User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Disfungsi ereksi adalah impotensi atau ketidakmampuan seorang pria untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang memungkinkan aktifitas seksual dengan penetrasi. Disfungsi ereksi bukanlah penyakit, disfungsi ereksi adalah gejala dari beberapa masalah lain seperti fisik, psikologis atau campuran dari keduanya. Tidak perlu khawatir mengenai kegagalan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi, karena ini sangat normal.

Beberapa penyebabnya termasuk terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, cemas dan kelelahan. Jika tidak berlanjut, tidak ada alasan untuk mengkhawatirkannya. Namun jika disfungsi ereksi sedang berlangsung maka segera lakukan konsultasi dengan dokter. Pengobatan untuk disfungsi ereksi termasuk obat-obatan yang diberikan secara oral, konseling, alat pompa penis vakum, suntikan secara langsung ke penis dan implan prostetik penis.

Pengertian Disfungsi Ereksi Adalah

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk seks. Memiliki masalah ereksi dari waktu ke waktu tidak selalu memprihatinkan. Namun jika disfungsi ereksi adalah masalah yang sedang berlangsung, hal ini dapat menyebabkan stress, mempengaruhi kepercayaan diri dan berkontribusi terhadap masalah hubungan.
 
Masalah mendapatkan atau mempertahankan ereksi juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan mendasar yang membutuhkan pengobatan dan faktor risiko penyakit jantung. Jika mengkhawatirkan mengenai disfungsi ereksi maka konsultasikan dengan dokter bahkan jika merasa malu sekalipun. Terkadang mengobati kondisi yang mendasarinya sudah cukup untuk membalikkan disfungsi ereksi. Dalam kasus lain, obat-obatan atau pengobatan langsung lainnya kemungkinan sangat diperlukan.

Penyebab Umum Disfungsi Ereksi Adalah


Gairah seksual pria adalah proses kompleks yang melibatkan otak, hormoan, emosi, saraf, otot dan pembuluh darah. Demikian juga stress dan masalah kesehatan mental dapat menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi. Terkadang kombinasi masalah fisik dan psikologis dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Misalnya kondisi fisik yang memperlambat respons seksual dapat menyebabkan kecemasan dalam mempertahankan ereksi. Adapun penyebab lain disfungsi ereksi adalah:

• Penyebab Fisik Disfungsi Ereksi
 Penyakit jantung.
 Pembuluh darah yang tersumbat (Atherosclerosis).
 Kolesterol tinggi.
 Tekanan darah tinggi.
 Diabetes (kencing manis).
 Kegemukan (obesitas(.
 Sindrom metabolik atau suatu kondisi yang melibatkan peningkatan tekanan darah, kadar insulin tinggi, lemak tubuh di sekitar pinggang dan kolesterol tinggi.
 Penyakit parkinson.
 Sklerosis multipel.
 Obat-obatan resep tertentu.
 Perokok.
 Penyakit peyronie atau perkembangan jaringan parut di dalam penis.
 Mengkonsumsi alkohol dan bentuk-bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau zat lainnya.
 Gangguan tidur.
 Pengobatan untuk kanker prostat atau pembesaran prostat (BPH).
 Operasi atau cedera yang mempengaruhi area panggul (pelvic) atau sumsum tulang belakang.

• Penyebab Psikologis Disfungsi Ereksi
 Depresi, gelisah atau kondisi kesehatan mental lainnya.
 Tertekan.
 Masalah hubungan karena stress, komunikasi yang buruk atau masalah lainnya.

Baca Juga : Bagaimana Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi Dengan Cepat?

 

Tanda Dan Gejala Disfungsi Ereksi Adalah

Tanda dan gejala disfungsi ereksi kemungkinan termasuk persisten, meliputi:
 
• Kesulitan dalam mendapatkan ereksi.
• Kesulitan dalam menjaga ereksi.
• Berkurangnya hasrat seksual.

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mendiagnosisnya


Bagi kebanyakan pria, pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat medis adalah hal yang sangat diperlukan oleh dokter untuk mendiagnosis disfungsi ereksi dan merekomendasikan pengobtana. Jika memiliki kondisi kesehatan kronis atau mencurigai adanya kondisi yang mendasari kemungkinna terlibat, maka harus dilakukan tes atau pengujian lebih lanjut atau mengkonsultasikannnya dengan dokter. Tes atau pengujian untuk kondisi yang mendasari ini kemungkinan meliputi:

• Pemeriksaan Fisik
Ini kemungkinan termasuk pemeriksaan seksama terhadap penis dan testis serta memeriksa saraf untuk sensasi.

• Tes Atau Pengujian Darah
Sampel darah kemungkinan di analisis di laboratorium untuk memeriksa tanda-tanda penyakit jantung, diabetes (kencing manis), kadar hormon testosteron rendah dan kondisi kesehatan lainnya.

• Tes Atau Pengujian Urine (Urinalisis)
Seperti hal nya tes atau pengujian darah, tes atau pengujian urine ini digunakan untuk mencari tanda-tanda diabetes (kencing manis) dan kondisi kesehatan lainnya yang mendasarinya.

• Ultrasonografi
Tes atau pengujian ini biasanya dilakukan oleh dokter yang melibatkan alat untuk memasok penis untuk mengetahui adanya masalah dalam aliran darah. Tes atau pengujian ini terkadang dilakukan dalam kombinasi dengan suntikan obat-obatan ke penis untuk merangsang aliran darah dan menghasilkan ereksi.

• Tes Atau Pengujian Psikologis (Konseling)
Dokter kemungkinan menanyakan mengenai masalah depresi dan penyebab disfungsi ereksi psikologi lainnya.

Obat-Obatan Ampuh Untuk Disfungsi Ereksi Pria


Hal yang dilakukan oleh dokter adalah memastikan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat untuk kondisi kesehatan apapun yang dapat menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi. Tergantung pada penyebab dan keparahan disfungsi ereksi dan kondisi kesehatan yang mendasarinya, kemungkinan memiliki berbagai pemilihan pengobatan.

Dokter memberitahu setiap risiko dan manfaat dari setiap pengobatan dan harus mempertimbangkan pemilihan pengobatan. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan pengobatan. Pengobatan untuk disfungsi ereksi ini bisa dilakukan di Klinik Utama Garcia. Biaya yang dikeluarkan juga sangat terjangkau. Hubungi kami di nomor 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Disfungsi Ereksi Berat Jika Tidak Segera Ditangani

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.