User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyebab impotensi pada pria bisa berasal dari berbagai macam faktor dan penyebab impotensi terbagi dalam dua bagian utama yaitu penyebab impotensi dari fisik dan psikologis, lalu apakah impotensi itu?

Impotensi adalah kondisi ketika alat kelamin pria tidak mampu untuk berereksi atau sulit bertahan di posisi ereksi walaupun sudah mendapatkan rangsangan secara seksual, sehingga hal tersebut dapat membuat kegiatan seksual terhambat.

Sehingga impotensi menjadi masalah yang sangat serius untuk semua pria, karena masalah klasik ini dapat menjadi serius jika tidak segera diobati, bahkan bisa menyebabkan seorang pria merasa tidak percaya diri dan minder dengan pasangan.

Dan pada umumnya kaum pria yang telah berusia lanjut sering mengalami gangguan tersebut dibandingkan dengan pria yang berusia lebih muda. Namun perlu diingatkan bahwa tidak semua pria yang telah berumur akan mangalami hambatan seksual tersebut.

Lalu, Apakah yang Menjadi Penyebab Impotensi Pada Pria?


A. Penyebab Impotensi Karena Kondisi Fisik
Tahukah Anda bahwa impotensi yang disebabkan oleh kondisi fisik tertentu bisa berpengaruh besar baik terhadap aliran darah yang menunju ke penis, karena sinyal syaraf menuju penis terganggu dan akhirnya menyebabkan pria mengalami kesulitan untuk berereksi selain itu gangguan hormonal yang pada akhirnya dapat menyebabkan impotensi.

Dan berikut di bawah ini adalah kondisi penyakit sistemik yang bisa menyebabkan masalah impotensi, diantaranya adalah sebagai berikut:

- Gangguan pada sistem saraf yang di akibatkan oleh adanya penyakit stroke, parkinson, multiple sclerosis, cedera tulang belakang, tumor tulang belakang, cedera parah di kepala, tumor otak, penyakit alzheimer, epilepsi.

- Gangguan pada peredaran darah yang diakibatkan oleh hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

- Kelainan pada struktur penis di akibatkan oleh penyakit peyronie.

- Gangguan keseimbangan hormon.

Baca Juga: Cara Mudah Mencegah Impotensi

B. Penyebab Impotensi Karena Kondisi Psikologis
Faktor psikologis biasanya lebih jarang mengakibatkan impotensi di bandingkan penyebab fisik, dan gangguan psikologis yang menyebabkannya bervariasi dari gangguan ringan dan sementara hingga gangguan psikologis yang berat dan menetap, berikut di bawah ini adalah beberapa hal yang disebabkan oleh kondisi psikologis, diantaranya:

- Karena depresi

- Mengalami kecemasan yang berlebihan

- Mengalami perasaan bersalah

- Stres

- Perasaan sedih, marah, atau gelisah

C. Penyebab Impotensi Karena Mengkonsumsi Obat-Obatan Tertentu
Tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis obat tertentu yang bisa menumbulkan efek samping berupa impotensi, karena obat-obatan tertentu bisa menjadi penyebab impotensi pada pria apabila dikonsumsi dengan secara salah, berlebihan dan dalam jangka waktu panjang.



D. Penyebab Impotensi Karena Gaya Hidup
Gaya hidup adalah faktor penyebab impotensi pada usia muda yang paling utama dan adapun gaya hidup yang bisa menyebabkan impotensi adalah:

- Kebiasaan merokok

- Konsumsi alkohol berlebihan

- Penyalahguna obat-obatan terlarang

Lalu, Apa Sajakah Gejala-Gejala Impotensi?
Gejala utama seorang pria yang mengalami impotensi meliputi sulitnya penis mencapai ereksi, sulitnya penis bertahan di posisi ereksi, serta penurunan gairah seksual. Gejala dari impotensi diantaranya adalah;

- Ereksi yang terlalu lembek untuk melakukan penetrasi hubungan seksual

- Ereksi yang terlalu singkat untuk melakukan penetrasi hubungan seksual

- Ketidak mampuan untuk mencapai ereksi

Bagaimanakah Impotensi Didiagnosis?



Biasanya dokter akan mengdiagnosa seorang pria dengan mengamati riwayat medis dan melakukan beberapa pemeriksaan fisik untuk mendapatkan diagnosa yang tepat dari kondisi impotensi yang di alami dan berbagai macam pemeriksaan yang di lakukan sebagai berikut:

- Uji pemeriksaan fisik untuk menemukan penyebab impotensi

- Melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit diabetes, penyakit jantung, dan semua pemeriksaan hormon.

- Test urin akan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan kadar gula darah yang tinggi dan menyebabkan impotensi.

- USG untuk mengetahui kondisi pembuluh darah pada bagian penis dan sekitarnya.

- Pemeriksaan psikologis yang berfungsi untuk menemukan penyebab impotensi dari pikiran atau stres.

Bagaimanakah Impotensi Dicegah?

Impotensi bukanlah suatu kondisi penyakit yang tidak bisa disembuhkan, dikarenakan impotensi adalah masalah seksual yang memiliki dampak yang cukup serius bagi Anda dan juga pasangan, maka tak ada salahnya jika para pria melakukan berbagai cara untuk mencegah impotensi dini.

Selain itu terdapat banyak cara mudah untuk mencegah masalah impotensi diantaranya adalah sebagai berikut:

- Berolahraga secara teratur.

- Berusaha mencegah atau mengurangi stres.

- Mengkonsumsi makanan sehat.

- Tidak merokok atau berhenti merokok.

- Tidak mengkonsumsi alkohol secara berlebihan

- Berusaha menurunkan berat badan jika mengalami obesitas

- Tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang.

Bagaimanakah Pengobatan Impotensi Dilakukan?
Selain perawatan mandiri, mengatur pola gaya hidup, dan mengurangi kebiasan buruk, ada beberapa teknik pemberian obat-obatan dan tindakan medis yang bisa membantu anda mengatasi impotensi. Berikut di bawah ini adalah sejumlah pengobatan impotensi akan tetapi konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda, diantaranya adalah:

- Terdapat beberapa obat impotensi yang digunakan secara oral, yang memiliki efek untuk meningkatkan nitrat oksida dan fungsi dari pengobatan ini untuk meningkatkan aliran darah sehingga memungkinkan pasien mendapatkan ereksi saat memperoleh rangsangan seksual.

- Ada beberapa obat injeksi di organ vital yang harus langsung disuntikan ke pasien agar pasien segera mendapatkan ereksi dan metode ini menggunakan jarum halus untuk menyuntikan obat ke dasar atau bagian samping penis.

Nah, itulah tadi berbagai mancam penjelasan mengenai penyebab impotensi dan jika anda mengalami masalah impotensi maka segera diobati di Klinik Utama Gracia dan Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan mengklik tombol chat online di atas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi impotensi ada baiknya Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa itu impotensi? Impotensi adalah kondisi dimana seorang pria tidak mampu ereksi atau tidak dapat mempertahankan ereksi dalam waktu yang lama.

Bagi seorang pria, mengalami impotensi adalah sesuatu hal yang sangat memalukan dimana akan membuat seseorang menjadi tidak percaya diri dan minder dengan pasangannya. Atau bagi seorang yang sudah menikah akan membuat hubungan rumah tangga menjadi tidak harmonis, karena tidak dapat memuaskan pasangannya.

Impotensi merupakan masalah seksual yang umum terjadi dikalangan pria, sebagian besar kasus ini dialami oleh pria berusia 40 tahun keatas. Impotensi atau disfungsi ereksi bukan merupakan masalah serius apabila hanya dialami sesekali. Tetapi apabila gejalanya tidak kunjung hilang patut diwaspadai, karena hal itu bisa menjadi peringatan bahwa Anda sedang menderita gejala serius, seperti diabetes atau penyakit jantung coroner. Oleh sebab itu, kebanyakan pria mencari cara mengatasi impotensi dengan menggunakan obat-obatan yang dijual bebas dipasaran, padahal obat tersebut memiliki efek samping yang sangat berbahaya untuk tubuh.

Penyebab Impotensi

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seorang laki-laki mengalami impotensi. Berikut ini adalah beberapa diantaranya :

1. Gangguan Psikologis

Misalnya rasa cemas dan stress yang cukup tinggi dapat menyebabkan masalah ini. Kondisi stress akan membuat seorang pria tidak bisa ereksi, gangguan seperti ini bisasanya dialami oleh pria yang berumur 40 tahun keatas.

2. Gangguan Fisik

Hal ini dipengaruhi oleh berbagai aktivitas seperti pekerjaan yang berat sehingga menyebabkan tubuh menjadi sangat lelah, pernah mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan kecacatan dan berbagai hal lain yang terjadi pada fisik.

3. Gaya Hidup Yang Tidak Sehat

Merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang adalah penyebab umum seseorang mengalami impotensi. Efeknya mungkin tidak akan terlihat dalam waktu yang cepat, tetapi apabila terus-menerus mengkonsumsi hal tersebut tidak hanya akan menyebabkan impotensi saja, tetapi akan menyebabkan gangguan penyakit lainnya.

4. Gangguan Pada Sistem Saraf

Hal ini terjadi karena diakibatkan oleh penyakit tertentu seperti, stroke, cedera tulang belakang, tumor tulang belakang, ceder parah dikepala. Penyakit Alzheimer, epilepsy.

5. Obesitas

Kegemukan jiga bisa menyebabkan seorang pria mengalami impotensi. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal seperti gangguan metabolism tubuh yang membuat hormon reproduksi tidak berjalan dengan baik. Biasanya orang yang mengalami obesitas aliran darah dalam tubuh tidak cukup baik sehingga menghambat ereksi.



Cara Mendiagnosis Impotensi



Biasanya dokter akan menanyakan beberapa hal sebagai langkah awal pemeriksaan impotensi, termasuk untuk mencari penyebabnya. Biasanya dokter akan bertanya seputar gejala-gejala yang Anda alami, riwayat kesehatan fisik dan psikologis, termasuk obat-obatan yang sedang atau yang pernah Anda konsumsi selama ini. Dokter juga tidak akan luput menanyakan tentang gaya hidup Anda seperti merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang.

Adapula beberapa tes yang akan dilakukan oleh dokter untuk mengetahui penyebab dari impotensi yang Anda alami seperti :

- USG (Ultrasonografi), pemeriksaan ini untuk mengetahui kelancaran aliran darah.
- Dokter juga akan melakukan tes darah, untuk mengetahui kadar testosteron dan mendeteksi diabetes, serta penyakit lainnya.
- Tes urin, untuk mendeteksi adanya penyakit lainnya.

Apakah Impotensi Bisa Diobati?

Impotensi tentu saja dapat diobati. Pengobatan impotensi tergantung kepada penyebabnya yang diketahui melalui hasil diagnosis. Apabila impotensi disebabkan oleh diabetes atau penyakit jantung, maka yang harus diobati terlebih dahulu adalah kedua kondisi tersebut.
Saat ini ada beberapa cara mengatasi impotensi dengan melakukan prosedur operasi yang dapat diterapkan, diantaranya :

a. Pompa Vakum

Alat ini berfungsi menarik darah kedalam penis sehingga terjadi ereksi. Pompa vakum sangat efektif dalam membantu mengobati impotensi, diketahui bahwa pria yang melakukan pengobatan menggunakan pompa vakum, impotensi dapat disembuhkan.

b. Operasi

Operasi akan dilakukan jika impotensi disebabkan oleh terhalangnya suplai aliran darah dari otak ke penis. Selain itu, operasi biasanya dilakukan untuk pria yang mengalami impotensi yang disebabkan oleh masalah anatomi atau akibat cedera yang cukup serius pada bagian panggul sehingga dokter akan merekomendasikan tindakan operasi sebagai cara mengatasi impotensi.

Adapula cara mengatasi impotensi dengan menerapkan pola hidup sehat seperti :

- Berhenti merokok dan minum-minuman beralkohol agar proses penyembuhan impotensi menjadi cepat.
- Apabila Anda mengalami obesitas sebaiknya segera menurunkan berat badan agar aliran darah menjadi lancer.
- Lakukan olahraga ringan untuk membantu menggerakan tubuh dan menjaga kesehatan tubuh.
- Kurangi tingkat stress dengan melakukan aktivitas seperti liburan, berkumpul dengan keluarga, teman, dan melakukan aktivitas yang Anda sukai.
- Mengkonsumsi makanan sehat dan makanan yang dapat menambah hormon testosteron adalah cara mengatasi impotensi yang mudah dilakukan.

Itulah tadi berbagai macam pembahasan mengenai impotensi dari penyebabnya, mendiagnosis, pengobatan serta cara mengatasi impotensi. Apabila Anda mengalami hal tersebut ada baiknya segera periksakan diri kedokter atau Anda bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk melakukan pengobatan.

Kami juga menyediakan layanan konsultasi online gratis, apabila Anda ingin mengetahui cara mengatasi impotensi yang efektif seperti apa. Dengan cara klik gambar dibawah ini.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ejakulasi dini merupakan momok yang memalukan bagi pria, Sehingga membuat banyak pria mencari tahu bagaimana cara atasi ejakulasi dini. Sebelum mengetahui cara atasi ejakulasi dini ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu ejakulasi dini dan apa penyebabnya.

Ejakulasi dini (ED) adalah bentuk disfungsi seksual pria yang berarti ketidakmampuan seorang pria menahan orgasme atau klimaks sehingga lebih cepat dari yang diinginkan. Hal ini dapat menyebabkan hubungan seksual yang tidak memuaskan bagi kedua pasangan. Hal ini dapat mempengaruhi hubungan rumah tangga yang bisa menjadi tidak harmonis. Ejakulasi dini merupakan salah satu bentuk disfungsi seksual pria yang paling umum atau sering terjadi.

Sebagian besar kasus ejakulasi dini tidak memiliki penyebab yang jelas. Faktor psikologis seperti kecemasan, rasa bersalah, atau depresi juga bisa menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Dalam beberapa kasus, ini mungkin terkait dengan penyebab medis seperti masalah hormonal, cedera, atau efek samping dari obat-obatan tertentu. Berikut ini adalah penyebab ejakulasi dini :

1. Kurang Pengalaman Dalam Hubungan Intim

Pria berusia puluhan tahun merasa lebih mantap melakukan hubungan seksual dibandingkan saat mereka masih muda. Tidak heran kalau seorang pria yang baru menikah kemampuan hubungan seksualnya belum begitu hebat. Tetapi setelah beberapa kali melakukan hubungan seksual, akan menambah kemampuannya dalam menahan ereksi.

2. Kekurangan Hormon Serotinin

Hormon Serotinin adalah zat alami yang berfungsi dalam proses ejakulasi. Sebuah penelitian membuktikan kalau semakin tinggi kadar hormone serotonin didalam otak, maka akan menunda ejakulasi dini. Sebaliknya apabila kekurangan hormone tersebut maka bisa membuat Anda mudah mengalami ejakulasi dini. Biasanya dokter akan memberikan obat anti depresi dan obat hipertensi, karena terbukti dapat meningkatkan kadar hormone serotonin. Sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi berbagai obat-obatan tersebut. Klik Untuk Konsultasi

3. Terlalu Bergairah

Stimulasi seks dan bergairah yang berlebihan akan tidak terkontrol, akibatnya ejakulasi dini mudah terjadi. Kondisi ini bisa Anda hindari dengan cara melakukan hubungan seksual dengan lembut, sabar dan tidak tergesa-gesa. Sehingga gairah Anda yang besar bisa terkontrol dengan baik.

4. Penyakit Fisik

Pernah mengalami sebuah cidera atau kecelakaan bisa mengganggu sistem saraf sehingga berdampak pada ejakulasi dini.



Lalu Bagaimanakah Cara Atasi Ejakulasi Dini?



Banyak pria yang menderita kondisi tersebut ingin mengetahui mengapa mereka tidak dapat bertahan cukup lama dan bagaimana cara atasi ejakulasi dini. Berikut ini adalah cara atasi ejakulasi dini yang bisa ada lakukan dengan pasangan Anda :

- Komunikasikan permasalahan Anda dengan pasangan Anda, agar bisa bersama-sama mencari solusi terbaik.
- Rajinlah berolahraga, seperti jogging, skipping, renang adalah cara atasi ejakulasi dini yang mudah dilakukan dirumah.
- Lakukan hubungan seksual dengan berganti posisi.
- Tarik napas dalam-dalam ketika ingin ejakulasi untuk menundanya.
- Cara atasi ejakulasi dini selanjutnya dengan menghindari onani dan stress.
- Latihan senam kegel serta latihan pernapasan.
- Lakukan pola hidup sehat seperti tidak merokok dan tidak minum alkohol.

Itulah tips yang dapat Anda lakukan sebagai cara atasi ejakulasi dini. Ejakulasi dini memang menjadi permasalahan yang cukup umum terjadi dikalangan para pria, sehingga membuat pria menjadi malu dan depresi. Apabila keluhan tidak juga membaik, cobalah untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis andrologi dengan cara klik gambar dibawah ini. Atau Anda juga bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia di Jakarta Pusat.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Tahukah Anda bahwa seorang pria membutuhkan banyak bagian tubuh yang berbeda yang bekerja dengan cara yang benar dari otak dan kelenjar yang mengendalikan hormon ke pembuluh darah? Dan salah satunya adalah untuk mempertahankan ereksi.

Namun, sayangnya banyak pria diluar sana yang seringkali merasa kesulitan untuk mempertahankan ereksi, bahkan mungkin saja seorang pria tersebut mengalami lemah syahwat ataupun impotensi yang bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, namun umumnya disebabkan oleh faktor fisik, mental dan emosional dll.

Penyebab fisik yang menyebabkan lemah syahwat berkisar dari penyakit jantung dan diabetes hingga tekanan darah tinggi maupun mengalami obesitas.

Bahkan kerusakan pada saraf atau arteri dapat menyebabkan masalah pada ereksi juga dan kurangnya berolahraga, meminum-minuman beralkohol, dan merokok bisa menimbulkan masalah ini. Di sisi lain masalah mental dan emosional, kegelisahan, depresi, dan stres semua bisa mengakibatkan hal tersebut.

Lalu, Bagaimanakah Cara Mengatasi Lemah Syahwat?

Berolahraga Secara Teratur

Cara mengatasi lemah syahwat yang pertama adalah dengan melakukan olahraga yang secara teratur, karena menurut penelitian terbaru menunjukan bahwa olahraga, terutama aktivitas aerobik yang ringan hingga kuat, dapat memperbaiki masalah impotensi. Namun, mungkin saja manfaatnya kurang pada beberapa pria yang memiliki penyakit jantung atau kondisi medis penting lainnya.

Jadi tak ada salahnya agar Anda secara rutin melakukan olahraga yang secara teratur, karena selain menyehatkan olahraga juga bisa mengurangi risiko mengalami impotensi dan konsultasikan kepada dokter Anda olahraga jenis apa yang paling tepat bagi Anda.

Konseling Dengan Psikologis

Jika lemah syahwat disebabkan karena stres, kecemasan atau depresi atau kondisi lain yang membuat stres dan ketegangan hubungan maka kemungkinan besar dokter akan menyarankan Anda, atau pasangan Anda untuk mengunjungi seorang psikolog.

Mengkonsumsi Suplemen Tertentu

Cara mengatasi lemah syahwat selanjutnya adalah dengan mengkonsumsi suplemen tertentu untuk mengatasi impotensi, namun ada baiknya tanyakan kepada dokter untuk memastikannya aman untuk dikonsumsi terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan kronis. Karena beberapa produk suplemen tertentu yang mengklaim bekerja untuk masalah disfungsi ereksi bisa sangat berbahaya.

Bahkan Food and Drug Administration (FDA) telah mengeluarkan peringatan tentang beberapa jenis "viagra herbal" karena mengandung obat berbahaya yang tidak tercatat dalam label dan dosisnya mungkin juga tidak diketahui, atau mungkin terkontaminasi selama formulasi.

Dan ternyata beberapa obat ataupun suplemen ini dapat berinteraksi dengan obat resep dan menyebabkan tekanan darah rendah, sehingga ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda.

Melakukan Perubahan Gaya Hidup

Tahukah Anda bahwa dalam banyak kasus, perubahan gaya hidup dan diet dapat membantu mengurangi untuk mengurangi gejala impotensi, karena perubahan gaya hidup bisa sangat membantu meningkatkan fungsi seksual dan mempengaruhi performa seksual Anda termasuk melakukan olahraga secara rutin, menghindari rokok, menghindari minum-minuman keras dan menurunkan berat badan jika dirasa obesitas.

Dengan Teknik Akupunktur

Meski penelitiannya sangat beragam, namun banyak yang menunjukkan hasil positif saat akupunktur digunakan untuk mengobati lemah syahwat, bahkan terdapat sebuah studi tahun 1999 yang menemukan bahwa akupunktur dapat meningkatkan kualitas ereksi dan memulihkan aktivitas seksual pada 39 % peserta.

Dan terdapat sebuah studi lainnya yang kemudian diterbitkan pada tahun 2003 yang melaporkan bahwa 21 % pasien impotensi yang menerima akupunktur telah memperbaiki masalah ereksi. Namun, risiko akupunktur akan sangat berefek jika dilakukan oleh seorang ahli akupunktur berlisensi

Mengkonsumsi Ginseng Merah

Tahukah Anda bahwa ginseng merah yaitu ramuan alami asal Asia ini dapat meningkatkan aliran darah ke Mr P, menurut Dr. Montague.

Bahkan dalam sebuah penelitian enam dari tujuh pria melakukan uji klinis dan menemukan bahwa fungsi seksual mereka membaik dibanding dengan sebelumnya. Namun meskipun kualitas studi rendah, peneliti menyimpulkan bahwa uji coba ini dapat memberikan bukti sugestif untuk efektivitas ginseng merah untuk mengatasi lemah syahwat.

Berlatihlah Latihan Dasar panggul

Tahukah Anda bahwa otot dasar panggul yang lemah dapat menyebabkan seorang pria untuk mengalami masalah impotensi dan dengan memperkuat otot dasar panggul dapat memperbaiki fungsi ereksi pada 75% pria yang mengalami impotensi.

Dalam penelitian ini banyak pria yang berpartisipasi dalam program latihan otot dasar panggul 3 bulan di Inggris.

"Otot pelvic lantai yang kuat memberikan dasar yang baik untuk Mr P yang tegak dan mencegah darah melarikan diri dari ereksi," kata pemimpin penelitian Grace Dorey, PhD, profesor fisioterapi emeritus di University of West England di Bristol.

Itulah tadi berbagai macam cara mengatasi lemah syahwat dan misalkan Anda mengalami permasalahan ini maka jangan malu untuk menyembuhkannya di Klinik Utama Gracia atau Anda juga bisa berkonsultasi dengan menekan tombol chat online di bawah.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Mungkin bagi seorang pria pasti sudah tidak asing bukan jika mendengar impotensi, lalu apa itu impoten? Impoten merupakan suatu gangguan seksual yang biasanya ditandai dengan ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi pada Mr P saat melakukan hubungan badan dengan pasangannya.

Apa itu impoten? Diketahui bahwa impoten merupakan bentuk dari disfungsi ereksi (DE) yang merupakan sebuah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sebuah kondisi pada pria yang tidak bisa ereksi saat melakukan hubungan badan.

Terkadang walaupun bisa ereksi akan tetapi kemungkinan besar ereksinya itu terasa lembek, dan ternyata impotensi juga memiliki tingkatan yang tentu sangat bervariasi mulai dari ringan sampai berat bahkan pada tingkatan impotensi yang berat seorang pria hampir tidak bisa sama sekali untuk berereksi.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa impotensi bisa terjadi pada usia berapapun, namun lebih sering terjadi pada pria yang berusia lebih tua dari 65 tahun, sedangkan pada masalah fisik bisa menyebabkan impotensi sekitar 70% kasus, masalah emosional menyebabkan sekitar 10-20% kasus, dan 10-20% memiliki penyebab fisik dan emosional yang sangat beragam.

Lalu, Apakah yang Menjadi Penyebab Impotensi?

Diketahui bahwa penyebab impotensi yang paling umum adalah masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi pembuluh darah dan aliran darah pada Mr P dan hal ini termasuk pengerasan arteri (aterosklerosis), yang terkait dengan diabetes, obesitas, merokok, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Karena itu masalah ini bisa jadi pertanda bahwa terdapat penyakit jantung atau masalah kesehatan serius lainnya dan penyebab umum lainnya dari impotensi meliputi:

  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kurangnya keinginan seksual, karena ini bisa diakibatkan oleh depresi, kecemasan, penyakit otak seperti stroke, dan rendahnya hormon testosteron  yaitu hormon seks pada pria
  • Karena kerusakan pada saraf bisa mengantarkan sinyal dari otak ke Mr P sehingga dapat terjadi karena adanya penyakit seperti diabetes, multiple sclerosis, cedera tulang belakang, operasi pelvis atau prostat, akibat terapi radiasi, atau trauma panggul.
  • Ketidakseimbangan hormon, karena testosteron rendah, prolaktin tinggi, dan kadar hormon tiroid yang abnormal dapat menyebabkan masalah DE
  • Penyakit ginjal dan hati kronis, karena penyakit ini bisa mempengaruhi pembuluh darah, saraf, dan kadar hormon yang bisa menyebabkan impotensi
  • Penyebab langka impotensi lainnya termasuk karena jaringan parut dan Mr P melengkung (penyakit Peyronie)

Bagaimanakah Cara Untuk Mencegah Impotensi?

Mengkonsumsi Makanan Sehat

Tahukah Anda bahwa makanan yang tidak baik untuk jantung tentu saja tidak baik bagi kesehatan Mr P, karena dapat mengakibatkan kemampuannya untuk ereksi dan menyebabkan aliran darah ke Mr P terganggu.

Bahkan terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa pola makan yang sama yang dapat menyebabkan serangan jantung akibat aliran darah yang terbatas di arteri koroner juga dapat menghambat aliran darah yang menuju ke Mr P, selain itu aliran darah dibutuhkan agar Mr P bisa tetap tegak.

Diketahui bahwa dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung sedikit kandungan buah dan sayuran bersama dengan banyak makanan berlemak, makanan yang digoreng, dan olahan dapat menyebabkan penurunan sirkulasi darah ke seluruh tubuh termasuk sirkulasi darah pada Mr P.

Karena apa pun yang buruk bagi kesehatan seorang pasti juga buruk bagi kesehatan Mr P, menurut Andrew McCullough, MD, profesor urologi klinis dan direktur program kesehatan seksual pria di New York University Langone Medical Center.

Selain itu studi terbaru menunjukkan bahwa DE relatif jarang terjadi pada pria yang mengkonsumsi makanan sehat yang meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, lemak sehat untuk jantung termasuk kacang-kacangan dan minyak zaitun, ikan, dan anggur yang terutama berwarna merah.

Mempertahankan Berat Badan yang Sehat

Tahukah Anda bahwa kelebihan berat badan ataupun obesitas dapat membawa banyak masalah pada kesehatan? Salah satunya termasuk diabetes tipe 2, yang ternyata dapat menyebabkan kerusakan saraf di seluruh tubuh sehingga bisa mempengaruhi saraf yang memasok darah ke Mr P dan menyebabkan impotensi.

Hindari Tekanan Darah Tinggi dan Kolesterol Tinggi

Ternyata kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi bisa merusak pembuluh darah, termasuk yang membawa darah ke Mr P, sehingga akhirnya hal ini bisa menyebabkan masalah impotensi.

Sehingga jika Anda merasa mengalami impotensi maka ada baiknya segera lakukan pemeriksaan kadar kolesterol dan tekanan darah ke dokter dan jika kadar kolesterol Anda tinggi maka segeralah turunkan dengan bantuan dokter.

Hindari Obat-Obatan Tertentu

Ternyata obat tekanan darah mungkin bisa menyulitkan seorang pria untuk ereksi maka ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu jika ingin mengkonsumsi obat ini, akan tetapi dokter mengatakan bahwa kebanyakan kasus ED yang disalahkan pada obat ini, namun sebenarnya disebabkan oleh adanya kerusakan arteri akibat tekanan darah tinggi (juga disebut hipertensi).

Nah, itulah tadi berbagai macam penjelasan mengenai apa itu impotensi dan misalkan Anda menduga menderita gangguan impotensi maka sudah saatnya Anda untuk melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia.