User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Apa penyakit sipilis itu? Penyakit sipilis adalah PMS yang disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam tubuh melalui luka ringan di kulit atau di selaput lendir. Gejalanya dapat muncul di vagina, anus, penis atau skrotum dan terkadang pada bibir dan mulut. Apa penyakit sipilis itu? Penyakit ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu primer, sekunder, laten dan tersier.

Ketahui Apa Penyakit Sipilis Itu?

Apa penyakit sipilis itu? Penyakit sipilis adalah PMS atau infeksi bakteri yang menyebar atau menular dari 1 orang ke orang lain selama hubungan seks anal, seks vaginal, seks oral dan melalui kontak dengan luka penyakit sipilis dari orang yang terinfeksi. Bakteri masuk melalui tubuh melalui luka kecil pada kulit atau melalui selaput lendir. Apa penyakit sipilis itu? Penyakit sipilis juga dapat ditularkan dari wanita hamil ke anaknya selama kehamilan atau selama persalinan dan menghasilkan kondisi yang disebut penyakit sipilis bawaan. Bakteri penyebab infeksi memasuki plasenta dan kemudian menginfeksi bayi.

Apa Penyebab Penyakit Sipilis Secara Umum?


Apa penyakit sipilis itu? Penyebab utama penyakit sipilis adalah jenis bakteri yang disebut Treponema Pallidum yang ditularkan ketika melakukan kontak dengan luka orang yang terinfeksi dan biasanya selama aktifitas seksual. Bakteri dapat memasuki tubuh dengan melewati selaput lendir atau luka kecil di kulit. Cara penularan lain untuk bakteri penyebab penyakit sipilis adalah melalui kontak langsung dengan luka aktis (selama ciuman) atau ke bayi dari ibu yang terinfeksi. Penyakit sipilis tidak dapat ditularkan dari 1 orang ke orang lain dengan:

• Pelukan.
• Berbagi pakaian atau handuk.
• Menggunakan kolam renang, bathub atau kolam air panas.
• Kursi toilet.
• Menyentuh gagang pintu.
• Berbagi peralatan makan.

Baca Juga : Waspadai Tentang Penularan Penyakit Sipilis Yang Umum

 

Ketahui Tanda Dan Gejala Penyakit Sipilis?

• Tahap Primer
Pada tahap ini adanya luka atau beberapa luka yang terasa keras, berbentuk bulat dan tidak nyeri yang kemungkinan tersembunyi di dalam vagina atau dubur. Luka yang disebut chancre berkembang hampir 3 minggu setelah terpapar bakteri penyakit sipilis dan ditemukan di lokasi yang tepat dimana parasit memasuki tubuh. Chancre dapat bertahan selama 3 minggu hingga 6 minggu dan dapat sembuh dengan sendirinya.
 
• Tahap Sekunder
Selama tahap sekunder penyakit sipilis dapat mengalami ruam kulit dan luka membran mukosa atau luka di mulut, vagina atau anus. Ruam dapat muncul pada tubuh selama 2 minggu hingga 8 minggu setelah sakit yang utama muncul atau sebelum sembuh. Jika ruamnya terasa kasar, berwarna merah atau coklat kemerahan dan terletak di telapak tangan dan bagian bawah kaki, maka dianggap sebagai ruam penyakit sipilis.
 
Ruam cenderung tidak terlalu terlihat karena terlihat samar pada kulit dan tidak terada gatal. Terkadang ruam dapat disertai dengan luka seperti kutil di mulut atau di area genital atau yang lainnya seperti demam, pembengkakan kelanjar getah bening, sakit tenggorokan, kerontokan rambut yang merata, sakit kepala, penurunan berat badan, nyeri otot, kelelahan. Jika dibiarkan dan tidak segera ditangani, gejalanya dapat menyebabkan infeksinya bergerak ke tahap laten dan bahkan tahap tersier.
 
• Tahap Laten
Orang yang terinfeksi pada tahap laten kemungkinan tidak melihat adanya gejala setelah ruam kulit memudar. Menular selama tahap awal dari tahap laten dan dapat menylar selama tahap laten ketika tidak ada gejala yang muncul. Kegagalan untuk mengatasi gejala penyakit sipilis pada tahap alten dapat menyebabkan infeksi tetap di tubuh selama beberapa tahun. Infeksi dapat berpindah ke tahap tersier.
 
• Tahap Tersier
Sebagian kasus penyakit sipilis yang tidak segera diobati dapat berkembang menjadi penyakit sipilis tahap tersier. Tahap tersier ini biasanya terjadi 10 tahun hingga 30 tahun setelah infeksi awal, meskipun kemungkinan bagi seseorang untuk mengembangkannya dalam 1 tahun diagnosis. Dan meskipun tidak menular, pada tahap tersier ini dapat menyebabkan komplikasi.
 
Luka besar dapat muncul di dalam tubuh atau di kulit (gumma) dan mempengaruhi berbagai sistem organ seperti jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular sipilis) dan otak serta sistem saraf (neurosipilis). Tahap tersier juga dapat mempengaruhi mata, hati, tulang dan persendian bahkan dapat menyebabkan kematian.

Apa Penyakit Sipilis Bisa Didiagnosis?


Apa penyakit sipilis itu? Jika tes atau pengujian darah hasilnya positif untuk penyakit sipilis, pengobatannya dengan antibiotik. Akan tetapi jika memiliki alergi terhadap pengobatan maka bisa disarankan atau direkomendasikan dengan pengobatan lain. Pengobatan tidak dapat membalikkan kerusakan organ yang sudah terjadi. Dengan melakukan tes atau pengujian bisa mengetahui komplikasi jangka panjang dengan cepat.

Pengobatan Umum Untuk Penyakit Sipilis Menular


Untuk menyembuhkan penyakit sipilis maka direkomendasikan pengobatan 1 dosis. Atau dengan pengobatan oral dan intravena langsung. Pengobatan yang efektif untuk penyakit sipilis dan lebih efektif pengobatan antibiotik sesuai resep dokter. Semakin cepat mendapatkan pengobatan maka semakin cepat juga akan disembuhkan.

Penyakit sipilis tahap lanjut kemungkinan membutuhkan pengobatan yang lebih agresif dan pengobatan antibiotik tidak dapat menghilangkan kerusakan yang telah terjadi pada tubuh. Pengobatan ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Hubungi kami di nomor 081336361555 atau layanan dibawah ini.

Baca Juga : Ketahui Beberapa Cara Menyembuhkan Penyakit Sipilis Yang Tepat

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.