User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ada beberapa gejala penyakit sipilis pada wanita dan tergantung tahapannya. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala penyakit sipilis yang serius jika tidak segera diobati secara memadai. Penyakit ini pada kebanyakan menular dari kontak seksual. Atau dari seseorang yang aktif secara seksual dan berganti-ganti pasangan seksual.

Apa Pengertian Penyakit Sipilis Itu?

Penyakit sipilis adalah infeksi bakteri yang biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi. Sangat penting untuk dites atau diuji dan diobati sesegera mungkin jika kemungkinan menderita penyakit sipilis, karena dapat menyebabkan masalah serius jika dibiarkan dan tidak diobati. Biasanya dapat disembuhkan dengan pengobatan antibiotik yang singkat.

Penyebab Penyakit Sipilis Secara Umum


Penyakit sipilis adalah PMS yang telah ada selama berabad-abad. Ini disebabkan oleh organisme bakteri mikroskopis yang disebut Spirochete atau Treponema Pallidum. Spirochete adalah organisme cacing yang berbentuk spiral. Ini dapat menginfeksi orang dengan menggali ke dalam lapisan mulut atau alat kelamin yang lembab dan tertutup mukosa. Spirochete menghasilkan ulkus tanpa rasa sakit yang dikenal dengan chancre.

Baca Juga : Apa Penyakit Sipilis Bisa Diobati?

 

Ketahui Beberapa Gejala Penyakit Sipilis Pada Wanita

Gejala penyakit sipilis pada wanita dapat dilihat seperti banyaknya penyakit lainnya. Namun penyakit sipilis biasanya mengikuti perkembangan tahapan yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
 
• Tahap Primer
Munculnya chancre tunggal menadai tahap primer (pertama) gejala penyakit sipilis pada wanita, akan tetapi kemungkinan adanya beberapa luka. Chancre biasanya berbentuk bulan dan tidak menyakitkan. Muncul di area dimana penyakit sipilis memasuki tubuh. Chancre tanpa rasa sakit ini dapat muncul di area tertentu (vagina atau anus). Chancre berlangsung selama 3 minggu hingga 6 minggu dan sembuh terlepas dari seseorang melakukan pengobatan atau tidak. Namun jika seseorang yang terinfeksi tidak melakukan pengobatan yang memadai, infeksi berlanjut ke tahap sekunder (kedua).
 
• Tahap Sekunder
Ruam kulit dan luka membran mukosa (luka di mulut, vagina atau anus) menandai gejala tahap sekunder. Tahap ini biasanya muncul dengan perkembangan ruam pada 1 area atau lebih di tubuh. Ruam yang berhubungan dengan tahap ini dapat muncul ketika chancre primer dalam penyembuhan atau beberapa minggu setelah chancre sembuh.
 
Ruam biasanya tidak menyebabkan rasa gatal. Ruam khas tahap ini dapat muncul sebagai bintik-bintik yang kasar, berwarna merah atau cokelat kemerahan baik pada telapak tangan atau pada bagian bawah kaki. Namun ruam dengan penampilan yang berbeda dapat terjadi pada bagian tubuh yang lain, terkadang menyerupai ruam yang disebabkan oleh penyakit lain.
 
Terkadang ruam yang terkait dengan tahap ini tidak diketahui. Luka besar, terangkat, berwarna abu-abu atau putih yang dikenal dengan Kondiloma Lata, dapat berkembang dalam kondisi hangat, area lembab seperti area mulut, ketiak atau selangkangan. Gejala penyakit sipilis pada wanita tahap sekunder ini akan hilang dengan atau tanpa pengobatan. Namun tanpa pengobatan, infeksinya akan berlanjut ke tahap laten dan tahap tersier.
 
• Tahap Laten
Tahap laten (tersembunyi) adalah periode waktu ketika tidak adanya gejala penyakit sipilis pada wanita yang terlihat. Tanpa pengobatan, orang yang terinfeksi akan terus memiliki penyakit sipilis ditubuh meskipun tidak adanya gejala penyakit sipilis pada wanita. Tahap laten awal dan tahan laten dimana infeksi terjadi dalam 12 bulan terakhir. Tahap laten lanjut adalah tahap laten dimana infeksi terjadi lebih dari 12 bulan. Tahap laten dapat bertahan selama bertahun-tahun.
 
• Tahap Tersier
Tahap tersier jarang terjadi dan berkembang dalam infeksi yang tidak diobati. Dapat muncul 10 tahun hingga 30 tahun setelah infeksi pertama kali didapat dan bisa berakibat fatal. Tahap tersier dapat mempengaruhi berbagai sistem organ, termasuk otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan persendian. Gejala penyakit sipilis pada wanita tahap tersier bervariasi tergantung pada sistem organ yang terkena.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Penyakit Sipilis?


Untuk mendiagnosis biasanya akan ditanyakan mengenai riwayat seksual dan beberapa gejala yang terjadi serta beberapa tes atau pengujian seperti:

• Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan alat kelamin (didalam vagina) atau bagian lain dari tubuh untuk mencari pertumbuhan atau ruam yang kemungkinan disebabkan oleh penyakit sipilis.

• Tes Atau Pengujian Darah
Dapat menunjukkan saat menderita penyakit sipilis atau atau bisa mengetahui bahwa pernah memiliki riwayat penyakit ini.

• Tes Atau Pengujian Swab
Digunakan untuk mengambil sampel kecil cairan dari luka apapun sehingga dapat dilakukan pemeriksaan untuk pemeriksaan penyakit sipilis.

Selain itu harus dites atau diuji untuk IMS lain seperti klamidia atau gonore (kencing nanah) karena kemungkinan memiliki lebih dari 1 IMS pada suatu waktu. Usahakan hindari berhubungan seks atau menutup kontak seksual dengan orang lain.

Cara Menangani Penyakit Sipilis Di Kemudian Hari


Bergantung pada tahapan penyakitnya, pemilihan pengobatan untuk penyakit sipilis sangat bervariasi. Pengobatan intravena jangka panjang sangat efektif dalam mengobati penyakit sipilis tahap awal dan tahap akhir. Pengobatan neurosifilis membutuhkan pengobatan intravena. Jika tidak segera diobati, penyakit sipilis dapat menyebabkan kebutaan atau bahkan kematian pada bayi. Pengobatan penyakit sipilis ini bisa temui hanya di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik terpercaya dalam menangani permasalahan penyakit menular. Hubungi kami untuk melakukan pengobatan di 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Waspadai Tentang Penularan Penyakit Sipilis Yang Umum

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Herpes genital berulang adalah infeksi menular seksual (IMS). Ini disebabkan oleh virus yang disebut Herpes Simpleks Virus (HSV). Infeksi HSV dapat menyebabkan luka yang menyakitkan di sekitar bibir, alat kelamin atau anus. Terkadang infeksi HSV tidak menyebabkan luka. Kemungkinan saat terpapar HSV seseorang tersebut tidak mengetahuinya. Dan tidak ada obat-obatan khusus untuk herpes namun infeksinya dapat ditangani.

Herpes Genital Adalah

Herpes genital berulang adalah infeksi virus umum yang disebabkan oleh HSV. Ada 2 jenis virus yaitu tipe 1 dan tipe 2 (HSV-1 dan HSV-2). Seperti hal lainnya herpes genital, HSV dapat menginfeksi mulut dan dapat menyebabkan luka. Luka dari HSV-1 dan luka dari HSV-2 terlihat sama dan hanya dapat dibedakan saat melakukan tes atau pengujian di laboratorium untuk di analisis.

Apa Penyebab Utama Herpes Genital?


Herpes genital berulang disebabkan oleh infeksi Herpes Simpleks Virus (HSV) tipe 2 (HSV-2). Ini juga dapat disebabkan oleh Herpes Simpleks Virus tipe 1 (HSV-1) yang merupakan herpes oral (luka di mulut, di bibir dan di mata). Penyebab paling umum herpes genital adalah HSV-2. Dan lebih umum terjadi pada wanita dengan usia muda terutama yang aktif secara seksual.

Baca Juga : Waspadai Penularan Bakteri Herpes Genital

Tanda Dan Gejala Herpes Genital Berulang

Herpes genital dapat sangat bervariasi tergangung saat mengalami periode awal dan berulang. Namun pada kebanyakan orang yang treinfeksi herpes genital tidak mengalami adanya gejala.

• Tahap Awal

Pada kebanyakan orang, tanda dan gejala herpes awal adalah yang paling parah dan gejalanya cenderung lebih parah pada wanita daripada pria. Gejala awal biasanya terjadi dalam beberapa minggu setelah terinfeksi dengan virus. Gejalanya cenderung sembuh dalam 2 minggu hingga 3 minggu.Tanda dan gejala herpes genital tahap awal (primer) meliputi banyaknya lepuhan di area genital.
 
Pada wanita area yang terinfeksi antara lain vagina, vulva, bokong, anus dan paha. Pada pria area yang terinfeksi antara lain penis, skrotum, anus, pantat dan paha kemungkinan terpengaruh. Tanda dan gejalanya biasanya termasuk lepuhan yang menjadi bisul yang menyakitkan. Lepuhan pada penis atau labia bagian luar dapat mengeras dan sembuh.
 
Luka baru dapat berkembang hingga 5 hari atau 7 hari setelah kelompok pertama muncul. Kemungkinan juga adanya kelenjar getah bening yang lunak dan membengkak di pangkal paha, gejalanya sangat mirip dengan gejala flu atau nyeri sendi, demam dan sakit kepala serta kemungkinan terasa sakit saat kencing. Sebagian orang dapat mengalami sakit kepala, mual dan muntah atau kesulitan kencing. Gejala ini terjadi ketika infeksi herpes mempengaruhi sistem saraf.

• Tahap Laten

Setelah gejala awal, virus menyerang sekelompok saraf di pangkal tulang belakang dimana tidak aktif untuk jangka waktu tertentu dan disebut tahap laten. Tidak ada gejala sama sekali pada tahap ini.

• Tahap Berulang

Banyak orang mengalami gejala herpes genital berulang yang terjadi ketika virus menyerang melalui saraf ke permukaan kulit dan menyebabkan gejala. Tahap berulang ini cenderung lebih ringan daripada tahap awal. Bisul dapat berkembang di area yang sama dengan gejala tahap awal atau dapat muncul di area lain. Kemungkinan untuk mengemabngakn luka di area dimana tidak adanya kontak langsung misalnya luka kemungkinan muncul di sekitar anus tanpa melakukan hubungan seks anal.

Bagaimana Herpes Genital Berulang Didiagnosis?

Tes atau pengujian di laboratorium diperlukan untuk mendiagnosis herpes genital. Jika adanya luka, sampel cairan diambil dari luka itu. Sampel di tes atau di uji untuk melihat adanya kandungan virus. Tes atau pengujian darah juga dapat membantu jika tidak adanya luka. Tes atau pengujian ini dapat mendeteksi antibodi yang diproduksi tubuh untuk melawan virus.
 
Tes atau pengujian darah juga dapat menunjukkan jenis HSV. Untuk mendiagnsois infeksi herpes genital, dokter melakukan pemeriksaan luka usahakan konsultasikan mengenai riwayat seksual dan jika konsultasikan mengenai gejala sebelumnya. Dokter dapat merekomendasikan tes atau pengujian darah yang di analisis di laboratorium untuk mendeteksi virus.

Cara Atasi Penyakit Herpes Genital Berulang


Pengobatan antivirus yang diterapkan selama gejala dapat mempersingkat gejala. Pengobatan harus dilakukan secara rutin dan efektif untuk mengurangi jumlah gejala atau disebut terapi supresif. Dalam beberapa kasus, terapi supresif dapat mencegah gejala untuk waktu yang lama dan ini juga dapat mengurangi risiko penularan herpes pada orang lain.

HSV tidak dapat disembuhkan, akan tetapi dapat dikelola dengan menggunakan obat-obatan antivirus untuk membantu mengendalikan gejalanya. Pengobatan yang dilakukan ini dapat membantu untuk mencegah terjangkitnya gejala yang secara sering dan untuk mengurangi keparahan serta durasi gejala.

Segera lakukan pengobatan mengenai penyakit herpes genital berulang yang Anda alami. Karena jika hanya menunda-nunda pengobatan hanya akan berdampak gejalanya semakin parah. Dan tentunya biaya yang harus dikeluarkan sangat mahal. Namun Anda tidak perlu khawatir, biaya pengobatan di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau. Dengan menghubungi kami di 081336361555 Anda sudah bisa melakukan pengobatan atau dengan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Simak, Pengaruh Herpes Genital Menular Pada Tubuh


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bakteri herpes genital adalah infeksi manular seksual (IMS) yang umum yang dapat menyebabkan luka berkembang pada alat kelamin. Ada beberapa orang memiliki herpes genital tanpa adanya gejala apapun. Orang dapat tertular IMS melalui hubungan seks vaginal, seks anal dan seks oral. Herpes oral dapat menyebabkan luka atau lepuhan demam yang muncul di bibir. Herpes oral menular melalui kontak air liur daripada kontak genital.

Apa Yang Dimaksud Dengan Herpes Genital?

Herpes adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Virus ini dapat mempengaruhi genitalia eksternal, area anus, permukaan mukosa dan kulit di bagian lain di tubuh. Herpes adalah kondisi jangka panjang, namun banyak orang tidak pernah memiliki gejala walaupun pembawa virus atau bakteri herpes genital. Gejalanya meliputi lepuhan, luka, nyeri saat kencing dan keputihan. Meskipun tidak ada obatnya untuk herpes, namun dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan lainnya.

Bakteri Herpes Genital Adalah Penyebabnya


Ketika Herpes Simpleks Virus (HSV) muncul di permukaan kulit seseorang yang terinfeksi, maka bakteri herpes genital dapat dengan mudah ditularkan ke orang lain melalui kulit lembab yang melapisi mulut, anus dan alat kelamin. Virus ini juga dapat menyebar atau menular ke orang lain melalui area kulit lain serta mata. Seseorang tidak dapat terinfeksi bakteri herpes genital dengan menyentuh benda seperti wastafel atau handuk yang telah disentuh oleh seseorang yang terinfeksi. Infeksi dapat terjadi dengan cara:

• Melakukan hubungan seksual vaginal atau anal tanpa kondom.
• Melakukan seks oral dengan seseorang yang memiliki luka.
• Berbagi mainan seks (seks toys).
• Melakukan kontak genital dengan seseorang yang terinfeksi.

Virus ini kemungkinan besar ditularkan tepat sebelum luka muncul. Bakteri herpes genital masih bisa ditularkan ke orang lain ketika tidak adanya gejala meskipun kemungkinan kecil. Seorang ibu dengan herpes genital memiliki luka saat melahirkan dan kemungkinan infeksi akan ditularkan pada bayinya.

Baca Juga : Simak, Pengaruh Herpes Genital Menular Pada Tubuh

 

Apa Saja Tanda Dan Gejala Herpes Genital?

Pada kebanyakan orang tidak mengalami gejala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah terinfeksi. Seseorang yang memiliki gejala selama periode awal biasanya akan melihatnya sekitar 4 hari setelah paparan (2 hari hingga 21 hari). Pada kebanyakan orang dengan bakteri herpes genital menderita herpes berulang. Ketika seseorang pertama kali terinfeksi, kekambuhannya cenderung terjadi lebih sering. Seringkali seseorang merasa kesemutan atau terasa gatal di sekitar alat kelaminnya yang bisa bertahan dalam 1 hari. Dan gejala-gejala herpes genital meliputi:
 
• Sakit kepala.
• Demam.
• Kelelahan.
• Pembengkakan kelenjar getah bening.
• Nyeri otot.
 
Herpes paling menular ketika seseorang memiliki luka genital terbuka, meskipun seseorang dapat menularkan virus bahkan ketika tidak adanya luka.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Herpes Genital?


Dokter biasanya dapat mendiagnosis herpes genital berdasarkan pemeriksaan fisik dan hasil tes atau pengujian di laboratorium tertentu seperti:

• Tes atau pengujian untuk virus ini melibatkan pengambilan sampel jaringan atau mengikis luka untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.
• Tes atau pengujian reaksi ini digunakan untuk menyalin DNA dari sampel darah, jaringan dari cairan yang sakir atau tulang belakang. DNA kemudian dapat dilakukan pengujian atau tes untuk menentukan keberadaan HSV dan menentukan jenis HSV yang dimiliki.
• Tes atau pengujian darah ini menganalisis sampel darah untuk mengetahui adanya antibodi HSV untuk mendeteksi infeksi herpes di masa lalu.

Bagaimana Cara Mengobati Herpes Genital?


Tidak ada pengobatan untuk herpes genital. Virus ini berada di dalam tubuh untuk waktu yang lama kemudian muncul kembali sebagai luka. Dokter meresepkan pengobatan untuk mengurangi kemungkinan gejala berulang. Obat-obatan ini juga dapat menurunkan risiko penularan virus. Ketika seseorang memiliki gejala herpes genital, kemungkinan dapat disembuhkan dengan pengobatan dan pengobatan ini berguna untuk menurunkan risiko penularan virus.

Usahakan untuk menghindari kontak seksual dengan orang lain hingga lukanya sembuh. Menjaga luka agar tetap bersih dan kering. Menahan diri dari menyentuh luka. Mencuci tangan setelah menyentuh luka. Menggunakan perlindungan atau penghalang selama kontak seksual. Hubungi kami segera di Klinik Utama Gracia dengan menghubungi nomor 081336361555 atau seperti dibawah ini.

Baca Juga : Alami Gejala Herpes Kelamin? Ini Pengobatannya

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Herpes genital menular adalah PMS yang umum yang bisa didapatkan oleh orang yang aktif secara seksual. Pada kebanyakan orang dengan virus ini tidak memiliki gejala. Bahkan tanpa adanya tanda-tanda penyakit. Herpes genital masih bisa menyebar atau menular ke pasangan seksual lainnya. Oleh karena itu harus segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa Yang Dimaksud Dengan Herpes Genital Menular?

Herpes genital menular adalah penyakit yang disebabkan oleh Herpes Simpleks Virus (HSV), dimana ada 2 jenis. Tipe 2 biasanya menyebabkan herpes oral, infeksi pada bibir dan mulut. Gejala umumnya dikenal sebagai chancre atau lepuhan. HSV-1 tidak diketahui dapat menyebabkan herpes genital, akan tetapi bisa berubah terumama pada orang-orang yang berhubungan seksual pada usia muda. Namun pada kebanyakan kasus, herpes genital menular disebabkan oleh tipe 2 (HSV-2). HSV-2 hidup dalam saraf.

Apa Penyebab Umumnya?


Infeksi ditularkan melalui kontak dengan Herpes Simpleks Virus (HSV) pada luka herpes, permukaan mukosa, sekresi genital atau sekresi oral. HSV-1 dan HSV-2 dapat terlepas dari mukosa atau kulit dan genital yang tampak normal. Seseorang bisa mendapatkan infeksi HSV-2 selama kontak genital dengan seseorang yang memiliki infeksi HSV-2 genital. Dengan menerima seks oral dari seseorang dengan infeksi HSV-1 oral dapat mengakibatkan infeksi HSV-1 genital. Penularan biasanya terjadi dari kontak dengan pasangan yang terinfeksi yang tidak memiliki luka yang terlihat dan kemungkinan tidak mengetahui saat terinfeksi.

Baca Juga : Alami Gejala Herpes Kelamin? Ini Pengobatannya

 

Tanda Dan Gejala Umum Herpes Genital

Pada kebanyakan orang yang terinfeksi HSV tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala yang sangat ringan yang tidak diketahui atau menyerupai kondisi kulit lainnya. Ketika gejalanya muncul, luka herpes biasanya muncul sebagai lepuhan kecil pada sekitar alat kelamin, dubur atau mulut. Masa inkubasi untuk infeksi herpes awal adalah 4 hari setelah paparan. Luka pecah dan meninggalkan bekas yang menyakitkan yang kemungkinan membutuhkan waktu 2 minggu hingga 4 minggu untuk sembuh setelah infeksi herpes awal.

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?


Tes atau pengujian HSV untuk penderita dengan ulkus genital aktif dengan mendeteksi DNA HSV. Kultur HSV membutuhkan pengumpulan sampel dari luka dan setelah pertumbuhan virus terlihat. Setelah itu konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui kondisi Anda. Pengobatan harus sesuai dengan resep dokter.

Inilah Pengobatan Aman Untuk Herpes Genital Menular


Tidak ada pengobatan untuk herpes. Namun obat-obatan antivirus dapat mencegah atau mempersingkat gejala selama periode waktu seseorang mengobatinya. Selain itu terapi supresif untuk herpes dapat mengurangi kemungkinan penularan pada pasangan seksual. Saat tidak adanya vaksin yang melindungi terhadap infeksi herpes genital.

Pengobatan antivirus untuk menghnetukan gejala semakin memburuk maka harus melakukan pengobatan sejak dini. Jika memiliki gejala lebih dari 5 hari maka harus menjalani tes atau pengujian untuk mengetahui penyebabnya. Konsultasikan dengan dokter jika telah didiagnosis dengan herpes genital dan memerlukan pengobatan untuk gejalanya.

Pengobatan antivirus dapat membantu mempersingkat gejala dalam 1 hari hingga 2 hari. Gejala berulang biasanya lebih ringan daripada gejala pertama herpes genital menular. Beberapa orang yang memiliki lebih dari 6 gejala dalam 1 tahun maka harus melakukan pengobatan antiirus selama 6 bulan hingga 12 bulan. Pengobatan herpes ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan yang dilakukan sangat aman dan terpercaya. Segera hubungi kami di 081336361555 atau seperti dibawah ini.

Baca Juga : Mengetahui Herpes Genital Bahaya Tidak Pada Remaja

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit pada kemaluan wanita adalah penyakit yang biasanya dipisahkan dalam genitalia seperti ekternal dan internal. Genitalia eksternal wanita terdiri dari pudendum, klitoris dan uretra wanita. Dan genitalia internal wanita terdiri dari ovarium, tuba fallopi, rahim, serviks (leher rahim) dan vagina. Ini adalah organ kemaluan wanita.

Fakta Umum Penyakit Pada Kemaluan Wanita

Penyakit pada kemaluan wanita yang lebih rendah menjadi alasan utama terserang penyakit seperti fistula rektovaginal pada penyakit Crohn atau keluhan lainnya seperti pada kandidiasis vagina pada seorang wanita dengan diabetes (kencing manis) yang tidak terkontrol dengan baik. Beberapa luka dapat ditemukan pada pemeriksaan yang dilakukan karena alasan lain.

Apa Yang Menjadi Penyebab Penyakit Kemaluan Wanita?


Bacterial Vaginosis (BV) adalah penyebab yang paling umum dari penyakit pada kemaluan wanita. Bakteri vaginosis disebabkan oleh perubahan atau ketidakseimbangan dalam jenis bakteri yang biasanya ditemukan di vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebih dari organisme seperti Gradnella Vaginallis.

Faktor risikonya termasuk kehamilan, penggunaan alat kontrasepsi (IUD) dan sering melakukan douching. Ini terkair dengan aktifitas seksual dan kemungkinan pasangan seksual yang baru atau banyaknya pasangan seksual. Pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual jarang terpengaruh. Bakteri vaginosis tidak dapat tertular melalui kursi toilet, tempat tidur atau kolam renang. Sebagian wanita hamil mengalami bakteri vaginosis. Dan ini sangat bervariasi berdasarkan rasa dan etnis.

Baca Juga : Atasi Tanda Tanda Penyakit Kelamin Pada Wanita

 

Tanda Dan Gejala Penyakit Pada Kemaluan Wanita

Keputihan, terasa gatal dan terasa terbakar adalah tanda dan gejala umum dari berbagai bentuk vaginitus. Meskipun tanda dan gejala infeksi ini bisa sangat mirip, dan ada beberapa perbedaan dalam warna atau bau keputihan. Ada beberapa keputihan yang cukup umum dan normal untuk wanita usia subur.
 
Kelenjar serviks (leher rahim) menghasilkan sekresi lendir yang bening yang berlendir ke bawah, bercampur dengan bakteri, sel-sel vagina yang dibuang dan sekresi kelenjar Bartholin di dekat pembukaan vagina. Zat-zat ini dapat mengubah warna lendir menjadi keputihan dan cairan tersebut berubah kekuningan ketika terpapar udara.
 
Selama siklus menstruasi ketika kelenjar serviks (leher rahim) memproduksi lebih banyak lendir daripada yang lainnya tergantung pada jumlah hormon estrogen yang diproduksi dan ini hal yang normal. Kegembiraan seksual dan stress emosional keduanya dikaitkan dengan peningkatan keputihan fisiologis yang normal. Debit ini terkadang jernih dan berair dalam konsistensi. Jika keputihan abnormal (tidak normal) kemungkinan berwarna hijau, memiliki bau busuk, konsistensi yang berubah atau secara signifikan meningkat atau berkurangnya jumlah. Kemungkinan dapat mengembangkan bentuk vaginitis.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Penyakitnya Pada Wanita?


Diagnosis untuk penyakit kemaluan seperti vulva, vagina dan serviks (leher rahim) cukup luas dan ada banyak cara untuk mendiagnosisnya. Untuk mendiagnosisnya berdasarkan lokasi dan jenisnya. Atau dari gejala dan keadaan penderitanya secara hormonal. Hal-hal tersebut dapat membantu mendiagnosis penyakitnya. Dan pengobatan yang tepat dapat dilakukan.

Inilah Pengobatan Untuk Penyakit Pada Kemaluan Wanita


Diagnosis biasanya dilakukan berdasarkan gejala dan hasil tes atau hasil pengujian urine dan terkadang kultur vagina (sampel yang dilakukan analisis di laboratorium). Pengobatan didasarkan pada organisme penyebab infeksi. Tergantung pada penyebab infeksinya, pengobatan dilakukan atas resep dari dokter.

Pengobatan untuk vagina, pengobatan antijamur atau pengobatan antibiotik (pengobatan oral maupun pengobatan intravena). Pengobatan dilakukan sangat bervariasi tergantung pada bentuk penyakitnya yang dimiliki, tingkat keparahan infeksinya, durasi infeksinya, kekambuhan infeksinya dan sedang hamil atau tidak.

Tindak lanjut dokter untuk hasil tes atau pengujian di laboratorium serviks (leher rahim) dan pap smear. Selain itu pemeriksaan fisik yang lengkap setiap tahunnya sangat dianjurkan. Pengobatan ini bisa ditemui di salah satu klinik di Jakarta Indonesia yaitu Klinik Utama Gracia. Klinik ini memiliki dokter ahli dan biaya yang dikeluarkannya pun sangat terjangkau. Info pengobatan ada di 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita Secara Umum

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.