User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ciri impotensi pria adalah ketika seorang pria tidak bisa mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang memungkinkan aktifitas seksual dengan penetrasi. Impotensi bukan penyakit, akan tetapi gejala dari beberapa masalah lain baik fisik atau psikologis atau campuran dari keduanya. Impotensi terjadi ketika seorang pria memiliki masalah yang konsisten dan berulang yang mempertahankan ereksi. Tanpa pengobatan, impotensi dapat membuat hubungan seksual menjadi sulit.

Impotensi Pada Pria Yang Mengganggu

Impotensi berarti tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup lama untuk berhubungan seksual. Impotensi adalah kondisi umum yang dapat terjadi pada usia yang berbeda dan untuk sejumlah alasan baik fisik maupun psikologis. Obati gejala dan hentikan masalah yang dapat menghentikan ereksi.

Ada Beberapa Hal Yang Menyebabkan Impotensi


Adanya ciri impotensi pria dari banyaknya faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan pria untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi dan beberapa faktor yang kemungkinan ada pada suatu waktu. Pada umumnya adanya ciri impotensi pria dengan kombinasi faktor fisik dan faktor psikologis. Terkadang tidak ada alasan yang jelas untuk impotensi. Namun sebagian besar kasus impotensi memiliki penyebab fisik. Ada banyak penyebab impotensi termasuk:

• Usia, pada kebanyakan pria dengan bertambahnya usia akan mengembangkan ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi.
• Masalah pembuluh darah karena ereksi disebabkan oleh aliran darah ke penis, pria yang memiliki masalah dengan aliran darah (sirkulasi) atau sistem pembuluh darahnya maka dapat mengalami impotensi.
• Kondisi kesehatan lainnya, seorang pria dengan diabetes (kencing manis) dapat mengalami penurunan sensasi.
• Merokok dan penggunaan alkohol secara umum dapat menyebabkan impotensi pada semua populasi terlepas dari kemoterapi dan obat-obatan lainnya.
• Beberapa orang yang menggunakan kondim atau pelindung lainnya kemungkinan mengalami penurunan sensasi selama aktifitas seksual.
• Obat-obatan seperti antidepresan, obat-obatan jantung dan obat-obatan terlarang dapat menurunkan kemampuan untuk ereksi.

Baca Juga : Inilah Gejala Impotensi Pria Yang Harus Diketahui

 

Ciri-Ciri Impotensi Pria Secara Umum

Inilah ciri impotensi pria secara umum dan meliputi:
 
• Ereksi yang terlalu lunak untuk melakukan hubungan seksual.
• Ereksi yang terlalu singkat untuk melakukan hubungan seksual.
• Ketidakmampuan untuk mencapai ereksi.
 
Pria yang tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang bertahan cukup lama atau cukup kuat untuk menyelesaikan hubungan seksual dianggap memiliki ciri impotensi pria.

Bagaimana Impotensi Didiagnosis?


Untuk mendiagnosis impotensi, dokter biasanya menanyakan mengenai gejala dan riwayat medis. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara lengkap untuk mengetahui tanda-tanda seperti sirkulasi yang buruk atau masalah saraf. Dokter biasanya mencari kelainan pada area genital yang dapat menyebabkan masalah dengan ereksi.

Beberapa tes atau pengujian yang dilakukan di laboratorium dapat membantu mendiagnosis masalah seksual seorang pria. Dengan mengukur kadar hormon testosteron dapat menentukan ketidakseimbangan hormon yang sering dikaitkan dengan penurunan keinginan. Jumlah sel darah, kadar gula darah, kadar kolesterol dan tes atau pengujian fungsi hati dapat mengungkapkan kondisi medis yang dapat menyebabkan impotensi.

Impotensi Pada Pria Harus Diobati Sejak Dini


Pada kebanyakan pria, impotensi tidak dapat disembuhkan. Untuk beberapa kemungkinan ada penyebab mendasar yang dapat diperbaiki. Semua pria dengan masalah ereksi, penyebabnya dapat diobati. Biasanya tidak ada pengobatan khusus yang akan mengarah pada peningkayan impotensi. Namun pengobatan yang memungkinkan ereksi terjadi dan dapat digunakan untuk memungkinkan aktifitas seksual berlangsung.

Ada 3 jenis pengobatan, seperti pengobatan non invasif seperti obat-obatan oral dan perangkat ekstrenal (misalnya vakum). Pengobatan intravena untuk seorang pria yang belum berhasil dengan pengobatan lain. Operasi kemungkinan menjadi pilhan terakhir. Pengobatan untuk impotensi ini bisa Anda lakukan di Klinik Utama Gracia. Klinik spesialis kelamin yang paling handal. Untuk info pengobatan Anda bisa menghubungi nomor kami 081336361555 atau dengan layanan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menyembuhkan Impotensi Dengan Cepat?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Gejala impotensi pria adalah kondisi umum diantara sebagian pria. Dan ditandai dengan ketidakmampuan yang konsisten untuk mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual atau ketidakmampuan untuk mencapai ejakulasi atau bisa juga keduanya. Impotensi sangat bervariasi dan dapat melibatkan ketidakmampuan secara total untuk mencapai ereksi atau ejakulasi, kemampuan yang tidak konsisten untuk melakukan hubungan seksual atau kecenderungan untuk mempertahankan ereksi yang sangat singkat.

Risiko impotensi meningkat seiring bertambahnya usia. Jauh lebih sering pada pria yang berusia 60 tahun dibandingkan pada pria yang berusia 40 tahun. Pria yang mengalami impotensi kemungkinan cenderung memiliki gaya hidup yang kurang sehat, seperti mengkonsumsi makanan yang kurang sehat, diet, meminum minuman beralkohol berlebih dan olahraga yang kurang.

Fahami Impotensi Yang Diderita Pria

Impotensi adalah suatu kondisi yang secara konsisten mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahakan ereksi atau kemampuan untuk mencapai ejakulasi dan ini dan ini adalah bentuk dari gejala impotensi pria. Kemungkinan ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap impotensi.
 
Termasuk gangguan emosi dan gangguan fisik. Sebagian pria berusia 40 tahun hingga 70 tahun mengalami impotensi pada suatu waktu. Risiko impotensi meningkat seiring bertambahnya usia. Impotensi seringkali memiliki dampak negatif pada kehidupan seks dan dapat menyebabkan stress tambahan, depresi dan rendah diri. Memahami penyebab potensial paling umum dari impotensi dapat membantu seseorang mengidentifikasi kondisi yang dialaminya.

Inilah Penyebab Umum Impotensi


Penyebab impotensi ada banyak dan termasuk penyakit jantung, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, obesitas, sindrom metabolik, penyakit parkinson, penyakit peyronie, penyalahgunaan zat, gangguan dalam tidur, pengobatan pembesaran prostat (BPH), masalah hubungan, penyakit pembuluh darah (misalnya penyakit pembuluh darah perifer dan lainnya), penyakit sistemik, ketidakseimbangan hormon dan obat-obatan (seperti tekanan darah dan obat-obatan jantung).

Baca Juga : Bagaimana Cara Menyembuhkan Impotensi Dengan Cepat?

 

Kenali Gejala Impotensi Pria Sejak Dini

Beberapa pria terkadang mengalami kesulitan dalam mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang terkadang dianggap normal. Akan tetapi masalah ini menjadi sering dan berlangsung lama, oleh karena itu harus segera mengkonsultasikan dengan dokter. Ada banyak penyebab impotensi. Terkadang penyebabnya adalah masalah kesehatan lainnya. Dengan memahami gejala impotensi pria dan penyebab impotensi pria adalah langkah awal untuk mengawali pengobatan yang lebih baik. Gejala impotensi pria secara umum meliputi:
 
• Kesulitan dalam mendapatkan ereksi.
• Kesulitan menjaga ereksi untuk jangka waktu yang lama.
• Berkurangnya gairah seksual.
• Merasa malu atau bersalah.
• Tingkat kepercayaan diri yang rendah.

Bagaimana Impotensi Pada Pria Didiagnosis?


Sangat penting untuk mengkonsultasikan dengan dokter masalah ereksi, karena bisa merupakan gejala impotensi pria dari hal lain termasuk penyakit kardiovaskular. Untuk mencari tahu penyebab masalah ereksi, dokter biasanya akan menanyakan mengenai kondisi medis lain yang kemungkinan dimiliki, obat-obatan yang dikonsumsi, waktu masalah ereksi terjadi dan bentuknya.

Pertanyaan mengenai fungsi ereksi dan kepuasan berhubungan seksual ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi sifat impotensi. Tes atau pengujian tekanan darah bisa dianjurkan. Beberapa yang lain termasuk ultrasound yang digunakan dapat melacak aliran darah masuk dan keluar dari penis dan mengidentifikasi masalah sirkulasi.

Pengobatan Tepat Impotensi Pada Pria


Ada berbagai macam pengobatan untuk impotensi. Beberapa pengobatannya adalah dengan obat-obatan intravena atau alat yang digunakan sebelum melakukan hubungan seksual ada juga pengobatan yang melibatkan pembedahan. Perubahan gaya hidup termasuk berhenti merokok, mempertahankan berat badan yang sehat, makan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur adalah sangat penting dalam meningkatkan ereksi.

Mempertahankan kontrol kondisi yang mendasarinya seperti diabetes (kencing manis) atau tekanan darah tinggi (hipertensi) juga akan membantu mengurangi terjadinya impotensi. Obat-obatan untuk impotensi bisa Anda dapatkan di Klinik Utama Gracia. Klinik ini menangani permasalahan impotensi yang dialami sebagian pria. Anda bisa membuat janji untuk melakukan pengobatan di klinik ini dengan menekan nomor 081336361555 atau dengan konsultasi online dibawah ini.

Baca Juga : Awasi Impotensi Akut Sejak Dini

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Susah buang air kecil bisa merupakan akibat dari kelainan anatomi dalam saluran genotourinari. Pada pria, pembesaran kelenjar prostat yang paling sering disebabkan oleh hiperplasia prostat jinak dan lebih jarang karena prostat, serta dapat menyebabkan susah buang air kecil. Pada pria maupun wanita, susah buang air kecil dapat disebabkan oleh kondisi neurologis atau otot yang mempengaruhi fungsi kandung kemih.

Ketika kesulitan buang air kecil, gejala lainnya seperti kebocoran atau inkontinensia ringan dan aliran urine yang lemah juga dapat terjadi. Obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan masalah dengan kencing. Jaringan parut akibat operasi atau trauma juga dapat menyebabkan masalah dengan aliran urine. Infeksi saluran kemih (ISK) atau sistem saraf juga dapat menyebabkan retensi urine.

Fakta Penting Tentang Susah Buang Air Kecil

Susah buang air kecil adalah masalah umum. Ini dapat disebabkan oleh kondisi yang mempengaruhi ginjal, kandung kemih atau kelenjar prostat (pada pria). infeksi saluran kemih (ISK), masalah prostat dan batu ginjal adalah pemicu umum untuk masalah ini berkembang. Pada beberapa orang lebih dari 1 kondisi yang muncul. Siapapun yang mengalami kesulitan dalam mengeluarkan urine selama lebih dari 24 jam hingga 48 jam harus mengkonsultasikan dengan dokter.

Apa Yang Menyebabkan Susah Buang Air Kecil?


Penyebabnya meliputi:

• Masalah yang mendasarinya adalah ketidakmampuan kandung kemih atau ketidakmampuan otot kandung kemih untuk berkontraksi secara efisien atau kombinasi keduanya.
• Pada pria berusia di atas 40 tahun hingga 50 tahun penyebab paling umum adalah penyempitan (penyumbatan) kandung kemih karena pembesaran prostat. Kemungkinan kanker prostat atau pembesaran non kanker (BPH).
• Pada pria dengan usia 30 tahun hingga 40 tahun penyebabnya kemungkinan peradangan atau infeksi prostat (prostatitis) atau penyempitan leher kandung kemih.
• Pada pria dengan usia 20 tahun hingga 30 tahun terkadang juga pada wanita penyebabnya kemungkinan bersifat psikologis, ketika merasa cemas atau stress dan merasa sulit untuk memulai kencing.
• Kondisi yang mempengaruhi suplai saraf kandung kemih dapat menyebabkan keragu-raguan misalnya cedera tulang belakang, penyakit parkinson, stroke dan diabetes mellitus.
• Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan keragu-raguan yang merangsang kontraksi otot polos pada sfingter atau antidepresan yang mengganggu kontraksi detrusor.

Baca Juga : 5 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Dengan Cepat

 

Inilah Gejalanya Yang Harus Diketahui

Gejalanya meliputi:
 
• Keraguan kencing yang buruk.
• Memiliki gejala kemih lainnya.
• Mengharuskan seringnya kencing di siang hari (frekuensi) atau di malam hari (nokturia).
• Merasakan dorongan yang sangat kuat untuk segera kencing ketika kandung kemih penuh (urgensi).
• Mendorong atau mengejan untuk memulai aliran urine.
• Aliran lemah (stranguria).
• Berhenti dan memulai aliran kemih (intermittency).
• Merasa kandung kemih tidak kosong setelah kencing.
• Rasa sakit saat kencing (disuria).
• Kebocoran urine yang tidak disengaja (inkontinensia).
• Adanya darah dalam urine (hematuria).
 
Pada pria dengan keragu-raguan ditambah beberapa hari egjala, adanya risiko berkembangnya retensi (ketidakmampuan total untuk mengeluarkan urine) yang biasanya mengharuskan dokter memasukkan tabung (kateter) ke dalam kandung kemih.

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?


Dokter akan menanyakan mengenai keluhan kandung kemih dan memungkinkan menanyakan gejala kandung kemih tersebut. Dokter dapat melakukan pemeriksaan neurologis untuk mengetahui adanya kerusakan pada saraf yang memasok kandung kemih dengan melakukan pemeriksaan perut dan organ genital dan pemeriksaan dubur. Setelah itu memberikan sampel urine seblum kencing dan melakukan pemeriksaan dengan dokter.

Cara Menyembuhkan Susah Buang Air Kecil Dengan Cepat


Tergantung pada apa yang menyebabkan gejala keraguan berkemih, pengobatan dapat bervariasi untuk menghentikan pengobatan yang mempengaruhi kandung kemih atau dengan memberikan obat-obatan yang dapat mengendurkan otot-otot keluar kandung kemih atau dengan mengecilkan ukuran prostat.

Berikut ini seperti prostatitis dapat diobati dengan antibiotik atau dengan obat-obatan inflamasi. Pembesaran prostat (BPH) dapat diobati dengan obat-obatan atau berbagai bentuk operasi. Kanker prostat dapat diobati dengan pembedahan, radioterapi atau penanganan hormon. Penyakit neurologis seringkali lebih sulit untuk diobati, akan tetapi banyak bentuk pengobatan yang tersedia.

Pengobatan jenis-jenis penyakit ini bisa Anda temui di Klinik Utama Gracia. Pengobatan lengkap dan efektif serta sangat sesuai dengan standar nasional. Untuk mempermudah pengobatan ini, Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 atau konsultasi online dibawah ini guna menghemat waktu dan memudahkan Anda.

Baca Juga : Apa Saja Penyebab Sakit Ketika Kencing Pada Pria Dan Wanita

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pada kebanyakan kasus, ejakulasi dini selain banyak terjadi pada pria dewasa (karena faktor usia), namun banyak juga yang terjadi pada pria muda (remaja). Lalu apa penyebab ejakulasi dini di usia muda? Ejakulasi adalah pelepasan semen dari penis saat orgasme (klimaks seksual). Ketika seorang pria dirangsang secara seksual, otak mengirimkan sinyal ke area genital melalui saraf ke sumsum tulang belakang untuk membuat otot-otot panggul (pelvic) berkontraksi.

Saat orgasme, gelombang kontraksi otot mengangkut sperma dengan jumlah kecil cairan dari testis ke vas deferens. Vesikula seminalis dan prostat mengkontribusikan cairan ekstra untuk melindungi sperma. Campuran sperma dan cairan (air mani) berjalan di sepanjang uretra ke ujung penis tempat ejakulasi. Ejakulasi dini terjadi ketika seorang pria tidak dapat mengendalikan waktu ejakulasi dan ejakulasi sebelum dirinya menginginkannya maupun pasangannya merasa siap untuk itu. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan kesulitan seorang pria dan pasangan seksualnya.

Ejakulasi Dini Yang Terjadi Pada Pria

Ejakulasi dini adalah saat dimana orgasme atau klimaks terjadi lebih cepat dari yang diinginkannya. Terkadang kemungkinan adanya komplikasi dengan reproduksi, akan tetapi ejakulasi dini juga dapat mempengaruhi kepuasan seksual, baik untuk pria maupun pasangan seksualnya. Pemahaman mengenai penyebab ejakulasi dini di usia muda telah meningkat dan ada pemahaman mengenai masalah-masalah yang dapat ditimbulkan darinya. Mengetahui penyebab ejakulasi dini di usia muda dapat mengantisipasi pemilihan pengobatan yang efektif. Lalu, apakah penyebab ejakulasi dini di usia muda itu?.

Apa Penyebab Ejakulasi Dini Di Usia Muda?


Penyebab ejakulasi dini di usia muda tergantung jenis ejakulasinya yang diderita. Ejakulasi dini primer dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan kimiawi di pusat otak yang sangat penting untuk menurunkan ambang batas untuk ejakulasi. Seorang pria membutuhkan lebih sedikit rangsangan, ejakulasi dapat terjadi lebih cepat dari yang diinginkan.

Masalah psikologis yang termasuk kecemasan kinerja yang termasuk ejakulasi sekunder atau kemungkinan akibat ejakulasi dini primer daripada penyebab utamanya. Ejakulasi dini dapat sering disebabkan oleh kegelisahan kinerja. Kecemasan dapat berupa kinerja seksual, ketakutan yang mengakibatkan terjebak dalam tindakan seksual atau kecemasan yang terkait dengan situasi tertentu seperti pada saat hubungan seksual yang baru. Ejakulasi memerlukan stimulasi intens untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi atau dari kecemasan mengenai masalah ereksi.

Baca Juga : Apa Ejakulasi Dini Dapat Disembuhkan Dengan Obat-Obatan?

 

Gejala Ejakulasi Dini Pada Umumnya

Secara medis, bentuk ejakulasi dini lebih persisten dan ada yang terjadi selama seumur hidup atau primer dan dapat menyebabkan tekanan yang signifikan yang memiliki gejala primer seperti:
 
• Ejakulasi yang terjadi hampir sering dan terjadi sebelum penetrasi seksual tercapai atau dalam sekitar 1 menit penetrasi.
• Adanya ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi setiap saat atau hampir setiap waktu penetrasi terjadi.
• Konsekuensi pada diri sendiri yang muncul secara negatif seperti kesusahan dan frustasi atau menghindari keintiman seksual.
 
Gejala psikologis adalah gejala sekunder secara fisik. Pria dan pasangannya atau keduanya kemungkinan mengalami gejala sekunder seperti:
 
• Kepercayaan diri menurun dalam hubungan.
• Kesulitan interpersonal.
• Tekanan mental.
• Kegelisahan.
• Rasa malu.
• Depresi.
 
Pria yang mengalami ejakulasi dini dapat mengalami tekanan psikologis, dan kebanyakan pasangan seksualnya akan merasa khawatir.

Bagaimana Ejakulasi Dini Didiagnosis?


Dokter biasanya membuat diagnosis klinis dan mendefinisikan ejakualsi dini sebagai gangguan seksual. Ejakulasi dengan rangsangan seksual sebelum atau setelah penetrasi yang diinginkannya. Kondisinya persisten atau sering terjadi dan menyebabkan tekanan yang signifikan. Bentuk ejakulasi yang lebih longgar adalah salah satu jenis disfungsi seksual yang paling umum. Ejakulasi dini mempengaruhi sebagian pria dan kasusnya harus didiagnosis secara medis. Perbedaan statis sama sekali tidak mengurangi ketidaknyamanan yang dialami oleh pria yang tidak memenuhi kriteria untuk didiagnosis.

Pengobatan Ejakulasi Dini Pada Pria Muda


Dalam kebanyakan kasus, ada penyebab psikologis. Jika masalahnya lebih persisten, dokter dapat merekomendasikan konseling atau terapi untuk hubungan seksual Anda bersama dengan pasangan seksual Anda. Beberapa pengobatan seperti antidepresan untuk menunda ejakulasi. Pengobatan dilakukan dengan mengetahui riwayat seks secara rinci untuk mengetahui diagnosis ejakulasi dini yang jelas.

Pengobatan dapat memiliki efek buruk dan penderitanya harus mengkonsultasikannya dengan dokter sebelum melakukan pengobatan apapun. Penyebab ejakulasi dini di usia muda sangat berpengaruh penting untuk kehidupan seorang pria. Oleh karena itu harus segera diketahui dan mendapatkan pengobatan secara tepat.

Pengobatan untuk ejakulasi dini bisa Anda temui dan dapatkan hanya di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani khusus penyakit kelamin. Untuk lebih jelasnya Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 atau dengan mengkonsultasikannya dengan menggunakan layanan konsultasi online kami seperti dibawah ini.

Baca Juga : Akibat Ejakulasi Dini Kurang Dari 1 Menit Pada Pria

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Disfungsi ereksi di usia muda adalah ketika seorang pria merasa sulit atau tidak mungkin untuk menghasilkan atau mempertahankan ereksi. Ini adalah gangguan seksual pria yang paling umum dan dikaitkan dengan banyak kondisi kronis termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes (kencing manis), sindrom metabolik dan kanker prostat. Faktor gaya hidup (obesita atau kegemukan dan merokok) juga meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

Fakta Mengenai Disfungsi Ereksi Di Usia Muda

Ketidakmampuan yang persisten atau berulang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup baik untuk menyelesaikan aktiiftas seksual baik itu masturbasi, seks oral atau hubungan seks anal atau seks vagina. Ketidakmampuan sesekali untuk mencapai ereksi yang memuaskan biasanya bukan merupakan masalah. Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang berkualitas untuk memenuhi aktifitas seksual.

Apa Yang Menjadi Penyebab Disfungsi Ereksi Di Usia Muda?


Beberapa penyebab disfungsi ereksi bisa meliputi:

• Penuaan.
• Penyakit atau cedera.
• Obat-obatan seperti anti depresi dan obat-obatan tekanan darah.
• Tertekan.
• Kelelahan.
• Kecemasan, depresi atau hilangnya kepercayaan diri.

Kondisi yang mendasari seperti diabetes (kencing manis), aterosklerosis, penyakit pembuluh darah dan sindrom metabolik dapat menjadi faktor risiko untuk disfungsi ereksi seperti pemilihan gaya hidup seperti merokok, minum alkohol yang berlebihan dan kelebihan berat badan (obesitas).

Baca Juga : Pria Yang Memiliki Disfungsi Ereksi Apa Bisa Disembuhkan?

 

Apa Saja Gejala Disfungsi Ereksi Di Usia Muda?

Gejala-gejala disfungsi ereksi meliputi:
 
• Kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi.
• Ereksi yang tidak cukup dan sulit untuk berhubungan seksual.
• Ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi setelah penetrasi.
• Keinginan seksual berkurang.
• Ketidakmampuan dalam mencapai ereksi.
• Ketidakmampuan dalam mempertahankan ereksi hingga melalui klimaks.
• Ketidakmampuan untuk menembus (kehilangan ereksi dengan penetrasi atau penurunan kekakuan dengan penetrasi).
 
Seringkali, gejala disfungsi ereksi menyebabkan masalah antara seorang pria dan pasangan seksualnya.

Bagaimana Disfungsi Ereksi Di Usia Muda Didiagnosis?


Disfungsi ereksi didiagnosis dengan melakukan konsultasi dengan dokter. Terkadang gejala atau kondisi disfungsi ereksi tidak jelas. Maka harus melakukan penanganan khusus. Dokter akan menanyakan mengenai riwayat terperinci dan pemeriksaan fisik dalam upaya untuk menjelaskan potensi penyebab disfungsi ereksi.

Bagaimana Disfungsi Ereksi Di Usia Muda Diobati?


Ada banyaknya pengobatan untuk disfungsi ereksi. Jika mengalami disfungsi ereksi maka segera lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan tes atau pengujian dan pengobatan secara tepat. Biasanya tes atau pengujian di laboratorium untuk dianalisis.

Begitupun pemeriksaan fisik, pemeriksaan aliran darah ke penis dan yang lainnya. Pengobatan dilakukan berdasarkan tingkat keparahan kondisi yang dialami. Ada banyak pengobatan untuk membantu seseorang kembali mendapatkan ereksi yang memadai untuk penetrasi. Pengobatannya kemungkinan melibatkan perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan (obesitas) dan berhenti merokok.

Atau beralih ke pengobatan atau obat-obatan dengan efek samping seksual yang lebih sedikit. Selain itu ada juga terapi seks dan resep obat-obatan untuk disfungsi ereksi atau dengan perangkat vakum untuk menarik darah ke penis. Semua pengobatan ini bisa Anda dapatkan hanya di Klinik Utama Gracia.

Salah satu klinik yang menangani permasalahan disfungsi ereksi. Selain itu sudah banyak yang melakukan pengobatan mengenai disfungsi ereksi di Klinik Utama Gracia. Pengobatan dengan biaya yang sangat terjangkau. Pelayanannya juga sangat baik, serta ditangani langsung oleh para dokter ahli dan berpengalaman sehingga memudahkan pengobatan agar bisa disembuhkan dengan cepat. Klinik ini berstandar nasional karena didukung dengan peralatan medis canggih dan modern. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 atau dengan layanan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Disfungsi Ereksi Berat Jika Tidak Segera Ditangani

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.