User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Kutil Kelamin adalah penyakit menular seksual yang umum terjadi, apa saja bahaya kutil kelamin? Berikut informasi beserta penjelasannya.

Kutil kelamin merupakan penyakit kelamin yang dapat menular juga mengakibatkan timbulnya benjolan kecil lembut di daerah kelamin Anda yang disebabkan oleh infeksi dari human papilloma virus (HPV). Ada lebih dari 100 jenis virus yang umumnya dapat mengakitbatkan jenis kutil yang meliputi tangan, jari-jari dan bagian tubuh lainnya. Kutil kelamin dapat menyerang pria dan wanita, tapi pada umumnya perempuan lebih rentan terkena kutil kelamin. Rentannya seseorang menderita penyakit ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk aktivitas hubungan seksual yang tidak aman.


Penyebab Kutil Kelamin


Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus HPV. Daerah yang lembab di dalam tubuh menjadi tempat virus berkembang dan menyebar, daerah kelamin merupakan tempat yang paling sering ditemukan infeksi virus HPV. Infeksi kutil kelamin pada umumnya tidak mematikan namun, jika Anda mengalami gejala dan memiliki pertumbuhan kutil tetapi tidak ditangani dengan baik dan tidak segera melakukan pengobatan maka infeksi ini akan menjadi berbahaya dan menyebabkan komplikasi yang parah serta pengobatan akan lebih sulit. Beberapa hal yang dapat menyebabkan pertumbuhan kutil kelamin:

• Hubungan seks yang tidak aman
• Memiliki penyakit menular seksual jenis lainnya
• Daya tahan tubuh yang menurun sehingga mudah terinfeksi oleh bakteri dan virus
• Kebersihan kelamin yang sangat buruk


Faktor Penularan Kutil Kelamin


Kutil kelamin akan menyebar melalui kontak fisik pada saat berhubungan seksual. Kebanyakan kasus, penularan kutil kelamin terjadi saat Anda memiliki hubungan seks yang tidak aman sehingga menyebabkan tumbuhnya bakteri ataupun virus yang ditularkan melalui pasangan yang sudah terinfeksi sebelumnya. Aktivitas hubungan seksual yang tidak aman dan dapat menyebabkan pertumbuhan kutil kelamin meliputi:

• Anal seks
• Memiliki pasangan seks yang banyak dan sering berganti-ganti
• Berhubungan seks dengan pasangan sejenis
• Oral seks
• Tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan pasangan baru bahkan dengan banyak pasangan


Gejala Kutil Kelamin


Pertumbuhan kutil kelamin dapat terjadi di daerah sekitar kelamin bagian luar seperti: di sekitar vagina, penis, buah zakar, sekitar anus. Pada wanita, pertumbuhan kutil kelamin dapat ditemukan pada organ reproduksi bagian dalam yang dapat dilihat dengan menggunakan peralatan medis khusus.

Baca Juga : Awas, Inilah Penyebab Kutil Kelamin Dan Cara Menyembuhkannya

Gejala kutil kelamin akan meliputi: Adanya benjolan seperti daging berukuran kecil bahkan tumbuh secara berkelompok di daerah kelamin atau sekitar anus dan rasa gatal disekitar kelamin yang disertai dengan rasa perih bahkan terasa seperti panas terbakar pada daerah pertumbuhan kutil. Segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan dokter apabila Anda mengalami gejala seperti diatas. Karena, bahaya kutil kelamin akan berisiko pada penderita yang tidak segera melakukan pengobatan diawal mengalami gejala.


Apa Saja Bahaya Kutil Kelamin Jika Tidak Diobati?


Jika terus dibiarkan tanpa dilakukan pengobatan maka, pertumbuhan kutil kelamin akan bertambah banyak serta menyebabkan penderita penyakit ini mengalami depresi akibat pertumbuhan kutil secara berkelompok. Bahaya kutil kelamin juga akan berdampak pada penularan penyakit ini kepada pasangan saat berhubungan seksual.

Seseorang penderita penyakit kutil kelamin akan mengalami gangguan buang air besar serta rasa sakit yang sangat kuat dibagian kelamin jika pertumbuhan kutil terdapat pada liang vagina dan liang anus ini akibat bahaya kutil kelamin yang tidak diobati.

Bahaya kutil kelamin lainnya akan berdampak pada wanita yang menderita penyakit ini dan tidak segera melakukan pengobatan. Karena, wanita sangat rentan terhadap kanker serviks, mengingat bahwa penyebab utama dari kutil kelamin dan kanker serviks adalah HPV meskipun dengan tipe yang berbeda.


Upaya Pencegahan Kutil Kelamin


Mencegah bahaya kutil kelamin dapat dilakukan dengan cara menghindari hal yang dapat menyebabkan infeksi ini terjadi. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah adalah:

• Tidak berganti-ganti pasangan seksual
• Berhubungan seksual hanya dengan satu orang
• Menggunakan kondom saat berhubungan seksual
• Menjaga kebersihan daerah kelamin
• Tidak menggunakan pakaian yang lembab yang dapat membuat daerah kelamin menjadi rentan terhadap terinfeksi

Selain melakukan pencegahan, Anda disarankan untuk melakukan pengobatan serta pemeriksaan terhadap penyakit ini.


Pengobatan Kutil Kelamin


Mengobati penyakit kutil kelamin tidak bisa dilakukan dengan cara sembarangan. Mengobati kutil kelamin harus dengan bantuan dokter. Dokter mungkin akan memberikan Anda beberapa pilihan pengobatan termasuk dengan memberikan vaksin HPV untuk melindungi diri Anda terhadap infeksi virus yang menjadi penyebab penyakit ini. Beberapa cara lain untuk menghilangkan pertumbuhan kutil kelamin dapat dilakukan dengan proses pembedahan atau dengan menghilangkan kutil kelamin dengan metode laser.

Apabila Anda mengalami gejala kutil kelamin segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan dokter sebelum bahaya kutil kelamin menjadikan kondisi kesehatan Anda menjadi semakin buruk. Untuk bantuan pemeriksaan dan pengobatan kutil kelamin Anda bisa mempercayakannya dengan Klinik Utama Gracia.

Jika Anda memiliki kutil kelamin dan ingin melakukan pengobatan dengan Klinik Utama Gracia. Anda bisa melakukan konsultasi online dengan tim medis kami atau datang langsung ke klinik kami untuk mendapatkan tindakan pengobatan lebih lanjut sesuai kondisi yang sedang Anda alami atau Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 untuk konsultasi via telepon.

Artikel Terkait : Waspadalah, Inilah Ciri Ciri Kutil Kelamin Pada Pria Dan Wanita


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Tahukah Anda bahwa penyebab kutil kelamin yang paling utama adalah karena adanya virus yang hampir sama dengan penyebab kanker serviks akan tetapi jenisnya berbeda, akan tetapi adapula penyebab lain yang juga memicu penyakit ini.

Kutil kelamin atau genital warts merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) dan umumnya kutil kelamin akan berbentuk seperti kembang kol menyerupai benjolan-benjolan daging yang ukurannya kecil pada area kelamin ataupun dubur.

Penyakit ini juga dikenal oleh kebanyakan masyarakat dengan sebutan jengger ayam, karena bentuk kutil yang muncul menyerupai jengger ayam dan seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa penyebab kutil kelamin sendiri adalah virus yang sama dengan penyebab kanker serviks, lalu adakah penyebab lain dari kutil kelamin?

Waspada, Inilah Penyebab Kutil Kelamin Pada Pria dan Wanita


Perlu Anda ketahui bahwa Human papillomavirus atau HPV adalah penyebab kutil kelamin yang utama. Virus ini dapat menginfeksi seseorang ketika melalui kontak seksual seperti seks vaginal, anal maupun oral dengan orang lain yang sudah terinfeksi virus tersebut.

Walaupun penyebab utama penyakit ini adalah HPV, namun ada faktor lain penyebab kutil kelamin yang bisa dialami oleh pria dan wanita ini dan untuk lebih jelasnya berikut di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.

HPV adalah singkatan dari human papillomavirus adalah penyebab kutil kelamin yaitu infeksi menular seksual yang paling umum dialami oleh seseorang yang aktif secara seksual, selain itu biasanya HPV tidak berbahaya dan mungkin bisa hilang dengan sendirinya, akan tetapi beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kanker atau kutil kelamin.

Baca Juga: Bahaya Penyakit Raja Singa

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa ada lebih dari 100 jenis human papillomavirus (HPV) dan sekitar 40 jenis HPV dapat menginfeksi area kelamin dan bisa menjadi penyebab kutil kelamin dan juga bisa menginfeksi leher rahim, rektum, anus dan skrotum serta mulut dan tenggorokan dan jenis HPV ini menyebar selama aktivitas seksual.

Infeksi HPV kelamin ini sangat umum terjadi dan hampir setiap orang yang berhubungan seks bisa mendapat virus HPV di beberapa titik dalam kehidupan mereka. Namun sayangnya kebanyakan orang yang terinfeksi HPV tidak memiliki gejala dan secara tidak sengaja telah menginfeksi pasangan seksnya.

Dua jenis HPV (tipe 6 dan 11) menyebabkan kebanyakan kasus kutil kelamin, sehingga bisa timbulnya kutil bisa menyebabkan rasa malu, ketidaknyamanan, serta bisa menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seks akan tetapi HPV dianggap berisiko rendah karena tidak menyebabkan kanker atau tidak menyebabkan masalah kesehatan serius lainnya.

Namun, perlu Anda waspadai bahwa setidaknya selusin jenis HPV kadang-kadang dapat menyebabkan kanker, meskipun dua tipe khusus (tipe 16 dan 18) hampir sebagian besar menyebabkan kasus kanker selain itu HPV juga dapat menyebabkan kanker pada vulva, vagina, penis, anus, mulut, dan pada tenggorokan.

 

Gejala-Gejala Kutil Kelamin yang Perlu Anda Waspadai!!

Seperti namanya, gejala yang akan muncul karena penyakit ini adalah adanya kutil pada area kelamin yang ukurannya kecil dan datar. Penderita akan merasakan ketidaknyamanan pada area kelaminnya karena munculnya gatal, selain itu ketika melakukan hubungan seksual kutil bisa saja berdarah.

Kutil yang muncul akan berwarna kemerahan ataupun abu-abu. Biasanya kutil akan tumbuh berkelompok, dan membentuk seperti kembang kol, atau jengger ayam. Kutil ini juga bisa bertambah banyak, dan menyebabkan terjadinya bengkak dan kemerahan, lalu dimanakah kutil kelamin akan muncul?

Baca Juga: Inilah Cara Menyembuhkan Herpes Kelamin


Pada pria, biasanya kutil kelamin akan muncul di batang atau ujung Mr P, buah zakar, selangkangan, paha atas, sekitar anus, dan juga di uretra bagian dalam.

Sementara pada wanita, kutil bisa muncul pada vulva, anus, Miss V, anus, leher rahim, dan juga paha atas. Selain di kelamin dan anus, kutil juga bisa terjadi di mulut atau tenggorokan, yang biasanya terjadi pada orang yang melakukan oral seks dengan seseorang yang sudah terinfeksi.

Bagaimanakah Cara Mencegah Kutil Kelamin?

Perlu Anda ketahui bahwa tidak ada obat untuk HPV akan tetapi ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah HPV yang umumnya dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan tubuh.

Selain itu terdapat vaksin khusus dari dokter yang dapat membantu melindungi Anda dari infeksi penyebab kutil kelamin seperti jenis HPV tertentu, akan tetapi ada cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terinfeksi kutil kelamin diantaranya:

- Tidak melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan

- Menghindari segala macam aktifitas seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi PMS

- Selalu gunakan kondom jika hendak melakukan hubungan seks, akan tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya untuk mencegah PMS

- Selalu menjaga kebersihan organ intim

Cara Menyembuhkan Kutil Kelamin

Kutil kelamin akan mudah didiagnosis melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis kutil kelamin yang berada di Klinik Utama Gracia, selain itu pemeriksaan mendetail akan dilakukan jika kutil kelamin berada di lokasi-lokasi tertentu, seperti kutil yang tumbuh di anus akan digunakan alat proctoscopy untuk melihat anus bagian dalam.

Lalu kutil kelamin yang tumbuh pada Miss V bagian dalam maka dokter akan menggunakan spekulum untuk melihat Miss V pada bagian dalam dan juga pada bagian leher rahim.

Bagi wanita, tes pap smear bisa dilakukan untuk pemeriksaan panggul secara rutin. Selain melihat adanya perubahan yang terjadi juga bisa mendeteksi dini kemungkinan tanda adanya kanker rahim.

Pada intinya jika Anda maupun pasangan aktif secara seksual dan sering berganti-ganti pasangan dan memiliki gejala-gejala penyakit kutil kelamin, maka segera periksakan kondisi Anda ke Klinik Utama Gracia yang merupakan salah satu tempat pengobatan terbaik untuk penyakit kelamin dan Anda juga bisa memanfaatkan layanan konsultasi online di atas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Apakah penyakit kelamin raja singa atau sifilis itu? Ya penyakit yang lebih dikenal dengan penyakit sifilis merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang umumnya disebabkan oleh adanya bakteri yang bernama Treponema Pallidum.

Bakteri Treponema Pallidum juga bisa berpindah-pindah dengan cara menginfeksi dari orang satu yang sudah tertular penyakit tersebut ke orang lainnya dengan cara aktivitas seksual, baik secara seks anal, oral, dan seks vaginal, maupun melalui kontak langsung dengan si penderita yaitu ditularkan melalui lendir dengan luka tersebut.

Baca Juga: Inilah Cara Mengobati Herpes Dengan Mudah

Selain itu sifilis ini sendiri bisa ditularkan dari ibu ke janinnya selama masa kehamilan yang mana disebut sifilis kongenital, dan salah satu penyebab penyakit sifilis ini yaitu, seks bebas, kurangnya menjaga kebersihan kelamin sehingga menimbulkan bakteri pada area kelamin.

4 Tahap atau Fase Penyakit Kelamin Raja Singa Ini Perlu Anda Waspadai, Diantaranya:

1. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Tahap Primer

Pertanda awal penyakit sifilis biasanya dimulai adanya rasa sakit ditempat infeksi atau adanya luka yang disebut chancre.
Chancre ini biasanya muncul seperti luka berbentuk bulat di alat kelamin dan perlu diketahui bahwa siapa saja yang menyentuh chancre ini mungkin bisa terinfeksi.

Awalnya chancre ini biasanya akan berkembang sekitar 2-3 minggu setelah terinfeksi dan bisa sembuh sendiri setelah 3-6 minggu, tapi meskipun sakitnya hilang, akan tetapi infeksi ini jika tidak segera disembuhkan maka akan berlanjut ke fase sipilis selanjutnya yaitu sipilis sekunder.

2. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Tahap Sekunder

Fase sifilis tahap sekunder dapat berkembang sekitar 4-10 minggu setelah munculnya chancre, dan tentunya pada fase ini seseorang yang sudah terinfeksi akan mempunyai berbagai macam gejala.

Dan gejala pada fase ini biasanya bisa hilang tanpa pengobatan, akan tetapi walaupun rasa sakitnya seperti hilang namun penyakit ini masih aktif dan kemudian bisa memasuki fase tahap ketiga.

Berbagai macam gejala lain pada tahap sekunder diantaranya: mengalami demam, nyeri pada sendi dan sakit pada bagian otot, sakit tenggorokan yang biasanya akibat dari seks oral.

Selain itu gejala sifilis lainnya akan menimbulkan ruam merah pada bagian tubuh tapi biasanya terdapat dibagian tangan dan kaki, sakit kepala, rambut rontok dan rusak, nafsu makan menurun, kelenjar getah gening membengkak.



3. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Fase Laten


Dari fase sifilis laten ini biasanya dimulai saat 12 bulan pertama setelah seseorang sudah terinfeksi sifilis, jika tidak segera diobati maka akan masuk ke fase berikutnya yaitu fase tersier dan biasanya pada tahap laten pasien tidak merasakan adanya gejala namun virus di dalam sifilis masih tetap aktif dan menularkan.

Baca Juga: Inilah Ciri-ciri Sipilis Pada Pria dan Wanita



4. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Fase Tersier


Biasanya sifilis pada fase tersier ini paling berbahaya dan mengerikan dimana jika penyakit ini tidak segera diobati maka akan menimbulkan kerusakan pada bagian organ tubuh lainnya.

Dalam fase tersier ini akan ditandai dengan berbagai macam kerusakan mengerikan seperti : kerusakan pada jantung, otak, dan saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, demensia, tuli, impotensi dan bahkan jika tidak segera diobati maka bisa menyebabkan kematian, dan bisa menyebabkan komplikasi serius lainnya pada organ tubuh

Diantaranya: sifilis dapat menyebabkan gummata atau luka besar didalam tubuh atau dikulit, mengalami Sifilis kardiovaskular yang biasanya mempengaruhi jantung dan pembuluh darah, mengalami Neurosifilis yang bisa mempengaruhi sistem saraf.



Bagaimanakah Cara Mencegah Agar Tidak Terjangkit Penyakit Sifilis?


Salah satu cara yang paling ampuh untuk mencegah sifilis adalah dengan tidak melakukan kontak seksual dalam jangka waktu lama, dan ada baiknya untuk berhubungan seksual dengan satu pasangan yang sudah Anda nikahi.

Selain itu ada baiknya untuk menghindari minuman beralkhohol dan obat-obatan terlarang, dan cobalah untuk berbicara secara terbuka mengenai riwayat penyakit kelamin yang dialami bersama pasangan kepada dokter, biasakan juga untuk menggunakan kondom bila harus berhubungan seksual dengan orang yang tidak dikenal.

Bagaimana Caranya Mengobati Penyakit Sifilis?


Untuk mengobati penyakit sifilis ada baiknya segera berkunjung ke Klinik Utama Gracia, atau Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan mengklik tombol chat online diatas.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bagaimanakah Cara Menyembuhkan Herpes Kelamin?

Cara menyembuhkan herpes kelamin tentunya menjadi salah satu cara yang paling banyak dicari, karena salah satu jenis penyakit menular seksual ini menjadi ancaman serius yang memerlukan perawatan dan pengobatan yang paling tepat.
 
Bahkan menurut data dari Kementerian Kesehatan RI yang memperkirakan bahwa sekitar 125.000 orang terinfeksi penyakit menular seksual setiap tahunnya dan 25% dari total tersebut terinfeksi penyakit herpes kelamin.
 
Herpes kelamin ataupun genital herpes adalah sejenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh adanya infeksi virus yang bernama HSV (herpes simplex virus).
Virus HSV memiliki 2 tipe yang berbeda tergantung dari gejala yang ditimbulkan, yaitu HSV-1 yang biasanya memberikan gejala seperti bentol berair di area mulut dan HSV-2 yang memberikan gejala seperti gangguan sistem reproduksi dan permukaan alat kelamin manusia.
 
Selain itu herpes dapat menyerang siapa saja baik pria dan wanita yang sering melakukan hubungan seks bebas dengan banyak pasangan tanpa menggunakan alat pengaman (kondom). Masa inkubasi virus HSV di dalam tubuh membutuhkan waktu yang relatif lama, sekitar 1-3 bulan sejak seseorang terkontaminasi virus ini.

Siapa Sajakah yang Berpotensi Terinfeksi Herpes Kelamin?

Ternyata terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi herpes kelamin, diantaranya:

- Perlu diketahui bahwa wanita lebih mudah terinfeksi virus HSV daripada pria dan hal ini disebabkan sistem kekebalan tubuh wanita sulit melawan perkembangan virus di dalam tubuh dan berdampak pada kesehatan di daerah kewanitaan.

- Seseorang yang selalu berganti-ganti pasangan untuk melakukan hubungan seks ternyata lebih berpotensi mengalami herpes kelamin dibandingkan dengan seseorang yang tidak melakukannya sama sekali

Apa Sajakah Tanda dan Gejala Herpes Kelamin

Pada umumnya, infeksi herpes kelamin tidak memberikan tanda-tanda dan gejala yang sangat mudah untuk dikenali oleh penderitanya. Maka dari itu, sangat dianjurkan bagi penderita infeksi herpes genital untuk melakukan konsultasi medis kepada Kami di Klinik Utama Gracia.

Namun, masih terdapat gejala-gejala yang biasanya ditimbulkan oleh infeksi herpes kelamin, diantaranya adalah sebagai berikut:

- Rasa nyeri dan gatal-gatal yang timbul di area kelamin dan bokong.

- Muncul sekelompok benjolan atau lenting kecil di area kelamin yang dapat mengakibatkan luka jika pecah.

- Rasa nyeri ketika buang air kecil dan berhubungan seksual

- Mengalami demam

- Kelenjar getah bening yang membesar dengan ditandai adanya lipatan kulit pada paha.

 


Bagaimanakah Cara Mendiagnosa Herpes Kelamin?

Jika Anda atau orang di sekeliling Anda mengalami salah satu gejala yang telah disebutkan di atas, maka sangat dianjurkan untuk segera bertemu dengan dokter spesialis untuk mendapatkan tes diagnosa (pemeriksaan) dan penanganan khusus.

Ketika mendiagnosa pasien yang terinfeksi herpes kelamin dokter akan menerapkan beberapa metode diagnosa yang cocok dengan kondisi kesehatan dan permintaan pribadi pasien, diantaranya adalah sebagai berikut:

- Test kultur virus test ini umumnya dilakukan dengan cara mengambil sampel darah pasien untuk dianalisa di laboratorium hal tersebut bertujuan agar dokter dapat menemukan virus tertentu yang berpotensi menyebabkan herpes kelamin.

- Test Poly Chain Reaction (PCR) test ini umumnya digunakan dengan menyalin DNA dari sampel darah yang telah diambil untuk kemudian diuji di laboratorium dan tes ini bertujuan untuk mengetahui tipe virus HSV yang mengendap di dalam tubuh.

Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan dan hasil analisa laboratorium, maka dokter spesialis akan memberikan rekomendasi penanganan dan pengobatan khusus untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan dari infeksi herpes genital.



Bagaimanakah Cara Menyembuhkan Herpes Kelamin?

Perlu Anda catat bahwa virus HSV tidak dapat disembuhkan dan tidak ada satu pun perawatan khusus untuk menghilangkan virus HSV akan tetapi pengobatan diperlukan untuk menekan aktivitas virus dan meredakan gejala sakit.

Bahkan ketika seseorang pasien herpes kelamin sembuh, namun kemungkinan besar masih terdapat virus yang berada di dalam badan dan sewaktu-waktu virus tersebut bisa aktif ataupun kambuh kembali karena daya tahan tubuh pasien yang melemah.

Namun, biasanya dokter spesialis akan memberikan resep obat khusus yang berfungsi untuk mencegah virus menggandakan diri, serta mengurangi keparahan yang diakibatkan oleh gejala herpes kelamin dan lamanya gejala saat mereka berkobar.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa untuk cara menyembuhkan herpes atau cara mengatasi infeksi virus HSV maka pasien memerlukan kondisi daya tahan tubuh yang baik. Karena herpes kelamin disebabkan oleh virus HSV, sehingga pengobatan antivirus bisa berfungsi untuk mencegah perkembangan virus dan mencegah luka lepuh pada kelamin agar tidak bertambah luas

Perlu Anda ketahui bahwa cara menyembuhkan herpes atau mencegah virus dengan antivirus yang diresepkan oleh dokter akan diberikan sekurang-kurangnya 5 hari setelah didiagnosis memiliki herpes kelamin dan berikut di bawah ini adalah beberapa pengobatan yang bisa mengurangi wabah herpes kelamin:

- Menggunakan Pengobatan Intermiten
Dokter Anda mungkin akan meresepkan obat antiviral agar Anda dapat bertahan jika Anda memiliki penyakit lain, dan pengobatan ini disebut terapi intermiten.

Anda bisa minum pil dua sampai lima hari dengan resep dokter segera mungkin setelah Anda melihat luka atau saat Anda merasakan wabah herpes kelamin dan fungsi obat ini adalah agar mengurangi keparahan gejala.

- Menggunakan Pengobatan Supresif
Jika Anda sering mengalami wabah herpes kelamin yang berulang mungkin Anda bisa memakai obat antiviral setiap hari dengan resep dokter menyebut terapi ini dengan sebutan supresif.

Bagi seseorang yang terinfeksi herpes kelamin dan memiliki lebih dari enam wabah dalam 12 bulan maka dengan pengobatan supresif dapat menekan dan dapat mengurangi jumlah wabah herpes kelamin hingga 70% sampai 80%.

Bagaimanakah Cara Mencegah Herpes Kelamin?
Beberapa tindakan pencegahan dan cara menyembuhkan herpes yang dapat membantu untuk menurunkan resiko penularan infeksi herpes kelamin diantaranya:

- Setia pada pasangan dan janganlah bergonta-ganti pasangan seks

- Menjauhi berhubungan seksual dengan orang-orang yang terinfeksi.

- Selalu gunakan kondom pada saat melakukan hubungan seksual.

- Sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter terutama bagi wanita hamil yang terinfeksi herpes untuk menghindari penularan virus tersebut atau menghindari komplikasi yang dapat membahayakan bayi nantinya.

 

Nah, itulah tadi berbagai macam cara menyembuhkan herpes kelamin dimana cara tersebut bertujuan agar mengurangi gejala yang telah diberikan oleh herpes kelamin.
 
Dan jika misalkan Anda mengalami salah satu gejala herpes kelamin maka ada baiknya untuk konsultasikan kepada Kami di Klinik Utama Gracia atau bisa juga berkonsultasi dengan mengklik tombol chat online di atas.

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

Inilah Ciri Ciri Penyakit Sipilis Pada Wanita dan Pria

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ciri ciri penyakit sipilis pada wanita dan pria mungkin saja bisa berbeda, akan tetapi satu yang pasti bahwa penyakit sipilis adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) dan penyebabnya adalah infeksi bakteri Treponema Pallidum.

Bakteri ini biasanya akan menyerang organ-organ yang penting dalam tubuh lainnya seperti pada selaput lendir, anus, bibir, lidah dan mulut. Selain itu penyakit ini sangat berbahaya dan menyebar secara langsung melalui hubungan seksual

Dan ternyata bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui darah seperti akibat jarum yang biasanya digunakan oleh pengguna narkoba jenis suntik, penularan sifilis juga bisa terjadi pada wanita hamil kepada janin yang di kandungnya sehingga bisa menyebabkan kematian pada janin dalam kandungan.



Waspada, Inilah Ciri Ciri Penyakit Sifilis Pada Wanita:



- Keluarnya cairan yang tidak normal dari saluran kemih atau pada liang kemaluan, terdapat keputihan tidak normal dengan ciri ciri berbau amis dan berwana kehijauan.

- Rasa nyeri ketika berkemih atau saat melakukan hubungan seksual.

- Terasa gasal-gatal pada alat kelamin dan di sekitarnya.

Baca Juga: Ciri-Ciri Penyakit Kutil Kelamin Pada Pria dan Wanita

- Terdapat luka kecil akibat lecet yang di sertai dengan adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening.

- Adanya perubahan warna kulit dan mata.

- Komplikasi berupa bartolitis, yaitu membengkaknya Bartholin sehingga penderita susah jalan karena nyeri.

- Komplikasi lain juga dapat meningkat dan menyebabkan kemandulan, jika ke rongga perut yang menyebabkan radang di perut selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistem seluruh tubuh yang menuju ke sendi, jantung, selaput otak dan lain-lain.

- Ketika ibu hamil yang terinfeksi sifilis melahirkan maka kemungkinan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat di tangani dapat menyebabkan kebutaan pada bayi.



Waspada, Inilah Ciri Ciri Penyakit Sifilis Pada Pria:



- Keluar cairan atau kotoran dari penis.

- Nyeri saat buang sir kecil atau pada saat berhubungan seksual.

- Kerongkongan terasa sakit atau ada luka kerongkongan yang umumnya disebabkan oleh oral seks.

- Adanya rasa nyeri pada daerah anus tanpa rasa sakit dan memerah pada daerah kelamin, anus, kerongkongan dan lidah.

- Keluar bintik merah pada kulit dan bersisik pada telapak tangan dan kaki.

- Mengalami air urine yang berwana gelap, feses berwarna terang, serta mata dan kulit berwana kuning.

- Terdapat lepuhan kecil yang muncul pada daerah kelamin yang berubah menjadi koreng kerak kering pada luka.

- Pembengkakan pada kelenjar getah bening, serta mengalami demam, nyeri atau rasa sakit pada seluruh tubuh.

- Mengeluarkan keringat di malam hari, berat badan menurun dan sangat merasa lelah.

 



Lalu, Apa Sajakah Gejala-Gejala Penyakit Sifilis


Gejala-gejala yang umum ditimbulkan oleh penyakit sifilis adanya luka yang mungkin akan berbentuk bulat atau lonjong, dengan dasar bersih, jika diraba terasa kenyal bahkan keras, dan tidak adanya rasa sakit atau nyeri saat ditekan.

Gejala lainnya yaitu dapat mengakibatkan kelenjar getah bening di lipatan paha bagian dalam yang membesar, bertekstur kenyal dan tidak adanya rasa sakit atau nyeri saat ditekan.
Untuk gejala yang lebih khusus, penularan dan gejala yang terlihat dibagi menjadi beberapa tingkat yang berbeda-beda tentunya, antara lain adalah:

- Tingkat 1, penularan dapat terdeteksi sekitar 10-90 hari setelah melakukan hubungan badan

- Tingkat 2, adanya lepuhan luka kecil yang bernanah disertai rasa sakit dan terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening yang mengeras disekitar luka seperti lipatan-lipatan pada paha.

- Tingkat 3 biasanya gejala akan terjadi sekitar 40 hari setelah masuk pada tingkat 1 dan gejalanya adalah terlihat adanya luka-luka kecil berwarna merah di sekitar permukaan kulit, ataupun bisa muncul dari kulit kepala hingga telapak tangan dan perlu Anda ketahui bahwa luka-luka tersebut timbul akibat kuman yang telah menyebar melalui peredaran darah.

- Gejala sifilis yang lainnya adalah terasa sakit pada tenggorokan, pusing, lesu, nyeri dan terjadinya kerontokan pada rambut.

 

Bagaimanakah Cara Untuk Mencegah Penyakit Sifilis?



- Ada baiknya untuk menjauhi berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi, karena cara tersebut sangat efektif untuk mengurangi penularan sifilis.

- Ada baiknya juga untuk selalu menggunakan kondom yang tepat saat melakukan hubungan seks, namun perlu Anda perhatikan bahwa pemakaian alat kondom tidak selamanya bisa mengurangi resiko terinfeksi PMS lainnya.

- Setia pada satu pasangan dan menghindari zat seperti alkohol dan zat terlarang lainnya yang dapat meningkatkan risiko tertular sifilis
- Meningkatkan daya tahan tubuh atau imun tubuh, sebab jika daya tahan tubuh kurang maka tubuh bisa sangat mudah untuk terinfeksi penyakit

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai ciri ciri penyakit sifilis pada wanita dan pria dan jika Anda mengalami ciri ciri penyakit sifilis pada wanita dan pria maka segera diobati di Klinik Utama Gracia dan Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan mengklik tombol chat online di atas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.