User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Penyakit sifilis adalah penyakit yang mudah diobati dan dapat disembuhkan pada tahap awal, akan tetapi jika tidak mendapatkan pengobatan maka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Termasuk kerusakan pada jantung dan otak yang dapat ireversibel (permanen). Seorang wanita dengan risiko keguguran, kematian bayi yang baru lahir atau kematian bayi yang baru lahir dalam beberapa hari setelah kelahirannya.

Penyakit Sifilis Adalah Penyakit Menular

Penyakit sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri. Ini dapat mempengaruhi pria dan wanita. Penyakit sifilis ditularkan melalui kontak kulit yang dekat dan sangat menular ketika chancre atau ruam muncul. Masa inkubasi untuk penyakit sifilis berkisar antara 10 hari hingga 3 bulan.
 
Penyakit sifilis menular melalui hubungan seksual seperti seks oral, seks vaginal dan seks anal dengan seseorang yang baru saja terinfeksi. Ini juga dapat menyebar atau menular melalui kontak kulit ke kulit jika ruam penyakit sifilis ada. Penyakit sifilis juga dapat ditularkan dari ibu ke bayi selama kehamilan dan saat kelahiran dan disebut penyakit sifilis bawaan.

Penyebab Penyakit Sifilis Adalah


Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri Spirochete Treponema Pallidum. Penyakit sifilis dapat ditularkan dengan mudah dan bisa tertular dari:

• Seks vaginal, seks anal atau seks oral tanpa kondom atau bendungan gigi dengan seseorang yang menderita penyakit sifilis (walaupun tidak memiliki gejala).
• Berbagi mainan seks (seks toys) tanpa mencuci atau menutupinya dengan kondom baru setiap kali digunakan.
• Kontak langsung dengan luka atau ruam yang terinfeksi, ini bisa mendapatkan penyakit sifilis dari menyentuh luka atau ruam seseorang bahkan jika tidak berhubungan seksual dan tidak adanya penetrasi, orgasme atau ejakulasi.
• Berbagi jarum dengan seseorang yang menderita penyakit sifilis atau menjalani trasnfusi darah dari seseorang yang terinfeksi. Namun disebagian besar tempat, darah dites atau diuji untuk penyakit sifilis sebelum transfusi sehingga jarang mendapatkan penyakit sifilis dengan cara ini.

Dimungkinkan untuk penyakit sifilis ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, jika infeksinya dibiarkan dan tidak diobati.

Baca Juga : Penyebab Dan Gejala Seorang Penderita Sifilis

 

Gejala-Gejala Penyakit Sifilis Menular

Pada kebanyakan orang dengan penyakit sifilis tidak akan mengalami gejala apapaun selama bertahun-tahun. Penyakit sifilis memiliki 3 tahapan dan masing-masing dengan gejala yang berbeda. Gejala penyakit sifilis adalah:
 
• Tahap Primer
Sekitar 10 hari hingga 3 bulan setelah infeksi kemungkinan adanya chancre yang biasanya pada penis atau vagina, di mulut atau di sekitar bagian bawah. Ini biasanya sembuh dalam 2 minggu hingga 6 minggu. Kelenjar di dekat bagian yang sakit (di leher, di selangkangan atau di ketiak) kemungkinan bertambah besar. Jika infeksinya tidak segera diobati maka akan berpindah ke tahap sekunder.
 
• Tahap Sekunder
Beberapa minggu setelah sakitnya menghilang, kemungkinan mengalami ruam pada tubuh sering kali pada telapak tangan atau telapak kaki. Kemungkinan terasa sakit dengan demam atau sakit kepala, rambut rontok, penurunan berat badan atau pertumbuhan kulit di sekitar vulva (area di sekitar vagina) pada wanita dan di sekitar anus pada pria dan wanita. Antara tahap sekunder dan tahap tersier, penderita penyakit sifilis biasanya tidak akan mengalami gejala apapun yang dikenal dengan tahap laten.
 
• Tahap Tersier
Bertahun-tahun penyakit sifilis dapat secara serius merusak jantung, otak dan sistem saraf. Infeksi biasanya terdeteksi pada titik ini.

Bagaimana Penyakit Sifilis Dilakukan Diagnosis?


Dokter dapat memeriksa area genital, mulut dan tenggorokan serta memeriksa ruam atau pertumbuhan lainnya. Ada juga tes atau pengujian darah dan jika memiliki luka, biasanya untuk sampel. Jika menderita penyakit sifilis, maka harus dites atau diuji untuk infeksi menular seksual (IMS) lainnya juga. Pasangan seksual Anda juga harus dilakukan tes atau pengujian jika menderita penyakit sifilis sehingga bisa diobati.

Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Sifilis?


Penyakit sifilis adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan antibiotik. Namun sangat penting untuk melakukan tes atau pengujian dan pengobatan sejak dini, karena kerusakan yang disebabkan oleh infeksi penyakit sifilis tahap tersier bersifat ireversibel (permanen). Selain itu lakukan tes atau pengujian darah secara rutin setidaknya 1 tahun setelah pengobatan untuk memastiakn infeksinya telah sembuh.

Pengobatan untuk penyakit sifilis tidak membuat kebal dan bisa tertular penyakit sifilis lebih dari 1 kali. Jika saat melakukan tes atau pengujian hasilnya positif, maka setiap pasangan seksual Anda harus dites atau diuji dan diobati juga. Usahakan hindari berhubungan seksual sampai dinyatakan sembuh oleh dokter. Untuk pengobatannya bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Klinik ini dengan biaya yang sangat terjangkau. Info lebih lanjut hubungi 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Bagaimana Cara Pencegahan Sifilis Yang Ampuh

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.