User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Penyakit jengger ayam adalah pertumbuhan kutil atau kutil kelamin di area selangkangan, genital atau anal. Pertumbuhan kulit ini dapat memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Dan beberapa pertumbuhannya terlihat seperti bercak berwarna putih yang datar dan yang lainnya bergelombang seperti bunga kol yang kecil. Terkadang pertumbuhannya tidak bisa terlihat sama sekali.

Inilah Pengertian Dari Penyakit Jengger Ayam Adalah

Penyakit jengger ayam adalah Condyloma Acuminata atau penyakit menular seksual (PMS) yang paling umum dan merupakan gejala dari infeksi virus atau infeksi kulit yang sangat umum dan sangat menular. Meskipun virusnya memiliki lebih dari 100 jenis, sebagian dari semua kasus kutil kelamin ini disebabkan oleh strain 6 dan 11.
 
Dengan demikian hanya sebagian yang tertular virus ini dapat mengembangkan kutil yang terlihat. Bahkan jika tidak menyadari kemunculannya, sebagian besar orang yang aktif secara seksual akan tertular virus ini di beberapa titik selama hidupnya. Ini ditularkan melalui kontak kulit ke kulit dan paling umum melalui hubungan seks oral, seks vaginal dan seks anal. Meksipun kutil jarang sekali menyebabkan kerusakan dalam jangka panjang. Kutil umumnya dianggap tidak menyenangkan dipandang penampilannya dan dapat menyebabkan tekanan psikologis.

Penyebab Utama Penyakit Jengger Ayam Adalah


Penyebab dari penyakit jengger ayam adalah Human Papilloma Virus (HPV). Ini adalah infeksi kulit yang masuk lebih dari 100 jenis dan masing-masing dapat mempengaruhi bagian tubuh yang berbeda. Ada sekitar 30 jenis HPV yang dapat mempengaruhi area genital dan area anal, akan tetapi hanya ada 2 (6 dan 11) yang dapat menyebabakn sebagain dari semua kasus penyakit jengger ayam. Pria maupun wanita dapat tertular virus dan dapat menularkannya ke orang lain.

Baca Juga : Apakah Penyakit Jengger Ayam Berbahaya Jika Diabaikan?

 

Tanda-Tanda Umum Penyakit Jengger Ayam Adalah

Pada kebanyakan orang yang tertular HPV tidak akan mengalami gejala yang terlihat. Jika penyakit jengger ayam muncul, membutuhkan waktu selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah pertama kali tertular infeksi. Penyakit jengger ayam umumnya terbentuk dalam kelompok, meskipun kutil tunggal dapat muncul.
 
Penyakit jengger ayam adalah penyakit yang biasanya terbentuk di bagian luar tubuh di area genital atau area anal, biasanya pada vagina, labia majora, batang penis atau skrotum. Selain itu juga dapat muncul secara internal didalam anus, vagina, pembukaan uretra atau di serviks (leher rahim). Penyakit jengger ayam biasanya berbentuk benjolan yang kecil dengan diameter dan terkadang menyerupai bunga kol mini.
 
Penyakit jengger ayam ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan, berwarna merah atau berwarna seperti kulit dalam penampilannya serta dapat menjadi sangat sulit disentuh karena sangat lembut. Jika tergores maka dapat berdarah. Jika merasa khawatir terkena penyakit jengger ayam atau PMS lainnya, maka konsultasikan dan lakukan pemeriksaan dengan dokter.

Penyakit Jengger Ayam Dan Cara Mendiagnosisnya


Penyakit jenger ayam yang terlihat akan dilakukan diagnosis melalui pemeriksaan dengan dokter secara rutin dan tinjauan riwayat medis penderitanya. Namun, jika adanya infeksi HPV tanpa gejala yang terlihat, diagnosis lainnya dapat direkomendasikan. Pada wanita, harus sering melakukan pemeriksaan ginekologis dan tes Pap, lalu biopso jaringan jika sel-sel abnomal (tidak normal) terdeteksi. Biopsi pada pria tidak umum dan tidak direkomendasikan oleh dokter.

Pada wanita tanpa kutil kelamin yang terlihat, diagnosis dilakukan dengan melihat keberadaan HPV melibatkan pemeriksaan ginekologis. Tes atau pengujian ini mencakup tes atau pengujian Pap (Pap Smear). Tes atau pengujian yang biasanya dilakukan untuk menguji kanker serviks (leher rahim), tes Pap ini untuk menyaring serviks (leher rahim) untuk sel-sel abnormal (tidak normal), yang merupakan tanda kemungkinan infeksi HPV. Jika sel-sel abnormal (tidak normal) ditemukan pada serviks (leher rahim, tes atau pengujian lanjut akan dilakukan untuk menyaring infeksi HPV serta adanya keberadaan kanker serviks (leher rahim).

Bagaimana Penyakit Jengger Ayam Disembuhkan?


Tidak ada pengobatan untuk penyakit jengger ayam. Tidak ada cara untuk menghilangkan HPV. Oleh karena itu pengobatan difokuskan untuk menghilangkan kutil atau mencegah penyebaran dan penularannya. Pengobatan akan dilakukan tergantung pada jumlah kutil yang ada, area kutil dan penampilan fisik kutil. Pengobatan untuk penyakit jengger ayam adalah seperti:

• Pengobatan Antivirus
Pengobatan ini sangat umum digunakan. Efek sampingnya kemungkinan termasuk terasa gatal dan jaringan parut yang ringan.

• Cryotherapy (Pembekuan)
Untuk membekukan area yang terkena dengan cepat, sensasi terbakar menjadi lebih ringan. Prosedur ini biasanya digunakan untuk kutil yang kecil disekitar penis atau vulva.

• Pemotongan
Kutil diangkat dengan pembedahan saat penderitanya dalam anestesi lokal. Biasanya digunakan untuk kutil yang kecil dan keras.

• Pembedahan
Umumnya digunakan untuk kelompok kutil yang besar yang tidak diobati. Prosedur ini melibatkan pemotongan sebagian kutil yang besar, menekan terhadap area yang terkena dan pembakaran untuk kutil yang tersisa.

• Laser
Umumnya digunakan untuk kelompok kutil yang besar atau yang sulit dijangkau (didalam anus). Dengan menggunakan laser untuk membakar massa kutil saat penderitanya berada dibawah pengaruh anestesi regional dan umum.

Pengobatan ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Salah 1 klinik yang menangani permasalahan penyakit jengger ayam. Hanya dengan menghubungi kami melalui kontak 085714263063 atau dengan layanan dibawah ini Anda sudah bisa melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan yang dilakukan sangat aman dan terpercaya.

Baca Juga : Kenali Ciri Dan Bentuk Penyakit Jengger Ayam

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.