User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Lemah syahwat di usia muda saat ini telah menjadi masalah umum. Bahkan cukup sulit untuk menentukan ganguan yang dianggap sebagai awalnya, karena seorang pria idealnya harus menjaga potensi pada usia lanjut. Gangguan ini dianggap sebagai lemah syahwat pada pria dibawah usia 35 tahun dan usia ini adalah waktu aktifitas seksual terbesar bagi seorang pria.

Pengertian Lemah Syahwat Adalah

Pada kebanyakan pria akan mengalami masalah dalam mendapatkan atau dalam mempertahankan ereksi dibeberapa titik selama masa dewasa. Akan tetapi tidak selalu disebabkan oleh masalah medis. Lemah syahwat di usia muda adalah suatu kondisi yang terjadi ketika penis tidak bisa menerima cukup darah untuk menghasilkan ereksi yang mampu melakukan hubungan seksual.
 
Untuk pria dengan lemah syahwat, ini akan terjadi secara berulang kali dan dapat mempengaruhi kemampuan seorang pria dalam mempertahankan seksualnya secara aktif. Sementara masalah ereksi secara luas dianggap sebagai masalah pria dewasa. Lemah syahwat dapat mempengaruhi pria usia muda juga.
 
Dan bisa membuat frustasi serta sangat memalukan bagi seorang pria saat mengakui mengalami lemah syahwat. Beberapa pria muda, terutama yang berusia dibawah 40 tahun harus mengkonsultasikannya dengan dokter jika mengalami lemah syahwat. Meskipun lemah syahwat di usia muda tidah umum pada pria, namun dapat mempengaruhi sebagain pria dibawah usia 40 tahun.

Apa Yang Menyebabkan Lemah Syahwat?


Penyabab lemah syahwat di usia muda sangat bervariasi dan dapat disebabkan oleh masalah psikologis, neurologis atau gaya hidup. Atau bisa juga dari akibat efek samping obat-obatan tertentu. Pada semua pria yang mengalami lemah syahwat harus mengkonsultasikannya dengan dokter untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebabnya dan untuk menentukan tindakan terbaik dalam hal pengobatan. Beberapa penyebab lemah syahwat di usia muda dapat termasuk:

• Kinerja kecemasan ketika seorang pria terlalu gugup untuk mempertahankan ereksi.
• Depersi, skizofrenia dan gangguan psikologis lainnya.
• Kelainan penis seperti masalah kulup atau kelengkungan.
• Cedera tulang belakang.
• Penyakit mikrovaskular akibat diabetes (kencing manis).
• Cedera saraf.
• Hypogonadism atau suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat menghasilkan hormon seksual yang cukup.
• Obat-obatan tertentu termasuk beberapa pengobatan antidepresan.
• Multiple sclerosis.

Baca Juga : Tanda Dan Cara Mengobati Lemah Syahwat

 

Apa Saja Gejala Lemah Syahwat Pada Pria?

Ada beberapa gejala utama lemah syahwat di usia muda yang relatif mudah diidentifikasi, gejala-gejala ini adalah:
 
• Ketidakmampuan untuk ereksi.
• Ketidakmampuan dalam mempertahankan ereksi yang cukup lama untuk melakukan hubungan seksual.
• Kesulitan dalam ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan seksual.
 
Gejala-gejala ini dapat menyebabkan kurangnya hasrat seksual atau hilangnya minat dalam hubungan seksual.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Lemah Syahwat Di Usia Muda?


Dalam kebanyakan kasus, diagnosis dapat dibuat berdasarkan riwayat gejala seseorang. Dalam kasus lain, pemeriksaan fisik dan analisis di laboratorium dilakukan untuk menyingkirkan penyebab yang lebih serius seperti hipogonadisme atau proklatinoma. Salah satu langkahnya dengan membedakan lemah syahwat fisiologis dan psikologis.

Terkadang untuk mendapatkan ereksi secara penuh, seperti tumor penis nokturnal saat tidur cendeung menunjukkan bahwa struktur fisik berfungsi secara fungsional. Demikian pula saat kinerja dengan stimulasi manual serta kecemasan kinerja atau lemah syahwat situasional akut dapat menunjukkan komponen psikogenik lemah syahwat.

Faktor lain yang dapat menyebabkan lemah syahwat di usia muda adalah diabetes mellitus yang merupakan penyebab neuropati yang terkenal. Lemah syahwat juga terkait dengan kesehatan fisik yang buruk, kebiasaan diet yang buruk, obesitas (kegemukan), dan penyakit kardiovaskular yang paling spesifik seperti penyakit arteri koroner dan penyakit pembuluh darah perifer. Skrining untuk faktor risiko kardiovaskular seperti merokok, dislipidemia, hipertensi dan alkoholisme sangat membantu.

Cara Menangani Permasalahan Lemah Syahwat Di Usia Muda


Pengobatan untuk lemah syahwat sangat bervariasu dari orang ke orang. Beberapa pria kemungkinan menemukan bahwa meningkatkan kesehatan secara keseluruhan kemungkinan cukup membantu. Dan yang lainnya kemungkinan memerlukan lebih banyak pengobatan seperti konseling hubungan. Jika gaya hidup dan hubungan tidak cukup untuk meningkatkan lemah syahwat, maka dokter dapat merekomendasikan obat-obatan. Ada juga beberapa pengobatan alami yang dapat dipertimbangkan. Ketika mengobat lemah syahwat, dokter dapat menyarankan hal-hal seperti berikut ini:

• Perubahan Gaya Hidup
Salah satu hal pertama yang dapat dilakukan seorang remaja untuk berpotensi meningkatkan atau menghilangkan lemah syahwat adalah dengan melakukan hal-hal positif yang juga akan berdampak pada kehidupannya. Beberapa perubahan yang dapat dipertimbangkan termasuk meningkatkan olahraga, makan makanan yang menyehatkan jantung, berhenti merokok, dan hindari mengkonsumsi alkohol yang berlebih. Dimana seorang pria memiliki masalah hubungan harus mengkonsultasikannya dengan dokter.

• Pengobatan Alami
Meskipun obat-obatan alami tersedia. Namun obat-obatan ini dapat menghasilakn efek samping yang merugikan atau beraksi negatif dengan obat-obatan lain yang dikonsumsi. Ada baiknya mengkonsultasikannya dengan dokter terlebih dahulu.

• Obat-Obatan
Dokter kemungkinan meresepkan obat-obatan yang dapat merangsang aliran darah ke penis untuk membantu mencapai ereksi. Ada banyak obat-obatan yang tersedia dan masing-masing memiliki serangkaian efek samping. Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis obat-obatan yang sangat dianjurkan.

• Perubahan Pada Obat-Obatan
Jika dokter menentukan lemah syahwat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu. Maka dapat mengubahnya atau menghentukan obat-obatan yang bermasalah. Namun konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Untuk menghasilkan hasil yang memuaskan segera lakukan konsultasi dengan dokter untuk menangani lemah syahwat. Anda bisa melakukan pengobatan hanya di Klinik Utama Gracia. Pengobatan ini dilakukan langsung oleh dokter yang bersangkutan. Hanya dengan menghubungi kami di kontak nomor 081336361555 atau layanan online dibawah ini.

Baca Juga : Waspadalah 5 Penyebab Lemah Syahwat Ini Apa Saja Itu

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bahaya kulup panjang memungkinkan HIV mudah diakses. Kulup panjang atau kulit khatan luar dan batang penis ditutupi oleh lapisan kulit yang cukup tebal yang memberikan penghalang perlindungan terhadap HIV. Kulup panjang bagian dalam hanya ditutupi selaput lendir yang sangat tipis dan memungkinkan HIV sangat mudah untuk diakses. Selama hubungan heteroseksual, kulup ditarik kembali ke batang penis. Mengekspos kulup bagian dalam kes ekresi vagina dan berfungsi sebagai area besar dimana penularan HIV dapat terjadi.

Kondisi Kulup Panjang Pada Pria

Pada kebanyakan pria dengan kulup panjang yang tidak bisa ditarik sama sekali saat lahir, sehingga tidak dapat melihat ujung penis. Karena bagian bawah kulup belum terlepas dari permukaan kelenjar dan bukaan di ujung kulup terlalu ketat itu normal. Namun yang lainnya dapat menarik kulit khatan karena secara bertahap memisahkan dari kelenjar.
 
Akan tetapi hingga usia 10 tahun banyak pria yang masih tidak dapat sepenuhnya menarik kembali kulit khatannya karena pembukaan pada akhirnya terlalu ketat dan ini masih bisa dikatakan normal. Kulup kemungkinan tidak sepenuhnya terpisah dari glans (kepala) penis hingga setelah pubertas dan masih normal.
 
Sebelum kulup terpisah sepenuhnya dari kelenjar, sel-sel kulit dapat menumpuk dibawah kulup sebagai zat keputihan yang disebut smegma. Bahkan kemungkinan dapat menyebabkan benjolan dibawah kulup. Terjadi pada pria dewasa dan masih dikatakan normal. Smegma dapat dibersihkan dengan air akan tetapi jangan dibiarkan selama bertahun-tahun karena akan menyebabkan masalah atau bahaya kulup panjang. Saat pubertas, harus membersihkannya secara bersih dan teratur. Kulup panjang bervariasi panjangnya, kulupnya sebagian dari kulit di sepanjang penis.

Apa Efek Dari Bahaya Kulup Panjang?


Kulup panjang dapat terperangkap di ritslering yang dibuka atau ditutup secara tergesa-gesa. Bisa sangat menyakitkan dan menyusahkan. Jika kulit khatan terkena ritsleting maka harus segera dibawa ke dokter. Masalah lain termasuk ujung kulup menjadi merah dan teriritasi yang umum terjadi. Kemungkinan disebabkan oleh popok basah, memaksakan kulup atau dari penumpukan residu sabun.

Balanitis adalah peradangan pada kulup dan penis dengan pembengkakan dan kemerahan. Kemungkinan adanya cairan dan kemungkinan menyakitkan. Jika masalahnya tidak hilang, maka segera konsultasikan dan lakukan pemeriksaan dengan dokter agar diresepkan pengobatan antibiotik secepatnya.

Baca Juga : Fakta Umum Mengenai Penyakit Kulup Panjang

 

Bahaya Kulup Panjang Dan Beberapa Risikonya

Permukaan luar kulup dan batang penis ditutupi oleh lapisan yang relatif tebal yang memberikan penghalang perlindungan terhadap HIV. Sebaliknya, lapisan mukosa bagian dalam kulit khatan sangat tipis dan memungkinkan HIV dan parasit lainnya lebih mudah diakses ke sel yang terletak di dekat permukaan. Mengakibatkan bahaya kulup panjang sangat tinggi. Selama hubungan heteroseksual, pria yang tidak sunat, kulup panjang nya ditarik kembali ke batang penis dan seluruh permukaan dalam kulit khatan terpapar sekresi vagina, dan adanya area yang luas dimana penularan HIV dapat terjadi.

Apakah Kulup Panjang Memerlukan Diagnosis?


Salah satu yang paling efektif untuk melawan HIV atau AIDS adalah sunat. Sunat untuk pencegahan HIV. Sunat melibatkan pemotongan kulup di sekitar ujung penis. Sunat dapat membantu mengurangi penyebaran atau penularan HIV dan virus yang menyebabkan AIDS. Risiko keseluruhan dari efek samping dan bahaya kulup panjang yang terkait dengan sunat pada pria adalah rendah dengan perdarahan kecil dan peradangan yang disebut komplikasi paling umum.

Bagaimana Penanganan Aman Untuk Kulup Panjang?


Tidak perlu melakukan tindakan apapun pada kulit khatan bayi atau kanak-kanak. Tidak perlu menariknya kembali untuk dibersihkan. Karena bisa menjadi bahaya kulup panjang yang mengkhawatirkan jika ditarik secara paksa. Setelah melewati masa pubertas dan dapat dengan mudah menarik kembali kulupnya, maka harus mendorong dan membersihkannya saat mandi. Penanganan untuk masalah ini termasuk menghindari apapun yang dapat menyebabkan iritasi dengan:

• Membebaskan popok pada saat tertentu pada anak.
• Pengobatan untuk di ujung kulit khatan.
• Hindari pemakaian sabun selama beberapa hari pada kulit khatan.

Untuk lebih jelas mengenai penanganannya bisa langsung dengan menghubungi Klinik Utama Gracia dengan nomor 081336361555 atau bisa juga dengan melakukan konsultasi melalui layanan online seperti dibawah ini. Percayakan perawatan kulup Anda hanya di Klinik Utama Gracia. Karena klinik ini sangat aman dan terpercaya dalam hal penanganan kulup panjang.

Baca Juga : Efek Kulup Panjang Pada Pria Yang Tidak Sunat

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Radang prostat adalah masalah prostat yang paling umum pada pria dibawah usia 50 tahun. Untuk mengobati prostat dan penyebabnya harus melakukan pemeriksaan. Prostat biasanya berkembang karena alasan yang tidak diketahui. Prostat dapat disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebar atau menular ke prostat dari saluran kemih atau dari bakteri dalam aliran darah.

Infeksi bakteri dapat berkembang secara lambat dan cenderung kambuh (prostat bakteri kronis) atau berkembang dengan cepat (prostat bakteri akut). Beberapa orang yang mengembangkan prostat kronis tanpa adanya infeksi bakteri. Terkadang prostat tanpa infeksi bakteri menyebabkan peradangan akan tetapi tidak ada gejala.

Apa Yang Dimaksud Dengan Prostat?

Bakteri dapat menginfeksi prostat dan dapat menyebabkan peradangan. Prostat dan penyebabnya yaitu rasa sakit yang hebat dan perubahan dalam kencing. Prostat dengan ukuran kecil tepat di bawah kandung kemih dan menghasilkan komponen dalam semen. Uretra yaitu tabung yang menghubungkan kandung kemih dengan penis melewati prostat dan membawa urine.

Ketahui Prostat Dan Penyebabnya Secara Umum


Prostat dan penyebabnya terjadi akibat infeksi bakteri. Seringkali bakteri dari urine menyebar atau menular ke kelenjar prostat. Jika pengobatan antibiotik tidak dapat membunuh bakteri, prostat dan penyebabnya dapat kambuh dan menjadi kronis. Jika seseorang tidak memiliki infeksi bakteri, prostat dan penyebabnya dapat meliputi:

• Terjadinya kerusakan saraf di saluran kemih bagian bawah setelah operasi atau trauma.
• Terjadinya respons sistem kekebalan terhadap infeksi saluran kemih (ISK) sebelumnya.

Baca Juga : Ketahui Kondisi Prostat Dan Pengobatannya Dengan Benar

 

Apa Saja Gejala Prostat Pada Pria?

Gejala prostat bakteri tergantung pada akut dan kronis.
 
1. Prostat Bakteri Akut
Gejalanya muncul secara tiba-tiba dan parah, dapat mencakup:
 
• Urine dengan bau yang tidak sedap.
• Adanya darah dalam urine atau air mani.
• Pegal-pegal.
• Rasa sakit seperti terbakar saat kencing.
• Kesulitan untuk kencing.
• Demam dan menggigil.
• Sering kencing.
• Mual.
• Nocturia (kencing di malam hari).
• Sakit di perut bagian bawah atau punggung bawah.
• Muntah.
 
2. Prostat Bakteri Kronis
Gejala-gejala ini kemungkinan sangat ringan hingga sedang dan berkembang secara bertahap atau muncul dan hilang selama beberapa bulan. Prostat bakteri menjadi kronis jika gejalanya muncul setidaknya selama 3 bulan dan termasuk:
 
• Kencing yang mendesak.
• Sakit pada kandung kemih.
• Rasa sakit seperti terbakar saat kencing.
• Kesulitan untuk kencing.
• Sering kencing.
• Sakit di perut bagian bawah, punggung atau pangkal paha.
• Terasa nyeri pada testis atau penis.
• Ejakulasi yang menyakitkan.
• Infeksi saluran kemih (ISK).

Bagaimana Pria Dengan Prostat Didiagnosis?


Untuk mendiagnosis infeksi prostat yaitu berdasarkan pada:

• Riwayat medis.
• Konsultasi mengenai gejala.
• Melakukan pemeriksaan fisik termasuk colok dubur.
• Menganalisis sampel urine untuk tanda-tanda infeksi.

Selain itu, untuk mendiagnosis prostat bisa berdasarkan:

• Tes atau pengujian darah untuk memeriksa tanda-tanda infeksi atau masalah lain.
• Analisis semen untuk mencari tanda-tanda infeksi.
• Tes atau pengujian lain untuk memeriksa penyumbatan atau masalah lain di saluran kemih atau prostat.
• Pijat prostat yang melibatkan memijat prostat dan memeriksa debit untuk kelainan.
• Biopsi yang melibatkan pengambilan beberapa jaringan dari prostat dan memeriksanya dibawah mikroskop.

Tes dan pengujian ini dapat mengkonfirmasi diagnosis prostat dan menyingkirkan kondisi lain seperti kanker. Hasil dari diagnosis ini bisa menentukan pengobatan terbaik.

Bagaimana Cara Mengobati Prostat Dengan Cepat?


Pengobatan medis dan alami dapat membantu seseorang dengan prostat. Pengobatan prostat dapat meliputi pengobatan antibiotik dan pengobatan anti inflamasi. Untuk meghilangkan rasa sakit dan peradangan, beberapa orang menggunakan pengobatan anti inflamasi non steroid sesuai resep dari dokter. Pembedahan juga kemungkinan diperlukan meskipun hal ini sangat jarang sekali terjadi.

Dokter dapat menangani penyumbatan atau jaringan parut dari kandung kemih yang dapat meningkatkan aliran urine dan mengurangi gejala prostat. Untuk pengobatan lebih lanjut bisa menghubungi Klinik Utama Gracia di nomor 081336361555 atau dengan melakukan konsultasi melalui layanan online dibawah ini.

Baca Juga : Prostatitis Adalah Peradangan Kelenjar Prostat

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi dapat menghancurkan seorang pria dan pasangannya. Segera atasi gejala impotensi dan pencegahannya dengan tepat. Impotensi adalah ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk terlibat dalam menyelesaikan hubungan seksual. Meskipun lebih sering terjadi pada pria dewasa.

Namun impotensi dapat terjadi pada usia berapun. Impotensi bukan berarti dari bertambahnya usia menjadi tua. Sebagian impotensi disebabkan oleh penyakit seperti diabetes (kencing manis) dan aterosklerosis dan yang lainnya disebabkan oleh faktor psikologis dan yang terkait dengan obat-obatan, faktor gaya hidup dan cedera.

Terjadinya Impotensi Pada Pria

Mengalami gejala impotensi dan pencegahannya harus diketahui. Impotensi yang berarti mengalami kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Seringkali merupakan masalah yang sulit untuk dikonsultasikan karena merasa malu, akan tetapi ini dapat mempengaruhi banyak pasangan seksual setiap tahunnya.
 
Penyebab impotensi bisa sangat luas termasuk masalah fisik atau masalah psikologis. Penyebabnya adalah berkurangnya jumlah darah yang masuk ke penis karena penyempitan arteri (arteriosclerosis, diabetes atau kencing manis, peningkatan lipid dan kolesterol, merokok, trauma, kerusakan pasca bedah) atau meningkatnya aliran darah vena menjauh dari penis.

Penyebab Impotensi Yang Paling Umum


Apa saja yang menyebabkan impotensi:

1. Penyebab Psikologi
• Kegelisahan.
• Tertekan.
• Depresi.
• Masalah dengan hubungan.

2. Penyebab Fisik
• Tekanan darah tinggi.
• Diabetes (kencing manis).
• Efek samping dari pengobatan tertentu.
• Ketidakseimbangan hormon.
• Penyempitan pembuluh darah di penis.
• Masalah dengan saraf di penis.
• Cedera atau operasi.
• Penyakit jantung.
• Penyakit peyronie.

Selain itu, beberapa kondisi neurologis seperti multiple sclerosis atau penyakit parkinsion dapat menyebabkan gejala impotensi dan pencegahannya harus diketahui. Meskipun impotensi memalukan, namun sangat penting untuk segera didiagnosis dengan benar. Dalam banyak kasus gejala impotensi dan pencegahannya harus dilakukan dengan tepat.

Baca Juga : Faktor-Faktor Impotensi Yang Harus Segera Ditangani

 

Ketahui Beberapa Gejala Impotensi Dan Pencegahannya

Impotensi adalah ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk terlibat dalam atau menyelesaikan hubungan seksual. Impotensi berbeda2 pada setiap orang. Gejala impotensi dan pencegahannya secara umum dapat meliputi:
 
• Ketidakmampuan untuk mencapai ereksi.
• Ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi.
 
Gejala impotensi yang kemungkinan dapat mengindikasi kondisi serius adalah ketika dalam beberapa kasus, impotensi dapat dikaitkan dengan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan komplikasi seirus, bahkan mengancam jiwa. Segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan dan pengobatan medis dengan dokter jika mengalami munculnya gejala impotensi yang berulang (kekambuhan).

Bagaimana Cara Impotensi Pada Pria Didiagnosis?


Untuk mendiagnosisnya dengan melakukan tes atau pengujian dan pemindaian yang terkait seperti tes atau pengujian darah. Hasil diagnosis ini bisa menentukan pengobatan yang tepat. Sampel yang dianalisis di laboratorium ini terakreditasi penuh dan memberikan hasil yang cepat. Sistem endokrin terdiri dari semua kelenjar di tubuh yang memproduksi hormon.

Apakah Mudah Menangani Impotensi Pada Pria?


Jika penyebab impotensi bersifat psikologis, maka Anda dan pasangan Anda kemungkinan harus melakukan konsultasi dengan dokter. Penyebab fisik biasanya diobati dengan mengatasi kondisi secara langsung. Dalam beberapa kasus, perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan, berolahraga dan mengubah pola makan bisa membantu.

Dengan mengurangi mengkonsumsi alkohol berlebih dan berhenti merokok kemungkinan juga sangat bermanfaat. Obat-obatan yang diresepkan oleh dokter untuk sementara waktu dapat meningkatkan aliran darah ke penis. Jenis obat-obatan tergantung pada situasi nya tersendiri. Pengobatan lain bisa juga dengan pompa vakum pada penis.

Untuk menciptakan ruang hampa yang menyebabkan darah mengalir ke penis, untuk memerangkap darah dan mempertahankan ereksi. Pengobatan untuk hormon lain kemungkinan diresepkan jika penyebab impotensi ditemukan ketidakseimbangan hormon. Jika pengobatan konservatif untuk impotensi tidak berhasil, maka konsultasikan dengan dokter agar direkomendasikan operasi prostetik penis.

Prostetik penis adalah implan yang memungkinkan pria dengan impotensi melakukan ereksi. Prostetik juga dapat digunakan untuk penderita dengan penyakit peyronie. Ada beberapa jenis implan penis. Pengobatan untuk impotensi ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Hubungi kami di 081336361555 atau layanan dibawah ini.

Baca Juga : Apakah Impotensi Dapat Disembuhkan Dengan Cepat?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Disfungsi ereksi dan ejakulasi dini apa beda nya? Disfungsi ereksi adalah masalah umum yang ditandai dengan ketidakmampuan yang konsisten untuk mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual. Atau ketidakmampuan untuk mencapai ejakulasi atau keduanya. Masalah ini bisa bersifat sesekali dan juga berkala.

Setiap penyakit yang mempengaruhi aliran darah seperti hipertensi, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Jenis kesulitan ejakulasi yang paling umum adalah ejakulasi dini. Terjadi ketika ejakulasi seseorang terjadi dengan cepat jauh lebih cepat dari apa yang diinginkannya oleh seseorang atau pasangannya. Ejakulasi dini juga dikenal sebagai ejakulasi cepat, klimaks cepat atau klimaks permatur.

Apa Itu Disfungsi Ereksi Dan Ejakulasi Dini Itu?

Disfungsi ereksi juga cukup umum dan memiliki penyebab fisik dan psikologis. Dengan disfungsi ereksi, seorang pria kemungkinan mengalami kesulitan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup utnuk hubungan seksual. Setiap orang kemingkinan mengalami dimana titik atau kesulitan ereksi.
 
Akan tetapi sebagian terjadinya disfungsi ereksi menandakan masalah yang lebih besar. Seperti hal nya ejakulasi dini, pada kebanyakan pria merespons dengan baik pengobatan untuk disfungsi ereksi dan untuk kondisi fisik yang mendasarinya. Ejakulasi dini adalah kondisi yang cukup umum dan dapat disembuhkan dimana seorang pria mengalami ejakulasi di awal hubungan seksual. baik sebelum atau pada tahap awal hubungan seksual.

Apakah Sama Penyebab Disfungsi Ereksi Dan Ejakulasi Dini?


Berikut adalah penyebab-penyebab disfungsi ereksi dan ejakulasi dini pria.

1. Penyebab Disfungsi Ereksi

a. Penyebab Fisik
Tidak seperti ejakulasi dini, penyebab fisik disfungsi ereksi lebih mungkin terjadi di kemudian hari dan disfungsi ereksi sering merupakan gejala dari masalah fisik atau penyakit yang lebih serius. Dalam kebanyakan kasus, pria dengan disfungsi ereksi kemungkinan memiliki penyakit jantung atau aterosklerosis yang tidak terdiagnosis.
Diabetes (kencing manis), hipertensi dan sindrom metabolik juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Beberapa obat juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi seperti alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan bahkan rokok. Gangguan neurologis seperti parkinson dan multiple sclerosis dapat mengganggu impuls saraf ke penis. Penyakit peyronie menyebabkan kelengkungan pada penis yang dapat membuat ereksi menyakitkan pada kasus yang parah.

b. Penyebab Psikologis
Seperti ejakulasi dini, kecemasan adalah masalah psikologis besar dengan difsungsi ereksi. Jika seorang pria telah mengalami beberapa bentuk disfungsi ereksi di masa lalu atau kecemasan mengenai kinerja seksual maka dapat menciptakan disfungsi ereksi. Depersi, stress dan kelelahan juga dapat berkontribusi terhada[ disfungsi ereksi akrena dapat menimbulkan konflik dalam suatu hubungan.

2. Penyebab Ejakulasi Dini

a. Penyebab Fisik
Sementara ada beberapa penyebab fisik untuk ejakulasi dini. Penyebab biologis lebih mungkin jika adanya riwayat ejakulasi dini. Karena banyak faktor yang terlibat seperti masalah tiroid dan kadar hormon abnormal (tidak normal) serta sifat bawaan dan aktifitas refleks abnormal (tidak normal) dari sistem ejakulasi.
Cenderung bersifat kronis dan jangka panjang. Peradangan pada prostat dan uretra adalah kondisi akut yang dapat menyebabkan masalah sementara untuk ejakulasi dini. Dalam kasus yang jarang terjadi, trauma atau cedera pada sistem saraf dan obat-obatan tertentu juga dapat berkontribusi pada ejakulasi dini.

b. Penyebab Psikologis
Dalam beberapa kasus, ejakulasi dini kemungkinan berhubungan langsung dengan pola yang ditetapkan selama pengalaman seksual awal. Kecemasan kinerja, kegembiraan yang berlebihan dan bahkan masalah hubungan dapat berkontribusi pada ejakulasi dini. Seorang pria dapat mencoba untuk mencapai klimaks sbeelum kehilangan ereksinya.

Baca Juga : Disfungsi Ereksi Bisa Diobati Dengan Pengobatan Yang Tepat

 

Gejala Pada Disfungsi Ereksi Dan Ejakulasi Dini

Gejala disfungsi ereksi dan ejakulasi dini apakah sama? Disfungsi ereksi mengacu pada ketidakmampuan yang berkelanjutan untuk mencapai ereksi atau mempertahankannya cukup lama selama hubungan seksual. Penderitanya menderita kondisi ini dan dapat mengalami penurunan hasrat seksual. Kondisi ini menjadi lebih mudah untuk didiagnosis ketika penderitanya mengalami masalah psikologi dan emosional, gejala disfungsi ereksi dapat meliputi:
 
• Tertekan.
• Tingkat kepercayaan diri yang rendah.
• Gelisah.
• Depresi.
• Kesulitan untuk hamil pada pasangannya.
 
Karena disfungsi ereksi bukan hanya suatu kondisi akan tetapi juga merupakan gejala umum dari banyaknya masalah kesehatan. Dan untuk gejala ejakulasi dini itu sendiri dapat meliputi:
 
• Ejakulasi yang secara rutin terjadi dengan sedikit rangsangan seksual dan dengan sedikit kontrol.
• Berkurangnya kenikmatan seksual karena kontrol yang buruk terhadap ejakulasi.
• Perasaan bersalah, malu atau frustasi.

Bagaimana Mendiagnosis Disfungsi Ereksi Dan Ejakulasi Dini Pria?


Untuk mendiagnosis disfungsi ereksi adalah dengan cara:

• Menghitung darah secara lengkap.
• Urinalisis.
• Tes atau pengujian glukosa darah.
• Tes atau pengujian hormon testosteron.
• Tes atau pengujian tiroid untuk memeriksa hipotiroidisme atau hipertiroidisme.
• Lipid untuk memeriksa kadar kolesterol dan menguji aterosklerosis.
• Tes atau pengujian hemoglobin darah untuk menyingkirkan diabetes mellitus.
• Tes atau pengujian hati.
• Tes atau pengujian prostagladin untuk mengukur aliran darah ke penis.
• Stimulasi getaran langsung untuk fungsi saraf pada penis.
• Tumor penis noktural untuk memantau penis saat tidur.
• Tes atau pengujian untuk memeriksa kanker prostat.
• Sinar X atau USG dimana trauman atau cedera terlibat.

Ejakulasi dini didiagnosis berdasarkan gejala yang khas. Konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat seksual. Jika riawayat seksual gagal dalam faktor mental atau emosional yang signifikan dan dapat berkontribusi pada ejakulasi dini, segera lakukan pemeriksaan dengan dokter. Dokter biasanya akan memeriksa prostat atau melakukan tes atau pengujian neurologis (sistem saraf) untuk menentukan adanya masalah fisik yang dapat menyebabkan ejakulasi dini.

Cara Penanganan Untuk Disfungsi Ereksi Dan Ejakulasi Dini Pada Pria


Ada banyak cara untuk menangani masalah atau kasus disfungsi ereksi dan ejakulasi dini pada pria ini. Berikut ini cara mengatasi disfungsi ereksi pada pria dapat meliputi:

• Dengan obat-obatan.
• Dengan perangkat vakum.
• Implan penis.
• Bedah vaskular.
• Terapi seks.
• Terapi psikologis, terapi perilaku dan obat-obatan adalah pengobatan utama untuk disfungsi ereksi.

Konsultasikan dengan dokter untuk memutuskan apa yang akan dilakukan untuk mengobati disfungsi ereksi yang paling tepat. Selain itu cara mengatasi ejakulasi dini pada pria dapat meliputi:

• Terapi psikologis.
• Terapi perilaku.
• Terapi medis.

Semua pengobatan untuk disfungsi ereksi dan ejakulasi dini pada pria ini hanya terdapat di Klinik Utama Gracia. Pengobatan ini ditangani langsung oleh dokter yang bersangkutan. Peralatan medis nya juga sangat canggih dan modern. Namun biaya pengobatannya sangat terjangkau. Hubungi kami untuk pengobatannya di 081336361555 atau layanan dibawah ini.

Baca Juga : Disfungsi Ereksi Adalah Ketidakmampuan Ereksi

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.