User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bagi pria, impotensi merupakan penyakit yang menakutkan dan memalukan, sehingga membuat banyak pria mencari cara bagaimana cara mencegah impotensi. Sebelum menjelaskan bagaimana cara mencegah impotensi, ada baiknya ketahui dahulu apa itu sebenarnya impotensi.

Baca Juga :  3 Tanda Dan Gejala Impotensi Pada Pria Muda

Impotensi, Gejala Dan Penyebabnya Bagi Pria


Pengertian impotensi bagi pria adalah suatu kondisi yang mana secara konsisten Anda memiliki masalah dengan kemampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seksual. kondisi ini juga termasuk dalam bentuk disfungsi seksual yang disebut dengan disfungsi ereksi atau impotensi.

Ereksi merupakan kondisi dimana organ genital pria memiliki ukuran yang lebih besar, mengeras atau menegang untuk melakukan hubungan seksual. saat Anda memiliki gejala seperti :

• Kesulitan untuk mendapatkan ereksi
• Susah untuk menjaga ereksi
• Ereksi yang tidak bisa maksimal atau loyo
• Berkurangnya keinginan atau hasrat seksual

Sepanjang gejala tersebut mungkin masih bisa ditoleransi atau masih bisa menjadi bagian dalam waktu yang tidak terlalu sering tentunya akan menjadi sebuah masalah jika kondisi tersebut akan terus berlanjut. Dibutuhkan tindakan untuk mencegah impotensi agar menghindari adanya kondisi berlanjut yang diakibatkan oleh penyebab impotensi. Ada dua penyebab yang dikategorikan untuk menjadi alasan penyakit impotensi tersebut muncul yaitu :

• Penyebab secara fisik

Penyebab impotensi secara fisik bisa berupa riwayat medis dari orang tersebut misalnya seperti diabetes, darah tinggi, kolesterol, masalah jantung, gaya hidup, kegemukan, gangguan tidur, memiliki riwayat cedera atau pembedahan di area panggul maupun sumsum tulang belakang. Serta konsumsi jenis obat-obatan tertentu.

• Penyebab secara psikologis

Ini biasanya akan lebih sering dialami atau dirasakan oleh pria diusia muda, karena disini fungsi otak memainkan peran kunci yang penting bagi serangkaian peristiwa atau kondisi yang menyebabkan dimulainya ereksi atau perasaan terhadap gairah seksual. depresi, tekanan, masalah hubungan dengan pasangan serta komunikasi yang buruk bisa menjadi alasan untuk menjadi penyebab impotensi secara psikis yang dialami.

 

Mendiagnosis Impotensi Untuk Mengetahui Kondisi Anda


Bagaimana mendiagnosis keluhan impotensi untuk Anda, jika Anda juga belum bisa mencegah impotensi yang muncul sebagai keluhan yang menganggu kehidupan seksual Anda tersebut. Untuk mendiagnosis keluhan yang Anda alami tersebut maka dibutuhkan Antisipasi atau mencegah impotensi terus berkembang hingga membahayakan kesehatan Anda nantinya.

Jika gejala-gejala dari disfungsi seksual atau impotensi tersebut sudah sering atau hampir selalu ada ketika Anda akan melakukan hubungan seksual. sebaiknya segera konsultasikan keluhan atau kondisi Anda tersebut dengan dokter atau mendatangi klinik khusus yang memang menangani keluhan Anda tersebut secara tepat. memilih tempat perawatan juga akan menentukan proses pemulihan yang nantinya akan Anda alami.

Dokter Anda mungkin akan melakukan beberapa tes atau pengecekan agar dapat memastikan kondisi Anda sebagai bahan analisa dalam pengambilan diagnosis. Tes atau pengecekan yang dilakukan mungkin akan meliputi :

• Pemeriksaan fisik
• Tes darah dan tes urin
• Pencitraan atau USG
• Ujian psikologi

Pemeriksaan dan tes yang akan dilakukan atau disarankan bagi Anda tentu sebelumnya harus disesuaikan dengan kondisi serta tingkat keparahan keluhan yang dialami. Hal ini bertujuan utnuk menghindari adanya perawatan yang berlangsung secara sembarang serta adanya peawtan yang berlangsung secara tidak efektif.

Perawatan Yang Tepat Untuk Mencegah Impotensi Pada Pria


  • Memperhatikan makanan yang Anda makan
  • Mempertahankan berat badan yang sehat
  • Hindari tekanan darah tinggi dan kolesterol
  • Hindari konsumsi alkohol
  • Memiliki gaya hidup sehat dengan sering berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok jika Anda seorang perokok aktif
  • Tidak melakukan berbagai kontak seksual yang berisiko
  • Menghindari adanya stres atau tekanan secara psikis
  • Tidak menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba
  • Menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan


Meskipun tidak semua disfungsi ereksi dapat diatasi, ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi dan mencegah impotensi. Jangan pernah menganggap keluhan tersebut tidak memiliki risiko bagi Anda jika keluhannya terus berlanjut dan terus dialami. Perawatan yang dilakukan tentu harus dilakukan dengan tenaga medis ahli dan juga berkompeten dalam bidangnya.

Perawatan untuk penyakit impotensi dapat mengubah hidup seseorang dan mempengaruhi harga diri seorang pria ketika dirinya memiliki keluhan tersebut. perawatan dengan pemberian obar oral serta terapi medis tertentu akan dsarankan oleh dokter Anda tergantung dengan kondisi keluhan Anda nantinya. Mencegah impotensi muncul dan berkembang dalam waktu yang lama tentu akan berpengaruh pada fungsi seksual organ reproduksi seorang pria.

Setiap tindakan perawatan juga menjadi bagian dari mencegah impotensi agar tidak mengembangkan bahayanya, serta tindakan tersebut juga berguna utnuk mengatasi gejala yang dirasakan dan bertujuan utnuk menyembuhkan keluhannya secara tuntas. Jangan biarkan keluhan impotensi atau disfungsi ereksi Anda berubah menjadi keluhan yang nantinya berisiko pada tingkat kesuburan hingga mengakibatkan infertilitas atau kemandulan.

Klinik Utama Gracia merupakan klinik khusus kesehatan organ genital yang menangani keluhan mengenai penyakit menular seksual (PMS), andrologi, ginekologi, dan juga keluhan genital lainnya. Klinik Utama Gracia menggunakan metode modern serta canggih pada setiap tindakan yang dilakukan. Sehingga untuk pengobatan diklinik kami tidak hanya menggobati keluhan secara fisik atau yang terlihat tetapi juga terfokus pada pengobatan untuk penyebabnya.

Segera lakukan pemeriksaan diklinik kami atau hubungi 081336361555 untuk berkonsultasi dengan dokter maupun tenaga medis ahli kami. Anda juga bisa menggunakan layanan konsultasi via chat online dengan cara klik gambar konsultasi yang sudah tersedia dihalaman ini.

Baca Juga :  Penyebab Impotensi Usia Muda Dan Cara Mengatasinya Disini


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sakit ketika kencing adalah gejala rasa sakit, ketidaknyamanan atau terasa terbakar ketika buang air kecil yang disebabkan oleh suatu bakteri yang menyerang saluran kemih. Gejala sakit ketika kencing lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua dibanding pada pria lebih muda. Rasa kencing yang menyakitkan dapat disebabkan oleh hal-hal yang berbeda termasuk :

• Infeksi di saluran kemih.
• Iritasi atau cedera pada area genital.
• Batu di saluran kemih.

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyebab tersering pada kencing yang menyakitkan. Rasa sakit ketika kencing bisa menjadi gejala yang menyedihkan, tapi sangat jarang dikatakan sebagai penyakit serius. Ada banyak kondisi yang berbeda yang dapat menyebabkan buang air kecil yang menyakitkan dan dalam banyak kasus yang dapat ditangani dengan mudah.

Baca Juga :  Inilah Bahaya Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Apa Penyebab Kencing Yang Menyakitkan?


Pada wanita, infeksi vagina juga dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil. Jika rasa sakit ada pada kulit diluar daerah vagina, maka rasa nyeri kemungkinan karena peradangan atau iritasi pada kulit. Pada pria, masalah yang terkait dengan prostat (seperti pembesaran prostat) biasanya menyebabkan rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.

Sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan kencing yang menyakitkan. Pada wanita, infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyebab umum kencing yang menyakitkan. Pada pria, urethritis dan kondisi prostat tertentu sering menyebabkan kencing yang menyakitkan. Kondisi medis dan faktor eksternal yang dapat menyebabkan sakit ketika kencing termasuk :

• Cystitis (peradangan kandung kemih).
• Penyakit menular seksual (PMS) seperti gonore (kencing nanah, klamidia, herpes kelamin).
• Penyempitan uretra.
• Urethritis (infeksi pada uretra).
• Infeksi saluran kemih (ISK).
• Vaginitis (bakterial vaginosis).
• Infeksi ragi (vagina).
• Batu kandung kemih.

 

Sakit Ketika Kencing Dan Gejala Lainnya

Kencing yang menyakitkan pada dasarnya adalah kondisi yang menyakitkan yang berhubungan dengan buang air kecil. Biasanya tidak ada rasa sakit akan tetapi hanya terjadi saat buang air kecil. Rasa sakit ini dapat berkisar dari rasa sakit ringan sampai berat, hingga sensasi seperti menyengat atau terbakar. Membuat urine sangat sulit untuk keluar. Rasa sakit biasanya dirasakan disekitar saluran kemih. Gejala lainnya bisa meliputi :
 
• Seperti terbakar atau menyengat saat kencing.
• Dorongan untuk buang air kecil yang lebih sering.
• Kencing yang berbau buruk, berdarah atau berubah warna.
• Demam atau kedinginan.
• Mual atau muntah.
• Nyeri punggung bawah atau perut yang terasa sakit.
 
Jika kencing yang menyakitkan tidak ditangani bisa mengancam kehidupan tergantung pada penyebabnya. Komplikasi termasuk gagal ginjal, septikemia, syok dan penyebaran kanker. Oleh karena itu segera konsultasikan dengan dokter agar mendapat penanganan dengan segera atau pemeriksaan awal. Jika gejala berlangsung selama 2 hari, terutama jika rasa sakit dikaitkan dengan gejala lain seperti urine berbau busuk, nanah atau adanya darah dalam urine (hematuria), mual, muntah, demam, nyeri di punggung bagian bawah dan sering panas dingin.

Diagnosis Sakit Ketika Kencing Yang Paling Tepat


Perawatan kesehatan yang akan meninjau riwayat terlebih dahulu yang akan mencakup pertanyaan mengenai kesehatan secara keseluruhan dan sebelumnya dari kondisi kencing yang menyakitkan seperti frekuensi kencing dan riwayat seksual. Tingkat pemeriksaan fisik akan sangat bergantung pada riwayat kesehatannya.

Pemeriksaan biasanya akan mencakup pemeriksaan perut dan seringkali pemeriksaan genitalia eksternal dan pemeriksaan ginekologi untuk wanita. Sampel urine dapat dilakukan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kencing yang menyakitkan. Tes dipstick dapat menunjukkan keberadaan bakteri dan darah. Sampel kemudian dianalisis di laboratorium dimana diperiksa dibawah mikroskop. Sampel urine dilakukan untuk melihat bakteri yang tumbuh.

Pengobatan Sakit Ketika Kencing Di Klinik Utama Gracia


Penyebab kencing yang menyakitkan yang paling umum adalah infeksi saluran kemih (ISK). Infeksi diobati dengan antibiotik. Berdasarkan dari infeksi saluran kemih (ISK) harus dilakukan pengobatan yang optimal. Jika menunjukkan adanya bakteri yang muncul secara resisten terhadap pengobatan awal, biasanya dokter akan mengubah cara perawatannya setelah mengetahui hasil kulturnya.

Jika penyebab kencing yang menyakitkan tidak menular, perawatan dapat berlanjut luntuk kondisi kencing yang menyakitkan. Anda tidak perlu khawatir dan bingung ketika ingin mencari tempat pengobatan yang tepat. Karena Klinik Utama Gracia adalah salah satu klinik terbaik yang menangani penyakit sakit ketika kencing.

Jadi kami sangat merekomendasikan Anda untuk mengatasi permasalahan tersebut di Klinik Utama Gracia. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555, atau jika Anda ada pertanyaan lain seputar penyakit sakit ketika kencing bisa menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga :  Cara Mengobati Infeksi Saluran Kencing Pada Orang Dewasa


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bagaimana Ejakulasi Dini Pada Remaja Terjadi?

Ejakulasi dini pada remaja atau diusia muda tentu merupakan hal yang tidak biasa, dimana seharusnya seseorang yang masih dalam usia remaja merupakan masa-masa produktif yang secara keseluruhan kondisinya tentu masih dalam keadaan yang baik. Tetapi bagaimana jika Anda memiliki keluhan ejakulasi dini pada usia remaja?

Ejakulasi dini adalah kondisi yang dialami oleh seorang pria dimana dirinya mencapai klimaks atau orgasme terlalu cepat dan tanpa kendali sebelum waktu yang diinginkannya. Kondisi ini juga termasuk dalam disfungsi seksual yang umum atau sering terjadi pada pria. ketika keluhan ejakulasi dini terjadi terlalu sering hingga menganggu kehidupan seksual Anda dan pasangan, maka itu menjadi sebuah masalah medis yang cukup serius khususnya jika terjadi pada usia-usia remaja.

Pada usia remaja, dimana Anda biasanya masih memiliki kondisi kesehatan dan sistem tubuh yang baik. seharusnya Anda bisa memiliki kualitas fungsi seksual yang lebih jika dibandingkan dengan orang yang usianya diatas Anda. namun tidak menutup kemungkinan jika Anda juga bisa dimungkinkan untuk memiliki disfungsi seksual seperti ejakulasi dini, ataupun masalah pada tingkat kualitas ereksi (disfungsi ereksi).

Hal ini dapat diartikan bahwa tidak hanya pria dengan usia dewasa yang bisa memiliki keluhan ejakulasi dini, namun keluhan ejakulasi dini pada remaja juga bisa terjadi. beberapa kondisi atau beberapa faktor tentu berperan aktif dalam munculnya kondisi keluhan tersebut ketika seorang remaja memiliki kondisi disfungsi seksual yang tidak biasa.

Apa Yang Menyebabkan Ejakulasi Dini Pada Remaja?


Penyebab keluhan ejakulasi dini biasanya dilihat dari 2 klasifikasi berikut, yaitu :

  • Ejakulasi dini primer

Ejakulasi dini primer terjadi sejak pertama kali melakukan kontak seksual atau menjadi aktif secara seksual. yang berarti bahwa keluhan ejakulasi dini ini selalu atau hampir selalu terjadi saat berhubungan seksual.

  • Ejakulasi dini sekunder

Ejakulasi dini sekunder terjadi disaat sebelumnya Anda tidak memiliki riwayat ejakulasi dini. Dengan kata lain, Anda mendapatkan keluhan ejakulasi dini secara tiba-tiba setelah sebelumnya Anda memiliki ejakulasi yang normal.

Seorang pria dianggap memiliki keluhan disfungsi seksual yang mengarah pada ejakulasi dini apabila ejakulasinya terjadi kurang dari atau dibawah 5 menit. Ini berlaku saat Anda melakukan hubungan seksual yang sesungguhnya dengan seorang wanita, dan tidak berlaku sebagai acuan ketika Anda melakukan onani atau masturbasi.

jika dilihat, serotonin merupakan zat kimia dalam otak yang berguna untuk mengendalikan proses ejakulasi ketika seseorang melakukan aktifitas seksual. pada masa remaja tentu produksi untuk zat kimia tersebut akan mengalami peningkatan dan berpengaruh pada emosi, hasrat dan juga keinginan yang diwujudkan dalam beberapa sikap.

Hal inilah yang menjadikan seorang remaja untuk memulai kegiatan seksualnya, misalnya sering merasakan rangsangan atau terdorong untuk melakukan onani dengan melihat maupun membayangkan aktifitas seksual. apabila kadar serotoni terlalu berlebih atau mungkin tidak bekerja dengan baik maka ini dapat mengakibatkan munculnya keluhan ejakulasi dini.

Selain itu penyebab ejakulasi dini pada remaja juga bisa terjadi secara psikologis, berupa pengalaman aktifitas seksual pertama yang membentuk pola traumatis dan tidak dapat dihilangkan. mendapatkan tekanan atau kegelisahan untuk segera mencapai klimaks, maupun rasa bersalah yang timbul dan meningkatkan kecenderungan agar segera menyelesaikan kontak seksualnya.

Mengatasi Keluhan Ejakulasi Dini Pada Remaja


Mengetahui secara pasti penyebab keluhan ejakulasi dini pada remaja, apakah disebabkan oleh faktor biologis atau faktor psikologis yang mendasari munculnya keluhan tentu akan sangat diperlukan. Ini digunakan untuk mengatasi atau menangani keluhan agar sesuai dengan usia, tingkat keparahan, gejala yang ditimbulkan, dampak yang dihasilkan dari keluhan terhadap tubuh dalam jangka panjang.

Untuk mengatasi keluhan ejakulasi dini pada remaja tentu akan diperlukan pemeriksaan dan perawatan secara intensif, atau berbeda penanganannya jika keluhan terjadi pada pria yang sudah dewasa. Pemeriksaan mungkin bisa meliputi keseluruhan dari riwayat hingga kondisi kesehatannya secara total, ini mungkin akan mencakup dengan tingkat hormonal, masalah kesehatan (kerusakan saraf, kadar zat kimia dalam otak yang abnormal, masalah tiroid dan lainnya).

serta adanya kemungkinan kondisi yang diwariskan atau didapat secara genetik dan juga kelainan bawaan yang didapat sejak awal kelahirannya. Setiap remaja tentu akan mengalami masa dimana rasa keingin tahuannya meningkat dan dimana proses perkembangan dari seluruh sistem didalam tubuhkan mulai mengalami perubahan termasuk juga dengan sistem reproduksinya.

Jika terjadi sebuah kondisi lain yang menjadikannya sebagai masalah atau gangguan kesehatan yang berarti, maka penting bagi Anda untuk sesegera mungkin melakukan pemeriksaan dengan dokter ahli atau klinik yang menangani masalah kesehatan organ reproduksi secara khusus. Lakukan pemeriksaan dan perawatan yang tepat, agar keluhan Anda tidak menimbulkan efek jangka panjang.

Klinik Utama Gracia adalah klinik khusus kesehatan organ genital yang menangani keluhan mengenai penyakit menular seksual (PMS), andrologi, ginekologi, dan juga keluhan genital lainnya. Untuk keluhan ejakulasi dini pada remaja, Klinik Utama Gracia merupakan klinik yang menggunakan metode modern serta canggih pada setiap tindakan yang dilakukan. Sehingga untuk pengobatan diklinik kami tidak hanya menggobati keluhan secara fisik tetapi juga terfokus pada pengobatan untuk penyebabnya.

Keluhan yang masuk dalam tahap serius tentu akan membutuhkan waktu pengobatan dan juga pemulihan lebih lama jika dibandingkan dengan keluhan yang diketahui dalam tahap awal. Segera lakukan pemeriksaan diklinik kami atau hubungi 081336361555 untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis ahli kami. Atau Anda bisa menggunakan layanan konsultasi chat online dengan klik gambar dibawah ini.

Baca Juga :  3 Tanda Dan Gejala Impotensi Pada Pria Muda


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi usia muda adalah masalah umum pada setiap pria dan ditandai oleh ketidakmampuan yang konsisten untuk mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual atau ketidakmampuan untuk mencapai ejakulasi atau keduanya. Impotensi usia muda bisa sangat bervariasi.

Pada kebanyakan pria terkadang mengalami kesulitan dengan penisnya agar bisa menjadi keras atau tetap kuat. Impotensi hanya dianggap sebagai kekhawatiran jika kinerja seksual yang memuaskan tidak mungkin dilakukan dalam beberapa kesempatan untuk beberapa waktu. Faktanya mengenai impotensi diantaranya :

• Impotensi didefinisikan sebagai kesulitan yang terus menerus mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seks.

• Penyebabnya biasanya dari kondisi medis akan tetapi bisa juga bersifat psikologis.

• Penyebab organik biasanya adalah hasil dari kondisi medis yang mendasari mempengaruhi pembuluh darah atau saraf yang memasok penis.

• Penggunaan obat-obatan terlarang, penggunaan alkohol yang berlebihan maka dapat menyebabkan impotensi.

Baca Juga :  Apakah Impotensi Bisa Disembuhkan Secara Total?

Berbagai Penyebab Impotensi Usia Muda


Apa yang menyebabkan impotensi usia muda, penyebabnya meliputi :

• Penyakit diabetes (kencing manis atau gula darah tinggi).
• Hipertensi (tekanan darah tinggi).
• Atherosclerosis (pengerasan arteri).
• Stress, kecemasan atau depresi.
• Penggunaan alkohol dan tembakau (merokok) yang berlebihan.
• Mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter seperti anti depresan, obat-obatan nyeri dan obat-obatan untuk tekanan darah tinggi.
• Kelelahan.
• Cedera otak atau sumsum tulang belakang.


Jika Anda tidak dapat menjaga gula darah atau tekanan darah yang tidak terkendali maka Anda akan mendapatkan impotensi. Terkadang hormon Anda tidak seimbang dan dapat menyebabkan impotensi. Untuk pemeriksaan masalah hormon dengan melalui tes darah jika obat-obatan hanya akan menyebabkan impotensi.

Meminum terlalu banyak alkohol dan merokok serta menyalahgunakan obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan impotensi. Masalah dalam hubungan dengan pasangan seksual juga dapat menyebabkan impotensi. Memperbaiki hubungan dapat membantu dalam setiap kehidupan seks. Dan memutuskan untuk mencari perawatan yang tepat, kemungkinan akan menjadi cara yang paling efektif. Pasangan yang dapat menyenangkan pasangannya satu sama lain dapat mengurangi kecemasan tentang ereksi. Perasaan yang dapat menyebabkan impotensi meliputi :

• Merasa gugup mengenai seks dan kemungkinan karena pengalaman yang buruk atau karena kondisi penyakit impotensi sebelumnya.
• Merasa stress termasuk stress dari pekerjaan atau situasi keluarga.
• Kesulitan dalam masalah hubungan dengan pasangan seks nya.
• Merasa depresi.
• Merasa begitu sadar diri sehingga tidak bisa menikmati seks nya.
• Berpikir bahwa pasangan bereaksi negatif terhadap Anda (tidak percaya diri).

Gejala Impotensi Yang Paling Umum

Pria kemungkinan tidak selalu berhasil mencapai ereksi dan jika sangat jarang terjadi maka itu dianggap sebagai masalah medis. Namun impotensi tidak hanya mengacu pada ketidakmampuan untuk mencapai agar penis bisa ereksi. Gejalanya juga bisa termasuk berjuang untuk mempertahankan ereksi cukup lama untuk menyelesaikan hubungan atau ketidakmampuan untuk ejakulasi.
 
Gejalanya bisa juga dari emosional seperti adanya rasa malu, kecemasan dan berkurangnya minat dalam berhubungan seksual. Seorang pria dianggap mengalami impotensi ketika gejala-gejalanya terjadi secara teratur.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Impotensi Pada Pria?


Impotensi usia muda biasanya mudah untuk didiagnosis. Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter. Dan dokter akan memastikan bahwa kondisi yang Anda alami bukan tanda masalah kesehatan lainnya. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan melakukan pengujian atau tes sampel darah dan urine untuk penyakit dan gangguan. Tes lain kemungkinan juga diperlukan. Dan dapat ditentukan tes mana yang tepat untuk kondisi Anda.

Cara Mengatasi Impotensi Usia Muda


Perawatan untuk impotensi usia muda tergantung pada apa yang menyebabkannya. Setelah dilakukan pemeriksaan untuk masalah medis dan obat-obatan yang kemungkinan menyebabkan impotensi usia muda maka dapat direkomendasikan obat-obatan untuk mengatasi kondisi tersebut dan untuk mempertahankan ereksi. Tidak semua orang bisa menggunakan obat-obatan ini. Harus sesuai dengan resep dokter, karena setiap manusia berbeda-beda kadar yang ada didalam tubuhnya. Namun ada beberapa pilihan perawatan bedah, diantaranya :

• Implan penis, ini adalah pilihan terakhir yang diperuntukkan bagi pria yang belum berhasil dengan perawatan obat-obatan dan pilihan non invasif lainnya.

• Pembedahan vaskular atau pilihan bedah lain untuk beberapa pria yang mencoba memperbaiki beberapa penyebab pembuluh darah dari impotensi.

Pembedahan adalah pilihan terakhir dan hanya akan digunakan dalam kasus yang paling ekstrim, waktu pemulihannya bervariasi akan tetapi tingkat keberhasilannya tinggi. Kami sangat merekomendasikan jika Anda ingin melakukan perawatan. Anda bisa datang untuk melakukan perawatan di Klinik Utama Gracia.

Karena sudah banyak pasien yang melakukan perawatan di Klinik Utama Gracia dan hasilnya memuaskan. Klinik Utama Gracia adalah salah satu klinik spesialis andrologi terbaik di Jakarta. Segera hubungi kami di nomor 081336361555 dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar impotensi, Anda dapat menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga :  Cara Atasi Ejakulasi Dini Dengan Mudah


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tidak banyak pria yang mengetahui penyebab dan gejala impotensi. Kondisi seperti ini yang menyebabkan banyak pria tidak menyadari bahwa mereka memiliki resiko untuk menderita impotensi. Sudah saatnya, Anda mengetahui apa saja tanda seorang pria menderita impotensi.

Impotensi adalah sebuah gangguan seksual yang terjadi pada pria terkadang dikenal dengan sebutan disfungsi ereksi. Kondisi ini ditandai dengan sulitnya seorang pria untuk memulai ataupun mempertahakan ereksi penis ketika berhubungan seksual.

Banyak masyarakat yang berpikir bahwa impotensi adalah kondisi dimana seorang pria mengalami infertilitas. Padahal, kondisi ini bisa terjadi dan bisa tidak, karena tidak semua pria dengan impotensi akan mengalami ketidaksuburuan.

Seberapa Umumkah Impotensi Terjadi?


Umumnya, gangguan seksual ini sering di alami oleh pria di atas 40 tahun. Namun, saat ini banyak pria dengan usia lebih muda berisiko tinggi untuk mengalami gangguan seksual impotensi. Pada pria usia lanjut, kondisi ini akan dipengaruhi oleh penyakit yang mungkin mereka derita.

Sementara itu, pria dengan usia lebih muda memiliki risiko yang sangat tinggi untuk menderita impotensi disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Sehingga, menyebabkan mereka sangat rentan untuk menderita gangguan seks jenis apapun.

Apa yang Menyebabkan Pria Mengalami Impotensi?


Umumnya, pria dengan usia lebih lanjut mengalami impotensi disebabkan oleh masalah kesehatan. Berbeda dengan itu, pria muda sering mengalami gangguan seksual dan salah satunya yang umum terjadi, yaitu impotensi pada pria muda. Berikut ini penyebab dan faktor yang meningkatkan pria muda menderita impotensi, di antaranya:

Depresi, pria dengan usia lebih muda memang sering bermasalah dengan psikisnya. Kondisi psikis sangat berpengaruh pada fungsi seksual, sehingga jika terganggu terutama saat mengalami depresi akan menganggu fungsi seksual dan menyebabkan banyak gangguan seks.

Selain itu, pria muda sangat mudah mengalami stress hingga mempengaruhi gairah seksua. Tidak sedikit pria yang mengalami stress akibat masalah yang mungkin sedang mereka derita akan mengakibatkan terganggunga fungsi seksual.

Gaya Hidup Buruk, seperti yang kita ketahui bahwa pria muda memiliki gaya hidup yang sangat buruk. Mulai dari olahraga yang tidak teratur hingga mengkonsumsi alkohol dan merokok dalam jumlah yang banyak akan menyebabkan banyak gangguan yang mempengaruhi fungsi seksualnya.

Zat yang terkandung pada rokok ataupun alkohol, jika di konsumsi dalam jumlah yang berlebihan akan menyebabkan terganggunya sistem aliran darah yang menuju area Mr P, sehingga menyebabkan pria sulit untuk memulai ereksi ataupun mempertahankannya.

Tanpa disadari, sebenarnya pria muda memiliki faktor yang meningkatkan mereka untuk menderita impotensi. Namun, banyak yang tidak menyadari hal ini dan mereka tidak mengetahui setiap gejala impotensi, sehingga mereka berpikir bahwa kondisi seksualnya tidak mengalami masalah apapun.

Lalu, Apa Saja Tanda Dan Gejala Impotensi?

Setelah Anda mengetahui faktor yang meningkatkan Anda menderita impotensi. Ada baiknya, untuk mengetahui 3 tanda dan gejala impotensi yang mungkin sedang Anda alami, di antaranya:

1. Kesulitan Memulai Ereksi

Ketika berhubungan seksual, biasanya pria akan mengalami ereksi sebelum melakukan penetrasi. Namun, pria yang menderita impotensi akan ditandai dengan kesulitan untuk memulai ereksi penis. Pria, tidak memiliki tenaga untuk memulai ereksi penisnya.
 
Hal ini menjadi salah satu gejala impotensi yang dapat terjadi pada pria muda dan pria dengan usia lebih lanjut. Mr P, tidak dapat berdiri dengan tegak meskipun sudah mendapatkan rangsangan seksual yang maksimal dan tentunya ini sangat menyiksa pria.

2. Kesulitan Untuk Mempertahankan Ereksi

Beberapa kasus gejala impotensi pada pria akan ditandai dengan ketidakmampuan pria untuk mempertahankan ereksi penisnya. Biasanya, pria dapat memulai ereksi ketika ingin melakukan penetrasi, namun yang jadi masalah adalah pria kesulitan untuk mempertahankan ereksinya.
 
Saat, pria mampu untuk memulai ereksi pada Mr P, tetapi hal ini tidak berlangsung lama dan hanya bertahan beberapa detik. Kondisi seperti ini menjadi salah satu gejala impotensi yang dapat terjadi pada pria.

3. Menurunnya Gairah Seksual

Selanjutnya, pria yang menderita impotensi akan ditandai dengan penurunan gairah seks. Ketika, pria merasa kesulitan untuk memulai dan mempertahankan ereksinya, maka tidak sedikit pria yang merasa cemas dan tidak mampu untuk memuaskan pasangan seksnya.
 
Hal ini yang menyebabkan pria untuk takut dan tidak ingin melakukan hubungan seks. Pria yang menderita impotensi juga tidak ingin berhubungan seks dan selalu menghindari topik pembicaraan yang berkaitakan dengan seks. Ini termasuk salah satu gejala impotensi yang terjadi pada pria muda.
 
Tidak hanya itu, pria yang menderita impotensi juga akan kehilangan ereksi di pagi hari. Jika, pada pria yang tidak menderita impotensi, biasanya akan mengalami ereksi pada pagi hari saat mereka bangun tidur. Kondisi ini tidak terjadi pada pria yang menderita impotensi.

Cegah Impotensi Sebelum Terlambat


Selain tidak mampu memuaskan pasangan ketika berhubungan seks. Pria yang menderita impotensi juga berisiko untuk mengalami gangguan seksual jenis lain, seperti ejakulasi dini. Ketika seorang pria menderita impotensi dan tidak melakukan penanganan apapun, lalu mengalami ejakulasi dini.

Maka, dapat dipastikan bahwa pria tersebut akan sangat tidak percaya diri ketika melakukan hubungan seks. Pria yang menderita impotensi dan ejakulasi dini sangat rentan untuk mengalami infertilitas (ketidaksuburan). Maka, segera kenali setiap gejala impotensi dan lakukan pemeriksaan dengan dokter andrologi ataupun pakar seks untuk mendapatkan tindakan pengobatan yang berguna untuk mencegah impotensi menjadi komplikasi berbahaya bagi fungsi seksual Anda.

Jika Anda mengalami gejala impotensi dan membutuhkan penanganan dari dokter, maka segera hubungi Klinik Utama Gracia di 081336361555. Kami memiliki dokter ahli andrologi yang sudah banyak membantu pria penderita impotensi terbebas dari gangguan seks yang mereka alami.

Nah, jika Anda membutuhkan informasi lainnya silahkan melakukan konsultasi dengan tim medis kami melalui layanan KONSULTASI ONLINE dibawah ini ataupun mengunjungi Klinik Utama Gracia.

Baca Juga :  Apa Itu Impotensi? Dan Bagaimana Cara Mengatasi Impotensi

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.