User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Salah satu masalah keperkasaan yang sering timbul pada pria adalah impotensi. Banyak pria yang mengalami impotensi, dan mereka enggan melakukan pengobatan dan pemeriksaan. Mereka hanya membiarkan impotensi berada pada tubuhnya, sehingga menyulitkan dirinya dalam beraktivitas di atas ranjang. Bagaimana sebenarnya ciri-ciri impotensi pada pria yang sering terjadi.
 
Dalam dunia medis, impotensi dikenal dengan sebutan disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi adalah tidak berfungsinya penis secara normal. Kondisi dimana penis tidak dapat berereksi, meskipun sudah mendapatkan rangsangan. Banyak orang yang tak sadar jika mereka telah mengalami kondisi ini.
 
Kondisi impotensi pastinya akan membuat anda sebagai pria kehilangan kepercayaan diri. Banyak dari pria yang mengalami impotensi hanya meratapi nasibnya, tanpa melakukan pengobatan. Mereka merasa malu jika mereka melakukan pengobatan. Padahal memang sudah sewajarnya impotensi yang dialami diobati secepatnya untuk mengetahui penyebabnya.

Penyebab Impotensi pada Pria

Sebelum membahas apa saja ciri-ciri impotensi pada pria, kita akan membahas apa yang menyebabkan seseorang pria mengalami impotensi. Kata impotensi pun sudah sering kita temukan, seperti pada bungkus rokok yang bertuliskan impotensi. Namun kita belum mengetahui penyebab impotensi lainnya.
  • Gangguan syaraf
  • Gangguan peredaran darah
  • Memiliki kelainan pada penis
  • Hormone yang tak seimbang
  • Gangguang psikologis
  • Gaya Hidup
Hal tersebutlah yang paling sering menyebabkan para pria mengalami impotensi. Namun sebagian besar pria tidak menyadari. Gaya hidup memiliki peluang tinggi menyebabkan pria mengalami impotensi. Gaya hidup tersebut seperti merokok, mengkonsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, sering begadang, dan diet tak seimbang menjadi penyebab seseorang mengalami impotensi.
 
Apabila impotensi disebabkan oleh masalah psikologis atau gaya hidup, kondisi tersebut masih dapat diatasi dengan beberapa cara yang bisa anda lakukan. Yakni dengan merubah sikap, dan jangan mudah stress. Serta melakukan gaya hidup yang lebih sehat untuk menghindari impotensi.

Ciri-Ciri Impotensi

Ciri-ciri pria yang mengalami impotensi mungkin sering menjadi pertanyaan para lelaki dan menjadi pencarian yang paling banyak di Om Google. Ada beberapa ciri-ciri impotensi yang umum terjadi pada pria, hampir semua pria yang mengalami impotensi akan menimbulkan gejala yang sama.

Ciri-ciri yang paling umum

  • Penis tidak bisa ereksi
  • Dapat ereksi namun dalam waktu singkat
  • Kurang bergairah dalam hubungan seksual
Ciri-ciri tersebut merupakan yang paling umum terjadi pada pria yang mengalami impotensi. Impotensi dapat ditandai, ketika pria sudah mendapatkan rangsangan, tetapi penisnya tidak juga dapat ‘berdiri’ maka ini merupakan tanda seorang pria mengalami impotensi.
 
Impotensi yang tidak segera diobati dapat menyebabkan anda mengalami masalah dengan pasangan anda. Dimana pasangan anda, terutama istri anda tidak merasa puas dalam bercinta dengan anda. Maka sebaiknya anda segera untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Anda juga dapat melakukan pemeriksaan ke Klinik Utama Gracia.
 

Pengobatan

Ada beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk pengobatan impotensi. Namun yang harus anda ketahui, impotensi tidak sama dengan ejakulasi dini maupun dengan kemandulan. Karena orang yang mengalami impotensi belum tentu mandul, dan belum tentu mengalami ejakulasi dini.
 
Pada awal pengobatan, biasanya dokter hanya akan menanyakan gejala yang timbul dan mencari tahu penyebab impotensi yang terjadi pada tubuh anda. Jika karena faktor psikologis, seperti anda sedang mengalami stress, atau sedang memiliki masalah dengan pasangan. Maka cara yang bisa anda lakukan hanya dengan menghilangkan kondisi tersebut.
 
Ada beberapa jenis obat yang terkadang dapat anda gunakan untuk di konsumsi selama anda mengalami impotensi. Obat-obatan tersebut terdiri dari obat yang mampu meningkatkan aliran darah ke penis seperti sildenafil, tadalafil, dan vardenafil. Ketiga obat tersebut dapat di konsumsi 30 hingga satu jam sebelum berhubungan badan.
 
Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan alprostadil, yakni jenis obat yang dimasukan melalui saluran kencing, atau dengan menyuntikannya di area penis. Selain itu, terdapat pula metode cincin. Dimana cincin akan berfungsi untuk menahan ereksi pada pria. Namun cincin ini hanya dapat digunakan selama 30 menit.
 
Jika cara diatas sudah dilakukan, namun tidak juga mendapatkan hasil yang maksimal. Maka cara terakhir adalah dengan melakukan operasi. Biasanya operasi dilakukan pada pria yang mengalami impotensi karena kelainan pada penis atau penisnya mengalami cedera. Itulah ciri-ciri impotensi dan metode pengobatannya.
 
Apabila Anda mempunyai pertanyaan seputar penyakit impotensi, bisa langsung ditanyakan kepada dokter kami dengan cara klik konsultasi dibawah ini atau bisa menghubungi nomor 081336361555 untuk konsultasi via telepon.