User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi usia muda adalah masalah umum pada setiap pria dan ditandai oleh ketidakmampuan yang konsisten untuk mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual atau ketidakmampuan untuk mencapai ejakulasi atau keduanya. Impotensi usia muda bisa sangat bervariasi.

Pada kebanyakan pria terkadang mengalami kesulitan dengan penisnya agar bisa menjadi keras atau tetap kuat. Impotensi hanya dianggap sebagai kekhawatiran jika kinerja seksual yang memuaskan tidak mungkin dilakukan dalam beberapa kesempatan untuk beberapa waktu. Faktanya mengenai impotensi diantaranya :

• Impotensi didefinisikan sebagai kesulitan yang terus menerus mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seks.

• Penyebabnya biasanya dari kondisi medis akan tetapi bisa juga bersifat psikologis.

• Penyebab organik biasanya adalah hasil dari kondisi medis yang mendasari mempengaruhi pembuluh darah atau saraf yang memasok penis.

• Penggunaan obat-obatan terlarang, penggunaan alkohol yang berlebihan maka dapat menyebabkan impotensi.

Baca Juga :  Apakah Impotensi Bisa Disembuhkan Secara Total?

Berbagai Penyebab Impotensi Usia Muda


Apa yang menyebabkan impotensi usia muda, penyebabnya meliputi :

• Penyakit diabetes (kencing manis atau gula darah tinggi).
• Hipertensi (tekanan darah tinggi).
• Atherosclerosis (pengerasan arteri).
• Stress, kecemasan atau depresi.
• Penggunaan alkohol dan tembakau (merokok) yang berlebihan.
• Mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter seperti anti depresan, obat-obatan nyeri dan obat-obatan untuk tekanan darah tinggi.
• Kelelahan.
• Cedera otak atau sumsum tulang belakang.


Jika Anda tidak dapat menjaga gula darah atau tekanan darah yang tidak terkendali maka Anda akan mendapatkan impotensi. Terkadang hormon Anda tidak seimbang dan dapat menyebabkan impotensi. Untuk pemeriksaan masalah hormon dengan melalui tes darah jika obat-obatan hanya akan menyebabkan impotensi.

Meminum terlalu banyak alkohol dan merokok serta menyalahgunakan obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan impotensi. Masalah dalam hubungan dengan pasangan seksual juga dapat menyebabkan impotensi. Memperbaiki hubungan dapat membantu dalam setiap kehidupan seks. Dan memutuskan untuk mencari perawatan yang tepat, kemungkinan akan menjadi cara yang paling efektif. Pasangan yang dapat menyenangkan pasangannya satu sama lain dapat mengurangi kecemasan tentang ereksi. Perasaan yang dapat menyebabkan impotensi meliputi :

• Merasa gugup mengenai seks dan kemungkinan karena pengalaman yang buruk atau karena kondisi penyakit impotensi sebelumnya.
• Merasa stress termasuk stress dari pekerjaan atau situasi keluarga.
• Kesulitan dalam masalah hubungan dengan pasangan seks nya.
• Merasa depresi.
• Merasa begitu sadar diri sehingga tidak bisa menikmati seks nya.
• Berpikir bahwa pasangan bereaksi negatif terhadap Anda (tidak percaya diri).

Gejala Impotensi Yang Paling Umum

Pria kemungkinan tidak selalu berhasil mencapai ereksi dan jika sangat jarang terjadi maka itu dianggap sebagai masalah medis. Namun impotensi tidak hanya mengacu pada ketidakmampuan untuk mencapai agar penis bisa ereksi. Gejalanya juga bisa termasuk berjuang untuk mempertahankan ereksi cukup lama untuk menyelesaikan hubungan atau ketidakmampuan untuk ejakulasi.
 
Gejalanya bisa juga dari emosional seperti adanya rasa malu, kecemasan dan berkurangnya minat dalam berhubungan seksual. Seorang pria dianggap mengalami impotensi ketika gejala-gejalanya terjadi secara teratur.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Impotensi Pada Pria?


Impotensi usia muda biasanya mudah untuk didiagnosis. Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter. Dan dokter akan memastikan bahwa kondisi yang Anda alami bukan tanda masalah kesehatan lainnya. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan melakukan pengujian atau tes sampel darah dan urine untuk penyakit dan gangguan. Tes lain kemungkinan juga diperlukan. Dan dapat ditentukan tes mana yang tepat untuk kondisi Anda.

Cara Mengatasi Impotensi Usia Muda


Perawatan untuk impotensi usia muda tergantung pada apa yang menyebabkannya. Setelah dilakukan pemeriksaan untuk masalah medis dan obat-obatan yang kemungkinan menyebabkan impotensi usia muda maka dapat direkomendasikan obat-obatan untuk mengatasi kondisi tersebut dan untuk mempertahankan ereksi. Tidak semua orang bisa menggunakan obat-obatan ini. Harus sesuai dengan resep dokter, karena setiap manusia berbeda-beda kadar yang ada didalam tubuhnya. Namun ada beberapa pilihan perawatan bedah, diantaranya :

• Implan penis, ini adalah pilihan terakhir yang diperuntukkan bagi pria yang belum berhasil dengan perawatan obat-obatan dan pilihan non invasif lainnya.

• Pembedahan vaskular atau pilihan bedah lain untuk beberapa pria yang mencoba memperbaiki beberapa penyebab pembuluh darah dari impotensi.

Pembedahan adalah pilihan terakhir dan hanya akan digunakan dalam kasus yang paling ekstrim, waktu pemulihannya bervariasi akan tetapi tingkat keberhasilannya tinggi. Kami sangat merekomendasikan jika Anda ingin melakukan perawatan. Anda bisa datang untuk melakukan perawatan di Klinik Utama Gracia.

Karena sudah banyak pasien yang melakukan perawatan di Klinik Utama Gracia dan hasilnya memuaskan. Klinik Utama Gracia adalah salah satu klinik spesialis andrologi terbaik di Jakarta. Segera hubungi kami di nomor 081336361555 dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar impotensi, Anda dapat menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga :  Cara Atasi Ejakulasi Dini Dengan Mudah


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tidak banyak pria yang mengetahui penyebab dan gejala impotensi. Kondisi seperti ini yang menyebabkan banyak pria tidak menyadari bahwa mereka memiliki resiko untuk menderita impotensi. Sudah saatnya, Anda mengetahui apa saja tanda seorang pria menderita impotensi.

Impotensi adalah sebuah gangguan seksual yang terjadi pada pria terkadang dikenal dengan sebutan disfungsi ereksi. Kondisi ini ditandai dengan sulitnya seorang pria untuk memulai ataupun mempertahakan ereksi penis ketika berhubungan seksual.

Banyak masyarakat yang berpikir bahwa impotensi adalah kondisi dimana seorang pria mengalami infertilitas. Padahal, kondisi ini bisa terjadi dan bisa tidak, karena tidak semua pria dengan impotensi akan mengalami ketidaksuburuan.

Seberapa Umumkah Impotensi Terjadi?


Umumnya, gangguan seksual ini sering di alami oleh pria di atas 40 tahun. Namun, saat ini banyak pria dengan usia lebih muda berisiko tinggi untuk mengalami gangguan seksual impotensi. Pada pria usia lanjut, kondisi ini akan dipengaruhi oleh penyakit yang mungkin mereka derita.

Sementara itu, pria dengan usia lebih muda memiliki risiko yang sangat tinggi untuk menderita impotensi disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Sehingga, menyebabkan mereka sangat rentan untuk menderita gangguan seks jenis apapun.

Apa yang Menyebabkan Pria Mengalami Impotensi?


Umumnya, pria dengan usia lebih lanjut mengalami impotensi disebabkan oleh masalah kesehatan. Berbeda dengan itu, pria muda sering mengalami gangguan seksual dan salah satunya yang umum terjadi, yaitu impotensi pada pria muda. Berikut ini penyebab dan faktor yang meningkatkan pria muda menderita impotensi, di antaranya:

Depresi, pria dengan usia lebih muda memang sering bermasalah dengan psikisnya. Kondisi psikis sangat berpengaruh pada fungsi seksual, sehingga jika terganggu terutama saat mengalami depresi akan menganggu fungsi seksual dan menyebabkan banyak gangguan seks.

Selain itu, pria muda sangat mudah mengalami stress hingga mempengaruhi gairah seksua. Tidak sedikit pria yang mengalami stress akibat masalah yang mungkin sedang mereka derita akan mengakibatkan terganggunga fungsi seksual.

Gaya Hidup Buruk, seperti yang kita ketahui bahwa pria muda memiliki gaya hidup yang sangat buruk. Mulai dari olahraga yang tidak teratur hingga mengkonsumsi alkohol dan merokok dalam jumlah yang banyak akan menyebabkan banyak gangguan yang mempengaruhi fungsi seksualnya.

Zat yang terkandung pada rokok ataupun alkohol, jika di konsumsi dalam jumlah yang berlebihan akan menyebabkan terganggunya sistem aliran darah yang menuju area Mr P, sehingga menyebabkan pria sulit untuk memulai ereksi ataupun mempertahankannya.

Tanpa disadari, sebenarnya pria muda memiliki faktor yang meningkatkan mereka untuk menderita impotensi. Namun, banyak yang tidak menyadari hal ini dan mereka tidak mengetahui setiap gejala impotensi, sehingga mereka berpikir bahwa kondisi seksualnya tidak mengalami masalah apapun.

Lalu, Apa Saja Tanda Dan Gejala Impotensi?

Setelah Anda mengetahui faktor yang meningkatkan Anda menderita impotensi. Ada baiknya, untuk mengetahui 3 tanda dan gejala impotensi yang mungkin sedang Anda alami, di antaranya:

1. Kesulitan Memulai Ereksi

Ketika berhubungan seksual, biasanya pria akan mengalami ereksi sebelum melakukan penetrasi. Namun, pria yang menderita impotensi akan ditandai dengan kesulitan untuk memulai ereksi penis. Pria, tidak memiliki tenaga untuk memulai ereksi penisnya.
 
Hal ini menjadi salah satu gejala impotensi yang dapat terjadi pada pria muda dan pria dengan usia lebih lanjut. Mr P, tidak dapat berdiri dengan tegak meskipun sudah mendapatkan rangsangan seksual yang maksimal dan tentunya ini sangat menyiksa pria.

2. Kesulitan Untuk Mempertahankan Ereksi

Beberapa kasus gejala impotensi pada pria akan ditandai dengan ketidakmampuan pria untuk mempertahankan ereksi penisnya. Biasanya, pria dapat memulai ereksi ketika ingin melakukan penetrasi, namun yang jadi masalah adalah pria kesulitan untuk mempertahankan ereksinya.
 
Saat, pria mampu untuk memulai ereksi pada Mr P, tetapi hal ini tidak berlangsung lama dan hanya bertahan beberapa detik. Kondisi seperti ini menjadi salah satu gejala impotensi yang dapat terjadi pada pria.

3. Menurunnya Gairah Seksual

Selanjutnya, pria yang menderita impotensi akan ditandai dengan penurunan gairah seks. Ketika, pria merasa kesulitan untuk memulai dan mempertahankan ereksinya, maka tidak sedikit pria yang merasa cemas dan tidak mampu untuk memuaskan pasangan seksnya.
 
Hal ini yang menyebabkan pria untuk takut dan tidak ingin melakukan hubungan seks. Pria yang menderita impotensi juga tidak ingin berhubungan seks dan selalu menghindari topik pembicaraan yang berkaitakan dengan seks. Ini termasuk salah satu gejala impotensi yang terjadi pada pria muda.
 
Tidak hanya itu, pria yang menderita impotensi juga akan kehilangan ereksi di pagi hari. Jika, pada pria yang tidak menderita impotensi, biasanya akan mengalami ereksi pada pagi hari saat mereka bangun tidur. Kondisi ini tidak terjadi pada pria yang menderita impotensi.

Cegah Impotensi Sebelum Terlambat


Selain tidak mampu memuaskan pasangan ketika berhubungan seks. Pria yang menderita impotensi juga berisiko untuk mengalami gangguan seksual jenis lain, seperti ejakulasi dini. Ketika seorang pria menderita impotensi dan tidak melakukan penanganan apapun, lalu mengalami ejakulasi dini.

Maka, dapat dipastikan bahwa pria tersebut akan sangat tidak percaya diri ketika melakukan hubungan seks. Pria yang menderita impotensi dan ejakulasi dini sangat rentan untuk mengalami infertilitas (ketidaksuburan). Maka, segera kenali setiap gejala impotensi dan lakukan pemeriksaan dengan dokter andrologi ataupun pakar seks untuk mendapatkan tindakan pengobatan yang berguna untuk mencegah impotensi menjadi komplikasi berbahaya bagi fungsi seksual Anda.

Jika Anda mengalami gejala impotensi dan membutuhkan penanganan dari dokter, maka segera hubungi Klinik Utama Gracia di 081336361555. Kami memiliki dokter ahli andrologi yang sudah banyak membantu pria penderita impotensi terbebas dari gangguan seks yang mereka alami.

Nah, jika Anda membutuhkan informasi lainnya silahkan melakukan konsultasi dengan tim medis kami melalui layanan KONSULTASI ONLINE dibawah ini ataupun mengunjungi Klinik Utama Gracia.

Baca Juga :  Apa Itu Impotensi? Dan Bagaimana Cara Mengatasi Impotensi

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ada berbagai macam faktor yang bisa menyebabkan pria menderita prostat. Tetapi, masih banyak pria yang tidak mengetahui gejala penyakit prostat. Sehingga, banyak pria yang mengalami komplikasi akibat tidak dilakukan penanganan dengan tepat untuk mengatasi penyakit prostat pada pria.

 

Penyakit Prostat (Prostatitis)


Prostat merupakan kelenjar yang terdapat di bawah kandung kemih yang mengelilingi saluran kencing pria dan menjadi salah satu bagian dari sistem reproduksi. Ini merupakan bagian sistem reproduksi yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan untuk sperma.

Ada berbagai macam penyakit yang dapat menyerang prostat salah satunya adalah prostatitis (penyakit prostat). Banyak pria yang tidak mengetahui, bahwa prostatitis merupakan kondisi yang harus diwaspadai dan dapat membahayakan kesehatan sistem reproduksi pria.

Prostatitis adalah sebuah peradangan (inflamasi) yang terjadi pada kelenjar prostat. Awalnya, kelenjar prostat memiliki ukuran yang sangat kecil dan ketika terjadi infeksi, maka ukuran kelenjar prostat akan menjadi semakin membesar yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada area tersebut.

Ada banyak penyebab yang bisa meningkatkan pria untuk mengalami peradangan ini. Kebanyakan kasus yang terjadi, prostatitis dapat di alami oleh pria dari berbagai macam usia.

Ada berbagai jenis infeksi yang dapat menyerang prostat. Berikut ini, 4 jenis infeksi yang dapat menyerang kelenjar prostat, di antaranya:

1. Prostatitis Bakteri Akut
2. Prostatitis Bakteri Kronis
3. Prostatitis Bakteri Non-Bakteri

Sebaiknya, Anda segera melakukan pemeriksaan dengan untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan gejala penyakit prostat yang Anda alami dan jenis infeksi prostat yang menyerang Anda.

 

Penyebab Penyakit Prostat Pada Pria

 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan pria mengalami gangguan ini. Biasanya, penyebab prostatitis pada pria tergantung dari jenisnya. Biasanya, prostatitis sering terjadi disebabkan oleh infeksi bakteri escherichia coli (E. Coli).

Beberapa kondisi lain yang bisa menyebabkan pria menderita prostatitis dapat terjadi akibat adanya penyakit tertentu atau gangguan lain yang menyerang pria, diantaranya:

Sistem Imun Yang Melemah, pria di atas usia 40 tahun rentan untuk mengalami infeksi akibat sistem imunitasi yang melemah. Dan kondisi seperti ini sangat mudah untuk menyebabkan pria menderita prostatitis ataupun gangguan lainnya.

Pola Hidup Tidak Sehat, banyak pria yang tidak memperhatikan pola hidupnya dengan membiasakan diri merokok, mengkonsumsi alkohol, dan kurang melakukan aktivitas fisik seperti olaharaga bisa menjadi penyebab pria menderita gangguan ini.

Kelebihan Berat Badan, pria yang menderita obesitat akan menyebabkan sistem aliran darah menjadi tidak lancar. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan banyak masalah dan salah satunya gangguan prostatitis yang menyerang kelenjar prostat.

Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan pria menderita prostatitis bisa terjadi akibat faktor genetik yang diturunkan oleh anggota keluarga Anda. Selain itu, pria yang menderita penyakit kelamin kencing nanah bisa menjadi penyebab Anda terserang prostatitis.

Kondisi ini terjadi, akibat komplikasi yang terjadi pada penyakit kencing nanah, sehingga menyebabkan bakteri berkembang dan menginfeksi kelenjar prostat yang mengakibatkan Anda mengalami peradangan pada kelenjar prostat.

Lalu, Apa Saja Gejala Penyakit Prostat yang Dapat Diketahui?

Penyakit prostat dapat dialami oleh pria dari segala usia dan banyak faktor yang bisa menyebabkan kondisi ini menjadi semakin rentan pada pria. Namun, tidak banyak dari pria yang menderita penyakit ini mengetahui setiap gejala penyakit prostat dan sebaiknya Anda setiap gejala penyakit prostat, di antaranya:

1. Sering Buang Air Kecil

Gejala penyakit prostat yang sangat umum adalah keinginan buang air kecil yang meningkat. Biasanya, pria yang menderita prostatitis akan ditandai dengan rasa ingin buang air kecil yang semakin besar dan kondisi ini lebih sering terjadi pada malam hari.

2. Sulit Buang Air Kecil

Pria yang menderita prostatitis akan mengalami kesulitan ketika ingin buang air kecil. Ciri ciri pria yang menderita prostatitis akan ditandai dengan keinginan buang air kecil yang meningkat, namun saat ingin buang air kecil, pria akan mengalami kesulitan untuk mengeluarkan urin.

3. Sakit Pada Perut Bagian Bawah

Ketika ingin buang air kecil, pria akan merasakan sakit pada perut bagian bawah. Kondisi ini disebabkan oleh kelenjar prostat yang sudah semakin membesar dan menyebabkan pria sulit untuk buang air kecil dan disertai dengan rasa sakit ketika ingin buang air kecil.

4. Urin Bercampur Darah

Gejala penyakit prostat pada pria akan ditandai dengan air kencing yang bercampur dengan darah. Beberapa pria yang menderita prostatitis ketika buang air kencing akan mengalami urin yang bercampur darah. Kondisi ini biasanya menjadi tanda bahwa infeksi sudah berkembang dan menyebabkan komplikasi yang bisa membahayakan kesehatan pria.
 
Selain itu, gejala penyakit prostat pada pria akan ditandai dengan buang air kecil yang tidak tuntas. Sebaiknya, Anda melakukan pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk masalah ini dan jangan pernah mengabaikan gejala penyakit prostat yang mungkin Anda alami.

Apakah Prostat Dapat Di Obati?

Untuk melakukan pengobatan prostat, harus dilakukan sejak awal mengalami gejala. Diagnosa harus dilakukan oleh dokter sejak awal Anda mengalami gejala, sebelum kondisi ini semakin bertambah parah, dokter akan memberikan Anda beberapa penanganan yang sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahan penyakit yang Anda derita.
 
Ketika, penanganan dilakukan pada awal mengalami gejala, maka kemungkinan untuk Anda sembuh sangat mungkin terjadi. Kondisi lain yang mungkin terjadi, apabila Anda tidak melakukan penanganan apapun terhadap kondisi ini. Dapat menyebabkan Anda menderita kanker prostat yang sanga berbahaya dan dibutuhkan tindakan operasi untuk menangani masalah ini.

Lalu, Bagaimana Cara Mengobati Prostatitis Pada Pria?


Jika Anda mengalami gejala penyakit prostat, segera hubungi dokter Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk mengatasi penyakit prostat yang Anda derita. Kami memiliki dokter ahli andrologi yang sudah berpengalaman dalam melakukan tindakan pengobatan terhadap masalah reproduksi ataupun masalah seksual pria.

Selain itu, tindakan pengobatan menggunakan peralatan medis yang canggih dan modern sehingga pengobatan menjadi lebih tepat dan cepat sesuai dengan kondisi Anda.

Apabila Anda membutuhkan pengobatan penyakit prostatitis yang sedang Anda derita, atau Anda memiliki pertanyaan lain seputar masalah andrologi. Anda bisa berkonsultasi dengan tim medis Klinik Utama Gracia melalui layanan konsultasi online dibawah ini atau Anda bisa menghubungi kami melalui telepon di 081336361555.

Baca Juga :  Orchitis Adalah Infeksi Buah Zakar Yang Menganggu Kesuburan


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi merupakan kondisi yang sangat di takuti oleh kaum pria dan sulit untuk di sembuhkan. Namun, inilah rahasia mengatasi impotensi pria yang harus Anda ketahui. Anda tidak perlu merasa khawatir lagi dengan kondisi ini, karena kami akan memberikan informasi mengenai penyebab, gejala, serta bagaiamana mengatasi kondisi impotensi, berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Sudah saatnya bagi Anda pria muda untuk mengetahui apa sebenarnya impotensi itu? Ini merupakan salah satu gangguan seksual yang sering terjadi pada pria dan ditandai dengan kesulitan untuk melakukan dan mempertahankan ereksi penis saat ingin melakukan penetrasi.

Tidak sedikit pria yang berpikir bahwa impotensi hanya akan terjadi pada pria dengan usia lanjut, sehingga pria muda sering menganggap remeh kondisi ini. Namun, tahukah Anda bahwa impotensi tidak hanya terjadi pada pria dengan usia di atas 40 tahun (usia lanjut), tetapi gangguan seksual ini juga dapat terjadi pada pria di bawah usia 40 tahun, maka dari itu Anda harus waspada dan berhati-hati dengan gangguan seksual ini.


Inilah Penyebab Pria Muda Menderita Impotensi


Jika pada pria di atas 40 tahun penyebab mereka mengalami impotensi biasanya di pengaruhi oleh faktor usia dan beberapa penyakit tertentu. Namun, pada pria muda impotensi bisa terjadi karena beberapa faktor di bawah ini:


1. Depresi


Seperti yang kita ketahui saat ini tidak sedikit pria muda yang sering merasakan depresi akibat stress karena masalah pekerjaan atau masalah lain. Kondisi seperti stress hingga depresi dapat menyebabkan pria mengalami impotensi, hal ini dipengaruhi oleh pikiran yang kacau saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan dan mengakibatkan pria tidak mampu untuk mencapai atau mempertahankan ereksinya.

Perasaan stress, rasa cemas, hingga depresi menjadi penyebab utama Anda mengalami impotensi. Kondisi ini akan menyebabkan penderitanya mengalami penuruan gairah seksual yang berujung pada hilangnya minat untuk melakukan hubungan seksual.


2. Pola Hidup Buruk


Kebanyakan pria dibawah usia 40 tahun memiliki pola hidup yang buruk, seperti kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol, obat-obatan terlarang. Padahal kondisi ini sangat berbahaya, dapat menjadi salah satu penyebab pria mengalami impotensi.

Sebaiknya Anda menghindari pola hidup seperti ini untuk mengatasi impotensi pria muda agar tidak menyebabkan kondisi kesehatan Anda semakin memburuk.


3. Cedera Saraf Dan Penyakit Tertentu


Jika Anda pernah mengalami cedera saraf yang berkaitan dengan saraf di area Mr P, maka kondisi ini bisa menyebabkan Anda mengalami impotensi, karena aliran darah yang tidak lancar menuju Mr P sehingga Anda kesulitan untuk mencapai ereksi penis. Selain itu, penyakit tertentu seperti diabetes, obesitas, hipertensi dapat berpengaruh menyebabkan pria muda mengalami gangguan impotensi.


Lalu, Apa Saja Gejala Impotensi Pada Pria Muda?


Pria muda maupun tua akan mengalami gejala impotensi yang ditandai dengan kesulitan untuk mempertahankan atau mencapai ereksi penis. Namun, ada beberapa pria yang hanya mengalami kesulitan untuk mempertahankan ereksi atau sebaliknya. Tetapi, tidak sedikit juga dari pria yang menderita impotensi dengan tidak dapat mencapai maupun mempertahankan ereksi penis sehingga sangat kondisi ini sangat menyiksa pria saat berhubungan seks.

Gejala lain yang mungkin terjadi yaitu, menurunnya gairah untuk melakukan hubungan seksual. Tidak sedikit penderita impotensi enggan untuk membahas masalah seks, karena menurunnya gairah seksual yang disebabkan oleh impotensi yang di derita.


Ternyata Inilah Cara Mengatasi Impotensi Pria


Saat menderita gangguan ini tentu saja Anda akan mencari cara bagaimana mengatasi impotensi pria dan tidak sedikit pria menggunakan cara salah dengan mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter dan seringnya tidak sesuai dengan kondisi yang sedang di alami. Untuk mengatasi impotensi pria harus di sesuaikan dengan penyebab Anda menderita gangguan ini.

Jika depresi menjadi penyebab Anda menderita impotensi, maka langkah untuk mengatasi impotensi pria yang bisa Anda lakukan adalah dengan berlibur atau menenangkan pikiran serileks mungkin. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadi impotensi. Sebaiknya, Anda juga berbagi masalah dengan bercerita dengan pasangan Anda hal ini dipercaya dapat mengatasi impotensi pria.

Sebaiknya Anda mulai melakukan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga dan mengkonsumsi makan serta minuman sehat. Hindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol yang bisa berakibat fatal untuk kesehatan seksual Anda.


Inilah Rahasia Mengatasi Impotensi Pria Yang Jarang Di Lakukan


Banyak pria muda maupun dewasa yang merasa malu untuk melakukan konsultasi dengan dokter saat mereka menderita impotensi. Padahal tahukah Anda bahwa melakukan konsultasi dengan dokter andrologi menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk mengatasi impotensi pria.

Dokter akan memberikan beberapa langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi impotensi yang sedang Anda alami. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Anda untuk mengetahui penyebab pasti Anda menderita impotensi, sehingga dokter akan lebih mudah untuk memberikan pengobatan sesuai dengan kondisi yang sedang Anda alami.

Nah, itulah beberapa rahasia mengatasi impotensi pria yang bisa Anda lakukan. Apabila Anda ingin terbebas dari masalah impotensi yang sedang Anda derita segera konsultasikan diri Anda dengan Klinik Utama Gracia. Anda tidak perlu merasa malu untuk melakukannya, karena di Klinik Utama Gracia selalu menjaga kerahasiaan setiap pasien yang melakukan pengobatan sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir.

Jika Anda memiliki pertanyaan lainnya, silahkan melakukan konsultasi dengan tim medis kami melalui layanan konsultasi online di bawah ini atau Anda bisa menghubungi kami di 081336361555 untuk konsultasi melalui telepon.

 Baca Juga :  Mengenali Ciri-Ciri Impotensi Dan Model Pengobatan Impotensi


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tidak banyak pria yang mengetahui penyebab impotensi dan bagaimana gejala seseorang mengalami impotensi. Lalu, apakah impotensi bisa disembuhkan? Masalah seksual seperti ini bisa saja disembuhkan apabila Anda mengetahui apa saja sebenarnya yang menyebabkan Anda mengalami impotensi dan tindakan pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Berikut ini kami akan memberikan informasi penting seputar impotensi yang di alami oleh pria, ini penjelasannya untuk Anda.

Apakah Anda Sudah Mengetahui Apa Itu Impotensi?


Impotensi merupakan gangguan seksual pada pria dan kondisi ini ditandai dengan ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi penis. Pria yang menderita impotensi akan kesulitan untuk mempertahankan ereksi penis saat penetrasi atau kesulitan untuk mencapai ereksi saat ingin melakukan penetrasi dalam berhubungan seksual.

Sebenarnya, impotensi lebih sering terjadi pada pria dengan usia di atas 40 tahun. Tetapi, saat ini impotensi juga bisa menyerang pria dengan usia muda. Pria di usia muda yang mengalami kondisi ini akan merasa sangat tersiksa saat melakukan hubungan seksual. Ada baiknya Anda mengetahui apa saja faktor yang menjadi penyebab impotensi dan sebaiknya Anda menghindarinya.

Baca Juga :  Apa Itu Impotensi? Dan Bagaimana Cara Mengatasi Impotensi

Inilah Penyebab Impotensi Pada Pria

Banyak pria yang tidak mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan mereka mengalami impotensi. Sehingga, secara tidak sadar mereka melakukan hal tersebut yang berakibat menyebabkan masalah pada kesehatan seksualnya. Apakah impotensi bisa disembuhkan? Sebelum itu, ketahui inilah penyebab yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami impotensi diantaranya:
 
1. Gangguan Psikologis, faktor yang sangat umum menyebabkan seorang pria mengalami impotensi yaitu masalah psikologis. Pria dengan kondisi kecemasan, rasa takut yang berlebihan saat berhubungan seks akan mengakibatkan kondisi stress yang berakhir menjadi depresi. Hal ini akan mempengaruhi seorang pria tidak dapat mencapai dan mempertahankan ereksi penis saat berhubungan seksual.
 
2. Penyakit, beberapa jenis penyakit tertentu seperti diabetes, hipertensi, dan kelebihan berat badan (obesitas) bisa menjadi penyebab pria mengalami impotensi. Kondisi ini terjadi akibat aliran darah yang tidak lancar terutama aliran yang menuju penis sehingga menyebabkan impotensi.
 
3. Pola Hidup, pria yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat seperti, mengkonsumsi alkohol, merokok secara berlebihan, dan menggunakan obat-obatan terlarang menjadi faktor penyebab terjadinya impotensi.

Lalu, Apakah Impotensi Bisa Disembuhkan?


Pria yang mengalami impotensi akan memiliki pertanyaan di dalam kepalanya tentang apakah impotensi bisa disembuhkan dan bagaimana caranya. Kondisi seperti ini tentu saja menjadi hal yang sangat penting bagi pria yang mengalami impotensi. Sebenarnya, ada banyak cara untuk mengatasi impotensi dan diantaranya:

Melakukan konsultasi dengan dokter spesialis andrologi atau pakar seksual menjadi pilihan yang sangat tepat untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai apakah impotensi bisa disembuhkan. Setelah Anda mengalami gejala impotensi sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk memudahkan proses pengobatan dan menyembuhkan masalah ini secara total.

Selain itu, ada baiknya untuk Anda mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan Anda mengalami impotensi. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan seksual ini dan apabila Anda mengalami impotensi akan lebih mudah untuk melakukan pengobatan karena sudah mengetahui faktor yang menjadi penyebab Anda mengalami impotensi.

Tidak sedikit pria yang mengalami kondisi ini merasa cemas dan khawatir. Ketika melakukan pemeriksaan dengan dokter mereka akan bertanya apakah impotensi bisa disembuhkan secara total? Yang perlu Anda ketahui adalah tindakan pengobatan impotensi akan disesuaikan dengan penyebab Anda mengalami gangguan ini.

Tindakan Pengobatan Impotensi Dan Pemeriksaan


Ketika Anda tidak mampu untuk mencapai atau mempertahankan ereksi penis saat melakukan hubungan seksual maka segera lakukan pemeriksaan dengan dokter. Selanjutnya, dokter akan menanyakan apa saja kondisi yang Anda rasakan atau seperti gejala yang Anda alami. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan dilanjutkan dengan tes laboratorium untuk mengetahui adanya penyakit yang menyebabkan Anda mengalami kondisi ini.

Jika impotensi yang Anda alami disebabkan oleh suatu penyakit tertentu maka, dokter akan memberikan beberapa resep obat untuk mengatasi hal ini. Namun, jika penyebab Anda mengalami impotensi terjadi karena masalah psikologis maka, dokter akan memberikan saran kepada Anda untuk lebih terbuka dengan pasangan dan memperbanyak jadwal berhubungan intim sebagai salah satu cara yang bisa menjadi terapi pengobatan.

Pria yang mengalami gangguan ini akan mengajukan pertanyaan kepada dokter seperti apakah impotensi bisa disembuhkan secara total? Tentu saja, impotensi bisa disembuhkan secara total jika Anda segera melakukan pemeriksaan dengan dokter dan mendapatkan tindakan pengobatan yang tepat dan sesuai maka, kemungkinan untuk terhindar dari impotensi mungkin saja terjadi.

Setelah mendapatkan tindakan pengobatan dan pemeriksaan sebaiknya, Anda menghindari segala faktor yang menyebabkan Anda mengalami kondisi ini untuk mencegah terjadinya impotensi dikemudian hari. Apabila Anda ingin melakukan konsultasi mengenai apakah impotensi bisa disembuhkan. Silahkan melakukan konsultasi dengan tim medis Klinik Utama Gracia melalui layanan konsultasi online di bawah ini atau bisa menghubungi kami di 081336361555 untuk konsultasi via telepon.

Baca Juga :  Guys, Ternyata Begini Ciri-Ciri Impoten Pada Pria


Panduan Penting 

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.