User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Penyakit sifilis pada wanita adalah penyakit menular seksual (PMS) atau infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri. Terbukti dari banyaknya tanda dan gejala seperti yang berasal dari infeksi lain. Selalu waspada jika telah terpapar penyakit ini. Penyakit ini terdapat beberapa gejala dalam setiap tahapannya.

Apa Itu Penyakit Sifilis?

Penyakit sifilis pada wanita adalah IMS yang disebarkan atau ditularkan melalui hubungan seks vaginal, seks oral dan seks anal. Seorang wanita hamil juga bisa menularkan penyakit sifilis ke bayinya. Penyakit sifilis mudah diobati dengan obat-obatan pada tahap awal. Akan tetapi jika tanpa adanya pengobatan, penyakit sifilis berkembang ke tahap akhir dan dapat merusak organ tubuh yang menyebabkan penyakit parah dan bahkan kematian.
 
Penyakit sifilis pada wanita lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Banyak wanita yang didiagnosis penyakit sifilis pada tahap pertama atau tahap kedua. Jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Akan tetapi wanita dengan penyakit sifilis yang hamil berisiko tinggi menularkan penyakit sifilis ke bayi yang belum lahir. Penyakit sifilis yang tidak segera diobati dapat menyebabkan lahir mati (bayi yang lahir mati) atau kematian bayi setelah lahir.

Penyebab Umum Penyakit Sifilis Menular


Wanita terkena penyakit sifilis dari kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi. Penyakit sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum atau Spirochete. Setiap orang yang terinfeksi dapat menularkannya ke orang lain. Terkadang luka atau infeksi kemungkinan tidak trelihat dan seseorang tersebut kemungkinan tidak mengetahui saat memilikinya.

Penyakit sifilis pada wanita dapat menyebar atau menular pada pria ke wanita, wanita ke wanita, pria ke pria. Kontak dengan luka penyakit sifilis dapat menyebarkan atau menularkan infeksi. Bisa masuk ke tubuh melalui vagina, anus, mulut dan tenggorokan atau kulit yang rusak. Wanita hamil dapat menularkan infeksi pada bayi sebelum dilahirkan.

Baca Juga : Ketahui Penyakit Sifilis Disebabkan Oleh Apa?

 

Apa Saja Tanda Dan Gejala Penyakit Sifilis Pada Wanita?

Ada beberapa tahapan penyakit sifilis pada wanita dan masing-masing ditentukan oleh beberapa orang. Tanda dan gejalanya bervariasi di setiap tahap, antara lain:
 
• Tahap Primer
Tanda dan gejala pertama penyakit sifilis berupa luka yang kecil dan kencang. Ini muncul di area dimana memasuki tubuh seperti vulva, vagina, lidah atau bibir. Tanda-tanda ini kemungkinan ada didalam vagina. Sebagian besar tidak dapat menyebabkan rasa sakit. Bisa juga lebih dari 1 luka. Tanda dan gejala penyakit sifilis sering hilang dalam waktu 3 minggu hingga 6 minggu bahkan tanpa pengobatan. Jika tidak segera ditangani pada tahao ini maka akan berlanjut ke tahap lain.
 
• Tahap Sekunder
Tahap ini dapat muncul dengan ruam pada 1 area atau lebih di tubuh. Sebagian besar muncul di telapak tangan dan bagian bawah kaki. Tanda dan gejala lain kemungkinan seperti sakit tenggorokan, kelenjar bengkak, demam, rambut rontok, sakit kepala dan sakit otot dan penurunan berat badan, kelelahan. Jika tidak segera diobati dalam tahap ini, tanda dan gejala ini akan hilang, namun bakteri penyakit sifilis masih ada di dalam tubuh. Infeksi akan berlanjut ke tahap laten.
 
• Tahap Laten
Tahap ini juga disebut tahap tersembunyi. Itu bisa bertahan bertahun-tahun. Penyakit sifilis tetap berada di dalam tubuh tanpa adanya tanda dan gejala infeksi. Setelah 10 tahun hingga 20 tahun tanpa pengobatan, penyakit sifilis dapat berkembang ke tahap lanjut.
 
• Tahap Tersier
Penyakit sifilis pada tahap ini menyebabkan mati rasa, masalah dengan pembuluh darah, kerusakan pada tulang dan sendi, kesulitan berjalan, kebutaan, kelumpuhan, kerusakan otak, demensia, penyakit jantung dan kematian.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Penyakit Sifilis?


Ada 2 cara untuk melakukan tes atau pengujian penyakit sifilis diantaranya dengan mengambil sampel darah dan dilakukan analisis di laboratorium untuk tes atau pengujian. Selanjutnya dengan melihat cairan dari luka penyakit sifilis dibawah jenis mikroskop khusus (hanya ketika adanya luka). Tes dan pengujian Pap tidak digunakan untuk mendeteksi penyakit sifilis.

Cara Mengobati Penyakit Sifilis Pada Wanita Dengan Ampuh


Pengobatan antibiotik adalah pengobatan terbaik untuk mengobati penyakit sifilis di semua tahapan. Pengobatan dilakukan tergantung pada tahap penyakit sifilis dan gejalanya. 1 dosis pengobatan biasanya cukup untuk mengobati seseorang yang menderita penyakit sifilis kurang dari 1 tahun. Jika dalam tahap lanjut penyakit sifilis kemungkinan memerlukan lebih banyak pengobatan.

Usahakan tidak berhubungan seksual hingga luka penyakit sifilis hilang. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan tes atau pengujian. Jika menderita penyakit sifilis maka harus melakukan pengobatan juga. Penyakit sifilis dapat disembuhkan jika ditemukan lebih awal dan segera diobati. Penyakit sifilis dapat merusak jantung atau otak jika tidak segera diobati pada tahap awal.

Penyakit sifilis pada wanita dapat disembuhkan pada tahap-tahap selanjutnya, akan tetapi tidak bisa untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada jantung atau otak. Pengobatan ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan yang dilakukan sangat aman dan terpercaya. Segera hubungi kami di 081336361555 atau layanan dibawah ini.

Baca Juga : Penyakit Sifilis Adalah Penyakit Kelamin Yang Umum

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.