User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit sifilis merupakan salah satu penyakit yang cukup sering terjadi pada pria maupun wanita yang ‘Nakal’. Terlebih penyakit kelamin yang satu ini merupakan jenis penyakit kelamin yang akan diidap dalam jangka waktu bertahun-tahun oleh penderitanya. Adakah obat sifilis pada pria?

Sifilis atau yang lebih dikenal dengan sebutan raja singa merupakan penyakit yang sering diderita oleh laki-laki dan pria. Bahkan jika laki-laki tersebut merupakan penyuka sesame jenis, maka ia akan lebih rentan terkena sifilis. Penyakit ini memiliki komplikasi jangka panjang, bahkan dapat hingga puluhan tahun berada didalam tubuh penderitanya.

Bagaimana Penyakit Sifilis Menular?

Mungkin anda bertanya-tanya, bagaimana penyakit raja singa ini menular? Penyakit sifilis dapat menular melalui kontak seksual. Hampir 90 persen penderita sifilis tertular dari hubungan seksual. Baik itu seks vagina, seks anal, dan seks oral. Sifilis juga dapat tertular melalui jarum suntik yang biasa digunakan pemakai narkoba dan orang-orang yang suka merajah tubuh.

Penyakit raja singa ini disebabkan oleh bakteri treponema pallidum yang bisa menular melalui cairan tubuh. Namun bakteri ini tidak pernah bisa hidup jika berada diluar tubuh manusia. Sehingga jika anda menggunakan kamar mandi yang sama, kolam renang yang sama, dan pakaian yang sama dengan penderita raja singa, maka bakteri tersebut tidak akan menular.

Sebelum membahas obat sifilis pada pria, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu tanda atau gejala apa yang menjadi gejala awal anda terkena penyakit kelamin yang akan hidup bertahun-tahun pada tubuh anda, jika tidak segera anda obati.

Gejala Sifilis Pada Pria

Penderita penyakit raja singa atau sifilis, akan mengalami empat fase yang akan ia alami. Keempat fase ini merupakan fase umum yang terjadi pada setiap penderita sifilis. Tetapi fase-fase selanjutnya bisa tidak terjadi, jika sejak fase awal penderita sudah melakukan pengobatan maka ia tidak akan berlanjut kepada fase selanjutnya.

Gejala Sifilis Fase Pertama

Gejala raja singa pada fase pertama akan mengalami tanda seperti munculnya lesi atau luka disekitar area kelamin. Luka akan muncul di anus dan mulut ketika anda pernah melakukan seks anal dan seks oral. Luka akan sembuh dengan sendirinya, tanpa pengobatan, dan sifilis akan masuk ke fase kedua jika tidak diobati.

Gejala Sifilis Fase Kedua

Pada sifilis tahap kedua, luka atau lesi akan muncul di bagian tubuh lainnya. Namun banyak penderita sifilis yang menemukan lesi pada tapak tangan dan kaki mereka. Pertumbuhan lesi juga akan diiringi dengan gejala lainnya seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, demam, flu, kehilangan nafsu makan, serta kerontokan rambut.

Gejala Sifilis Fase Ketiga

Jika anda tidak juga menemukan obat sifilis pada pria atau tidak juga mengobati penyakit sifilis hingga memasuki tahap dua. Maka anda akan mengalami sifilis tahap tiga. Pada sifilis tahap tiga ini akan menular kepada orang lain, dan juga sifilis pada tahap ini tidak akan menemukan gejala-gejala lainnya.

Gejala Sifilis pada tahap keempat

Pada tahap keempat merupakan tahap akhir dari penderita sifilis. Hampir seluruh penderita yang tidak melakukan pengobatan hingga tahap tiga, maka akan masuk kepada sifilis tahap empat. Pada tahap keempat ini bakteri sifilis dapat menyerang organ penting tubuh lainnya. Seperti otak, jantung, hati, paru-paru, dan kematian.

Obat Sifilis pada Pria

Karena sifilis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, maka obat sifilis yang diberikan pun haruslah jenis obat antibakteri. Lama pengobatannya pun disesuaikan sudah sampai fase mana anda menderita sifilis.

Jika raja singa pada tubuh anda masih pada fase satu dan dua, maka pengobatan yang dilakukan berkisar dua minggu, namun dapat lebih sesuai tingkat keparahan sifilis yang anda alami. Tetapi jika sudah memasuki fase lanjut, maka pengobatan pun akan dilakukan cukup lama.

Obat sifilis biasanya antibakteri yang disebut sebagai penisilin. Penisilin sendiri, akan menjadi obat untuk suntikan. Namun terdapat jenis obat sifilis pada pria lainnya yakni semacam tetrasiklin, azitromisin, ceftriaxone, dan doxycycline. Obat-obat tersebut merupakan jenis obat antibiotik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit yang disebabkan oleh hubungan seks yang tidak aman sering kita kenal dengan sebutan infeksi menular seksual (IMS). Mungkin bagi orang awam lebih dikenal dengan istilah penyakit kelamin. Karena IMS akan menimbulkan beberapa gejala tak biasa pada kelamin. Penyakit kelamin terdiri dari berbagai macam jenisnya. Kita akan membahas satu persatu mengenai macam-macam penyakit kelamin yang sering terjadi selain HIV/AIDS..

Sebagian besar penyakit kelamin disebabkan oleh hubungan seks yang taka man seperti hubungan seks dengan orang yang tidak anda ketahui riwayat penyakit kelaminnya tanpa menggunakan pengaman, melakukan hubungan seks dengan orang yang sudah tertular penyakit kelamin, dan sering bergonta-ganti pasangan seks juga menjadi penyebab seseorang terkena penyakit kelamin. Namun penyakit kelamin tidak hanya ada satu jenis yang sering kita dengan seperti HIV/AIDS saja. Tetapi cukup banyak.

Macam-Macam Penyakit Kelamin

Herpes Genital

Salah satu penyakit kelamin yang sering muncul pada tubuh seseorang adalah herpes genitalis atau herpes simplexs. Ciri-ciri penyakit kelamin yang satu ini adalah timbulnya semacam benjolan-benjolan seperti cacar air yang tumbuh disekitar area kelamin.

Penyakit ini akan menimbulkan luka melepuh yang cukup parah. Selain di area kelamin, penyakit herpes juga dapat muncul di mulut, tenggorokan jika anda pernah melakukan seks oral. Juga bisa timbul di anus, jika anda pernah melakukan seks anal. Lebih bahayanya, terkadang herpes tidak menunjukan gejala apapun pada penderitanya sebelum munculnya luka melepuh di area kelamin.

Gonore

Di Indonesia, mungkin orang lebih sering mengenal gonore sebagai kencing nanah. Karena memang penyakit gonore menimbulkan gejala menggeluarkan cairan dari alat kelamin yang berupa lendir seperti nanah. Sehingga disebut penyakit kencing nanah.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang dikenal dengan sebutan bakteri Neisseria gonorrhoaee yang dan bakteri jenis ini merupakan bakteri yang menular, dan penularannya melalui cairan dari alat kelamin pria dan wanita. Banyak dari penderita gonore yang tidak menyadari bahwa ia sudah tertular bakteri kencing nanah, karena hampir sebagian besar penderita gonore tidak menunjukan gejala yang pasti.

Klamidia

Klamidia lebih rentan menyerang wanita. Penyakit ini dapat menyerang wanita yang berusia dibawah 25 tahun. Apa lagi klamidia pun sering tidak menunjukan gejala apapun pada penderitanya. Tanda seorang wanita mengalami klamidia biasanya akan menyebabkan keputihan yang tidak normal dan rasa panas seperti terbakar pada alat kelamin.

Pada wanita penyakit ini dapat cukup parah, seperti masuk ke dalam tubuh dan dapat menyerang organ rahim wanita. Jika pada pria, terkadang penyakit ini tidak akan menunjukan tanda-tanda yang lebih parah. Tetapi gejala pada umumnya bisa terlihat seperti rasa sakit saat berkemih dan pembengkakan pada testikel.

Sifilis

Macam-macam penyakit kelamin lainnya adalah sifilis, sifilis di Indonesia dikenal dengan sebutan raja singa. Gejala umum pada sifilis adalah akan munculnya luka di area kelamin, dan luka tersebut akan hilang sekitar satu bulan. Tetapi virus penyebab sifilis dapat hidup hingga berpuluh-puluh tahun dalam tubuh penderitanya. Sehingga sifilis sering satu-satunya penyakit kelamin yang memiliki empat tahapan pada penderitanya. Dan setiap tahapan akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda.

Trikomoniasis

Macam-macam penyakit kelamin yang satu ini sering sekali menunjukan gejala dan bisa tumbuh dalam tubuh tanpa disadari oleh penderitanya. Banyak orang yang sering tidak menyadari bahwa dirinya sudah terinfeksi trikomoniasis. Penyakit ini disebabkan oleh parasite Trichomonas vaginalis.

Terlebih banyak penderita trikomoniasis yang tidak menunjukan gejala apapun ketika mereka terserang penyakit ini. Biasanya gejala pada pria adalah rasa gatal pada penis, rasa sakit saat berhubungan badan, dan pada wanita akan muncul gejala seperti keputihan yang abnormal, vagina lebih merah, dan bau yang tidak sedap pada vagina.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pria dan wanita sangat rentan mengalami infeksi menular seksual (IMS). Pemicu terjadinya IMS yakni seringnya bergonta-ganti pasangan seks, dan seks secara tidak aman. Salah satu IMS yang sering terjadi adalah sifilis. Sifilis dapat menyerang pria dan wanita, namun lebih rentan wanita yang terkena. Kita akan bahas ciri-ciri penyakit sifilis pada wanita.

Bagi anda wanita, janganlah selalu bergonta-ganti pasangan dalam masalah hubungan seks. Cukuplah melakukan hubungan seks hanya dengan satu pasangan. Jika anda melakukan hubungan seks lebih dari satu pasangan, maka dapat menyebabkan anda terinfeksi penyakit seksual.

Sifilis atau yang dikenal dengan raja singa merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual yang cukup ditakuti oleh para wanita. Penyakit sifilis, ditularkan melalui hubungan seks. Baik itu seks anal, seks oral, dan seks kelamin. Bahkan dari berciuman saja dapat menularkan penyakit sifilis.

Raja singa disebabkan oleh bakteri treponema pallidum. Selain melalui hubungan seks, bakteri treponema juga dapat menular melalui jarum suntik yang biasa digunakan oleh pemakai narkoba dan juga bagi orang yang sering merajah tato di tubuh mereka.

Bagi wanita yang sedang mengandung, apabila sifilis tidak ditangani dan diobati secara serius akan dapat menularkan kepada sang cabang bayi. Tentunya anda tidak akan mau bukan memiliki anak yang sudah tertular virus treponema. Adapun tanda atau ciri penyakit sifilis pada wanita.

Ciri-ciri penyakit sifilis pada wanita

  • Timbul rasa gatal pada vagina
  • Keluarnya cairan abnormal dari vagina, terkadang berbau amis.
  • Adanya rasa sakit saat buang air kecil dan berhubungan seks
  • Muncul luka tanpa rasa sakit disekitar area kelamin
  • Banyak wanita yang mengalami sifilis tanpa gejala, sehingga jarang diketahui
  • Muncul kutil pada alat kelamin, kutil akan tumbuh dan terkadang akan membentuk seperti kembang kol.

Jika ciri-ciri diatas sudah ditemukan pada tubuh anda. Maka dapat dipastikan mengalami sifilis. Apa lagi sifilis terkadang tidak menunjukan gejala yang berarti pada penderitanya. Selain gejala tersebut, bakteri penyebab raja singa dapat bertahan didalam tubuh dan akan aktif kembali dalam waktu yang cukup lama. Bisa diatas 10 tahun.

Berikut tahapan penyakit sifilis yang sering dialami oleh para wanita.

Tahap Pertama

Pada tahap pertama virus penyebab sifilis akan menunjukan beberapa gejala setelah satu hingga tiga bulan setelah tertular. Gejala pada umumnya timbul luka di area kelamin. Jika anda pernah melakukan seks oral atau anal dengan penderita sifilis, maka luka pun akan muncul di sekitar anus dan mulut.

Luka sering dianggap sepele oleh para penderita sifilis. Karena tidak menimbulkan rasa sakit yang berarti. Luka pun akan hilang dalam waktu sekitar dua hingga enam minggu. Jika luka dibiarkan tanpa pengobatan, maka akan memasuki sifilis tahap selanjutnya.

Tahap Kedua

Setelah luka hilang, maka dalam beberapa minggu penderita sifilis akan menemukan ruam pada sekujur tubuhnya. Namun terkadang luka akan sangat jelas pada telapak tangan dan kaki saja. Bagi wanita, gejala lain yang muncul adalah timbulnya semacam kutil kelamin disekitar vagina.

Selain kutil, ada gejala penyakit umum yang akan dialami oleh penderita. Penyakit tersebut terdiri dari flu, sakit kepala, demam, selain itu anda juga akan mengalami kelelahan, serta nyeri pada persendian. Jika tidak diobati, maka dapat dipastikan anda akan mengalami tahap selanjutnya.

Tahap Ketiga

Pada tahap ketiga ini, penyakit raja singa mungkin tidak akan menular. Namun kondisi ini akan sangat membahayakan tubuh anda. Terlebih jika pada tahap ini raja singa tidak kunjung diobati. Lebih dari 30 % penderita akan mengalami kondisi kerusakan pada organ tubuh lainnya, hingga dapat menyebabkan kematian. Virus sifilis dapat bertahan cukup lama bahkan hingga puluhan tahun didalam tubuh manusia.

Ciri-ciri penyakit sifilis pada wanita dan gejala yang dialami haruslah anda kenali. Karena jika tidak anda kenali gejala dan ciri tersebut, akan sangat berbahaya terhadapa tubuh anda dan juga pada pasangan anda. Serta janin anda jika anda sedang dalam kondisi mengandung.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Cukup banyak jenis penyakit kelamin yang dapat anda alami jika selalu melakukan hubungan seks secara sembarangan. Terlebih para penderita yang sudah tertular Infeksi Menular seksual (IMS) jarang sekali menemukan gejala, sehingga mereka tidak mengetahui kalau sudah terinfeksi IMS. Salah satunya Chlamydia. Chlamydia adalah IMS yang dapat terjadi pada wanita maupun pria.

Penyakit ini disebabkan oleh hubungan seks secara sembarangan. Penyakit ini memang belum diketahui jumlah penderitanya, termasuk di Indonesia. Rilis terbaru, di Inggris penderita chlamydia mencapai angka 200 ribu setiap tahunnya. Sehingga para ahli penyakit kelamin disana sedang berusaha agar infeksi ini dapat sembuh total.

Penyebab Chlamydia

Diketahui bahwa chlamydia disebabkan oleh hubungan seks kelamin, anal, dan juga oral tanpa menggunakan kondom. Sehingga akan tertular bakteri chlamydia trachomatis. Bahkan bakteri tersebut dapat tertular hanya dengan bersentuhan alat kelamin.

Bahkan penyakit kelamin yang satu ini juga dapat ditularkan hanya dari alat seks yang tidak dibersihkan setelah digunakan. Untuk itu hindari menggunakan alat bantu seks ketika anda ingin melakukan hubungan seks dengan pasangan anda.

Bagaimana Gejala Chlamydia?

Banyak penerita chlamydia yang tidak menyadari bahwa dirinya sudah tertular virus chlamydia. Karena sebagian besar penderita tidak mengalami gejala apapun saat mereka tertular virus chlamydia. Tetapi gejala akan muncul sekitar 1-3 minggu setelah anda tertular virus.

Gejala yang muncul pun sering terabaikan oleh penderita chlamydia. Terlebih gejala yang timbul tidak menimbulkan masalah apapun dan juga tidak terlihat parah oleh si penderita. Namun umumnya gejala chlamydia akan kembali timbul dengan beberapa gejala berikut:

  • Rasa sakit pada alat kelamin
  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Keluar cairan dari vagina
  • Rasa terbakar saat buang air kecil
  • Rasa sakit ketika usai berhubungan seks
  • Menstruasi yang lebih berat bagi wanita

Parahnya, virus penyebab chlamydia tidak hanya menyerang bagian kelamin saja. Tetapi chlamydia juga dapat mengenai mata, selain mata anus pun dapat terserang oleh virus chlamydia. Dimana jika mengenai mata, maka anda akan merasakan iritasi perih, dan timbul pembengkakan pada mata. Sedangkan pada anus, akan mengeluarkan darah yang berlebih.

Chlamydia adalah penyakit kelamin yang dapat menyerang wanita maupun pria. Tetapi wanita lebih mudah tertular, terutama mereka yang masih muda dan telah aktif seksual dapat menjadi pemicu chlamydia menyerang bagian tubuhnya.

Resiko Lain yang Menyebabkan Seseorang Mengalami Chlamydia?

  • Sudah pernah terkena penyakit kelamin
  • Sering bergonta-ganti pasangan
  • Sering berhubungan seksual tanpa kondom
  • Telah aktif berhubungan seks sejak usia dibawah 20 tahun.

Chlamydia tidak akan menular jika anda melakukan ciuman, pelukan, menggunakan tolilet yang sama, pakaian serta handuk yang sama, dan juga berenang di tempat yang sama. Virus chlamydia tidak akan menular melalui hal tersebut.

Diagnosis Chlamydia

Penyakit chlamydia diperkirakan terinfeksi pada 131 juta orang diseluruh dunia. Namun karena tidak menunjukan gejala yang berarti, sehingga para penderita lebih sering mengabaikannya. Komplikasi dari penyakit chlamydia adalah dapat menyebabkan radang panggul dan juga menganggu ketidaksuburan seseorang.

Cara terbaik untuk mengetahui bagaimana mendiagnosis chlamydia dengan cara mengambil sampel cairan dari alat kelamin untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Selain dari alat kelamin, dokter juga terkadang akan mengambil sampel dari anus atau tenggorakan jika anda pernah melakukan seks anal dan oral.

Pengobatan Chlamydia

Pengobatan chlamydia biasanya dilakukan dengan menggunakan antibiotic yang harus dikonsumsi oleh pasien dalam anjuran dokter. Obat yang diminum biasanya terdiri dari amoxicillin, erythromycin, ofloxacin, azithromycin, dan doxycycline. Obat harus di konsumsi 5 hingga 10 hari oleh pasien.

Anda juga wajib mengkonsultasikan kondisi anda, jika anda sedang dalam kehamilan. Sehingga infeksi pada janin dapat juga diatasi. Karena chlamydia dapat menyerang janin yang dikandung oleh seorang wanita. Sehingga segeralah untuk melakukan pemeriksaan.

Cara terbaik untuk mencegah terhindar dari chlamydia adalah dengan melakukan hubungan seks hanya dengan satu pasangan, dan tidak bergonta-ganti pasangan seks yang dapat memicu tertularnya bakteri chlamydia ke dalam tubuh anda. Jika anda ingin melakukan pengobatan dan konsultasi tentang Chlamydia anda dapat datang langsung ke Klinik Utama Gracia.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Candida albicans adalah jamur yang menyebabkan infeksi pada bagian tubuh. Terdapat sekitar 20 jenis jamur candida, namun candida albicans merupakan jamur yang paling sering melakukan infeksi pada tubuh. Jamur ini biasanya menyerang area kulit dan kelamin.

Jamur candida juga menjadi penyebab berbagai gejala, seperti penurunan berat badan seseorang, nyeri pada sendi, dan mudahnya kelelahan. Kelompok candida albicans merupakan kelompok yang hidup disaluran pencernaan setiap manusia.

Jika anda sering mengkonsumsi makanan yang mengandung probiotik, maka kandungan jamur candida albicans akan dimakan oleh bakteri baik tersebut. Tetapi bakteri baik dapat mati ketika anda mengkonsumsi makanan junk food, alkohol, antibiotik, pil kehamilan, dan kemoterapi. Sehingga menyebabkan jamur candida akan menyerang bagian tubuh anda.

Candida albicans Adalah

Candida albicans merupakan jamur yang biasa hidup berbarengan dengan bakteri baik pada tubuh anda. Mereka hidup disekitar anda. Namun karena lebih banyak populasi candida pada tubuh, maka mereka dapat menyerang metabolism tubuh dan merusak dinding usus anda.

Ketika kondisi candida didalam tubuh semakin banyak, maka mereka akan merusak organ tubuh lainnya dan akan menganggu kesehatan tubuh anda. Tentunya gejala yang ditimbulkan akan berbeda-beda pada setiap orang. Termasuk jika menyerang bagian mulut maupun bagian kelamin.

Gejala Terserang Candida

Seperti sudah dijelaskan diatas, bahwa candida albicans sangat sering menyerang bagian mulut dan area kelamin. Dan akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Kondisi ini pun harus segera anda atasi agar jamur tidak semakin banyak.

Gejala pada Mulut

Gejala yang paling sering terjadi pada mulut adalah timbul bentol-bentol putih didalam lidah, mulut, akan menyebabkan kulit mulut pecah-pecah, dan timbul kemerahan pada rongga mulut. Anda juga akan mengalami kondisi sakit pada tenggorokan.

Gejala Di Area Kelamin

Jika candida tumbuh diarea kelamin, maka akan menimbulkan beberapa masalah. Jika pada wanita, akan timbul iritasi pada vagina seperti vagina yang akan menjadi merah, gatal, nyeri, dan disertai dengan keputihan yang berwarna putih susu maupun keputihan berwarna kekuningan.

Sementara jika pada laki-laki timbul bentol-bentol pada penis dengan warna merah, dan akan menimbulkan rasa seperti terbakar, rasa nyeri, dan juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap pada kelamin anda. Infeksi jamur candida albicans pada kelamin merupakan salah satu penyebab penyakit menular seksual.

Mengatasi Candida Albicans

Setiap orang memiliki penyakit jamur candida pada tubuhnya. Namun kadar jumlahnya berbeda-beda, sesuai dengan gaya hidup yang anda jalani. Jika anda merupakan penggemar makanan siap saji, maka anda menjadi salah satu orang yang memiliki cukup banyak jamur candida dalam tubuh anda.

Terlebih banyak penderita candida saat melakukan pemeriksaan ke dokter, dokter tidak mengetahui secara tepat penyakit yang dialami oleh si pasien. Sehingga menyebabkan pasien mengalami gangguan secara sistemik yang disebabkan oelh jamur candida.

Mengobati Candida Albicans

Candida albicans adalah jamur yang menyerang bagian tubuh manusia. Pertumbuhan jamur tersebut dapat anda atasi dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengobati menggunakan obat anti jamur yang bisa anda beli di apotek terdekat.

Selain menggunakan obat-obatan, terdapat cara lain yang dapat anda yakni mengurangi konsumsi makanan yang membunuh bakteri baik, perbanyak makanan yang mengandung probiotik, dan juga jauhi alkohol serta rokok.

Cara lain yang dapat anda lakukan untuk mengatasi candida albicans adalah dengan menggunakan pakaian yang nyaman, pakaian yang berbahan katun, dan juga berbagai jenis pakaian yang tidak terlalu ketat. Usahakan organ kelamin anda dibersihkan saat anda mandi.