User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Selain menstruasi, wanita mengalami keluarnya cairan lain dari vagina mereka. Cairan yang keluar tersebut bukanlah darah, melainkan cairan lendir berwarna putih. Di Indonesia, kondisi tersebut dikenal dengan sebutan keputihan. Bagaimana cara mencegah keputihan?

Sebelum membahas mengenai cara mencegah keputihan. Saatnya membahas terlebih dahulu mengenai bagaimana menghindari keputihan. Mungkin banyak wanita yang tidak menyadari bahwa keputihan yang terjadi didalam tubuhnya tersebut tidak dapat dicegah. Dimana dalam kondisi normal, keputihan terjadi disebabkan oleh faktor hormonal yang ada dalam tubuh.

Keputihan yang menyerang bagian organ kemaluan wanita memang cukup membuat wanita merasa khawatir dengan kondisi tersebut. Karena keputihan juga menjadi tanda kesehatan organ reproduksi dalam tubuh anda. Jangan sampai keputihan yang anda alami menyebabkan anda mengalami kondisi yang memperparah organ reproduksi anda.

Vagina merupakan aset berharga bagi seorang wanita. Sehingga harus dijaga kebersihan dan juga kesehatannya. Jangan sampai anda selalu membiarkan vagina anda dalam keadaan kotor. Usahakan anda selalu menjaga kebersihannya.

Cara Mencegah Keputihan yang Bisa Anda Lakukan

Menjaga Kebersihan Vagina

Cara terbaik untuk menghindari keputihan adalah dengan menjaga kebersihan vagina. Usahakan vagina selalu dijaga kebersihannya. Selalu bersihkan vagina dengan air yang mengalir, dan juga melakukan pembersihan (cebok) dengan benar, yakni menyiram dari belakang ke depan, bukan dari depan ke belakang.

Jangan Menggunakan Sabun Pembersih Vagina

Selain selalu menjaga kebersihan vagina, usahakan juga anda tidak menggunakan sabun pembersih vagina. Karena hal tersebut dapat mempengaruhi kelembapan pada vagina, sehingga dapat menghilangkan bakteri baik yang hidup di vagina. Sedangkan keputihan disebabkan oleh kondisi vagina yang dipenuhi bakteri jahat.

Menggunakan celana dalam berbahan Katun

Bagi wanita disarankan untuk menggunakan celana dalam berbahan katun. Karena celana dalam dengan bahan katun dapat menyerap keringat dalam tubuh. Celana dalam yang tidak dapat menyerap keringat hanya menyebabkan bakteri dan jamur bersarang di vagina. Usahakan selalu mengganti celana dalam setiap dua hingga tiga kali dalam sehari.

Mengganti Pembalut

Saat anda sedang menstruasi, usahakan selalu mengganti pembalut setiap tiga hingga empat jam. Jangan pernah memakai pembalut dari pagi hingga sore, karena hal tersebut hanya membuat bakteri dan jamur bersarang pada tubuh anda.

Hindari Berhubungan Seks Dengan Bergonta-Ganti Pasangan

Anda yang sering bergonta-ganti pasangan akan sangat rentan mengalami keputihan. Karena bergonta-ganti pasangan hanya menyebabkan anda rentan terkena jamur, bakteri, penyebab penyakit menular seksual yang timbul didalam tubuh anda.

Hindari Stres

Mungkin anda seorang pekerja kantoran yang memiliki aktivitas cukup padat. Apabila anda mengalami stress maka hal tersebut sangat rentan mengalami keputihan. Karena stress akan sangat mempengaruhi kondisi pH pada vagina anda.

Pola Makan

Salah satu pemicu keputihan adalah pola makan yang tak seimbang. Apabila anda sering mengkonsumsi makanan yang berminyak, maka sangat wajar anda mengalami kondisi keputihan yang cukup banyak, sehingga anda harus mengatur pola makan dengan baik. hindari terlalu banyak makanan yang mengandung ragi, manis, dan berminyak.

Vagina merupakan aset berharga buat wanita. Sehingga kesehatannya harus anda jaga, terutama kalian yang masih muda dan belum aktif seksual, maka menjaga kebersihan vagina sebagai cara mencegah keputihan sangatlah penting. Jangan melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan, karena itu hanya membuat banyak bakteri dan jamur yang masuk kedalam vagina anda.

Apabila keputihan anda sudah cukup parah, maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan dan konsultasi medis untuk mengatasi keputihan yang anda alami. Anda dapat datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk mengatasi keputihan yang terjadi pada tubuh anda.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Keputihan menjadi kondisi yang paling ditakuti oleh banyak wanita. Meskipun keputihan sebenarnya kondisi normal yang terjadi pada setiap wanita. Namun jika keputihan terjadi karena sesuatu yang tidak wajar, maka hal tersebut harus segera diatasi. Adapun cara menyembuhkan keputihan pada wanita dengan beberapa bahan dan beberapa jenis obat.

Jika anda sedang mengalami keputihan, dan keputihan yang timbul pada tubuh anda menyebabkan ketidaknyamanan dalam tubuh. Mungkin hal tersebut terjadi karena ada sesuatu yang tidak normal pada tubuh anda. Namun keputihan terkadang datang saat anda dalam kondisi normal.

Keputihan yang hadir dalam keadaan normal adalah keputihan saat menjelang menstruasi maupun seusai menstruasi. Anda tak perlu panik ataupun cemas dengan masalah keputihan seperti ini. Karena ini merupakan kondisi yang wajar pada tubuh anda.

Cara Menyembuhkan Keputihan pada Wanita

Menyembuhkan Keputihan Dengan Bawang Putih

Salah satu cara mudah untuk mengatasi keputihan yang anda alami adalah menggunakan bawang putih. Anda bisa menggunakan bawang putih dari malam hingga pagi. Dimana anda cukup menempelkan dua suing bawang putih dibagian atas vagina anda. Diamkan hingga pagi. Cara ini sudah sering dilakukan sejak dahulu kala.

Kunyit

Selain dengan bawang putih, anda bisa menyembuhkan keputihan menggunakan kunyit. Anda dapat menggunakan kunyit, untuk meminum air rebusan kunyit secara langsung untuk mengobati keputihan yang anda alami. Kunyit sangat baik untuk mengobati keputihan pada tubuh anda.

Jahe

Tidak hanya kunyit, ada bahan dapur yang juga dapat digunakan sebagai obat keputihan yakni jahe. Caranya anda bisa menjadikan jahe sebagai minuman seperti wedang jahe yang di konsumsi setiap hari minimal satu gelas dalam satu hari sebagai obat keputihan anda.

Daun Sirih

Cara mudah lainnya untuk mengobati keputihan yang anda alami adalah dengan air rebusan daun sirih. Dimana air rebusan daun sirih dapat membantu anda untuk membunuh bakteri jahat penyebab keputihan. Air rebusan daun sirih lebih baik dibandingkan anda harus menggunakan sabun pembersih vagina.

Cuka Apel

Bahan lain yang dapat anda gunakan untuk menyembuhkan keputihan adalah cuka sari apel. Cuka sari apel sangat bermanfaat sebagai bahan yang dapat anda gunakan untuk keputihan. Karena kandungan sari apel dapat mengatur kadar pH disekitar vagina.

Jus Lemon

Cara lain yang dapat anda gunakan dalam mengobati keputihan adalah menggunakan jus lemon. Karena jus lemon sangat ampuh untuk mengatasi keputihan. Jus lemon memiliki kandungan antioksidan yang mampu membunuh bakteri jahat penyebab keputihan.

Alpukat

Buah yang banyak serat ini ternyata ampuh dalam mengatasi keputihan. Dimana alpukat akan sangat mampu membantu anda dalam mengatasi sistem kekebalan tubuh dan menjaga keseimbangan cairan pada vagina dan sangat cocok bagi anda dalam mengatasi keputihan.

Minum Air Putih

Cara termudah yang bisa anda lakukan untuk mengatasi keputihan pada tubuh anda adalah dengan minum air putih. Dengan memperbanyak minum air putih, hal tersebut dapat membantu anda dalam mengurangi bakteri yang ada dalam tubuh. Kandungan air putih memiliki khasiat untuk menggeluarkan toksin didalam tubuh.

Olahraga dan Yoga

Olahraga menjadi salah satu cara terbaik untuk mengatasi keputihan yang anda alami. Dimana keputihan disebabkan oleh kadar hormone dalam tubuh. Sehingga ketika hormone dalam tubuh meningkat anda dapat mengaturnya dengan beberapa gerakan seperti gerakan olahraga dan juga yoga.

Hindari Makan Makanan Berminyak

Saat anda mengalami keputihan, maka sebaiknya anda segera menghindari mengkonsumsi makanan yang berminyak. Karena makanan berminyak hanya akan membuat hormone dalam tubuh mengalami perubahan, sehingga membuat keputihan menjadi tambah buruk.

Sepuluh cara tersebut sangat cocok bagi anda yang sedang mengalami keputihan. Cara menyembuhkan keputihan pada wanita dapat anda lakukan langsung di rumah dengan bahan-bahan yang mudah anda temukan dan selalu tersedia di rumah.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Keputihan merupakan kondisi normal yang terjadi pada tubuh wanita. Keputihan timbul akibat pengaruh hormonal dalam tubuh wanita. Cairan keputihan sebenarnya kondisi normal dialami oleh seluruh wanita. Namun keputihan yang berlebihan dengan gejala lain itu akan menjadi sesuatu yang tidak normal. Adapun penyebab keputihan berlebihan disebabkan kondisi hormone didalam tubuh.

Cairan keputihan seorang wanita menjadi tanda mengenai kondisi kesehatan organ reproduksinya. Cairan keputihan pun sebenarnya menjadi pelumas alami saat berhubungan seks. Banyak wanita yang cemas ketika keputihan yang berlebihan menyerang.

Adapun beberapa penyebab keputihan berlebihan yang Normal

Saat Menyusui

Ketika seorang wanita sedang dalam masa menyusui, frekuensi cairan keputihan yang keluar pun sangat berlebih. Terkadang hal ini pun menyebabkan wanita merasa cemas, karena hal tersebut merupakan kondisi normal pada tubuh wanita. Namun jika keputihan yang terjadi diiringi dengan warna yang berbeda, maka anda pun harus mengatasinya.

Saat Hamil

Keputihan yang berlebihan pun terkadang muncul saat anda memasuki masa awal kehamilan. Dimana keputihan tersebut disebabkan oleh kadar hormone prostegeron yang cukup banyak sehingga menimbulkan keputihan keluar secara berlebihan saat hamil.

Saat Berhubungan Seks

Keputihan yang berlebihan pun akan keluar lebih banyak saat melakukan hubungan seks. Cairan keputihan tersebut akan menjadi pelumas alami untuk penis pasangan saat melakukan penetrasi, sehingga mudah masuk kedalam vagina.

Tiga hal itulah yang menyebabkan keputihan keluar secara berlebihan. Namun ketiga hal itu adalah kondisi keputihan berlebihan yang terjadi secara normal. Namun ada beberapa kondisi yang menyebabkan cairan keputihan keluar secara berlebihan karena adanya infeksi jamur pada tubuh anda.

Berikut beberapa Penyebab Keputihan Berlebihan Tidak Normal

Infeksi Jamur

Infeksi jamur candida albians yang cukup banyak disekitar organ reproduksi dapat menyebabkan infeksi pada jamur. Keputihan yang disebabkan oleh jamu ini juga ditandai dengan warna kuning seperti keju. Jika anda mengalami hal tersebut, maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan kepada dokter untuk mengetahui hal tersebut.

Kanker Serviks

Keputihan yang disertai dengan timbulnya gumpalan dan juga berwarna merah yang disebabkan karena cairan keputihan bercampur dengan darah menjadi salah satu penyebab keputihan yang menandai anda mengalami kanker serviks. Untuk lebih mengetahui kondisi tersebut, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan kepada tim medis agar mengetahui secara dini kondisi yang anda alami tersebut.

Penyakit Menular Seksual

Selain karena kanker serviks, jika anda sudah tertular virus atau bakteri penyebab infeksi menular seksual maka anda pun akan mengalami kondisi keputihan. Dimana kondisi infeksi menular seksual dapat menyebabkan keluarnya cairan keputihan secara berlebihan dengan timbulnya bau dan juga terkadang menimbulkan rasa gatal pada vagina.

Mencegah Keputihan yang Tidak Normal

Selalu menganti celana dalam

Kondisi celana dalam yang lembab akan menyebabkan masuknya bakteri dan jamur. Bakteri dan jamur tersebut akan menyebabkan anda mengalami kondisi keputihan yang secara berlebihan, sebaiknya slelau ganti celana dalam jika sudah merasa tidak nyaman.

Selalu Mengganti Pembalut

Saat anda menstruasi, usahakan anda melakukan pergantian pembalut setiap empat hingga enam jam sekali. Jangan biasakan darah menstruasi anda selalu menumpuk pada pembalut, dan anda tidak menggantinya dengan segera.

Tidak Menggunakan panty liner

Gunakanlah panty liner saat perlu saja. Jangan menggunakan panty liner secara terus menerus untuk menghindari keputihan yang berlebihan.

Jangan Terlalu Sering Menggunakan Sabun Pembersih vagina

Sabun pencuci vagina yang digunakan terlalu sering hanya menyebabkan bakteri baik pada vagina akan mati dan tidak dapat melindungi vagina dari bakteri jahat.

Selalu menjaga Kebersihan Vagina

Usahakan anda selalu menjaga kebersihan pada vagina. Dengan selalu membersihkan vagina dengan air setelah melakukan buang air besar maupun buang air kecil.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
keputihan normal dan tidak normal

Munculnya keputihan pada wanita membuat mereka terkadang merasa panic dan merasa bahwa dirinya mengalami kondisi yang tidak wajar. Padahal tidak semua kondisi keputihan merupakan kondisi yang tidak wajar. Ada dua jenis keputihan yang biasanya menyerang kaum wanita, yakni keputihan normal dan tidak normal.

Keputihan merupakan kondisi normal pada tubuh wanita. Keputihan atau yang dikenal dengan sebutan fluor albus ini adalah keluarnya cairan yang berwarna putih pada vagina. Cairan tersebut keluar, karena kondisi hormonal pada tubuh wanita.

Jika anda mengalami fluor albus dalam kondisi normal, maka anda tidak perlu khawatir. Karena itu merupakan kondisi biologis pada tubuh wanita. Yang patut anda khawatirkan adalah ketika, keputihan yang anda alami menjadi kondisi tidak normal. Kita akan membahas mengenai keputihan normal dan tidak normal atau abnormal.

Keputihan Normal

Keputihan normal adalah keputihan yang terjadi karena dipengaruhi kadar hormone yang terdapat pada tubuh kamu. kondisi ini tak perlu dikhawatirkan secara berlebihan oleh kamu. Jenis keputihan ini tidak menunjukan bahwa kamu sedang mengalami masalah pada organ reproduksi kewanitaanmu.

Penyebab Keputihan Normal

  • Menjelang menstruasi
  • Ketika menstruasi pertama kali
  • Kehamilan
  • Rangsangan seksual
  • Saat ovulasi

Ciri-Ciri Keputihan Normal

Tidak Berbau

Kondisi keputihan yang normal adalah keputihan yang tidak menggeluarkan bau tak sedap. Sehingga kondisi seperti ini biasanya normal terjadi pada wanita. Meskipun tidak berbau, kamu harus tetap melihat frekuensi cairan keputihan keluar.

Tidak Berwarna

Fluor albus dalam kondisi normal, merupakan fluor albus yang tidak berwarna. Jika cairan keputihan yang keluar dari vagina mu merupakan fluor albus dengan warna putih dan tidak berwarna coklat, hijau, abu-abu, kuning, maupun merah maka kondisi tersebut merupakan kondisi normal.

Tidak Lengket

Keputihan yang terjadi secara normal tidak akan menimbulkan efek lengket pada tubuh anda. Cara mengetahuinya, cobalah anda pegang kondisi keputihan yang anda alami. Jika keputihan tidak lengket, maka keputihan tersebut adalah fluor albus dalam kondisi normal.

Tidak Berair

Kondisi yang terakhir mengenai ciri-ciri keputihan normal adalah keputihan yang keluar tidak berair. Kondisi keputihan semacam ini biasanya akan muncul menjelang masa menstruasi pada tubuh anda, dan anda akan mengalami masalah keputihan.

keputihan

Keputihan Tidak Normal

Keputihan tidak normal sebagian besar disebabkan oleh adanya infeksi jamur atau bakteri pada organ reproduksi. Fluor albus jenis ini juga dapat menyerang anda yang tertular beberapa jenis penyakit menular seksual, sehingga menyebabkan kondisi abnormal muncul pada tubuh anda.

Bakteri dan Jamur Penyebab Keputihan

  • Vaginosis vacteriana
  • Eschericia Coli
  • Trikomoniasis
  • Candida Albicians

Empat bakteri tersebut merupakan bakteri yang biasanya menyebabkan keputihan tidak normal. Keputihan normal dan tidak normal memiliki cukup banyak perbedaan. Seperti sudah dijelaskan diatas, keputihan yang normal merupakan kondisi biologis. Sedangkan tanda-tanda keputihan tidak normal adalah sebagai berikut.

Ciri-Ciri Keputihan Tidak Normal

Berbau

Keputihan yang tidak normal, akan menimbulkan aroma yang tidak sedap yang keluar dari keputihan anda. Bau ini disebabkan keputihan yang terjadi pada tubuh anda sudah terinfeksi oleh jamur ataupun bakteri.

Lengket

Keputihan yang tidak normal juga menimbulkan kelengketan saat keputihan tersebut dipegang. Coba anda sentuh keputihan yang muncul, apakah kondisi tersebut lengket atau tidak. Jika lengket maka itulah tanda keputihan tidak normal.

Keputihan Berwarna

Keputihan yang disebabkan oleh virus akan menimbulkan warna hijau, cokelat, abu-abu, kuning dan juga merah. Apabila kondisi tersebut sudah terlihat, dapat dipastikan itulah keputihan yang tidak normal pada tubuh anda.

Gatal dan Cairan Berlebihan

Kondisi lain dari keputihan yang tidak normal adalah cairan yang keluar berlebihan, terkadang juga menimbulkan efek gatal pada vagina anda. Apabila vagina gatal, lebih baik jangan anda garuk. Karena itu hanya akan membahayakan kondisi vagina anda.

Ciri-ciri keputihan normal dan tidak normal dapat anda jadikan rujukan ketika anda mengalami keputihan. Apabila anda mengalami keputihan yang tidak normal, maka sebaiknya untuk melakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab dari keputihan tersebut. Anda bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk melakukan pemeriksaan medis mengenai kondisi keputihan yang sedang anda alami.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

obat keputihan medis

Keputihan merupakan kondisi normal yang terjadi pada tubuh wanita, dimana keputihan disebabkan oleh kondisi hormonal. Keputihan dapat terjadi sebelum dan sesudah menstruasi. Banyak wanita yang tidak tahu bagaimana mengobati keputihan. Anda dapat mengkonsumsi obat keputihan resep dokter.

Ada beberapa jenis obat keputihan medis yang biasanya dianjurkan oleh anda yang sedang mengalami keputihan. Obat-obatan ini tentunya harus dikonsumsi sesuai dengan resep dari dokter. Jika anda mengalami kondisi keputihan yang tidak normal.

Apabila anda mengalami masalah keputihan yang tidak normal pada tubuh anda, maka anda diharuskan untuk mengkonsumsi obat-obatan. Namun jika kondisi keputihan yang anda alami terjadi dalam kondisi yang normal, maka hal tersebut tidak perlu diobati.

Obat Keputihan Resep Dokter

Sebagian besar keputihan yang tidak normal disebabkan oleh infeksi jamur dan bakteri. Sehingga obat yang diberikan pun obat yang mampu mengatasi jamur dan mengatasi bakteri penyebab keputihan tersebut. Berikut daftar obat keputihan.

Tioconazole

Obat ini merupakan obat krim yang sangat berguna untuk pengobatan infeksi jamur pada vagina. Cara penggunaannya adalah dengan mengoleskan tioconazole dengan alat khusus yang terdapat dalam kemasan tioconazole. Namun obat ini juga menyebabkan efek samping saat digunakan. Efek samping yang ditimbulkan seperti sulit buang air kecil, sakit pada perut, rasa gatal, iritasi, dan juga ada rasa terbakar pada vagina.

Miconazole

Obat yang kedua juga masih obat krim. Dimana obat ini sangat berguna untuk digunakan dalam menajga kondisi miss V terhindar dari infeksi jamur dan bakteri. Obat ini sangat berguna untuk pencegahan infeksi pada jamur. Penggunaaan obat miconazole sama dengan tioconazole dengan mengoleskan pada vagina dengan alat khusus.

Tenconzole

Obat keputihan ini juga berbentuk krim. Dimana tenconzole dapat melemahkan dan memberantas jamur dan bakteri penyebab vagina. Cara penggunaannya dengan dioleskan pada bagian vagina yang terinfeksi oleh keputihan. Namun obat ini juga memiliki efek samping, seperti sakit kepala, sakit perut, rasa terbakar.

Butonconazole

Obat ini masih merupakan jenis obat krim. Dimana obat yang keempat ini berguna untuk melemahkan jamur, bahkan dapat membuat jamur penyebab keputihan mati seketika. Ada baiknya anda tak perlu terlalu sering mengoleskan pada vagina. Obat jenis ini juga menyebabkan keputihan pada tubuh anda.

Flagystatin

Obat yang kelima ini merupakan jenis kapsul yang dimasukkan kedalam vagina. Dimana obat keputihan ini juga harus disimpan pada lemari es, agar tidak mencair sebelum digunakan..obat ini akan terasa setelah 3-5 hari setelah pemakaian maka baru akan sembuh. Obat jenis ini, tidak diperkenankan digunakan saat anda menstruasi.

Itulah beberapa obat keputihan resep dokter yang dapat anda gunakan untuk mengatasi keputihan yang anda alami. Namun tetap dalam dosis yang dianjurkan dokter untuk menggunakan obat tersebut, agar menghindari kelebihan dosis dan efek samping yang disebabkan oleh obat tersebut.

Masalah keputihan juga dapat dicegah dengan beberapa cara yang bisa anda lakukan di rumah. Bagaimanapun, anda juga harus bisa menjaga kesehatan pada vagina anda. Berikut beberapa cara pencegahan terjadinya keputihan pada vagina anda.

Pencegahan Keputihan

  • Minum banyak air putih, karena air putih dapat menyingkirkan berbagai bakteri dan jamur yang ada dalam tubuh.
  • Menjaga kebersihan vagina, anda harus selalu melakukan pembersihan pada vagina yang benar untuk terhindar dari keputihan
  • Selalu menggunakan pakaian dalma yang berbahan katun, atau yang nyaman digunakan.
  • Hindari menggunakan pembalut terlalu lama
  • Hindari memakai pakaian yang lembab