User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Herpes genital berulang adalah infeksi menular seksual (IMS). Ini disebabkan oleh virus yang disebut Herpes Simpleks Virus (HSV). Infeksi HSV dapat menyebabkan luka yang menyakitkan di sekitar bibir, alat kelamin atau anus. Terkadang infeksi HSV tidak menyebabkan luka. Kemungkinan saat terpapar HSV seseorang tersebut tidak mengetahuinya. Dan tidak ada obat-obatan khusus untuk herpes namun infeksinya dapat ditangani.

Herpes Genital Adalah

Herpes genital berulang adalah infeksi virus umum yang disebabkan oleh HSV. Ada 2 jenis virus yaitu tipe 1 dan tipe 2 (HSV-1 dan HSV-2). Seperti hal lainnya herpes genital, HSV dapat menginfeksi mulut dan dapat menyebabkan luka. Luka dari HSV-1 dan luka dari HSV-2 terlihat sama dan hanya dapat dibedakan saat melakukan tes atau pengujian di laboratorium untuk di analisis.

Apa Penyebab Utama Herpes Genital?


Herpes genital berulang disebabkan oleh infeksi Herpes Simpleks Virus (HSV) tipe 2 (HSV-2). Ini juga dapat disebabkan oleh Herpes Simpleks Virus tipe 1 (HSV-1) yang merupakan herpes oral (luka di mulut, di bibir dan di mata). Penyebab paling umum herpes genital adalah HSV-2. Dan lebih umum terjadi pada wanita dengan usia muda terutama yang aktif secara seksual.

Baca Juga : Waspadai Penularan Bakteri Herpes Genital

Tanda Dan Gejala Herpes Genital Berulang

Herpes genital dapat sangat bervariasi tergangung saat mengalami periode awal dan berulang. Namun pada kebanyakan orang yang treinfeksi herpes genital tidak mengalami adanya gejala.

• Tahap Awal

Pada kebanyakan orang, tanda dan gejala herpes awal adalah yang paling parah dan gejalanya cenderung lebih parah pada wanita daripada pria. Gejala awal biasanya terjadi dalam beberapa minggu setelah terinfeksi dengan virus. Gejalanya cenderung sembuh dalam 2 minggu hingga 3 minggu.Tanda dan gejala herpes genital tahap awal (primer) meliputi banyaknya lepuhan di area genital.
 
Pada wanita area yang terinfeksi antara lain vagina, vulva, bokong, anus dan paha. Pada pria area yang terinfeksi antara lain penis, skrotum, anus, pantat dan paha kemungkinan terpengaruh. Tanda dan gejalanya biasanya termasuk lepuhan yang menjadi bisul yang menyakitkan. Lepuhan pada penis atau labia bagian luar dapat mengeras dan sembuh.
 
Luka baru dapat berkembang hingga 5 hari atau 7 hari setelah kelompok pertama muncul. Kemungkinan juga adanya kelenjar getah bening yang lunak dan membengkak di pangkal paha, gejalanya sangat mirip dengan gejala flu atau nyeri sendi, demam dan sakit kepala serta kemungkinan terasa sakit saat kencing. Sebagian orang dapat mengalami sakit kepala, mual dan muntah atau kesulitan kencing. Gejala ini terjadi ketika infeksi herpes mempengaruhi sistem saraf.

• Tahap Laten

Setelah gejala awal, virus menyerang sekelompok saraf di pangkal tulang belakang dimana tidak aktif untuk jangka waktu tertentu dan disebut tahap laten. Tidak ada gejala sama sekali pada tahap ini.

• Tahap Berulang

Banyak orang mengalami gejala herpes genital berulang yang terjadi ketika virus menyerang melalui saraf ke permukaan kulit dan menyebabkan gejala. Tahap berulang ini cenderung lebih ringan daripada tahap awal. Bisul dapat berkembang di area yang sama dengan gejala tahap awal atau dapat muncul di area lain. Kemungkinan untuk mengemabngakn luka di area dimana tidak adanya kontak langsung misalnya luka kemungkinan muncul di sekitar anus tanpa melakukan hubungan seks anal.

Bagaimana Herpes Genital Berulang Didiagnosis?

Tes atau pengujian di laboratorium diperlukan untuk mendiagnosis herpes genital. Jika adanya luka, sampel cairan diambil dari luka itu. Sampel di tes atau di uji untuk melihat adanya kandungan virus. Tes atau pengujian darah juga dapat membantu jika tidak adanya luka. Tes atau pengujian ini dapat mendeteksi antibodi yang diproduksi tubuh untuk melawan virus.
 
Tes atau pengujian darah juga dapat menunjukkan jenis HSV. Untuk mendiagnsois infeksi herpes genital, dokter melakukan pemeriksaan luka usahakan konsultasikan mengenai riwayat seksual dan jika konsultasikan mengenai gejala sebelumnya. Dokter dapat merekomendasikan tes atau pengujian darah yang di analisis di laboratorium untuk mendeteksi virus.

Cara Atasi Penyakit Herpes Genital Berulang


Pengobatan antivirus yang diterapkan selama gejala dapat mempersingkat gejala. Pengobatan harus dilakukan secara rutin dan efektif untuk mengurangi jumlah gejala atau disebut terapi supresif. Dalam beberapa kasus, terapi supresif dapat mencegah gejala untuk waktu yang lama dan ini juga dapat mengurangi risiko penularan herpes pada orang lain.

HSV tidak dapat disembuhkan, akan tetapi dapat dikelola dengan menggunakan obat-obatan antivirus untuk membantu mengendalikan gejalanya. Pengobatan yang dilakukan ini dapat membantu untuk mencegah terjangkitnya gejala yang secara sering dan untuk mengurangi keparahan serta durasi gejala.

Segera lakukan pengobatan mengenai penyakit herpes genital berulang yang Anda alami. Karena jika hanya menunda-nunda pengobatan hanya akan berdampak gejalanya semakin parah. Dan tentunya biaya yang harus dikeluarkan sangat mahal. Namun Anda tidak perlu khawatir, biaya pengobatan di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau. Dengan menghubungi kami di 081336361555 Anda sudah bisa melakukan pengobatan atau dengan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Simak, Pengaruh Herpes Genital Menular Pada Tubuh


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.