User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Kutil kelamin apakah HIV? Kutil kelamin disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Meskipun HPV dan HIV keduanya infeksi yang dapat ditularkan secara seksual, tidak ada hubungan medis antara kedua kondisi ini. Namun kondisi seseorang yang berisiko tertular HIV juga dapat berisiko tertular HPV. Namun seseorang yang berisiko tertular HIV juga dapat meningkatkan risiko terkena HPV juga.

Fakta Baru Mengenai Kutil Kelamin

Kutil kelamin apakah HIV? Lebih dari 150 virus yang terkait secara kolektif seperti HPV adalah infeksi menular seksual (IMS) yang paling umum. Dan dapat menyebabkan kondisi kesehatan termasuk kutil kelamin dan kanker serviks (leher rahim). Sebagian orang memiliki HPV. Karena sangat luas sehingga sebagian besar orang yang aktif secara seksual akan memiliki setidaknya 1 jenis HPV dalam hidupnya.
 
Kutil kelamin apakah HIV? HIV ditularkan secara seksual. Virus ini menyerang dan menghancurkan sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi. Tanda adanya sel darah putih yang sehat, tubuh hanya memiliki sedikit pertahanan terhadap infeksi oportunistik. Jika tidak segera diobati, HIV dapat mengarah pada tahap atau stadium 3 HIV yang bisanya disebut AIDS. Pada kebanyakan orang yang menderita HIV tidak mengetahui infeksinya.

Inilah Penyebab Dari Pada Kutil Kelamin


Kutil kelamin apakah HIV? HPV dan HIV adalah virus yang berbeda yang menyebabkan masalah kesehatan yang berbeda. Human Papilloma Virus (HPV) mempengaruhi kulit dan membran lembab. HPV dapat menyebabkan masalah seperti veruka, kutil kelamin dan perubahan sel abnormal (tidak normal) pada serviks (leher rahim). Human Immunodeficiency Virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh. Infeksi HIV dapat menyebabkan AIDS. Namun dengan diagnosis dan pengobatan sejak dini, kebanyakan orang tidak sampai mengembangkan AIDS.

Baca Juga : Apakah Kutil Kelamin Susah Hilang Tanpa Pengobatan?

 

Apa Saja Gejala Kutil Kelamin Yang Mengganggu?

Kutil kelamin apakah HIV? Pada kebanyakan orang dengan HPV dan HIV tidak mengalami gejala utama apapun.
 
1. Gejala HPV
Seringkali, sebagian orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sehat mampu melawan infeksi HPV tanpa mengalami masalah kesehatan yang nyata. Ketika tubuh tidak mampu melawan HPV, gejalanya dapat muncul sebagai kutil kelamin. Kutil juga dapat berkembang di bagian tubuh lain termasuk tangan dan kaki.
Jenis HPV berisiko tinggi terutama meningkatkan risiko kanker serviks (leher rahim) akan tetapi juga dapat meningkatkan risiko kanker lainnya termasuk kanker vulva, kanker vagina, kanker penis, kanker dubur dan kanker tenggorokan. Kanker dari HPV kemungkinan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang. Karena sangat penting mendapatkan pemeriksaan secara rutin. Seorang wanita harus melakukan diskrining secara teratur untuk kanker serviks (leher rahim).
 
2. Gejala HIV
Seseorang dengan HIV seringkali tidak menyadari saat memiliki virus. Biasanya tidak menimbulkan gejala fisik. Dalam beberapa kasus, gejalanya dapat dialami dimana saja dari 1 minggu hingga 6 minggu setelah transmisi. Gejala-gejalanya dapat meliputi demam, ruam, pembesaran kelenjar getah bening dan nyeri sendi.

Pentingnya Diagnosis Untuk Kutil Kelamin


Kutil kelamin apakah HIV? Dokter dapat mendiagnosis HPV hanya dengan melihat kutilnya dan jika ada kutilnya. Namun HIV membutuhkan tes atau pengujian darah atau air liur.

1. Mendiagnosis HPV
Beberapa orang dengan perkembangan kutil kelamin kemungkinan menjadi indikasi pertama infeksi HPV. Dan yang lainnya kemungkinan mengetahui saat menderita HPV begitu mengalami komplikasi yang lebih serius seperti kanker. Dokter biasanya dapat mendiagnosis HPV dengan inspeksi visual pada kutil.
Jika kutilnya sulit untuk dilihat, maka tes atau pengujian dengan menggunakan yang lain sehingga kutil dapat diidentifikasi. Tes atau pengujian pap smear menentukan sel sel dari serviks (leher rahim) yang tidak normal (abnormal). Varietas HPV tertentu juga dapat diidentifikasi dengan menggunakan tes atau pengujian DNA pada sel serviks (leher rahim).

2. Mendiagnosis HIV
Diperlukan waktu hingga 12 minggu bagi tubuh untuk mengembangkan antibodi terhadap HIV. HIV biasanya didiagnosis dengan menggunakan tes atau pengujian darah atau air liur, akan tetapi tes atau pengujian ini dapat menghasilkan hasil yang negatif jika pengambilannya terlalu cepat. Yang berarti hasil tes atau pengujiannya akan negatif meskipun infeksinya ada.
Tes atau pengujian yang lebih baru adalah dengan memeriksa protein spesifik yang akan muncul setelah infeksinya terbukti ada. Selain itu, tes atau pengujiannya dengan mengusap gusi pada gigi. Jika hasilnya nehatif, disarankan untuk menunggu dan memeriksakan kembali dalam waktu 3 bulan dengan dokter.
Jika hasilnya positif, sangat penting untuk memastikan diagnosisnya dengan dokter spesialis. Semakin cepat didiagnosis, maka semakin cepat juga pengobatannya di mulai. Serta tes atau pengujian resistansi obat-obatan dapat membantu mengetahui setiap tahap penyakitnya saat berada di dalam tubuh dan mengetahui cara pengobatan terbaiknya.

Kutil Kelamin Apakah HIV? Begini Pengobatannya!


Kutil kelamin apakah HIV? HPV tidak selalu membutuhkan pengobatan, namun pengobatan yang tepat dapat mencegah perkembangan HIV.

1. Pengobatan Untuk HPV
Tidak ada pengobatan khusus untuk HPV yang ada untuk menyembuhkan virus, akan tetapi kutil ini sering sembuh dengan sendirinya namun tidak untuk virusnya. Pengobatan untuk kutil kelamin, kanker dan kondisi lainnya yang terjadi akibat HPV bisa Anda temui di Klinik Utama Gracia.

2. Pengobatan Untuk HIV
Infeksi HIV memiliki 3 tahap yaitu infeksi HIV akut, latensi klinis dan tahap 3 HIV. Infeksi HIV akut seperti flu terburuk yang pernah ada tahap ini muncul dengan gejala yang khas seperti flu. Dalam latensi klinis virus tersbeut hidup pada seseorang dan menyebabkan sedikit atau tanpa adanya gejala. Pada tahap 3 HIV, sistem kekebalah tubuh rusak parah dan rentan terhadap infeksi oportinistik.

Kutil kelamin apakah HIV? Pada dasarnya ketika Anda memiliki kutil kelamin yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) tidak segera diobati maka akan berdampak terkena HIV. Oleh karena itu segera lakukan pengobatan kutil kelamin di Klinik Utama Gracia dengan menghubungi nomor kami di 081336361555 atau dengan layanan konsultasi online seperti dibawah ini.

Baca Juga : Waspada Kutil Kelamin Laki Laki Yang Berbahaya

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.