User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menghancurkan. Oleh karena itu butuh penanganan sifilis yang khusus. Sifilis disebabkan oleh bakteri yang bernama Treponema Pallidum (T. Pallidum). Sifilis dapat meningkat 3 kali hingga 5 kali lipat risiko penularan HIV, karena virus ini yang menyebabkan AIDS.

Pengertian Sifilis Secara Umum

Sifilis adalah IMS dan penyakit ini menyebar atau menular melalui kontak langsung dengan luka yang merupakan bagian dari infeksi. Ketika terjadinya sifilis pada masa pubertas kemungkinan adanya akibat dari tanda pelecehan seksual. Seorang wanita hamil dengan sifilis dapat menyebarkan atau menularkan penyakit ke janinnya melalui plasenta atau selama kelahiran. Dan ini dapat menyebabkan lahir mati, kelahiran prematur dan berbagai cacat lahir. Setelah infeksi dibutuhkan waktu 3 minggu munculnya tanda-tanda sifilis.

Apa Yang Menyebabkan Sifilis Terjadi?


Bakteri dan virus yang tumbuh di area yang hangat dan lembab di dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit menular seksual (PMS). Sifilis ditularkan dari 1 orang ke orang lain melalui seks. Infeksi nya dapat menyebar dari penis, vagina, mulut atau anus. Infeksi ini bisa ringan atau sangat menyakitkan bahkan dapat mengancam jiwa.

Baca Juga : Tanda Dan Gejala Sifilis Yang Perlu Diketahui

 

Apa Saja Gejalanya Yang Bisa Muncul?

Gejala pertama sifilis seperti tahap primer, muncul dengan luka yang tidak menyakitkan (chancre) pada kulit atau lapisan alat kelamin. Luka akan terlihat ketika ada pada penis atau alat kelamin luar wanita, akan tetapi juga dapat bersembunyi di vagina atau serviks (leher rahim) wanita atau terdapat dibawah kulup pria. Setelah 1 bulan atau 2 bulan tanpa diobati, gejala lain (tahap sekunder) akan muncul. Gejala sifilis termasuk:
 
• Adanya ruam yang dapat terjadi di bagian tubuh mana saja akan tetapi biasanya muncul pada telapak tangan dan telapak kaki.
• Luka terdapat di mulut dan di alat kelamin atau anus.
• Pembengkakan kelenjar getah bening.
• Demam ringan.
• Sakit tenggorokan.
• Sakit kepala.
• Kelelahan.
• Nyeri sendi.
 
Gejala-gejala ini dapat muncul dan hilang selama 1 tahun atau 2 tahun. Jika infeksinya tetap tidak diobati, organisme dapat menyebar ke seluruh tubuh dari waktu ke waktu dan merusak banyak organ dan dapat menyebabkan kondisi kronis mulai dari gangguan jantung hingga masalah neurologis dan bahkan kematian dalam beberapa kasus (tahap laten).
 
Pada bayi yang baru lahir dan tertular infeksi sifilis dari ibunya sering kali tampak sehat. Namun sebagian waktu kemungkinan memiliki tanda-tanda dan gejala-gejala seperti keluarnya lendir berwarna kuning, ruam, luka pada kulit,retensi cairan, infeksi tulang, demam, limpa dan hati yang bengkak, jumlah sel darah merah yang rendah (anemia) dan penyakit kuning (kulit menguning). Gejala ini dapat muncul saat lahir atau berkembang selama berbulan-bulan awal kehidupan.

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?


Dokter dapat mendiagnosis infeksi menular seksual (IMS). Selain itu menanyakan mengenai riwayat seksual. Dokter biasanya mengambil sampel cairan dari vagina atau penis atau menyarankan untuk melakukan tes atau pengujian darah untuk mengkonfirmasi masalah sifilis. Tes atau pengujian di laboratorium dapat menunjukkan jika adanya IMS bakteri atau virus. Tes atau pengujian tersebut dapat meliputi:

• Tes atau pengujian darah dapat menunjukkan jika memiliki penyakit yang menginfeksi darah.
• Sampel urine dapat menunjukkan jika memiliki bakteri dalam urine dari infeksi menular seksual (IMS).
• Sampel cairan dapat menunjukkan jika memiliki luka aktif dan membantu mendiagnosis jenis infeksi.

Bagaimana Penanganan Sifilis Yang Parah?


Gejala awal sifilis bisa sangat ringan dan banyak orang tidak menghiraukan pengobatan ketika pertama kali terinfeksi. Dokter biasanya mengobati dengan pengobatan intravena. Menggunakan pengobatan antibiotik lain dilakukan jika penderitanya memiliki alergi terhadap pengobatan. Seseorang biasanya tidak dapat menularkan sifilis selama 24 jam setelah melakukan pengobatan.

Namun pada kebanyakan orang tidak menanggapi pengobatan. Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan penanganan sifilis dengan melakukan tes atau pengujian darah secara berkala untuk memeriksa infeksinya hancur. Seseorang dengan neurosifilis kemungkinan memerlukan tes atau pengujian ulang hingga 2 tahun setelah pengobatan.

Pada semua tahap sifilis, penanganan sifilis yang tepat akan menyembuhkan penyakit. Akan tetapi pada sifilis tahap lanjut, kerusakan yang terjadi pada organ tubuh tidak dapat kembali seperti semula. Namun dengan dilakukan penanganan sifilis dapat mengurangi gejala yang ada dan memperlambat serangan infeksi. Segera hubungi Klinik Utama Gracia untuk melakukan penanganan sifilis. Penanganan sifilis bisa dengan menghubungi di 081336361555 atau konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Penderita Sifilis Apakah Bisa Disembuhkan?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.