User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Cukup banyak jenis penyakit kelamin yang dapat anda alami jika selalu melakukan hubungan seks secara sembarangan. Terlebih para penderita yang sudah tertular Infeksi Menular seksual (IMS) jarang sekali menemukan gejala, sehingga mereka tidak mengetahui kalau sudah terinfeksi IMS. Salah satunya Chlamydia. Chlamydia adalah IMS yang dapat terjadi pada wanita maupun pria.

Penyakit ini disebabkan oleh hubungan seks secara sembarangan. Penyakit ini memang belum diketahui jumlah penderitanya, termasuk di Indonesia. Rilis terbaru, di Inggris penderita chlamydia mencapai angka 200 ribu setiap tahunnya. Sehingga para ahli penyakit kelamin disana sedang berusaha agar infeksi ini dapat sembuh total.

Penyebab Chlamydia

Diketahui bahwa chlamydia disebabkan oleh hubungan seks kelamin, anal, dan juga oral tanpa menggunakan kondom. Sehingga akan tertular bakteri chlamydia trachomatis. Bahkan bakteri tersebut dapat tertular hanya dengan bersentuhan alat kelamin.

Bahkan penyakit kelamin yang satu ini juga dapat ditularkan hanya dari alat seks yang tidak dibersihkan setelah digunakan. Untuk itu hindari menggunakan alat bantu seks ketika anda ingin melakukan hubungan seks dengan pasangan anda.

Bagaimana Gejala Chlamydia?

Banyak penerita chlamydia yang tidak menyadari bahwa dirinya sudah tertular virus chlamydia. Karena sebagian besar penderita tidak mengalami gejala apapun saat mereka tertular virus chlamydia. Tetapi gejala akan muncul sekitar 1-3 minggu setelah anda tertular virus.

Gejala yang muncul pun sering terabaikan oleh penderita chlamydia. Terlebih gejala yang timbul tidak menimbulkan masalah apapun dan juga tidak terlihat parah oleh si penderita. Namun umumnya gejala chlamydia akan kembali timbul dengan beberapa gejala berikut:

  • Rasa sakit pada alat kelamin
  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Keluar cairan dari vagina
  • Rasa terbakar saat buang air kecil
  • Rasa sakit ketika usai berhubungan seks
  • Menstruasi yang lebih berat bagi wanita

Parahnya, virus penyebab chlamydia tidak hanya menyerang bagian kelamin saja. Tetapi chlamydia juga dapat mengenai mata, selain mata anus pun dapat terserang oleh virus chlamydia. Dimana jika mengenai mata, maka anda akan merasakan iritasi perih, dan timbul pembengkakan pada mata. Sedangkan pada anus, akan mengeluarkan darah yang berlebih.

Chlamydia adalah penyakit kelamin yang dapat menyerang wanita maupun pria. Tetapi wanita lebih mudah tertular, terutama mereka yang masih muda dan telah aktif seksual dapat menjadi pemicu chlamydia menyerang bagian tubuhnya.

Resiko Lain yang Menyebabkan Seseorang Mengalami Chlamydia?

  • Sudah pernah terkena penyakit kelamin
  • Sering bergonta-ganti pasangan
  • Sering berhubungan seksual tanpa kondom
  • Telah aktif berhubungan seks sejak usia dibawah 20 tahun.

Chlamydia tidak akan menular jika anda melakukan ciuman, pelukan, menggunakan tolilet yang sama, pakaian serta handuk yang sama, dan juga berenang di tempat yang sama. Virus chlamydia tidak akan menular melalui hal tersebut.

Diagnosis Chlamydia

Penyakit chlamydia diperkirakan terinfeksi pada 131 juta orang diseluruh dunia. Namun karena tidak menunjukan gejala yang berarti, sehingga para penderita lebih sering mengabaikannya. Komplikasi dari penyakit chlamydia adalah dapat menyebabkan radang panggul dan juga menganggu ketidaksuburan seseorang.

Cara terbaik untuk mengetahui bagaimana mendiagnosis chlamydia dengan cara mengambil sampel cairan dari alat kelamin untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Selain dari alat kelamin, dokter juga terkadang akan mengambil sampel dari anus atau tenggorakan jika anda pernah melakukan seks anal dan oral.

Pengobatan Chlamydia

Pengobatan chlamydia biasanya dilakukan dengan menggunakan antibiotic yang harus dikonsumsi oleh pasien dalam anjuran dokter. Obat yang diminum biasanya terdiri dari amoxicillin, erythromycin, ofloxacin, azithromycin, dan doxycycline. Obat harus di konsumsi 5 hingga 10 hari oleh pasien.

Anda juga wajib mengkonsultasikan kondisi anda, jika anda sedang dalam kehamilan. Sehingga infeksi pada janin dapat juga diatasi. Karena chlamydia dapat menyerang janin yang dikandung oleh seorang wanita. Sehingga segeralah untuk melakukan pemeriksaan.

Cara terbaik untuk mencegah terhindar dari chlamydia adalah dengan melakukan hubungan seks hanya dengan satu pasangan, dan tidak bergonta-ganti pasangan seks yang dapat memicu tertularnya bakteri chlamydia ke dalam tubuh anda. Jika anda ingin melakukan pengobatan dan konsultasi tentang Chlamydia anda dapat datang langsung ke Klinik Utama Gracia.