User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Penyakit gonore adalah infeksi yang menyebar melalui kontak seksual. Penyebab penyakit gonore yaitu Neisseria Gonorrhoeae. Pada pria, paling sering menginfeksi uretra. Pada wanita, biasanya menginfeksi uretra, serviks atau leher rahim atau keduanya. Semua jenis kelamin dapat menyebarkan dan menularkan penyakit gonore.

Bisa melalui kontak dengan mulut, mata, uretra, vagina, penis dan anus. Ini juga dapat menginfeksi rektum, anus, tenggorokan dan organ panggul (pelvic). Dalam kasus yang sangat jarang terjadi dapat menginfeksi mata. Penyakit gonore tidak menyebabkan masalah jika diobati sejak dini. Akan tetapi jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan masalah serius.

Bagi seorang wanita, penyakit gonore yang tidak segera diobati dapat pindah ke rahim, saluran tuba dan ovarium. Dan dapat menyebabkan jaringan parut yang menyakitkan dan peradangan atau dikenal penyakit radang panggul (PID). Penyakit radang panggul (PID) dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan dan kehamilan ektopik.

Pengertian Penyakit Gonore Secara Umum

Jenis bakteri tertentu adalah penyebab penyakit gonore. Penyakit gonore adalah infeksi menular seksual (IMS) yang umum dan dapat menyebar dari 1 pasangan ke pasangan lain selama hubungan seks vaginal, seks anal dan seks oral. Seorang wanita yang sedang hamil dapat menularkan infeksi pada bayinya selama persalinan.
 
Penyebab penyakit gonore adalah Neisseria Gonorrhoeae atau bakteri yang dapat tumbuh dan berkembang biak dengan mudah di area yang hangat dan lembab pada saluran reproduksi termasuk serviks (leher rahim) atau pembukaan rahim, uterus (rahim) dan tuba fallopi (saluran telur) pada wanita dan saluran kencing (saluran kemih) pada pria dan wanita. Bakteri nya juga bisa tumbuh di mulut, di tenggorokan, di mata dan di anus.

Ketahui Penyebab Penyakit Gonore Sejak Dini


Penyakit gonore adalah penyakit menular kedua yang paling umum dan terjadi setiap tahunnya. Penyebab penyakit gonore adalah bakteri yang tumbuh di area tubuh yang hangat dan lembab. Termasuk tabung yang mengeluarkan urine dari tubuh (uretra). Pada wanita, penyebab penyakit gonore adalah bakteri yang dapat ditemukan di saluran reproduksi (termasuk saluran tuba, rahim dan serviks atau leher rahim). Penyebab penyakit gonore adalah bakteri yang mana bisa tumbuh di mata juga. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan pemeriksaan berikut tes atau pengujian dan pengobatan lengkap. Kemungkinan terkena infeksi ini jika :

• Memiliki banyak pasangan seksual.
• Memiliki pasangan dengan riwayat infeksi menular seksual (IMS) apapun di masa lalu.
• Tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
• Penyalahgunaan alkohol berlebih atau zat ilegal.

Baca Juga :  Beberapa Efek Kencing Nanah Yang Tidak Diobati

Mengenal Gejala Penyakit Gonore Pada Pria Dan Wanita

Pada kebanyakan orang tidak memiliki gejala, sehingga dapat menularkan penyakit gonore ke pasangan seksualnya tanpa disadaro. Jika gejalanya ada, kemungkinan termasuk :
 
• Nyeri saat kencing.
• Keputihan yang tidak normal (abnormal) dari penis atau dari vagina.
 
Infeksi penyakit gonore di tenggorokan dapat menyebabkan sakit tenggorokan, akan tetapi biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejala pada pria biasanya lebih mudah terlihat daripada gejala pada wanita. Akan tetapi beberapa pria hanya memiliki gejala ringan atau tanpa adanya gejala. Pada wanita, gejala awalnya kemungkinan sangat ringan sehingga keliru untuk infeksi kandung kemih atau infeksi vagina.
 
Ketika infeksi yang tidak diobati pindah ke organ panggul (pelvic) wanita, gejalanya dapat mencakup arsa nyeri pada perut bagian bawah, rasa nyeri saat berhubungan seksual, perdarahan pada vagina dan demam. Waktu dari penyakit gonore sampai gejalanya muncul biasanya 2 hari hingga 5 hari. Akan tetapi kemungkinan memerlukan waktu 30 hari sebelum gejalanya muncul. Anda dapat menularkan penyakit gonore bahkan jika tidak memiliki gejala sekalipun. Gejalanya meliputi :
 
• Seringnya tanpa gejala.
• Cairan berwarna putih dari penis, dari vagina dan dari dubur.
• Terasa terbakar atau terasa gatal saat kencing.
• Sakit pada tenggorokan.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Penyakit Gonore?


Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan seksual Anda, seperti banyaknya pasangan seksual yang di miliki. Dokter kemungkinan juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda infeksi. Air seni atau cairan dari area yang terinfeksi akan diuji atau di tes untuk penyakit gonore. Selain itu juga dapat di tes atau diuji untuk infeksi menular seksual 9IMS) lainnya secara bersamaan.

Pengujian atau tes dapat dilakukan dengan tes atau pengujian pap smear pada wanita. Setelah mengetahui terinfeksi penyakit gonroe, usahakan konsultasikan dengan pasangan seksual Anda dalam 60 hari terakhir. Dokter akan merekomendasikan pengobatan yang tepat dan efektif. Karena untuk menentukan penyebab penyakit gonore harus dilakukan berbagai tes atau pengujian di laboratorium. Berbagai sampel akan di analisis untuk menentukan penyebab penyakit gonore yang nantinya akan menentukan pengobatan Anda.

Penanganan Penyakit Gonore Di Kalangan Remaja


Beberapa antibiotik dapat menyembuhkan penyakit gonore pada remaja dan dewasa. Namun jenis penyakit gonore yang kebal akan obat-obatan meningkat banyak. Pengobatan penyakit gonore yang berhasil semakin sulit. Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa melakukan pengobatan penyakit gonore di Klinik Utama Gracia.

Karena melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia pelayanannya sangat baik serta pengobatannya juga sangat efektif. Selain itu banyaknya orang dengan penyakit gonore yang juga menderita klamidia atau infeksi menular seksual lainnya. Pengobatan antibiotik kedua infeksi ini biasanya akan diberikan secara bersamaan.

Seseorang dengan penyakit gonore harus melakukan pengujian atau tes infeksi menular seksual (IMS) lainnya. Lakukan pengobatan sampai selesai, pengobatan yang telah diresepkan oleh dokter untuk menyembuhkan penyakit gonore. Meskipun pengobatan akan menghentikan infeksi, namun tidak akan memperbaiki kerusakan secara permanen akibat dari penyebab penyakit gonore.

Mendapatkan pengobatan sejak dini kemungkinan dapat membantu mencegah penyebaran infeski dan menurunkan risiko untuk masalah lain seperti penyakit radang panggul (PID). Pada kebanyakan orang yang menderita penyakit gonore juga menderita klamdia atau infeksi menular seksual (IMS) lainnya.

Hindari semua kontak seksual saat melakukan pengobatan. Jika pengobatan dosis tunggual maka Anda tidak boleh melakukan hubungan seksual selama 7 hari setelah dilakukan pengobatan dan dinyatakan sembuh oleh dokter. Memiliki infeksi penyakit gonore yang disembuhkan tidak melindungi dari penularannya kembali.

Jika pengobatan hanya dilakukan seorang diri, pasangan seksual Anda tidak melakukan pengobatan, kemungkinan Anda akan tertular lagi. Segera lakukan konsultasi dengan dokter, dokter akan menyarankan berbagai tes atau pengujian untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut. Klinik Utama Gracia menangani segala jenis penyakit menular seksual (PMS). Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 atau dengan konsultasi online dibawah ini.

Baca Juga :  Cari Tahu Apa Saja Gejala Kencing Nanah Pada Wanita


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.