User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Apakah penyakit kelamin raja singa atau sifilis itu? Ya penyakit yang lebih dikenal dengan penyakit sifilis merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang umumnya disebabkan oleh adanya bakteri yang bernama Treponema Pallidum.

Bakteri Treponema Pallidum juga bisa berpindah-pindah dengan cara menginfeksi dari orang satu yang sudah tertular penyakit tersebut ke orang lainnya dengan cara aktivitas seksual, baik secara seks anal, oral, dan seks vaginal, maupun melalui kontak langsung dengan si penderita yaitu ditularkan melalui lendir dengan luka tersebut.

Baca Juga: Inilah Cara Mengobati Herpes Dengan Mudah

Selain itu sifilis ini sendiri bisa ditularkan dari ibu ke janinnya selama masa kehamilan yang mana disebut sifilis kongenital, dan salah satu penyebab penyakit sifilis ini yaitu, seks bebas, kurangnya menjaga kebersihan kelamin sehingga menimbulkan bakteri pada area kelamin.

4 Tahap atau Fase Penyakit Kelamin Raja Singa Ini Perlu Anda Waspadai, Diantaranya:

1. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Tahap Primer

Pertanda awal penyakit sifilis biasanya dimulai adanya rasa sakit ditempat infeksi atau adanya luka yang disebut chancre.
Chancre ini biasanya muncul seperti luka berbentuk bulat di alat kelamin dan perlu diketahui bahwa siapa saja yang menyentuh chancre ini mungkin bisa terinfeksi.

Awalnya chancre ini biasanya akan berkembang sekitar 2-3 minggu setelah terinfeksi dan bisa sembuh sendiri setelah 3-6 minggu, tapi meskipun sakitnya hilang, akan tetapi infeksi ini jika tidak segera disembuhkan maka akan berlanjut ke fase sipilis selanjutnya yaitu sipilis sekunder.

2. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Tahap Sekunder

Fase sifilis tahap sekunder dapat berkembang sekitar 4-10 minggu setelah munculnya chancre, dan tentunya pada fase ini seseorang yang sudah terinfeksi akan mempunyai berbagai macam gejala.

Dan gejala pada fase ini biasanya bisa hilang tanpa pengobatan, akan tetapi walaupun rasa sakitnya seperti hilang namun penyakit ini masih aktif dan kemudian bisa memasuki fase tahap ketiga.

Berbagai macam gejala lain pada tahap sekunder diantaranya: mengalami demam, nyeri pada sendi dan sakit pada bagian otot, sakit tenggorokan yang biasanya akibat dari seks oral.

Selain itu gejala sifilis lainnya akan menimbulkan ruam merah pada bagian tubuh tapi biasanya terdapat dibagian tangan dan kaki, sakit kepala, rambut rontok dan rusak, nafsu makan menurun, kelenjar getah gening membengkak.



3. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Fase Laten


Dari fase sifilis laten ini biasanya dimulai saat 12 bulan pertama setelah seseorang sudah terinfeksi sifilis, jika tidak segera diobati maka akan masuk ke fase berikutnya yaitu fase tersier dan biasanya pada tahap laten pasien tidak merasakan adanya gejala namun virus di dalam sifilis masih tetap aktif dan menularkan.

Baca Juga: Inilah Ciri-ciri Sipilis Pada Pria dan Wanita



4. Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa Fase Tersier


Biasanya sifilis pada fase tersier ini paling berbahaya dan mengerikan dimana jika penyakit ini tidak segera diobati maka akan menimbulkan kerusakan pada bagian organ tubuh lainnya.

Dalam fase tersier ini akan ditandai dengan berbagai macam kerusakan mengerikan seperti : kerusakan pada jantung, otak, dan saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, demensia, tuli, impotensi dan bahkan jika tidak segera diobati maka bisa menyebabkan kematian, dan bisa menyebabkan komplikasi serius lainnya pada organ tubuh

Diantaranya: sifilis dapat menyebabkan gummata atau luka besar didalam tubuh atau dikulit, mengalami Sifilis kardiovaskular yang biasanya mempengaruhi jantung dan pembuluh darah, mengalami Neurosifilis yang bisa mempengaruhi sistem saraf.



Bagaimanakah Cara Mencegah Agar Tidak Terjangkit Penyakit Sifilis?


Salah satu cara yang paling ampuh untuk mencegah sifilis adalah dengan tidak melakukan kontak seksual dalam jangka waktu lama, dan ada baiknya untuk berhubungan seksual dengan satu pasangan yang sudah Anda nikahi.

Selain itu ada baiknya untuk menghindari minuman beralkhohol dan obat-obatan terlarang, dan cobalah untuk berbicara secara terbuka mengenai riwayat penyakit kelamin yang dialami bersama pasangan kepada dokter, biasakan juga untuk menggunakan kondom bila harus berhubungan seksual dengan orang yang tidak dikenal.

Bagaimana Caranya Mengobati Penyakit Sifilis?


Untuk mengobati penyakit sifilis ada baiknya segera berkunjung ke Klinik Utama Gracia, atau Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan mengklik tombol chat online diatas.



Panduan Penting
Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website Klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.