User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Sifilis atau raja singa merupakan salah satu penyakit menular seksual yang menyerang organ seksual. Sifilis disebabkan oleh bakteri bernama Treponoma pallidum. Bakteri ini menular melalui hubungan seks sual, baik seks melalui vagina, anal, maupun seks oral. Penyakit ini akan menimbulkan beberapa ciri-ciri penyakit sifilis yang umum pada si penderitanya.

Penyakit sifilis bisa tertular hanya melalui hubungan seksual, namun penyakit ini tidak bisa ditularkan melalui aktivitas di luar tubuh manusia. Karena bakteri treponoma pallidum tidak bisa hidup diluar tubuh manusia.

Selain melalui hubungan seksual, penyakit raja singa bisa ditularkan melalui darah si penderita. Mudahnya bakteri tersebut menular, karena sebagian besar penderita sifilis tidak menyadari bahwa dirinya sudah terjangkit virus treponoma. Ketika bakteri ini menyerang anda, dan anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda, maka kemungkinan besar pasangan anda akan terserang sifilis juga.

Sifilis memang sulit dikenali jika anda tidak melakukan pemeriksaan. Pendeteksian sifilis sejak dini sangat membantu, agar penyakit ini bisa disembuhkan dengan segera dan tidak semakin berbahaya berada di tubuh anda.

Bagaimana anda bisa mendeteksi sifilis? Sifilis memiliki empat gejala yang muncul pada penderitanya. Dan pengobatan baru bisa dilakukan ketika sudah mengetahui fase yang terjadi pada sifilis tersebut. Setiap tahapan pun memiliki gejala yang berbeda, jadi anda harus mengenali gejala tersebut.

Ciri-ciri Penyakit Sifilis

Gejala Pertama

Pada tahapan pertama, biasanya anda akan menemukan luka disekitar kelamin maupun anus anda. Luka ini bisa muncul setelah anda terserang bakteri penyebab raja singa sekitar dua hingga empat minggu. Bakteri tersebut akan menimbulkan luka yang tidak menimbulkan rasa sakit.

Luka yang muncul tidak hanya disekitar organ kelamin. Tetapi juga bisa muncul dibagian mulut dan juga bibir si penderitanya. Pada tahap luka yang muncul bisa hilang dalam waktu satu hingga dua bulan. Tetapi jika tidak diatasi dengan segera, maka akan meningkat kepada tahapan selanjutnya.

Gejala Tahap Dua

Pada tahap ini bisa berlangsung satu hingga tiga bulan setelah enam bulan terpapar, setelah luka pada gejala pertama menghilang. Jika tidak diatasi, maka luka tersebut akan kembali muncul dengan disertai dengan demam, sakit kepala, tidak nafsu makan, dan timbulnya beberapa ruam dibagian telapak tangan dan juga pada kaki.

Ruam pada tahap dua juga muncul dibagian kelamin. Ruam pun dapat muncul dibeberapa bagian lain pada tubuh. Dan luka juga akan menghilang dengan sendirinya meskipun tanpa melalui pengobatan apapun. Namun jika tidak diatasi, gejala ini akan masuk ke ciri-ciri ketiga.

Gejala Tahap Tiga

Pada gejala tahap itu ini mungkin akan berlangsung cukup lama dari pertama kali terpapar virus raja singa. Karena banyak penderita yang baru merasakan kembali penyakit raja singa setelah 10 hingga 40 tahun dari tahap pertama. Sehingga pada masa itu mereka merasa, jika mereka sudah sembuh dari penyakit raja singa, padahal itu salah besar.

Apa lagi ditahap ini, pancaran virus tidak akan menimbulkan gejala apapun. Jika memang sebelumnya anda sudah pernah terkena sifilis, maka sudah sebaiknya anda segera konsultasikan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai virus Treponoma pallidum. Jika tidak diatasi, maka anda akan terserang tahapan selanjutnya.

Gejala Tahap Empat

Pada gejala keempat ini akan menyerang jika si penderita tidak melakukan pengobatan apapun. Bahkan pada tahapan ini akan cukup berbahaya, yakni menyerang mata, otak, jantung, pembuluh darah, dan organ penting lainnya. Dimana hal yang paling bahaya dapat menyebabkan kematian pada si penderita.

Apabila anda sudah merasakan gejala maupun ciri-ciri penyakit sifilis, seperti pada tahapan diatas. Maka anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter kelamin seperti datang ke Klinik Utama Gracia untuk mengetahui penyakit anda. Karena penyakit ini merupakan penyakit kelamin jangka panjang yang cukup membahayakan.