User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
penyakit raja singa

Salah satu infeksi menular seksual yang sangat terkenal dan mudah sekali menyerang adalah sifilis. Sifilis merupakan salah satu penyakit seksual yang cukup sering ditemui. Sifilis atau yang juga dikenal dengan sebutan penyakit raja singa merupakan salah satu penyakit yang menyerang rektum.

Banyak penderitanya yang tidak menyadari jika mereka sudah mengalami sifilis. Sebagian besar penderita sifilis tidak menemukan gejala apapun meskipun sudah tertular virus penyebab sifilis tersebut. Sehingga jarang ada penderita pasien melakukan pemeriksaan ketika tahap awal.

Sifilis memiliki empat tahapan. Keempat tahapan yang terjadi pada penderita sifilis memiliki gejala yang berbeda-beda. Sesuai dengan tahapan tersebut. Sifilis jika didiamkan bisa menyebabkan kematian. Penyakit raja singa akan membunuh penderitanya secara perlahan.

Penyebab Sifilis

Sifilis disebabkan oleh virus treponema pallidum. Virus ini menular melalui kontak seksual oleh orang yang sudah terlebih dahulu terjangkit virus treponema. Treponema pallidum juga bisa menyerang melalui aktivitas berciuman. Selain itu, jika wanita yang sedang mengandung memiliki bakteri treponema dalam tubuhnya, maka saat mengandung bayinya pun kemungkinan akan terlahir dengan tertular virus treponema.

Virus treponema penyebab raja singa bisa menyerang melalui kontak langsung dengan penderitanya. Namun virus ini tidak bisa menular melalui pakaian yang sama, alat makan yang sama, toilet, dan menggunakan kolam renang yang sama.

Gejala Sifilis

Meskipun sebagian besar penderita sifilis tidak akan menemukan gejala-gejala yang umum. Namun biasanya ada beberapa tanda yang muncul ketika anda mengalami sifilis. Seperti:

  • Adanya bintil-bintil pada kulit
  • Timbunya semacam bisul yang menyakitkan disekitar bagian genital
  • Adanya rasa sakit seperti terbakar pada luka yang muncul
  • Kelelahan
  • Demam

Sementara itu ada empat tahapan yang sering terjadi pada penderita sifilis. Tahapan ini akan berlanjut apabila dari tahap awal si penderita tidak melakukan pengobatan. Untuk itu ada baiknya anda mengetahui empat tahapan tersebut, untuk menghindari raja singa yang lebih parah.

Tahapan Penyakit Raja Singa

Tahap Pertama

Pada tahap pertama, akan muncul luka setelah dua hingga satu bulan tertular virus treponema. Akan muncul semacam luka pada sekitar organ genital kelamin dan anus. Luka juga akan muncul di mulut jika anda pernah melakukan seks oral pada penderita yang sudah mengidap sifilis. Gejala di tahap pertama akan hilang setelah satu hingga dua bulan meskipun tidak di obati. Hilangnya luka bukan berarti anda sudah sembuh dari tahap pertama sifilis. Melainkan ini adalah jalan untuk menuju ke tahap selanjutnya.

Tahap Dua

Setelah berjalan selama 6-12 bulan maka virus akan kembali aktif. Aktifnya virus akan disertai dengan demam, sakit kepala, tidak nafsu makan, dan adanya ruam pada kelamin, anus, serta mulut. Tentunya ruam dan segala gejalanya akan kembali hilang dengan sendiri meskipun anda tidak melakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Tahap Ketiga

Pada tahap ketiga ini virus masih berada dalam tubuh anda. Meskipun virus berada pada tubuh, namun pada tahap laten atau ketiga ini virus tidak akan menularkan kepada orang lain. Virus ini akan mengendap hingga bertahun-tahun didalam tubuh. Bahkan bisa mencapai 40 tahun.

Tahap Keempat

Pada tahap keempat akan mengalami hal yang cukup parah. Biasanya akan menyerang organ-organ penting tubuh seperti jantung, dan juga otak. Bahkan pada tahap empat ini bisa membuat penderitanya kehilangan penglihatan.

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan?

Ketika anda sudah menemukan seperti gejala diatas. Maka secepatnya anda harus melakukan pemeriksaan. Ketika sedang menjalani masa pengobatan, anda jangan berhubungan seks dengan pasangan, untuk menghindari tertularnya virus pada pasangan anda.

Penyakit raja singa bisa anda cegah dengan melakukan seks aman, dengan tidak melakukan hubungan seks bergonta-ganti pasangan. Jangan juga melakukan hubungan seks dengan orang yang sering bergonta-ganti pasangan. Penyakit sifilis tidak menunjukan tanda-tanda fisik yang jelas bagi si penderitanya.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

kondiloma akuminata

Kata kondiloma akuminata mungkin tidak banyak mengetahuinya. Masyarakat mungkin lebih mengenal dengan sebutan jengger ayam ataupun kutil kelamin. Memang hal itu tidak salah karena kondiloma akuminata adalah penyakit dengan timbulnya jaringan kutil pada kelamin.

Kutil ini timbul karena adanya virus dari infeksi menular seksual yang menyerang si penderitanya. Kutil yang sering disebut juga sebagai jengger ayam ini memang memiliki bentuk jengger ayam. Pada awalnya memang hanya bintik-bintik kecil yang menumpuk dan semakin banyak, sehingga akan terbentuk seperti jengger ayam ataupun kembang kol.

Kondiloma akuminata akan menyerang bagian sekitar vagina, penis, dan juga anus. Penyebab dari kondiloma akuminata adalah human papillomavirus (HPV). Virus ini menular dari hubungan seks. Hampir semua orang yang aktif secara seksual baik laki-laki maupun perempuan bisa mengalami virus ini. Namun wanita lebih rentan terkena dibandingkan pria.

Pada pria biasanya kutil ini akan menyerang bagian pangkal penis. Sementara pada wanita lebih mudah terserang pada bagian bibir vagina. Jika sering melakukan hubungan seks melalui anus, kutil pun bisa timbul pada bagian anus. Virus HPV sangat senang berada di kondisi yang lembab, jika dibagian genital anda memiliki kelembapan, maka perkembangbiakan virus pun semakin besar.

Gejala Kondiloma akuminata

Banyak orang yang tidak mengetahui apa saja gejala yang timbul selain adanya kutil, seperti:

  • Benjolan memiliki warna keabuan dan memiliki warna yang mirip dengan kulit
  • Kutil timbul dibagian berdekatan
  • Timbul rasa gatal dibagian kelamin dan area genital lainnya
  • Adanya darah ketika berhubungan seksual

Kutil biasanya akan tumbuh setelah satu hingga enam bulan tertular virus HPV. Pada wanita hamil, virus akan mempengaruhi kekebalan tubuh dan pertumbuhan kutil bisa sangat cepat. Sehingga harus segera diatasi dan ditangani.

Penyebab Kutil Kelamin

Kondiloma akuminata adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi menular seksual. Dimana tertular dari hubungan seks. Adapun sebab lain yang menyebabkan terkena kutil kelamin ini adalah :

  • Melakukan Seks Tidak aman
  • Sering melakukan seks dengan berganti-ganti pasangan
  • Berhubungan seks dengan penderita HPV
  • Aktif seks sejak muda

Diagnosis

Mendiagnosis kondiloma akuminata sangat mudah jika kutil terlihat, namun akan sulit jika kutil terdapat pada dinding rahim. Jika berada pada dinding rahim harus melakukan pemeriksaan pap smear untuk mengetahui kondisi tersebut.

Tes pap smear dilakukan dengan cara mengambil sel pada dinding rahim wanita untuk diteliti di laboratorium. Selain dengan pap smear, wanita juga bisa melakukan pemeriksaan dengan tes HPV, tes ini juga berlaku untuk laki-laki untuk melihat adanya virus HPV pada tubuh anda.

Pengobatan Kutil Kelamin

Setelah sudah melalui diagnosis, maka anda akan menjalani pengobatan untuk menghilangkan kutil tersebut dari daerah genital anda. Pengobatan dilakukan ketika penderita sudah merasa tidak nyaman dengan keberadaan kutil. Jika kutil tidak memberikan efek apapun, maka pengobatan tidak diperlukan.

Namun usai melakukan pengobatan, dokter akan memberikan beberapa jenis obat kutil kelamin untuk masa pemulihan. Pengobatan menggunakan obat-obat umum seperti :

Imiquimod

Imiquimod merupakan obat yang berupa krim, dimana obat imiquimod sangat berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh dalam melawan virus HPV. Saat anda sedang menggunakan krim ini jangan melakukan hubungan seks.

Podifilin dan Podofilox

Obat ini merupakan obat yang mampu menghancurkan sel-sel penyebab kutil kelamin. Pada penggunaan pertama, obat ini harus dokter yang memberikan. Setelah itu maka anda bisa mengaplikasikan sendiri di rumah, dengan saran dokter.

Asam Triklorosetat

Obat ini untuk membunuh kutil kelamin yang ada didalam area genital. Namun anda akan mengalami iritasi seperti nyeri dan iritasi ringan lainnya.

Sinekatekin

Ini merupakan krim yang bisa digunakan disekitar anus. Namun saat digunakan akan mengalami kemerahan pada kulit, dan timbulnya rasa gatal.

Pembedahan

Pembedahan dilakukan, ketika penggunaan obat diatas sudah tidak bisa lagi dilakukan. Ada empat macam pembedahan yang biasa dilakukan yakni:

  • Bedah beku, dimana akan menyebabkan kebekuan pada kulit sehingga menimbulkan luka dan akan muncul jaringan kulit baru.
  • Elektrokauter, ini merupakan salah satu cara untuk melakukan pembakaran kutil utnuk membakar jaringan kutil kelamin.
  • Bedah eksisi, merupakan pembedahan untuk memotong jaringan kutil kelamin, dan biasanya akan dilakukan pembiusan agar pasien tidak merasakan sakit saat pemotongan.
  • Laser, merupakan penghancuran jaringan menggunakan gelombang cahaya.

Kondiloma akuminata adalah penyakit kelamin yang harus segera diobati jika anda sudah tertular. Karena jika tidak akan sangat berbahaya terhadap kondisi area genital anda. Apabila anda membutuhkan konsultasi medis maka anda bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Herpes merupakan salah satu penyakit yang menyerang bagian kulit. Ada dua macam herpes, kali ini kita akan membahas mengenai herpes genital. Herpes genital merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang menular dari hubungan seks. Penyebab penyakit herpes genital adalah virus herpes simplexs.

Meskipun virus ini akan selalu hidup pada tubuh manusia, dan mereka akan kembali aktif kembali ketika daya tahan tubuh sudah mulai menurun. Penularan virus herpes simpleks sendiri melalui membran mukosa tubuh, seperti kulit, mulut, dan kelamin.

Gejala umum herpes adalah ketika anda menemukan adanya luka yang cukup membuat rasa perih disekitar kelamin. Gejala ini merupakan salah satu gejala umum tertular virus herpes simpleks. Luka ini akan pecah dan menjadi luka yang terbuka. Meskipun menimbulkan gejala timbulnya luka, namun sebagian besar penderita herpes tidak menemukan gejala apapun. Sehingga mereka tidak menyadari jika sudah tertular herpes.

Gejala Herpes Simpleks

  • Timbulnya luka berwarna merah tanpa rasa sakit, gatal
  • Adanya rasa sakit ketika buang air kecil
  • Adanya sakit pada bagian punggung
  • Timbul rasa sakit disekitar daerah genital
  • Adanya luka pada leher rahim
  • Keluarnya cairan semacam keputihan pada vagina bagi wanita
  • Demam
  • Flu
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mudah mengalami kelelahan

Itulah beberapa gejala yang bisa menjadi tanda bahwa anda sudah terserang herpes simpleks. Namun banyak penderita herpes yang tidak menyadari bahwa virus tersebut sudah masuk ke dalam tubuh. Sehingga mereka menganggap hal itu adalah biasa dan tidak ada masalah berarti pada tubuh mereka.

Ketika virus sudah menyerang tubuh anda, bukan berarti virus tersebut akan langsung aktif. Mereka mungkin akan mulai aktif beberapa bulan bahkan tahun kemudian setelah menular. Ketika gejala diatas pun sudah tidak menyerang tubuh anda, bukan berarti virus juga hilang.

Diagnosis Herpes

Bagaimana anda mengetahui, apakah anda sudah tertular virus herpes atau belum? Salah satu caranya adalah dengan melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kelamin. Dokter biasanya akan menanyakan gejala apa saja yang pernah anda alami hingga anda beranggapan bahwa sedang terserang virus herpes simpleks.

Untuk memperkuat diagnosis, dokter pun akan mengambil sampel dari tubuh anda. Sampel tersebut bisa dari bekas luka. Hasil tersebut akan di uji laboratorium untuk mengetahui keberadaan virus herpes yang ada pada tubuh anda.

Sebaiknya, jika anda wanita yang sedang hamil untuk segera melakukan pemeriksaan lebvih lanjut ke dokter kelamin. Hal ini dilakukan untuk menghindari janin yang ada dalam tubuh anda tertular virus herpes simpleks tersebut. Karena wanita yang mengandung dapat menularkan virus herpes yang ada dalam tubuhnya kedalam janinnya.

Penyebab Penyakit Herpes

Penyakit herpes tertular melalui hubungan seks, baik itu seks kelamin, anal, maupun seks oral. Virus herpes simpleks sendiri memiliki dua jenis yakni HSV 1 dan HSV 2. HSV 1 biasanya akan menyerang bagian atas seperti mulut atau yang dikenal dengan sebutan cold sores. Sementara jika HSV 2 biasanya menyerang bagian perut bawah, seperti kelamin.

Virus HSV tidak akan bisa hilang dari dalam tubuh penderitanya. Meskipun virus tersebut tidak akan aktif, namun tetap berada didalam tubuh. Virus HSV bisa akatif kembali ketika metabolisme tubuh anda sedang menurun.

Pengobatan Penyebab Penyakit Herpes

Penyakit herpes tidak bisa disembuhkan secara keseluruhan. Apabila anda mengunjungi dokter pun, dokter hanya akan memberikan obat-obat antibodi. Obat ini hanya berfungsi agar virus HSV tidak berkembang biak dan semakin memperparah kesehatan anda.

Cara termudah agar anda terhindar dari penyakit herpes adalah dengan melakukan seks aman. Seperti seks menggunakan kondom, dan juga melakukan hubungan seks hanya dengan satu pasangan saja. Jika anda sering bergonta-ganti pasangan maka sangat mudah tertular virus HSV.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
sifilis pada wanita

Tak asing dengan penyakit raja singa. Mungkin anda akan bertanya-tanya apa sih penyakit raja singa tersebut. Raja singa memiliki julukan lain di dunia medis yakni sifilis. Sifilis sendiri merupakan salah satu penyakit menular seksual. Kali ini kita akan membahas mengenai sifilis pada wanita.

Wanita memang sangat jarang terkena sifilis. Penyakit yang satu ini lebih mudah menyerang pria. Namun tak dipungkiri bahwa penyakit sifilis pada wanita gejalanya tidak akan berbeda jauh dengan yang terjadi pada pria. Terlebih sifilis yang dialami wanita bisa menyerang janin yang ia kandung, ketika bakteri penyebabnya diidap ketika ia sedang hamil.

Sifilis merupakan salah satu penyakit yang tertular dari hubungan seks. Raja singa merupakan penyakit yang paling umum terjadi. Banyak orang memang tidak sadar jika mereka sudah tertular penyakit raja singa ini. Karena tidak menimbulkan gejala berarti.

Raja singa memang bisa menyerang melalui seks anal, seks oral, maupun seks kelamin. Karena penularan bakteri bisa terjadi melalui cairan tubuh, termasuk melalui darah. Sifilis sendiri memiliki empat tahapan yang akan menyerang para penderitanya.

Gejala yang ditimbulkan pun akan disesuaikan dengan tahapan yang diderita oleh penderita sifilis tersebut. Seperti tahap primer, sekunder, laten, dan tersier. Tahapan yang paling berbahaya adalah tahapan tersier. Karena bisa menyebabkan terjadinya kematian pada si penderita, apabila dari tahap primer tidak ditangani dengan baik dan tidak dilakukan pengobatan.

Meskipun sebenarnya sifilis memiliki gejala ringan. Bahkan saking ringannya, gejalanya pun tidak pernah disadari oleh si penderita. Bahkan si penderita bisa menularkan bakteri penyebab sifilis ke pasangannya, apabila ia tidak mengetahuinya. Namun ada beberapa gejala yang sering terjadi saat sifilis.

Gejala Sifilis Pada Wanita

Tahap Awal Akan Muncul Luka Disekitar Vagina

Tahap pertama yang dikenal dengan tahap primer. Pada tahap ini akan muncul semacam luka disekitar labia. Labia merupakan bagian yang terdapat pada mulut vagina. Luka tersebut muncul semacam sariawan yang terjadi pada bibir.

Biasanya luka akan muncul sekitar 10-90 hari setelah tertular bakteri sifilis. Luka ini selain timbul pada labia, bisa juga muncul pada mulut rahim. Dan luka yang muncul bisa hilang dengan sendirinya tanpa melalui pengobatan. Biasanya luka akan hilang sekitar tiga hingga enam minggu.

gejala sifilis pada wanita

Tahap Kedua Muncul Luka Di Kulit

Setelah luka dibagian vagina hilang bukan berarti penyakit dan bakteri hilang dari tubuh anda. Ini merupakan tahapan selanjutnya yang akan menyerang anda. Terlebih apabila anda mengalami kemunculan luka pada kulit tubuh lainnya.

Luka yang dialami biasanya muncul disekitar telapak tangan dan juga telapak kaki. Luka biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu sekitar dua bulan. Luka yang muncul biasanya juga diiringi semacam luka kutil yang didalamnya terdapat nanah.

Adapun gejala lain yang muncul pada tahap ini seperti:

  • Demam
  • Rambut rontok
  • Sering merasa lelah
  • Tenggorokan terasa sakit
  • Penurunan berat badan

Sama seperti tahap pertama. Gejala ini pun akan hilang dengan sendirinya tanpa anda harus menjalani pengobatan. Hilangnya luka dan gejala tersebut bukan berarti menandakan anda sudah sembuh dari sifilis. Tetapi bakteri penyebab sifilis masih akan terjadi dan muncul.

Tahap Ketiga, Gejala Dalam

Pada tahap ketiga bukan berarti bakteri sudah hilang. Tetapi bakteri semakin ganas dan menyerang bagian tubuh dalam. Biasanya penderita akan mengalami kerusakan pada saraf otak, kelumpuhan, demensia, kelumpuhan, mati rasa, dan juga bisa menyebabkan kebutaan.

Salah satu cara untuk mendiagnosis ini hanyalah dengan melakukan tes darah dan juga cek medis lainnya. Tanpa melakukan pemeriksaan dalam, maka gejala sifilis tidak akan diketahui oleh si penderitanya.

Tahap Empat

Pada tahap terakhir ini akan terjadi apabila penderita tidak melakukan pengobatan dari tahap awal. Dimana ancaman pada penderita sifilis tahap empat bisa mencapai kepada kematian. Gejala umumnya yang terjadi adalah muncul gejala-gejala lain seperti gejala-gejala di tahap dua.

Sifilis pada wanita jika sudah memasuki tahap terakhir atau tahap empat bisa cukup membahayakan. Karena sifilis jenis ini bisa menyerang bayi dalam kandungan jika si wanita mengidap sifilis saat hamil. Bahkan bisa menyerang bayi, dan wanita tersebut akan melahirkan bayi yang sudah tertular sifilis. Bahkan sifilis pada wanita bisa membuat dia melahirkan bayi premature, keguguran, dan bayi meninggal dalam kandungan.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sifilis atau raja singa merupakan salah satu penyakit menular seksual yang menyerang organ seksual. Sifilis disebabkan oleh bakteri bernama Treponoma pallidum. Bakteri ini menular melalui hubungan seks sual, baik seks melalui vagina, anal, maupun seks oral. Penyakit ini akan menimbulkan beberapa ciri-ciri penyakit sifilis yang umum pada si penderitanya.

Penyakit sifilis bisa tertular hanya melalui hubungan seksual, namun penyakit ini tidak bisa ditularkan melalui aktivitas di luar tubuh manusia. Karena bakteri treponoma pallidum tidak bisa hidup diluar tubuh manusia.

Selain melalui hubungan seksual, penyakit raja singa bisa ditularkan melalui darah si penderita. Mudahnya bakteri tersebut menular, karena sebagian besar penderita sifilis tidak menyadari bahwa dirinya sudah terjangkit virus treponoma. Ketika bakteri ini menyerang anda, dan anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda, maka kemungkinan besar pasangan anda akan terserang sifilis juga.

Sifilis memang sulit dikenali jika anda tidak melakukan pemeriksaan. Pendeteksian sifilis sejak dini sangat membantu, agar penyakit ini bisa disembuhkan dengan segera dan tidak semakin berbahaya berada di tubuh anda.

Bagaimana anda bisa mendeteksi sifilis? Sifilis memiliki empat gejala yang muncul pada penderitanya. Dan pengobatan baru bisa dilakukan ketika sudah mengetahui fase yang terjadi pada sifilis tersebut. Setiap tahapan pun memiliki gejala yang berbeda, jadi anda harus mengenali gejala tersebut.

Ciri-ciri Penyakit Sifilis

Gejala Pertama

Pada tahapan pertama, biasanya anda akan menemukan luka disekitar kelamin maupun anus anda. Luka ini bisa muncul setelah anda terserang bakteri penyebab raja singa sekitar dua hingga empat minggu. Bakteri tersebut akan menimbulkan luka yang tidak menimbulkan rasa sakit.

Luka yang muncul tidak hanya disekitar organ kelamin. Tetapi juga bisa muncul dibagian mulut dan juga bibir si penderitanya. Pada tahap luka yang muncul bisa hilang dalam waktu satu hingga dua bulan. Tetapi jika tidak diatasi dengan segera, maka akan meningkat kepada tahapan selanjutnya.

Gejala Tahap Dua

Pada tahap ini bisa berlangsung satu hingga tiga bulan setelah enam bulan terpapar, setelah luka pada gejala pertama menghilang. Jika tidak diatasi, maka luka tersebut akan kembali muncul dengan disertai dengan demam, sakit kepala, tidak nafsu makan, dan timbulnya beberapa ruam dibagian telapak tangan dan juga pada kaki.

Ruam pada tahap dua juga muncul dibagian kelamin. Ruam pun dapat muncul dibeberapa bagian lain pada tubuh. Dan luka juga akan menghilang dengan sendirinya meskipun tanpa melalui pengobatan apapun. Namun jika tidak diatasi, gejala ini akan masuk ke ciri-ciri ketiga.

Gejala Tahap Tiga

Pada gejala tahap itu ini mungkin akan berlangsung cukup lama dari pertama kali terpapar virus raja singa. Karena banyak penderita yang baru merasakan kembali penyakit raja singa setelah 10 hingga 40 tahun dari tahap pertama. Sehingga pada masa itu mereka merasa, jika mereka sudah sembuh dari penyakit raja singa, padahal itu salah besar.

Apa lagi ditahap ini, pancaran virus tidak akan menimbulkan gejala apapun. Jika memang sebelumnya anda sudah pernah terkena sifilis, maka sudah sebaiknya anda segera konsultasikan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai virus Treponoma pallidum. Jika tidak diatasi, maka anda akan terserang tahapan selanjutnya.

Gejala Tahap Empat

Pada gejala keempat ini akan menyerang jika si penderita tidak melakukan pengobatan apapun. Bahkan pada tahapan ini akan cukup berbahaya, yakni menyerang mata, otak, jantung, pembuluh darah, dan organ penting lainnya. Dimana hal yang paling bahaya dapat menyebabkan kematian pada si penderita.

Apabila anda sudah merasakan gejala maupun ciri-ciri penyakit sifilis, seperti pada tahapan diatas. Maka anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter kelamin seperti datang ke Klinik Utama Gracia untuk mengetahui penyakit anda. Karena penyakit ini merupakan penyakit kelamin jangka panjang yang cukup membahayakan.