User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Candida albicans adalah jamur yang menyebabkan infeksi pada bagian tubuh. Terdapat sekitar 20 jenis jamur candida, namun candida albicans merupakan jamur yang paling sering melakukan infeksi pada tubuh. Jamur ini biasanya menyerang area kulit dan kelamin.

Jamur candida juga menjadi penyebab berbagai gejala, seperti penurunan berat badan seseorang, nyeri pada sendi, dan mudahnya kelelahan. Kelompok candida albicans merupakan kelompok yang hidup disaluran pencernaan setiap manusia.

Jika anda sering mengkonsumsi makanan yang mengandung probiotik, maka kandungan jamur candida albicans akan dimakan oleh bakteri baik tersebut. Tetapi bakteri baik dapat mati ketika anda mengkonsumsi makanan junk food, alkohol, antibiotik, pil kehamilan, dan kemoterapi. Sehingga menyebabkan jamur candida akan menyerang bagian tubuh anda.

Candida albicans Adalah

Candida albicans merupakan jamur yang biasa hidup berbarengan dengan bakteri baik pada tubuh anda. Mereka hidup disekitar anda. Namun karena lebih banyak populasi candida pada tubuh, maka mereka dapat menyerang metabolism tubuh dan merusak dinding usus anda.

Ketika kondisi candida didalam tubuh semakin banyak, maka mereka akan merusak organ tubuh lainnya dan akan menganggu kesehatan tubuh anda. Tentunya gejala yang ditimbulkan akan berbeda-beda pada setiap orang. Termasuk jika menyerang bagian mulut maupun bagian kelamin.

Gejala Terserang Candida

Seperti sudah dijelaskan diatas, bahwa candida albicans sangat sering menyerang bagian mulut dan area kelamin. Dan akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Kondisi ini pun harus segera anda atasi agar jamur tidak semakin banyak.

Gejala pada Mulut

Gejala yang paling sering terjadi pada mulut adalah timbul bentol-bentol putih didalam lidah, mulut, akan menyebabkan kulit mulut pecah-pecah, dan timbul kemerahan pada rongga mulut. Anda juga akan mengalami kondisi sakit pada tenggorokan.

Gejala Di Area Kelamin

Jika candida tumbuh diarea kelamin, maka akan menimbulkan beberapa masalah. Jika pada wanita, akan timbul iritasi pada vagina seperti vagina yang akan menjadi merah, gatal, nyeri, dan disertai dengan keputihan yang berwarna putih susu maupun keputihan berwarna kekuningan.

Sementara jika pada laki-laki timbul bentol-bentol pada penis dengan warna merah, dan akan menimbulkan rasa seperti terbakar, rasa nyeri, dan juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap pada kelamin anda. Infeksi jamur candida albicans pada kelamin merupakan salah satu penyebab penyakit menular seksual.

Mengatasi Candida Albicans

Setiap orang memiliki penyakit jamur candida pada tubuhnya. Namun kadar jumlahnya berbeda-beda, sesuai dengan gaya hidup yang anda jalani. Jika anda merupakan penggemar makanan siap saji, maka anda menjadi salah satu orang yang memiliki cukup banyak jamur candida dalam tubuh anda.

Terlebih banyak penderita candida saat melakukan pemeriksaan ke dokter, dokter tidak mengetahui secara tepat penyakit yang dialami oleh si pasien. Sehingga menyebabkan pasien mengalami gangguan secara sistemik yang disebabkan oelh jamur candida.

Mengobati Candida Albicans

Candida albicans adalah jamur yang menyerang bagian tubuh manusia. Pertumbuhan jamur tersebut dapat anda atasi dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengobati menggunakan obat anti jamur yang bisa anda beli di apotek terdekat.

Selain menggunakan obat-obatan, terdapat cara lain yang dapat anda yakni mengurangi konsumsi makanan yang membunuh bakteri baik, perbanyak makanan yang mengandung probiotik, dan juga jauhi alkohol serta rokok.

Cara lain yang dapat anda lakukan untuk mengatasi candida albicans adalah dengan menggunakan pakaian yang nyaman, pakaian yang berbahan katun, dan juga berbagai jenis pakaian yang tidak terlalu ketat. Usahakan organ kelamin anda dibersihkan saat anda mandi.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Herpes genitalis merupakan infeksi menular seksual yang menyerang alat kelamin, baik pria maupun wanita. Herpes genitalis disebabkan oleh virus Herpes Simplexs (HSV). Penularan virus dapat terjadi melalui hubungan seks, baik seks kelamin, anal, maupun seks oral.

Virus HSV akan meyerang bagian kulit dan saraf tepi. Sehingga terkadang herpes simplexs akan menyebabkan rasa nyeri, ngilu, dan juga sakit bagi bagian yang tumbuh semancam bentol-bentol pada tubuh. Bentolan tersebut akan tumbuh pada bagian tubuh yang terserang virus.

HSV tertular melalui hubungan seks. Apabila anda melakukan hubungan seks tanpa pengaman dengan orang yang sudah terjangkit virus HSV, maka anda kemungkinan besar akan terjangkit. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka sudah tertular, sebelum munculnya bentol-bentol disekitar area kelamin. Dan juga bentol-bentol tersebut bisa muncul dibagian mulut serta anus jika anda pernah melakukan seks anal dan seks oral.

Gejala Herpes Genitalis

  • Muncul ruam disekitar kelamin, anus, dan mulut
  • Disertai demam
  • Luka melepuh
  • Sakit saat kencing
  • Sakit pada panggul
  • Timbulnya cairan yang tak wajar pada vagina dan penis.

Virus HSV tidak selalu akan aktif didalam tubuh. Biasanya virus akan non aktif dalam sementara waktu, dengan ditandai hilangnya ruam tanpa pengobatan. Meskipun hilang, bukan berarti herpes simplexs sudah sembuh dan hilang. Virus HSV bisa kembali muncul ketika metabolisme tubuh anda sedang menurun.

Penyebab

Herpes simplexs disebabkan oleh virus HSV yang ditularkan dari hubungan badan. Ada dua jenis virus HSV. Dimana kedua virus tersebut akan menyebabkan timbulnya ruam yang berbeda-beda pada tubuh. Virus HSV 1 yang akan menimbulkan ruam pada bagian mulut, sedangkan HSV 2 akan menular melalui hubungan seks dan menyerang alat kelamin.

Diagnosis dan Pengobatan

Herpes simplexs dapat didiagnosis setelah anda melakukan pemeriksaan kepada dokter spesialis kelamin. Dimana dokter akan menanyakan gejala apa saja yang anda rasakan, dan dokter akan mengambil sampel bentol yang muncul pada tubuh anda untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui apa yang menyebabkan luka tersebut muncul.

Bagi wanita hamil yang tertular virus HSV, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan. Karena virus dapat menyerang janin yang ada pada kandungan anda. Sebaiknya segeralah untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan untuk mengetahui kondisi janin anda.

Herpes genitalis merupakan penyakit kelamin yang belum ditemukan obatnya. Herpes simplexs tidak dapat disembuhkan secara total, pengobatan yang dilakukan hanya untuk mencegah kembali aktifnya virus dan juga agar tubuh dapat melawan virus penyebab herpes simpleks tersebut.

Adapun tiga jenis obat yang sering diberikan pada penderita herpes simplexs adalah acyclovir, famciclovir, dan valacyclovir. Anda juga dapat mencoba untuk melakukan perawatan sendiri dirumah, dengan selalu membersihkan bekas luka, memberikan es batu pada bagian benjolan-benjolan yang tumbuh berkelompok disekitar area kelamin. Usahakan menggunakan pakaian yang nyaman digunakan untuk anda.

Pencegahan Herpes

Seperti dijelaskan diatas, penyebab herpes simplexs adalah sering bergonta-ganti pasangan, dan tidak menggunakan alat pengaman saat berhubungan seks dengan orang lain, dan sering melakukan seks anal. Agar terhindar dari herpes genitalis, maka anda dianjurkan untuk tidak selalu bergonta-ganti pasangan seks. Milikilah satu orang pasangan seks agar anda aman dalam melakukan hubungan seks.

Apabila anda ingin melakukan pemeriksaan herpes genitalis, maka anda dapat datang ke Klinik Utama Gracia untuk berkonsultasi dan melakukan penanganan medis untuk mencegah virus kembali aktif dan timbulnya berbagai ruam disekitar kelamin anda.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

gejala sifilis pda pria dan wanita

Sifilis merupakan salah satu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh virus. Penyakit sifilis atau yang dikenal sebagai penyakit raja singa, merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada penderita infeksi menular seksual. Gejala sifilis pada pria dan wanita umumnya akan terjadi sekitar tiga hingga empat minggu tertular virus.

Sifilis disebabkan oleh bakteri yang bernama treponema Palidum. Bakteri ini dapat menular melalui hubungan seks, dan juga melalui cairan tubuh. Selain berhubungan seks, bakteri sifilis juga dapat menyerang seseorang melalui jarum suntik yang biasa digunakan oleh pengguna obat-obatan terlarang.

Bakteri sifilis juga dapat tertular oleh ibu hamil yang sedang mengandung kepada janinnya. Salah satu komplikasi yang dapat menularkan sifilis pada bayi adalah kematian janin didalam kandungan dapat disebabkan oleh infeksi sifilis.

Tanda-Tanda Sifilis

Sifilis memiliki tanda seperti timbulnya semacam kutil diarea genital, seperti alat kelamin, penis, dan juga bisa tumbuh pada mulut bagi seorang yang pernah melakukan oral seks dengan penderita sifilis. Gejala sifilis terdapat empat tahapan. Dimana setiap tahapan akan menunjukan gejala yang berbeda yang akan dilalui oleh penderita sifilis.

Gejala Sifilis

Banyak penderita sifilis tidak menemukan berbagai gejala ketika mereka tertular penyakit ini. Sehingga mereka tidak melakukan pencegahan dan pengobatan dalam mengatasi sifilis yang sudah tertular pada tubuh mereka. Berikut tahapan gejala yang biasanya muncul pad penderita sifilis.

Tahap Primer

Tahap ini merupakan tahap awal, dimana muncul setelah tiga Minggu hingga tiga bulan setelah tertular penyakit sifilis. Dimana akan muncul semacam lesi atau luka disekitar area genital, anus, dan mulut. Biasanya para penderita mengabaikan kondisi ini. Mereka menganggap, ini merupakan kondisi biasa. Karena luka yang muncul pada si penderita tidak menimbulkan rasa sakit.

Meskipun luka tidak anda obati, luka akan hilang dengan sendirinya. Luka akan hilang setelah dua hingga tiga minggu setelah tertular. Hilangnya luka bukan berarti bakteri penyebab sifilis juga hilang dari tubuh anda. Bakteri tersebut hanya tidak aktif sementara, dan akan kembali aktif.

sifilis

Tahap Sekunder

Apabila pada tahap awal tersebut anda mendiamkan kondisi tersebut dan menganggap hal biasa. Setelah itu luka yang muncul dibeberapa bagian tubuh anda hilang dengan sendirinya. Maka beberapa bulan kemudian, akan muncul semacam luka kutil pada telapak tangan maupun kaki. Luka jenis ini juga muncul disekitar area kelamin.

Inilah yang disebut dengan gejala pada tahap sekunder. Penderita juga akan mengalami kondisi seperti demam, flu, sakit kepala, rasa lelah, kerontokan rambut, dan juga berat badan selalu turun. Kondisi seperti ini akan hilang dengan sendirinya. Namun akan terus berlangsung selama berbulan-bulan, jika tidak diobati dengan baik.

Tahap Laten

Sebagian besar penderita sifilis yang tidak melakukan pengobatan pada tahap primer dan sekunder, maka mereka akan mengalami tahap laten. Dimana tahap tersier ini bakteri tidak akan menimbulkan gejala apapun. Serta tidak akan mengalami infeksi apapun pada tubuh, namun bakteri masih terdapat di dalam tubuh. Jika sifilis sudah memasuki tahapan ini, namun tidak juga ditangani dan mendapatkan pengobatan, maka akan berlanjut kepada tahap laten.

Tahap Tersier

Pada tahap tersier, dapat berlangsung setelah 20-30 tahun usai tertular. Pada tahap tersier ini merupakan tahapan yang cukup berbahaya. Dimana penderitanya akan mengalami kondisi kerusakan organ tubuh penting. Kerusakan dapat terjadi pada hati, jantung, otak, paru-paru, dan dapat mengalami kebutaan pada penderitanya.

Gejala Sifilis Pada Pria

  • Sakit saat buang air kecil
  • Sakit saat berhubungan badan
  • Ada luka pada alat kelamin
  • Mata dan kulit berwarna kuning
  • Sering mudah lelah
  • Keluarnya cairan dari penis

Gejala Sifilis Pada Wanita

  • Muncul pembengkakan pada kelenjar luka bening
  • Nyeri saat kencing
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Mengeluarkan cairan semacam keputihan
  • Keputihan dengan bau yang amis

Gejala sifilis pada wanita dan pria tersebut akan umum timbul pada penderita sifilis. Mereka akan mengalami banyak gejala yang tidak wajar, terutama tumbuhnya kutil di area kelamin. Apabila anda sudah menemukan gejala-gejala yang cukup ganjal pada tubuh anda, segeralah untuk melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
penyeba penyakit gonorrhea

Gonorrhea atau yang dikenal dengan penyakit gonore merupakan salah satu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri gonococcus atau bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyebab penyakit gonorrhea adalah hubungan seks yang tidak aman.

Bakteri tersebut bisa berkembang dan tumbuh di area reproduksi manusia seperti pada rahim, tuba fallopi, dan uterus pada wanita. Sedangkan pada pria, bakteri dapat tumbuh di uretra pria. Banyak yang tidak menyadari ketika bakteri yang sudah menular masuk dalam tubuhnya. Bakteri bisa tumbuh di area genital lainnya.

Gejala Penyakit Gonorrhea

Sebagian besar penderita penyakit kelamin tidak menimbulkan gejala apapun, termasuk gonore. Para penderita gonore terkadang tidak menimbulkan gejala apapun dalam tubuhnya, hingga mereka tak pernah sadar bahwa sedang tertular bakteri gonorrhea.

Namun gejala umum yang dapat terlihat secara kasat mata adalah terkadang saat buang air kecil akan terasa sakit, gatal, dan urine keluar bersama cairan yang tidak biasa dari alat kelamin. Bila hal ini terjadi, maka dapat dipastikan bahwa anda mengalami gonore.

Beberapa gejala gonore pun dapat ditemukan di tenggorokan. Hal ini apabila anda pernah melakukan seks oral dengan penderita gonore. Sehingga virus gonorrhea tersebut hidup di sekitar area mulut. Sehingga area mulut, terkadang tidak luput dari proses pemeriksaan.

Diagnosis Gonore

Apabila anda sudah menemukan gejala seperti diatas, maka anda harus segera melakukan pemeriksaan kepada medis untuk mengetahui apakah anda terkena gonore atau mengalami hal lainnya. Jika memang anda mengalami gonore.

Saat anda melakukan pemeriksaan, maka dokter akan memberikan mengambil sampel cairan yang keluar dari penis maupun vagina untuk di uji laboratorium. Biasanya pada wanita akan dilakukan pengambilan sampel dari vagina. Sedangkan pria sampel yang digunakan menggunakan air urine mereka. Apabila anda ingin melakukan pemeriksaan gonore atau konsultasi maka anda bisa datang ke Klinik Utama Gracia.

Penyebab Penyakit Gonorrhea

Penyakit gonorrhea terjadi akibat seseorang yang sering melakukan seks dengan bergonta-ganti pasangan. Mereka yang selalu bergonta-ganti pasangan akan sangat rentan terserang virus gonorrhea. Penyakit gonore juga bisa menyerang orang-orang yang sudah memiliki riwayat penyakit menular seksual lainnya.

Pengobatan Gonore

 

Pengobatan yang dilakukan biasanya adalah penyuntikan pada bagian bokong atau paha seseorang. Selain penyuntikan, penderita juga akan diberikan antibiotik untuk mencegah virus kembali berkembang lebih luas.

Apabila anda selama mengalami gonore, dan tetap melakukan hubungan seks dengan pasangan. Maka pasangan anda pun diharuskan untuk melakukan pemeriksaan gonore. Pasangan bisa jadi sudah tertular virus tersebut dari anda. Sebaiknya anda melakukan pengobatan bersama pasangan.

Sekitar dua minggu setelah pengobatan, biasanya gejala gonore akan mereda. Namun rasa sakit yang muncul pada area genital akan hilang setelah dua minggu masa pengobatan. Pada perempuan akan mengalami pendarahan berlebihan saat menstruasi.

Ketika anda sedang menjalani masa pengobatan, maka anda diminta untuk tidak melakukan hubungan seks dengan pasangan. Hal ini juga dilakukan untuk kembali tertularnya pasangan dengan melakukan hubungan seks pada anda.

Pada pertengahan tahun 2016, beberapa pasien gonore di Hawaii, Amerika Serikat mengalami kebal terhadap antibiotik. Hal ini tentunya mengejutkan parah tenaga medis disana, bagaimana sekitar tujuh pasien gonore yang terdiri dari enam pria, satu wanita dapat kebal dari pengobatan gonore.

Komplikasi dari Gonore

Gonore merupakan penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan seseorang , dimana virus dapat menyerang seluruh tubuh. Bahkan penyakit ini dapat menyebabkan pada kesuburan, dan juga dapat menyebabkan radang panggul. Hal yang lebih bahaya dari penyakit gonore adalah infeksi pada penis. Penyebab penyakit gonorrhea cukup menakutkan bagi pria maupun perempuan. Alngkah baiknya anda menghindari penyakit ini agar tidak menyerang tubuh anda.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

penyakit menular seksual

Berhubungan seks merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh setiap pasangan. Jika sudah memiliki pasangan yang sah, mungkin itu bukan hal yang salah. Tapi jika anda belum memiliki pasangan dan selalu bergonta-ganti pasangan saat berhubungan seks, anda akan sangat rentan terkena Penyakit menular seksual (PMS). Pengertian penyakit menular seksual adalah penyakit yang menyerang organ seksual.

Banyak orang yang melakukan hubungan seks tanpa batas. Ia selalu senang berhubungan seks dengan bergonta-ganti pasangan. Padahal ada resiko besar menanti bagi orang-orang yang sering berhubungan seks dengan berganti-ganti pasangan. Orang-orang ini bisa mudah terserang (PMS).

Pengertian penyakit menular seksual adalah sebuah penyakit yang menyerang organ kelamin pria maupun wanita yang disebabkan oleh seks tidak aman. Biasanya (PMS) tertular melalui hubungan seks yang disebabkan oleh berbagai macam bakteri yang hidup pada area genital.

Gejala Penyakit Menular Seksual

Beberapa (PMS) tidak menimbulkan gejala apapun bagi penderitanya. Terkadang penderita (PMS) tidak menyadari jika dirinya sudah terserang (PMS). Bahkan virus penyebabnya pun bisa hidup didalam tubuh bertahun-tahun dan tidak aktif.

Gejala umum yang muncul dari (PMS), seperti:

  • Rasa gatal pada vagina dan penis
  • Warna urin yang tidak normal
  • Rasa sakit pada bagian panggul
  • Keluarnya cairan yang tak biasa pada penis maupun pada vagina
  • Timbulnya kutil atau ruam disekitar area genital
  • Adanya rasa sakit saat berhubungan seks
  • Pendarahan atau keputihan pada vagina

Gejala tersebut merupakan gejala umum yang muncul, ketika anda mengalami gejala-gejala diatas maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kelamin untuk mengetahui gejala-gejala yang muncul tersebut. Jangan sampai virus penyebab (PMS) tersebut malah menular kepada pasangan anda.

Jenis PMS

Pengertian penyakit menular seksual  adalah penyakit yang menyerang pada sistem reproduksi manusia, karena disebabkan oleh berbagai macam virus. Ada cukup banyak jenis (PMS) seperti:

  • Sifilis
  • Gonore
  • Chlamydia
  • Herpes Simplex
  • Hepatitis B dan D
  • Chancroid
  • Lymphogranuloma Venereum
  • Kutil kelamin
  • Molluscum contagiosum
  • Scabies
  • Trikomoniasis
  • Infeksi candida

Bagaimana Menyembuhkan (PMS)?

Ada beberapa jenis (PMS) yang tidak bisa disembuhkan, meskipun sudah diobati dengan berbagai obat. Sebagian obat hanya berguna untuk antibiotic, dan antivirus. Obat-obat tersebut hanya berfungsi sebagai pencegah virus untuk aktif dan berkembang biak.

Seperti halnya HIV/AIDS yang tidak dapat disembuhkan dengan berbagai jenis obat. Apabila didiamkan virus penyebab HIV/AIDS dapat menyerang kekebalan tubuh, dan apabila terus-terusan didiamkan dapat mematikan.

Apa yang Harus Anda lakukan Ketika Sudah Tertular?

Cara terbaik ketika anda sudah tertular virus PMS, maka anda segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan yang bisa dilakukan sedini mungkin akan membantu anda untuk mencegah virus menyerang organ tubuh lainnya dan penyakit semakin parah. Anda juga dilarang untuk melakukan hubungan seks ketika sudah tertular virus. Karena jika anda berhubungan seks, maka virus juga dapat menular kepada pasangan anda.

Pencegahan Penyakit Menular Seksual

(PMS) dapat dicegah dengan beberapa cara. Sehingga penyakit tidak akan menular pada tubuh anda. Seperti :

  • Tidak melakukan seks secara sembarangan
  • Setia pasangan adalah pencegahan yang paling ampuh
  • Gunakan kondom ketika berhubungan seks

Dengan melakukan seks secara aman, maka anda bisa mencegah tertularnya (PMS). Pengertian penyakit menular seksual adalah penyakit yang menyerang organ genital dan beberapa jenis penyakit tidak dapat disembuhkan. Apabila anda menemukan gejala pada tubuh anda, maka anda bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia atau melakukan konsultasi via online dengan mengklik banner dibawah ini.