User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Kutil kemaluan adalah infeksi menular seksual penyakit kelamin yang mengakibatkan timbulnya benjolan kecil lembut di daerah kelamin atau dubur yang disebabkan oleh human papilloma virus (HVP).

Selain itu seseorang dapat terjangkit kutil kelamin melalui kontak antara kulit ketika dirinya melakukan hubungan seksual dengan orang lain yang sudah terinfeksi dan besarnya resiko tersebut adalah sebesar 66%, karena itu kutil kelamin merupakan penyakit seksual yang cukup umum terjadi.

Penyakit kutil kelamin mungkin tidak menimbulkan rasa nyeri serta tidak membahayakan jiwa penderitanya, walaupun demikian penyakit ini bisa menimbulkan stres akibat benjolan yang tidak sedap dipandang mata.

Siapa Sajakah yang Berisiko Mengalami Kutil Kemaluan?
Seseorang yang rentan tertular kutil kemaluan biasanya di tunjang oleh beberapa faktor-faktor resiko, seperti melakukan hubungan seksual dengan bergunta-ganti pasangan tanpa menggunakan kondom, melakukan hubungan seksual dengan orang yang riwayat kehidupannya tidak di ketahui, dan aktif berhubungan seksual sejak usia remaja.

Selain itu, seseorang juga lebih rentan terkena kutil kelamin jika sudah pernah sebelumnya menderita penyakit menular seksual lainya.

Perlu Anda ketahui bahwa dengan berciuman, berpelukan atau berbagi handuk, pakaian dan barang-barang sehari-hari tidak membuat tertularnya kutil kelamin dan dengan kondom juga dapat membantu untuk melindungi serta mengurangi risiko terhadap penularan kutil kelamin.

Apa Sajakah Gejala-Gejala Kutil Kelamin?


Pada umumnya kutil kelamin yang di sebabkan oleh penularan virus melalui benda ataupun melalui hubungan seksual memiliki gejala yang akan dialami dan dirasakan oleh penderitanya.

Setelah infeksi virus maka akan ada gejala kutil kelamin yang di alami oleh laki-laki atau pun perempuan yang terinfeksi kutil kelamin dan berikut dibawah ini adalah beberapa gejala-gejala kutil kelamin yang bisa terjadi diantaranya:

- Gatal-Gatal Pada Bagian Intim
Gatal-gatal pada bagian intim, dan tentunya gejala kelamin pada pria dan wanita ini biasanya sering terjadi, dan cukup mengganggu jika datang di waktu yang tidak tepat seperti halnya di tempat umum yang ramai orang.

- Munculnya Rasa Panas Pada Organ Kelamin
Munculnya rasa panas pada organ kelamin juga merupakan bagian dari gejala kutil kelamin pada pria dan wanita, yang akan terjadi kelamin terasa panas secara tiba-tiba atau pun bersamaan pada saat datangnya rasa gatal.

- Iritasi Kulit Pada Kulit Kelamin
Iritasi kulit juga akan terjadi di kulit kelamin, karena iritasi kulit kelamin juga bagian dari gajala kutil kelamin pada pria dan wanita.

Iritasi kulit kelamin sama halnya dengan rasa gatal dan berubah warna di sekitar kulit yang mengalami iritasi. jika mengalami hal seperti ini maka sebaiknya hati-hati, karena bisa bertanda jika virus HVP telah memasuki tubuh dan telah menginfeksi.

- Pendarahan
Pendarahan bisa terjadi karena adanya gesekan yang terkena pada saat malakukan hubungan seksual. Ukuran kutil kelamin mulai tumbuh cukup besar, sehingga akan membuat pendarahan di organ kelamin.

Menimbulkan keputihan yang tidak normal salah satu gejala kutil kelamin pada wanita. Keputihan yang tidak normal dalah jenis keputihan yang menimbulkan bau menyengat dan lengket pada bagian organ intim perempuan.

 

4 Metode Pengobatan Ini Dipercaya Ampuh Hilangkan Kutil Kemaluan


Perlu Anda ketahui bahwa metode pengobatan kutil kemaluan di bagi menjadi dua, yaitu dengan menggunakan obat-obatan topikal adalah pengobatan dengan mengoleskan obat berbentuk salep, krim atau cairan yang mengandung zat tertentu pada bagian yang terinfeksi dengan tujuan untuk membunuh sel kutil atau merangsang sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi.

Selain itu perlu Anda catat bahwa jangan menggunakan obat kutil biasa untuk mengobati kutil kemaluan karena dapat mengakibatkan kutil kelamin semakin iritasi serta dapat menimbulkan rasa sakit.

1. Metode Eksisi
Metode eksisi adalah metode dimana kutil akan di potong dan dibuang dan selanjutnya luka pada kulit akan di jahit.

2. Metode Bedah Listrik
Metode bedah listrik adalah metode yang biasanya digunakan setelah melakukan metode eksisi dimana sisa-sisa jaringan kutil kelamin yang masih ada kemudian akan dibakar dengan menggunakan kawat yang panas. Selain itu perlu Anda ketahui bahwa metode ini digunakan untuk menghilangkan kutil dibagian vulva dan anus.

3. Metode Cryotherapy
Cryotherapy merupakan metode pelepasan kutil dengan cara dibekukan menggunakan cairan nitrogen. Metode ini dilakukan secara berkala untuk menghilangkan kutil kecil yang terdapat di penis dan di sekitar vulva tanpa sisa dan tertutup oleh kulit baru.

4. Metode Bedah Laser
Metode bedah laser adalah metode yang menggunakan energi laser untuk membakar dan menghilangkan kutil kelamin yang berukuran besar yang letaknya sulit untuk di jangkau seperti di dalam uretra atau anus.

Diagnosi Kutil Kemaluan
Dokter mengdiagnosis kutil kelamin dengan mudah melalui pemeriksaan secara kasat mata di bantu dengan kaca pembesar. Pemeriksaan secara lebih mendetail biasanya tergantung pada lokasi tubuhnya kutil kelamin.

Dokter akan menggunakan alat yang di sebut proktoskop untuk melihat kutil yang tumbuh didalam anus dan spekulum adalah alat untuk melihat dinding dan leher rahim. Jika adanya kutil kelamin yang di duga tumbuh didalam vagina.

Test papsmear dan pemeriksaan area panggul yang khusus pada wanita sebaiknya rutin dilakukan. Selain bisa mendekteksi perubahan di dinding dan leher rahim akibat kutil kemaluan. Pemeriksaan yang dilakukan dengan cara mengambil sampel sel dari rahim untuk diperiksa di laboratorium dapat mendektesi tanda-tanda kanker rahim sejak dini.

 

Bagaimanakah Cara Mencegah Kutil Kemaluan?

- Tahan Hasrat Untuk Melakukan Hubungan Seks
Tahan hasrat untuk melakukan hubungan seksual merupakan cara terbaik mencegah penularan kutil kemaluan dan jika tidak mampu untuk menahan hasrat untuk melakukan hubungan seksual, maka dengan menggunakan kondom bisa digunakan akan tetapi penggunaan kondom juga masih bisa menyebabkan kutil kelamin.

Hal tersebut terjadi karena masih ada bagian kulit yang dapat terpapar kutil kelamin, meskipun begitu setidaknya pemakaian kondom bisa maminimalkan resiko terkena kutil kemaluan dan melindungi dari penyakit seksual lainnya.

- Menggunakan Vaksin HPV
Pencegahan kutil kemaluan juga bisa dilakukan dengan menggunakan vaksin HPV, akan tetapi vaksin sebaiknya di berikan oleh dokter sebelum seseorang menjadi aktif secara seksual agar hasilnya lebih efektif.

Pemberian vaksin bisa dilakukan pada usia 12 tahun untuk anak laki-laki, dan anak perempuan diberikan pada usia 11 tahun, akan tetapi bagi mereka yang belum pernah mendapatkan vaksinasi HPV kutil kemaluan di usia tersebut, maka bisa menyusul secepatnya. Biasanya laki-laki di berikan pada sekitar usia 21 tahun, sedangkan untuk perempuan sampai sekitar 26 tahun.

Nah, Itulah tadi berbagai macam pembahasan mengenai kutil kemaluan dan jika Anda memiliki gejala yang ada di atas segera konsultasikan dengan kami di Klinik Utama Gracia, atau Anda bisa juga berkonsultasikan dengan mengklik tombol chat online diatas.


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sifilis merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual yang diketahui penyebab sifilis disebabkan oleh adanya bakteri yang bernama Treponema pallidum.

Namun, sayangnya banyak diantara kita mungkin sering mendengar penyakit-penyakit yang bisa menular melalui hubungan seksual salah satunya sifilis ini penyakit yang sangat mudah menular pada orang yang sering melakukan hubungan seksual secara bebas.

Penyakit sifilis awalnya tidak ada menunjukan tanda-tanda sakit kemudian akan terasa sakit pada bagian alat kelamin, mulut atau sekitar anus.

Penyebaran dengan mudah terjadi jika ada kontak cairan antara tubuh dan ketika bakteri sudah masuk ke dalam tubuh maka bisa saja gejala tersebut tidak langsung muncul. Penyakit sifilis ini sangatlah mengerikan namun sebenarnya bisa disembuhkan pada tahap awal.

Ternyata Inilah Penyebab Sifilis Pada Pria dan Wanita


- Penyebab sifilis yang pertama adalah karena menyebar lewat hubungan seksual lewat cairan vagina, cairan anal maupun cairan oral dengan seseorang yang sudah terinfeksi sipilis

- Penyebab sifilis yang kedua adalah karena adanya bakteri yang juga bisa menyebar melalui cairan tubuh seperti pemakaian jarum suntik secara bergantian dari seseorang terinfeksi ke orang yang sehat dan sering di temukan pada pengguanaan narkoba.

Selain itu penyebab sifilis bisa menjadi kondisi yang sangat serius pada bayi yang dilahirkan dengan persalinan normal oleh ibu yang terinfeksi penyakit sifilis. Kondisi yang lebih buruk lagi akan menyebabkan keguguran atau kematian bayi setelah dilahirkan.

Luka yang terdapat pada bagian organ kelamin juga menyebabkan penularan HIV/AIDS menjadi lebih mudah terjadi.

Wajib Tahu, Inilah Tahapan-Tahapan Sifilis:
Tahukah Anda bahwa penyakit sifilis berkembang dari berbagai tahapan, ditahap awal penyakit sifilis masih bisa diobati namun pada tahap akhir akan bisa menyebabkan komplikasi yang tentunya sangat berbahaya. Berikut di bawah ini adalah beberapa tahap penyakit sifilis yang perlu Anda waspadai.

- Sifilis Primer (Tahap 1)
Tahap ini ditandai dengan munculnya luka pada bagian mulut atau alat kelamin. Luka berkembang dari satu tempat dan menyebar ke sekitarnya.

Dan biasanya muncul luka bisa menjadi sangat sakit, selain itu penularan bisa sangat mudah dengan adanya luka yang terkontak cairan langsung dari penderita ke orang yang sehat.

Bakteri sifilis juga dapat berkembang pada tahap ini dimana waktu berkembangnya antara 2 hingga 6 minggu setelah seseorang terinfeksi sifilis dan kemungkinan rasa sakit tersebut bisa hilang setelah 6 minggu, namun jika tidak segera diobati maka bakteri sebenarnya masih tetap tinggal dalam tubuh dan akan berlanjut ke tahapan sifilis berikutnya.

- Sifilis Sekunder (Tahap 2)
Tahap sifilis sekunder biasanya ditandai dengan rasa sakit yang berkembang dari alat kelamin atau mulut ke bagian kulit dan tenggorokan, lalu berkembangnya rasa sakit dapat munculnya ruam pada kulit dan gejala lain sebelum menjadi tahap laten adalah bengkak pada kelenjar getah bening.

Setelah tahap tersebut gejala akan menghilang sendiri tanpa menyebabkan rasa sakit, namun sebenarnya penyakit itu bisa memasuki ke tahapan selanjutnya dan dimana tahap ini penyakit bisa berkembang selama beberapa tahun tanpa ada rasa sakit sama sekali.

- Sifilis Tersier
Tahap ini menjadi sangat serius dibandingkan pada tahap sekunder, dan biasanya tidak terjadi lagi gejala, namun akan berkembang menjadi rasa sakit akibat terjadi kerusakan pada organ tubuh hal tersebut terjadi karena bakteri sudah menyerang tanpa bisa dihentikan.

Beberapa bagian tubuh yang dirusak oleh bakteri sifilis tersebut seperti saraf, jantung, mata, hati, ginjal, pembuluh darah, sendi, tulang dan otak. Selain itu meskipun perawatan tahap awal sudah dilakukan tetap bisa terjadinya kerusakan pada organ tubuh.

Awas, Inilah Bahaya Sifilis Untuk Ibu Hamil dan Janin
Tahukah Anda bahwa ternyata Sifilis yang diderita oleh ibu hamil bisa menjadi sangat berbahaya untuk ibu hamil dan janinnya?

Selain itu berkembangnya penyakit dari ibu melalui plasenta bayi yang dilahirkan terinfeksi sifilis sama sekali tidak menunjukkan gejala, namun biasanya akan terjadi ruam pada kulit bisa menjadi pertanda yang serius dan berikut di bawah ini adalah dampak pada bayi yang telah terinfeksi sifilis dari ibu pada saat hamil, diantaranya:

- Mengalami kerusakan pendengaran yang menyebabkan tuli

- Mengalami kerusakan pada rahang dan bagian gigi

- Mengalami kerusakan pada bagian rahang dan tulang hidung

Lalu, Siapa Sajakah yang Bisa Terinfeksi Sifilis?



- Seseorang yang melakukan hubungan seksual dan selalu berganti-ganti pasangan.

- Seseorang yang berhubungan seksual dengan banyak orang baik sesama jenis atau berbeda jenis kelamin.

- Laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki secara anal.

- Penderita penyakit HIV/AIDS.

Lalu, Bagaimanakah Cara Mendiagnosa Sifilis?

- Tes darah: tes darah dilakukan oleh dokter untuk mengetahui jenis antibodi tertentu yang berfungsi untuk melawan infeksi terjadap bakteri penyebab sifilis.

- Pemeriksaan cairan pada bagian luka sifilis, dimana dokter akan mengambil sample dari luka pada bagian yang terkena sifilis diuji dibawah mikroskop. Dalam pemeriksaan ini juga bisa diketahui jenis sifilis yang terjadi termasuk untuk tahap primer, sekunder dan tersier.

- Selain itu dilakukan pemeriksaan cairan pada bagian tulang belakang otak untuk mengetahui bakteri sifilis yang sudah masuk ke dalam tubuh menyebabkan kerusakan pada bagian syaraf. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan cairan dari tulang belakang atau spinal tap.

Bagaimanakah Cara Mencegah Sifilis?

- Lakukan Hubungan Seksual Hanya dengan Pasangan Anda yang sudah Anda nikahi

- Hindari Hubungan Seksual Sesama Jenis

- Gunakan Kondom

- Hindari Penggunaan Narkoba

Bagaimanakah Cara Mengobati Sifilis?
Pengobatan pertama dilakukan dengan memberikan obat antibiotik untuk mengatasi sifilis melalui suntikan dari dokter, jenis antibiotik bisa membunuh bakteri dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. perawatan ini sangat penting untuk sifilis pada tahap awal.

Wanita hamil yang terkena penyebab sifilis juga bisa menerima suntikan penisilin dari resep dokter, dan hal ini juga dilakukan terhadap bayi yang baru dilahirkan.

Namun, terdapat efek samping dari suntikan penisilin adalah seperti demam, sakit perut, mual, nyeri, sakit otot, sakit kepala, dan meriang. Efek samping ini biasanya akan berlangsung selama beberapa hari.

Pentingnya untuk mengetahui penyebab sifilis
Pengetahuan tentang penyakit sifilis sangat penting untuk semua orang. Penting mengetahui bagaimana penularan dan penyebaran sifilis maka bisa menghindari proses penularan tersebut.

Pengetahuan ini juga sangat baik untuk mencegah agar berbagai kebiasaan buruk yang melanggar norma sosial bisa ditinggalkan. Perilaku yang baik seperti setia dengan satu pasangan, menjauhi seks sejenis dan sek bebas, menjauhi narkoba adalah langkah yang sangat baik untuk mencegah sifilis.

Sifilis termasuk salah satu penyakit menular seksual, penyebab sifilis yaitu jika terjadi kontak hubungan antara seseorang dengan yang sudah terinfeksi sifilis.

Perlu Anda ketahui bahwa seseorang yang sudah terinfeksi sifilis maka kemungkinan besar kerusakan yang disebabkannya tidak akan mengembalikan kekeadaan seperti semula walaupun telah dilakukan pengobatan dan pada intinya sifilis bisa menyebabkan kerusakan pada organ tubuh


Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Human pappilomavirus atau disingkat HPV adalah virus yang menyebabkan infeksi menular seksual. HPV ini juga menjadi salah satu pemicu kanker serviks pada wanita. Virus HPV merupakan virus yang berbeda dari virus HIV dan herpes. Virus ini lebih sering menyerang orang-orang yang telah aktif secara seksual. Ada cukup banyak jenis virus HPV, namun hanya ada beberapa jenis yang bisa menyebabkan infeksi menular seksual dan kanker.

Virus HPV juga bisa menyebabkan timbulnya kutil pada area kulit. Ada lebih dari 100 jenis virus HPV. Sekitar 40 jenis HPV adalah penyebab kutil kelamin dan infeksi menular seksual. Virus ini terkadang juga menyerang bagian tubuh lainnya seperti kulit pada telapak tangan, dan kaki.

Seperti yang telah kita dengar sejak meninggalnya Yuli Rachmawati atau yang lebih dikenal dengan sebutan Julia Perez (Jupe) terkena kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV. Jenis HPV yang dapat berubah menjadi kanker yakni HPV 16 dan HPV 18. Menurut laporan World Health Organization (WHO) hampir 70 % penderita kanker serviks disebabkan oleh virus HPV.

Namun saat ini sudah ditemukan vaksin yang dapat memberhentikan penularan HPV. Namun vaksin yang sudah disebar hampir keseluruh dunia ini hanya bisa mencegah tertularnya HPV, bukan untuk menyembuhkan HPV. Para wanita berusia remaja disarankan untuk melakukan vaksinasi HPV.

Penyebaran Virus HPV

Virus HPV bisa menyebar melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah tertular virus HPV. Baik itu melalui seks anal, seks oral, dan seks kelamin menjadi tempat penyebaran virus HPV. Penularan juga bisa terjadi saat anda bersentuhan kulit dengan penderita HPV.

Gejala HPV

HPV adalah virus yang sering tidak menunjukan gejala apapun ketika baru pertama kali menular ke dalam tubuh. Sehingga seseorang yang tertular sering tidak menyadari bahwa ia sudah tertular HPV. Gejala yang paling sering ditemui dari tanda anda sudah tertular virus HPV adalah munculnya kutil dibagian kelamin atau di bagian kulit tertentu, terkadang muncul di mulut, jika anda pernah melakukan seks oral dengan penderitanya.

HPV adalah

Jika HPV sudah menjadi sel kanker, maka umumnya akan muncul gejala seperti pendarahan, keluarnya cairan semacam keputihan dari vagina. Terkadang juga menimbulkan sakit ketika melakukan hubungan seks dan nyeri pada bagian perut bawah.

Haruskah Ke Dokter?

Ketika anda sudah menemukan dan merasakan gejala seperti di atas, maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasikan dengan dokter spesialis kelamin untuk mencegah virus HPV menyebabkan kondisi yang lebih parah.

Mintalah untuk melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan virus HPV. Karena HPV adalah virus yang sulit melihat tanda-tandanya dengan mata telanjang. Maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keberadaan dan perkembangan virus tersebut.

Siapa yang Beresiko?

Ada beberapa orang yang cukup beresiko terkena virus HPV. Berikut orang-orang yang sangat rentan terkena HPV:

  • Sering bergonta-ganti pasangan
  • Usia, kutil kelamin lebih sering menyerang usia remaja dan dewasa
  • Sering berbagi pakaian pribadi
  • Memiliki metabolisme tubuh yang lemah

Apakah HPV bisa Dicegah?

HPV adalah virus yang menular dari tubuh orang lain ke tubuh anda. Penularannya lebih sering melalui kontak seksual. Sehingga untuk mengatasinya, anda harus menghindari faktor resiko terkena virus HPV tersebut. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah HPV:

  • Setia pada satu pasangan, tidak melakukan hubungan seks dengan bergonta-ganti pasangan
  • Memakai kondom ketika berhubungan seks
  • Hindari menyentuh kutil secara langsung pada penderita HPV
  • Jangan mengunakan pakaian, atau handuk dengan penderita HPV

Untuk pengobatan yang dilakukan, anda bisa melakukan konsultasi langsung dengan tim medis kami dalam penanganan HPV, atau dengan datang langsung ke Klinik Utama Gracia. Sehingga anda bisa diberikan hal-hal yang lebih jelas mengenai cara pengobatan yang bisa dilakukan.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Salah satu infeksi menular seksual yang sering terjadi selain sifilis yakni gonore atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan gonorrhea. Gonorrhea adalah salah satu penyakit menular seksual dengan gejala umum kencing nanah. Karena penderita gonorrhea selalu mengeluarkan cairan seperti nanah dari alat kelamin penderitanya.

Gonorrhea disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorheae atau disebut juga dengan gonocucus. Bakteri akan menyerang alat kelamin, anus, rahim, uretra, mata, dan tenggorokan. Tergantung bagian tubuh mana terkena cairan dari penderita gonorrhea.

Penularan bakteri gonorrhea paling sering terjadi melalui seks kelamin, seks anal, dan seks oral. Bakteri sangat mudah menyerang bagi mereka yang sering melakukan seks dengan bergonta-ganti pasangan. Dan juga bisa menular dari ibu ke bayi yang di kandungnya. Bakteri gonore hanya menular melalui cairan tubuh. Bakteri tidak dapat hidup di luar tubuh manusia.

Gejala Gonore

Penyakit Gonorrhea adalah penyakit kelamin yang sering tak dirasakan oleh para penderitanya. Hampir sebagian besar penderita gonorrhea tidak pernah menunjukan tanda-tanda maupun gejala yang mudah mereka sadari. Terkadang, penyakit gonore lebih mudah ditemukan pada pria dibandingkan pada wanita.

Gejala yang paling sering terjadi saat gonore menyerang yakni:

  • Sakit saat buang air kecil
  • Demam
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Bengkak pada bagian vulva
  • Nyeri pada perut bagian bawah
  • Lebih sering melakukan buang air kecil

Wanita lebih sering menemukan gejala ringan dibandingkan pria. Terkadang wanita juga mengalami keputihan yang diakibatkan dari virus yang muncul. Gejala yang paling sering terjadi pada pria dan wanita adalah keluarnya cairan dari vagina atau penis dengan warna kuning atau hijau seperti nanah. Sehingga penyakit ini sering disebut sebagai penyakit kencing nanah.

Bagaimana Mengetahui Saya Terkena Gonore Atau Tidak?

Cara yang paling baik untuk mengetahui apakah anda tertular gonorrhea atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan dokter. Hingga saat ini, gonore belum dapat di diagnosis tanpa adanya pemeriksaan medis. Ketika anda merasakan gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan.

Cara pemeriksaan yang paling sering untuk mengetahui apakah anda mengalami gonorrhea biasanya dengan mengambil sampel cairan dari penis, vagina, dinding rahim, dan dubur untuk dilakukan uji sampel laboratorium sehingga terlihat apakah anda mengalami gonorrhea atau tidak.

Pengobatan Gonore

Gonorrhea adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Sehingga pengobatan yang dilakukan biasanya dengan menggunakan obat oral maupun suntikan antibiotik ke tubuh. Ketika anda merasa tertular gonorrhea, maka dalam melakukan pengobatan, anda diharuskan untuk membawa pasangan untuk mengetahui apakah pasangan anda pun tertular atau tidak.

Komplikasi

Gonore yang tidak terobati, baik pada pria maupun wanita akan menyebabkan komplikasi. Pada wanita, komplikasi yang terjadi adalah radang panggul, kehamilan ektopik, dan kemandulan. Serta gonore yang tak terobati pada wanita dapat merusak organ reproduksi.

Sementara pada pria, akan menyerang epididimis, sehingga akan mempengaruhi kualitas sperma dan bisa menyebabkan kemandulan akibat menurunnya kualitas sperma.

Bahkan pada ibu hamil, bakteri gonorrhea yang terdapat di dalam tubuh dapat menyerang janin dalam kandungan. Bahkan dapat menyebabkan infeksi pada mata sang cabang bayi dan bayi terlahir dalam kondisi kerusakan pada matanya.

Gonorrhea adalah penyakit menular seksual yang cukup berbahaya. Ketika anda sudah merasakan timbulnya gejala gonore pada tubuh anda, maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan untuk menghindari komplikasi yang cukup mengerikan. Anda dapat melakukan pemeriksaan di Klinik Utama Gracia aatau melakukan konsultasi online terlebih dahulu dengan mengklik banner di bawah ini.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Beberapa bulan belakangan mungkin kita sering mendengar istilah virus Human Pappilomavirus. Virus ini sering disebutkan oleh berita-berita mengenai kanker serviks. Human Pappilomavirus adalah salah satu virus yang menyebabkan kanker serviks. Selain kanker serviks, masih ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh Human Pappilomavirus (HPV), seperti kutil kelamin.

Jika kita membahas kanker serviks, mungkin anda akan mengira bahwa HPV hanya menyerang wanita saja. Tidak demikian, virus HPV dapat menyerang laki-laki. Sehingga tidak hanya wanita yang dapat terserang virus ini, tetapi laki-laki juga dapat terinfeksi HPV.

Virus HPV merupakan salah satu virus yang menjadi salah satu infeksi menular seksual (IMS). Penularan virus yang satu ini pun terjadi melalui hubungan seks dengan penderita HPV. Hal yang harus anda waspadai, jika anda sudah tertular dengan virus HPV, terkadang dalam kurun waktu bertahun-tahun virus tidak akan menimbulkan gejala apapun pada tubuh anda.

Agar mengetahui apakah anda sudah tertular virus HPV atau belum, maka sebaiknya melakukan pemeriksaan setiap satu tahun sekali. Pemeriksaan dilakukan pada orang-orang yang telah aktif secara seksual, baik itu pria maupun wanita. Sehingga jika memang anda terinfeksi virus HPV dapat dilakukan pengobatan secara dini.

Tanda Tertular Virus HPV

Meskipun HPV sering tidak menunjukan gejala maupun tanda yang berarti. Tetapi Human Pappilomavirus adalah virus yang dapat menunjukan tanda-tanda kepada orang yang terinfeksi virus tersebut. Tanda-tanda itu sering terlihat maupun terasakan oleh penderitanya.

Gejala yang paling umum jika anda sedang tertular HPV adalah munculnya kutil di area kelamin maupun anus. Karena virus HPV hanya dapat tertular melalui sentuhan kulit antar alat kelamin. Baik itu melakukan seks vagina, seks anal, dan seks oral.

Kemunculan kutil pada area anus, alat kelamin, ataupun mulut bisa menjadi tanda bahwa anda sudah tertular virus HPV. Sebelum menjadi kutil, akan timbul luka. Luka yang terjadi akan terlihat terbuka dan menggeluarkan darah, setelah itu berubah menjadi kutil. Terkadang luka dan kutil pun sering diiringi dengan demam dan juga pembengkakan pada limfa.

Jika HPV menyebabkan kanker serviks, terkadang ditandai juga dengan pendarahan di luar masa menstruasi. Pendarahan pun bisa terjadi usai berhubungan badan dengan pasangan. Terkadang bagi wanita yang sudah menopause, pendarahan juga dapat terjadi pada periode menopause.

Haruskah Memeriksakan Ke Dokter?

Human Pappilomavirus adalah virus yang cukup berbahaya. Meskipun anda sudah tertular, tetapi tidak menunjukan gejala apapun pada tubuh virus tetap bisa menular kepada orang lain. Terutama pasangan seks anda. Penularan virus pun tidak pernah mengenal jenjang usia. Pria berusia 20-24 tahun lebih sering tertular HPV, sedangkan wanita adalah mereka yang berusia 16-19 tahun.

Ketika memang anda sudah menemukan gejala dan tanda timbulnya kutil, serta pendarahan yang tidak normal pada vagina. saat itu juga anda harus melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis. Pemeriksaan lebih dini dilakukan untuk mencegah virus semakin parah. Anda juga dapat melakukan pemeriksaan di Klinik Utama Gracia.

Pengobatan

Hingga saat ini, pengobatan yang paling sering dilakukan kepada penderita Human Pappilomavirus adalah vaksinasi. Jika hanya sekedar kutil, biasanya dokter akan menyarankan anda untuk menggunakan krim lembut yang dioleskan ke bagian kelamin anda.

Jika virus HPV menyebabkan kanker, maka pengobatan bisa dilakukan cukup lama. Dokter juga akan menyarankan anda harus selalu melakukan pemeriksaan. Serta diperlukan perawatan jika memang kanker sudah cukup parah pada penderita virus HPV.

Apabila anda sudah menemukan gejala-gejala diatas. Segeralah untuk melakukan pemeriksaan. Pengobatan sejak dini, dapat membantu anda untuk mencegah virus menjadi semakin parah. Selalu lakukan pemeriksaan kepada dokter ketika anda menemukan gejala tak wajar pada kelamin anda.