User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Laki-laki selalu takut mengalami impotensi. Impotensi merupakan salah satu masalah seksual yang ditakuti oleh banyak pria. Apa lagi ada mitos mengenai impotensi yang katanya tidak ada obatnya. Impotensi adalah sebuah masalah pada penis pria.

Banyak laki-laki yang merasa malu, ketika mereka memiliki masalah impotensi. Padahal impotensi merupakan sesuatu yang bisa terjadi oleh setiap pria. Namun impotensi sebenarnya bukanlah penyakit yang tidak ada obatnya. Impotensi ada obatnya, bahkan impotensi sendiri masih dapat dicegah.

Impotensi adalah gejala dimana penis pria tidak bisa melakukan ereksi ataupun penis tidak dapat mempertahankan ereksi saat bercinta. Banyak pria yang merasa dirinya telah gagal ketika ia mengalami impotensi. Bahkan ada pria yang mengalami kehilangan kepercayaan diri ketika dirinya mengalami impotensi.

Adapun seorang pria dikatakan mengalami disfungsi ereksi, ketika ia sudah mengalaminya selama tiga bulan berturut-turut. Jika seorang pria belum mengalami impotensi selama tiga bulan, maka itu tidak bisa disebut sebagai impotensi. Apa ciri-ciri seorang mengalami impotensi?

Ciri-ciri Impotensi

  • Penis Tidak Ereksi Saat Foreplay
  • Penis ereksi, tapi tidak dalam waktu yang lama
  • Tidak ada gairah untuk melakukan hubungan seks

Itulah beberap ciri-ciri yang menjadi tanda anda mengalami impotensi. Namun ketiga ciri itu harus diketahui apakah hanya berlangsung beberapa saat atau lebih dari tiga bulan. Tapi jika anda sudah merasa khawatir. Maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan ke dokter ginekologi untuk mengetahui apa yang terjadi pada tubuh anda.

Impotensi adalah salah satu penyakit yang juga bisa membuat seorang pria merasa cemas. Dengan adanya impotensi pria sudah tidak ada ketertarikan kembali untuk terus melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Apalagi jika ia mengetahui mitos-mitos tentang impotensi yang belum pasti.

Mitos Tentang Impotensi

Pria Sejati Tidak Akan Mengalami Impotensi

Tentunya pernyataan tersebut hanya sebuah mitos. Karena semua pria bisa mengalami impotensi. Apa lagi pria yang sudah berusia diatas 50 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan, pria yang berusia 20 hingga 40 tahun pun mengalami impotensi.

Impoten Tidak Ada Obatnya

Mungkin pertanyaan ini sudah mendarah daging pada masyarakat Indonesia. Sebenarnya hal ini tidak benar. Karena impotensi dapat disembuhkan sesuai dengan penyebabnya. Karena impotensi adalah salah satu penyakit yang juga timbul karena komplikasi dari berbagai penyakit, seperti diabetes, jantung, dan gangguan pada syaraf.

Jika hal tersebut yang menyebabkan anda mengalami impotensi. Maka itulah sebenarnya yang harus disembuhkan, maka impotensi akan sembuh dengan mengikuti perkembangan pada penyakit yang anda alami tersebut.

Impotensi Hanya masalah Sesaat

Impotensi adalah penyakit yang harus ditangani dengan medis jika sudah parah. Karena jika tidak, bisa menyebabkan kondisi yang lebih parah dari kondisi yang sesungguhnya. Impotensi dapat membuat penderitanya semakin rendah diri.

Impotensi Hanya Dialami Pria Tua

Hal ini sangat salah. Karena impotensi tidak hanya menyerang pria-pria yang tua. Tetapi impotensi juga dialami oleh banyak pria muda. Sekitar 8 persen pria berusia 20-30 tahun dapat terserang impotensi. Jadi persoalan impotensi bukanlah persoalan tua atau muda.

Apa yang menyebabkan Impotensi?

Impotensi disebabkan oleh banyak faktor, seperti:

  • Alkohol
  • Komplikasi penyakit
  • Rokok
  • Obat-obatan
  • Depresi, dan stress

Apa obat dari impotensi?

Seperti sudah dijelaskan diatas, impotensi disebabkan oleh beberapah hal. Sehingga jika anda mengalami impotensi, maka sebaiknya anda mengobati impotensi disesuaikan dengan penyebabnya. Jika impotensi dikarenakan oleh stress maka hilangkanlah stress anda untuk menyembuhkan impotensi.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
penyebab impotensi

Impotensi merupakan gangguan pada penis pria. Dimana penis tidak bisa melakukan ereksi atau tegak. Umumnya sih masalah impoten menyerang pria berusia diatas 40 tahun. Namun saat ini cukup banyak pria yang dibawah 40 tahun mengalami impotensi. Sebenarnya apa sih yang menjadi penyebab impotensi.

Impotensi atau yang dikenal pada dunia kedokteran disfungsi ereksi. Gejala ini terjadi akibat adanya gangguan aliran darah yang mengalir ke penis. Karena penis yang bereksi atau tegak membutuhkan aliran darah yang lancar menuju penis.

Saat ini, banyak pria yang mengalami impotensi di masa muda. Mereka mengalami hal tersebut akibat beberapa masalah. Dimana impotensi disebabkan oleh gaya hidup yang dilakukan bukanlah gaya hidup sehat. Sejak muda mereka sudah melakukan hal-hal yang tidak wajar, padahal hal tersebut berdampak pada organ reproduksi mereka.

Penyebab Impotensi

Impotensi disebabkan oleh banyak hal. Berikut beberapa hal yang menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi. Dimana DE menyebabkan penis pria tidak dapat bertahan dalam ereksi ataupun tidak dapat ereksi sama sekali.

Obat-obatan

Anda tahu salah satu komplikasi sering mengkonsumsi obat-obatan terlarang? Selain anda bisa terserang penyakit menular seksual, anda juga bisa mengalami disfungsi ereksi. Apa lagi bagi anda yang belum menikah, ketika DE terjadi pada anda maka anda bisa mengalami masalah pada hubungan percintaan anda dengan pasangan. Tentunya tidak akan ada wanita yang mau dengan laki-laki yang impoten kan? Jauhilah obat-obatan dari saat ini.

Alkohol

Selain obat-obatan terlarang atau obat-obatan yang tidak sesuai dengan anjuran dokter, alkohol pun menjadi salah satu penyebab terjadinya impotensi pada pria. Banyak pria yang masih berusia diatas 25 atau 30 tahun mengalami impoten hanya karena mereka sering mengkonsumsi alkohol saat muda. Apabila anda mengalami impotensi, mungkin anda pernah menjadi peminum alkohol berat di waktu muda.

Obesitas

Banyak ahli percaya, kelebihan berat badan atau obesitas menjadi salah satu seseorang mengalami impotensi. Mengapa obesitas sangat berkaitan dengan disfungsi ereksi? Karena obesitas dapat menghambat aliran darah menuju penis sehingga anda mengalami kesulitan dalam ereksi.

Komplikasi dari Penyakit

Ada beberapa penyakit yang memiliki komplikasi impotensi. Seperti penyakit diabetes, penyakit jantung, dan adanya mengalami penyakit gangguan syaraf. Apabila anda memiliki komplikasi penyakit tersebut dan anda mengalami impotensi. Maka sebaiknya anda melakukan pengobatan utnuk menyembuhkan penyakit tersebut. Apabila penyakit tersebut sembuh, maka impotensi pada anda pun akan sembuh dengan sendirinya.

Makanan Tidak Sehat

Anda penyuka junk food atau makanan yang tidak menyehatkan lainnya? Apabila iya maka selamat anda mungkin akan mengalami disfungsi ereksi kelak. Ada baiknya anda segera menghindari untuk terlalu sering mengkonsumsi junk food, makanan beku, dan makanan dalam kaleng yang menyebabkan anda mengalami impotensi.

Menonton Film Porno

Baru-baru ini terdapat sebuah penelitian bahwa laki-laki yang kecanduan video porno akan mengalami impotensi. Penyebab impotensi akibat film porno ini diungkapkan dari sebuah studi. Bahkan banyak dokter ginekologi dan para peneliti psikososial yang mendapatkan cukup banyak pria muda mengalami impotensi. Tentunya hal ini sangat membahayakan, bagi anda yang hobi dalam mengkonsumsi film porno hentikan dari saat ini.

Masalah Psikologis

Beberapa masalah disfungsi ereksi terjadi karena anda mengalami masalah psikologis seperti timbulnya stress, depresi, dan juga anda memiliki masalah dengan pasangan. Hal ini menjadi salah satu penyebab yang umum terjadi pada laki-laki. Tapi anda tak perlu terlalu khawatir, disfungsi ereksi karena maslah psikologis biasanya hanya bersifat sementara.

Impoten merupakan sesuatu yang cukup ditakuti oleh banyak pria. Dengan merubah gaya hidup, maka anda bisa terhindar dari impotensi. Penyebab impotensi yang disebutkan diatas hanyalah beberapa hal umum yang mengakibatkan terjadinya impotensi. Apabila anda mengalami disfungsi ereksi segeralah untuk melakukan pemeriksaan kepada dokter andrologi. Anda juga bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
seksualitas pria

Berbicara mengenai seks merupakan salah satu hal yang mungkin tabuh untuk dibicarakan oleh beberapa orang. Tapi sebenarnya seks harus dipelajari dan diketahui, untuk menghindari kesalahpahaman. Terutama bagi para pria yang masih berusia remaja, pendidikan mengenai seks sangatlah penting. Untuk itu kita akan membahas mengenai seksualitas pria.

Seksualitas berbeda dengan seks. Seks bisa diartikan sebagai kelamin pada pria atau wanita. Dimana seks memiliki kaitannya dengan hubungan intim antara pria maupun wanita. Namun apabila seksualitas merupakan faktor yang mempengaruhi manusia mengenai seks itu sendiri. Faktor tersebut terdiri dari banyak hal, seperti biologis, budaya, sosial, dan psikologi seseorang.

Pengertian mengenai seksualitas lebih jauh dibandingkan dengan seks. Apabila seks dapat dikatakan hanya hubungan antara laki-laki dan wanita. Namun seksualitas membahas lebih jauh mengenai kedua hal tersebut. Karena seksualitas berkaitan dengan aktivitas seks yang dilakukan oleh pria.

Menurut Wikipedia, seksualitas terbagi menjadi empat jenis yang diketahui, hal itu dapat dikatakan bagaimana seseorang tertarik pada orang lain, atau lawan jenis (heteroseksualitas), pada penyuka sejenis (homoseksual pada pria), (lesbian pada wanita), menyukai pada semua jenis (biseksual), dan asexual (tidak menyukai seks). Tentunya kita mengenal empat hal tersebut, dan tiga diantaranya dianggap mengenai seksualitas yang tidak normal.

Jenis Seksualitas

Heteroseksual

Heteroseksual merupakan jenis seksualitas yang normal dan lazim dilakukan oleh setiap manusia. Karena manusia memang diciptakan berlawanan jenis dan keduanya harus saling berpasangan dengan jenis yang berbeda. Seperti halnya seksualitas mengenai kesukaan secara emosional dan juga fisik antara wanita dan pria.

Homoseksual dan Lesbi

Dapat dikatakan homoseksual dan lesbi merupakan salah satu hubungan yang tidak wajar dalam masyarakat. Meskipun kalangan ini semakin banyak saat ini. Homoseksual lebih dikaitkan dengan kaum guy, kalangan yang menyukai sesama jenis terutama sama-sama menyukai pria dan mereka menjalin hubungan percintaan dengan sesama.

Sementara itu, kaum lesbian merupakan mereka yang menyukai wanita dan wanita. Hubungan ini juga dianggap sebagai hal yang tidak wajar. Namun di beberapa Negara sudah meresmikan hubungan dan pernikahan yang dilakukan oleh penyuka sesama jenis. Baik itu kaum homoseksual, maupun lesbian.

Biseksual

Biseksual dapat dikatakan orang yang memiliki kesukaan terhadap lawan jenis dan juga sejenis. Banyak dari mereka yang menyukai dari sisi emosional saja maupun dari seksualitas. Entah apa yang menyebabkan mereka bisa seperti itu. Kalangan ini sama seperti kalangan homoseksual, mereka selalu menjalin hubungan secara masif.

Aseksual

Aseksual merupakan orang yang tidak menyukai masalah seksualitas. Bahkan mereka tidak tertarik sama sekali dengan seks. Dan mereka juga tidak suka dengan apa yang dianggap sebagai seksualitas pada dirinya. Kalangan seperti ini dapat dikatakan orang-orang yang antiseksual.

Keempat jenis seksualitas manusia tersebut memang sangat umum ada di dunia. Namun dibeberapa Negara, termasuk Indonesia hanya melegalkan hubungan berlawan jenis. Tetapi kalangan yang berbeda seperti kaum homoseksual, lesbi, biseksual, dan aseksual tetap ada. Namun mereka sangat jarang menampakan dirinya. Bahkan kelainan seksualitas tersebut terkadang jarang mereka ungkap secara terbuka.

Kali ini kita akan membahas mengenai seksualitas pria berdasarkan usianya. Dimana pria memiliki dimensi yang lebih kuat untuk dibahas mengenai seksualitas. Karena seksualitas pria dapat dilihat berdasarkan umur yang sangat dipengaruhi oleh kondisi mental mereka. Seperti yang dikutip dari Sindonews.com mengenai gairah seksualitas pria menurut usianya.

Usia 21-25 Tahun

Dapat diungkapkan pada usia ini merupakan masa prima seks bagi seorang pria. Dimana dapat dikatakan bahwa pada usia ini pria selalu ingin bereksprimen dengan masalah seksualitasnya. Dimana terkadang mereka mencari kesenangan seksualitas dengan berbagai cara seperti hanya sebagai unsur untuk mendekatkan diri pada lawan jenis perempuan saja.

Usia 26-30 Tahun

Pada usia 26-30 tahun, masa ini bukan menjadikan seks hanya sekedar just for fun. Dimana pada usia ini pria sudah enggan bersikap lebih atraktif dalam masalah seksualitasnya. Mereka lebih memilih untuk berkata jujur kepada pasangannya mengenai hasrat seksual yang ia inginkan. Para pria percaya, pada usia ini gairah seksualitas menjadi sesuatu yang digunakan untuk menciptakan hubungan yang lebih mesra bersama pasangan.

Usia 31-35 Tahun

Pada masa ini pria ingin pasangannya memahami apa adanya mengenai kekuatan seks pria. Pada masa ini pria ingin hubungan bercinta yang berkualitas pada pasangannya. Sehingga para wanita harus bisa lebih mengerti akan hal ini, dan menciptakan beberapa inovasi dalam bercinta. Sehingga meningkatkan gairah bercinta pria lagi.

Usia 36-40 Tahun

Pada usia ini, pria lebih memiliki penurunan gairah dalam bercinta. Dimana ia sudah tidak seagresif ketika usia 20 tahunan. Namun pada masa ini pria sudah memiliki psikis yang matang dan tidak ternilai. Dimana wanita akan merasa kenyamanan pada masa-masa ini. Dimana laki-laki akan memiliki kemampuan yang menyenangkan untuk pasangannya.

Usia 41-45 tahun

Di usia ini biasanya pria akan memasuki masa puber kedua. Hal ini juga akan dialami oleh para wanita. Dimana pada usia ini unsur seksualitas pria akan lebih hidup hampir sama seperti usia 20 tahunan. Namun tidak akan segairah usia tersebut, karena di usia 41-45 tahun gairah seksualitas pria sudah hilang.

Usia 46-50 tahun

Memasuki usia ini banyak pria yang sudah mulai mengurangi frekuensi mereka bercinta. Dimana mereka lebih tertarik pada sisi religius dalam hidupnya. Namun bukan berarti laki-laki di usia 46-50 tahun meninggalkan seksualitasnya. Mereka tetap tertarik dengan seks, apabila ia digairahkan kembali dengan pasangannya.

Usia 55-60 tahun

Memasuki usia senja, banyak pria yang sudah tidak tertarik sama sekali dengan kehidupan seksualitas mereka. Banyak yang dari mereka yang sudah tidak memiliki gairah seksualitas dalam usia ini. Namun masih ada beberapa pria yang masih bisa bergairah saat memasuki diatas kepala 6. Hal ini terjadi apabila mereka menjaga pola hidup sehat di usia muda.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Di Indonesia orang sunat menjadi perhatian lingkungan sekitar. Terlebih jika sunat atau khitan yang dilakukan dengan pesta besar-besar. Pasti orang satu kampong tahu akan hal tersebut. Namun dibalik itu semua ada mitos yang masih beredar di masyarakat. Berikut akan kita bahas mengenai mitos orang sunat dan manfaat sunat.

Sunat di Indonesia merupakan sebuah budaya. Bukan sekedar untuk menghindari sebuah penyakit, sunat sudah menjadi tradisi turun temurun. Tetapi sejak dulu hingga saat ini, ada mitos yang berkembang di masyarakat tentang khitan atau sebutan lain dari sunat itu sendiri. Apa saja fakta-fakta tersebut?

Setelah Di Sunat Anak Akan Memiliki Tubuh Besar

Mitos mengenai akan hal ini sudah mendarah daging di masyarakat Indonesia. Dimana proses sunat dianggap sebagai salah satu cara agar anak cepat besar, dewasa, gemuk, dan juga tinggi. Padahal mitos ini salah. Karena pertumbuhan pada anak, disesuaikan dengan nutrisi yang ia asup. Jadi jangan percaya akan mitos ini yah guys.

Mengubur Kulit Penis yang Di Sunat, Untuk Membuang Sial

Ada sebagian kalangan masyarakat percaya dengan mengubur sendiri kulit penis yang di sunat bisa membuang sial. Padahal sunat dan sial tidak ada kaitannya sama sekali, hal itu hanya mitos yang berkembang di masyarakat Indonesia.

Menentukan Tanggal Sunat Untuk Menghindari Sial

Menentukan tanggal baik menurut perhitungan kalender juga menjadi salah satu cara masyarakat Indonesia dalam menentukan tanggal baik untuk sunat. Menurut masyarakat, tanggal yang baik menurut masyarakat bisa menghindari dari sesuatu yang sial.

Jangan Nangis Saat Sunat, Nanti Dapat Istri Janda

Wow, kalau anda saat sunat sudah ditakuti seperti itu pasti sudah takut bukan. Masa gara-gara nangis saat sunat bisa dapet janda. Padahal tidak ada hubungannya antara sunat menangis dengan nikah dengan janda. Jadi tak perlu percaya mengenai mitos tersebut.

Tidak Boleh Mengkonsumsi Makanan Kaya Protein

Mungkin saat anda kecil usai di sunat dilarang untuk mengkonsumsi daging, ikan, dan telur. Orang tua zaman dahulu percaya bahwa dengan mengkonsumsi makanan kaya protein dapat memperlambat sembuhnya luka bekas khitan. Padahal ini hanya mitos di masyarakat.

Tidak Boleh Khitan Bareng Dengan Saudara Sedarah

Beberapa kalangan di masyarakat percaya, bahwa sunat yang dilakukan secara berbarengan dengan saudara sedarah atau kandung bisa membuat salah satu hasil sunatnya gagal. Padahal tidak ada fakta yang tepat mengenai hal ini. Jadi tak perlu khawatir untuk menyunat anak anda secara berbarengan.

Dilarang Lari-Lari Usai Sunat

Orang tua zaman dahulu percaya, orang sunat tidak boleh lari-lari usai di sunat hingga luka sunatnya mongering. Ditakuti, apabila seorang anak lari-lari luka bekas dapat mengalami pendarahan yang begitu besar. Padahal banyak kalangan medis yang tidak percaya akan hal ini. Pendarahan terjadi apabila si anak dalam kondisi tegang.

Apabila Di Sunat Terlalu Tua, Akan Sulit Dipotong

Beberapa masyarakat percaya bahwa apabila orang sunat terlalu tua akan membuat dokter yang menyunatnya sulit. Karena penis terasa alot. Padahal tidak ada fakta yang menunjukan tidak ada hubungan antara sunat terlalu tua dengan proses yang sulit ketika menyunat.

Manfaat sunat

Kedelapan mitos mengenai sunat tersebut tidaklah benar. Karena itu hanya sebuah mitos yang berkembang di masyarakat. Jadi anda tak perlu khawatir mengenai mitos yang berkembang tersebut. Sebenarnya dengan anda melakukan khitan, maka akan ada beberapa manfaat yang bisa anda peroleh, seperti:

  • Manfaat sunat terhindar dari berbagai jenis penyakit kelamin
  • Terhindar dari penyakit menular seksual
  • Manfaat sunat bisa menjaga kebersihan penis
  • Meningkatkan kepuasan seksual

Itulah manfaat yang bisa anda dapatkan dari sunat. Apabila hingga kini anda belum sunat, maka segeralah untuk melakukan sunat. Sebelum berbagai penyakit kelamin menyerang anda, tapi tetap jangan terlalu percaya dengan mitos, namun fokuslah pada manfaatnya.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

apa itu ejakulasi dini

Ejakulasi dini menjadi salah satu masalah yang menyerang kaum adam. Banyak dari pria yang mengalami ejakulasi dini dan bingung dengan kondisi tersebut. Memang sebenarnya apa itu ejakulasi dini, dan mengapa para pria sangat takut akan hal ini.

Apa itu Ejakulasi dini, memang sering ditanyakan oleh para pria dan  membuat banyak pria yang merasa minder. Apa lagi hal ini berkaitan dengan hubungan intim. Saat seorang pria mengalami hal premature ejaculation dalam bahasa Inggris. Kondisi ini akan membuat pria kehilangan kepercayaan diri mereka.

Premature ejaculation sendiri adalah dimana tidak bisa menahan keluarnya sperma ketika penetrasi. Normalnya pria harus bisa menahan keluarnya sperma setelah penetrasi sekitar 3-5 menit, jika sperma keluar lebih cepat dari waktu tersebut maka dapat dipastikan seorang pria sudah mengalami premature ejaculation.

Sebagian besar kasus ini memang tidak diketahui apa penyebabnya. Namun para ahli percaya hal ini biasanya hanya terjadi pada pasangan yang baru menikah, dan terjadi pada situasi seksual tertentu. Tidak selalu terjadi ketika berhubungan intim. Namun apabila hal itu terjadi disetiap berhubungan intim, maka bisa dipastikan adanya masalah pada organ reproduksi anda.

Mungkin apa itu ejakulasi  masih menjadi perbincangan banyak ahli. Namun bukan berarti mereka tidak menemukan penyembuhan dalam masalah tersebut.ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan penyembuhan ejakulasi tersebut.

Namun ada beberapa penyebab yang membuat terjadinya ejakulasi seperti:

  • Masturbasi
  • Stress
  • Depresi
  • Gelisah

Beberapa faktor tersebut menjadi beberapa faktor terjadinya ejakulasi. Dari beberapa kasus terlihat bahwa hal itu memang benar terjadi pada penderita premature ejaculation. Ada beberapa saran yang diberikan para ahli untuk menghindari terjadinya premature ejaculation.

Mencegah

Melatih Otot Panggul

Melatih otot panggul menjadi salah satu cara tepat untuk premature ejaculation. Beberapa pria mencoba untuk melakukan latihan untuk memperkuat bagian otot panggul. Karena cara ini merupakan cara terbaik untuk mengendalikan ejakulasi yang terjadi pada tubuh anda.

Menjaga Erotisme Dalam Waktu Normal

Mungkin saat anda melakukan hubungan seksual, anda terlalu cepat untuk melakukan hubungan kelamin. Banyak pasangan ketika melakukan hubungan intim, selalu ingin melakukan seks kelamin. Meskipun cara tersebut tidak salah, namun jika dilakukan secara cepat pun akan membuat anda mengalami ejakulasi terlalu cepat.

Ada baiknya anda melakukan beberapa foreplay yang bisa merangsang istri anda. Foreplay seperti mencium, membuat rangsangan, dan sebagainya mungkin bisa menjadi salah satu cara untuk menggapai klimaks yang cukup lama.

Senam Kegel

Para ahli banyak yang menyarankan pria yang mengalami premature ejaculation untuk melakukan senam kegel. Senam kegel ini salah satu senam terbaik untuk menghindari terjadinya ejakulasi terlalu cepat. Cobalah lakukan senam kegel setiap pagi.

Latihan Pernafasan

Salah satu ejakulasi terlalu cepat adalah pernafasan. Anda bisa mencoba untuk melatih pernafasan anda untuk mendapatkan hasil maksimal dan menghindari terjadinya ejakulasi yang terlalu cepat. Latihlah pernafasan anda setiap pagi atau setiap ingin bercinta.

Selain cara-cara diatas. Anda juga bisa mengkonsumsi beberapa makanan alami yang cukup berkhasiat untuk menghadapi masalah anda. Makanan tersebut tersedia di alam dan sangat mudah anda dapatkan, bahkan harganya pun sangat terjangkau.

Makanan Alami Pencegah Ejakulasi Dini

Kayu Manis

Rempah yang biasa dijadikan bumbu masak ini ternyata juga bisa menjadi salah satu obat alami untuk mencegah terjadinya ejakulasi terlalu cepat. Anda bisa membalurkan campuran kayu manis dengan beberapa bahan lainnya untuk dijadikan krim, dan dioleskan di penis anda.

Cengkeh

Cengkeh juga menjadi salah satu rempah yang sangat berkhasiat untuk mengatasi ejakulasi. Caranya hampir sama dengan kayu manis, dengan mencampurkan cengkeh dengan beberapa bahan dan menjadikan cengkeh sebagai olesan di penis.

Demi mendapatkan pengobatan dan penanganan yang lebih baik dalam mengatasi ejakulasi dini, sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke Klinik Utama Gracia atau melakukan konsultasi online terlebih dahulu dengan tim medis kami dengan mengklik banner di bawah ini.