User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Orchitis adalah

Banyak pria yang sering mengalami masalah penis. Ketika penis sudah bermasalah, banyak pria yang merasa tidak percaya diri, kehilangan hasrat seksual, dan takut untuk melakukan hubungan seks meskipun dengan pasangan. Terdapat cukup banyak masalah penyakit penis pria seperti ejakulasi dini, disfungsi ereksi, dan orchitis. Orchitis adalah infeksi pada testis penis atau buah zakar yang disebabkan oleh infeksi virus ataupun disebabkan oleh infeksi bakteri.

Orchitis akan menyebabkan buah zakar atau testis dalam skrotum mengalami peradangan. Peradangan tersebut akan menyebabkan rasa sakit bagi penderitanya. Pembengkakan bisa terjadi pada salah satu buah zakar, maupun pada keduanya.

Penyebab Orchitis

penyebab orchitis

Orchitis sendiri memiliki tiga jenis, yakni orchitis yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan idiopatik. Idiopatik orchitis adalah orchitis yang tidak diketahui secara pasti penyebabnya, bukan karena virus bukan juga karena bakteri.

Sedangkan infeksi buah zakar yang disebabkan oleh virus mumps. Virus ini merupakan virus yang menyebabkan juga menyebabkan penyakit gondongan pada anak-anak. Gondongan adalah kelenjar yang memproduksi air liur, dan tepat dibawah telinga. Bahasa awam dari penyakit gondongan adalah gondok.

Sedangkan untuk orchitis yang disebabkan oleh bakteri, terdapat tiga jenis bakteri yang biasanya menyerang yakni eschericia coli, streptococcus, dan staphylococcus. Peradangan pada epidimistis pun bisa menjadi cikal bakal penyebab orchitis. Bakteri penyebab infeksi menular seksual seperti bakteri penyebab gonore, sifilis, dan klamidia pun menjadi salah satu muncul orchitis.

Siapa yang Beresiko?

Orchitis bukanlah seperti ejakulasi dini yang dapat menyerang pria usia berapapun. Tetapi orchitis lebih sering menyerang pria yang berusia di atas 45 tahun. Pria yang sedang mengalami gondok akan lebih beresiko terkena orchitis.

Mereka yang memiliki penyakit saluran kemih secara kambuhan akan lebih mudah terserang orchistis. Orchitis adalah penyakit yang juga menyerang akibat melakukan hubungan seks tidak aman, seperti sering bergonta-ganti pasangan seks, berhubungan dengan orang yang tidak jelas riwayat penyakit kelaminnya, dan orang-orang yang pernah terkena infeksi menular seksual.

Bagaimana Gejalanya?

Anda pun pasti ingin mengetahui bagaimana gejala yang ditimbulkan dari penyakit orchistis tersebut. Ada beberapa gejala yang sering timbul pada penderita orchitis. Seperti:

  • Terjadi pembengkakan pada skrotum
  • Sakit pada skrotum
  • Merasakan nyeri saat buang air kecil
  • Skrotum akan terasa sakit ketika disentuh dan melakukan hubungan seks
  • Muncul darah pada sperma
  • Demam
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Mudah lelah
  • Sakit pada bagian selangkangan

Orchitis yang disebabkan oleh virus mumps akan timbul setelah empat hingga tujuh hari setelah anda mengalami gondok. Apabila anda merasakan rasa nyeri pada bagian buah zakar, maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan medis di Klinik Utama Gracia.

Diagnosis dan Pengobatan

Untuk mendiagnosis apakah anda mengalami orchitis atau bukan, maka ada serangkaian tes yang dilakukan untuk melihat adanya orchitis atau tidak. Rangkaian tes cukup banyak, sehingga anda harus sabar dalam menunggu dan mengikuti keseluruhan tes. Berikut beberapa tes yang dilakukan:

  • Tes Urine
  • Tes darah
  • USG pada testis
  • Tes infeksi menular seksual

Apabila saat melakukan tes, ditemukan sebuah kotoran pada penis anda. Biasanya dokter akan mengambil sampel tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. Sehingga akan terlihat penyakit orchitis anda.

Sedangkan untuk pengobatan orchitis adalah obat-obatan seperti obat antibakteri, obat anti radang, dan obat-obatan penghilang rasa sakit biasanya akan diberikan oleh dokter kepada anda. Biasanya orchitis akan hilang sekitar satu hingga dua minggu setelah melakukan pengobatan.

Pencegahan

Cara terbaik yang bisa anda lakukan untuk mencegah terjadinya orchitis adalah dengan tidak melakukan seks dengan sembarang orang, hindari selalu bergonta-ganti pasangan seks, dan minta saran dokter untuk melakukan vaksin gondongan.