User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
seksualitas pria

Berbicara mengenai seks merupakan salah satu hal yang mungkin tabuh untuk dibicarakan oleh beberapa orang. Tapi sebenarnya seks harus dipelajari dan diketahui, untuk menghindari kesalahpahaman. Terutama bagi para pria yang masih berusia remaja, pendidikan mengenai seks sangatlah penting. Untuk itu kita akan membahas mengenai seksualitas pria.

Seksualitas berbeda dengan seks. Seks bisa diartikan sebagai kelamin pada pria atau wanita. Dimana seks memiliki kaitannya dengan hubungan intim antara pria maupun wanita. Namun apabila seksualitas merupakan faktor yang mempengaruhi manusia mengenai seks itu sendiri. Faktor tersebut terdiri dari banyak hal, seperti biologis, budaya, sosial, dan psikologi seseorang.

Pengertian mengenai seksualitas lebih jauh dibandingkan dengan seks. Apabila seks dapat dikatakan hanya hubungan antara laki-laki dan wanita. Namun seksualitas membahas lebih jauh mengenai kedua hal tersebut. Karena seksualitas berkaitan dengan aktivitas seks yang dilakukan oleh pria.

Menurut Wikipedia, seksualitas terbagi menjadi empat jenis yang diketahui, hal itu dapat dikatakan bagaimana seseorang tertarik pada orang lain, atau lawan jenis (heteroseksualitas), pada penyuka sejenis (homoseksual pada pria), (lesbian pada wanita), menyukai pada semua jenis (biseksual), dan asexual (tidak menyukai seks). Tentunya kita mengenal empat hal tersebut, dan tiga diantaranya dianggap mengenai seksualitas yang tidak normal.

Jenis Seksualitas

Heteroseksual

Heteroseksual merupakan jenis seksualitas yang normal dan lazim dilakukan oleh setiap manusia. Karena manusia memang diciptakan berlawanan jenis dan keduanya harus saling berpasangan dengan jenis yang berbeda. Seperti halnya seksualitas mengenai kesukaan secara emosional dan juga fisik antara wanita dan pria.

Homoseksual dan Lesbi

Dapat dikatakan homoseksual dan lesbi merupakan salah satu hubungan yang tidak wajar dalam masyarakat. Meskipun kalangan ini semakin banyak saat ini. Homoseksual lebih dikaitkan dengan kaum guy, kalangan yang menyukai sesama jenis terutama sama-sama menyukai pria dan mereka menjalin hubungan percintaan dengan sesama.

Sementara itu, kaum lesbian merupakan mereka yang menyukai wanita dan wanita. Hubungan ini juga dianggap sebagai hal yang tidak wajar. Namun di beberapa Negara sudah meresmikan hubungan dan pernikahan yang dilakukan oleh penyuka sesama jenis. Baik itu kaum homoseksual, maupun lesbian.

Biseksual

Biseksual dapat dikatakan orang yang memiliki kesukaan terhadap lawan jenis dan juga sejenis. Banyak dari mereka yang menyukai dari sisi emosional saja maupun dari seksualitas. Entah apa yang menyebabkan mereka bisa seperti itu. Kalangan ini sama seperti kalangan homoseksual, mereka selalu menjalin hubungan secara masif.

Aseksual

Aseksual merupakan orang yang tidak menyukai masalah seksualitas. Bahkan mereka tidak tertarik sama sekali dengan seks. Dan mereka juga tidak suka dengan apa yang dianggap sebagai seksualitas pada dirinya. Kalangan seperti ini dapat dikatakan orang-orang yang antiseksual.

Keempat jenis seksualitas manusia tersebut memang sangat umum ada di dunia. Namun dibeberapa Negara, termasuk Indonesia hanya melegalkan hubungan berlawan jenis. Tetapi kalangan yang berbeda seperti kaum homoseksual, lesbi, biseksual, dan aseksual tetap ada. Namun mereka sangat jarang menampakan dirinya. Bahkan kelainan seksualitas tersebut terkadang jarang mereka ungkap secara terbuka.

Kali ini kita akan membahas mengenai seksualitas pria berdasarkan usianya. Dimana pria memiliki dimensi yang lebih kuat untuk dibahas mengenai seksualitas. Karena seksualitas pria dapat dilihat berdasarkan umur yang sangat dipengaruhi oleh kondisi mental mereka. Seperti yang dikutip dari Sindonews.com mengenai gairah seksualitas pria menurut usianya.

Usia 21-25 Tahun

Dapat diungkapkan pada usia ini merupakan masa prima seks bagi seorang pria. Dimana dapat dikatakan bahwa pada usia ini pria selalu ingin bereksprimen dengan masalah seksualitasnya. Dimana terkadang mereka mencari kesenangan seksualitas dengan berbagai cara seperti hanya sebagai unsur untuk mendekatkan diri pada lawan jenis perempuan saja.

Usia 26-30 Tahun

Pada usia 26-30 tahun, masa ini bukan menjadikan seks hanya sekedar just for fun. Dimana pada usia ini pria sudah enggan bersikap lebih atraktif dalam masalah seksualitasnya. Mereka lebih memilih untuk berkata jujur kepada pasangannya mengenai hasrat seksual yang ia inginkan. Para pria percaya, pada usia ini gairah seksualitas menjadi sesuatu yang digunakan untuk menciptakan hubungan yang lebih mesra bersama pasangan.

Usia 31-35 Tahun

Pada masa ini pria ingin pasangannya memahami apa adanya mengenai kekuatan seks pria. Pada masa ini pria ingin hubungan bercinta yang berkualitas pada pasangannya. Sehingga para wanita harus bisa lebih mengerti akan hal ini, dan menciptakan beberapa inovasi dalam bercinta. Sehingga meningkatkan gairah bercinta pria lagi.

Usia 36-40 Tahun

Pada usia ini, pria lebih memiliki penurunan gairah dalam bercinta. Dimana ia sudah tidak seagresif ketika usia 20 tahunan. Namun pada masa ini pria sudah memiliki psikis yang matang dan tidak ternilai. Dimana wanita akan merasa kenyamanan pada masa-masa ini. Dimana laki-laki akan memiliki kemampuan yang menyenangkan untuk pasangannya.

Usia 41-45 tahun

Di usia ini biasanya pria akan memasuki masa puber kedua. Hal ini juga akan dialami oleh para wanita. Dimana pada usia ini unsur seksualitas pria akan lebih hidup hampir sama seperti usia 20 tahunan. Namun tidak akan segairah usia tersebut, karena di usia 41-45 tahun gairah seksualitas pria sudah hilang.

Usia 46-50 tahun

Memasuki usia ini banyak pria yang sudah mulai mengurangi frekuensi mereka bercinta. Dimana mereka lebih tertarik pada sisi religius dalam hidupnya. Namun bukan berarti laki-laki di usia 46-50 tahun meninggalkan seksualitasnya. Mereka tetap tertarik dengan seks, apabila ia digairahkan kembali dengan pasangannya.

Usia 55-60 tahun

Memasuki usia senja, banyak pria yang sudah tidak tertarik sama sekali dengan kehidupan seksualitas mereka. Banyak yang dari mereka yang sudah tidak memiliki gairah seksualitas dalam usia ini. Namun masih ada beberapa pria yang masih bisa bergairah saat memasuki diatas kepala 6. Hal ini terjadi apabila mereka menjaga pola hidup sehat di usia muda.