User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
sifilis pada wanita

Tak asing dengan penyakit raja singa. Mungkin anda akan bertanya-tanya apa sih penyakit raja singa tersebut. Raja singa memiliki julukan lain di dunia medis yakni sifilis. Sifilis sendiri merupakan salah satu penyakit menular seksual. Kali ini kita akan membahas mengenai sifilis pada wanita.

Wanita memang sangat jarang terkena sifilis. Penyakit yang satu ini lebih mudah menyerang pria. Namun tak dipungkiri bahwa penyakit sifilis pada wanita gejalanya tidak akan berbeda jauh dengan yang terjadi pada pria. Terlebih sifilis yang dialami wanita bisa menyerang janin yang ia kandung, ketika bakteri penyebabnya diidap ketika ia sedang hamil.

Sifilis merupakan salah satu penyakit yang tertular dari hubungan seks. Raja singa merupakan penyakit yang paling umum terjadi. Banyak orang memang tidak sadar jika mereka sudah tertular penyakit raja singa ini. Karena tidak menimbulkan gejala berarti.

Raja singa memang bisa menyerang melalui seks anal, seks oral, maupun seks kelamin. Karena penularan bakteri bisa terjadi melalui cairan tubuh, termasuk melalui darah. Sifilis sendiri memiliki empat tahapan yang akan menyerang para penderitanya.

Gejala yang ditimbulkan pun akan disesuaikan dengan tahapan yang diderita oleh penderita sifilis tersebut. Seperti tahap primer, sekunder, laten, dan tersier. Tahapan yang paling berbahaya adalah tahapan tersier. Karena bisa menyebabkan terjadinya kematian pada si penderita, apabila dari tahap primer tidak ditangani dengan baik dan tidak dilakukan pengobatan.

Meskipun sebenarnya sifilis memiliki gejala ringan. Bahkan saking ringannya, gejalanya pun tidak pernah disadari oleh si penderita. Bahkan si penderita bisa menularkan bakteri penyebab sifilis ke pasangannya, apabila ia tidak mengetahuinya. Namun ada beberapa gejala yang sering terjadi saat sifilis.

Gejala Sifilis Pada Wanita

Tahap Awal Akan Muncul Luka Disekitar Vagina

Tahap pertama yang dikenal dengan tahap primer. Pada tahap ini akan muncul semacam luka disekitar labia. Labia merupakan bagian yang terdapat pada mulut vagina. Luka tersebut muncul semacam sariawan yang terjadi pada bibir.

Biasanya luka akan muncul sekitar 10-90 hari setelah tertular bakteri sifilis. Luka ini selain timbul pada labia, bisa juga muncul pada mulut rahim. Dan luka yang muncul bisa hilang dengan sendirinya tanpa melalui pengobatan. Biasanya luka akan hilang sekitar tiga hingga enam minggu.

gejala sifilis pada wanita

Tahap Kedua Muncul Luka Di Kulit

Setelah luka dibagian vagina hilang bukan berarti penyakit dan bakteri hilang dari tubuh anda. Ini merupakan tahapan selanjutnya yang akan menyerang anda. Terlebih apabila anda mengalami kemunculan luka pada kulit tubuh lainnya.

Luka yang dialami biasanya muncul disekitar telapak tangan dan juga telapak kaki. Luka biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu sekitar dua bulan. Luka yang muncul biasanya juga diiringi semacam luka kutil yang didalamnya terdapat nanah.

Adapun gejala lain yang muncul pada tahap ini seperti:

  • Demam
  • Rambut rontok
  • Sering merasa lelah
  • Tenggorokan terasa sakit
  • Penurunan berat badan

Sama seperti tahap pertama. Gejala ini pun akan hilang dengan sendirinya tanpa anda harus menjalani pengobatan. Hilangnya luka dan gejala tersebut bukan berarti menandakan anda sudah sembuh dari sifilis. Tetapi bakteri penyebab sifilis masih akan terjadi dan muncul.

Tahap Ketiga, Gejala Dalam

Pada tahap ketiga bukan berarti bakteri sudah hilang. Tetapi bakteri semakin ganas dan menyerang bagian tubuh dalam. Biasanya penderita akan mengalami kerusakan pada saraf otak, kelumpuhan, demensia, kelumpuhan, mati rasa, dan juga bisa menyebabkan kebutaan.

Salah satu cara untuk mendiagnosis ini hanyalah dengan melakukan tes darah dan juga cek medis lainnya. Tanpa melakukan pemeriksaan dalam, maka gejala sifilis tidak akan diketahui oleh si penderitanya.

Tahap Empat

Pada tahap terakhir ini akan terjadi apabila penderita tidak melakukan pengobatan dari tahap awal. Dimana ancaman pada penderita sifilis tahap empat bisa mencapai kepada kematian. Gejala umumnya yang terjadi adalah muncul gejala-gejala lain seperti gejala-gejala di tahap dua.

Sifilis pada wanita jika sudah memasuki tahap terakhir atau tahap empat bisa cukup membahayakan. Karena sifilis jenis ini bisa menyerang bayi dalam kandungan jika si wanita mengidap sifilis saat hamil. Bahkan bisa menyerang bayi, dan wanita tersebut akan melahirkan bayi yang sudah tertular sifilis. Bahkan sifilis pada wanita bisa membuat dia melahirkan bayi premature, keguguran, dan bayi meninggal dalam kandungan.

Apabila anda terinfeksi penyakit sifilis, segera konsultasikan kepada dokter di Klinik Utama Gracia dengan cara klik gambar dibawah ini, atau anda bisa menghubungi kami melalui telepon di 081336361555.