User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi akut adalah ketika ereksi tidak ada sama sekali atau tidak berlangusng lama untuk memungkinkan berhubungan seksual. Ini adalah suatu kondisi yang sangat umum di masyarakat dan lebih dari semua pria yang berusia antara 40 tahun hingga 70 tahun dipengaruhi sampai taraf tertentu.dampak fisik dan emosional bervariasi antara smeua individu tergantung pada situasi sosial dan faktor lainnya.

Pengertian Impotensi Akut Secara Umum

Impotensi akut juga dikenal sebagai impotensi pada pria atau suatu kondisi yang mencegah setiap pria dalam mempertahankan ereksinya hingga selesai berhubungan seksual. Dokter memberi penanganan impotensi termasuk terapi hormon dan implan penis yang dirancang khusus untuk meningkatkan fungsinya.
 
Impotensi adalah ketidak mampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup untuk kinerja seksual yang memuaskan. Meskipun kelainan dapat memiliki dampak yang signifikan pada kualitas hidup penderitanya, pasangannya dan keluarganya. Sangat penting untuk mempertimbangkan kesehatan fisik dan psikososial dari orang yang memiliki kondisi tersebut. Setiap penderitanya harus diinvestigasi dengan benar sebelum memulai pengobatan.

Penyebab Impotensi Akut Pada Pria


Penuaan bukan menjadi penyebab utama impotensi, meskipun semakin tua dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi serta dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk:

• Diabetes (kencing manis).
• Tekanan darah tinggi (hipertensi).
• Aterosklerosis (pengerasan arteri).
• Stress, kegelisahan atau depresi.
• Penggunaan alkohol yang berlebih atau tembakau yang berlebih (merokok).
• Obat-obatan yang diresepkan.
• Kelelahan.
• Cedera otak atau sumsum tulang belakang.
• Hipogonadisme (tubuh yang tidak menghasilkan cukup hormon testosteron).
• Sklerosis multipel.
• Penyakit parkinson.
• Terapi radiasi ke testis.
• Pukulan.
• Sebelum melakukan operasi prostat dan kandung kemih.
• Trauma.

Baca Juga : Pria Dengan Impotensi Apa Bisa Punya Anak?

 

Apa Saja Gejala Impotensi Akut Yang Dialami Setiap Pria?

Kegagalan dalam ereksi sangat umum dan cenderung sembuh. Jika impotensi yang sedang berlangsung berkembang, maka dampak pada hubungan dan harga diri seorang pria bisa hancur dan memalukan. Pria yang menderita impotensi diketahui mengalami tekanan psikologis yang signifikan. Kesadaran diri seksual mengarah pada:
 
• Peningkatan kecemasan terkait penampilan atau performa.
• Terganggunya perhatian, fokus dan konsentrasi.
• Terganggunya kinerja fisik.
• Berkurangnya kesadaran akan rangsangan fisiologis yang mengarah pada impotensi.
 
Kondisi atau gejala ini dapat membaik saat impotensi ini berhasil diobati sejak dini.

Impotensi Akut Dan Cara Mendiagnosisnya


Jika mengalami impotensi yang sedang berlangsung maka segera konsultasikan dan lakukan pemeriksaan dengan dokter. Impotensi sesekali bisa normal, namun jika sedang berlangusng dapat menjadi gejala penyakit fisik yang serius. Dokter dapat melakukan pemeriksaan penyebab medis yang mendasarinya yang kemungkinan memerlukan perawatan.

Kemungkinan termasuk penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes (kencing manis), tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi. Tes atau pengujian yang dapat menentukan aliran darah ke penis terpengaruh. Tes atau pengujian darah juga dapat membantu menentukan masalah hormon seperti hormon testosteron rendah yang dapat menyebabkan impotensi. Setelah mengetahui impotensi memiliki penyebab fisik atau psikologis maka bisa didapatkan pengobatan yang tepat.

Pengobatan Untuk Impotensi Akut


Pengobatan tergantung pada apa yang menyebabkannya. Impotensi dapat hilang begitu kondisi yang menyebabkannya seperti hipertensi atau diabetes (kencing manis) didiagnosis dan dikendalikan. Pengobatan lain dapat membantu termasuk:

• Perubahan gaya hidup.
• Terapi seks.
• Obat-obatan yang diresepkan oleh dokter.
• Implan penis.

Yang diantaranya adalah:

1. Perubahan Gaya Hidup
Dokter dapat merekomendasikan perubahan gaya hidup jika impotensi dapat dikaitkan dengan kondisi medis. Seperti berhenti merokok, makan makanan yang sehat, meningkatkan olahraga dan mengurangi stress dapat meningkatkan fungsi ereksi.

2. Terapi Seks
Dokter kemungkinan akan menyarankan untuk melakukan terapi seks yang dapat membantu jika dapat mencapai ereksi saat tdiur, akan tetapi tidak untuk sesk. Terapi ini dapat disarankan untuk membaca seksualitas seseorang, dengan latihan pengurangan kecemasan kinerja dan memperkuat keterampilan seksual.

3. Obat-Obatan Tertentu
Dokter kemungkinan akan meresepkan obat-obatan lain. Jika impotensi ini tidak disebabkan oleh kondisi medis. Maka obat-obatan ini mengintensifkan efek lain. Bahan kimia alami yang diproduksi tubuh yang dapat melemaskan otot-otot penis dan meningkatkan aliran darah, memungkinkan ereksi sebagai respons terhadap stimulasi seksual.

4. Terapi Hormon
Tingkat hormon testosteron pada pria adalah kunci untuk dorongan seks dan ereksi. Pria memiliki kadar hormon testosteron tertinggi selama usia 20 tahunan. Seorang pria akan kehilangan 1 % hormon testosteron setiap tahunnya seiring bertambahnya usia. Ketika kadar hormon testosteron turun, maka akan ada dorongan seks dan penurunan fungsi ereksi. Pergantian hormon testosteron meningkatkan impotensi dan libido pada kebanyakan pria.

5. Implan Penis
Implan penis juga disebut prostesis penis yang dapat menjadi pilihan untuk perawatan. Jika perawatan impotensi akut kurang invasif tidak efektif. Maka perangkat implan bedah ini memungkinkan untuk ereksi dengan menggunakan pompa (implan tiup) atau mekanisme manual (implan lunak). Operasi implan penis dapat berlangsung selama 1 jam dimana akan berada dibawah anestesi umum atau lokal. Pada kebanyakan pria melanjutkan aktifitas secara normal sekitar 6 minggu setelah dilakukan operasi.

Anda bisa mengkonsultasikannya terlebih dahulu di Klinik Utama Gracia untuk mengkonsultasikan kondisi Anda. Karena setiap orang akan berbeda-beda tingkat keparahan dan pengobatannya juga dapat berbeda. Anda tidak perlu khawatir pengobatan di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau. Hanya dengan menghubungi nomor berikut ini 081336361555 atau dengan melakukan layanan konsultasi dibawah ini. Anda sudah bisa melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia.

Baca Juga : Impotensi Apakah Bisa Sembuh Tanpa Pengobatan

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sunat adalah operasi pengangkatan kulup, jaringan yang menutupi kepala (glans) atau kelenjar penis. Sunat biasanya diartikan karena alasan agama atau alasan lainnya. Sunat anak laki-laki adalah operasi pengangkatan kulup. Kulit khatan atau kulup adalah lipatan yang bisa ditarik dan yang menutupi ujung penis. Ini merupakan bagian dari kulit yang menutupi seluruh penis.

Pengertian Sunat Adalah

Sunat adalah operasi pengangkatan kulup yang merupakan kulit yang menutupi ujung penis. Prosedur ini biasanya dilakukan pada bayi laki-laki yang baru lahir karena alasan pribadi atau agama. Sunat pada pria dewasa juga dapat dilakukan untuk mengobati beberapa kondisi yang termasuk:
 
• Balanitis (pembengkakan pada kulup).
• Balanoposthitis (radang pada ujung dan kulup penis).
• Paraphimosis (ketidakmampuan mengembalikan kulup yang ditarik ke posisi semula).
• Phimosis (ketidakmampuan untuk menarik kembali kulup).
 
Pada bayi yang baru lahir dengan sehat, maka tidak ada kebutuhan medis untuk dilakukan sunat. Namun dari keluarganya dapat memilih agar anak laki-lakinya disunat karena sejumlah alasan. Salah satu alasan umum adalah dari agama. Seseorang dengan agama islam mengharuskan anak laki-lakinya dilakukan sunat. Namun dilakukan sunat juga ada alasannya tersendiri, meliputi:
 
• Pilihan pribadi.
• Preferensi estetika.
• Berakibat menurunnya risiko beberapa kondisi.
• Keinginan keluarganya.
 
Dalam agama islam, sunat biasanya disebut dengan khitan. Ada yang melakukan sunat saat masih bayi, namun ada juga yang melakukan sunat saat masa pubertas atau remaja.

Apa Yang Menyebabkan Dan Mengharuskan Seseorang Melakukan Sunat?


Sunat dapat dilakukan karena sejumlah alasan seperti:

• Alasan Medis
Pada pria, sunat adalah prosedur yang paling sering dilakukan ketika kulit khatan ketat dan tidak dapat tertarik (menarik kembali) atau biasa disebut dengan phimosis. Akan tetapi pengobatan alternatif seperti steroid terkadang bisa digunakan.

• Alasan Agama Dan Budaya
Sunat adalah praktik umum dalam agama islam. Kebanyakan sunat berdasarkan budaya dilakukan pada anak laki-laki.

• Untuk Pencegahan HIV
Sunat dapat mengurangi risiko anak laki-laki atau pria dewasa heteroseksual yang tretular HIV.

Ini didorong sebagai bagian dari program pencegahan HIV di beberapa negara dengan tingkat HIV yang tinggi.

Baca Juga : Efek Kulup Panjang Pada Pria Yang Tidak Sunat

 

Sunat Mempunyai Gejala Atau Risiko Tersendiri

Seperti hal nya prosedur bedah, ada risiko yang terkait dengan sunat. Namun risiko ini sangat rendah. Masalah yang terkait dengan sunat meliputi:
 
• Adanya rasa sakit.
• Mempunyai risiko perdarahan dan infeksi di area khitan.
• Iritasi pada kelenjar.
• Peningkatan risiko meatitis (radang pembukaan penis).
• Risiko cedera pada penis.

Kulup Yang Didiagnosis Untuk Dilakukan Sunat


Sunat adalah alasan medis atau alasan kesehatan sebagaimana prosedur yang terus dijadikan masalah. Manfaat sunat bagi kesehatan dari bayi yang baru lahir melakukan sunat lebih besar manfaatnya daripada risikonya, akan tetapi manfaat saja tidak cukup besar untuk merekomendasikan bahwa bayi laki-laki yang baru lahir dilakukan sunat.

Sunat adalah salah satu prosedur yang sangat merekomendasi pada pria dewasa untuk mengobati phimosis (ketidakmampuan untuk menarik kembali kulit khatan) atau untuk mengobati infeksi pada penis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai manfaat dan risiko prosedur sunat ini sebelum membuat keputusan mengenai penyunatan pada anak laki-laki Anda. Faktor-faktor lain seperti alasan budaya dan menurut preferensi pribadi juga akan terlibat dalam setiap keputusan yang dibuat.

Penanganan Sunat Terbaik Di Klinik Utama Gracia


Selama khitan, kulup di bebaskan dari kepala penis dan kulup yang berlebihan dipotong atau diangkat. Jika dilakukan pada bayi laki-laki yang baru lahir, sunat ini akan memakan waktu sekitar 5 menit atau 10 menit. Namun sunat yang dilakuakn pada pria dewasa akan membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Sunat umumnya dapat sembuh dalam 5 hari hingga 7 hari. Sunat memiliki manfaat kesehatan, termasuk:

• Dapat menurunkan risiko infeksi saluran kemih (ISK).
• Dapat menurunkan risiko beberapa penyakit menular seksual (PMS) pada pria.
• Dapat melindungi terhadap kanker penis dan mengurangi risiko kanker serviks (leher rahim) pada pasangan seksual wanita.
• Dapat mencegah balanitis (radang kelenjar) dan balanoposthitis (radang kelenjar dan kulup).
• Dapat mencegah phimosis (ketidakmampuan untuk menarik kembali kulup) dan paraphimosis (ketidakmampuan untuk mengembalikan kulit khatan ke area semua).

Sunat adalah cara untuk membuat lebih mudah dalam menjaga agar ujung penis tetap bersih. Kebersihan yang baik dapat mencegah masalah-masalah tertentu dengan penis, termasuk infeksi dan pembengkakan bahkan jika penis tidak disunat. Selain itu dengan menggunakan kondom saat berhubungan seksual dapat membantu mencegah penyakit kelamin (STD) dan infeksi lainnya.

Jika Anda pria dewasa dan belum melakukan sunat serta mempunyai masalah pada alat kelamin Anda. Segera lakukan konsultasi dengan dokter di klinik kami yaitu di Klinik Utama Gracia. Anda tidak perlu merasa malu dan khawatir. Banyak pria dewasa yang melakukan sunat di Klinik Utama Gracia. Klinik kami sangat menjaga privasi setiap pasiennya.

Tidak hanya itu, klinik kami sangat mengutamakan dan setiap kesembuhan dan kesehatan setiap pasiennya. Karena klinik kami sudah terpercaya dalam menangani prosedur sunat. Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter kami dengan layanan konsultasi online dibawah ini. Atau dengan menghubungi kami di nomor 081336361555.

Baca Juga : Metode Sunat, Dari Sunat Tradisional Hingga Dokter Sunat

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Seiring dengan bertambahnya usia banyak yang mengalami pembesaran prostat. Kondisi ini biasanya dikenal dengan Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Kelenjar prostat mengelilingi uretra atau tabung yang membawa urine keluar dari tubuh. Ketika prostat bertambah besar, maka dapat menekan sebagian uretra yang dapat menyebabkan masalah kencing.

Pembesaran prostat cukup umum pada pria dengan usia lanjut, pria dengan usia lebih dari 75 tahun memiliki beberapa kondisi BPH. Sementara itu BPH dapat mengalami komplikasi serius, namun bukan kanker dan dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan pada pria. Hal ini disebabkan oleh perubahan keseimbangan hormon dan pertumbuhan sel.

Akan tetapi jika tidak segera ditangani, BPH dapat mengganggu kandung kemih, saluran kemih atau adanya masalah pada ginjal. BPH adalah penyakit yang paling umum atau pembesaran non kanker atau pertumbuhan kelenjar prostat. Ketika prostat mengelilingi bagian atas uretra, pembesarat prostat membuat uretra lebih sempit dan memberi tekanan pada dasar kandung kemih. Mempersempit uretra dapat mempengaruhi pengeluaran urine dalam beberapa cara. BPH biasanya tidak mengancam jiwa akan tetapi dapat memiliki efek besar pada kualitas hidup Anda.

Apa Itu Pembesaran Prostat?

Pembesaran prostat terjadi ketika sel-sel kelenjar prostat mulai berkembang biak. Sel-sel tambahan ini menyebabkan kelenjar prostat membengkak yang menekan uretra dan membatasi aliran urine. BPH tidak sama dengan kanker prostat dan tidak dapat meningkatkan risiko kanker. Namun itu dapat menyebabkan gejala yang dapat mempengaruhi kualitas hidup Anda.
 
BPH yang umum terjadi pada pria lanjut usia yang lebih dari 50 tahun. Kelenjar prostat adalah kelenjar kecil yang berada di belakang kandung kemih pada pria. Selama aktifitas seksual, kelenjar prostat membantu memproduksi air mani, cairan kaya nutrisi yang membawa sperma saat ejakulasi. Karena beberapa pria usia lanjut, kelenjar prostatnya dapat membesar.
 
Dan cenderung memiliki prostat yang lebih besar daripada pria remaja, karena prostat akan terus tumbuh ketika seorang pria menua. BPH yang bukan hasil dari kanker disebut BPH. BPH dapat menyebabkan masalah kencing dan beberapa perawatan dapat menyebabkan masalah seksual dan efek samping lainnya.

Apa Yang Menyebabkan Pembesaran Prostat Terjadi?


Penyebab BPH tidak dipahami dengan baik dan kemungkinan adanya hubungan genetik, karena anak laki-laki yang didiagnosis dengan BPH kemungkinan lebih mengembangkan penyakit prostat. Pria dengan usia lanjut serta hormon seks pada pria yaitu hormon testosteron terkait dengan BPH akan tetapi kemungkinan bukan menjadi salah satu penyebabnya. BPH akan terjadi ketika hormon testosteron yang di buat di testis muncul.

 

Mengenal Gejala Pembesaran Prostat Secara Umum

Prostat yang membesar atau BPH yang cukup umum. Lebih dari 14 juta pria akan mengalami gejala BPH. Gejala BPH bisa meliputi:
 
• Peningkatan frekuensi dan urgensi urine.
• Kesulitan untuk kencing.
• Aliran urine yang lemah atau serasa menggiring ingin kencing.
• Kencing yang terganggu.
• Sering kencing di malam hari.
• Inkontinensia.
• Nyeri setelah ejakulasi dini.
• Kencing yang menyakitkan.
• Retensi urine atau ketidakmampuan untuk kencing.
• Urgensi kencing.
 
Gejala-gejala ini terjadi ketika kelenjar postat membesar menghilang dari uretra atau tabung yang membentang antara kandung kemih dan di luar tubuh. Kondisi seperti ini bisa sangat membuat sulit atau bahkan tidak memungkinkan untuk kencing. Mengobati BPH tergantung pada tingkat keparahan gejalanya. Terkadang hanya dengan perubahan gaya hidup dasar yang diperlukan. Namun ada juga obat-obatan atau prosedur bedah yang dapat efektif dalam mengurangi ukuran prostat atau gejala yang terkait dengan BPH.

Diagnosis Dari Pada Pembesaran Prostat


Dokter akan mendiagnosis BPH dengan menanyakan mengenai gejala dan melakukan pemeriksaan fisik. Tes atau pengujian urine dan colok dubur juga kemungkinan diperlukan. Dalam beberapa kasus, tes atau pengujian antigen khusus prostat dilakukan untuk membantu menyingkirkan kanker prostat. Meskipun kanker prostat dan pemesaran prostat tidak berhubungan, namun dapat memiliki beberapa gejala yang sama. Jika gejalanya ringan sampai sedang dan tidak terlalu mengganggu, maka perawatan juga sangat diperlukan untuk menjaga agar tetap terkendali. Anda harus melakukan konsultasi dengan dokter secara teratur untuk memeriksa gejala dan memastikan masalah terkait lainnya yang belum muncul.

Pembesaran Prostat Dan Pengobatannya


Pengobatan untuk BPH banyak di cari oleh para pria. Pengobatan yang harus terus ditingkatkan. Penderita penyakit ini harus melakukan banyak pengobatan bedah yang lebih efektif jika memiliki efek samping dari pengobatan sebelumnya. Akan tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pria dengan penyakitnya sendiri.

Ketika gejalanya tidak terlalu mengganggu, harus segera melakukan pengobatan untuk pencegahan dini. Dengan memperhatikan gejalanya secara rutin untuk memastikan komplikasi tidak berkembang, dengan tidak adanya perawatan. Untuk gejala yang lebih mengganggu, pada kebanyakan dokter merekomendasikan kombinasi perubahan gaya hidup dan pengobatannya. Dengan meringankan gejala terburuk dan mencegah kebutuhan untuk operasi.

Klinik Utama Gracia menangani pengobatan BPH, yang mana klinik ini sangat terpercaya dalam menangani permasalahan seperti ini. Anda tidak perlu khawatir, karena biaya pengobatannya sangat terjangkau. Klinik ini disertai dengan peralatan medis yang canggih dan modern. Selain itu Anda bisa melakukan konsultasi dengan layanan konsultasi online dibawah ini atau dengan menghubungi nomor ini 081336361555.

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit Balanitis adalah peradangan pada kepala (glans) penis dan dapat memiliki sejumlah penyebab balanitis yang berbeda-beda. Jika kedua kepala (glans) penis dan kulup meradang, ini disebut balanoposthitis. Balanitis dapat terjadi pada semua usia, namun yang lebih berisiko jika:

• Tidak disunat.
• Menggunakan antibiotik untuk jangka waktu yang lama.
• Memiliki diabetes (kencing manis).
• Kelebihan berat badan (obesitas atau kegemukan).
• Mengkonsumsi obat-obatan yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
• Memiliki kebersihan yang buruk.

Apa Pengertian Dari Balanitis?

Balanitis adalah iritasi kulit di kepala (glans) penis yang dapat mempengaruhi pria dan anak laki-lakinya. Biasanya tidak serius, akan tetapi harus segera melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter jika merasa Anda dan anak Anda menderita balanitis. Balanitis adalah infeksi yang dapat membuat tidak nyaman di salah satu area yang paling sensitif seperti ujung penis dan lipatan kulit yang menutupi ujungnya. Anda bisa mendapatkan balanitis pada usia berapapun. Jika melakukan sunat, maka tidak akan mendapatkannya. Akan tetapi jika masih memiliki kulit khatan harus berhati-hati menjaga kepala (glans) penis Anda.

Penyebab Balanitis Yang Paling Umum

Pada pria yang tidak disunat, sangat sering terjadi adanya penumpukan smegma. Ini adalah zat yang disekresikan dari bawah kulup. Jika penis tidak bersih, maka smegma dapat menumpuk menjadi terinfeksi dan menyebabkan iritasi. Dan ini juga bisa terjadi jika Anda mengalami phimosis, kondisi dimana kulup terlalu kencang sehingga sulit menggulung kembali disaat mencucinya. Penyebab balanitis diantaranya adalah:

• Candida, infeksi jamur yang dapat menyebabkan sariawan.
• Infeksi bakteri yang biasanya dari bakteri streptokokus.
• Infeksi menular seksual (IMS).
• Kondisi kulit seperti eksim atau psoriasis.
• Sensitivitas terhadap sabun atua deterjen.
• Reaksi alergi terhadap karet, spermisida atau zat lain yang bersentukan dengan kulit penis.
• Penanganan yang kasat yang bisa membuat penis terasa sakit dan terbuka untuk infeksi.
• Beberapa obat-obatan.

Jika tidak menjaga kebersihan dapat meningkatkan kemungkinan terkena infeksi. Gunakan sabun yang ringan karena bahan kimia yang keras dapat mengiritasi kulit pada penis dan memicu penyebab balanitis juga. Ini juga bisa terjadi jika diabetes (kencing manis) tidak terkendali, atau sebagai efek samping dari obat-obatan tertentu yang diresepkan untuk mengobati diabetes (kencing manis) tipe 2.

Karena gula juga dapat menciptakan tempat berkembang biak untuk ragi tumbuh, sehingga menjadi penyebab balanitis. Bakteri juga bisa menyebabkan infeksi. Selain itu juga dapat disebabkan oleh jenis arthritis yang dikenal sebagai arthritis reaktif atau sindrom reiter yang juga dapat mempengaruhi sendi dan mata.

Beberapa obat-obatan dapat menjadi menyebabkan reaksi alergi yang menjadi penyebab balanitis, termasuk obat-obatan yang lainnya. Bisa lebih mungkin terkena infeksi jika kelebihan berat badan (obesitas atau kegemukan) atau memiliki kondisi yang membuat tubuh menahan air seperti jantung, hati atau penyakit ginjal.

 

Berbagai Gejala Balanitis Yang Harus Dikenali

Gejala balanitis dapat meliputi:
 
• Kemerahan, bengkak, nyeri atau rasa gatal kepala (glans) penis atau kulup.
• Nyeri saat kencing.
• Pembuangan yang kental dan berwarna putih.
• Bau busuk.
• Penis yang sakit terasa gatal dan bau.
• Penumpukan cairan tebal.
 
Kemungkinan juga akan mengalami kemerahan, bengkak, nyeri, rasa gatal di ujung penis. Lipatan kulit dapat menjebak sel-sel mati, cairan dan minyak. Jika mencuci secara teratur maka dapat membentuk smegma yang baunya tidak enak. Jika memburuk, bisa sakit ketika kencing dan penyebab balanitis adalah masalah dengan seks.
Kemungkinan tidak bisa mendapatkan ereksi. Balanitis dapat mempengaruhi kepala (glans) penis dan kulup. Terjadi jauh lebih sering pada pria dan anak laki-lakinya yang belum disunat. Beberapa orang dewasa juga kemungkinan memiliki kulit khatan ketat yang tidak akan bisa ditarik kembali. Ini adalah kondisi yang disebut phimosis.

Balanitis Dan Cara Mendiagnosisnya


Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan mengenai balanitis. Jika perawatan tidak berjalan dalam 7 hari, maka dokter kemungkinan akan menyarankan beberapa tes atau pengujian untuk melihat infeksinya dengan serius. Dalam kebanyakan kasus, odkter dapat mendiagnosis balanitis berdasarkan gejala yang ada. Dan kemungkinan tes atau pengujian dapat memastikannya seperti:

• Tes atau pengujian glukosa serum (untuk skrining diabetes atau kencing manis).
• Tes atau pengujian laboratorium dari semua debit.
• Tes atau pengujian untuk melihat penyakit menular seksual (PMS).
• Tes atau pengujian untuk kondisi medis yang dapat mengetahui penyebab balanitis.

Pengobatan Khusus Untuk Balanitis


Sebagian besar kasus balanitis mudah diobati dengan kebersihan dan obat-obatan yang direkomendasikan oleh dokter. Setelah memiliki kondisinya, maka tidak bisa membersihkannya begitu saja. Dokter akan meresepkan atau merekomendasikan perawatan untuk membersihkan infeksi. Perawatan akan tergantung pada apa yang memicu penyebab balanitis. Dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa pengobatan seperti:

• Antibiotik untuk balanitis bakteri.
• Obat-obatan antijamur jika kondisinya berasal dari candida ragi.
• Obat-obatan yang dapat meringankan balanitis yang disebabkan oleh penyakit kulit.

Adapun komplikasinya seperti:

• Mempersempit pembukaan melalui urine yang meninggalkan tubuh atau striktur urtera.
• Retensi urine.
• Aliran balik urine menuju ginjal atau refluks vesikoureteral.

Jika kondisinya memburuk, kemungkinan memerlukan sunat untuk mengobatinya. Anda tidak perlu khawatir, karena pengobatan bisa Anda temukan di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani permasalahan balanitis. Tidak hanya itu, melakukan pengobatan balanitis di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau. Selain itu, melakukan konsultasi sangat mudah, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi online dibawah ini, atau dengan menghubungi kami di nomor 081336361555.

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Impotensi apa bisa punya anak? Impotensi adalah ketika seseorang mengalami kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi cukup lama untuk menikmati seks secara memuaskan. Lalu pria dengan impotensi apa bisa punya anak? Impotensi adalah salah satu bentuk yang paling sering dikonsultasikan setiap pria dengan dokter.

Sebagian pria yang berusia antara 40 tahun hingga 70 tahun mengalami impotensi sampai tingkat tertentu selama hidupnya dan biasanya tidak perlu mengkhawatirkannya. Terkadang masalah ini terjadi terutama pada saat stress atau kecemasan tinggi dalam mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja. Secara medis definisi impotensi umumnya dianggap sebagai kegagalan untuk mendapakan ereksi dari waktu ke waktu.

Simak Penjelasan Mengenai Impotensi

Impotensi apa bisa punya anak? Kesulitan sesekali dalam mendapatkan atau mempertahankan ereksi adalah normal. Kondisi ini mulai menjadi masalah ketika secara teratur mengalami kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Impotensi memiliki banyak bentuk. Impotensi apa bisa punya anak? Beberapa pria dengan impotensi tidak dapat mencapai ereksi dalam keadaan apapun, sementara yang lain terkadang bisa menjadi ereksi.
 
Seorang pria bisa menderita impotensi jika tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan ereksi, akan tetapi tidak bisa secara konsisten mempertahankan ereksi yang cukup lama untuk memuaskan hubungan seksual. Impotensi tidak normal dan tidak berarti konsekuensi penuaan yang tidak terhindarkan.
 
Pada kebanyakan pria dengan impotensi masih memiliki kemampuan untuk mengalami orgasme akan tetapi sering mengalami kesulitan untuk melakukan hal-hal tersebut karena tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Impotensi adalah kondisi medis yang nyata dengan diagnosis, pengobatan dan komplikasi kesehatan yang serius. Namun tidak semua kondisi ini mudah untuk dikonsultasikan secara terbuka.

Beberapa Yang Menyebabkan Impotensi Pada Pria


Impotensi apa bisa punya anak? Penyebab impotensi adalah karena masalah atau gangguan psikologis seperti penyakit diabetes (kencing manis), tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi adalah penyebab umumnya. Seorang pria bisa terlihat tampak sehat dalam mengembangkan impotensi setelah cedera otak atau cedera tulang belakang. Impotensi bisa menjadi efek samping dari obat-obatan tertentu.

Baca Juga : Impotensi Apakah Bisa Sembuh Tanpa Pengobatan

 

Impotensi Beserta Tanda Dan Gejalanya

Tanda dan gejala impotensi yaitu tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk seks. Impotensi dapat berarti bahwa tidak bisa mendapatkan ereksi sama sekali. Atau tidak bisa mendapatkan ereksi secara konsisten atau hanya dengan ereksi yang singkat. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengkonsultasikannya langsung dengan dokter mengenai kondisi yang dialami. Lalu impotensi apa bisa punya anak?.

Cara Mendiagnosis Impotensi Pria


Impotensi apa bisa punya anak? Tergantung pada gejalanya, kemungkinan penyebab impotensi bisa dari usia dan lainnya, dokter akan menyarankan untuk melakukan beberapa tes atau pengujian. Terutama untuk memeriksa faktor-faktor risiko yang meningkatkan pengembangan penyempitan arteri. Tes atau pengujianya kemungkinan termasuk:

• Tes atau pengujian darah untuk memeriksa kadar kolesterol dan lemak lainnya (lipid).
• Tingkat gula darah.
• Tes atau pengujian darah untuk mengingkirkan penyakit ginjal dan hati.
• Tes atau pengujian urine.
• Cek tekanan darah.
• Elektrokardiogram (EKG).
• Tes atau pengujian jantung lainnya yang terkadang dilakukan jika perlu dan jika dicurigai memiliki penyakit jantung.

Jika memiliki dorongan seksual rendah atau jika memiliki cedera kepala sebelumnya, penyebab impotensi kemungkinan karena masalah hormonal. Dalam situasi ini, tes atau pengujian adarah untuk memeriksa kadar hormon testosteron dan terkadang prolaktin dapat disarankan. Dalam sejumlah kecil kasus, tes atau pengujian untuk memeriksa cara darah bersirkulasi melalui penis dengan menggunakan scan atau obat-obatan yang disuntikan (intravena).

Penanganan Khusus Penderita Impotensi


Impotensi apa bisa punya anak? Penanganan impotensi terbaik akan bergantung pada apa yang menyebabkan masalahnya. Itu sangat penting mengenyampingkan rasa malu dan mengkonsultasikan dengan dokter. Beberapa orang mengetahui penyebabnya dari sakit kepala yang mengganggu atau masalah perut yang persisten. Beberapa memiliki efek smaping yang serius seperti nyeri dada dan penglihatan atau perubahan pendengaran.

Terkadang sebagian pria tidak menanggapi pengobatan sama sekali. Pengobatan impotensi juga dapat berlangsung selama 30 menit hingga 2 jam sebelum mempengaruhi ereksi. Ketika pengobatan tidak berfungsi, maka implan untuk pria dengan kondisi impotensi menjadi pilihan terkahir. Implan penis adalah perangkat yang dipasang khusus yang ditanam secara bedah untuk memperoleh ereksi ketika diinginkan. Implan penis dirancang untuk meniru tampilan nyata dan kinerja ereksi secara alami.

Anda bisa melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang sangat berperan penting dalam melakukan pengobatan bagi penderita impotensi. Anda tidak perlu jauh-jauh untuk melakukan pengobatan ke luar negeri. Karena di Klinik Utama Gracia pengobatannya tidak kalah baik dengan melakukan pengobatan di tempat lain.

Dengan ditangani oleh para dokter spesialis yang ahli di dalam bidangnya. Selain itu peralatan medis yang digunakan terbaru dan sangat canggih serta modern. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 dan lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter dengan layanan chat konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Waspada, Ini Tanda Impotensi Pada Pria

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.