User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sipilis adalah infeksi serius oleh karena itu harus segera dicari pengobatan sipilis pada pria dengan tepat. Sipilis ditularkan dari 1 orang ke orang lain saat berhubungan seksual. Sipilis disebabkan oleh bakteri (kuman). Sipilis menular dengan menyentuh darah atau luka seseorang yang menderita sipilis terutama luka pada mulut, penis atau anus orang tersebut.

Sipilis Berikut Penjelasannya

Sipilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Infeksi ini bisa disebut peniru karena mirip dengan infeksi penyakit yang lain dan begitu banyak tanda atau gejala sipilis yang tidak dapat dibedakan dengan tanda atau gejala penyakit lainnya. Sipilis adalah penyakit kelamin yang umum di kalangan pria.

Penyebab Sipilis Secara Umum


Seseorang dapat terinfeksi melalui seks oral, seks vaginal atau seks anal tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi atau melalui kontak seksual langsung dengan bakteri yang terkandung dalam luka atau ruam sipilis. Ini juga dapat ditularkan dari orang hamil yang terinfeksi ke janin dan dalam kasus yang sangat jarang sekali terjadi dari berbagi jarum yang tidak bersih untuk menyuntikkan obat-obatan terlarang. Sipilis meningkatkan risiko penularan atau terinfeksi HIV.

Baca Juga : Berbagai Cara Mengatasi Sipilis Dengan Cepat

 

Tanda Dan Gejala Sipilis Pada Pria

Beberapa orang tidak memiliki gejala dan dapat menularkan infeksi ke pasangan seksual tanpa menyadarinya. Sipilis bisa terjadi secara bertahap. Biasanya menular kurang dari 1 tahun selama tahap primer dan tahap sekunder dan awal pada tahap laten.
 
1. Tahap Primer
Selama tahap primer, 3 hari hingga 3 bulan setelah pajanan muncul rasa sakit yang disebut chancre. Luka muncul dimana bakteri pertama kali memasuki tubuh (genitalia eksternal di serviks atau leher rahim, di vagina, di bawah kulit khatan, di dubur, di mulut atau di tenggorokan). Selama tahap ini, seseorang bisa menularkannya ke pasangan seksualnya yaitua dapat dengan mudah menularkan ke orang lain. Luka akan tetap berada selama 3 minggu hingga 6 minggu dan kemudian akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, jika tidak segera ditangani penyakitnya akan berpindah ke tahap selanjutnya.
 
2. Tahap Sekunder
Jika sipilis tahap primer tidak segera diobati dari 3 minggu hingga 6 minggu setelah chancre sembuh, ruam dapat muncul dimana saja pada tubuh, pada telapak tangan dan pada telapak kaki. Ruam biasanya tidak gatal. Gejala lain kemungkinan termausk gejala seperti flu (kelenjar bengkak, nyeri sendi, nyeri otot dan demam), rambut rontok sementara dan pertumbuhan seperti kutil di area genital. Selama tahap ini, seseorang juga dapat menularkannya ke pasangan seksualnya. Gejala sekunder hilang setelah beberapa minggu tanpa pengobatan. Akan tetapi dapat kembali lagi atau kambuh. Terkadang ruam muncul saat chancre masih ada.
 
3. Tahap Laten Dan Tahap Tersier
Periode yang lama tanpa gejala dari tahap sekunder disebut tahap laten. Seseorang kemungkinan menularkannya selama tahap awal laten. Jika tidak segera diobati, dapat berlanjut ke tahap tersier. Gejala ini bisa memakan waktu 10 tahun hingga 30 tahun untuk berkembang. Dan bisa sangat serius yang mengakibatkan kerusakan pada otak, saraf, pembuluh darah dan jantung. Serta dapat menyebabkan kebutaan dan bahkan kematian.

Bagaimana Diagnosis Sipilis Yang Tepat?


Sipilis didiagnosis dengan menggabungkan informasi dari riwayat, pemeriksaan fisik dan tes atau pengujian darah. Ini juga dapat didiagnosis dari analisis di laboratorium melalui deteksi bakteri sipilis dalam sekresi dari chancre awal. Dokter dapat mengetahui seseorang yang menderita sipilis. Dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan alat kelamin untuk mencari ruam kulit atau luka. Tes atau pengujian darah dapat membuat antibodi untuk melawan infeksi. Orang-orang yang melawan bakteri sipilis dapat bertahan di tubuh selama bertahun-tahun. Selain itu juga dapat mendiagnosis sipilis dengan menguji cairan dari luka.

Bagaimana Pengobatan Sipilis Pada Pria Yang Parah


Jika terdeteksi dalam 1 tahun infeksinya, pengobatan sipilis pada pria sangat mudah dengan pengobatan melalui intravena atau dengan antibiotik. Dan utnuk seseorang dengan alergi terhadap pengobatan sipilis pada pria maka akan direkomendasikan pengobatan lain. Beberapa orang kemungkinan mengalami demam, nyeri otot, kedinginan dan sakit kepala.

Reaksi ini adalah salah satu tanda pengobatan sipilis pada pria untuk membunuh bakteri. Selain itu reaksi-reaksinya bisa meliputi gatal-gatal, sulit bernapas dan pembengkakan pada wajah atau mulut. Segera lakukan pengobatan sipilis pada pria di Klinik Utama Gracia. Dan pengobatan sipilis pada pria ini harus dilakukan secara efektif. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi nomor 081336361555 atau dengan layanan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Cara Aman Pengobatan Sipilis Pada Wanita

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sipilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Lalu bagaimana cara mengatasi sipilis dengan cepat? Karena infeksi ini berkembang secara bertahap. Sipilis adalah IMS, jika tidak segera melakukan pengobatan, penyakitnya bisa memburuk seiring waktu dan menyebabkan masalah keseahatan yang serius.

Sipilis Secara Umum

Infeksi dapat aktif di setiap waktu dan tidak aktif di waktu yang lain. Ketika infeksinya aktif kemungkinan adanya gejala. Namun ketika infeksinya tidak aktif, tidak adanya gejala meskipun masih memiliki sipilis. Akan tetapi ketika tidak memiliki gejala masih dapat menularkan sipilis pada orang lain. Dari kontak seksual penularan sipilis. Berhubungan dekat dengan alat kelamin, mulut atau dubur orang yang terinfeksi bisa terpapar infeksi.

Apa Yang Menyebabkan Sipilis?


Sipilis ditularkan ke pasangan selama kontak seksual seperti seks vaginal, seks oral dan seks anal. Sipilis disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Bakteri menyebabkan sipilis dan biasanya memasuki tubuh melalui jaringan yang melapisi tenggorokan, hidung, dubur dan vagina. Bakteri sipilis juga dapat ditularkan melalui kontak dengan penis atau vulva. Seseorang dengan sipilis yang memiliki luka atau ruam dapat menularkan infeksi pada orang lain. Pada wanita hamil yang terinfeksi juga dapat menularkan sipilis ke bayinya.

Baca Juga : Cara Aman Pengobatan Sipilis Pada Wanita

 

Apa Saja Gejala Yang Ada Pada Sipilis?

Gejalanya bervariasi tergantung pada tahapan infeksinya, seperti:
 
1. Sipilis Primer
• Gejalanya biasanya berkembang dari 3 hari hingga 3 bulan setelah kontak.
• Luka terbuka tanpa rasa sakit yang berkembang di sekitar alat kelamin, dubur dan mulut.
• Luka akan sembuh dengan sendirinya akan tetapi infeksinya tetap ada.
 
2. Sipilis Sekunder
• Gejalanya biasanya berkembang dari 2 minggu hingga 24 minggu setelah terpapar.
• Ruam dapat berkembang dimana saja pada tubuh termasuk pada telapak tangan dan pada telapak kaki.
• Gejalanya mirip dengan flu yang berkembang termasuk sakit kepala, demam ringan, kelelahan, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan dan sakit tenggorokan.
 
3. Sipilis Laten
• Tahap ini terjadi setelah tahap kedua.
• Biasanya tidak ada gejala yang muncul.

Bagaimana Sipilis Saat Didiagnosis?


Tes atau pengujian darah dilakukan. Jika memiliki luka, benjolan, ruam atau kutil disekitar area genital atau anal atau jika terpapar infeksi menular seksual (IMS) lainnya maka segera lakukan konsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan gejala dan riwayat seksual.

Kemungkinan juga beberapa tes atau pengujian di lakukan seperti darah untuk memeriksa infeksi. Karena luka terbuka akibat sipilis membuat infeksi HIV lebih mungkin terjadi dan kemungkinan juga harus melakukan tes atau pengujian untuk HIV. Untuk mencegah bayi terkena sipilis, dokter merekomendasikan semua wanita hamil melakukan tes atau pengujian darah.

Cara Mengatasi Sipilis Yang Benar


Dokter merekomendasikan cara mengatasi sipilis yang benar, dan biasanya dengan antibiotik. Usahakan hindari semua seks, seperti seks oral, seks anal atau seks vaginal selama 7 hari setelah pengobatan selesai dan dinyatakan sembuh oleh dokter. Sipilis dapat disembuhkan dengan antibiotik. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan pemeriksaan, tes atau pengujian dan pengobatan.

Dengan mencari cara mengatasi sipilis dapat menghindari masalah kesehatan serius lainnya. Pengobatan dapat mencegah penyebaran atau penularan sipilis ke orang lain. Jika wanita hamil dan memiliki sipilis yang tidak diobati maka dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran mati. Ini juga dapat menyebabkan bayi terlahir dengan infeksi dan disebut sipilis bawaan.

Pada setiap tahap infeksi, antibiotik bekerja dengan baik untuk menyembuhkan sipilis. Cara mengatasi sipilis ini tidak dapat memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh sipilis tahap akhir. Akan tetapi pengobatan dapat membantu mengindari masalah lebih lanjut dari infeksi. Cara mengatasi sipilis ini bisa Anda lakukan di Klinik Utama Gracia. Untuk info bisa menghubungi nomor 081336361555 atau dengan konsultasi melalui layanan dibawah ini.

Baca Juga : Inilah Gejala Sipilis Wanita Secara Umum

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sifilis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri penyebab sifilis yaitu Treponema Pallidum. Setelah gejala awal, bakteri sifilis dapat tetap berada di dalam tubuh untuk waktu yang lama, bahkan beberapa dekade sebelum menjadi aktif kembali. Sementara saat aktif dapat menyebabkan gejala, sifilis dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terserang AIDS.

Sifilis Secara Umum

Sifilis adalah penyakit menular seksual (PMS) dan bakteri penyebabnya adalah Treponema Pallidum. Sifilis masih dianggap sebagai penyakit yang berpotensi mematikan. Sifilis terdri dari 4 tahapan yaitu primer, sekunder, laten dan tersier. Ke 4 tahap ini jika tidak segera ditangani akan berdampak fatal.

Inilah Bakteri Penyebab Sifilis Yang Mengganggu


Bakteri penyebab sifilis adalah bakteri Treponema Pallidum. Cara penularannya dengan melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi. Biasanya terjadi melalui aktifitas seksual termasuk seks anal dan seks oral. Bakteri penyebab sifilis memasuki tubuh melalui luka di kulit atau selaput lendir. Cara penularan sifilis yang kurang umum adalah melalui kontak langsung dengan luka aktif seperti saat berciuman.

Baca Juga : Cara Penanganan Sifilis Yang Tepat

Gejala Penyakit Sifilis Meliputi:

Ada 4 tahap untuk penyakit ini, setiap tahapnya menghasilkan serangkaian gejalanya tersendiri, seperti:
 
1. Tahap Primer
Luka tanpa rasa sakit yang disebut chancre berkembang, biasanya di area genital (menunjukkan dimana bakteri penyebab sifilis masuk ke dalam tubuh). Namun kemungkinan juga muncul di area lain seperti di mulut jika sifilis berkontraksi akibat hubungan seks oral. Chancre keras dan mengeluarkan cairan yang mengandung bakteri sifilis. Tahap ini biasanya muncul sekitar 3 minggu setelah seseorang trekena sifilis (namun terjadi antara 10 hari dan 90 hari kemudian). Tahap ini berlangsung 4 minggu hingga 6 minggu. Selama itu chancre kemungkinan hilang sepenuhnya, akan tetapi infeksi tetap ada dan jika tidak segera diobati dapat berlanjut ke tahap berikutnya.
 
2. Tahap Sekunder
Bakteri penyebab sifilis menyebar ke aliran darah. Sejumlah gejala berkembang di kulit. Kemungkinan termasuk ruam merah pada telapak tangan dan telapak kaki, lepuhan kecil yang diisi dengan nanah atau bercak abu-abu atau merah mudah yang tebal. Kemungkinan juga adanya gejala yang mirip dengan flu, seperti demam dan sakit kepala. Gejala ini bisa bertahan hingga 1 tahun dan pada akhirnya menghilang, namun juga dapat kembali lagi.
 
3. Tahap Laten
Ini adalah periode tidak aktif. Biasanya terjadi sekitar 2 tahun setelah seseorang terkena sifilis. Pada kebanyakan orang tidak mengalami gejala selama tahap ini, namun infeksi masih ada. Tahap ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Sifilis tetap menular selama 1 tahun atau 2 tahun ke tahap laten. Jika sifilis tidak segera ditangani, ada kemungkinan sifilis akan berkembang ke tahap akhir.
 
4. Tahap Tersier
Selama tahap ini, bakteri sifilis dapat menyebabkan kerusakan serius pada banyak organ internal termasuk otak, sumsum tulang belakang dan jantung. Gumma (tumor) dapat berkembang di mulut, hidung, tulang atau organ seperti hati. Kemungkinan adanya muntah atau sakit perut. Tahap ini dapat berakhir dengan kebutaan, demensia, kelumpuhan dan bahkan kematian. Sifilis tidak menular selama tahap ini. Tahap ini biasanya terjadi dalam waktu 10 tahun sejak seseorang pertama kali tertular sifilis.

Bagaimana Penyakit Sifilis Didiagnosis?


Dokter dapat mendiagnosis sifilis dengan menguji smapel darah, cairan dari luka atau cairan tulang belakang otak. Tes atau pengujian darah dapat menunjukkan tubuh memiliki antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Cairan dari luka menunjukkan adanya bakteri sifilis selama tahap primer atau tahap sekunder. Jika tampaknya ada komplikasi sistem saraf yang disebabkan oleh sifilis, dokter dapat merekomendasikan utnuk melakukan pemeriksaan cairan serebrospinal.

Cara Mengobati Sifilis Yang Parah


Sifilis mudah disembuhkan pada tahap primer. Pengobatannya biasanya dengan antibiotik, namun jika adanya alergi terhadap pengobatan maka sarankan pengobatan lain. Jika tidak segera diobati, dapat menyebabkan kerusakan jantung atau kerusakan otak. Pengobatan dapat menghasilkan kondisi lain.

Gejalanya meliputi demam, mual, kedinginan dan sakit kepala. Usahakan hindari kontak seksual sampai dinyatakan sembuh oleh dokter. Selain itu, pasangan seksual Anda juga harus melakukan pengobatan. Karena sifilis dapat meningkatkan penularan yang mengarah pada HIV dan harus melakukan tes atau pengujian HIV.

Segera konsultasikan dengan dokter mengenai masalah ini di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani permasalahan sifilis dan penyakit kelamin lainnya. Anda bisa menghubungi kami dengan Klinik Utama Gracia di nomor 081336361555 atau dengan menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga : Tanda Dan Gejala Sifilis Yang Perlu Diketahui

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kutil kelamin adalah IMS yang disebabkan oleh bakteri. Obat kutil di kelamin bisa ditemukan saat melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Ada lebih dari 100 jenis HPV yang mempengaruhi kulit di berbagai bagian tubuh. Dari jumlah tersebut, lebih dari 40 jenis mempengaruhi area genital. HPV sangat umum, sehingga sebagian besar pria dan wanita yang aktif secara seksual cenderung terpapar.

Pengertian Kutil Di Kelamin

Kutil kelamin adalah benjolan kecil di dalam atau di sekitar vagina, di serviks (leher rahim), di penis atau di skrotum dan di sekitar anus. Kutil pada bagian lain tubuh disebabkan oleh berbagai jenis HPV dan tidak menular secara seksual. Ada banyak jenis HPV, beberapa HPV dapat menyebabkan kanker termasuk kanker serviks (leher rahim) pada wanita. HPV yang menyebabkan kutil kelamin jarang menyebabkan kanker. Pada wanita dengan kutil kelamin tidak memiliki risiko lebih besar terkena kanker serviks (leher rahim), akan tetapi masih harus melakukan pemeriksaan serviks (leher rahim) secara teratur.

Penyebab Umum Kutil Di Kelamin


Kutil kelamin disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Penularan kutil kelamin dengan melakukan kontak seksual dengan seseorang yang menderita HPV. Termasuk memiliki kontak kulit dengan kutil kelamin atau anal atau dengan melakukan hubungan seks vaginal, seks anal dan seks oral.

Dalam kasus yang sangat jarang terjadi, seorang ibu dapat menularkan virus ke bayinya saat melahirkan. Jika sedang hamil, segera konsultasikan dengan dokter. Selain itu jika menderita HPV akan tetapi tidak terdapat kutil. Namun akan tetap bisa menularkan virusnya ke pasangan tanpa disadari.

Baca Juga : Kutil Kelamin Jika Dibiarkan Berdampak Fatal

 

Apa Saja Tanda Dan Gejala Kutil Di Kelamin?

Kutil kelamin terlihat seperti kutil yang muncul di bagian lain dari tubuh. Kutil dapat dinaikkan atau datar, kecil atau besar dan kemungkinan ada 1 kutil atau banyak kutil. Kutil dapat muncul di sekitar alat kelamin dan di sekitar anus atau di pangkal paha dan di paha. Dalam kasus yang sangat jarang terjadi, kutil dapat muncul di mulut. Gejala dari kutil itu sendiri seperti:
 
• Luka berwarna kulit, merah muda atau putih di area genital atau di anal.
• Luka dapat muncul secara datar atau terangkat dan halus atau bergelombang seperti kembang kol.
• HPV biasanya tidak menyebabkan gatal atau terbakar.
• HPV dapat menyebabkan perubahan sel pada pap smear.
• Seringnya tidak ada gejala.

Bagaimana Diagnosis Kutil Di Kelamin?


Kutil kelamin dapat didiagnosis dengan dokter berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik. Jika dicurigai adanya kutil di dalam penis, di vagina atau di serviks (leher rahim), dengan tes atau pengujian tambahan dapat dilakukan untuk mendiagnosisnya. Jika memiliki kutil kelamin kemungkinan akan dilakukan tes atau pengujian untuk infeksi menular seksual (IMS) juga.

Obat Kutil Di Kelamin Yang Aman Dan Tepat


Kutil kelamin seringkali akhirnya hilang dengan sendirinya, akan tetapi beberapa kasus membutuhkan obat kutil di kelamin. Ada beberapa pemilihan obat kutil di kelamin. Obat kutil di kelamin termasuk pembekuan, pembakaran, penanganan laser atau pemotongan kutil atau pembedahan. Terkadang kutil muncul kembali setelah dilakukan pengobatan.

Menghilangkan kutil tidak membasi infeksi HPV. Penderita kutil harus melakukan diskrining untuk infeksi menular seksual (IMS) lain. Konsultasikan dengan dokter mengenai kutil kelamin dan obat kutil di kelamin terbaik. Pengobatan harus dilakukan secara efektif, pada wanita hamil diperlukan pengobatan lain yang tidak membahayakan bayinya juga.

Pengobatan ini bisa Anda dapatkan di Klinik Utama Gracia. Salah satu pengobatan terbaik dan terpercaya selain itu terjamin, karena ditangani langsung oleh dokter yang ahli dalam bidangnya dan sudha berpengalaman menangani penderita penyakit kelamin seperti ini. Untuk info pengobatan selanjutnya bisa dihubungi nomor 081336361555 atau dengan layanan online dibawah ini.

Baca Juga : Inilah Kondisi Kutil Kelamin Tahap Awal

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kutil kelamin jika dibiarkan akan bertambah parah. Kutil kelamin adalah pertumbuhan atau benjolan yang biasanya menular melalui kontak seksual. Kutil disebabkan oleh beberapa jenis Human Papilloma Virus (HPV) yang merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang paling umum. Ada lebih dari 100 jenis HPV. Beberapa diantaranya menyebabkan jenis kutil yang dilihat di tangan dan di kaki. Kutil kealmin dan jenis kutil di tangan atau di kaki biasanya disebabkan oleh berbagai jenis HPV. Lebih dari 40 jenis HPV menyebabkan kutil kelamin.

Kutil Kelamin Adalah PMS

Kutil kelamin jika dibiarkan akan menumbuhkan benjolan kecil pada alat kelamin yang bisa dilihat atau dirasakan, akan tetapi biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Kutil disebabkan oleh virus. Virus yang menyebabkan kutil kelamin biasanya ditularkan melalui kontak seksual (anal, oral atau vaginal) dengan orang yang terinfeksi dan kutil dapat muncul dalam beberapa minggu atau bulan sesudahnya.

Apa Yang Menyebabkan Kutil Kelamin?


Kutil kelamin ditranfer selama hubungan seksual (oral, anal dan vaginal) dengan orang yang terinfeksi. Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh kuat dapat membunuh kutil kelamin dan tidak mengalami gejala infeksi apapun. Kutil kelamin disebabkan oleh virus yang disebut Human Papilloma Virus (HPV). Kutil kelamin dapat terjadi di dalam vagina, di bibir vagina, di batang atau di kepala (glans) penis, di sekitar skrotum atau di dalam dan di sekitar anus. Jarang terjadi di mulut dan di wajah.

Baca Juga : Inilah Kondisi Kutil Kelamin Tahap Awal

 

Gejala Yang Mempengaruhi Kutil Kelamin

Gejala kutil kelamin meliputi:
 
• Perdarahan saat hubungan intim.
• Terasa gatal pada kelamin.
• Beberapa kutil saling berdekatan.
• Pembengkakan kecil di sekitar alat kelamin.
 
Kutil kelamin jika dibiarkan dapat ditemukan pada vagina, vulva, serviks (leher rahim), anus atau penis dan terkadang di mulut atau di tenggorokan. Beberapa kutil kemungkinan sangat kecil dan yang lain kemungkinan menggumpal. Banyak infeksi HPV tidak terlihat dan tidak memiliki gejala. Kutil kelamin tidak terasa sakit, menyerupai pertumbuhan seperti kembang kol yang berdaging dan dapat membentuk kelompok.

Diagnosis Untuk Kutil Kelamin


Kutil kelamin yang terlihat dapat didiagnosis dalam pemeriksaan fisik dengan dokter. Tidak semua infeksi HPV menyebabkan kutil yang terlihat, karena infeksi HPV sulit untuk didiagnosis. Selama melakukan tes atau pengujian harus melakukan tes pap smear untuk menyaring sel-sel abnormal (tidak normal) pada serviks (leher rahim).

Tes pap dapat menunjukkan infeksi HPV. Jika berusia diatas 30 tahun dan berisiko tinggi terkena HPV, dokter biasanya menyarankan skrining HPV. Tes atau pengujian HPV untuk mencari jenis HPV penyebab kanker tertentu. Tidak ada tes skrining yang direkomendasikan untuk pria yang berisiko kutil kelamin.

Dokter biasanya menanyakan riwayat medis dan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan adanya kutil yang terlihat. Pria dan wanita yang memilki kutil kelamin yang terlihat pada anus dan yang melakukan seks anal harus diskrining untuk kanker dubur. Jika jaringan abnormal (tidak normal) ditemukan, kemungkinan direkomendasikan untuk biopsi.

Kutil Kelamin Jika Dibiarkan Akan Parah, Ini Pengobatannya!


Kutil kelamin dapat diobati dengan beberapa cara, pembekuan, penanganan laser dan pengangkatan dengan pembedahan. Adanya vaksin yang tersedia untuk melindungi para wanita terhadap beberapa kutil kelamin dan kanker serviks (leher rahim). Konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pengobatan sesegera mungkin.

Kutil kelamin jika dibiarkan tidak akan hilang, dan akan terus tumbuh dan menyebar atau menular. Kutil kelamin ditangani dengan penggunaan metode yang berbeda tergantung pada ukuran, posisi dan jumlah kutil. Kebanyakan kutil dapat diobati dengan membekukan atau dengan pengobatan antivirus.

Kutil kelamin jika dibiarkan akan menjadi persisten dan kemungkinan memerlukan pengobatan seperti operasi atau laser disarankan. Dan pengobatan ini bisa Anda lakukan di Klinik Utama Gracia. Biaya yang dikeluarkan sangat terjangkau. Anda bisa menghubungi nomor 081336361555 untuk melakukan pengobatan atau dengan layanan berikut ini.

Baca Juga : Inilah Tanda Tanda Kutil Kelamin Pada Remaja

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.