User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Lemah syahwat adalah gangguan ereksi atau impotensi. Lemah syahwat adalah ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi penis untuk berhubungan seksual yang memuaskan. Lemah syahwat adalah kesulitan bagi pria untuk mendapatkan dan mempertahankan penis yang kuat untuk aktifitas seksual. Masalah ini mempengaruhi pria dari segala usia, akan tetapi seiring bertambahnya usia ada kemungkinan lebih besar untuk mengalami masalah ereksi.

Pengertian Untuk Lemah Syahwat

Lemah syahwat adalah gangguan yang dapat menghancurkan kepercayaan diri pria pada pasangan seksualnya. Memiliki riwayat seksual yang baik dan melakukan pemeriksaan fisik dapat memberikan petunjuk penyebab yang mendasarinya. Lemah syahwat adalah ketidakmampuan yang konsisten untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup untuk hubungan seksual yang saling memuaskan dengan pasangannya. Sebagian pria dengan usia 40 tahun hingga 70 tahun dapat mengalaminya.

Penyebab Lemah Syahwat Adalah


Penyebab utama lemah syahwat yaitu sirkulasi yang buruk ke penis. Seperti sirkulasi yang buruk ke jantung dapat menyebabkan serangan jantung, demikian juga sering mengalami kekurangan sirkulasi yang memadai yang menyebabkan ereksi yang buruk. Lemah syahwat diketahui terkait dengan usia, tekanan darah tinggi, diabetes (kencing manis), merokok, kolesterol tinggi, penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke sebelumnya.

Karena arteri penis sangat kecil, cenderung menjadi sakit sebelum arteri koroner (jantung) atau karotid (leher) yang lebih besar. Lemah syahwat yaitu tanda lain penyakit pembuluh darah yang mendahului serangan jantung dan stroke. Penderita yang mengalami lemah syahwat berisiko lebih tinggi mengalami serangan jantung atau stroke di masa yang akan datang.

Baca Juga : Cara Mengatasi Lemah Syahwat

 

Apa Menjadi Kendala Lemah Syahwat?

Lemah syahwat yaitu suatu kondisi dimana seluruh proses rangsangan, ereksi, ejakulasi dan klimaks terjadi dengan sangat cepat dan seringkali dalam beberapa menit atau bahkan dalam beberapa detik yang membuat pasangan seksual dan seseorang mengalami merasa tidak puas. Masalah ereksi biasanya akan menghasilkan reaksi psikologis dan emosional yang signifikan pada kebanyakan pria. Ini sebagai pola kecemasan dan stress yang selanjutnya dapat mengganggu fungsi seksual yang normal atau kecemasan kinerja seksual.

Bagaimana Lemah Syahwat Didiagnosis?


Dokter dapat mengesampingkan berbagai penyebab sistemik lemah syahwat dengan melakukan pemeriksaan fisik. Pembesaran payudara pada pria misalnya dapat mengindikasi masalah hormonal, sementara penurunan denyut nadi di pergelangan tangan atau di pergelangan kaki dapat menunjukkan masalah aliran darah. Selain itu ada beberapa tes atau pengujian untuk mendiagnosis lemah syahwat, meliputi:

• Tes atau pengujian darah untuk memeriksa kadar kolesterol, hormon testosteron dan glukosa.
• Urinalisis untuk mencari tanda-tanda diabetes (kencing manis).
• Ultrasonografi untuk memeriksa aliran darah ke penis.
• Tes atau pengujian ereksi untuk memantau ereksi saat tidur. Penyebab fisik dapat dikesampingkan jika penderitanya mengalami ereksi tidak sadar saat tidur (kejadian normal).

Obati Lemah Syahwat Pada Pria Sejak Dini


Pemilihan pengobatan termasuk konseling seksual, obat-obatan, alat vakum eksternal, terapi hormonal, suntikan penis atau yang lainnya dapat digunakan. Dalam kasus yang lain terapi kombinasi dengan menggunakan beberapa metode dapat direkomendasikan. Jika tidak adanya terapi kemungkinan bisa disarankan implan penis melalui operasi yang dapat dipertimbangkan selanjutnya.

Pengobatan untuk lemah syahwat bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Ditangani secara langsung oleh dokter ahli dan pengobatannya sangat aman dan terpercaya. Oleh karena itu banyak yang merekomendasikan untuk melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Anda bisa menghubungi kami saat ingin melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia di nomor 081336361555 atau konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Waspadalah 5 Penyebab Lemah Syahwat Ini, Apa Saja Itu?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Gejala impotensi pada pria meliputi ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk kepuasan seksual kedua pasangan. Ini bisa menghancurkan kepercayaan diri seorang pria. Ada banyak pria yang menderita kondisi ini secara terus menerus dan mempengaruhi hampir semua pria dewasa.

Apa Pengertian Impotensi Pria?

Impotensi adalah ketidakmampuan seorang pria untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Atau dikenal juga dengan sebutan disfungsi ereksi dan dapat berdampak pada kemampuan seseorang untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan. Impotensi adalah kondisi yang sangat umum dan dapat trejadi pada usia berapapun. Namun umumnya terjadi pada pria yang lebih tua. Sebagian pria yang berusia lebih dari 40 tahun akan mengalami impotensi dan sebagian pria yang berusia 70 tahun akan mengalami impotensi yang lengkap.

Penyebab Umum Impotensi Adalah


Semua pria akan mengalami impotensi pada titik tertentu dalam hidupnya. Kemungkinan hasil dari penyebab fisik atau penyebab psikologis. Terkadang masalah fisik dan psikologis dapat menyebabkan impotensi. Penyebab paling umum termasuk:

• Pengkonsumsi alkohol yang berlebih.
• Tertekan.
• Kelelahan.
• Kegelisahan.

Meskipun impotensi dapat mempengaruhi seorang pria yang lebih muda usianya, namun kondisi ini umum pada pria dewasa atau pria yang lebih tua. Stress juga bisa memainkan peran utama dalam kasus impotensi yang berkaitan dengan usia. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan plak di arteri. Penumpukan membuat darah sulit mengalir ke seluruh tubuh. Kurangnya aliran darah ke penis dapat menyebabkan impotensi. Inilah sebabnya gejala impotensi pada pria nomor 1 Aterosklerosis pada pria. Penyebab fisik lainnya untuk impotensi pada pria dewasa yang usianya lebih tua, termasuk:

• Diabetes (kencing manis).
• Kegemukan (obesitas).
• Masalah tiroid.
• Masalah ginjal.
• Gangguan tidur.
• Kerusakan pembuluh darah.
• Kerusakan saraf.
• Tekanan darah tinggi (hipertensi).
• Kolesterol tinggi.
• Hormon testosteron rendah.
• Trauma atau pembedahan sumsum tulang belakang atau tulang belakang.
• Perokok aktif.
• Pengkonsumsi alkohol yang berlebihan.
• Obat-obatan tertentu termasuk obat-obatan antidepresan dan diuretik.

Selain penyebab fisik, berbagai masalah psikologis dapat menyebabkan impotensi pada pria dewasa yang usia lebih tua, dan ini kemungkinan termasuk:

• Depresi.
• Kegelisahan.
• Tertekan.
• Masalah hubungan.

Baca Juga : Ketahui Solusi Impotensi Yang Aman Untuk Pria

 

Tanda Dan Gejala Impotensi Pada Pria

Gejala impotensi pada pria adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi. Bersifat sementara dalam kebanyakan kasus. Namun impotensi dapat memiliki efek negatif pada kehidupan seksual. Ini terjadi ketika seorang pria tidak dapat mempertahankan ereksi cukup lama untuk melanjutkan hubungan seksual.
 
Gejala impotensi pada pria masalah psikologis dapat terjadi jika seorang pria merasa tidak bisa memuaskan pasangannya. Gejala impotensi pada pria ini termasuk kepercayaan diri yang rendah dan depresi. Ini dapat menyebabkan impotensi menjadi lebih buruk. Dalam beberapa kasus kondisi medis yang mendasarinya seperti diabetes (kencing manis) atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan impotensi. Gejala impotensi pada pria dari kondisi lain kemungkinan muncul.

Bagaimana Ketika Impotensi Didiagnosis?


Dokter kemungkinan dapat mendiagnosis impotensi dengan mengambil riwayat medis dan melakukan pemeriksaan fisik. Selalu konsultasikan segala kondisi medis yang kemungkinan dimiliki. Mengkonsultasikan riwayat kesehatan dengan dokter dapat membantu menentukan penyebab impotensi. Sangat penting mengkonsultasikan dengan dokter jika mengkonsumsi obat-obatan lain.

Selama pemeriksaan fisik, dokter memeriksa secara visual penis untuk setiap penyebab eksternal untuk impotensi. Penyebab eksternal dapat termasuk trauma atau luka dari infeksi menular seksual (IMS). Jika dicurigai penyebab lain yang mendasarinya, maka bisa dilakukan berbagai tes atau pengujian. Seperti tes atau pengujian darah untuk memeriksa kadar glukosa darah, dan akan menunjukkan jika diabetes (kencing manis) penyebabnya. Tes atau pengujian lain kemungkinan termasuk:

• Tes atau pengujian darah untuk memeriksa kadar hormon testosteron rendah, kadar lipid dan kondisi lainnya.
• Elektrokardiogram untuk mendeteksi masalah jantung.
• USG untuk mencari masalah dengan aliran darah.
• Tes atau pengujian urine untuk menentukan kadar gula darah.

Cara Ampuh Menangani Impotensi Pada Pria


Dokter akan merekomendasikan pengobatan yang tepat. Beberapa pengobatan oral dapat membantu mengobati impotensi. Pengobatan dapat membantu pria mencapai atau mempertahankan ereksi. Namun pria dengan kondisi medis serius seperti penyakit jantung, harus direkomendasikan dengan pengobatan lain. Biasanya dokter menyarankan pemilihan pengobatan lain jika tidak melakukan pengobatan oral untuk impotensi. Impotensi juga hasil dari gaya hidup, jadi harus dipertimbangkan untuk melakukan perubahan pada gaya hidup. Perubahan ini termasuk:

• Berhenti merokok.
• Hindari penggunaan obat-obatan terlarang.
• Mengurangi mengkonsumsi alkohol.
• Berolahraga.
• Menjaga berat badan tubuh yang sehat.

Selain membantu mencegah impotensi, penyesuaian gaya hidup ini juga dapat mengurangi risiko komplikasi kesehatan di masa yang akan datang. Dengan menghilangkan stress seperti meditasi dan terapi kemungkinan juga berguna dalam mengobati impotensi yang disebabkan oleh stress. Selalu pastikan banyak istirahat dan berolahraga untuk membalikkan impotensi yang terkait dengan stress. Gejala impotensi pada pria bisa diobati di Klinik Utama Gracia dengan biaya yang sangat terjangkau. Hubungi kami di 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Inilah Ciri Impotensi Pria Yang Harus Diketahui

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ciri orkitis adalah adanya infeksi pada testis. Dan ketika kondisinya bersamaan dengan epididimitis maka disebut epididimo orkitis. Orkitis ini dapat menyebabkan rasa sakit dan dapat mempengaruhi kesuburan. Obat-obatan dapat mengobati penyebab orkitis bakteri dan dapat meringankan beberapa tanda dan gejala orkitis virus. Akan tetapi memerlukan waktu beberapa minggu agar rasa nyeri skrotum menghilang.

Orkitis Adalah Pengertian Dari

Orkitis adalah peradangan pada 1 testis atau 2 testis. Infeksi bakteri atau infeksi virus dapat menyebabkan orkitis atau penyebabnya terkadang tidak diketahui. Orkitis paling sering merupakan akibat dari infeksi bakteri seperti infeksi menular seksual (IMS). Dalam beberapa kasus, virus gondong dapat menyebabkan orkitis. Bakterial orkitis kemungkinan berhubungan dengan epididimitis yaitu peradangan tabung melingkar (epididimitis) di bagian belakang testis yang menyimpan dan membawa sperma.

Apa Yang Menyebabkan Orkitis?


Orkitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Terkadang penyebab orkitis tidak dapat ditentukan, meliputi:

• Orkitis Bakteri
Paling sering, orkitis bakteri dikaitkan dengan hasil dari epididimitis. Epididimitis biasanya disebabkan oleh infeksi pada uretra atau kandung kemih yang menyebar atau menular ke epididimitis. Seringkali, penyebab infeksi adalah IMS. Penyebab infeksi lainnya dapat disebabkan karena dilahirkan dengan kelainan pada saluran kemih atau memiliki kateter atau alat medis yang di masukkan ke dalam penis.

• Orkitis Virus
Virus gondong biasanya dapat menyebabkan orkitis virus. Hampir sebagian dari pria yang terkena gondong setelah pubertas dan mengalami orkitis serta biasanya 4 hari hingga 7 ahri setelah gondok.

 

Tanda Dan Ciri Orkitis Pada Umumnya

Tanda dan ciri orkitis biasanya berkembang secara tiba-toba dan dapat meliputi:
 
• Pembengkakan pada 1 testis atau 2 testis.
• Nyeri muncul dari yang ringan hingga yang parah.
• Demam.
• Perasaan tidak enak badan (malaise).
 
Nyeri testis dan nyeri pangkal paha terkadang terasa bergantian. Akan tetapi rasa sakit pada pangkal paha terjadi di lipatan kulit antara paha dan perut bukan di testis. Penyebab nyeri pada pangkal paha berbeda dari penyebab nyeri testis.

Cara Mendiagnosis Orkitis Pada Pria


Dokter kemungkinan akan memulai dengan riwayat medis dan pemeriksaan fisik untuk memeriksa pembesaran kelenjar getah bening di pangkal paha dan testis yang membesar di sisi yang terasa sakit. Dokter kemungkinan juga melakukan pemeriksaan dubur untuk memeriksa pembesaran atau nyeri pada prostat. Dokter biasanya merekomendasikan seperti:

• Pemeriksaan IMS
Jika adanya cairan yang keluar dari uretra, di usap dan di masukkan ke ujung penis untuk mendapatkan sampel cairan. Sampel dilakukan pemeriksaan di laboratorium untuk gonore (kencing nanah) dan klamidia. Beberapa pemeriksaan IMS dilakukan dengan tes atau pengujian urine juga.

• Tes Atau Pengujian Urine
Sampel urine di analisis untuk melihat adanya kondisi yang tidak normal (abnormal).

• Ultrasonografi
Tes atau pengujian ini paling umum digunakan untuk mengetahui saat nyeri testis. Ultrasonografi dapat menentukan aliran darah ke testis.

Bagaimana Cara Menangani Orkitis Parah?


Pengobatan tergantung pada penyebab orkitis, misalnya:

• Mengobati Orkitis Bakteri
Pengobatan antibiotik diperlukan untuk mengobati orkitis bakteri dan epididimo orkitis. Jika penyebab infeksi bakteri adalah IMS, pasangan seksual Anda juga harus melakukan pengobatan. Lakukan pengobatan antibiotik yang sudah diresepkan oleh dokter, bahkan jika gejala atau ciri orkitis berkurang, pengobatan harus tetap berlanjut karena untuk memastikan infeksinya hilang. Kemungkinan membutuhkan waktu beberapa minggu agar ciri orkitis hilang. Dengan beristirahat dakan membantu skrotum lebih baik.

• Mengobati Orkitis Virus
Pengobatan ditujukan untuk menghilangkan gejala. Dokter merekomendasikan pengobatan yang tepat dan sesuai. Pada kebanyakan orang dengan orkitis virus merasa baik setelah melakukan pengobatan, namun pengobatan ini bisa memakan waktu beberapa minggu.

Pengobatan untuk setiap ciri orkitis ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan yang dilakukan sangat aman dan terpercaya. Biaya pengobatannya juga sangat terjangkau. Selain itu ditangani langsung oleh dokter yang bersangkutan. Segera hubungi kami di kontak 081336361555 atau seperti layanan dibawah ini.

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Disfungsi ereksi adalah impotensi atau ketidakmampuan seorang pria untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang memungkinkan aktifitas seksual dengan penetrasi. Disfungsi ereksi bukanlah penyakit, disfungsi ereksi adalah gejala dari beberapa masalah lain seperti fisik, psikologis atau campuran dari keduanya. Tidak perlu khawatir mengenai kegagalan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi, karena ini sangat normal.

Beberapa penyebabnya termasuk terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, cemas dan kelelahan. Jika tidak berlanjut, tidak ada alasan untuk mengkhawatirkannya. Namun jika disfungsi ereksi sedang berlangsung maka segera lakukan konsultasi dengan dokter. Pengobatan untuk disfungsi ereksi termasuk obat-obatan yang diberikan secara oral, konseling, alat pompa penis vakum, suntikan secara langsung ke penis dan implan prostetik penis.

Pengertian Disfungsi Ereksi Adalah

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk seks. Memiliki masalah ereksi dari waktu ke waktu tidak selalu memprihatinkan. Namun jika disfungsi ereksi adalah masalah yang sedang berlangsung, hal ini dapat menyebabkan stress, mempengaruhi kepercayaan diri dan berkontribusi terhadap masalah hubungan.
 
Masalah mendapatkan atau mempertahankan ereksi juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan mendasar yang membutuhkan pengobatan dan faktor risiko penyakit jantung. Jika mengkhawatirkan mengenai disfungsi ereksi maka konsultasikan dengan dokter bahkan jika merasa malu sekalipun. Terkadang mengobati kondisi yang mendasarinya sudah cukup untuk membalikkan disfungsi ereksi. Dalam kasus lain, obat-obatan atau pengobatan langsung lainnya kemungkinan sangat diperlukan.

Penyebab Umum Disfungsi Ereksi Adalah


Gairah seksual pria adalah proses kompleks yang melibatkan otak, hormoan, emosi, saraf, otot dan pembuluh darah. Demikian juga stress dan masalah kesehatan mental dapat menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi. Terkadang kombinasi masalah fisik dan psikologis dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Misalnya kondisi fisik yang memperlambat respons seksual dapat menyebabkan kecemasan dalam mempertahankan ereksi. Adapun penyebab lain disfungsi ereksi adalah:

• Penyebab Fisik Disfungsi Ereksi
 Penyakit jantung.
 Pembuluh darah yang tersumbat (Atherosclerosis).
 Kolesterol tinggi.
 Tekanan darah tinggi.
 Diabetes (kencing manis).
 Kegemukan (obesitas(.
 Sindrom metabolik atau suatu kondisi yang melibatkan peningkatan tekanan darah, kadar insulin tinggi, lemak tubuh di sekitar pinggang dan kolesterol tinggi.
 Penyakit parkinson.
 Sklerosis multipel.
 Obat-obatan resep tertentu.
 Perokok.
 Penyakit peyronie atau perkembangan jaringan parut di dalam penis.
 Mengkonsumsi alkohol dan bentuk-bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau zat lainnya.
 Gangguan tidur.
 Pengobatan untuk kanker prostat atau pembesaran prostat (BPH).
 Operasi atau cedera yang mempengaruhi area panggul (pelvic) atau sumsum tulang belakang.

• Penyebab Psikologis Disfungsi Ereksi
 Depresi, gelisah atau kondisi kesehatan mental lainnya.
 Tertekan.
 Masalah hubungan karena stress, komunikasi yang buruk atau masalah lainnya.

Baca Juga : Bagaimana Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi Dengan Cepat?

 

Tanda Dan Gejala Disfungsi Ereksi Adalah

Tanda dan gejala disfungsi ereksi kemungkinan termasuk persisten, meliputi:
 
• Kesulitan dalam mendapatkan ereksi.
• Kesulitan dalam menjaga ereksi.
• Berkurangnya hasrat seksual.

Disfungsi Ereksi Dan Cara Mendiagnosisnya


Bagi kebanyakan pria, pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat medis adalah hal yang sangat diperlukan oleh dokter untuk mendiagnosis disfungsi ereksi dan merekomendasikan pengobtana. Jika memiliki kondisi kesehatan kronis atau mencurigai adanya kondisi yang mendasari kemungkinna terlibat, maka harus dilakukan tes atau pengujian lebih lanjut atau mengkonsultasikannnya dengan dokter. Tes atau pengujian untuk kondisi yang mendasari ini kemungkinan meliputi:

• Pemeriksaan Fisik
Ini kemungkinan termasuk pemeriksaan seksama terhadap penis dan testis serta memeriksa saraf untuk sensasi.

• Tes Atau Pengujian Darah
Sampel darah kemungkinan di analisis di laboratorium untuk memeriksa tanda-tanda penyakit jantung, diabetes (kencing manis), kadar hormon testosteron rendah dan kondisi kesehatan lainnya.

• Tes Atau Pengujian Urine (Urinalisis)
Seperti hal nya tes atau pengujian darah, tes atau pengujian urine ini digunakan untuk mencari tanda-tanda diabetes (kencing manis) dan kondisi kesehatan lainnya yang mendasarinya.

• Ultrasonografi
Tes atau pengujian ini biasanya dilakukan oleh dokter yang melibatkan alat untuk memasok penis untuk mengetahui adanya masalah dalam aliran darah. Tes atau pengujian ini terkadang dilakukan dalam kombinasi dengan suntikan obat-obatan ke penis untuk merangsang aliran darah dan menghasilkan ereksi.

• Tes Atau Pengujian Psikologis (Konseling)
Dokter kemungkinan menanyakan mengenai masalah depresi dan penyebab disfungsi ereksi psikologi lainnya.

Obat-Obatan Ampuh Untuk Disfungsi Ereksi Pria


Hal yang dilakukan oleh dokter adalah memastikan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat untuk kondisi kesehatan apapun yang dapat menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi. Tergantung pada penyebab dan keparahan disfungsi ereksi dan kondisi kesehatan yang mendasarinya, kemungkinan memiliki berbagai pemilihan pengobatan.

Dokter memberitahu setiap risiko dan manfaat dari setiap pengobatan dan harus mempertimbangkan pemilihan pengobatan. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan pengobatan. Pengobatan untuk disfungsi ereksi ini bisa dilakukan di Klinik Utama Garcia. Biaya yang dikeluarkan juga sangat terjangkau. Hubungi kami di nomor 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Disfungsi Ereksi Berat Jika Tidak Segera Ditangani

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Disfungsi seksual adalah masalah yang mengacu pada pencegahan sesoerang atau pasangan seksual dari mengalami kepuasan dari aktifitas seksual. Sebagian wanita mengalami disfungsi seksual ini dibanding pria. Baik pria maupun wanita dipengaruhi oleh disfungsi seksual. Masalah seksual terjadi pada orang dewasa dari segala usia. Kebanyakan terkena dampak orang dewasa dengan usia lanjut dan kemungkinan terkait dengan penurunan kesehatan yang terkair dengan penuaan.

Pengertian Disfungsi Seksual Adalah

Disfungsi seksual adalah masalah yang terjadi selama fase siklus merespon seksual yang mencegah seseorang atau pasangan seksual mengalami kepuasan dari aktifitas seksual. Siklus respons seksual ini meliputi kegembiraan dan orgasme. Keinginan dan gairan adalah bagian dari fase kegembiraan atau respons seksual. Dokter menunjukkan bahwa disfungsi seksual adalah umum.

Penyebab Disfungsi Seksual Adalah


Penyebab disfungsi seksual adalah sebagai berikut:

• Penyebab Fisik
Banyaknya kondisi fisik atau kondisi medis dapat menyebabkan masalah dengan fungsi seksual. Kondisi ini termasuk diabetes (kencing manis), penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan neurologis, ketidakseimbangan hormon, penyakit kronis seperti gagal ginjal atau hati dan kecanduan alkohol serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Selain itu, efek samping dari beberapa obat-obatan termasuk beberapa obat-obatan antidepresan yang dapat mempengaruhi fungsi seksual.

• Penyebab Psikologis
Termasuk stress dan kecemasan yang terkait dengan pekerjaan, kekhawatiran mengenai kinerja seksual, masalah pernikahan atau hubungan, depresi, perasaan bersalah, kekhawatiran mengenai kondisi tubuh dan efek dari trauma seksual di masa lalu.

Baca Juga : Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi

 

Apa Saja Gejala Disfungsi Seksual?

Inilah gejala yang ada pada disfungsi seksual, meliputi:
 
• Gejala Pada Pria
 Ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cocok utuk berhubungan seksual.
 Ejakulasi tertunda meskipun adanya stimulasi seksual yang memadai.
 Ketidakmampuan untuk mengontrol waktu ejakulasi.
 
• Gejala Pada Wanita
 Ketidakmampuan untuk mencapai orgasme.
 Pelumasan vagina yang tidak memadai sebelum dan selama berhubungan intim.
 Ketidakmampuan untuk mengendurkan otot-otot vagina cukup untuk memungkinkan hubungan seksual.
 
• Gejala Pada Pria Dan Wanita
 Kurangnya minat atau keinginan untuk berhubungan seksual.
 Ketidakmampuan untuk terangsang.
 Nyeri saat berhubungan intim.

Disfungsi Seksual Pria Didiagnosis


Dalam kebanyakan kasus, seseorang mengakui bahwa adanya masalah yang mengganggu kesenangan atau kenikmatan pasangan dari hubungan seksual. Dokter kemungkinan akan menanyakan riwayat lengkap gejala dan fisiknya. Dokter dapat menyarankan tes atau pengujian diagnostik untuk mengingkirkan masalah medis yang kemungkinan berkontribusi terhadap disfungsi. Jika diperlukan biasanya tes atau pengujian di lakukan di laboratorium.

Mengevaluasi sikap seseorang mengenai seksual serta faktor-faktir lain yang kemungkinan berkontribusi seperti ketakutan, kegelisahan, trauma atau pelecehan seksual di masa lalu, masalah hubungan, obat-obatan, alkohol atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Dengan begitu maka akan membantu dokter memahami penyebab yang mendasari penyebab masalahnya dan merekomendasikan pengobatan yang tepat.

Penanganan Untuk Disfungsi Seksual Secara Umum


Kesulitan seksual atau masalah disfungsi seksual adalah hal yang biasa, dapat disebabkan oleh sejumlah faktor. Dan seringkali menghalangi seseorang atau pasangan seksual untuk trelibat atau mengalami kepuasan dari aktifitas seksual. Disfungsi seksual dapat disebabkan oleh masalah fisik, psikologis dan emosional dengan kesulitan yang terkait dengan seks atau disfungsi seksual yang muncul dalam keadaan tertentu dan seringkali karena kombinasi faktor.

Pengobatan disfungsi seksual ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatannya sangat aman dan terpercaya. Selain itu lokasinya juga sangat strategis. Sangat mudah untuk melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Anda bisa menghubungi kami saat ingin melakukan pengobatan di kontak 081336361555 atau bisa konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Pengobatan Disfungsi Ereksi Pria

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.