User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri? Kutil kelamin bisa hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam waktu 3 bulan. Kondisi ini kemungkinan besar terjadi jika kutilnya kecil dalam ukuran dan jumlah. Kutil yang tidak bisa hilang dengan sendirinya dapat dihilangkan dengan pengobatan. Meskipun kutil terkadang kambuh kembali setelah melakukan pengobatan.

Tingkat kekambuhan bervariasi tergantung pada pengobatan yang digunakan. Kutil yang hilang dengan sendirinya, namun virus masih ada di dalam tubuh. Kutil kelamin adalah pertumbuhan yang muncul pada area genital baik secara eksternal pada vulva, anus atau pada penis untuk pria, dan internal pada vagina dan serviks (leher rahim).

Kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri? Pertumbuhan yang biasanya lunak, lembab dan berwarna seperti daging dapat muncul tunggal atau dalam kelompok (menyerupai bunga kol) dan berbentuk naik atau datar, kecil atau besar. Pertumbuhan terkait virus ini kemungkinan tampak merah atau kecokelatan. Kutil bisa tidak bisa terlihat, bahkan jika berada di luar tubuh sekalipun.

Apa Pengertian Kutil Kelamin?

Kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri? Kutil adalah pertumbuhan daging yang tidak menyenangkan. Kutil kelamin berwarna merah muda atau putih ke abu-abuan yang muncul pada area genital dan anal pada tubuh. Kontak kulit ke kulit selama aktifitas seksual adalah penyebarannya atau penularannya. Sebagian orang memiliki virus ini yang menyebabkan kutil dan tertular setiap tahunnya. Pria dan wanita yang aktif secara seksual mendapatkan infeksi virus genital ini di beberapa titik dalam hidupnya.

Salah Satu Penyebab Yang Mempengaruhi Kutil Kelamin


Kutil kelamin disebabkan oleh suatu virus yang bernama Human Papilloma Virus (HPV). Infeksi HPV adalah infeksi menular seksual (IMS) yang paling umum. Ada lebih dari 180 jenis HPV. Kebanyakan tidak menimbulkan masalah. Beberapa menyebabkan kutil pada bagian tubuh yang lain dan bukan pada alat kelamin.

Tipe 6 dan tipe 11 paling sering dikaitkan dengan kutil kelamin. Jenis HPV tertentu lainnya dapat menyebabkan perubahan prekanker pada serviks (leher rahim) atau kanker serviks (leher rahim). Ini disebut jenis HPV berisiko tinggi dan juga dapat menyebabkan kanker vagina atau kanker vulva, kanker dubur dan kanker tenggorokan atau kanker mulut.

Baca Juga : Adapun Dampak Kutil Kelamin Jika Dibiarkan

 

Tanda Dan Gejala Kutil Kelamin Secara Umum

Kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri? Pada kebanyakan orang yang terinfeksi HPV terkadang tidak mengetahuinya. Terkadang pada seorang wanita akan melihat pertumbuhan berwarna daging atau berwarna ke abu-abuan tanpa adanya rasa sakit pada vulva, di dalam vagina atau disekitar anus. Pada seorang pria kemungkinan terlihat di ujung penis atau di batang penis.
 
Pertumbuhan ini kemungkinan terasa gatal dan tidak sakit. Kutil dapat meningkatkan ukuran dan mengembangkan penampilannya seperti bunga kol. Gejala lain yang kemungkinan termasuk iritasi ringan, terbakar, rasa gatal atau sakit disekitar alat kelamin atau anus, keputihan yang meningkat atau berbau busuk atau perdarahan vagina dan rasa sakit yang mneyertai hubungan seksual.
 
Virus akan tetap berada di kulit atau di selaput lendir. Kutil bisa juga tersembunyi di dalam vagina, di serviks (leher rahim) atau di dalam uretra (tabung yang membawa urine dari kandung kemih keluar dari tubuh). Kutil kemungkinan juga kecil dan rata, sehingga tidak mudah disadari meskipun berada di luar tubuh. Jika kutil kelamin dibiarkan dan tidak diobati, kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri? Kutil dapat menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa bulan, namun HPV masih ada di dalam sistem tubuh sehingga kutil dapat muncul kembali suatu saat nanti.

Bagaimana Kutil Kelamin Didiagnosis Dilaboratorium?


Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Pada wanita, termasuk tes atau uji panggul (pelvic). Prosedur Colposcopy digunakan untuk menemukan kutil yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Dengan menggunakan mikroskop untuk membantu menemukan virus dan mengambil sampel (biopsi) dari area abnormal (tidak normal) di serviks (leher rahim).

Virus yang menyebabkan kutil kelamin dapat menyebabkan hasil abnormal (tidak normal) pada pap smear. Jika memiliki jenis perubahan, kemungkinan memerlukan pap smear yang lebih sering atau kolposkopi. Tes atau uji DNA HPV dapat mengetahui jika memiliki jenis HPV risiko tinggi yang diketahui dapat menyebabkan kanker serviks (leher rahim). Tes atau pengujian ini dapat dilakukan pada:

• Jika memiliki kutil kelamin.
• Sebagai tes atau uji skrining untuk wanita diatas usia 30 tahun.
• Pada wanita dari segala usia yang memiliki hasil tes pap sedikit abnormal (tidak normal).

Selalu pastikan diskrining untuk kanker serviks (leher rahim), vagina, vulva atau anal jika telah didiagnosis dengan kutil kelamin.

Kutil Kelamin Apakah Bisa Hilang Sendiri? Inilah Pengobatannya!


Tidak ada pengobatan untuk menyembuhkan HPV. Namun ada pengobatan yang sangat baik untuk masalah yang dapat disebabkan oleh HPV seperti kutil kelamin dan perubahan sel serviks (leher rahim). Kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri? Kutil kelamin dapat dihilangkan dengan mengurangi ketidaknyamanannya.

Kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri? Kutil kelamin eksternal akan hilang dengan sendirinya jika dibiarkan. Namun biasanya dokter menyarankan agar kutil segera dihilangkan. Karena virus HPV dapat menyebar atau menular ke pasangan seksual lebih mudah pada kutil kelamin yang terlihat. Kutil kelamin apakah bisa hilang sendiri?

Kutil kelamin bisa dihilangkan di Klinik Utama Gracia melalui Cryotherapy (pembekuan kutil), Electrocautery (pembakaran kutil), laser atau pembedahan. Kutil internal yang kurang umum seperti di vagina, di serviks (leher rahim), di dalam anus atau di uretra pria). Pengobatan kutil tergantung pada ukuran dan lokasi kutil.

Dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dapat membantu tubuh menghilangkan kutil dan menunda atau mencegah kekambuhannya. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengobatan terbaik untuk kutil kelamin ini. Hubungi kami di nomor 081336361555 untuk melakukan pengobatan kutil. Atau lakukan konsultasi seperti dibawah ini.

Baca Juga : Mengapa Kutil Kelamin Kambuh Lagi Setelah Diobati?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit sipilis dapat dengan mudah disembuhan dan pengobatan penyakit sipilis biasanya dengan menggunakan antibiotik. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan pengobatan penyakit sipilis ini. Karena jika tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat serius.

Pada wanita hamil dengan penyakit ini dapat menyebarkan atau menularkan ke bayinya. Penyakit ini disebut penyakit sipilis bawaan dan dapat menyebabkan kelainan atau bahkan dapat menyebabkan kematian pada anak. Penyakit sipilis tidak dapat disebarkan atau ditularkan melalui kursi toilet, kenop pintu, kolam renang, bak air panas, bak mandi, pakaian dipakai secara bersamaan atau peralatan makan lainnya.

Apa Itu Penyakit Sipilis?

Penyakit sipilis adalah penyakit yang sangat menular dan menyebar terutama melalui aktifitas seksual termasuk seks oral dan seks anal. Terkadang penyakit ini dapat ditularkan ke orang lain melalui ciuman yang lama atau kontak tubuh yang sangat dekat. Meskipun penyakit ini menyebar atau menular dari luka, namun sebagian besar luka tidak dikenali. Seseorang yang terinfeksi sering tidak menyadari penyakit ini dan tanpa sadar dapat menularkan ke pasangan seksualnya.

Penyebab Utama Penyakit Sipilis Adalah


Penyakit sipilis disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Penyakit sipilis sangat menular dan biasanya terpapar dari hubungan seksual yang dekat dengan seseorang yang terinfeksi. Kemungkinan termasuk hubungan seks vaginal, seks anal dan seks oral atau hanya kontak kulit ke kulit. Kemungkinan terkena penyakit sipilis lebih rendah jika menggunakan kondom saat berhubungan seksual.

Penyakit sipilis juga dapat menyebar atau menular dari ibu ke bayinya selama kehamilan jika ibunya juga terinfeksi. Ini dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran mati. Penyakit sipilis sangat menular pada tahap awal, jadi sangat penting untuk segera mendiagnosis dan mengobatinya sesegera mungkin untuk mencegah penyebaran atau penularan lebih lanjut.

Baca Juga : Atasi Penyakit Kelamin Sipilis Sejak Dini

 

Apa Saja Tanda-Tanda Penyakit Sipilis?

Pada kebanyakan orang tidak memiliki gejala apapun. Namun yang memiliki gejala, penyakit sipilis dibagi menjadi 3 tahap yaitu primer, sekunder dan tersier. Tahap primer dan tahap sekunder dikenal sebagai tahap menular. Tahap tersier dikenal sebagai tahap non infeksius atau tahap laten (tersembunyi). Berikut tahapannya, meliputi:
 
1. Tahap Primer
Gejala utamanya adalah rasa sakit dan biasanya pada alat kelamin. Akan tetapi kemungkinan dari kontak seksual. Luka dapat terjadi di area tersembunyi (seperti serviks atau leher rahim, mulut dan anus) dan bisanya tidak terasa sakit dan tidak dihiraukan. Muncul dari 3 minggu hingga 4 minggu setelah infeksi. Meskipun rasa sakitnya sembuh, namun masih mengalami infeksi penyakit sipilis dan dapat menularkannya ke orang lain. Setiap luka genital harus dilakukan pemeriksaan dengan dokter.
 
2. Tahap Sekunder
Terkadang ruam akan muncul sekitar 6 minggu setelah infeksi. Kemungkinan muncul pada tubuh, wajah dan sering muncul pada telapak tangan dan pada telapak kaki. Jenis dan luas ruam akan bervariasi dari orang ke orang yang sama. Kemungkinan sangat jelas akan tetapi sangat ringan sehingga tidak disadari. Dan sering menghilang secara tiba-tiba seperti yang sering muncul secara tiba-tiba. Ruam berlangsung antara 4 minggu hingga 6 minggu. Gejalanya seperti:
 
• Sariawan.
• Sakit kepala.
• Kelenjar membengkak.
• Demam.
• Rambut rontok.
• Kelelahan secara umum.
• Pertumbuhan berkutil dan datar di area genital atau di area anal.
 
Seseorang pada tahap primer atau pada tahap sekunder sangat menular, karena luka dan ruam penuh dengan bakteri penyakit sipilis. Dengan risiko sangat tinggi menginfeksi pasangan seksualnya. Pada tahap ini infeksinya bisa diambil dari tes atau pengujian darah.
 
3. Tahap Tersier
Pada sebagian orang yang tidak mengobati penyakit sipilis, maka akan menyebabkan kerusakan pada organ internal. Termasuk jantung, otak dan saraf di sumsum tulang belakang. Dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan pungsi lumbal (spinal tap) untuk membantu mendeteksi jika ada bagian tubuh yang terinfeksi. Pengobatan harus dilakukan secara efektif untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, akan tetapi tidak akan memperbaiki kerusakan yang telah terjadi. Tahap tersier tidak menular dan dapat dihindari dengan pengobatan tahap sebelumnya.

Bagaimana Saat Penyakit Sipilis Didiagnosis?


Penyakit sipilis biasanya didiagnosis dengan melakukan tes atau pengujian darah untuk antibodi terhadap bakteri penyakit sipilis. Selain itu dengan melakukan pemeriksaan seksual secara rutin. Jika adanya luka genital atau ruam pada tubuh, biasanya sampel luka diambil untuk dilakukan analisis di laboratorium. Setelah itu tes atau pengujian darah disarankan kembali untuk mendeteksi infeksi penyakit sipilis.

Bagaimana Pengobatan Penyakit Sipilis Yang Tepat?


Penyakit sipilis biasanya sangat mudah ditangani dengan melakukan pengobatan penyakit sipilis pada tahap awal. Dokter meresepkan pengobatan penyakit sipilis dengan antibiotik untuk infeksi. Jika alergi terhadap pengobatan penyakit sipilis antibiotik, maka bisa direkomendasikan pengobatan penyakit sipilis yang lainnya.

Jika menjalani pengobatan penyakit sipilis, pasangan seksual Anda juga harus melakukannya. Jika tidak melakukan pengobatan maka dapat menularkan infeksinya secara bolak balik atau bisa menularkan ke orang lain. Pengobatan ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Klinik spesialis penanganan penyakit menular. Info selanjutnya segera hubungi Klinik Utama Gracia di nomor 081336361555 atau di layanan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Cara Aman Pengobatan Sipilis Pada Pria

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kutil kelamin adalah pertumbuhan kulit di area selangkangan, genital atau anal. Dampak kutil kelamin jika tidak segera diobati dapat merusak jaringan kulit karena kutil yang semakin banyak. Kutil dapat memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda. Beberapa kutil dapat terlihat seperti bercak berwarna putih dan datar dan yang lainnya bergelombang seperti bunga kol. Terkadang kutil tidak dapat terlihat sama sekali.

Penjelasan Mengenai Kutil Kelamin

Kutil kelamin adalah pertumbuhan lunak yang terjadi pada alat kelamin. Kutil kelamin adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh strain Human Papilloma Virus (HPV) tertentu. Dampak kutil kelamin yang lain yaitu pertumbuhan kulit yang dapat menyebabkan rasa sakit, ketidaknyamanan dan terasa gatal.
 
Kutil sangat berbahaya bagi setiap wanita karena beberapa jenis HPV juga dapat menyebabkan kanker serviks (leher rahim) dan kanker vulva. Kutil tidak selalu terlihat, kutil kemungkinan sangat kecil dan pertumbuhan seperti daging ini berwarna gelap. Kutil kelamin ini dapat muncul pada pria di penis, di dalam atau disekitar anus. Pada wanita di serviks (leher rahim) dan bagian dalam atau bagian luar vagina dan anus.

Penyebab Umum Kutil Kelamin


Kutil kelamin disebabkan oleh beberapa jenis virus yaitu Human Papilloma Virus (HPV). Kutil kelamin disebarkan atau ditularkan melalui hubungan seksual seperti seks vaginal, seks anal dan seks oral. Kutl kelamin adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang paling umum. Penyakit ini harus segera diobati agar tidak menimbulkan dampak kutil kelamin yang parah.

Baca Juga : Mengapa Kutil Kelamin Kambuh Lagi Setelah Diobati?

 

Tanda Dan Dampak Kutil Kelamin Secara Umum

Banyak infeksi HPV tidak terlihat dan tidak memiliki gejala. Namun jika memiliki gejala, kemungkinan gejala dan dampak kutil kelamin termasuk:
 
• Adanya kutil atau benjolan di vagina, di penis, di skrotum, di anus, di uretra dan di paha.
• Debit yang kemungkinan ada.
• Kutil kelamin lunak untuk disentuh dan bisa terasa gatal.
• Beberapa kutil bisa terasa menyakitkan dan beberapa tidak terasa menyakitkan.
• Kutil bisa sangat kecil dan tidak diketahui.
• Kemungkinan hanya ada 1 kutil yang muncul atau ada sekelompok kutil yang muncul.
• Kutil dapat muncul di tenggorokan akan tetapi sangat jarang terjadi.
 
Gejala-gejalanya biasanya muncul dari 2 minggu atau 3 minggu atau bahkan dari 2 bulan hingga 3 bulan setelah hubungan seksual tanpa kondom. Kutil tumbuh lebih cepat selama kehamilan atau jika adanya infeksi lain. Jika kutil tidak diobati, kutil dapat tumbuh dan menjadi tidak nyaman dirasakannya.

Diagnosis Untuk Kutil Kelamin


Kutil kelamin dari HPV adalah pertumbuhan atau benjolan pada kulit di sekitar area genital seperti pada vulva, vagina, serviks (leher rahim), penis, skrotum, uretra (pembukaan urine), anus, selangkangan atau paha. Kutil bisa berupa kutil yang terangkat atau kutil yang datar, tunggal dan ganda, kecil dan besar.

Beberapa kutil HPV dapat berkelompok membentuk bentuk bunga kol. Kutil terkadang bisa sangat sulit untuk dilihat. Terkadang juga sangat sulit untuk membedakan antara kutil HPV dan benjolan atau jerawat lainnya. Diagnosis kutil kelamin adalah dengan pemeriksaan fisik dengan dokter. Tes atau pengujian lain dengan biopsi yang biasanya diperlukan.



Cara Mengatasi Dampak Kutil Kelamin

Tidak ada obat-obatan untuk HPV, akan tetapi gejalanya dapat diobati. Kutil biasanya akan hilang tanpa dilakukan pengobatan, namun akan tetap menyebar atau menular. Pada kebanyakan orang memutuskan untuk mengobati karena gejala atau dampak kutil kelamin seperti penampilan kutil yang terlihat dan sangat mengganggu menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa malu.

Jika memutuskan untuk mengobati kutil kelamin maka konsultasikan dengan dokter mengenai pengobtaan terbaik. Obat-obatan dengan resep dokter yang digunakan untuk mengatasi kutil kelamin. Untuk menghilangkan kutil biasanya dengan laser, operasi atau dengan membekukannya. Bahkan jika mengobati kutil yang terlihat atau kutil yang hilang, infeksi HPV akan tetap berada dalam sel-sel tubuh. Dan ditakutkan akan menular ke pasangan seksual Anda. Pengobatan bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Informasi lebih lanjut di nomor 081336361555 atau konsultasi dengan menggunakan layanan online seperti dibawah ini untuk mempermudah.

Baca Juga : Mengapa Adanya Kutil Kelamin Terasa Gatal Pada Kulit?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh penyebaran mikroorganisme (bakteri, virus, jamur atau parasit) dari seseorang ke orang lain termasuk makanan dan air. Infeksi terjadi ketika organisme asing memasuki tubuh seseorang dan menyebabkan kerusakan. Kebanyakan parasit mengeluarkan racun yang memicu respons negatif dari tubuh.

Apa Itu Penyakit Menular?

Organisme menggunakan tubuh seseorang untuk menopang dirinya, berkembang biak dan menyebar atau menular. Organisme menular ini dikenal sebagai parasit. Contoh-contoh parasit termasuk bakteri, virus dan jamur. Parasit dapat berkembang biak dan beradaptasi dengan cepat. Beberapa infeksi ringan dan hampir tidak terlihat, akan tetapi yang lain parah dan mengancam jiwa serta beberapa resisten terhadap pengobatan.
 
Infeksi dapat ditularkan dengan berbagai cara. Termasuk kontak kulit, cairan tubuh, kontak dengan kotoran, partikel di udara dan menyentuh benda yang telah disentuh oleh yang yang terinfeksi. Suatu infeksi menyebar atau menular dan mempengaruhi terhadap tubuh tergantung pada jenis penyebabnya. Sistem kekebalan adalah penghalang yang efektif terhadap infeksi, akan tetapi parasit dapat tumbuh terlalu besar untuk dilawan oleh sistem kekebalan tubuh. Pada tahap ini, infeksi akan menjadi lebih berbahaya.

Apa Yang Menyebabkan Penyakit Menular?


Penyakit menular disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur atau parasit dan dapat menyebar atau menular antar individu dan masuk ke dalam tubuh dari suatu organisme. Penyebab infeksi adalah jenis organisme yang telah menginvasi tubuh. Virus tertentu dapat menjadi penyebab virus. Efek dari infeksi yaitu pembengkakan atau pilek yang terjadi sebagai akibat dari sistem kekebalan tubuh yang melawan organisme penyerang. Luka yang diisi dengan nanah terjadi ketika sel darah putih berada di lokasi cedera untuk melawan bakteri asing.

Baca Juga : Kenali Penyakit Menular Seksual Berbahaya Sejak Dini

 

Apa Saja Tanda Dan Gejala Penyakitnya?

Gejala-gejala infeksi tergantung pada organisme yang berada di lokasi infeksi. Virus menyerang sel-sel spesifik seperti yang ada di alat kelamin atau saluran pernapasan bagian atas. Beberapa virus menyerang sel-sel kulit dan menyebabkan kutil. Virus lainnya menyerang rentang sel yang lebih luas yang mengarah ke berbagai gejala penyakit menular.
 
Virus dapat menyebabkan pilek, nyeri otot dan sakit perut. Seseorang dengan infeksi bakteri akan sering mengalami kemerahan dan terasa panas, pembengkakan, demam, rasa sakit di lokasi infeksi dan pembengkakan kelenjar getah bening. Infeksi bakteri cenderung mempengaruhi area tubuh yang luas daripada infeksi biasa. Ruam dapat menjadi indikator infeksi jamur pada kulit. Gejala umum penyakit termasuk kerusakan otak, kehilangan ingatan dan kesulitan kognitif lainnya. Selain itu juga dapat memicu penumpukan plak di otak.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Penyakitnya?


Dokter mencurigai infeksi berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan faktor risiko. Setelah dokter memastikan diagnosisnya, biasanya akan disarankan pengobatan untuk mengobati mikroorganisme spesifik yang menyebabkan infeksi. Kebanyakan mikroorganisme yang berbeda dapat menyebabkan infeksi dari virus, bakteri atau jamur. Pengobatannnya berbeda dari setiap mikroorganisme.

Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Menular?


Cara mengatasi infeksi virus seperti HIV melibatkan pengobtaan dan dukungan moral termasuk terapi antiretrovial. Infeksi bakteri dapat diobati dengan memberikan pengobatan antibiotik pada penderitanya. Infeksi ragi terutama dapat ditangani dengan metode sterilisasi. Penyakit seperti kanker bisa diobati dengan kemoterapi.

Berbagai teknik baru telah membuktikan tidak adanya penyakit yang tidak bisa diobati. Klinik Utama Gracia sudah banyak menangani penderita dengan penyakit kelamin. Klinik ini ditangani langsung oleh dokter ahli dan dibantu oleh peralatan medis terbaik karena canggih dan modern. Anda tidak perlu khawatir, biaya yang harus dikeluarkan sangat terjangkau. Tunggu apalagi segera lakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia dengan menghubungi 081336361555 atau konsultasi di bawah ini.

Baca Juga : Gejala Penyakit Menular Seksual

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit kelamin sipilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius jika tidak segera ditangani atau tidak segera diobati. Penyakit kelamin sipilis dibagi menjadi beberapa tahapan sipilis yaitu tahap primer, sipilis tahap sekunder, sipilis tahap laten dan sipilis tahap tersier.

Apa Itu Penyakit Kelamin Sipilis?

Penyakit kelamin sipilis adalah penyakit yang dapat menyebabkan ruam diseluruh tubuh. Ruam kemungkinan adalah tanda-tanda penyakit sipilis yang paling umum. Dan biasanya pada tahap akhir penyakit sipilis yang tidak segara diobati dapat menyebabkan beberapa kelainan. Seperti kelainan pada jantung, kelainan yang mengganggu gangguan mental, kelainan pada mata atau terjadinya kebutaan, kelainan atau masalah neurologis lainnya dan kematian.

Apa Penyebab Penyakit Sipilis?


Treponema Pallidum (T. Pallidum) adalah salah satu bakteri yang dapat menyebabkan sipilis. Sipilis dapat bergerak ke seluruh tubuh, merusak banyak organ seiring waktu. Dan berkembang biak serta dilepaskan ke dalam aliran darah dimana sipilis dapat menyerang setiap bagian tubuh seseorang dengan sangat cepat.

Baca Juga : Cara Aman Pengobatan Sipilis Pada Pria

 

Tanda Dan Gejalanya Meliputi:

Tanda dan gejalanya mengenai sipilis bisa meliputi:
 
• Tahap Primer
Luka adalah area atau lokasi dimana sipilis memasuki tubuh. Luka biasanya terlihat kencang, berbentuk bulat dan terkadang tidak terasa nyeri. Luka biasanya berlangsung selama 3 minggu hingga 6 minggu.
 
• Tahap Sekunder
Selama tahap sekunder kemungkinan memiliki ruam kulit atau luka membran mukosa. Ruam dapat terlihat seperti bintik-bintik yang sangat kasar, berwarna merah atau kemerahan pada telapak tangan atau bagian bawah kaki. Ruam biasanya tidak terasa gatal dan terkadang tidak bisa disadari keberadaannya. Tanda dan gejala lainnya yang kemungkinan dimiliki penderita sipilis tahap sekunder yaitu termasuk demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, rambut rontok, sakit kepala, penurunan berat badan, nyeri otot dan kelelahan.
 
• Tahap Laten
Pada tahap laten sipilis adalah waktu ketika tidak ada tanda-tanda atau gejala sipilis yang terlihat. Jika tidak segera melakukan pengobatan, maka dapat terus memiliki sipilis di dalam tubuh selama bertahun-tahun tanpa adanya gejala sama sekali.
 
• Tahap Tersier
Pada kebanyakan orang dengan sipilis yang tidak segera diobati. Ketika penyakitnya berpindah ke tahap tersier maka dapat mempengaruhi banyak sistem organ yang berbeda. Termasuk mempengaruhi jantung dan mempengaruhi pembuluh darah serta mempengaruhi otak dan mempengaruhi sistem saraf.

Bagaimana Penyakit Kelamin Sipilis Didiagnosis?


Sipilis terkadang gejalanya mirip dengan penyakit lain. Sementara tes atau pengujian darah dapat memberikan bukti infeksi. Penyakit sipilis didiagnosis dengan melakukan beberapa atau berbagai tes atau pengujian yang direkomendasikan oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan fisik dengan penderitanya selama melakukan konsultasi dengan dokter spesialis.

Penanganan Khusus Untuk Penyakit Kelamin Sipilis


Pada tahap awal infeksi bakteri mudah diobati. Dosis tunggal pengobatan biasanya dapat menyembuhkan seseorang yang telah terinfeksi selama kurang dari 1 tahun. Dosis tambahan juga diperlukan untuk mengobati seseorang yang menderita sipilis selama lebih dari 1 tahun. Seseorang yang alergi terhadap pengobatan bisa disarankan pengobatan lain.

Jika berisiko terkena infeksi bakteri ini, tes atau pengujian yang rutin akan membantu mengetahui infeksi pada tahap paling awal dan paling dapat diobati. Segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter untuk bisa mendapatkan pengobatan yang tepat. Salah satu klinik yang menangani permasalahan penyakit kelamin lainnya termasuk sipilis adalah Klinik Utama Gracia. Klinik ini sangat terpercaya dengan segala pengobatannya. Banyak orang melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Untuk penanganan sipilis Anda bisa menghubungi nomor 081336361555 atau dengan layanan konsultasi online dibawah ini.

Baca Juga : Berbagai Cara Mengatasi Sipilis Dengan Cepat

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.