User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Tanda impotensi pada pria secara umum bisa dirasakan ketika melakukan aktivitas seksual. Secara umum, impotensi adalah suatu kondisi dimana alat kelamin pria tidak mencapai ereksi atau sulit bertahan di posisi ereksi. Hal inilah yang biasa disebut disfungsi ereksi dan dianggap sebagai sebuah awal dari gejala impoten.

Gagalnya seorang pria mempertahankan posisi ereksi bisa terjadi karena berbagai hal, seperti depresi, cemas, gangguan hormon, dan penyempitan pembuluh darah menuju penis. Tanda impotensi pada pria bisa pula disebabkan karena faktor psikis, seperti memendam perasaan sakit hati terhadap pasangan. Impotensi merupakan masalah umum yang dialami kalangan pria. Sebagian besar kasus tersebut dialami oleh pria dengan usia di atas 40 tahun.

Baca Juga :  Penyebab Impotensi Usia Muda Dan Cara Mengatasinya Disini

Apa Penyebab Impotensi Pada Pria?


Penyebab seorang pria mengalami disfungsi ereksi bisa dikarenakan adanya tekanan dari dalam diri yang membuat penderitanya mengalami stress. Tak hanya itu, tanda impotensi pada pria bisa berasal dari faktor lain seperti pola hidup dan kebiasaan sehari-hari. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa membuat Anda terkena impotensi.

• Merokok

Rokok sudah dikenal sebagai salah satu penyebab kematian di masyarakat. Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi hingga 2 kali lipat dibandingkan yang bukan perokok.

• Kegemukan

Terlalu banyak mengonsumsi makanan tanpa disertai pola hidup yang sehat dapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas (kegemukan). Fakta lainnya, pria yang mengalami kegemukan memiliki peluang besar menderita disfungsi ereksi.

• Diabetes Melitus

Pria yang memiliki penyakit diabetes melitus berisiko dua sampai tiga kali lipat menderita impotensi. Dalam beberapa kasus, masalah yang berhubungan dengan disfungsi ereksi menjadi petunjuk awal kemungkinan Anda mempunyai riwayat penyakit diabetes.

• Depresi

Pria yang sering mengalami depresi memiliki risiko lebih tinggi dua kali lipat untuk terkena disfungsi ereksi. Namun, sebaliknya pada kelompok pria yang mengalami disfungsi ereksi sebagian besar akan menderita depresi.

• Penggunaan Obat-Obatan

Tanda impotensi pada pria juga dapat muncul karena efek samping obat-obatan tertentu. Pria yang sering mengonsumsi obat pereda rasa nyeri berpotensi besar mengalami disfungsi ereksi. Selain itu, penggunaan obat-obatan terlarang juga menjadi penyebab seorang pria mengalami impotensi.

 

Gejala dan Tanda Impotensi Pada Pria

Sulitnya penis mencapai dan bertahan pada proses ereksi merupakan gejala utama seorang pria mengalami disfungsi ereksi. Meskipun bukan masalah serius, disfungsi ereksi juga dapat membahayakan jika gejala tidak kunjung hilang. Salah satunya, pria akan kesulitan dalam berhubungan seksual karena gairan seksual menurun.
 
Kondisi akan semakin serius jika tidak cepat ditangani karena akan menimbulkan penyakit lain, seperti diabetes dan jantung koroner. Selain berdampak buruk bagi kehidupan seksual, impotensi juga dapat menurunkan kepercayaan diri dan gangguan psikologis lainnnya seperti depresi.

Diagnosis Penyakit Impotensi Pada Pria


Dokter biasanya akan menanyakan seputar pola hidup yang dilakukan penderita disfungsi ereksi. Mencari penyebab manjadi sebuah langkah awal untuk mengetahui penanganan seperti apa yang tepat. Jika impotensi dialami teus menerus, hal ini dianggap bahwa Anda menderita penyakit lainnya.

Salah satu faktor utama Anda menderita disfungsi ereksi adalah gangguan psikologis, seperti masalah dengan pasangan. Beberapa pemeriksaan lanjutan juga bisa dilakukan guna memastikan darimana impotensi yang Anda derita berasal. Berikut contoh pemeriksaan yang kerap dilakukan.

• Ultrasonografi (USG), untuk mengetahui tingkat kelancaran aliran darah.
• Tes darah, untuk mengetahui kadar testosteron dan mendeteksi penyakit jantung.
• Tes urin, untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit diabetes.
• Elektrokardiogram (EKG), untuk mendeteksi gangguan pada organ jantung.

Bagaimana Pencegahan Tanda Impotensi Pada Pria

Pencegahan untuk menghindari munculnya tanda impotensi pada pria bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pencegahan impotensi harus dilakukan secara maksimal guna mendapatkan hasil yang diinginkan. Berikut beberapa hal yang bisa Anda terapkan :
 
• Berhenti merokok.
• Kurangi berat badan (bagi penderita obesitas).
• Olahraga secara teratur.
• Konsumsi makanan bergizi.
• Tidak minum minuman beralkohol.
• Tidak menggunakan obat-obatan terlarang.
• Mencegah atau mengurangi stres.

Penanganan Tepat Bagi Penderita Impotensi

Beberapa jenis senam khusus biasanya disarankan bagi mereka yang mengalami disfungsi ereksi. Senam yang dilakukan bertujuan untuk memperkuart otot serta merelaksasikan otot panggul. Pada dasarnya. Penanganan impotensi bergantung pada penyebab yang diketahui melalui hasil diagnosis. Untuk itu, segeralah konsultasikan dengan dokter andrologi untuk menanganan lebih lanjut.

Segera Konsultasi dengan Klinik Utama Gracia


Klinik Utama Gracia merupakan salah satu klinik terbaik yang ada di Jakarta. Klinik kesehatan khusus penyakit kelamin ini sudah terpecaya karena menggunakan peralatan medis yang canggih dan modern untuk menangani segala penyakit mengenai Ginekologi, Andrologi, dan Penyakit Kelamin.

Anda bisa langsung menghubungi hotline Kami di nomor 081336361555 dan mengonsultasikan kepada dokter ahli di klinik Kami. Membiarkan penyakit ini akan membuat keadaan Anda semakin memburuk. Untuk itu, segera hubungi Klinik Utama Gracia untuk penanganan lebih lanjut atau bisa klik gambar dibawah ini untuk melakukan konsultasi melalui chat online.

Baca Juga :  Penyebab Impotensi Pada Pria, Nomor 6 Tak Terduga


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.