User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tahukah Anda bahwa salah satu akibat keputihan abnormal adalah timbulnya berbagai macam cairan keputihan yang sudah berubah warna? Dan biasanya cairan keputihan akan berwarna kuning, hijau maupun warna lainnya?

Memang permasalahan di daerah kewanitaan merupakan hal klasik yang sangat mengkhawatirkan sekaligus membahayakan, bahkan salah keputihan abnormal bisa mengindikasikan bahwa wanita mengalami salah satu jenis penyakit kelamin.

Meskipun keputihan menjadi hal yang sangat normal bagi wanita, namun wanita tetap memerlukan perawatan khusus dari dokter spesialis profesional jika mengalami jenis keputihan abnormal.
Keputihan abnormal atau dalam bahasa medis lebih dikenal sebagai leukorrhea merupakan kondisi saat vagina wanita mengeluarkan cairan kental yang tidak wajar dan memiliki bau yang sangat menyengat.

Apakah yang Menyebabkan Keputihan Abnormal?

Diketahui hal ini bisa diakibatkan oleh adanya berbagai macam infeksi bakteri seperti Bacterial Vaginosis (BV) atau virus HPV (human papillomavirus), lalu faktor apa sajakah yang berisiko untuk mengalami keputihan abnormal?

- Seorang wanita yang melakukan hubungan seks yang tidak sehat

- Sering berganti-ganti pasangan untuk berhubungan seks.

- Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol yang berlebihan



- Sistem kekebalan tubuh yang lemah.

- Mengalami infeksi virus atau bakteri yang menyerang daerah kewanitaan.

Selain itu setiap wanita perlu mengetahui bahwa penggunaan pil KB yang tidak sesuai dengan dosis dari dokter spesialis juga dapat meningkatkan risiko terkena keputihan abnormal dan pada wanita yang memiliki riwayat penyakit menular seksual juga berpotensi besar menderita keputihan abnormal dan risiko terkena kanker serviks.

Lalu, Apa Sajakah Tanda dan Gejala Wanita Memiliki Keputihan Abnormal?


Pada umumnya keputihan abnormal adalah salah satu gejala yang ditimbulkan akibat infeksi dari bakteri atau penyakit menular seksual. Namun jika keputihan dirasakan tidak wajar, dapat dipastikan perkembangan infeksi sudah menyebar luas ke beberapa area intim lainnya.

Dan perlu Anda ketahui bahwa terdapat beberapa tanda dan gejala keputihan abnormal yang dialami oleh wanita, diantaranya:

- Adanya perubahan warna pada cairan kental yang keluar dari vagina.

- Bau yang sangat menyengat.

Baca Juga: Cara Mengurangi Keputihan Berlebihan

- Jumlah cairan yang keluar sangat tidak wajar.

- Timbul pendarahan secara tiba-tiba dari vagina.

- Rasa gatal di permukaan kulit vagina.

Ternyata Inilah Akibat Keputihan Abnormal Pada Wanita


Jika Anda mengalami gejala seperti yang telah disebutkan diatas, maka sangat dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan Kami di Klinik Utama Gracia agar mendapatkan perawatan khusus di daerah kewanitaan. Tentunya akibat keputihan abnormal bisa menyebabkan komplikasi penyakit dan risiko infeksi lainnya yang dapat menghantui daerah kewanitaan dan mental.

Selain itu akibat keputihan abnormal yang tidak segera disembuhkan wanita bisa berisiko mengalami kanker serviks yang tidak dapat dihindarkan, karena infeksi yang dibiarkan tanpa penanganan khusus akan merusak jaringan kulit vagina dan infeksi dapat menjalar ke dalam area internal vagina, seperti serviks dan vulva.

Baca Juga: Mengenal Jenis Keputihan Berdasarkan Warna dan Gejalanya

Untuk itu dengan penanganan khusus dari dokter spesialis sangat dibutuhkan, karena keputihan abnormal memerlukan pemeriksaan dan tindakan medis untuk bisa disembuhkan.

Dan jangan sekali-kali mengobati keputihan abnormal dengan mengkonsumsi antibiotik atau obat-obat yang dijual di bebas di pasaran tanpa resep dokter karena dikhawatirkan obat-obatan tersebut bisa mengakibatkan efek samping bagi kesehatan tubuh, sehingga ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan ke Klinik Utama Gracia untuk menjalankan pengobatan yang paling tepat.

Setiap wanita juga sangat disarankan untuk selalu mencari tahu informasi tentang penyakit menular seksual dan hal tersebut diharapkan dapat membuat para wanita sadar tentang bahaya penyakit menular seksual, dan terhindar dari segala macam risiko daerah kewanitaan lainnya.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai akibat keputihan abnormal pada wanita, dianjurkan untuk segera berkunjung ke klinik spesialis kesehatan kelamin terbaik merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan perawatan khusus akibat keputihan pada wanita yang Anda alami.

Untuk mendapatkan perawatan khusus, maka ada baiknya untuk konsultasikan diri Anda dengan kami di Klinik Utama Gracia, atau Anda bisa juga konsultasikan dengan klik tombol chat online diatas untuk mendapatkan layanan konsultasi.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Wanita, Inilah Cara Mengurangi Keputihan Berlebih

Keputihan merupakan hal yang sangat lumrah bagi setiap wanita, namun para wanita wajib waspada dengan siklus keputihan yang tidak wajar, atau dalam bahasa medisnya yaitu keputihan abnormal.

Perlu diketahui bahwa keputihan abnormal dapat menyerang kondisi kesehatan di daerah kewanitaan dan dapat juga berdampak buruk bagi kondisi psikologis pada wanita. Nah jika ternyata keputihan Anda berbau, bisa jadi itu pertanda keputihan yang tidak normal.

Tentu saja Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter spesialis agar mendapatkan perawatan khusus mengenai keputihan abnormal yang dialami. Disamping itu, Anda perlu mengenali tanda-tanda keputihan yang tidak normal dari berbagai sumber yang terpercaya.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Keputihan Beserta Artinya Buat Kesehatan

Keputihan abnormal biasanya ditandai ketika vagina mengeluarkan cairan keputihan yang telah berubah warna, kental yang sangat bau dengan jumlah yang tidak wajar dan menyebabkan rasa gatal.

Selain itu biasanya timbul peradangan atau pembengkakan di sekitar bibir vagina yang dapat terjadi jika keputihan abnormal yang Anda alami tidak mendapatkan penanganan khusus. Maka ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis ginekologi karena mereka dapat membantu Anda mengetahui lebih lanjut gejala-gejala yang ditimbulkan oleh keputihan abnormal.

Beberapa tes pemeriksaan atau diagnosa akan Anda jalani untuk mengetahui penyebab dan dampak keputihan yang Anda alami dan uji laboratorium akan dilakukan oleh dokter spesialis setelah melakukan tes pemeriksaan dan hal tersebut bertujuan untuk dapat menentukan tindakan penanganan medis yang cocok dan perlu dilakukan.



Punya Keputihan Berlebihan? Jangan Khawatir Inilah Cara Mengurangi Keputihan Berlebih



Cara mengurangi keputihan secara alami dapat dilakukan oleh wanita sebelum melakukan pemeriksaan kepada dokter, akan tetapi ada baiknya jika misalkan cara di bawah ini tidak efektif untuk mengatasi keputihan berlebihan maka ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter.

Sebelum membahas lebih lanjut perlu Anda perhatikan bahwa keputihan bisa terdiri dari beberapa karakter seperti putih, penuh air, lengket, kuning kehijauan atau berbau yang sangat tidak sedap dan warna keputihan yang berbeda akan menunjukan setiap kondisi mengenai kesehatan reproduksi wanita.
Maka wanita perlu mengetahui cara mengurangi keputihan berlebihan yang tepat untuk mengatasi hal tersebut dan berikut di bawah ini adalah cara untuk mengurangi keputihan berlebih pada wanita:

- Dengan menjaga kebersihan pakaian dalam dan luar.

- Hindari penggunaan cairan pembersih vagina.

- Gunakan cuka sari apel.

- Mengkonsumsi buah pisang setiap hari.

- Minum jus delima.

- Minum jahe hangat.



- Mengkonsumsi yogurt.

- Minum jus anggur dan madu.

- Menghindari mengkonsumsi makanan berminyak.

- Menghindari minuman berkafein.

- Menggunakan panty liner.

- Minum banyak air putih.

- Menjaga kebersihan vagina.

- Jangan stres atau depresi.

- Gunakan rebusan daun sirih



Bagaimanakah Cara Untuk mencegah Keputihan?



- Hindari berhubungan seksual secara bebas, karena banyak virus, bakteri dan jamur penyebab keputihan.

- Konsumsi makanan yang sehat, seperti sayur dan buah-buahan, karena makanan sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi akibat bakteri atau jamur.

- Selalu berusaha untuk menjaga kebersihan daerah Miss V agar tetap kering, dan tidak lembab.

- Hindari menggunakan pembalut terlalu lama pada saat menstruasi.

- Jangan menggunakan bahan cairan kimia untuk berhubungan seksual, seperti pelumas, atau cairan vagina.

Selain itu perlu Anda perhatikan bahwa setiap wanita perlu menjaga kebersihan daerah kewanitaan nya agar terhindar dari penyakit menular seksual. Perubahan pola hidup yang lebih efektif dan menyehatkan juga perlu dilakukan untuk menguatkan sistem kebebalan tubuh.

Memang berbagai macam informasi mengenai cara mengurangi keputihan berlebih sangat banyak di internet, akan tetapi ada baiknya untuk konsultasikan kepada dokter sebelum melakukan cara di atas.

 

Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal ada baiknya untuk berkonsultasi dengan Kami di Klinik Utama Gracia atau Anda juga bisa berkonsultasikan permasalahan keputihan abnormal tersebut dengan mengklik tombol chat online di atas


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active


Hampir semua wanita pasti pernah mengalami jenis keputihan karena keputihan tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan wanita dan kondisi alami ini berfungsi untuk membersihkan dan melindungi vagina dari iritasi dan infeksi.

Dan ternyata pada ibu hamil juga bisa mengalami keputihan yang berhubungan dengan kehamilan, hal ini akibat adanya perubahan hormonal yang terjadi. Agar tidak salah dalam mengobati keputihan maka sebaiknya perlu mengenal dulu jenis keputihan apakah yang termasuk kedalam keputihan yang berbahaya atau tidak.

Biasanya saat mengalami keputihan seorang wanita akan mengeluarkan lendir dari vaginanya, lendir yang diproduksi kelenjar dalan vagina dan serviks atau leher rahim ini akan keluar sambil membawa sel-sel mati serta bakteri sehingga vagina tetap bersih dan ada berbagai jenis infeksi bisa terjadi pada bagian dalam vagina atau leher rahim.

Lalu, Apakah yang Menjadi Penyebab Keputihan?


Ada beberapa faktor yang dapat menjadi pemicu terjadinya keputihan pada wanita, yaitu:

- Kecapaian.

- Datang periode menstruasi.

- Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat.

- Penggunaan celana dalam yang basah atau lembab dan tidak segera di ganti.

- Kurang menjaga kebersihan vagina.

- Salah menggunakan sabun khusus pembersih vagina.

- Faktor stres.



- Ketidak seimbangan hormon.

- Kebiasaan menggaruk vagina saat gatal.

- Kurang istirahat atau kurang tidur.

- Sering berganti-ganti pasangan dalam hubungan seksual.

- Kurangnya mengkonsumsi makanan bergizi seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Keputihan menjadi reaksi ketika bagian Miss V membersihkan dari sumber infeksi berfungsinya vagina untuk menghubungkan bagian luar tubuh dengan berbagai organ reproduksi bagian dalam, pH vagina dalam kondisi normal yang aman untuk mencegah semua jenis infeksi yang bisa muncul.

Selain itu keputihan bisa menjadi tanda vagina yang sangat normal ketika vagina dalam keadaan sehat maka bisa menghasilkan lendir putih untuk membersihkan semua kotoran atau zat asing yang masuk kedalam leher rahim.

Jenis Jenis Keputihan yang Dilihat Berdasarkan Warna dan Gejalanya

Tahukah Anda bahwa keputihan dapat digolongkan menjadi dua jenis keputihan, yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan yang harus di waspadai yaitu keputihan yang abnormal (patologis), dan berikut di bawah ini adalah jenis-jenis keputihan yang dilihat berdasarkan warna dan gejalanya:

- Cairan Keputihan Berwarna Putih
Jenis keputihan yang berwarna putih biasanya keluar pada saat menjelang dan pasca menstruasi, namun patut diwaspadai jika saat cairan keluar disertai dengan rasa gatal dan berbau yang tidak sedap seperti bau anyir karena hal tersebut bisa menjadi tanda-tanda infeksi jamur yang wajib diperhatikan.

- Cairan Keputihan Berwarna Jernih dan Elastis
Jenis keputihan yang berwarna jernih dan elastis biasanya juga keluar pada saat menjelang menstruasi, awalnya cairan ini akan berwana pekat, namun lama kelamaan akan menyerupai kental seperti ingus dan hal tersebut merupakan pertanda bahwa wanita sedang dalam masa ovulasi.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Gejala Keputihan Normal dan Tidak Normal

- Cairan Keputihan Berwarna Kuning
Jenis keputihan yang berwarna kuning yang keluar dari organ kewanitaan patut untuk diwaspadai, karena terdapat organisme kuman yang tumbuh dan bersarang pada organ kewanitaan, biasanya organisme ini masuk dalam tubuh melalui hubungan seksual, waspadai bahayanya bisa jadi ini merupakan gejala dari infeksi gonorhea.

- Cairan Keputihan Berwarna Coklat
Jenis keputihan yang berwarna coklat, keputihan yang bisa terjadi karena periode haid, awal kehamilan, menopause atau sebagai tanda penyakit kelamin dan biasanya cairan keputihan ini akan berbau tidak sedap. Sehingga perlu Anda waspadai hal ini karena kemungkinan merupakan tanda awal penyakit kanker serviks dan ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter Anda.

- Cairan Keputihan Berwarna Abu-Abu
Jika Anda memiliki keputihan yang berwarna abu-abu dengan disertai gatal, bau tidak sedap dan bengkak kemerahan pada sekitar kemaluan maka sebaiknya hal ini mendapatkan perhatian serius dari dokter karena bisa disebabkan oleh bakteri berbahaya.

- Cairan Keputihan Berwarna Hijau
Keputihan berwarna hijau dan biasanya cairan ini keluar dengan jumlah besar yang disertai dengan adanya aroma busuk dan nyeri yang berlebih pada organ kewanitaan, maka perlu Anda waspadai hal ini karena bisa menjadi pertanda dari infeksi organ reproduksi.

Penyebab keputihan berwarna hijau biasanya adalah adanya infeksi oleh protozoa yaitu Trichomonas vaginalis. Rasa gatal yang dialami disekitar kewanitaan akan terjadi pada tingkatan terparah, kemungkinan ini akan disebabkan oleh Nisseria gonorhoe.

Proses Diagnosis Keputihan
Biasanya seorang wanita yang menduga memiliki jenis keputihan tidak normal maka akan melakukan pemeriksaan fisik, akan tetapi sebelum melakukan hal tersebut dokter akan bertanya terlebih dahulu mengenai riwayat kesehatan Anda, serta gejala-gejala apa saja yang Anda alami.

Selain itu dokter akan menanyakan seputar tentang riwayat hubungan seksual, awal waktu munculnya keputihan serta deskripsi keputihan yang Anda alami seperti bau, warna, serta ada tidaknya rasa gatal, nyeri, atau sensasi seperti terbakar.

Selanjutnya dokter akan melakukan sejumlah pengambilan cairan keputihan atau melakukan pemeriksaan Pap smear untuk kemudian diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
Pengobatan dan Pencegahan Keputihan

Pada umumnya pengobatan keputihan jenisnya sangat bergantung dari penyebabnya seperti jamur ataupun bakteri, jadi pada intinya jangan sampai Anda menggunakan obat yang tidak sesuai dengan penyebabnya karena keputihan bisa bertambah parah.

Biasanya jamur yang menyebabkan terjadinya keputihan maka harus diatasi dengan anti jamur atau antiseptik kewanitaan dari resep dokter dan jika keputihan disebabkan oleh bakteri maka harus diatasi dengan antibiotik. Pengobatannya banyak jenisnya mulai dari pil yang diminum hingga salep ataupun cairan yang dioleskan di bagian dalam kemaluan.

Nah itulah tadi berbagai macam pembahasan di atas mengenai jenis keputihan dan jika Anda memiliki gejala keputihan tidak normal maka ada baiknya untuk segera mengobatinya di Klinik Utama Gracia atau Anda bisa juga menanyakan permasalahan tersebut dengan mengklik tombol chat online di atas.

Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tahukah Anda gejala keputihan yaitu permasalahannya dimana keputihan merupakan masalah klasik bagi kebanyakan kaum wanita? Tentang keputihan semua wanita harus mengetahuinya dan ironisnya kebanyakan wanita tidak mengetahui tentang keputihan tersebut.

Munculnya jamur candida di vagina akan membuat keasaman pada vagina menjadi semakin tinggi dan pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya gangguan stabilitas dari kesehatan vagina yang memudahkan resiko keputihan datang dengan mudah dan membuat vagina menjadi gatal.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa gejala keputihan ini di bagi menjadi dua kelompok yaitu keputihan normal biasanya sering terjadi saat masa subur, serta saat sesudah dan sebelum menstruasi, dan keputihan yang abnormal dapat menyebabkan efek dan hal ini sangat mengganggu bagi kesehatan wanita pada umumnya. Dan yang paling harus Anda perhatikan adalah gejala keputihan yang abnormal karena keputihan itu salah satu ciri-ciri kanker serviks dan infeksi pada area intim.

Lalu, Apakah yang Menjadi Penyebab Keputihan?
Ternyata banyak penyebab keputihan diantaranya: karena faktor kebersihan vagina yang kurang baik, kebersihan di daerah vagina haruslah terjaga dengan baik.

Jika didaerah vagina tidak dijaga kebersihannya maka akan menimbulkan berbagai macam penyakit salah satunya keputihan. Bakteri patogen akan sangat mudah menyebarnya dan membuat penyebab infeksi di karenakan kelembaban pada vagina. Keputihan yang disebabkan oleh jamur, parasit, bakteri dan virus yaitu:



- Parasit Trichomonas Vaginalis
Parasit Trichomonas Vaginalis biasanya terjadi dan di tularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau oleh perlengkapan mandi. Biasanya keluarnya cairan yang sangat kental itu memiliki warna kuning atau hijau dibarengi dengan bau yang tidak sedap.

- Bakteri Gardnerella
Dimana keputihan infeksi dari bakteri ini dengan memiliki ciri-ciri berwarna keabu-abuan, sedikit encer memiliki bau amis dan berbuih. Keputihan jenis ini dapat menimbulkan rasa gatal yang sangat menggangu.

Biasanya virus yang menyebabkan keputihan yang disebabkan oleh bakteri Gardnerella diakibatkan oleh berbagai macam sebab seperti: seperti herpes, condyloma dan HIV/AIDS. Timbulnya kutil-kutil yang banyak dan diikuti oleh cairan berbau menandakan adanya virus condyloma. Adanya luka yang melepuh di sekitar lubang vagina, terasa panas dan menimbulkan rasa gatal.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa kanker mulut rahim itu sangat berbahaya bagi kaum wanita karena dapat di picu oleh keputihan yang disebabkan oleh keputihan akibat adanya virus.



Inilah Berbagai Gejala Keputihan Pada Wanita, Apa Sajakah Itu?


Gejala keputihan serta ciri-ciri wanita yang terkena penyakit keputihan yang bisa dikenali dari macem bau dan warna keputihan itu sendiri. Ciri-ciri keputihan pada wanita antara lain adalah sebagai berikut:

- Cairan yang keluar berbau tidak sedap.

- Berwana putih susu, kuning atau hijau.

- Menyebabkan rasa gatel dan nyeri pada daerah genital wanita.

- Cairan keputihan kental.

- Terkadang bercampur darah.

Bagaimanakah Keputihan Didiagnosis?
Keputihan adalah nama gejala yang diberikan kepada cairan yang keluar dari vagina yang bukan darah. Keputihan bukan penyakit tersendiri, tetapi merupakan manifestasi gejala dari hampir semua penyakit kandungan.

Keputihan fisiologis di jumpai pada keadaan menjelang menstruasi, pada saat keinginan seks meningkat, dan pada waktu hamil. Sehingga memerlukan tindak lanjut untuk menengakan diagnosis gejala keputihan melalui:

- Dengan Melakukan Pemeriksaan Inspekulo
Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat dan mencari penyebab dari mana keputihan berasal, seperti berasal dari mulut rahim yang hanya bersifat lokal dalam vagina.

Cairan keputihan dapat dilihat dari warna, keputihan bergumpal atau encer, melekat pada dinding vagina dan mulut rahim tertutup keputihan, terdapat luka dan apakah mudah terjadinya sedikit pendarahan ketika keputihan itu keluar.

- Melakukan Pemeriksaan Laboratorium
Karena infeksi, alergi benda-benda asing yang dimasukan secara sengaja atau tidak kedalam vagina, itu juga bisa menjadi penyebab keputihan.

Dengan dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan infeksi (trikomonas, kandida albilkan, bakteri, spesifik) dan pap smear untuk kemungkinan keganasan.

Bagaimanakah Cara Mencegah Keputihan?



- Membersihkan selalu organ intim wanita dari arah depan ke arah belakang untuk mencegah masuknya kuman dari anus.

- Vagina dibersihkan dengan menggunaka pembersih yang tidak menyebabkan gangguan kestabilan pH pada daerah vagina.

- Hindari penggunaan bedak atau bubuk yang bertujuan membuat vagina harum atau kering. Karena bedak mempunyai partikel yang kecil dan juga halus karena itu yang membuat partikel ini bisa terselip ke sana sini dan tidak bisa dibersihkan dengan baik sehingga menjadi sarang bakteri.

- Sebaiknya menggunakan celana dalam dari bahan katun karena katun mampu menyerap keringan dengan baik.

- Seringlah untuk mengganti pembalut 3-4 kali dalam sehari saat Anda sedang mengalami siklus haid.

- Menggunakan panty liner disaat sedang butuh saja. Pemakaian penty liner jangan dalam waktu yang lama.

- Kelola masalah stres dengan baik seperti mengambil waktu cuti atau libur, membuat diri menjadi rileks dan lebih santai. Karena stres adalah salahsatu penyebabkeputihan yang sering terjadi pada wanita.

- Kurangilah aktivitas yang berlebihan sehingga menyebabkan menjadi letih.



Tentunya banyak hal yang bisa mengakibatkan seorang wanita mengalami masalah gejala keputihan tidak normal atau ciri-ciri keputihan yang berbahaya. Dan jika Anda memiliki gejala yang ada di atas maka segera konsultasikan dengan kami di Klinik Utama Gracia, atau Anda bisa juga berkonsultasikan dengan mengklik tombol chat online diatas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang umun dan kondisi ini terjadi ketika organ yang termasuk ke dalam sistem kemih yang terjadi di bagian ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra terinfeksi.

Dan tahukah Anda bahwa infeksi saluran kemih dapat terjadi pada siapa saja, akan tetapi karena tubuh wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek, maka wanita lebih rentan mangalami infeksi saluran kemih dibandingkan dengan pria.

Infeksi terbatas pada kandung kemih bisa terasa menyakitkan pada deerah bawah pusar serta terasa rasa panas atau nyeri saat berkemih, dan jika infeksi saluran kemih dibiarkan maka kemungkinan besar akan berpotensi menimbulkan masalah yang lebih serius yaitu penyebaran infeksi yang bisa masuk ke ginjal.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih Adalah Sebagai Berikut:

Sebagaian besar kasus ISK di sebabkan oleh adanya bakteri Escherichia coli atau E.coli yang umumnya hidup dalam usus besar.

Infeksi saluran kemih dapat disebabkan oleh bakteri dari sistem pencernaan yang masuk ke saluran uretra, selain itu iritasi setelah berhubungan seksual juga dapat mengakibatkan infeksi saluran kemih teriritasi. Dan hal tersebut tentunya dapat mengakibatnya terganggunya kinerja pengosongan urine oleh kondisi tertampung terlalu lamanya urine dalam kandung kemih, sehingga memberi peluang bagi bakteri untuk berkembang biak.

Berikut ini adalah beberapa kondisi seseorang yang bisa mengalami infeksi saluran kemih, diantaranya:

- Penderita batu ginjal

- Pria yang mengalami kelenjar prostat

- Pemakaian kateter alat bantu kencing.

- Lahir dengan kelainan struktur kemih.

- Wanita.

- Wanita yang telah menopause.

- Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi diafragma.

- Wanita yang sedang hamil.

- Orang yang baru melakukan prosedur operasi pada saluran kemihnya

- Penderita obesitas

- Orang yang sistem kekebalan tubuhnya rendah


Gejala Infeksi Saluran Kemih Adalah Sebagai Berikut:
Biasanya gejala-gejala pada infeksi saluran kemih bagian bawah (kandung kemih dan uretra) dan saluran kemih bagian atas (ginjal dan uretra) akan berbeda dan gejalanya adalah sebagai berikut:

Gejala Bagian Bawah Infeksi Saluran Kemih Adalah Sebagai Berikut:

- Sering buang air kecil atau ada dorongan ingin selalu buang air kecil.

- Rasa nyeri tumpul yang konstan pada daerah kemaluan.

- Nyeri saat buang air kecil.

- Air seni berwarna atau adanya campuran darah pada urin.

- Air seni berbau tidak sedap.

- Badan terasa lelah, tidak enak, dan nyeri.



Sedangkan Gejala Bagian Atas Infeksi Saluran Kemih Adalah Sebagai Berikut:

- Mengalami demam.

- Tubuh terasa dingin dan menggigil.

- Mual dan muntah.

- Nyeri pada bagian pinggang dan panggul.

- Diare.

Lalu, Bagaimanakah Infeksi Saluran Kemih Didiagnosis?
Diagnosa infeksi saluran kemih pada kasus infeksi saluran kemih bagian bawah terasa ringan dan akan membaik dalam beberapa hari, namun tetaplah berkonsultasi dengan dokter jika gejala infeksi saluran kemih menyebabkan banyak rasa sakit dan ketidaknyamanan atau jika tak kunjung sembuh lebih dari lima hari.

Dokter akan melakukan pemeriksaan yang digunakan untuk mengdiagnosis infeksi saluran kemih melalui cara sebagai berikut:

- Amalisis sampel urin.

- Pemeriksaan USG.

- CT scan.

- MRI scan.

- Sistoskopi.

Bagaimanakah Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih Adalah Sebagai Berikut:
Pencegahan infeksi saluran kemih dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi resiko infeksi saluran kemih, diantaranya:

- Pada saat membersihkan alat kelamin maka usap dari arah depan ke belakang karena hal tersebut membantu untuk mencegah bakteri dari anus menyebar ke vagina dan uretra.

- Buang air kecil segera setelah berhubungan intim.

- Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun dan ada baiknya hindari pemakaian pakaian dalam berbahan nilon dan pakaian yang ketat.

Bagaimanakah Infeksi saluran Kemih Diobati?


Jika diagnosa sudah sudah menunjukan hasil bahwa terkena infeksi saluran kemih, maka dokter biasanya akan mengobati infeksi saluran kemih dengan antibiotik. Dan minumlah antibiotik secara lengkap sesuai yang di anjurkan oleh dokter karena hal ini sangat penting agar infeksi cepat sembuh dan mencegah komplikasi.

Selain antibiotik, obat pereda rasa nyeri kadang-kadang di perlukan untuk menghilangkan rasa nyeri yang di sebabkan ISK dan pengobatan ISK akan semakin cepat berhasil jika ditunjang dengan langkah-langkah yang bisa dilakukan dirumah, sebagai berikut:

- Perbanyak minum air putih, meminum air putih dapat mengencerkan urin dan pastikan bahwa anda akan buang air kecil lebih sering sehingga bakteri akan keluar dari saluran kemih.

- Jangan suka menahan kencing.

- Redakan nyeri dengan kompres air hangat.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai infeksi saluran kemih adalah dan jika Anda merasa memiliki infeksi saluran kemih maka ada baiknya segera konsultasikan kepada Kami di klinik Utama Gracia atau Anda juga bisa berkonsultasi dengan mengklik tombol chat online di atas.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.