User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Penyakit sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri dan bagaimana cara penularan penyakit sifilis tersebut? Penyakit sifilis ini menyebar atau menular dari melakukan hubungan seksual tanpa kondom. Meskipun relatif jarang terjadi namun penyakit sifilis semakin umum. Jumlah pria yang didiagnosis penyakit sifilis meningkat beberapa kali lipat. Meskipun penyakit sifilis dapat memiliki komplikasi serius jika penyakitnya dibiarkan dengan sendirinya maka dapat dengan mudah diobati dengan pengobatan antibiotik.

Penyakit Sifilis Adalah

Penyakit sifilis jika menyebabkan gejala pada awalnya itu biasanya pada genitalia. Dan sering terjadi tanpa disadari. Beberapa minggu kemudian dapat menyebabkan ruam, demam dan pertumbuhan seperti kutil. Jika penyakit sifilis dibiarkan tidak segera diobati maka dapat menyebabkan penyakit yang serius pada jantung atau sistem saraf pusat dan juga merupakan penyebab umum keguguran dan kelahiran mati di seluruh dunia.

Apa Penyebab Dan Cara Penularan Penyakit Sifilis Pada Umumnya?


Bakteri Treponema Pallidum menyebabkan gejala penyakit sifilis saat cara penularan penyakit sifilis e seluruh tubuh. Penyakit sifilis menyebar atau menular dari orang ke orang melalui kontak langsung dengan luka penyakit sifilis atau ruam yang ditimbulkan. Ulkus terutama terjadi pada alat kelamin luar seperti vagina, anus atau rektum akan tetapi dapat juga terjadi pada bibir dan mulut.

Infeksi dapat menyebar atau menular dengan cara penularan penyakit sifilis selama hubungan seks vaginal, seks anal dan seks oral. Setiap kontak dengan ruam dapat menularkan penyakit sifilis. Pada wanita hamil juga bisa menularkannya dengan cara penularan penyakit sifilis pada anak yang belum lahir. Dengan menggunakan kondom dapat mengurangi risiko cara penularan penyakit sifilis akan tetapi tidak sepenuhnya dapat menghilangkan karena kondom tidak dapat menutupi bagian tubuh dimana luka atau ruam penyakit sifilis berada.

Baca Juga : Kenali Bakteri Penyebab Sifilis Untuk Ditangani

 

Apa Saja Tanda Dan Gejala Penyakit Sifilis?

Penyakit sifilis menyebabkan sejumlah gejala yang berbeda tergantung pada orang yang terinfeksinya dan berapa lama terinfeksinya. Infeksi ini terjadi dalam 3 tahapan yang berbeda dan disebut dengan primer, sekunder dan laten (atau tersier).
 
• Tahap Primer
Ini adalah tahap pertama infeksi, ketika terpapar penyakit sifilis. Kemungkinan menderita bisul di area infeksi, titik dimana pernah adanya kontak dengan bisul penyakitnya atau ruam pada orang lain. Bisa muncul di penis, anus, vagina atau dubur, di mulut atau bibir. Ulkus terkadang disebut chancre yang dapat berkembang dimana saja antara 9 hari hingga 90 hari setelah pertama kali terinfeksi akan tetapi biasanya setelah 2 minggu atau 3 minggu.
 
Ulkus biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan sering tidak disadari jika tidak terlihat. Terkafang dapat menyakitkan dan terkadang dapat mengembangkan lebih dari 1 chancre. Jika tidak segera diobati, infeksinya masih tetap ada didalam tubuh dan berkembang menjadi penyakit sifilis tahap sekunder.
 
• Tahap Sekunder
Setelah penyakit sifilis tahap primer berkembang, bakteri menyebar atau menular dengan cara penularan penyakit sifilis ke seluruh tubuh. Dimana saja antara 6 minggu hingga 6 bulan kemudan sipilis tahap sekunder berkembang. Penyakit sifilis tahap sekunder dapat menyebabkan berbagai gejala yang bervariasi antara individu. Kemungkinan juga mengalami beberapa gejala akan tetapi tidak semua gejala dapat dialami.
 
• Tahap Tersier
Penyakit sifilis tahap tersier dapat menyebabkan neurosifilis (yang mempengaruhi otak dan tulang belakang), sifilis kardiovaskular (yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah) dan sifilis gummatous (yang mempengaruhi kulit dan jaringan lain). Tahap tersier jarang terjadi karena infeksi baisanya diperhatikan dan diobati pada tahap primer atau pada tahap sekunder.

Bagaimana Penyakit Sifilis Didiagnosis?


Jika memiliki gejala penyakit sifilis, maka harus mengkonsultasikannya dengan dokter. Tes atau pengujian darah adalah tes atau pengujian yang biasa untuk penyakit sifilis, terutama jika tidak memiliki gejala. Tes atau pengian ini di analisis di laboratorium. Terkadang jika memiliki gejala, sampel cairan atau luka kemungkinan akan diambil. Jika menderita penyakit sifilis maka pasangan seksual Anda juga harus direkomendasikan pengobatan.

Pengobatan Umum Untuk Penyakit Siflis Menular


Penyakit sifilis diobati dengan pengobatan antibiotik dan biasanya dengan pengobatan intravena, meskipun terkadang pengobatan oral juga dapat digunakan. Selama tahap awal penyakit, biasanya dengan pengobatan intravena. Dan pada tahap selanjutnya, kemungkinan memerlukan beberapa pengobatan intravena.

Jika mengalami alergi terhadap pengobatan, maka pengobatan antibiotik lain dapat digunakan. Pengobatan ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan penyakit sifilis harus dilakukan dengan efektif serta rutin. Karena penyakit ini sangat serius. Hubungi kami secepatnya di nomor 081336361555 atau konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Cara Penanganan Sifilis Yang Tepat

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.