User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pria sering mengalami ejakulasi dini. Ejakulasi dini menjadi masalah yang sering terjadi pada pria selain dari masalah impotensi. Tentunya, ejakulasi dini berbeda dengan masalah disfungsi ereksi. Pengertian ejakulasi dini adalah kondisi pria melakukan ejakulasi terlalu cepat. Kondisi ini sering terjadi pada banyak pria.

Sebenarnya hingga kini permasalahan ejakulasi dini masih menjadi perdebatan oleh para ahli. Karena mereka berpendapat, kepuasan seksual seseorang berbeda-beda. Sehingga ejakulasi dini tidak dapat dijadikan patokan yang jelas. Namun, ada yang mengatakan bahwa normalnya pria melakukan ejakulasi setelah tiga menit atau lebih setelah berereksi.

Ejakulasi dini terbagi menjadi dua jenis yakni ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder. Ejakulasi dini primer terjadi pada pria sejak ia melakukan aktivitas seksual. Sementara ejakulasi dini sekunder terjadi ketika seorang pria normal dalam berejakulasi, tiba-tiba ia mengalami ejakulasi dini.

Penyebab Ejakulasi Dini

Setelah kita mengetahui pengertian ejakulasi dini. Sekarang saatnya kita mencari tahu apa yang menjadi penyebab seorang pria mengalami ejakulasi dini. Ada banyak penyebab seorang pria mengalami ejakulasi dini. Ada yang berkaitan dengan faktor psikologis dan juga ada yang disebabkan oleh faktor fisik.

Penyebab Psikologis

  • Stress
  • Depresi
  • Memiliki pemikiran akan berejakulasi dini
  • Tidak memiliki pengalaman seksual
  • Kondisi tubuh yang buruk

Disfungsi ereksi

Kondisi seseorang yang mengalami disfungsi ereksi dapat mempengaruhinya dalam berejakulasi. Sehingga menyebabkan penderita disfungsi ereksi mengalami ejakulasi dini. Terlebih jika sang pria mengalami kecemasan saat berhubungan seksual.

Banyak pria yang mengalami kegelisahan ketika mereka ingin melakukan berhubungan seks. Faktor tersebutlah yang menyebabkan ia mengalami ejakulasi dini. Kegelisahan yang dimaksud disini adalah kondisi seorang pria yang gelisah terhadap pasangan saat berhubungan seks.

Masalah hubungan

Masalah lain yang sering timbul pada pria yang menyebabkan ia mengalami ejakulasi dini ketika memiliki masalah hubungan dengan pasangannya. Seperti masalah ia sedang mengalami masalah rumah tangga.

Kedelapan hal itu menjadi penyebab ejakulasi dini karena faktor psikologis. Adapun faktor biologis yang menyebabkan seorang mengalami ejakulasi dini, seperti:

  • Kondisi hormone
  • Infeksi prostat atau saluran kencing
  • Keturunan

Bagaimana Mendiagnosis Ejakulasi Dini?

Pengertian Ejakulasi dini dan permasalahan ejakulasi dapat didiagnosis ketika anda melakukan pemeriksaan ke dokter. Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, dan mengenai aktivitas seksual anda dengan pasangan. Lalu dokter juga melakukan pemeriksaan fisik untuk mengatasi ejakulasi dini yang anda alami.

Biasanya untuk pemeriksaan lebih lanjut dokter akan meminta anda melakukan tes darah. Tes darah dilakukan untuk mengetahui kadar hormone prostegeron yang terdapat didalam tubuh anda. Tes ereksi pun terkadang dilakukan oleh dokter

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Pengertian ejakulasi dini dan diagnosis serta penyebabnya sudah di bahas. Kini bagaimana melakukan pengobatannya, baik pengobatan secara mandiri maupun pengobatan dilakukan dengan konsumsi obat-obatan.

Identifikasi Otot Panggul

Dalam mengatasi ejakulasi dini, dengan cara mengidentifikasi otot dasar panggul. Dimana otot dasar panggul ini bisa mengidentifikasi otot mana yang lemah. Caranya saat anda buang air kecil, cobalah anda kencangkan otot panggul, lalu hentikan urine. Setelah itu anda bisa memeriksa bagian apa yang lemah.

Lakukan Beberapa Teknik

Cobalah untuk melakukan berbagai jenis teknik ketika bercinta. Anda bisa melakukan teknik start stop, teknik menekan penis, dan melakukan teknik lain dalam mengatasi ejakulasi dini. Anda juga dapat mencoba menahan ejakulasi, ketika sel sperma ingin keluar.

Mengunakan Obat-Obatan

Ada beberapa jenis obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengatasi ejakulasi dini. Obat-obatan ini berfungsi untuk menunda ejakulasi dini. Ada tiga jenis obat yang sering digunakan seperti fluoxetine, sertraline, dan paroxetine.

Ketiga obat tersebut biasanya langsung bereaksi setelah 7-14 hari. Meskipun ada beberapa pria yang langsung merasakan obat-obat tersebut. Konsumsi obat-obatan tersebut harus disesuaikan dengan resep dokter, karena terdapat beberapa efek samping yang dapat menganggu aktivitas harian anda. Itulah cara pengobatan dan pengertian ejakulasi dini. Apabila cara diatas tidak juga memperbaiki ejakulasi dini, sebaiknya segera konsultasikan masalah Anda kepada Klinik Utama Gracia melalui chat online dengan cara klik gambar dibawah ini, atau melalui telepon dengan menghubungi nomor 081336361555.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Masalah keperkasaan yang sering dialami oleh pria adalah impotensi. Kondisi impotensi menyebabkan pria tidak memiliki kepercayaan diri ketika ia harus melayani pasangannya untuk bercinta. Impotensi menjadi masalah yang paling di risaukan oleh sebagian pria dewasa, selain  ejakulasi dini. Ada beberapa tanda atau ciri-ciri impoten yang biasanya terjadi.
 
Impotensi yang dikenal juga dalam dunia kedokteran sebagai disfungsi ereksi adalah kondisi dimana pria tidak sanggup berereksi dalam waktu yang cukup lama. Terkadang tidak sanggup berereksi sama sekali. Sehingga akan mempengaruhi kondisi psikologis pada pria itu sendiri.
 
Seperti dikutip dari Mayoclinic.com, bahwa disfungsi ereksi atau impotensi dapat menyebabkan seseorang mengalami stress, berkurangnya rasa percaya diri, dan masalah hubungan dengan pasangan. Kondisi tersebut akan terjadi apabila disfungsi ereksi berlangsung lebih lama.
 
Kondisi yang memprihatinkan, ketika impotensi dibiarkan dan berkepanjangan, maka akan mengalami gangguan kesehatan pada tubuh anda. Serta dapat memicu anda terserang penyakit jantung. Ada sekitar tiga ciri-ciri seseorang mengalami impoten.
  • Tidak dapat mempertahankan ereksi
  • Ereksi hanya dalam waktu singkat
  • Berkurangnya hasrat seksual
Ciri-ciri tersebut merupakan kondisi umum yang terjadi pada setiap pria. Sebagian besar penderita impotensi merupakan orang-orang yang berusia diatas 40 tahun. Tetapi bukan berarti pria dibawah 40 tahun tidak dapat mengalami kondisi impotensi itu sendiri.

Impotensi tidak akan menjadi sebuah masalah yang cukup besar apabila terjadi hanya beberapa kali dan tidak terus menerus. Namun, terkadang ciri-ciri impotensi yang selalu muncul pada tubuh anda menjadi sebuah komplikasi dari penyakit lain seperti diabetes, dan penyakit jantung coroner.

Penyebab Impotensi

Selain menunjukan ciri-ciri impoten, disfungsi ereksi juga disebabkan oleh masalah otak, hormon, emosi, saraf, otot, dan aliran darah ke penis akan sangat mempengaruhi impotensi.
 
Selain itu, ada masalah gabungan antara psikologis dan masalah fisik yang dapat mempengaruhi seorang pria mengalami impotensi yang berlebihan. Kecemasan ketika bercinta dapat menjadi penyebab timbulnya disfungsi ereksi pada penis anda.
 
Hal lain yang dapat memicu seorang mengalami impotensi dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat, efek dari obat-obatan yang digunakan, dan stamina yang memang sedang dalam kondisi lemah memicu terjadinya impotensi. Tak pelak lagi, jika anda sudah merasakan hal tersebut sebaiknya segeralah untuk menemui dokter untuk mengatasi impotensi yang anda alami.

Kapan Harus Ke Dokter?

Pertanyaan kapan anda harus ke dokter untuk mengatasi impotensi, maka anda harus mengetahui terlebih dahulu berapa kali anda mengalami disfungsi ereksi saat berhubungan seks. Jika hanya sekali dalam sebulan, maka anda tidak perlu untuk melakukan pemeriksaan. Namun jika setiap anda ingin bertarung diatas ranjang dengan pasangan anda mengalami impotensi, maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan medis.
 
Ketika anda melakukan pemeriksaan medis, maka dokter akan menanyakan mengenai gejala yang anda alami, ejakulasi yang anda lakukan, dan penyakit kronis yang anda miliki. Dokter akan menanyakan hal-hal tersebut untuk mengetahui kondisi fisik dan psikologis untuk mendiagnosis masalah impotensi yang anda alami.

Pengobatan Impotensi

Saat ciri-ciri impoten dan penyebabnya sudah diketahui, maka sekarang saatnya anda melakukan pengobatan. Usai melakukan pemeriksaan dan pengobatan medis. Maka anda akan diberikan beberapa jenis obat impotensi yang sering digunakan. Obat diberikan setelah diketahui apa penyebab anda mengalami impotensi.
 
Jika impotensi yang anda alami disebabkan oleh masalah psikologis, maka anda akan diminta untuk menemui psikiater. Tetapi apabila dikarenakan oleh beberapa penyakit yang telah disebutkan diatas, maka anda cukup mengobati penyakit tersebut terlebih dahulu.
 
Obat yang diberikan oleh dokter biasanya jenis obat-obatan yang berguna untuk meningkatkan aliran darah ke penis seperti tadalafil, vardenafil, sildenafil, dan alprostadil. Alprostadil sendiri digunakan dengan cara memasukannya ke dalam lubang penis, atau dengan suntikan. Sebelum Anda menggunakan obat - obatan tersebut, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter Andrologi kami. Apabila salah meminum obat, ditakutkan membuat impotensi semakin parah dan menjadi permanent. Anda juga dapat menghubungi kami melalui via telepon dengan nomor  081336361555.


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Salah satu masalah keperkasaan yang sering timbul pada pria adalah impotensi. Banyak pria yang mengalami impotensi, dan mereka enggan melakukan pengobatan dan pemeriksaan. Mereka hanya membiarkan impotensi berada pada tubuhnya, sehingga menyulitkan dirinya dalam beraktivitas di atas ranjang. Bagaimana sebenarnya ciri-ciri impotensi pada pria yang sering terjadi.
 
Dalam dunia medis, impotensi dikenal dengan sebutan disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi adalah tidak berfungsinya penis secara normal. Kondisi dimana penis tidak dapat berereksi, meskipun sudah mendapatkan rangsangan. Banyak orang yang tak sadar jika mereka telah mengalami kondisi ini.
 
Kondisi impotensi pastinya akan membuat anda sebagai pria kehilangan kepercayaan diri. Banyak dari pria yang mengalami impotensi hanya meratapi nasibnya, tanpa melakukan pengobatan. Mereka merasa malu jika mereka melakukan pengobatan. Padahal memang sudah sewajarnya impotensi yang dialami diobati secepatnya untuk mengetahui penyebabnya.

Penyebab Impotensi pada Pria

Sebelum membahas apa saja ciri-ciri impotensi pada pria, kita akan membahas apa yang menyebabkan seseorang pria mengalami impotensi. Kata impotensi pun sudah sering kita temukan, seperti pada bungkus rokok yang bertuliskan impotensi. Namun kita belum mengetahui penyebab impotensi lainnya.
  • Gangguan syaraf
  • Gangguan peredaran darah
  • Memiliki kelainan pada penis
  • Hormone yang tak seimbang
  • Gangguang psikologis
  • Gaya Hidup
Hal tersebutlah yang paling sering menyebabkan para pria mengalami impotensi. Namun sebagian besar pria tidak menyadari. Gaya hidup memiliki peluang tinggi menyebabkan pria mengalami impotensi. Gaya hidup tersebut seperti merokok, mengkonsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, sering begadang, dan diet tak seimbang menjadi penyebab seseorang mengalami impotensi.
 
Apabila impotensi disebabkan oleh masalah psikologis atau gaya hidup, kondisi tersebut masih dapat diatasi dengan beberapa cara yang bisa anda lakukan. Yakni dengan merubah sikap, dan jangan mudah stress. Serta melakukan gaya hidup yang lebih sehat untuk menghindari impotensi.

Ciri-Ciri Impotensi

Ciri-ciri pria yang mengalami impotensi mungkin sering menjadi pertanyaan para lelaki dan menjadi pencarian yang paling banyak di Om Google. Ada beberapa ciri-ciri impotensi yang umum terjadi pada pria, hampir semua pria yang mengalami impotensi akan menimbulkan gejala yang sama.

Ciri-ciri yang paling umum

  • Penis tidak bisa ereksi
  • Dapat ereksi namun dalam waktu singkat
  • Kurang bergairah dalam hubungan seksual
Ciri-ciri tersebut merupakan yang paling umum terjadi pada pria yang mengalami impotensi. Impotensi dapat ditandai, ketika pria sudah mendapatkan rangsangan, tetapi penisnya tidak juga dapat ‘berdiri’ maka ini merupakan tanda seorang pria mengalami impotensi.
 
Impotensi yang tidak segera diobati dapat menyebabkan anda mengalami masalah dengan pasangan anda. Dimana pasangan anda, terutama istri anda tidak merasa puas dalam bercinta dengan anda. Maka sebaiknya anda segera untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Anda juga dapat melakukan pemeriksaan ke Klinik Utama Gracia.
 

Pengobatan

Ada beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk pengobatan impotensi. Namun yang harus anda ketahui, impotensi tidak sama dengan ejakulasi dini maupun dengan kemandulan. Karena orang yang mengalami impotensi belum tentu mandul, dan belum tentu mengalami ejakulasi dini.
 
Pada awal pengobatan, biasanya dokter hanya akan menanyakan gejala yang timbul dan mencari tahu penyebab impotensi yang terjadi pada tubuh anda. Jika karena faktor psikologis, seperti anda sedang mengalami stress, atau sedang memiliki masalah dengan pasangan. Maka cara yang bisa anda lakukan hanya dengan menghilangkan kondisi tersebut.
 
Ada beberapa jenis obat yang terkadang dapat anda gunakan untuk di konsumsi selama anda mengalami impotensi. Obat-obatan tersebut terdiri dari obat yang mampu meningkatkan aliran darah ke penis seperti sildenafil, tadalafil, dan vardenafil. Ketiga obat tersebut dapat di konsumsi 30 hingga satu jam sebelum berhubungan badan.
 
Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan alprostadil, yakni jenis obat yang dimasukan melalui saluran kencing, atau dengan menyuntikannya di area penis. Selain itu, terdapat pula metode cincin. Dimana cincin akan berfungsi untuk menahan ereksi pada pria. Namun cincin ini hanya dapat digunakan selama 30 menit.
 
Jika cara diatas sudah dilakukan, namun tidak juga mendapatkan hasil yang maksimal. Maka cara terakhir adalah dengan melakukan operasi. Biasanya operasi dilakukan pada pria yang mengalami impotensi karena kelainan pada penis atau penisnya mengalami cedera. Itulah ciri-ciri impotensi dan metode pengobatannya.
 
Apabila Anda mempunyai pertanyaan seputar penyakit impotensi, bisa langsung ditanyakan kepada dokter kami dengan cara klik konsultasi dibawah ini atau bisa menghubungi nomor 081336361555 untuk konsultasi via telepon.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

ejakulasi dini adalah

Masalah seksual pada pria yang sangat di takuti adalah ejakulasi dini atau premature ejaculation. Apa itu? Ejakulasi dini adalah kondisi dimana pria menggeluarkan sperma lebih cepat, dan terkadang saat sperma keluar dari penis pria, pasangan anda belum mencapai klimaks.
 
Hampir 80 % pria takut mengalami kondisi ejakulasi terlalu cepat ini. Mereka merasa bahwa dengan ejakulasi yang tidak pada waktunya hanya membuat pasangan merasa frustasi karena belum mencapai kepuasan seksual yang begitu tinggi.
 
Banyak wanita yang kesal dengan kondisi pria seperti ini. Bagi pria, kondisi ejakulasi akan menyebabkan dirinya merasa tidak perkasa, bahkan kehilangan kepercayaan diri dalam bercinta. Hal ini akan menganggu kualitas hubungan anda dengan pasangan.
 
Sebenarnya kondisi seperti ini tak perlu dicemaskan jika terjadi tidak terlalu sering. Karena hal tersebut masih dapat dikatakan sebagai kondisi yang normal. Namun apabila setiap anda melakukan hubungan seks dan selalu ejakulasi dini, berarti terdapat masalah pada organ reproduksi anda.

Ciri-Ciri Pria Ejakulasi Dini

Pria yang mengalami ejakulasi dini memiliki beberapa tanda pada tubuhnya. Sehingga anda tahu kapan anda mengalami ejakulasi dini dan jika itu bukan merupakan ejakulasi dini. Ada beberapa tanda yang umum terjadi ketika anda mengalami ejakulasi dini.
  • Apabila anda mendapatkan rangsangan oleh pasangan dengan rabaan, ciuman, maupun pelukan lalu anda mengalami ejakulasi dini, ini dapat menjadi tanda anda mengalami ejakulasi dini.
  • Anda dan pasangan belum merasa puas dalam melakukan hubungan seks, namun anda sebagai pria sudah ejakulasi
  • Ejakulasi terlalu cepat, kurang dari dua menit
  • Ereksi yang terlalu singkat
  • Penis akan loyo usai ejakulasi dini
Itulah beberapa tanda umum yang terjadi bagi pria yang sedang mengalami ejakulasi dini. Sehingga anda dapat merasakan apakah anda sedang mengalami ejakulasi dini atau tidak. Namun anda tak perlu khawatir, karena ejakulasi dini dapat diatasi dengan beberapa cara.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah kondisi yang identik dialami oleh pria. Sehingga penyebabnya pun harus dilihat dan diketahui untuk diobati dengan baik. Hal tersebut agar anda sebagai pria dapat mengatasi penyebab ejakulasi yang anda alami tersebut.

Ejakulasi Dini yang Disebabkan Psikologis

Ada beberapa pria yang mengalami ejakulasi dini disebabkan oleh kondisi dari faktor psikologis yang ia alaminya. Salah satu penyebabnya adalah stress, depresi, rasa cemas kepada pasangan, dan sering melakukan onani. Hal itulah yang harus diatasi terlebih dahulu, agar anda dapat menghilangkan ejakulasi dini.

Ejakulasi Dini Karena Penyakit

Ejakulasi dini juga disebabkan oleh kondisi penyakit yang anda derita. Seperti masalah fisik yang dialami, seperti gangguan tiroid, prostat, gangguan hormone, kerusakan saraf akibat cedera, efek samping dari narkoba, dan minuman alkohol.
 
Apabila anda memiliki penyakit tersebut, maka sebaiknya anda obati penyakit tersebut terlebih dahulu untuk mengobati ejakulasi dini yang dialaminya. Ada yang mengatakan ejakulasi dini adalah penyakit yang bersifat turunan, sehingga apabila anda memiliki keluarga yang mengalami ejakulasi dini, maka anda juga dapat mengalaminya.

Pengobatan

Ada beberapa cara pengobatan secara mandiri untuk mengobati ejakulasi dini. Cara pengobatan mandiri merupakan cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi ejakulasi dini secara mandiri. Sehingga anda dapat terhindar dari ejakulasi dini.
 
Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengobati ejakulasi dini. Seperti mengatasi ejakulasi dini dengan senam kegel, dan melakukan beberapa panasan sebelum melakukan hubungan seks. seperti melakukan masturbasi satu jam sebelum bercinta, memeras kepala penis saat ingin ejakulasi dini, dan juga melakukan teknik start-stop yaitu memberhentikan penetrasi saat ingin ejakulasi, lalu lakukan penetrasi lagi.
 
Itulah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi ejakulasi dini. Apabila cara diatas sudah anda lakukan, namun tidak juga dapat mengatasi ejakulasi dini, maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan medis ke Klinik Utama Gracia untuk mengatasi ejakulasi dini Anda. Anda juga dapat langsung berkonsultasi dengan dokter kami melalui layanan KONSULTASI ONLINE dibawah ini atau Anda bisa menghubungi kami via telepon di 081336361555.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Salah satu permasalahan yang paling sering dialami oleh seorang pria di atas ranjang adalah ejakulasi dini. Ejakulasi dini membuat banyak pria merasa tidak percaya diri dalam bertarung bersama pasangan di atas ranjang. Terkadang banyak pria yang merasa dirinya sudah tidak dapat memuaskan pasangannya. Tak perlu takut berlebihan, cukup dengan konsumsi obat ejakulasi dini maka anda dapat kembali perkasa.

Anda harus tahu, bahwa ejakulasi dini bukanlah sesuatu yang menyebabkan seorang pria mengalami kemandulan. Karena kemandulan (infertilitas) dengan ejakulasi dini merupakan sesuatu yang jauh dan berbeda. Pria yang mengalami ejakulasi dini belum tentu ia mandul, begitupun pria yang mandul belum tentu ejakulasi dini.

Ejakulasi dini sebenarnya gejala dimana seseorang tidak mampu menahan ejakulasi, sehingga ejakulasi terjadi terlalu cepat. Banyak pria yang mengalami ejakulasi dini, namun mereka enggan melakukan pemeriksaan ke dokter. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar dari para pria yang mengalami ejakulasi dini malu untuk memeriksakan dirinya.

Apakah ejakulasi dini permanen atau tidak?

Tentunya ejakulasi dini tidak bersifat permanen. Dimana ejakulasi dini dapat diatasi dengan menggunakan beberapa obat dan cara tertentu untuk mendapatkan ejakulasi kembali secara normal. Hal tersebut harus diketahui terlebih dahulu, apa yang menyebabkan seseorang mengalami ejakulasi dini. Karena cukup banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami ejakulasi dini.

Penyebab Ejakulasi Dini

  • Depresi atau stress
  • Penyakit tertentu seperti diabetes, jantung
  • Terlalu bergairah berhubungan seks
  • Kekurangan hormone seksual
  • Tekanan darah

Apabila ejakulasi dini disebabkan oleh faktor psikologis, maka hal tersebut masih dapat disembuhkan dengan menghilangkan faktor psikologis tersebut. Sehingga anda dapat menghilangkan kondisi tersebut. Jangan menyepelekan faktor psikologis. Adapun obat untuk ejakulasi dini yang dapat anda gunakan untuk menyembuhkan ejakulasi dini tersebut.

Obat Ejakulasi Dini

Ada beberapa jenis obat yang dapat anda gunakan untuk mengobati ejakulasi dini. Obat-obat ini cukup mudah anda dapatkan. Karena obat-obatan ini tersedia di alam. Berikut lima obat ejakulasi dini.

Angelica

Mungkin orang Indonesia tidak begitu mengenal tanaman angelica ini. Namun tanaman angelica sangat bermanfaat untuk mengatasi ejakulasi dini. Teruntuk dibagian akarnya. Banyak wanita yang mengkonsumsi angelica untuk melancarkan mentruasi mereka.

Angelica juga dipercaya untuk meningkatkan gairah seks, dan juga sebagai obat bagi usus, perut kembung, dan menambah nafsu makan seseorang. Banyak orang yang percaya khasiat dari angelica ini sendiri.  Cara pengunaan angelica untuk pengobatan ejakulasi dini dengan mengoleskannya.

Kayu Manis

Siapa sangka bahwa tanaman yang biasa digunakan untuk menambah citra wangi dari sebuah masakan ini dapat digunakan untuk mengobati ejakulasi dini. Kandungan dari kulit kayu manis dipercaya dapat digunakan dalam mengatasi ejakulasi dini.

Cengkeh

Selain kayu manis, bahan lainnya yang dapat anda gunakan sebagai obat ejakulasi dini adalah cengkeh. Cengkeh sangat dipercaya untuk mengatasi ejakulasi dini. Cara cukup mudah, sama seperti kayu manis, anda cukup mengoleskan cengkeh ke kulit penis untuk menghindari ejakulasi terlalu awal. Mungkin cara tersebut akan efektif untuk menyembuhkan ejakulasi dini.

Gingseng

Tanaman asli dari Korea ini sangat bermanfaat untuk mengatasi ejakulasi dini. Banyak ahli dunia percaya bahwa panax gingseng sangat ampuh dalam mengatasi ejakulasi dini pada pria. Karena khasiat gingseng yang cukup banyak dan sangat ampuh mengatasi berbagai penyakit dan juga dalam mengatasi ejakulasi dini. Gingseng dapat anda gunakan dengan cara mengoleskannya.

Dong Quai

Selain dengan gingseng, terdapat ramuan lain yang biasa digunakan untuk mengatasi ejakulasi dini. Tanaman tersebut yakni dong quai. Tanaman ini berasal dari negeri tirai bamboo, Tiongkok dan sudah sejak lama digunakan untuk obat tradisional dalam mengatasi berbagai penyakit reproduksi. Herbal yang satu ini juga dipercaya untuk mengatasi ejakulasi dini.