User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Prostatitis adalah kelenjar kecil yang semua pria memilikinya. Ditemukan di bawah kandung kemih di depan rektum. Prostat bertugas membuat cairan yang mengandung sperma (air mani). Cairan ini melindungi sperma ketika bergerak menuju sel telur wanita. Jika prostat menjadi bengkak, lunak dan meradang, kemungkinan memiliki kondisi yang disebut prostatitis dan ini bukan kanker.

Prostatitis Adalah Pengertian Dari

Prostatitis adalah pembengkakan dan peradangan kelenjar prostat, kelenjar kecil yang terletak tepat dibawah kandung kemih pada pria. Kelenjar prostat menghasilkan cairan (semen) yang memberi makan dan mengangkut sperma. Prostatitis sering menyebabkan kencing yang menyakitkan dan sulit. Gejala lain termasuk rasa sakit di pangkal paha, area panggul (pelvic) atau alat kelamin dan terkadang gejala seperti flu.
 
Prostatitis adalah kondisi yang dapat mempengaruhi pria dari segala usia akan tetapi cenderung lebih umum pada pria usia 50 tahun atau usia muda. Kondisi ini memiliki sejumlah penyebab. Terkadang penyebabnya tidak teridentifikasi. Jika prostatitis disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya dapat diobati dengan pengobatan antibiotik. Tergantung pada penyebabnya, prostatitis dapat muncul secara bertahap atau secara tiba-tiba. Kemungkinan membaik dengan cepat, dengan atau tanpa pengobatan. Beberapa jenis prostatitis bertahan selama berbulan-bulan atau terus berulang (prostatitis kronis).

Penyebab Prostatitis Adalah


Prostatitis bakteri akut sering disebabkan oleh jenis bakteri yang umum. Infeksi ini dapat muncul ketika bakteri dalam urine bocor ke prostat. Pengobatan antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi. Jika pengobatan tidak dapat menghilangkan bakteri, prostatitis kemungkinan kambuh atau sulit diobati (prostatitis bakteri kronis). Kerusakan saraf pada saluran kemih bagian bawah dapat disebabkan oleh pembedahan atau trauma pada area tersebut. Kemungkinan berkontribusi pada prostatitis yang bukan disebabakn oleh infeksi bakteri. Dalam banyak kasus prostatitis, penyebabnya tidak teridentifikasi.

Baca Juga : Penanganan Khusus Peradangan Prostat Pada Pria

 

Kenali Gejala Prostatitis Pada Pria

Gejala prostatitis adalah tergantung pada penyebabnya. Prostatitis dapat mencakup:
 
• Nyeri atau sensasi terbakar saat kencing (disuria).
• Kesulitan kencing seperti kencing ragu-ragu.
• Sering kencing terutama di malam hari (nocturia).
• Kebutuhan mendesak untuk kencing.
• Urine berawan.
• Adanya darah di dalam urine.
• Nyeri di perut, pangkal paha atau punggung bagian bawah.
• Nyeri di area antara skrotum dan rektum (perineum).
• Nyeri atau ketidaknyamanan pada penis atau testis.
• Ejakulasi yang menyakitkan.
• Gejalanya mirip dengan flu (prostatitis bakteri).

Bagaimana Prostatitis Didiagnosis Sejak Dini?


Mendiagnosis prostatitis melibatkan kondisi lain sebagai penyebab gejala dan menentukan jenis prostatitis yang dimiliki. Dokter menanyakan riwayat kesehatan dan gejalanya. Selain itu melakukan pemeriksaan fisik yang kemungkinan mencakup pemeriksaan dubur. Tes atau pengujian diagnostik kemungkinan termasuk:

• Tes Atau Pengujian Urine
Dokter kemungkinan mengambil sampel urine yang di analisis untuk mencari gejala infeksi dalam urine (urinalisis). Dokter kemungkinan mengirimkan sampel urine ke laboratorium untuk dianalisis untuk menentukan adanya infeksi.

• Tes Atau Pengujian Darah
Dokter kemungkinan memeriksa sampel darah untuk melihat gejala infeksi dan msalah prostat lainnya.

• Pijat Pasca Prostat
Dalam kasus yang sangat jarang sekali terjadi, dokter kemungkinan akan memijat prostat dan menguji atau mengetes sekresi.

• Tes Atau Pengujian Lain
Dalam beberapa kasus, dokter kemungkinan melakukan CT scan saluran kemih dan prostat. Dengan ini dapat menginformasikan lebih rinci dibanding sinar X biasa.

Bagaimana Penanganan Umum Untuk Prostatitis Pria?


Pengobatan prostatitis tergantung pada penyebab yang mendasarinya, pengobatannya kemungkinan termasuk:

• Pengobatan Antibiotik
Pengobatan prostatitis adalah pengobatan yang harus selalu diresepkan oleh dokter. Dokter akan merekomendasikan pengobatan berdasarkan jenis bakteri yang kemungkinan menyebabkan infeksi. Jika memiliki gejala yang parah, kemungkinan memerlukan pengobatan antibiotik intravena dan pengobatan antibiotik oral selama 4 minggu hingga 6 minggu akan tetapi pengobatan lebih lama dilakukan untuk prostatitis kronis atau berulang.

• Obat-Obatan
Membantu mengendurkan leher kandung kemih dan serat otot area prostat bergabung dengan kandung kemih. Pengobatan ini kemungkinan meringankan gejala, seperti kencing yang menyakitkan.

• Pengobatan Anti Inflamasi
Obat-obatan anti inflamasi kemungkinan diberikan untuk memberikan rasa yang lebih nyaman.

Pengobatan ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia yang sudah terjamin aman dan terpercaya. Pengobatannya ditangani lansung oleh para dokter yang berpengalaman. Serta peralatan medis canggih dan modern. Biayanya juga sangat terjangkau. Semua orang dapat melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Hubungi kami di 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : 4 Gejala Penyakit Prostat Yang Sering Di Alami Pria

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ejakulasi dini adalah ejakulasi yang tidak terkendali yang terjadi ketika mengalami orgasme sebelum atau setelah berhubungan seksual. Sedikit wanita menanggapi masalah ini dengan ciri ejakulasi dini pada wanita. Jika kondisi ini terjadi secara teratur, maka harus melakukan konsultasi dengan dokter spesialisnya untuk menangani permasalahan ini.

Ejakulasi Dini Pada Wanita Adalah

Ejakulasi dini adalah disfungsi seksual yang sangat umum diantara penderitanya. Masalah psikologis terdapat pada sebagian besar penderitanya dengan ejakulasi dini prematur sebagai penyebab atau sebagai konsekuensi dan mengenai efek pendekatan psikologis untuk ejakulasi dini secara umum tidak terkontrol dan kurang dalam penanganan lanjut untuk jangka panjang.

Apa Penyebab Ejakulasi Dini Pada Wanita?


Penyebab ejakulasi dini dapat dibagi menjadi 2 faktor yaitu biologis dan psikologis, meliputi:

1. Penyebab Biologis
Ditemukan perbedaan stimulasi saraf dan perbedaan hormon yang mengalami ejakulasi dini dibandingkan dengan seseorang yang tidak mengalaminya. Sebagian orang memiliki hiper rangsangan atau kepekaan yang berlebihan dari alat kelaminnya. Fungsi abnormal (tidak normal) dari sistem ejakulasi dapat dikaitkan dengan masalah tiroid, infeksi atau radang uretra, kerusakan saraf yang terjadi karena trauma atau pembedahan (penyebab yang jarang), kadar hormon abnormal (tidak normal) dan neurotransmitter (bahan kimia yang ada dalam otak).

2. Penyebab Psikologis
Ejakulasi dini adalah masalah psikologis dan bukan penyakit fisik yang melibatkan organ reproduksi atau kerusakan yang di otak atau sistem saraf. Biasanya karena pola yang sulit diubah dan merupakan hasil dari pengalaman seksual sebelumnya. Salah satu alasan paling umum adalah kebiasaan saat masturbasi atau selama pengalaman seksual awal dengan pasangannya.

Pola pencapaian pelepasan seksual yang cepat ini sulit untuk diubah pada tahap kehidupan selanjutnya. Alasan lain adalah situasi dimana seseorang terburu-buru mencapai klimaks atau ejakulasi untuk menyembunyikan masalah atau perasaan bersalah yang membuat tergesa-gesa melalui hubungan seksual.

Selain itu juga penyebab psikologis teramasuk masalah kecemasan dan hubungan yang juga dapat muncul dari kecemasan mendalam mengenai seks yang berhubungan dengan pengalaman yang buruk yang ditemui oleh penderitanya. Misalnya kekerasan seksual dan adanya konflik dengan orang tua, atau dan yang lainnya.

Baca Juga : Pengaruh Kondisi Ejakulasi Dini Apakah Bisa Punya Anak?

 

Tanda Dan Ciri Ejakulasi Dini Pada Wanita

Ciri ejakulasi dini pada wanita bisa didapat atau telah kronis (terjadi selama seumur hidup), berikut ciri ejakulasi dini pada wanita, meliputi:
 
• Ciri Ejakulasi Dini Pada Wanita Baru-Baru Ini
Ejakulasi dini adalah kondisi yang muncul pada seseorang yang sebelumnya mengalami tingkat kontrol ejakulasi yang dapat diterima dan baru-baru ini berkembang.
 
• Ciri Ejakulasi Dini Pada Wanita Kronis
Dalam ejakulasi dini kronis, seseorang tersebut telah menglamai ejakulasi dini sejak aktif secara seksual (pasca pubertas).

Ejakulasi Dini Pada Wanita Dan Cara Mendiagnosisnya


Konsultasikan secara terperinci dan lakukan pemeriksaan fisik dengan dokter. Pada kebanyakan orang merasa malu untuk mengkonsultasikan kondisinya atau masalah yang sedang dihadapinya. Terkadang beberapa tes atau pengujian darah kemungkinan dilakukan untuk memeriksa kadar hormon atau dengan melakukan tes atau pengujian urine untuk melihat adanya infeksi atau tidak.

Atasi Ejakulasi Dini Pada Wanita Sejak Awal


Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memastikan agar tidak memiliki penyakit medis lain yang kemungkinan menjadi penyebab tersembunyi. Jika ada, maka harus mengobati kelainannya terlebih dahulu untuk mengobati ejakulasi dini. Pemilihan pengobatan lebih lanjut dilakukan untuk mengelola gejala yang dialami.

Pengobatan untuk membuat area genital mati rasa sehingga mengurangi sensasi dan membantu menunda ejakulasi. Pengobatan oral untuk menunda ejakulasi sebagai efek samping. Untuk mengobati faktor psikologis yaitu dengan terapi perilaku mengenai teknik mental dan fisik untuk merubah kebiasaan tertentu.

Terapi konseling untuk membantu menemukan cara untuk mengatasi stress dan mengurangi kecemasan kinerja. Kombinasi pengobatan ini bisa lebih efektif jika dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan yang ditawarkan beragam caranya dan bentuknya. Dilakukan dengan peralatan medis terbaru, canggih dan modern. Segera hubungi kami di nomor 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Ketahui Penyebab Ejakulasi Dini Di Usia Muda

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ejakulasi dini apakah bisa punya anak? Ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi sampai pria menginginkannya atau ketika ejakulasi terjadi terlalu dini dalam tindakan seksual untuk memuaskan kedua pasangan. Waktu untuk mencapai tahap ejakulasi adalah subyektif dan bervariasi dari 1 orang ke orang lain.

Beberapa pria kemungkinan mengalami ejakulasi segera setelah senggama dimulai, sementara yang lainnya kemungkinan tidak ejakulasi bahkan setelah 10 menit. Dengan demikian, waktu bukanlah kriteria untuk memastikan ejakulasi prematur atau tidak. Kepuasan bersama adalah tolok ukur terhadap kondisi ini di ukur.

Ejakulasi Dini Apakah Bisa Punya Anak?

Ejakulasi dini apakah bisa punya anak? Ejakulasi dini adalah masalah ejakulasi yang paling umum. Pria berejakulasi terlalu cepat selama hubungan seksual. Pada kebanyakan pria tidak mengetahui berapa lama hubungan seksual normalnya berlangsung sebelum ejakulasi. Pada kebanyakan pria yang memasukkan penisnya ke dalam vagina pasangannya dan ejakulasi adalah sekitar 5 ½ menit.
 
Namun, tergantung pada seseorang tersebut dan pasangan seksualnya memutuskan hubungan itu puas atau tidaknya dengan waktu yang diperlukan untuk berejakulasi. Ejakulasi secara teratur sebelum atau dalam 1 menit saat memasuki vagina pasangannya dan biasanya akan dianggap sebagai masalah medis yang memerlukan pengobatan.

Apa Yang Menyebabkan Ejakulasi Dini Pada Pria?


Ejakulasi dini apakah bisa punya anak? Inilah penyebab ejakulasi dini pada pria, meliputi:

• Tertekan.
• Masalah hubungan.
• Kegelisahan seperti seorang pria yang cemas bahwa akan kehilangan ereksi (disfungsi ereksi) yang menyebabkan terburu-buru melakukan hubungan intim.
• Pengalaman seksual traumatis sebelumnya.
• Depresi.
• Beberapa kondisi medis atau obat-obatan misalnya diabetes (kencing manis) dapat menyebabkan ejakulasi tertunda.

Beberapa pria tertentu lebih rentan terhadap ejakulasi dini karena pengaruh biologis seperti memiliki penis yang sensitif luar biasa. Ejakulasi retrograde disebabkan oleh kerusakan pada saraf atau otot yang mengelilingi leher kandung kemih (titik dimana uretra terhubung ke kandung kemih).

Baca Juga : Impotensi Dan Ejakulasi Dini Apakah Sama Penanganannya?

 

Tanda Dan Gejala Ejakulasi Dini Meliputi:

Gejala utama atau gejala paling umum dari ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk mengontrol dan menunda ejakulasi selama yang diinginkan oleh kedua pasangan. Gejala-gejalanya akan bervariasi tergantung seseorang yang mengalaminya seperti:
 
• Ejakulasi dini.
• Ejakulasi tertunda.
• Ejakulasi mundur.

Bagaimana Diagnosis Ejakulasi Dini?


Untuk mendiagnosis ejakulasi dini dengan cara melakukan pemeriksaan saraf penis jika adanya kerusakan. Sampel darah dan sampel urine juga dapat diambil untuk dilakukan pemeriksaan kadar hormon dan kolesterol. Selain itu dilakukan pemeriksaan visual area panggul (pelvic) untuk memeriksa cedera atau infeksi.

Penanganan Tepat Untuk Ejakulasi Dini Pria


Ejakulasi dini apakah bisa punya anak? Ejakulasi dini dapat diobati dengan obat-obatan seperti jenis antidepresan yang dapat membantu menunda ejakulasi. Terapi pasangan, suatu bentuk konseling dapat berguna dalam memunculkan teknik bagi pasangannya untuk berlatih guna membantu menunda ejakulasi.

Pengobatan yang disarankan untuk ejakulasi tertunda tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika dianggap sebagai efek samping dari pengobatan, maka usahakan beralih ke pengobatan lain. Namun jika penyebabnya dianggap sebagai psikologis, konseling dapat direkomendasikan. Pada kebanyakan pria tidak memerlukan pengobatan untuk ejakulasi retrograde karena masih dapat menikmati kehidupan seks yang sehat dan kondisinya tidak mempengaruhi kesehatan.

Ejakulasi dini apakah bisa punya anak? Dalam beberapa kasus, obat-obatan dapat digunakan untuk membantu mengembalikan ejakulasi normal. Namun jika ingin memiliki anak, kemungkinan memerlukan penanganan kesuburan untuk mengambil sampel sperma. Pengobatan ini bisa Anda lakukan di Klinik Utama Gracia dengan sangat efektif. Untuk info hubungi nomor 081336361555 atau dengan konsultasi online dibawah ini.

Baca Juga : Ketahui Penyebab Ejakulasi Dini Di Usia Muda

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi yang berarti tidak bisa ereksi dan harus segera mendapat solusi impotensi yang tepat. Atau bisa juga tidak puas dengan ukuran atau kerasnya ereksi atau bisa juga dari berapa lama ereksi bertahan. Impotensi dianggap karena masalah psikologis. Dan pada kebanyakan pria dengan impotensi disebabkan oleh masalah fisik. Dan paling sering terkait dengan suplai darah pada penis.

Impotensi Pada Pria Secara Umum

Impotensi menandakan ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang diperlukan untuk berhubungan seksual yang memuaskan. Ini adalah kondisi yang cukup umum dan mempengaruhi sebagian besar pria di atas usia 40 tahun. Dan ini bukan kondisi yang mengancam jiwa akan tetapi kemungkinan memiliki dampak serius dan signifikan pada kualitas hidup penderitanya, pasangan seksualnya dan keluarga. Sangat penting untuk mengetahui solusi impotensi sejak dini untuk kondisi fisik dan psikologis yang mendasari sebelum pengobatan dimulai.

Penyebab Mendasar Pada Impotensi


Impotensi dapat terjadi karena beberapa penyebab. Dan kemungkinan dari fisik dan psikologis. Peneybab fisik termasuk penyempitan pembuluh darah pada penis karena tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi atau diabetes (kencing manis). Cedera bedah atau trauma pada penis atau masalah hormonal juga dapat menyebabkan impotensi. Penyebab psikologis tertentu seperti depresi, kecemasan dan masalah dalam hubungan juga dapat menyebabkan impotensi.

Baca Juga : Impotensi Dan Ejakulasi Dini Apakah Sama Penanganannya?

 

Gejala Yang Mempengaruhi Impotensi Pria

Gejala impotensi adalah tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk seks. Impotensi bisa berarti tidak bisa ereksi sama sekali. Atau tidak bisa ereksi secara konsisten dan hanya bisa mendapatkan ereksi singkat. Oleh karena itu cari solusi impotensi dengan tepat untuk memperoleh pengobatan yang sesuai.

Diagnosis Untuk Kondisi Impotensi


Diagnosis impotensi dapat meliputi:

• Kesehatan dan riwayat seksual dapat mengungkapkan kondisi yang mengarah pada impotensi. Ini juga dapat membantu untuk mengetahui perbedaan antara masalah ereksi, ejakulasi, orgasme atau hasrat seksual.
• Pemeriksaan fisik untuk mencari masalah mendasar seperti masalah dalam sistem saraf yang kemungkinan terlibat jika penis tidak merespons seperti yang diharapkan untuk sentuhan tertentu. Karakteristik seks sekunder dapat menunjukkan masalah hormon yang melibatkan sistem endokrin. Karakteristik yang tidak biasa dari penis dapat menjadi penyebab impotensi.
• Tes atau pengujian di laboratorium dapat termasuk jumlah darah, tes atau pengujian urine, tes atau pengujian kolesterol dan pengukuran kreatinin dan enzim hati. Ketika hasrat seksual yang rendah adalah gejalanya, dengan melakukan pemeriksaan hormon testosteron dalam darah dapat menunjukkan masalah dengan sistem endokrin.
• Ultrasonografi penis digunakan untuk mengukur aliran darah di penis.
• Tes atau uji psikososial dilakukan untuk membantu menemukan faktor psikologis yang kemungkinan mempengaruhi kinerja seks.

Penanganan Dan Solusi Impotensi Yang Paling Tepat


Kondisi ini terutama diobati dengan melakukan pengobatan masalah fisik atau psikologis yang mendasarinya. Penyebab tersering adalah penyempitan arteri atau aterosklerosis. Adanya faktor risiko yang mengharuskan perubahan gaya hidup dan melakukan langkah-langkah untuk menjaga tekanan darah, gula dan kolesterol tetap terkendali.

Olahraga secara teratur, diet sehat, berhenti merokok, menjaga berat badan sehat dan lainnya adalah hal-hal yang sangat penting untuk solusi impotensi. Solusi impotensi lain termasuk penggunaan vakum yang mendorong darah mengalir ke penis dan membantu dalam ereksi. Ada beberapa pengobatan psikologis seperti terapi perilaku kognitif dan terapi seks.

Pengobatan jenis ini bisa Anda dapatkan di Klinik Utama Gracia. Klinik Utama Gracia menangani impotensi dan penyakit andrologi atau ginekologi lainya. Klinik ini didasari dengan biaya yang sangat terjangkau, tidak hanya itu, letak lokasi klinik ini juga sangat strategis sehingga sangat mudah untuk didatangi. Info lebih lanjut hubungi 081336361555 atau layanan dibawah ini.

Baca Juga : Inilah Ciri Impotensi Pria Yang Harus Diketahui

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi dan ejakulasi dini tidak sama. Seorang pria dianggap memiliki impotensi jika secara teratur menemukan kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk mendapatkan hubungan seksual atau jika mengganggu aktifitas seksual lainnya. Sedangkan ejakulasi dini adalah ejakulasi yang tidak terkendali, baik sebelum atau setelah penetrasi seksual.

Terjadi dengan rangsangan seksual minimal dan sebelum seseorang itu mau. Kondisi ini dapat menyebabkan seks yang tidak memuaskan bagi kedua pasangan dan dapat meningkatkan kecemasan yang kemungkinan menambah masalah. Dan ini adalah salah satu bentuk impotensi seorang pria yang paling umum. Kemungkinan mempengaruhi setiap pria pada suatu wkatu dalam hidupnya.

Pengertian Impotensi Dan Ejakulasi Dini Adalah

Impotensi berarti penis pria tidak cukup keras untuk melakukan hubungan seksual. Tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi, kondisi ini disembut impotensi. Sedangkan ejakulasi dini biasanya terjadi seumur hidup dan berawal dari pengalaman seksual saat pertama kali. Ejakulasi dini dapat berkembang di kemudian hari ketika progresif. Impotensi dan ejakulasi dini saling berkaitan.

Apa Yang Menyebabkan Keduanya?


Penyebab utama impotensi termasuk:

• Penyakit Pembuluh Darah
Ereksi terjadi ketika darah terkumpul di batang penis. Penyakit pembuluh dapat membatasi jumlah darah yang mengalir atau tetap berada di penis. Keduanya dapat menyebabkan masalah dengan ereksi. Penyakit pembuluh darah adalah penyebab medis impotensi yang paling umum.

• Kerusakan Saraf
Saraf harus bekerja secara normal agar pria mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Saraf dapat rusak oleh diabetes (kencing manis), multiple sclerosis, pembedahan prostat atau kerusakan pada sumsum tulang belakang.

• Faktor Psikologis
Masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, rasa bersalah atau ketakutan terkadang dapat menyebabkan masalah seksual. Pada suatu waktu, faktor-faktor ini dianggap sebagai penyebab utama impotensi. Faktor fisik menyebabkan impotensi pada sebagian besar pria dengan masalah tersebut. Namun rasa malu atau kecemasan kinerja dapat membuat masalah fisik menjadi lebih buruk.

• Obat-Obatan
Banyak obat yang menyebabkan masalah dengan fungsi seksual termasuk obat-obatan untuk tekanan darah tinggi, depresi, penyakit jantung dan kanker prostat.

• Masalah Hormonal
Tingkat hormon tertentu yang tidak normal dapat mengganggu ereksi dan dorongan seksual. Masalah hormon seperti tingkat testosteron yang rendah adalah penyebab impotensi yang tidak biasa.

Adapun penyebab ejakulasi dini kemungkinan memiliki kecenderungan genetik. Ini juga berhubungan dengan peradangan prostat (prostatitis), kelainan tiroid, kelainan emosi dan pengalaman seksual traumatis sebelumnya. Dengan pengalaman dan usia seksual, seorang pria seringkali belajar menunda orgasme.

Ejakulasi dini dapat terjadi dengan pasangan baru. Kemungkinan terjadi hanya dalam situasi seksual tertentu atau jika sudah lama sejak ejakulasi terakhir. Faktor psikologis seperti kecemasan, rasa bersalah atau depresi juga dapat menyebabkannya. Dalam beberapa kasus, kemungkinan berhubungan dengan penyebab medis seperti masalah hormon, cedera atau efek samping dari obat-obatan tertentu.

Baca Juga : Inilah Ciri Impotensi Pria Yang Harus Diketahui

 

Inilah Gejala Impotensi Dan Ejakulasi Dini

Gejala utama impotensi adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi untuk berhubungan seksual yang memuaskan. Ada masalah lain yang memungkinkan terkait atau tidak berhubungan dengan impotensi. Termasuk masalah ejakulasi dini yang merupakan kondisi dimana proses gairah, orgasme dan ejakulasi terjadi dengan sangat cepat.
 
Ejakulasi dini kemungkinan memiliki dampak yang sama pada kesejakteraan psikologis dan kualitas hidup. Akan tetapi impotensi dan ejakulasi dini adalah gangguan yang terpisah. Antara impotensi dan ejakulasi dini adalah gejala yang membingungkan. Gejala utama ejakulasi tidak terkendali baik sebelum atau setelah berhubungan seksual. Ejakulasi terjadi sebelum seseorang menginginkannya dengan rangsangan seksual.

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?


Banyaknya potensi penyebab impotensi biasanya dilakukan tes atau pengujian darah. Tes atau pengujian ini dapat memeriksa masalah jantung, diabetes (kencing manis) dan hormon testosteron rendah. Dokter juga melakukan pemeriksaan fisik termasuk alat kelamin. Dokter biasanya menanyakan riwayat medis dan riwayat seksual.

Selain itu dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan konsultasi dengan dokter. Ejakulasi dini dapat memiliki banyak penyebab. Dokter dapat melakukan berbagai tes atau pengujian di laboratorium untuk menyingkirkan masalah medis lainnya yang terkait.

Penanganan Khusus Untuk Impotensi Dan Ejakulasi Dini


Pengobatan untuk impotensi akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Kemungkinan juga memerlukan penggunaan kombinasi pengobatan termasuk obat-obatan, perubahan gaya hidup atau terapi. Pengobatan akan tergantung yang mengalami ejakulasi dini primer atau sekunder dan status hubungan. Kombinasi pengobatan biasanya dengan opsi pengobatan yang kemungkinan termasuk:

• Terapi psikologis, pasangan atau seksual.
• Tekhnik perilaku.
• Obat-obatan.
• Pengobtaan impotensi yang ada atau pada kondisi yang mendasari lainnya.

Pengobatan untuk impotensi dan ejakulasi dini bisa Anda dapatkan di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani permasalahan andrologi, ginekologi, PMS dan IMS. Hanya dengan menghubungi kami di nomor 081336361555 atau dengan layanan online dibawah ini. Anda sudah bisa melakukan pengobatan di klinik kami.

Baca Juga : Inilah Gejala Impotensi Pria Yang Harus Diketahui

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.