, bawah seorang wanita dengan selaput dara robek berarti sudah melakukan hubungan seksual.
 
Padahal, robeknya selaput dara tidak selamanya terjadi, karena aktivitas seksual. Selaput dara yang sangat tipis dapat robek saat seorang wanita sedang melakukan aktivitas berat yang dapat memicu robeknya selaput dara, seperti melakukan aktivitas berat.
 
Olahraga yang dilakukan, seperti berkuda dan bersepeda bisa menyabkan robeknya selaput dara. Melakukan olahraga, seperti berkuda akan menyebabkan area kewanitaan mendapatkan tekanan yang lebih hingga memungkinkan robeknya selaput dara akibat terkanan tersebut.

Apakah Selaput Dara yang Robek Bisa Utuh Kembali?


Itulah beberapa faktor yang bisa membuat selaput dara wanita menjadi robek diluar aktivitas seksual. Lalu, bagaimana dengan wanita yang sudah tidak perawan dan memiliki selaput dara yang robek akibat berhubungan seksual, apakah selaput dara bisa utuh kembali?

Banyak wanita yang sudah berhubungan seks diluar masa pernikahannya dan menginginkan kembali keperawanannya, apakah hal ini bisa terjadi? Dan bagaimana caranya?

Anda tidak perlu merasa khawatir, saat ini banyak wanita yang ingin kembali perawan dan hal ini bisa dilakukan dengan melakukan operasi selaput dara. Saat ini, dunia medis memiliki sebuah cara untuk mengembalikan keutuhan selaput dara wanita yang robek dengan cara operasi selaput dara atau dikenal juga dengan operasi keperawanan.

Lalu, Bagaimana Proses Operasi Selaput Dara Dilakukan?

Saat ini, banyak orang yang bingung bagaimana bisa mengembalikan keutuhan selaput dara yang sudah robek, mengingat bahwa selaput dara adalah lapisan kulit yang sangat tipis. Namun, proses operasi selaput dara dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya:

1. Simple Hymnoplasty

Proses operasi selaput dara yang pertama dilakukan dengan metode simple hymenoplasty atau dikenal dengan istilah operasi sederhana. Tindakan ini dilakukan dengan cara menyatukan sisa-sisa selaput dara yang robek.
 
Dokter akan menyatukan robekan selaput dara dengan cara menjahit menggunakan benang yang dapat menyatu dengan kulit. Namun, metode ini tidak bisa digunakan apabila sudah tidak ada sisa robekan selaput dara yang tersisa.

2. Alloplant

Selanjutnya, proses operasi keperawanan dapat dilakukan dengan metode alloplant. Metode ini dilakukan, apabila Anda sudah tidak selaput dara yang tersisa. Cara ini dilakukan untuk mengembalikan keutuhan selaput dara wanita.
 
Tindakan ini dilakukan dengan menggunakan selaput dara buatan. Dokter akan memasang selaput dara buatan yang mirip dengan aslinya, sehingga Anda tetap memiliki selaput dara yang utuh meskipun sudah pernah bahkan aktif melakukan hubungan seksual.
 
Operasi alloplant sudah sering dilakukan di negara maju seperti Amerika. Para wanita disana melakukan operasi keperawanan untuk memberikan kepuasan seksual kepada suaminya. Biasanya hal ini dilakukan untuk merayakan bulan madu kedua mereka.

Apakah Operasi Keperawanan Memiliki Risiko?


Mungkin, hampir semua tindakan memiliki risiko salah satunya adalah operasi keperawanan. Namun, untuk menghindari risiko yang berbahaya, sebaiknya Anda melakukan operasi ini dengan bantuan dokter yang sudah ahli dalam melakukannya.

Jika Anda ingin kembali perawan dan melakukan operasi keperawanan dengan cara yang aman tanpa risiko berbahaya, maka lakukan operasi dengan Klinik Utama Gracia. Kami memiliki dokter yang sudah ahli dalam melakukan tindakan operasi ini.

Tidak hanya itu, sudah banyak wanita yang merasakan kepuasaan akan hasil dari operasi keperawanan di Klinik Utama Gracia. Sebaiknya, Anda tidak melakukan hubungan seks dalam waktu 4 hingga 6 minggu setelah melakukan operasi.

Karena, proses penyembuhan setelah melakukan operasi selaput dara membutuhkan waktu 1 hingga 6 minggu untuk hasil yang maksimal.

Nah, jika Anda ingin kembali perawan dua cara operasi di atas bisa Anda gunakan untuk mengembalikan keperawanan Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai 2 jenis operasi selaput dara yang sudah populer di Klinik Utama Gracia, Anda bisa menghubungi tim medis kami melalui 081336361555 atau konsultasi melalui chat online dengan klik banner konsultasi di bawah ini.

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Selaput dara robek

Di Indonesia, seorang wanita disebut sudah tidak perawan adalah mereka yang sudah melakukan hubungan intim dengan pasangannya. Dan seorang wanita yang selaput dara robek, hal ini ditandai dengan keluarnya darah ketika tidak sedang menstruasi.

Jika dilihat secara umum, alasan yang pertama memang masih bisa ditanggapi dengan logika. Namun jika alasan yang kedua, sepertinya belum bisa kita jadikan alasan kuat mengenai mitos keperawanan itu sendiri. Meskipun masih banyak masyarakat di Indonesia yang percaya akan hal tersebut.

Selaput dara atau yang disebut juga dengan hymen dalam bahasa medis merupakan sebuah lapisan kulit yang berada di vagina wanita. Lapisan ini terdapat di lubang vagina, dan tidak menutup keseluruhan lubang vagina. Banyak masyarakat yang mengira bahwa hymen itu menutupi seluruh lubang vagina wanita.

Setiap wanita memiliki selaput dara yang berbeda-beda, sesuai dengan ketebalan dan elastisitas selaput dara itu sendiri. Maka terkadang selaput dara robek bukan hanya karena wanita tersebut sudah melakukan hubungan seksual dengan pria dan si pria memasukkan penisnya ke dalam vagina, sehingga selaput dara tersebut robek.

Banyak faktor lain yang dapat menyebabkan selaput dara seorang wanita itu robek, faktor-faktor tersebut memang sudah terbukti secara tidak langsung menjadi tanda bahwa selaput dara seorang wanita bisa robek selain karena melakukan hubungan seksual dengan seorang pria.

Pemicu Selaput Dara Robek Selain Hubungan Seks

Bersepeda

Memang tidak ada yang menyangka, bahwa bersepeda dapat membuat selaput dara menjadi robek. Namun banyak penelitian yang mengungkapkan hal ini. Robeknya selaput dara dikarenakan tekanan yang terdapat pada sadel sepeda. Sehingga bisa ditandai dengan keluarnya darah pada vagina dan akan terlihat di celana dalam.

Berkuda

Selain bersepeda, berkuda menjadi salah satu penyebab selaput dara yang ada pada vagina wanita robek. Tak dipungkiri, hal ini bisa terjadi biasanya wanita saat berkuda akan tergoncang dan posisi kaki yang mengangkang akan membuat selaput dara menjadi robek.

Berenang

Olahraga yang satu ini pastinya disukai oleh banyak orang. Mulai dari yang tua hingga yang muda, banyak dari anda pun menyukai berenang bukan? Berenang juga menjadi salah satu faktor selaput dara seorang wanita mengalami robek. Saat berenang, seseorang pasti akan menggerakan kedua kakinya, sehingga dapat membuat selaput dara menjadi robek.

Olahraga Peregangan

Anda tahu olahraga peregangan? Untuk melunturkan beberapa bagian tubuh lainnya? Olahraga peregangan juga menjadi salah satu pemicu robeknya selaput dara seorang wanita. Selaput dara wanita robek karena anda melakukan pelenturan kaki dengan berlawanan arah, dan juga melakukan split. Kedua hal ini bisa memicu robeknya selaput dara pada vagina.

Penggunaan Alat Medis

Apakah anda pernah melakukan pemeriksaan medis pada vagina, dan pemeriksaan tersebut mengharuskan alat medis masuk ke dalam vagina anda? Jika iya, hal ini juga bisa menjadi pemicu robeknya selaput dara. Karena saat memasukan alat medis, bisa jadi alat medis itu mengenai hymen yang sangat tipis dan menjadikan hymen tersebut robek.



Kecelakaan

Faktor lain yang bisa memicu robeknya selaput dara adalah kecelakaan. Mungkin anda pernah mengalami kecelakaan, dan kecelakaan tersebut membuat anda harus melakukan benturan secara keras. Hal ini juga bisa membuat robeknya selaput dara. Banyak wanita yang tidak menyadari jika kecelakaan bisa merobek selaput dara.

Masturbasi

Masturbasi merupakan salah satu melakukan perangsangan seksual dengan sendiri, tanpa pasangan. Sebenarnya hal ini sangat umum dilakukan oleh setiap wanita dan pria, hampir 95% wanita dan pria dewasa pernah melakukan hal ini. Sebenarnya hal ini sesuatu yang normal. 

Masturbasi pun sebenarnya bisa membuat selaput dara robek. Hal ini apabila masturbasi dilakukan dengan cara memasukan alat ke dalam vagina ataupun memasukan jari dan terkena selaput dara sehingga hymen robek.

Selain dengan melakukan hubungan seksual dengan memasukan penis ke dalam vagina, selaput dara juga bisa robek dikarenakan tujuh hal diatas tersebut. Sehingga jangan selalu beranggapan bahwa, selaput dara robek hanya karena sudah pernah melakukan hubungan seks. Apabila anda ingin bertanya mengenai operasi selaput dara, langsung saja klik gambar dibawah ini untuk konsultasi melalui chat online. Atau melalui telepon dengan menghubungi kami di 081336361555.

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Selaput dara masih menjadi tanda bahwa seseorang masih perawan atau tidak. Banyak yang menganggap selaput dara yang sudah robek menjadi pertanda bahwa seorang gadis sudah tidak perawan. Apa sih selaput dara dan bagaimana bentuknya? Mungkin ini menjadi pertanyaan anda, mengenai bentuk selaput dara pada wanita.

Meskipun banyak pro kontra mengenai selaput dara menjadi salah satu penanda, mengenai keperawanan seorang wanita. Karena hal tersebut tidak bisa dijadikan acuan secara pasti. Karena selaput dara yang sudah robek, belum tentu sobek karena melakukan hubungan seksual.

Banyak orang yang menganggap bahwa selaput dara yang robek menjadi pertanda bahwa seorang wanita sudah tidak lagi perawan. Padahal itu tidak tentu, banyak penyebab lain yang membuat selaput dara robek, seperti:

Penyebab Selaput Dara Robek:

Olahraga

Beberapa olahraga bisa menjadi salah satu penyebab selaput dara seorang wanita menjadi robek. Sebuah penelitian menunjukan bahwa selaput dara bisa robek ketika melakukan aktivitas olahraga yang cukup banyak melakukan pergerakan kaki seperti bersepeda, berkuda, berenang, dan olahraga berat lainnya seperti split.

Kecelakaan

Kecelakaan bisa menjadi salah satu selaput dara seseorang menjadi robek. Kecelakaan yang membuat selaput dara robek, merupakan kecelakaan yang terjadi ketika si wanita masih kecil atau saat remaja yang melukai bagian vaginanya.

Penggunaan Alat Medis

Penggunaan alat medis yang harus memasukkannya ke dalam vagina menjadi salah satu sobeknya selaput dara. Meskipun alat medis berukuran kecil, jika selaput dara wanita tersebut sangat tipis maka sangat mudah robek ketika terkena alat medis tertentu.

Itulah beberapa penyebab selaput dara menjadi robek. Selaput dara sendiri merupakan bagian yang cukup tipis yang terdapat pada vagina wanita. Semua wanita memiliki selaput dara, hanya perbedaannya dari tipis dan tebalnya selaput dara.

Selaput dara pada wanita terdapat empat macam, dimana tergantung pada fleksibiltas dan kelembutan yang berbeda-beda dari setiap wanita. Tidak ada wanita yang memiliki selaput dara yang sama satu sama lain. Berikut empat bentuk selaput dara pada wanita yang umum ditemui:

Annular Hymen

Annular hymen merupakan selaput dara yang paling sering ditemukan pada wanita. Selaput dara ini berbentuk bulat seperti cincin dan sering disebut juga sebagai selaput dara yang sempurna dengan lubang yang melingkar ditengah. Sekitar 60 % lebih wanita memiliki selaput dara seperti ini.

Septate Hymen

Septate hymen merupakan selaput dara yang memiliki dua lubang terbuka. Pada umumnya hymen memiliki satu lubang. Karena adanya semacam pita dari jaringan ekstra, membuat selaput dara ini seperti memiliki dua lubang.

Imperforate hymen

Selaput dara jenis ini sangat jarang ditemui adanya lubang dibagian tengah . Namun hymen jenis ini memiliki membran yang sangat tipis dan memiliki bukaan yang sangat kecil. Sehingga darah menstruasi sangat sulit keluar dan membuat si wanita merasa sakit. Cara terbaik agar darah bisa keluar secara lancar adalah dengan melakukan operasi bedah.

Microperforate Hymen

Microperforate hymen merupakan bentuk hymen yang memiliki pembukaan yang sangat tipis. Bahkan pendarahan ketika menstruasi berlangsung akan sangat menyakitkan bagi wanita yang memiliki bentuk selaput dara microperforate.

Crescent Hymen

Jenis selaput dara ini memiliki bentuk seperti bulan sabit. Namun tanpa memiliki membran tipis dan terkadang membran itu tidak ada, selaput dara ini biasanya tidak akan pecah ketika melakukan hubungan seksual.

Itulah empat macam bentuk selaput dara pada wanita yang biasa ditemukan. Selaput dara tetap tidak bisa dijadikan patokan sebagai tanda kalau seorang wanita sudah pernah melakukan hubungan seksual atau belum dan menjadi patokan keperawanan seorang wanita.

Apabila anda mencari cara untuk mengembalikan selaput dara yang sobek, silahkan konsultasikan dengan tim medis kami dengan cara klik gambar dibawah ini atau menghubungi kami di 081336361555.