User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Keluarnya cairan keputihan pada tubuh membuat banyak wanita terkadang merasa cemas. Terlebih kondisi keputihan yang dialaminya merupakan keputihan yang tidak normal. Misal, keputihan berwarna putih susu. Banyak wanita yang merasa bingung ketika mereka mengalami hal ini.
 
Kondisi keputihan berbagai macam, ada keputihan yang normal dan ada juga keputihan yang tidak normal. Kondisi keputihan yang normal merupakan kondisi yang tak perlu dikhawatirkan dan dicemaskan. Namun jika keputihan tidak normal, maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan keputihan yang anda alami.

Penyebab Keputihan

Sebelum mengetahui mengapa keputihan anda berwarna putih susu. Maka sebaiknya kita cari tahu terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab dari keputihan tersebut. Berikut beberapa penyebab keputihan pada wanita.
  • Infeksi Jamur
  • Tanda kanker serviks
  • Terkena Infeksi Menular Seksual (IMS)
  • Infeksi Bakteri
Itulah beberapa penyebab dari keputihan yang anda alami. Selain itu keputihan cukup banyak jenisnya. Apabila anda mengalami keputihan dengan warna putih susu, maka dapat dipastikan keputihan anda bukanlah keputihan yang wajar.

Keputihan Berwarna Putih Susu

Pada umumnya cairan keputihan yang keluar dari dalam vagina berwarna putih kental, apabila warna keputihan putih susu, dan anda mengalami hal tersebut dengan disertai rasa gatal, lendir keputihan lengket, dan bau yang tidak sedap maka dapat dipastikan keputihan yang anda alami merupakan keputihan yang tidak normal.
 
Keputihan putih susu merupakan tanda keputihan karena infeksi jamur. Jamur yang biasa menyebabkan keputihan berwarna putih susu ini adalah jamur candida albicans. Jamur ini selalu hidup di vagina. Jamur candida merupakan jamur yang hidup secara alami di area vagina. Namun karena timbul berkembang terlalu banyak, maka jamur akan membahayakan.
 
Pertumbuhan jamur yang cukup banyak dapat disebabkan oleh berbagai macam masalah, seperti:

Kehamilan

Saat anda mengandung, maka kondisi jamur akan semakin banyak ada dalam tubuh. Terlebih saat hamil, wanita mengalami peningkatan hormone didalam tubuh yakni hormone esterogen. Hormone yang meningkat sangat memudahkan jamur terinfeksi pada tubuh anda.

Diabetes

Penyebab lain yang bisa menyebabkan keputihan berwarna putih susu adalah komplikasi dari penyakit diabetes. Penyakit diabetes memicu pertumbuhan jamur yang cukup banyak. Karena dipengaruhi oleh kadar gula didalam tubuh.

Melemahnya Metabolisme

Kondisi metabolisme tubuh yang melemah pun bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya jamur pada vagina dan menyebabkan keputihan. Usahakan anda selalu menjaga metabolisme tubuh, karena metabolisme tubuh sangat mudah menyebabkan anda mengalami berbagai penyakit.

Kurang Menjaga Vagina

Penyebab terakhir yang sering terjadi keputihan pada wanita adalah kurangnya menjaga kebersihan vagina. Vagina yang dijaga kurang bersih dapat menyebabkan keputihan yang abnormal. Anda harus dapat menjaga kebersihan vagina, dengan cara selalu menyiram (cebok) usai buang air besar maupun air kecil.

Mencegah Keputihan

Jika sudah diketahui penyebab keputihan, maka sebaiknya anda harus dapat mengobati dan mencegah keputihan agar tidak kembali menyerang anda. Bila keputihan yang anda alami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh jamur, maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter.
 
Hal tersebut untuk mencegah jamur menyerang organ reproduksi maupun organ tubuh lainnya. Sehingga akan memperparah kondisi tubuh anda. Sebaiknya anda selalu menjaga kondisi tubuh dengan baik. Jika anda sudah mengetahui bahwa keputihan tersebut disebabkan oleh jamur, konsultasikan dengan dokter obat apa yang harus anda konsumsi untuk mengatasinya. Tanyakan segera apabila Anda mengalami keputihan seperti diatas, melalui layanan KONSULTASI ONLINE dibawah ini.


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bagi sebagian wanita keputihan merupakan hal yang normal terjadi. Namun sebagian lagi menganggap keputihan sebagai kecemasan. Mereka menganggap keputihan sebagai tanda mereka memiliki penyakit pada organ reproduksinya. Memang itu tidak salah, tapi apa itu keputihan?

Keputihan atau yang dikenal di dunia kedokteran dengan sebutan fluor albus adalah keluarnya cairan berwarna putih dari dalam vagina. Keputihan yang terjadi disebabkan oleh kadar hormone didalam tubuh wanita yang melindungi dari keberadaan jamur dan bakteri jahat.

Fungsi Keputihan

Hingga saat ini memang tidak diketahui secara pasti apa fungsi dari cairan keputihan tersebut. Namun beberapa ahli percaya, bahwa keputihan yang terjadi merupakan kondisi normal untuk melindungi vagina dari bakteri jahat yang masuk ke dalam organ reproduksi wanita melalui vagina.

Cairan keputihan juga akan meningkat jumlahnya, ketika wanita melakukan hubungan seks. Karena cairan keputihan tersebut akan menjadi pelumas alami bagi penis pria yang melakukan penetrasi didalam vagina wanita. Sehingga memudahkan penis dalam melakukan penetrasi. Itulah fungsi dari cairan keputihan yang diketahui sejak dahulu.

Penyebab Terjadinya Keputihan

Keputihan terjadi akibat dari kadar hormone didalam tubuh wanita meningkat. Cairan keputihan akan meningkat kadarnya saat wanita mengalami kehamilan, setelah menstruasi, dan sebelum menstruasi. Setiap wanita remaja maupun dewasa pasti akan mengalami keputihan itu sendiri.

Jenis Keputihan

Tentunya anda masih penasaran mengenai apa itu keputihan. Bagaimana keputihan itu dapat terjadi dan apa saja jenis keputihan pada wanita. Untuk menjawab hal tersebut, kita harus mengetahui bahwa keputihan memiliki dua jenis. Sehingga dapat diketahui yang mana keputihan yang wajar dan mana keputihan yang timbul akibat kurang menjaga kondisi kesehatan anda.

Keputihan Fisiologis

Apabila anda mengalami keputihan fisiologis, mungkin anda tidak perlu khawatir. Karena kondisi keputihan fisiologis merupakan kondisi normal yang dialami oleh wanita. Wanita akan mengalami keputihan fisiologis saat memasuki masa subur, sebelum menstruasi, dan juga terjadi setelah menstruasi berlangsung.

Keputihan fisiologis biasanya tidak akan menimbulkan rasa gatal dan bau pada vagina anda. Bagi ibu hamil, keputihan yang dialami tidak akan mempengaruhi kondisi janin yang ia kandung. Malah cairan keputihan tersebut akan melindungi anda dari bakteri dan virus yang akan mempengaruhi kondisi janin anda.

Ciri-Ciri keputihan Fisiologis

  • Cairan encer tidak lengket
  • Cairan tidak berbau
  • Cairan berwarna krem
  • Jumlah cairan yang keluar sedikit

Keputihan Patologis

Keputihan patologis merupakan kondisi tidak wajar yang terjadi pada tubuh wanita. Kondisi ini disebabkan oleh serangan oleh jamur, sehingga keputihan dapat menyerang tubuh wanita. Apabila anda mengalami keputihan patologis, segeralah untuk melakukan pemeriksaan ke tenaga medis untuk mengatasi penyebab keputihan yang terjadi pada tubuh anda. Jangan sampai keputihan dianggap hal sepele.

Keputihan patologis disebabkan adanya jamur yang menyerang organ reproduksi anda. Jamur ini akan membahayakan kondisi tubuh anda. Ada beberapa jenis jamur yang menyerang tubuh anda disebabkan oleh keputihan patologis.

Jamur dan Bakteri Penyebab Keputihan

  • Trichomoniasis
  • Bacterial Vaginosis
  • Human Papilomavirus
  • Radang Panggul
  • Gonore
  • Klamidia

Beberapa jamur dan bakteri tersebut akan menyebabkan rasa gatal dan lendir keputihan yang bau amis. Keputihan tersebut harus diatasi, jika tidak akan sangat berbahaya bagi anda. Sebaiknya segeralah melakukan pemeriksaan dan usahakan jangan melakukan hubungan seks ketika anda mengalami keputihan patologis.

Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual, tidak menjaga kebersihan pada vagina, dan sering menggunakan sabun pencuci vagina. Seharusnya anda dapat mengatasi hal tersebut. Adapun ciri-ciri keputihan patologis, yakni:

  • Rasa gatal pada vagina
  • Cairan Keputihan keluar terlalu banyak
  • Cairan keputihan berwarna hijau, cokelat, kuning, abu-abu, ataupun merah
  • Berbau amis
  • Timbul bercak-bercak pada keputihan

Apabila anda mengalami keputihan patologis saat hamil, maka itu sangat membahayakan kandungan anda. Karena dapat menyebabkan kandungan anda mengalami keguguran ataupun anda mengalami kelahiran premature. Apa itu keputihan menjadi salah satu perbincangan dan suatu hal yang cukup ditakuti oleh beberapa wanita.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Selain menstruasi, wanita mengalami keluarnya cairan lain dari vagina mereka. Cairan yang keluar tersebut bukanlah darah, melainkan cairan lendir berwarna putih. Di Indonesia, kondisi tersebut dikenal dengan sebutan keputihan. Bagaimana cara mencegah keputihan?

Sebelum membahas mengenai cara mencegah keputihan. Saatnya membahas terlebih dahulu mengenai bagaimana menghindari keputihan. Mungkin banyak wanita yang tidak menyadari bahwa keputihan yang terjadi didalam tubuhnya tersebut tidak dapat dicegah. Dimana dalam kondisi normal, keputihan terjadi disebabkan oleh faktor hormonal yang ada dalam tubuh.

Keputihan yang menyerang bagian organ kemaluan wanita memang cukup membuat wanita merasa khawatir dengan kondisi tersebut. Karena keputihan juga menjadi tanda kesehatan organ reproduksi dalam tubuh anda. Jangan sampai keputihan yang anda alami menyebabkan anda mengalami kondisi yang memperparah organ reproduksi anda.

Vagina merupakan aset berharga bagi seorang wanita. Sehingga harus dijaga kebersihan dan juga kesehatannya. Jangan sampai anda selalu membiarkan vagina anda dalam keadaan kotor. Usahakan anda selalu menjaga kebersihannya.

Cara Mencegah Keputihan yang Bisa Anda Lakukan

Menjaga Kebersihan Vagina

Cara terbaik untuk menghindari keputihan adalah dengan menjaga kebersihan vagina. Usahakan vagina selalu dijaga kebersihannya. Selalu bersihkan vagina dengan air yang mengalir, dan juga melakukan pembersihan (cebok) dengan benar, yakni menyiram dari belakang ke depan, bukan dari depan ke belakang.

Jangan Menggunakan Sabun Pembersih Vagina

Selain selalu menjaga kebersihan vagina, usahakan juga anda tidak menggunakan sabun pembersih vagina. Karena hal tersebut dapat mempengaruhi kelembapan pada vagina, sehingga dapat menghilangkan bakteri baik yang hidup di vagina. Sedangkan keputihan disebabkan oleh kondisi vagina yang dipenuhi bakteri jahat.

Menggunakan celana dalam berbahan Katun

Bagi wanita disarankan untuk menggunakan celana dalam berbahan katun. Karena celana dalam dengan bahan katun dapat menyerap keringat dalam tubuh. Celana dalam yang tidak dapat menyerap keringat hanya menyebabkan bakteri dan jamur bersarang di vagina. Usahakan selalu mengganti celana dalam setiap dua hingga tiga kali dalam sehari.

Mengganti Pembalut

Saat anda sedang menstruasi, usahakan selalu mengganti pembalut setiap tiga hingga empat jam. Jangan pernah memakai pembalut dari pagi hingga sore, karena hal tersebut hanya membuat bakteri dan jamur bersarang pada tubuh anda.

Hindari Berhubungan Seks Dengan Bergonta-Ganti Pasangan

Anda yang sering bergonta-ganti pasangan akan sangat rentan mengalami keputihan. Karena bergonta-ganti pasangan hanya menyebabkan anda rentan terkena jamur, bakteri, penyebab penyakit menular seksual yang timbul didalam tubuh anda.

Hindari Stres

Mungkin anda seorang pekerja kantoran yang memiliki aktivitas cukup padat. Apabila anda mengalami stress maka hal tersebut sangat rentan mengalami keputihan. Karena stress akan sangat mempengaruhi kondisi pH pada vagina anda.

Pola Makan

Salah satu pemicu keputihan adalah pola makan yang tak seimbang. Apabila anda sering mengkonsumsi makanan yang berminyak, maka sangat wajar anda mengalami kondisi keputihan yang cukup banyak, sehingga anda harus mengatur pola makan dengan baik. hindari terlalu banyak makanan yang mengandung ragi, manis, dan berminyak.

Vagina merupakan aset berharga buat wanita. Sehingga kesehatannya harus anda jaga, terutama kalian yang masih muda dan belum aktif seksual, maka menjaga kebersihan vagina sebagai cara mencegah keputihan sangatlah penting. Jangan melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan, karena itu hanya membuat banyak bakteri dan jamur yang masuk kedalam vagina anda.

Apabila keputihan anda sudah cukup parah, maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan dan konsultasi medis untuk mengatasi keputihan yang anda alami. Anda dapat datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk mengatasi keputihan yang terjadi pada tubuh anda.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Keputihan menjadi kondisi yang paling ditakuti oleh banyak wanita. Meskipun keputihan sebenarnya kondisi normal yang terjadi pada setiap wanita. Namun jika keputihan terjadi karena sesuatu yang tidak wajar, maka hal tersebut harus segera diatasi. Adapun cara menyembuhkan keputihan pada wanita dengan beberapa bahan dan beberapa jenis obat.

Jika anda sedang mengalami keputihan, dan keputihan yang timbul pada tubuh anda menyebabkan ketidaknyamanan dalam tubuh. Mungkin hal tersebut terjadi karena ada sesuatu yang tidak normal pada tubuh anda. Namun keputihan terkadang datang saat anda dalam kondisi normal.

Keputihan yang hadir dalam keadaan normal adalah keputihan saat menjelang menstruasi maupun seusai menstruasi. Anda tak perlu panik ataupun cemas dengan masalah keputihan seperti ini. Karena ini merupakan kondisi yang wajar pada tubuh anda.

Cara Menyembuhkan Keputihan pada Wanita

Menyembuhkan Keputihan Dengan Bawang Putih

Salah satu cara mudah untuk mengatasi keputihan yang anda alami adalah menggunakan bawang putih. Anda bisa menggunakan bawang putih dari malam hingga pagi. Dimana anda cukup menempelkan dua suing bawang putih dibagian atas vagina anda. Diamkan hingga pagi. Cara ini sudah sering dilakukan sejak dahulu kala.

Kunyit

Selain dengan bawang putih, anda bisa menyembuhkan keputihan menggunakan kunyit. Anda dapat menggunakan kunyit, untuk meminum air rebusan kunyit secara langsung untuk mengobati keputihan yang anda alami. Kunyit sangat baik untuk mengobati keputihan pada tubuh anda.

Jahe

Tidak hanya kunyit, ada bahan dapur yang juga dapat digunakan sebagai obat keputihan yakni jahe. Caranya anda bisa menjadikan jahe sebagai minuman seperti wedang jahe yang di konsumsi setiap hari minimal satu gelas dalam satu hari sebagai obat keputihan anda.

Daun Sirih

Cara mudah lainnya untuk mengobati keputihan yang anda alami adalah dengan air rebusan daun sirih. Dimana air rebusan daun sirih dapat membantu anda untuk membunuh bakteri jahat penyebab keputihan. Air rebusan daun sirih lebih baik dibandingkan anda harus menggunakan sabun pembersih vagina.

Cuka Apel

Bahan lain yang dapat anda gunakan untuk menyembuhkan keputihan adalah cuka sari apel. Cuka sari apel sangat bermanfaat sebagai bahan yang dapat anda gunakan untuk keputihan. Karena kandungan sari apel dapat mengatur kadar pH disekitar vagina.

Jus Lemon

Cara lain yang dapat anda gunakan dalam mengobati keputihan adalah menggunakan jus lemon. Karena jus lemon sangat ampuh untuk mengatasi keputihan. Jus lemon memiliki kandungan antioksidan yang mampu membunuh bakteri jahat penyebab keputihan.

Alpukat

Buah yang banyak serat ini ternyata ampuh dalam mengatasi keputihan. Dimana alpukat akan sangat mampu membantu anda dalam mengatasi sistem kekebalan tubuh dan menjaga keseimbangan cairan pada vagina dan sangat cocok bagi anda dalam mengatasi keputihan.

Minum Air Putih

Cara termudah yang bisa anda lakukan untuk mengatasi keputihan pada tubuh anda adalah dengan minum air putih. Dengan memperbanyak minum air putih, hal tersebut dapat membantu anda dalam mengurangi bakteri yang ada dalam tubuh. Kandungan air putih memiliki khasiat untuk menggeluarkan toksin didalam tubuh.

Olahraga dan Yoga

Olahraga menjadi salah satu cara terbaik untuk mengatasi keputihan yang anda alami. Dimana keputihan disebabkan oleh kadar hormone dalam tubuh. Sehingga ketika hormone dalam tubuh meningkat anda dapat mengaturnya dengan beberapa gerakan seperti gerakan olahraga dan juga yoga.

Hindari Makan Makanan Berminyak

Saat anda mengalami keputihan, maka sebaiknya anda segera menghindari mengkonsumsi makanan yang berminyak. Karena makanan berminyak hanya akan membuat hormone dalam tubuh mengalami perubahan, sehingga membuat keputihan menjadi tambah buruk.

Sepuluh cara tersebut sangat cocok bagi anda yang sedang mengalami keputihan. Cara menyembuhkan keputihan pada wanita dapat anda lakukan langsung di rumah dengan bahan-bahan yang mudah anda temukan dan selalu tersedia di rumah.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Keputihan merupakan kondisi normal yang terjadi pada tubuh wanita. Keputihan timbul akibat pengaruh hormonal dalam tubuh wanita. Cairan keputihan sebenarnya kondisi normal dialami oleh seluruh wanita. Namun keputihan yang berlebihan dengan gejala lain itu akan menjadi sesuatu yang tidak normal. Adapun penyebab keputihan berlebihan disebabkan kondisi hormone didalam tubuh.
 
Cairan keputihan seorang wanita menjadi tanda mengenai kondisi kesehatan organ reproduksinya. Cairan keputihan pun sebenarnya menjadi pelumas alami saat berhubungan seks. Banyak wanita yang cemas ketika keputihan yang berlebihan menyerang.

Adapun beberapa penyebab keputihan berlebihan yang Normal

Saat Menyusui

Ketika seorang wanita sedang dalam masa menyusui, frekuensi cairan keputihan yang keluar pun sangat berlebih. Terkadang hal ini pun menyebabkan wanita merasa cemas, karena hal tersebut merupakan kondisi normal pada tubuh wanita. Namun jika keputihan yang terjadi diiringi dengan warna yang berbeda, maka anda pun harus mengatasinya.

Saat Hamil

Keputihan yang berlebihan pun terkadang muncul saat anda memasuki masa awal kehamilan. Dimana keputihan tersebut disebabkan oleh kadar hormone prostegeron yang cukup banyak sehingga menimbulkan keputihan keluar secara berlebihan saat hamil.

Saat Berhubungan Seks

Keputihan yang berlebihan pun akan keluar lebih banyak saat melakukan hubungan seks. Cairan keputihan tersebut akan menjadi pelumas alami untuk penis pasangan saat melakukan penetrasi, sehingga mudah masuk kedalam vagina.
 
Tiga hal itulah yang menyebabkan keputihan keluar secara berlebihan. Namun ketiga hal itu adalah kondisi keputihan berlebihan yang terjadi secara normal. Namun ada beberapa kondisi yang menyebabkan cairan keputihan keluar secara berlebihan karena adanya infeksi jamur pada tubuh anda.

Berikut beberapa Penyebab Keputihan Berlebihan Tidak Normal

Infeksi Jamur

Infeksi jamur candida albians yang cukup banyak disekitar organ reproduksi dapat menyebabkan infeksi pada jamur. Keputihan yang disebabkan oleh jamu ini juga ditandai dengan warna kuning seperti keju. Jika anda mengalami hal tersebut, maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan kepada dokter untuk mengetahui hal tersebut.

Kanker Serviks

Keputihan yang disertai dengan timbulnya gumpalan dan juga berwarna merah yang disebabkan karena cairan keputihan bercampur dengan darah menjadi salah satu penyebab keputihan yang menandai anda mengalami kanker serviks. Untuk lebih mengetahui kondisi tersebut, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan kepada tim medis agar mengetahui secara dini kondisi yang anda alami tersebut.

Penyakit Menular Seksual

Selain karena kanker serviks, jika anda sudah tertular virus atau bakteri penyebab infeksi menular seksual maka anda pun akan mengalami kondisi keputihan. Dimana kondisi infeksi menular seksual dapat menyebabkan keluarnya cairan keputihan secara berlebihan dengan timbulnya bau dan juga terkadang menimbulkan rasa gatal pada vagina.

Mencegah Keputihan yang Tidak Normal

Selalu menganti celana dalam

Kondisi celana dalam yang lembab akan menyebabkan masuknya bakteri dan jamur. Bakteri dan jamur tersebut akan menyebabkan anda mengalami kondisi keputihan yang secara berlebihan, sebaiknya slelau ganti celana dalam jika sudah merasa tidak nyaman.

Selalu Mengganti Pembalut

Saat anda menstruasi, usahakan anda melakukan pergantian pembalut setiap empat hingga enam jam sekali. Jangan biasakan darah menstruasi anda selalu menumpuk pada pembalut, dan anda tidak menggantinya dengan segera.

Tidak Menggunakan panty liner

Gunakanlah panty liner saat perlu saja. Jangan menggunakan panty liner secara terus menerus untuk menghindari keputihan yang berlebihan.

Jangan Terlalu Sering Menggunakan Sabun Pembersih vagina

Sabun pencuci vagina yang digunakan terlalu sering hanya menyebabkan bakteri baik pada vagina akan mati dan tidak dapat melindungi vagina dari bakteri jahat.

Selalu menjaga Kebersihan Vagina

Usahakan anda selalu menjaga kebersihan pada vagina. Dengan selalu membersihkan vagina dengan air setelah melakukan buang air besar maupun buang air kecil.

Nah, itulah beberapa cara untuk mencegah keputihan berlebih yang Anda alami. Apabila keputihan yang Anda alami memiliki gejala seperti mengalami perubahan warna pada cairan keputihan, sakit saat buang air kecil, segera periksakan diri Anda kepada dokter spesialis di Klinik Utama Gracia. Atau Anda bisa melakukan KONSULTASI ONLINE dengan cara klik banner konsultasi dibawah ini atau bisa menghubungi kami di 081336361555.


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.