User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ciri ciri ejakulasi dini ialah keluarnya sperma yang terlalu cepat. Ejakulasi dini merupakan salah satu masalah seks nomor satu pada pria. Dalam setiap kelompok usia dewasa, sekitar 30 persen pria mengeluhkan kontrol ejakulasi yang buruk. Di antara pria yang lebih tua, disfungsi ereksi menjadi lebih umum, tetapi mulai dari usia 18 tahun, ejakulasi dini banyak memengaruhi pria.

Akibatnya ejakulasi dini telah menelurkan kearifan konvensional misalnya, bahwa orang-orang yang tidak memiliki kontrol ejakulasi menderita masalah kecemasan yang serius. Jika Anda mengalami orgasme lebih cepat daripada yang Anda atau pasangan Anda harapkan saat berhubungan seks. Ini bisa menjadi masalah yang membuat pasangan tidak melakukan seks yang memuaskan.

Ciri Ejakulasi Dini


Ejakulasi dini merupakan ketidakmampuan pria untuk menunda ejakulasi lebih dari satu menit setelah penetrasi dilakukan, yang harus Anda ketahui ejakulasi dini tidak hanya terjadi pada saat berhubungan seksual, tetapi juga dapat terjadi pada saat pria masturbasi. Ejakulasi dini akan membuat Anda bersama pasangan tertekan untuk masalah ini, sehingga akan membuat pasangan wanita menjadi kecewa dan jiga akan berdampak pada kebahagian Anda besama pasangan.

Ada beberapa ciri ejakulasi dini, antara lain adalah :

1. Pria yang mengalami ciri ejakulasi dini biasanya memiliki dorongan seksual yang sangat kuat dan ingin segera untuk dipenuhi.
2. Pada penderita yang mengalami ejakulasi dini biasanya penis akan mudah untuk ereksi dan mudah untuk ejakulasi.
3. Ereksi yang terjadi berlangsung cukup singkat.
4. Pria akan mencapai klimak lebih cepat daripada pasangannya, sehingga menimbulkan kekecewaan.

Ciri ejakulasi dini ada dua macam antara lain adalah :

• Ejakulasi dini Primer dimana ejakulasi ini terjadi hampir semasa hidup pria dewasa yang timbul semenjak menginjak usia remaja.

• Ejakulasi dini sekunder dimana ketika ejakulasi dini terjadi pada seseorang yang sebelumnya tidak pernah mengalami masalah dan selalu memiliki waktu ejakulasi yang normal.

Baca Juga :  Fakta Penyebab Ejakulasi Dini Pada Remaja

Apa Penyebab Ejakulasi Dini?


Banyak hal yang dapat mempengauruhi orgasme, antara lain adalah :

• Kegembiraan.
• Sensitivitas penis.
• Perasaan seperti rasa bersalah, kecemasan, atau ketakutan.
• Tekanan untuk tampil.
• Stres dalam hubungan Anda dengan pasangan seksual Anda.
• Ejakulasi dini dapat terjadi jika Anda sudah lama tidak berhubungan seks. Ini juga umum beberapa kali pertama Anda berhubungan seks dengan pasangan baru.

Banyak pria dewasa yang merasa dirinya mengalami ciri ejakulasi dini dan merasa dirnya tidak cukup kuat untuk memuaskan pasangannya di ranjang. Tetapi tanda gejala yang timbul dari penyakit ini biasanya tidak sesuai dengan diagnosis dan ciri-ciri seseorang mengalami ejakulasi dini. Pria dewasa yang merasa dirinya mengalami ciri ejakulasi dini, tetapi sebenarnya bisa saja hanya mengalami gangguan ejakulasi sementara yang tidak menetap dimana masih dalam batas normal. Misalnya beberapa pria mengalami ejakulasi yang terlau cepat, tetapi selebihnya ejakulasi tersebut dengan waktu yang biasa.

Jika Anda mengalami ciri ejakulasi dini, sebaiknya segera periksakan diri anda pada dokter. Tetapi hampir semua pria yang mengalami ejakuasi dini malu untuk datang dan berkonsultasi pada dokter untuk mengutarakan masalah kesehatan seksual. Tetapi akan lebih baik jika Anda memberitahu dokter dan kondisi yang Anda alami saat ini dapat ditangani, sehingga hal ini akan meengembalikan rasa kepercayaan diri Anda.

Jika Mengalami Ejakulasi Dini, Anda Dapat Berkonsultasi Dengan Klinik Utama Gracia


Jangan selepekan ejakulasi dini, walaupun bukan kategore penyakit yang berbahaya tetapi penyakit ini dapat menyebabkan hubungan dengan pasangan menjadi kurang harmonis. Hal ini disebabkan karena pasangan Anda tidak merasa puas ketika berhubungan intim dengan Anda.

Apabila ejakulasi dini sudah menjadi masalah yang serius, sebaiknya Anda segera berkonsultasi secara online dengan kami, untuk mendapatkan bantuan medis dengan cara klik konsultasi online atau hubungi hotline kami di nomor 081336361555.

Baca Juga :  Pria, Jangan Abaikan Gejala Ejakulasi Dini Yang Dialami


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tanda impotensi pada pria secara umum bisa dirasakan ketika melakukan aktivitas seksual. Secara umum, impotensi adalah suatu kondisi dimana alat kelamin pria tidak mencapai ereksi atau sulit bertahan di posisi ereksi. Hal inilah yang biasa disebut disfungsi ereksi dan dianggap sebagai sebuah awal dari gejala impoten.

Gagalnya seorang pria mempertahankan posisi ereksi bisa terjadi karena berbagai hal, seperti depresi, cemas, gangguan hormon, dan penyempitan pembuluh darah menuju penis. Tanda impotensi pada pria bisa pula disebabkan karena faktor psikis, seperti memendam perasaan sakit hati terhadap pasangan. Impotensi merupakan masalah umum yang dialami kalangan pria. Sebagian besar kasus tersebut dialami oleh pria dengan usia di atas 40 tahun.

Baca Juga :  Penyebab Impotensi Usia Muda Dan Cara Mengatasinya Disini

Apa Penyebab Impotensi Pada Pria?


Penyebab seorang pria mengalami disfungsi ereksi bisa dikarenakan adanya tekanan dari dalam diri yang membuat penderitanya mengalami stress. Tak hanya itu, tanda impotensi pada pria bisa berasal dari faktor lain seperti pola hidup dan kebiasaan sehari-hari. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa membuat Anda terkena impotensi.

• Merokok

Rokok sudah dikenal sebagai salah satu penyebab kematian di masyarakat. Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi hingga 2 kali lipat dibandingkan yang bukan perokok.

• Kegemukan

Terlalu banyak mengonsumsi makanan tanpa disertai pola hidup yang sehat dapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas (kegemukan). Fakta lainnya, pria yang mengalami kegemukan memiliki peluang besar menderita disfungsi ereksi.

• Diabetes Melitus

Pria yang memiliki penyakit diabetes melitus berisiko dua sampai tiga kali lipat menderita impotensi. Dalam beberapa kasus, masalah yang berhubungan dengan disfungsi ereksi menjadi petunjuk awal kemungkinan Anda mempunyai riwayat penyakit diabetes.

• Depresi

Pria yang sering mengalami depresi memiliki risiko lebih tinggi dua kali lipat untuk terkena disfungsi ereksi. Namun, sebaliknya pada kelompok pria yang mengalami disfungsi ereksi sebagian besar akan menderita depresi.

• Penggunaan Obat-Obatan

Tanda impotensi pada pria juga dapat muncul karena efek samping obat-obatan tertentu. Pria yang sering mengonsumsi obat pereda rasa nyeri berpotensi besar mengalami disfungsi ereksi. Selain itu, penggunaan obat-obatan terlarang juga menjadi penyebab seorang pria mengalami impotensi.

 

Gejala dan Tanda Impotensi Pada Pria

Sulitnya penis mencapai dan bertahan pada proses ereksi merupakan gejala utama seorang pria mengalami disfungsi ereksi. Meskipun bukan masalah serius, disfungsi ereksi juga dapat membahayakan jika gejala tidak kunjung hilang. Salah satunya, pria akan kesulitan dalam berhubungan seksual karena gairan seksual menurun.
 
Kondisi akan semakin serius jika tidak cepat ditangani karena akan menimbulkan penyakit lain, seperti diabetes dan jantung koroner. Selain berdampak buruk bagi kehidupan seksual, impotensi juga dapat menurunkan kepercayaan diri dan gangguan psikologis lainnnya seperti depresi.

Diagnosis Penyakit Impotensi Pada Pria


Dokter biasanya akan menanyakan seputar pola hidup yang dilakukan penderita disfungsi ereksi. Mencari penyebab manjadi sebuah langkah awal untuk mengetahui penanganan seperti apa yang tepat. Jika impotensi dialami teus menerus, hal ini dianggap bahwa Anda menderita penyakit lainnya.

Salah satu faktor utama Anda menderita disfungsi ereksi adalah gangguan psikologis, seperti masalah dengan pasangan. Beberapa pemeriksaan lanjutan juga bisa dilakukan guna memastikan darimana impotensi yang Anda derita berasal. Berikut contoh pemeriksaan yang kerap dilakukan.

• Ultrasonografi (USG), untuk mengetahui tingkat kelancaran aliran darah.
• Tes darah, untuk mengetahui kadar testosteron dan mendeteksi penyakit jantung.
• Tes urin, untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit diabetes.
• Elektrokardiogram (EKG), untuk mendeteksi gangguan pada organ jantung.

Bagaimana Pencegahan Tanda Impotensi Pada Pria

Pencegahan untuk menghindari munculnya tanda impotensi pada pria bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pencegahan impotensi harus dilakukan secara maksimal guna mendapatkan hasil yang diinginkan. Berikut beberapa hal yang bisa Anda terapkan :
 
• Berhenti merokok.
• Kurangi berat badan (bagi penderita obesitas).
• Olahraga secara teratur.
• Konsumsi makanan bergizi.
• Tidak minum minuman beralkohol.
• Tidak menggunakan obat-obatan terlarang.
• Mencegah atau mengurangi stres.

Penanganan Tepat Bagi Penderita Impotensi

Beberapa jenis senam khusus biasanya disarankan bagi mereka yang mengalami disfungsi ereksi. Senam yang dilakukan bertujuan untuk memperkuart otot serta merelaksasikan otot panggul. Pada dasarnya. Penanganan impotensi bergantung pada penyebab yang diketahui melalui hasil diagnosis. Untuk itu, segeralah konsultasikan dengan dokter andrologi untuk menanganan lebih lanjut.

Segera Konsultasi dengan Klinik Utama Gracia


Klinik Utama Gracia merupakan salah satu klinik terbaik yang ada di Jakarta. Klinik kesehatan khusus penyakit kelamin ini sudah terpecaya karena menggunakan peralatan medis yang canggih dan modern untuk menangani segala penyakit mengenai Ginekologi, Andrologi, dan Penyakit Kelamin.

Anda bisa langsung menghubungi hotline Kami di nomor 081336361555 dan mengonsultasikan kepada dokter ahli di klinik Kami. Membiarkan penyakit ini akan membuat keadaan Anda semakin memburuk. Untuk itu, segera hubungi Klinik Utama Gracia untuk penanganan lebih lanjut atau bisa klik gambar dibawah ini untuk melakukan konsultasi melalui chat online.

Baca Juga :  Penyebab Impotensi Pada Pria, Nomor 6 Tak Terduga


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kebanyakan pria tidak menyadari kalau dirinya mengalami ejakulasi dini, dikarenakan tidak mengetahui gejala ejakulasi dini dan penyebabnya. Sebelum membahas itu, lebih baik ketahui terlebih dahulu apa itu ejakulasi dini.

Ejakulasi dini adalah sebuah kondisi yang mana merupakan bentuk disfungsi seksual dan mempengaruhi kualitas kehidupan seksual seorang pria. ejakulasi merupakan kondisi yang mana adalah puncak atau klimaks bagi seseorang ketika orgasme. Masalah ejakulasi dini bisa menjadi mempengaruhi kepuasan seksual baik untuk pria maupun pasangannya.

Terkadang seorang pria juga memiliki komplikasi dengan organ reproduksinya untuk menghasilkan masalah atau gangguan pada fungsi seksualnya. Ketika Anda mengalami ejakulasi yang lebih cepat daripada yang diinginkan tentu hal tersebut akan mempengaruhi kondisi lainnya dalam tubuh Anda. Anda disarankan untuk tidak melakukan hal-hal yang nantinya akan memperburuk kondisi keluhan ketika hal tersebut terjadi.

Bentuk dari disfungsi seksual yang sering dialami oleh sebagian besar pria bisa mencakup ejakulasi dini maupun impotensi atau disfungsi ereksi. Namun masalah disfungsi seksual pada pria yang dibiarkan terus-menerus tentu akan berakibat fatal bagi sistem tubuh. Anda memerlukan beberapa pemeriksaan dan perawatan untuk menghindari gejala ejakulasi dini yang berlanjut.

Baca Juga :  5 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Tanpa Obat, Agar Tahan Lama

Apa yang menyebabkan gejala ejakulasi dini muncul? berikut adalah beberapa kondisi dan faktor yang menyebabkan keluhan ejakulasi dini muncul yang termasuk seperti :

• Penyebab biologis atau fisik

Penyebab biologis atau fisik memiliki beberapa hala yng juga berkontribusi untuk menimbulkan gejala ejakulasi dini, hal tersebut termasuk dalam :
 
• Tingkat hormonal yang tidak normal
• Sifat yang diwariskan
• Peradangan atau adanya infeksi pada organ reproduksi bagian dalam Anda baik prostat maupun uretra
• Adanya gangguan fungsi seksual lainnya seperti disfungsi ereksi atau impotensi
• Memiliki kadar zat kimia dalam otak yang tidak normal (neurotransmitter)

• Penyebab psikologis


Selain kondisi yang berlangsung secara fisik, kemampuanseseorang secara psikis juga bisa menjadi pengaruh atau emmaikan perannya dalam keluhan ejakulasi dini, diantaranya seperti :

• Pengalaman awal berhubungan seksual
• Mengalami pelecehan seksual
• Tekanan, depresi, dan stres
• Perasaan bersalah pada saat melakukan hubungan seksual
• Kekhawatiran yang terlalu tinggi akan suatu hal
• Memiliki citra tubuh yang kurang baik

Kedua penyebab tersebut akan menjadi faktor yang kompleks ketika keduanya saling melibatkan satu sama lainnya dalam terjadinya sebuah keluhan. Memerlukan beberapa metode dan jenis yang yang sesaui untuk mengatasi keluhan terdasarkan penyebabnya. Diperlukan kerjasama secara psikologis dan juga biologis agar keluhan atau gejala yang muncul bisa ditangani dengan baik oleh dokter.

 

Munculnya Gejala Ejakulasi Dini


Apa yang menjadikan gejala ejakulasi dini muncul ketika Anda melakukan aktifitas seksual tentu harus menjadi sebuah pertimbangan yang sangat penting bagi seorang pria. gejala utama yang dirasakan mungkin termasuk seperti :

• Sering atau hampir setiap kali berhubungan seksual akan lebih cepat untuk ejakulasi bahkan jika dengan sedikit rangsangan
• Penurunan kenikmatan seksual atau gairah karena kontrol yang buruk terhadap ejakulsinya
• Tidak dapat menunda atau mengontrol ejakulasi selama aktifitas seksual dilakukan
• Merasa tertekan, frustasi, atau cenderung menghindari adanya aktifitas seksual yang dilakukan

Saat Anda melakukan penetrasi dan dalam waktu yang bersamaan atau Ana tidak bisa menunda ejakulasi selama satu menit setelah penetrasi dilakukan yang berati Anda sudah masuk dalam gejala ejakulasi dini fatal. Dan ketika masalah tersebut bahkan terjadi disemua situasi seksual atau ketika Anda sedang melakukan masturbasi tentu Anda harus mewaspadai kondisi tersebut. Keluhan atau gejala ejakulasi dini sendiri dapat diklasifikan menjadi 2 bagian yaitu :

• Ejakulasi dini primer. Bentuk dari ejakulasi dini yang terjadi seumur hidup atau hampir disemua aktifitas seksual yang Anda lakukan. kondisi ini biasanya sudah dimulai dari pertama kali Anda melakukan aktifitas seksual.

• Ejakulasi dini sekunder. Acquired ejakulasi dini ini berkembang atau muncul saat sebelumnya Anda memiliki pengalaman seksual yang normal atau tanpa masalah.

Dalam kondisi tertentu ejakulasi dini bisa dikatakan sebagai keadaan yang terjadi secara alami, namun sebaliknya ketika gejala ejakulsi dini sudah berlangsung secara konsisten. Banyak pria yang merasa bahwa mereka memiliki keluhan ejakulasi dini, tetapi gejalanya tidak memenuhi kriteria diagnostik untuk dikatakan sebagai ejakulasi dini.

Diagnosis Dan Penanganan Gejala Ejakulasi Dini Lebih Lanjut


Diperlukan diagnosis untuk Anda yang memiliki gejala ejakulasi dini agar bisa ditentukan perawatan atau penaganannya secara tepat. Keluhan ejakulasi dini didiagnosis berdasarkan gejala-gejala yang khas, beberapa pertanyaan diagnosis juga mungkin diajukan oleh dokter Anda untuk mengetahui informasi secara langsung. Bersikap terbuka dan memberikan informasi secara tepat akan memudahkan dokter dan hal tersebut akan semakin baik dalam proses penanganan keluhannya.

Beberapa tes atau pengecekan laboratorium tentu akan sangat membantu jalannya pemeriksaan dan untuk menentukan diagnosis Anda. Memeriksa prostat atau melakukan tes neurologis (sistem saraf) berguna untuk melihat apakah terdapat masalah fisik yang dimungkinkan menjadi alasan keluhan ejakulasi dini tersebut muncul.

Jika pemeriksaan secara fisik yang dilakukan belum bisa memberikan pengaruh pada keluhan tersebut, Anda juga mungkin bisa disarankan untuk melakukan konsultasi dengan ahli psikologi untuk mengungkap kemungkinan adanya faktor mental atau emosional yang signifikan dan berkontribusi terhadap keluhan ejakulasi dini Anda tersebut.

Klinik Utama Gracia merupakan klinik khusus kesehatan organ genital yang menangani keluhan mengenai penyakit menular seksual (PMS), andrologi, ginekologi, dan juga keluhan genital lainnya. Klinik Utama Gracia menggunakan metode modern serta canggih pada setiap tindakan yang dilakukan. Sehingga untuk pengobatan diklinik kami tidak hanya menggobati keluhan secara fisik atau yang terlihat tetapi juga terfokus pada pengobatan untuk penyebabnya.

Segera lakukan pemeriksaan diklinik kami atau hubungi 081336361555 untuk berkonsultasi dengan dokter maupun tenaga medis ahli kami. Atau bisa menggunakan layanan konsultasi online dengan klik gambar dibawah ini.

Baca Juga :  Cara Atasi Ejakulasi Dini Dengan Mudah


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bagi pria, impotensi merupakan penyakit yang menakutkan dan memalukan, sehingga membuat banyak pria mencari cara bagaimana cara mencegah impotensi. Sebelum menjelaskan bagaimana cara mencegah impotensi, ada baiknya ketahui dahulu apa itu sebenarnya impotensi.

Baca Juga :  3 Tanda Dan Gejala Impotensi Pada Pria Muda

Impotensi, Gejala Dan Penyebabnya Bagi Pria


Pengertian impotensi bagi pria adalah suatu kondisi yang mana secara konsisten Anda memiliki masalah dengan kemampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seksual. kondisi ini juga termasuk dalam bentuk disfungsi seksual yang disebut dengan disfungsi ereksi atau impotensi.

Ereksi merupakan kondisi dimana organ genital pria memiliki ukuran yang lebih besar, mengeras atau menegang untuk melakukan hubungan seksual. saat Anda memiliki gejala seperti :

• Kesulitan untuk mendapatkan ereksi
• Susah untuk menjaga ereksi
• Ereksi yang tidak bisa maksimal atau loyo
• Berkurangnya keinginan atau hasrat seksual

Sepanjang gejala tersebut mungkin masih bisa ditoleransi atau masih bisa menjadi bagian dalam waktu yang tidak terlalu sering tentunya akan menjadi sebuah masalah jika kondisi tersebut akan terus berlanjut. Dibutuhkan tindakan untuk mencegah impotensi agar menghindari adanya kondisi berlanjut yang diakibatkan oleh penyebab impotensi. Ada dua penyebab yang dikategorikan untuk menjadi alasan penyakit impotensi tersebut muncul yaitu :

• Penyebab secara fisik

Penyebab impotensi secara fisik bisa berupa riwayat medis dari orang tersebut misalnya seperti diabetes, darah tinggi, kolesterol, masalah jantung, gaya hidup, kegemukan, gangguan tidur, memiliki riwayat cedera atau pembedahan di area panggul maupun sumsum tulang belakang. Serta konsumsi jenis obat-obatan tertentu.

• Penyebab secara psikologis

Ini biasanya akan lebih sering dialami atau dirasakan oleh pria diusia muda, karena disini fungsi otak memainkan peran kunci yang penting bagi serangkaian peristiwa atau kondisi yang menyebabkan dimulainya ereksi atau perasaan terhadap gairah seksual. depresi, tekanan, masalah hubungan dengan pasangan serta komunikasi yang buruk bisa menjadi alasan untuk menjadi penyebab impotensi secara psikis yang dialami.

 

Mendiagnosis Impotensi Untuk Mengetahui Kondisi Anda


Bagaimana mendiagnosis keluhan impotensi untuk Anda, jika Anda juga belum bisa mencegah impotensi yang muncul sebagai keluhan yang menganggu kehidupan seksual Anda tersebut. Untuk mendiagnosis keluhan yang Anda alami tersebut maka dibutuhkan Antisipasi atau mencegah impotensi terus berkembang hingga membahayakan kesehatan Anda nantinya.

Jika gejala-gejala dari disfungsi seksual atau impotensi tersebut sudah sering atau hampir selalu ada ketika Anda akan melakukan hubungan seksual. sebaiknya segera konsultasikan keluhan atau kondisi Anda tersebut dengan dokter atau mendatangi klinik khusus yang memang menangani keluhan Anda tersebut secara tepat. memilih tempat perawatan juga akan menentukan proses pemulihan yang nantinya akan Anda alami.

Dokter Anda mungkin akan melakukan beberapa tes atau pengecekan agar dapat memastikan kondisi Anda sebagai bahan analisa dalam pengambilan diagnosis. Tes atau pengecekan yang dilakukan mungkin akan meliputi :

• Pemeriksaan fisik
• Tes darah dan tes urin
• Pencitraan atau USG
• Ujian psikologi

Pemeriksaan dan tes yang akan dilakukan atau disarankan bagi Anda tentu sebelumnya harus disesuaikan dengan kondisi serta tingkat keparahan keluhan yang dialami. Hal ini bertujuan utnuk menghindari adanya perawatan yang berlangsung secara sembarang serta adanya peawtan yang berlangsung secara tidak efektif.

Perawatan Yang Tepat Untuk Mencegah Impotensi Pada Pria


  • Memperhatikan makanan yang Anda makan
  • Mempertahankan berat badan yang sehat
  • Hindari tekanan darah tinggi dan kolesterol
  • Hindari konsumsi alkohol
  • Memiliki gaya hidup sehat dengan sering berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok jika Anda seorang perokok aktif
  • Tidak melakukan berbagai kontak seksual yang berisiko
  • Menghindari adanya stres atau tekanan secara psikis
  • Tidak menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba
  • Menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan


Meskipun tidak semua disfungsi ereksi dapat diatasi, ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi dan mencegah impotensi. Jangan pernah menganggap keluhan tersebut tidak memiliki risiko bagi Anda jika keluhannya terus berlanjut dan terus dialami. Perawatan yang dilakukan tentu harus dilakukan dengan tenaga medis ahli dan juga berkompeten dalam bidangnya.

Perawatan untuk penyakit impotensi dapat mengubah hidup seseorang dan mempengaruhi harga diri seorang pria ketika dirinya memiliki keluhan tersebut. perawatan dengan pemberian obar oral serta terapi medis tertentu akan dsarankan oleh dokter Anda tergantung dengan kondisi keluhan Anda nantinya. Mencegah impotensi muncul dan berkembang dalam waktu yang lama tentu akan berpengaruh pada fungsi seksual organ reproduksi seorang pria.

Setiap tindakan perawatan juga menjadi bagian dari mencegah impotensi agar tidak mengembangkan bahayanya, serta tindakan tersebut juga berguna utnuk mengatasi gejala yang dirasakan dan bertujuan utnuk menyembuhkan keluhannya secara tuntas. Jangan biarkan keluhan impotensi atau disfungsi ereksi Anda berubah menjadi keluhan yang nantinya berisiko pada tingkat kesuburan hingga mengakibatkan infertilitas atau kemandulan.

Klinik Utama Gracia merupakan klinik khusus kesehatan organ genital yang menangani keluhan mengenai penyakit menular seksual (PMS), andrologi, ginekologi, dan juga keluhan genital lainnya. Klinik Utama Gracia menggunakan metode modern serta canggih pada setiap tindakan yang dilakukan. Sehingga untuk pengobatan diklinik kami tidak hanya menggobati keluhan secara fisik atau yang terlihat tetapi juga terfokus pada pengobatan untuk penyebabnya.

Segera lakukan pemeriksaan diklinik kami atau hubungi 081336361555 untuk berkonsultasi dengan dokter maupun tenaga medis ahli kami. Anda juga bisa menggunakan layanan konsultasi via chat online dengan cara klik gambar konsultasi yang sudah tersedia dihalaman ini.

Baca Juga :  Penyebab Impotensi Usia Muda Dan Cara Mengatasinya Disini


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sakit ketika kencing adalah gejala rasa sakit, ketidaknyamanan atau terasa terbakar ketika buang air kecil yang disebabkan oleh suatu bakteri yang menyerang saluran kemih. Gejala sakit ketika kencing lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua dibanding pada pria lebih muda. Rasa kencing yang menyakitkan dapat disebabkan oleh hal-hal yang berbeda termasuk :

• Infeksi di saluran kemih.
• Iritasi atau cedera pada area genital.
• Batu di saluran kemih.

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyebab tersering pada kencing yang menyakitkan. Rasa sakit ketika kencing bisa menjadi gejala yang menyedihkan, tapi sangat jarang dikatakan sebagai penyakit serius. Ada banyak kondisi yang berbeda yang dapat menyebabkan buang air kecil yang menyakitkan dan dalam banyak kasus yang dapat ditangani dengan mudah.

Baca Juga :  Inilah Bahaya Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Apa Penyebab Kencing Yang Menyakitkan?


Pada wanita, infeksi vagina juga dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil. Jika rasa sakit ada pada kulit diluar daerah vagina, maka rasa nyeri kemungkinan karena peradangan atau iritasi pada kulit. Pada pria, masalah yang terkait dengan prostat (seperti pembesaran prostat) biasanya menyebabkan rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.

Sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan kencing yang menyakitkan. Pada wanita, infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyebab umum kencing yang menyakitkan. Pada pria, urethritis dan kondisi prostat tertentu sering menyebabkan kencing yang menyakitkan. Kondisi medis dan faktor eksternal yang dapat menyebabkan sakit ketika kencing termasuk :

• Cystitis (peradangan kandung kemih).
• Penyakit menular seksual (PMS) seperti gonore (kencing nanah, klamidia, herpes kelamin).
• Penyempitan uretra.
• Urethritis (infeksi pada uretra).
• Infeksi saluran kemih (ISK).
• Vaginitis (bakterial vaginosis).
• Infeksi ragi (vagina).
• Batu kandung kemih.

 

Sakit Ketika Kencing Dan Gejala Lainnya

Kencing yang menyakitkan pada dasarnya adalah kondisi yang menyakitkan yang berhubungan dengan buang air kecil. Biasanya tidak ada rasa sakit akan tetapi hanya terjadi saat buang air kecil. Rasa sakit ini dapat berkisar dari rasa sakit ringan sampai berat, hingga sensasi seperti menyengat atau terbakar. Membuat urine sangat sulit untuk keluar. Rasa sakit biasanya dirasakan disekitar saluran kemih. Gejala lainnya bisa meliputi :
 
• Seperti terbakar atau menyengat saat kencing.
• Dorongan untuk buang air kecil yang lebih sering.
• Kencing yang berbau buruk, berdarah atau berubah warna.
• Demam atau kedinginan.
• Mual atau muntah.
• Nyeri punggung bawah atau perut yang terasa sakit.
 
Jika kencing yang menyakitkan tidak ditangani bisa mengancam kehidupan tergantung pada penyebabnya. Komplikasi termasuk gagal ginjal, septikemia, syok dan penyebaran kanker. Oleh karena itu segera konsultasikan dengan dokter agar mendapat penanganan dengan segera atau pemeriksaan awal. Jika gejala berlangsung selama 2 hari, terutama jika rasa sakit dikaitkan dengan gejala lain seperti urine berbau busuk, nanah atau adanya darah dalam urine (hematuria), mual, muntah, demam, nyeri di punggung bagian bawah dan sering panas dingin.

Diagnosis Sakit Ketika Kencing Yang Paling Tepat


Perawatan kesehatan yang akan meninjau riwayat terlebih dahulu yang akan mencakup pertanyaan mengenai kesehatan secara keseluruhan dan sebelumnya dari kondisi kencing yang menyakitkan seperti frekuensi kencing dan riwayat seksual. Tingkat pemeriksaan fisik akan sangat bergantung pada riwayat kesehatannya.

Pemeriksaan biasanya akan mencakup pemeriksaan perut dan seringkali pemeriksaan genitalia eksternal dan pemeriksaan ginekologi untuk wanita. Sampel urine dapat dilakukan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kencing yang menyakitkan. Tes dipstick dapat menunjukkan keberadaan bakteri dan darah. Sampel kemudian dianalisis di laboratorium dimana diperiksa dibawah mikroskop. Sampel urine dilakukan untuk melihat bakteri yang tumbuh.

Pengobatan Sakit Ketika Kencing Di Klinik Utama Gracia


Penyebab kencing yang menyakitkan yang paling umum adalah infeksi saluran kemih (ISK). Infeksi diobati dengan antibiotik. Berdasarkan dari infeksi saluran kemih (ISK) harus dilakukan pengobatan yang optimal. Jika menunjukkan adanya bakteri yang muncul secara resisten terhadap pengobatan awal, biasanya dokter akan mengubah cara perawatannya setelah mengetahui hasil kulturnya.

Jika penyebab kencing yang menyakitkan tidak menular, perawatan dapat berlanjut luntuk kondisi kencing yang menyakitkan. Anda tidak perlu khawatir dan bingung ketika ingin mencari tempat pengobatan yang tepat. Karena Klinik Utama Gracia adalah salah satu klinik terbaik yang menangani penyakit sakit ketika kencing.

Jadi kami sangat merekomendasikan Anda untuk mengatasi permasalahan tersebut di Klinik Utama Gracia. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555, atau jika Anda ada pertanyaan lain seputar penyakit sakit ketika kencing bisa menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga :  Cara Mengobati Infeksi Saluran Kencing Pada Orang Dewasa


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.