User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Tentu wanita sudah terbiasa, jika membahasa tentang keputihan. Namun, bagaimana dengan keputihan bercampur darah? Apakah Anda pernah mengalaminya dan apa yang menyebabkan keputihan bercampur dengan darah?
 
Perlu Anda ketahui, bahwa keputihan merupakan kondisi yang normal bagi wanita. Tetapi, tidak dengan keputihan bercampur darah. Kondisi ini bukanlah jenis keputihan yang normal dan harus mendapatkan penanganan khusus dari dokter untuk mengatasi masalah ini.
 
Pada dasarnya, keputihan adalah kondisi yang normal dialami oleh banyak wanita. Ini merupakan proses alami yang terjadi pada wanita. Cairan keputihan ini berasal dari leher rahim dan akan keluar melalui Miss V ditandai dengan cairan berwarna putih bening.
 
Cairan ini berfungsi untuk membersihkan dan melindungi area kewanitaan dari infeksi bakteri jahat. Tetapi, keputihan terbagi menjadi dua jenis dan kondisi keputihan yang normal biasanya ditandai dengan cairan keputihan berwarna putih bening tanpa disertai gejala dan bau apapun.

Lalu, Keputihan Becampur Darah Apakah Normal?

Tahukah Anda, bahwa keputihan terbagi menjadi dua jenis diantaranya, keputihan normal dan keputihan tidak normal. Jika Anda, salah satu wanita yang mengalami keputihan bercampur darah, maka ini bisa menjadi kondisi yang normal dan kondisi yang tidak normal.
 
Keputihan bercampur bercak darah bisa menjadi kondisi yang normal, karena beberapa wanita yang memasuki periode menstruasi mungkin saja mengalami keputihan bercampur darah kotor yang dihasilkan dari proses menstruasi.
 
Namun, keputihan bercampur darah bisa menjadi kondisi yang tidak normal dan membahayakan kesehatan Anda. Keputihan seperti ini, menjadi salah satu tanda dari jenis keputihan abnormal. Keputihan yang tidak normal menjadi salah satu tanda adanya penyakit yang menganggu kesehatan area kewanitaan.

Penyebab Keputihan Tidak Normal Yang Bercampur Darah?

Keputihan bercampur darah yang tidak normal bisa terjadi akibat adanya infeksi yang menyerang organ reproduksi wanita. Biasanya, ini disebabkan oleh penyakit menular seksual yang sedang Anda derita dan menyebabkan pendarahan ringan yang keluar bersamaan dengan cairan keputihan.
 
Umumnya, wanita yang menderita penyakit kelamin akan ditandai dengan keputihan abnormal termasuk keputihan bercampur darah. Penyakit kutil kelamin dan klamidia yang menyerang wanita akan menyebabkan keputihan yang tidak normal, seperti adanya darah pada cairan keputihan.
 
Tidak hanya itu, penyebab keputihan bercampur bercak darah dapat disebabkan oleh kanker serviks. Kondisi keputihan seperti ini biasanya menjadi tanda bahwa adanya infeksi yang menyerang area leher rahim yang menyebabkan wanita mengalami kanker serviks.
 
Ada banyak faktor lain yang menyebabkan wanita mengalami penyakit menular seksual yang ditandai dengan keputihan yang bercampur darah. Biasanya, ini selalu berkaitan dengan aktivitas seks yang tidak aman.
 
Wanita yang sudah aktif berhubungan seks sejak dini bisa menjadi salah satu penyebab keputihan bercampur darah. Berhubungan seks sejak dini memiliki risiko yang sangat besar bagi wanita. Infeksi menular seksual akan sangat mudah terjadi pada aktivitas seks yang tidak aman, seperti:
 
• Berhubungan seks dengan banyak pasangan
• Memiliki riwayat infeksi menular
• Berhubungan seks dengan pasangan yang menderita penyakit kelamin menular
• Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
 
Adapun penyebab lain yang dapat terjadi pada kondisi keputihan bercampur darah bisa terjadi, karena adanya kelainan pada sistem reproduksi wanita.

Lalu, Apakah Keputihan Bercampur Darah Kondisi yang Berbahaya?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa ada banyak jenis dan faktor yang menyebabkan keputihan bercampur bercak darah. Jika ini terjadi pada masa memasuki periode menstruasi, maka kondisi ini tidak berbahaya dan dapat dikatakan sebagai kondisi yang normal.
 
Namun, Apabila Anda mengalami keputihan yang bercampur darah disertai dengan berbagai gejala lain yang menyebabkan ketidaknyamanan, maka ini harus mendapatkan perawatan secepatnya dari dokter. Kenali tanda dan gejala yang mungkin terjadi bersamaan dengan cairan keputihan yang bercampur dengan darah.
 
Mungkin Anda akan mengalami rasa sakit pada perut bagian bawah, sakit ketika berhubungan seks, pendarahan diluar periode menstruasi, cairan keputihan sangat encer dan berbau amis, terasa nyeri dan sakit ketika buang air kecil dan sakit pada punggung bagian atas.
 
Jika Anda mengalami gejala seperti diatas, maka dapat dipastikan kondisi keputihan ini akan berbahaya dan harus mendapatkan penanganan secepatnya dari dokter. Ini bisa menjadi salah satu tanda dan gejala adanya infeksi yang sedang menyerang sistem reproduksi wanita dan menjadi tanda adanya penyakit menular seksual yang mungkin sedang Anda derita.


Cara Mencegah Keputihan Bercampur Bercak Darah

Ada banyak cara yang harus dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi. Untuk mencegah keputihan yang tidak normal, maka sebaiknya Anda menghindari aktivitas seksual yang tidak aman. Karena, aktivitas seks menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya penyakit menular seksual pada wanita yang ditandai dengan keputihan tidak normal salah satunya, seperti keputihan bercampur bercak darah.
 
Tidak hanya itu, Anda juga harus melakukan pemeriksaan secara rutin dengan dokter ahli ginekologi untuk mengetahui kesehatan sistem reproduksi Anda dan jika terjadi gangguan, maka hal ini dapat diatasi dengan mudah.
 
Hal yang harus Anda ketahui, bahwa keputihan yang bercampur dengan darah jika terus menerus dibiarkan tanpa adanya penanganan apapun, bisa menyebabkan kondisi yang berbahaya, seperti penyakit menular seksual hingga kanker serviks yang menjadi salah satu penyakit mematikan bagi kaum wanita.
 
Untuk itu, segera lakukan pemeriksaan dengan dokter ahli ginekologi untuk mengatasi masalah keputihan bercampu darah yang mungkin sedang Anda derita. Konsultasikan diri Anda dengan tim medis Klinik Utama Gracia melalui tombol konsultasi online yang sudah tersedia dibawah ini.
 


Panduan Penting 

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Banyak dari kita yang tidak mengetahui bagaimana sebenarnya cara mengobati isk atau infeksi saluran kemih dengan tepat. Tidak sedikit dari penderita isk mengalami infeksi kambuhan setelah melakukan pengobatan. Untuk itu, kami akan memberikan informasinya dan tindakan pengobatan yang tepat yang dapat Anda lakukan.

ISK atau infeksi saluran kemih adalah sebuah kondisi dimana terjadi peradangan pada saluran kemih yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini dapat di alami oleh pria maupun wanita, namun wanita lebih berisiko untuk menderita kondisi ini.

Hal ini disebabkan, karena wanita memiliki saluran pembuangan yang lebih pendek dibandingkan pria. Sehingga, sangat mudah untuk bakteri berpindah dan menginfeksi saluran kemih yang mengakibatkan banyak gangguan ketidaknyamanan dalam sistem kemih.

Kenali, Inilah Penyebab Infeksi Saluran Kemih


Tidak hanya cara mengobati isk, tetapi penyebab dan faktor yang meningkatkan terjadinya infeksi sangat penting untuk diketahui. Awalnya, kondisi ini terjadi karena adanya infeksi dari bakteri Escherichia Coli (E. Coli). Bakteri ini merupakan bakteri yang berkembang pada sistem pencernaan (usus besar) dan dapat menginfeksi saluran kemih ketika Anda buang air dan tidak membersihkannya dengan cepat.

Selain itu, ada beberapa faktor yang memicu terjadinya infeksi pada saluran kemih, di antaranya:

• Adanya benda yang menghalangi saluran kencing, seperti batu ginjal
• Menggunakan alat medis, seperti kateter urine
• Memiliki penyakit yang berkaitan dengan saluran kemih, seperti diabetes
• Aktivitas seks yang tidak aman


Pada pria, kondisi yang akan memicu terjadinya infeksi sering terjadi, apabila memiliki pembengkakan pada kelenjar prostat. Kondisi ini juga lebih sering di derita oleh kaum wanita yang lebih mudah untuk mengalami infeksi.

Penularan bakteri juga dapat terjadi melalui aktivitas seks yang tidak aman, seperti berhubungan seks dengan banyak pasangan, sering berganti-ganti pasangan seks, berhubungan seks dengan pasangan yang menderita penyakit kelamin.

Hal ini sangat mudah terjadi, karena bakteri mudah untuk menular dan dapat menginfeksi saluran kemih hingga mengakibatkan komplikasi yang sangat berbahaya.

Apa Saja Ciri Ciri Dan Gejala ISK?


Meskipun, beberapa penderita mengalami gejalanya, namun tidak sedikit di antara mereka yang mengetahui bahwa, mereka sedang mengalami infeksi saluran kemih. Untuk itu, ketahuilah setiap ciri ciri dan gejala isk yang mungkin sedang Anda alami.

• Cairan urin berubah warna menjadi lebih keruh bahkan bercampur dengan darah
• Urin yang keluar disertai dengan bau yang menyengat
• Meningkatnya rasa ingin buang air kecil
• Cairan urin keluar hanya sedikit
• Terasa kram pada perut bagian bawah
• Demam
• Nyeri dan sakit ketika buang air kecil

Apakah Anda mengalami salah satu gejala isk, seperti di atas? Jika iya, maka Anda perlu mengetahui cara mengobati ISK dengan tepat dan segera lakukan pengobatan sedini mungkin agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah.

Cara Mengobati ISK Dengan Tepat

Tidak sedikit penderita isk yang mengalami infeksi kambuhan meskipun sudah melakukan pengobatan dengan berbagai cara. Ada baiknya, Anda melakukan langkah berikut ini sebagai cara mengobati isk dan mencegah terjadinya infeksi kambuhan, di antaranya:

Mengkonsumsi Air Putih, air putih yang dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, seperti 7 hingga 8 liter sehari mampu, membantu membuang bakteri yang berada pada saluran kemih dan berisiko untuk menyebabkan terjadinya infeksi.
 
Menjaga Kebersihan Area Kelamin, langkah ini sangat penting untuk dilakukan oleh kaum wanita, meskipun pria harus menjaga kebersihan area kelaminnya. Seperti yang kita ketahui, bahwa wanita memiliki saluran pembuangan yang lebih pendek dibandingkan pria, sehingga mudah untuk menyebabkan terjadinya infeksi. Sebaiknya, ketika selesai buang air kecil lakukan metode membersihkan area kelamin dari depan kebelakang. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya perpindahan bakteri yang dapat menyerang saluran kemih wanita.

Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Seks, ketika Anda berhubungan seks, sangat banyak bakteri ataupun infeksi yang mungkin menular selama aktivitas seks berlangsung. Bakteri ini akan bertahan di area kelamin dan memungkinkan untuk menyerang sistem kemih Anda. Untuk itu, usahakan buang air kecil setelah Anda melakukan hubungan seks.
 
Cara mengobati isk seperti di atas mungkin saja bisa menyebabkan infeksi yang berulang. Karena, untuk mengobati infeksi saluran kemih harus dilakukan dengan bantuan dan penanganan dari dokter dan dilakukan secara medis.
 
Untuk itu, jika Anda mengalami isk sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dengan dokter ahli ginekologi dan andrologi untuk mendapatkan penanganan dan cara mengobati isk dengan tepat untuk mencegah terjadinya infeksi yang berulang.

Menderita ISK? Lakukan Cara Mengobati ISK Di Bawah Ini


Jika Anda ingin mendapatkan pengobatan infeksi saluran kemih dan tidak ingin mengalami infeksi berulang. Sebaiknya, segera hubungi Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan tindakan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi dan penyebab yang Anda alami.

Dokter akan melakukan tes urin dan tes darah untuk mengetahui penyebab dan tingkat keparahan yang sedang Anda derita. Dokter akan memberikan Anda pengobatan yang sesuai bertujuan untuk mengobati dan mencegah terjadinya infeksi berulang serta komplikasi berbahaya yang akan menyerang kesehatan ginjal Anda.

Nah, jika Anda membutuhkan informasi lebih jelas mengenai cara mengobati isk dengan Klinik Utama Gracia. Silahkan melakukan konsultasi dengan tim medis kami atau datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan penanganan langsung dari dokter.

Baca Juga :  Anyang-Anyangan Setelah Berhubungan Intim Mengintai Pasangan Baru


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tidak banyak wanita yang mengetahui cara mengobati keputihan yang gatal. Meskipun sebenarnya keputihan adalah kondisi yang normal, namun jika Anda mengalami keputihan yang gatal dengan berbagai gejala lainnya, kondisi seperti ini tidak dapat dibiarkan karena salah satu tanda keputihan tidak normal yaitu dengan munculnya keputihan yang disertai dengan rasa gatal.

Tahukah Anda, bahwa keputihan memiliki dua jenis yaitu, keputihan tidak normal dan keputihan normal. Biasanya, keputihan normal merupakan kondisi yang biasa terjadi pada wanita di saat masa suburnya yaitu, sebelum dan sesudah masa menstruasi terjadi.

Keputihan normal (fisiologis) yang di alami wanita akan ditandai dengan cairan berwarna bening, tidak berbau dan tidak menyebabkan rasa gatal. Namun, berbeda dengan kondisi ini sebaliknya, keputihan tidak normal (patologis) adalah jenis keputihan yang disebabkan oleh infeksi dan kondisi tertentu.

Keputihan yang tidak normal akan ditandai dengan cairan keputihan berwarna kuning, hijau, keabu-abuan, disertai dengan rasa gatal, berbau, serta rasa nyeri dan gatal yang menyiksa. Tidak jarang, wanita yang mengalami keputihan tidak normal akan merasa sangat terganggu dan khwatir dengan kondisi keputihan yang di alaminya. Namun, masih banyak wanita yang tidak mengetahui bagaimana cara mengobati keputihan yang gatal.

Baca Juga :  Ketahui Penyebab Keputihan Berbau Busuk Pada Wanita

Lalu, Apa Penyebab Wanita Mengalami Keputihan Gatal?


Ada banyak faktor dan penyebab wanita mengalami keputihan yang gatal, berikut ini beberapa penyebab yang memungkinkan Anda mengalami keputihan gatal, di antaranya:

• Infeksi Bakteri, Virus, dan Parasit


Infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit merupakan salah satu penyebab wanita mengalami keputihan yang gatal. Biasanya, hal ini saling berkaitan dengan infeksi menular seksual yang mungkin menular pada wanita. Bakteri seperti candida albicans sangat sering menjadi penyebab wanita mengalami keputihan yang gatal.

• Penyakit Menular Seksual


Keputihan tidak normal merupakan salah satu tanda dari penyakit menular seksual yang terjadi pada wanita. Biasanya, jika Anda terinfeksi penyakit menular seksual akan disertai dengan rasa gatal dan kondisi keputihan yang tidak normal. Umumnya, cairan keputihan akan berubah warna dan disertai dengan rasa gatal hingga nyeri dan sakit sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada area Miss V.

• Tidak Menjaga Kebersihan Area Miss V


Wanita yang tidak menjaga kebersihan area Miss V sangat mudah untuk terinfeksi bakteri dan menyebabkan keputihan yang tidak normal. Hal ini disebabkan oleh area Miss V yang lembab dan tidak terjaga kebersihannya sehingga bakteri sangat mudah untuk berkembang.

Sebaiknya, Anda menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan Anda mengalami keputihan yang tidak normal. Karena, kondisi keputihan patologis ini bisa menimbulkan komplikasi yang sangat berbahaya bagi wanita yang menderitanya. Selain itu, wanita yang sering menggunakan pakaian dalam atau celana yang sangat ketat dapat memicu terjadinya kondisi keputihan yang tidak normal.


Inilah 4 Cara Mengobati Keputihan Yang Gatal


Wanita yang mengalami keputihan gatal akan menggunakan segala cara mengobati keputihan yang gatal. Untuk itu, Anda bisa melakukan beberapa cara di bawah ini untuk mengetahui cara mengobati keputihan yang gatal, di antaranya:

1. Menjaga Kebersihan Miss V, seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa wanita yang tidak menjaga kebersihan Miss V sangat rentan untuk mengalami keputihan yang tidak normal. Inilah cara mengobati keputihan yang gatal dengan cara menjaga area Miss V agar tetap kering dan terhindar dari kelembaban yang mudah untuk menjadi tempat berkembangnya bakteri. Bersihkan area Miss V menggunakan air bersih dan hindari penggunaan produk pembersih yang mengandung bahan kimia.

Penggunaan produk pembersih Miss V dengan bahan kimia dapat mengakibatkan iritasi pada kulit area Miss V dan menyebabkan Anda mudah untuk terinfeksi dan berakibat pada keputihan yang tidak normal. Gunakan teknik membersihkan Miss V dari depan ke belakang. Hal ini bertujuan untuk mencegah perpindahan bakteri.

2. Rutin Mengganti Pembalut, ketika masa menstruasi kondisi Miss V sangat mudah untuk terinfeksi dan pada masa seperti ini kemungkinan Anda juga akan mengalami keputihan yang disertai dengan rasa gatal. Hindari menggunakan pembalut dalam waktu yang lama, karena kondisi ini akan mengakibatkan mudahnya bakteri untuk menginfeksi area Miss V Anda. Sangat disarankan untuk mengganti pembalut secara rutin setiap hari dan minimal 3 sampa 4 kali dalam sehari.

3. Menggunakan Krim Anti Jamur, cara mengobati keputihan yang gatal selanjutnya yaitu dengan menggunakan krim anti jamur atau krim kulit yang bisa menghilangkan rasa gatal di area sekitar Miss V. Tujuannya adalah untuk mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan akibat keputihan yang tidak normal. Namun, penggunaan krim ini tidak boleh sembarangan dan harus melalui resep dokter.

4. Konsultasi Dengan Dokter, terakhir cara mengobati keputihan yang gatal dan sangat ampuh yaitu melakukan konsultasi dengan dokter. Jika Anda sudah melakukan berbagai cara untuk mengobati keputihan gatal yang sedang Anda derita, maka cara yang sangat tepat yaitu melakukan konsultasi dengan dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Anda dan melakukan tes melalui cairan keputihan untuk mengetahui penyebab pasti Anda menderita keputihan yang gatal. Setelah dokter mengetahuinya, maka dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda. Dokter akan memberikan pengobatan sesuai dengan penyebab Anda mengalami kondisi keputihan ini.

Sebaiknya, Anda menghindari aktivitas hubungan seks yang tidak aman karena dapat memicu infeksi bakteri yang sangat mudah menginfeksi dan menyebabkan Anda mengalami keputihan tidak normal serta penyakit menular seksual.

Nah, itulah cara mengobati keputihan yang gatal dan jika Anda mengalami kondisi keputihan seperti ini. Segera konsultasikan diri Anda dengan dokter Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dan mencegah terjadinya komplikasi yang tidak di inginkan untuk kesehatan Anda.


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Baca Juga :  2 Jenis Operasi Selaput Dara Yang Sudah Populer

Dimanakah tempat operasi keperawanan yang baik? Pertanyaan seperti ini sangat banyak dicari oleh kaum wanita yang ingin kembali perawan saat berhubungan seksual. Akan sangat banyak pilihan tempat untuk melakukan operasi keperawanan. Sebelum mengetahui tempat yang baik untuk melakukan operasi keperawanan sebaiknya Anda mengetahui apa saja tujuan dan alasan wanita melakukan operasi ini.


Pentingnya Keperawanan Bagi Seorang Wanita


Selaput dara merupakan lapisan tipis yang berada di pembukaan pada area vagina. Wanita yang sudah melakukan hubungan seksual kemungkinan akan mengalami kondisi selaput dara yang robek. Hal ini disebabkan oleh selaput dara sangat berkaitan dengan yang namanya keperawanan.

Selaput dara diklaim sebagai simbol keperawanan dan mahkota bagi perempuan. Jika selaput dara robek maka, hilanglah mahkota dan seorang wanita disebut sudah tidak perawan. Pentingnya keperawanan bagi seorang wanita dipengaruhi oleh beberapa faktor. Keperawanan juga menjadi salah satu hal yang sangat dijaga oleh wanita yang belum menikah. Tidak sedikit pria yang merasa kecewa saat mengetahui pasangannya sudah tidak perawan saat dinikahi dan hal ini bisa menyebabkan ketidak harmonisan hubungan rumah tangga.


Beberapa Faktor Yang Menyebabkan Seorang Wanita Tidak Perawan


Umumnya, seorang wanita akan kehilangan keperawanannya setelah melakukan hubungan seksual. Saat ini semakin maraknya hubungan seks diluar nikah menjadi salah satu pemicu seorang wanita tidak perawan lagi sebelum masa pernikahan. Banyaknya wanita di usia remaja yang sudah melakukan hubungan seks terlarang ini tidak mengetahui dampak negatif dari perbuatan yang mereka lakukan. Sehingga tidak sedikit wanita yang kehilangan keperawanan mereka akibat melakukan hubungan seksual.

Selain itu, beberapa aktivitas diluar hubungan seksual dapat menyebabkan selaput dara wanita robek diantaranya seperti:

• Aktivitas olahraga berkuda dan bersepeda
• Akibat kecelakaan dan cidera
• Alat medis tertentu yang untuk memeriksa organ intim

Ketika seorang wanita melakukan latihan peregangan yang berat beberapa kasus bisa menyebabkan robeknya selaput dara. Sebaiknya Anda menghindari beberapa faktor yang bisa menyebabkan robeknya selaput dara. Apabila Anda membutuhkan tempat operasi keperawanan sebaiknya Anda melakukannya ditempat yang aman dan berpengalaman untuk menghindari kemungkinan terjadinya komplikasi.


Alasan Dan Tujuan Wanita Mencari Tempat Operasi Keperawanan


Setiap wanita memiliki alasan tersendiri untuk melakukan operasi keperawanan. Ada yang ingin mengembalikan keperawanan setelah pernah melakukan hubungan seksual dengan pasangan sebelum menikah, ada yang hanya ingin membahagiakan pasangan demi memuaskan pasangan saat berhubungan seksual. Tentu saja wanita memiliki tujuan yang berbeda-beda untuk melakukan operasi selaput dara. Berikut ini beberapa alasan wanita mencari tempat operasi keperawanan

• Untuk mendapatkan tanda keperawanan sebelum menikah, sebab keperawanan merupakan hal penting menurut budaya tertentu.
• Untuk mengembalikan keperawanan bagi mereka yang mengalami penyerangan seksual. Prosedur ini dapat memberikan kelegaan emosional dan psikologis bagi korban.
• Untuk memperbaiki selaput darah yang rusak karena cedera.



Hal Yang Harus Di Lakukan Wanita Ketika Ingin Melakukan Operasi Keperawanan


Pasien yang ingin melakukan operasi keperawanan memang tak ada salahnya menetapkan lokasi dan mencari tempat operasi keperawanan yang diinginkan. Dengan demikian hasilnya dan kemungkinan terjadinya komplikasi yang tidak diinginkan lebih kecil untuk terjadi. Untuk melakukan operasi ini tidak bisa disembarang tempat inilah pentingnya menentukan tempat dan lokasi untuk melakukan operasi keperawanan.

Setelah Anda menentukan tempat untuk melakukan operasi keperawanan maka, tahap pengerjaan operasi ini akan dilakukan dengan menyatukan kembali selaput dara yang robek dan melakukan penjahitan. . Namun, operasi dengan menyatukan selaput dara ini harus dilakukan dalam waktu dekat setelah wanita kehilangan selaput daranya untuk pertama kali. Pasalnya, dokter membutuhkan sisa-sisa selaput dara yang bisa dijahit kembali.

Selain itu, dokter juga akan membuat selaput dara baru dengan menggunakan darah buatan yang dibuat dari gelatin. Metode ini akan membuat wanita mengeluarkan “darah keperawanan” lagi saat melakukan hubungan seks. Setelah menjalain operasi keperawanan, dokter akan menyarankan Anda untuk tidak melakukan hubungan seks selama beberapa waktu ke depan. Dokter juga akan meresepkan obat untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah terjadinya infeksi.


Lalu, Dimanakah Tempat Operasi Keperawanan Yang Bagus?


Banyak wanita indonesia yang bingung untuk memiliki tempat operasi keperawanan yang bagus. Karena, hal ini dipengaruhi oleh kurangnya informasi terhadap rumah sakit atau layanan medis yang mereka dapatkan sehingga mereka hanya berpikir bahwa melakukan operasi keperawanan yang baik hanya di luar negeri. Namun, Anda tidak perlu merasa khawatir dan tidak perlu melakukan operasi ini ke luar negeri. Klinik Utama Gracia merupakan salah satu tempat yang bisa menjadi pilihan Anda untuk melakukan operasi keperawanan.

Anda tidak perlu ragu jika ingin melakukan operasi keperawanan di Klinik Utama Gracia. Dokter ahli dan peralatan medis yang berteknologi canggih dan modern mendukung jalannya operasi lebih baik dan efektif sehingga mencegah terjadinya komplikasi yang tidak diinginkan.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai tempat operasi keperawanan bagi wanita yang ingin melakukan operasi keperawanan dan mendapatkan keperawanannya kembali. Jangan mudah tertipu dengan informasi tempat operasi keperawanan yang menawarkan harga yang murah namun, hasil yang didapatkan tidak baik untuk kesehatan Anda.

Apabila Anda ingin melakukan operasi keperawanan dengan Klinik Utama Gracia. Anda bisa melakukan konsultasi dengan tim medis kami melalui layanan konsultasi online di bawah ini, Anda juga bisa menghubungi kami di 081336361555 atau datang langsung ke klinik kami untuk mendapatkan tindakan langsung dengan dokter.

Baca Juga :  Cara Mengembalikan Keperawanan, Hanya 60 Menit


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Baca Juga :  Jangan Digaruk, Ini Penyebab Keputihan Gatal

Tahukah Anda bahwa keputihan adalah kondisi normal yang di alami oleh kaum wanita. Namun, tidak selamanya keputihan itu bersifat normal dan aman. Keputihan dibagi menjadi 2 jenis yaitu keputihan normal dan tidak normal berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Mengenal 2 Jenis Keputihan Adalah

Keputihan adalah cairan yang keluar dari kelamin wanita dan kondisi ini dapat dikatakan sebagai keadaan yang normal apabila cairan yang keluar berwarna bening dan tidak disertai dengan bau. Jenis keputihan ini membantu menjaga kesehatan organ reproduksi wanita dengan tujuan agar area sekitar vagina tidak terlalu kering yang dapat menyebabkan mudahnya terjadi infeksi dan iritasi pada area vagina.
 
Keputihan jenis ini ditandai dengan ciri seperti:
 
• Cairan keputihan tidak berbau
• Cairan keputihan tidak lengket
• Cairan keputihan berwarna putih bening
• Cairan keputihan yang keluar tidak berlebihan

Lalu, Bagaimana Dengan Keputihan Tidak Normal?


Keputihan yang tidak normal menjadi salah satu tanda dan gejala adanya penyakit atau gangguan pada organ reproduksi wanita. Keputihan tidak normal dapat terjadi akibat adanya infeksi pada leher rahim, atau infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus yang menandakan seorang wanita memiliki penyakit kelamin.

Wanita yang mengalami keputihan tidak normal harus sangat berhati-hati dan segera melakukan pemeriksaan dengan dokter. Jika Anda membiarkan kondisi ini tanpa melakukan pengobatan akan sangat banyak komplikasi dan bahaya yang di timbulkan dari keadaan ini. Seperti yang sudah banyak dijelaskan bahwa keputihan adalah kondisi umum yang di alami oleh wanita. Tetapi, ini tidak berlaku untuk kondisi keputihan yang tidak normal.

Inilah Penyebab Keputihan Tidak Normal

Ada banyak faktor dan kondisi yang menyebabkan terjadinya keputihan tidak normal pada wanita. Kondisi keputihan yang tidak normal biasanya berkaitan dengan adanya infeksi dari bakteri dan jamur. Berikut ini kondisi yang paling sering menyebabkan keputihan tidak normal di antaranya:
 
1. Disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur serta parasit yang menyerang kesehatan vagina
2. Akibat adanya penyakit yang menganggu kesehatan organ reproduksi wanita
3. Akibat tidak menjaga kebersihan organ intim yang menyebabkan terjadinya infeksi
4. Disebabkan oleh penyakit kelamin menular
 
Keputihan yang tidak normal jika tidak segera di obati akan menimbulkan banyak komplikasi dan semakin berbahaya untuk kesehatan wanita. Jika Anda mengalami keputihan yang tidak biasanya dan disertai dengan bau dan rasa gatal. Maka, dapat dipastikan bahwa Anda mengalami keputihan tidak normal dengan kemungkinan yang bisa terjadi bahwa Anda sedang terinfeksi oleh salah satu penyakit kelamin menular.

Keputihan Tidak Normal Ciri Penyakit Berbahaya


Yang harus Anda ketahui yaitu keputihan adalah kondisi kesehatan yang harus selalu diwaspadai tanda dan gejala yang ditimbulkannya. Apabila Anda mengalami keputihan dengan ciri ciri berikut ini sebaiknya Anda segera untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter.

- Cairan keputihan bewarna coklat dan bercampur darah

Keputihan ini umumnya disebabkan akibat siklus menstruasi yang tidak teratur. Tetapi Anda perlu berhati-hati meskipun kondisi ini jarang terjadi, keputihan dengan ciri seperti ini bisa menjadi tanda adanya kanker serviks. Selain itu, keputihan dengan ciri seperti ini akan diikuti dengan gejala seperti nyeri panggul, keputihan berwarna coklat, kuning bahkan cairan keputihan akan berbuih. Biasanya wanita yang mengalami keputihan dengan ciri seperti ini disebabkan adanya infeksi bakteri dan menjadi tanda adanya penyakit kelamin menular seperti trikomoniasis.

- Keputihan yang disertai dengan rasa gatal dan perih di sekitar vagina

Keputihan tersebut dipicu oleh infeksi jamur yang menyerang area vagina. Gejala-gejala lainnya akan disertai dengan rasa gatal kemudian perih di sekitar vagina.

- Cairan keputihan berbusa

Keputihan berwarna hijau dan berbusa disebabkan oleh infeksi penyakit kencing nanah. Ini merupakan salah satu tanda dari seorang wanita memiliki penyakit kelamin menular seksual dan harus segera mendapatkan perawatan yang tepat untuk mencegah terjadinya penularan kepada pasangan lainnya.

- Keputihan berbau amis

Keputihan yang disertai dengan bau amis menjadi ciri-ciri keputihan yang berbahaya. Kondisi ini juga biasanya disertai oleh nyeri pada pinggul, sakit saat buang air kecil selanjutnya tidak nyaman pada organ intim.

Dampak Keputihan Tidak Normal


Umumnya, keputihan adalah kondisi yang normal dan terjadi pada semua wanita. Namun, keputihan yang tidak normal bukan merupakan kondisi yang umum dan harus dilakukan penanganan untuk kondisi seperti ini. Jika Anda mengalami keputihan tidak normal tanpa melakukan pengobatan maka, sangat banyak dampak yang diakibatkan oleh komplikasi yang mempengaruhi kondisi kesehatan wanita diantaranya:

• Masalah pada kehamilan
• Risiko infeksi panggul
• Memiliki penyakit kelamin menular

Banyak lagi dampak dari keputihan tidak normal yang tidak diobati. Maka dari itu keputihan adalah keadaan yang harus selalu di ketahui dan diwaspadai ciri ciri serta tanda yang ditimbulkannya. Nah, itulah beberapa penjelasan tentang keputihan. Yang harus Anda perhatikan yaitu keputihan adalah kondisi yang tidak bisa dianggar remeh dan harus mendapatkan penanganan yang efektif.

Apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai masalah keputihan yang Anda alami, segera konsultasikan dengan dokter kami dengan cara klik gambar konsultasi dibawah iniatau bisa menghubungi kami di 081336361555 untuk konsultasi via telepon.

Baca Juga :  8 Ciri-Ciri Keputihan Yang Berbahaya Dan Mencegahnya


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.