User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bakteri herpes genital adalah infeksi manular seksual (IMS) yang umum yang dapat menyebabkan luka berkembang pada alat kelamin. Ada beberapa orang memiliki herpes genital tanpa adanya gejala apapun. Orang dapat tertular IMS melalui hubungan seks vaginal, seks anal dan seks oral. Herpes oral dapat menyebabkan luka atau lepuhan demam yang muncul di bibir. Herpes oral menular melalui kontak air liur daripada kontak genital.

Apa Yang Dimaksud Dengan Herpes Genital?

Herpes adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Virus ini dapat mempengaruhi genitalia eksternal, area anus, permukaan mukosa dan kulit di bagian lain di tubuh. Herpes adalah kondisi jangka panjang, namun banyak orang tidak pernah memiliki gejala walaupun pembawa virus atau bakteri herpes genital. Gejalanya meliputi lepuhan, luka, nyeri saat kencing dan keputihan. Meskipun tidak ada obatnya untuk herpes, namun dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan lainnya.

Bakteri Herpes Genital Adalah Penyebabnya


Ketika Herpes Simpleks Virus (HSV) muncul di permukaan kulit seseorang yang terinfeksi, maka bakteri herpes genital dapat dengan mudah ditularkan ke orang lain melalui kulit lembab yang melapisi mulut, anus dan alat kelamin. Virus ini juga dapat menyebar atau menular ke orang lain melalui area kulit lain serta mata. Seseorang tidak dapat terinfeksi bakteri herpes genital dengan menyentuh benda seperti wastafel atau handuk yang telah disentuh oleh seseorang yang terinfeksi. Infeksi dapat terjadi dengan cara:

• Melakukan hubungan seksual vaginal atau anal tanpa kondom.
• Melakukan seks oral dengan seseorang yang memiliki luka.
• Berbagi mainan seks (seks toys).
• Melakukan kontak genital dengan seseorang yang terinfeksi.

Virus ini kemungkinan besar ditularkan tepat sebelum luka muncul. Bakteri herpes genital masih bisa ditularkan ke orang lain ketika tidak adanya gejala meskipun kemungkinan kecil. Seorang ibu dengan herpes genital memiliki luka saat melahirkan dan kemungkinan infeksi akan ditularkan pada bayinya.

Baca Juga : Simak, Pengaruh Herpes Genital Menular Pada Tubuh

 

Apa Saja Tanda Dan Gejala Herpes Genital?

Pada kebanyakan orang tidak mengalami gejala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah terinfeksi. Seseorang yang memiliki gejala selama periode awal biasanya akan melihatnya sekitar 4 hari setelah paparan (2 hari hingga 21 hari). Pada kebanyakan orang dengan bakteri herpes genital menderita herpes berulang. Ketika seseorang pertama kali terinfeksi, kekambuhannya cenderung terjadi lebih sering. Seringkali seseorang merasa kesemutan atau terasa gatal di sekitar alat kelaminnya yang bisa bertahan dalam 1 hari. Dan gejala-gejala herpes genital meliputi:
 
• Sakit kepala.
• Demam.
• Kelelahan.
• Pembengkakan kelenjar getah bening.
• Nyeri otot.
 
Herpes paling menular ketika seseorang memiliki luka genital terbuka, meskipun seseorang dapat menularkan virus bahkan ketika tidak adanya luka.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Herpes Genital?


Dokter biasanya dapat mendiagnosis herpes genital berdasarkan pemeriksaan fisik dan hasil tes atau pengujian di laboratorium tertentu seperti:

• Tes atau pengujian untuk virus ini melibatkan pengambilan sampel jaringan atau mengikis luka untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.
• Tes atau pengujian reaksi ini digunakan untuk menyalin DNA dari sampel darah, jaringan dari cairan yang sakir atau tulang belakang. DNA kemudian dapat dilakukan pengujian atau tes untuk menentukan keberadaan HSV dan menentukan jenis HSV yang dimiliki.
• Tes atau pengujian darah ini menganalisis sampel darah untuk mengetahui adanya antibodi HSV untuk mendeteksi infeksi herpes di masa lalu.

Bagaimana Cara Mengobati Herpes Genital?


Tidak ada pengobatan untuk herpes genital. Virus ini berada di dalam tubuh untuk waktu yang lama kemudian muncul kembali sebagai luka. Dokter meresepkan pengobatan untuk mengurangi kemungkinan gejala berulang. Obat-obatan ini juga dapat menurunkan risiko penularan virus. Ketika seseorang memiliki gejala herpes genital, kemungkinan dapat disembuhkan dengan pengobatan dan pengobatan ini berguna untuk menurunkan risiko penularan virus.

Usahakan untuk menghindari kontak seksual dengan orang lain hingga lukanya sembuh. Menjaga luka agar tetap bersih dan kering. Menahan diri dari menyentuh luka. Mencuci tangan setelah menyentuh luka. Menggunakan perlindungan atau penghalang selama kontak seksual. Hubungi kami segera di Klinik Utama Gracia dengan menghubungi nomor 081336361555 atau seperti dibawah ini.

Baca Juga : Alami Gejala Herpes Kelamin? Ini Pengobatannya

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Herpes genital menular adalah PMS yang umum yang bisa didapatkan oleh orang yang aktif secara seksual. Pada kebanyakan orang dengan virus ini tidak memiliki gejala. Bahkan tanpa adanya tanda-tanda penyakit. Herpes genital masih bisa menyebar atau menular ke pasangan seksual lainnya. Oleh karena itu harus segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa Yang Dimaksud Dengan Herpes Genital Menular?

Herpes genital menular adalah penyakit yang disebabkan oleh Herpes Simpleks Virus (HSV), dimana ada 2 jenis. Tipe 2 biasanya menyebabkan herpes oral, infeksi pada bibir dan mulut. Gejala umumnya dikenal sebagai chancre atau lepuhan. HSV-1 tidak diketahui dapat menyebabkan herpes genital, akan tetapi bisa berubah terumama pada orang-orang yang berhubungan seksual pada usia muda. Namun pada kebanyakan kasus, herpes genital menular disebabkan oleh tipe 2 (HSV-2). HSV-2 hidup dalam saraf.

Apa Penyebab Umumnya?


Infeksi ditularkan melalui kontak dengan Herpes Simpleks Virus (HSV) pada luka herpes, permukaan mukosa, sekresi genital atau sekresi oral. HSV-1 dan HSV-2 dapat terlepas dari mukosa atau kulit dan genital yang tampak normal. Seseorang bisa mendapatkan infeksi HSV-2 selama kontak genital dengan seseorang yang memiliki infeksi HSV-2 genital. Dengan menerima seks oral dari seseorang dengan infeksi HSV-1 oral dapat mengakibatkan infeksi HSV-1 genital. Penularan biasanya terjadi dari kontak dengan pasangan yang terinfeksi yang tidak memiliki luka yang terlihat dan kemungkinan tidak mengetahui saat terinfeksi.

Baca Juga : Alami Gejala Herpes Kelamin? Ini Pengobatannya

 

Tanda Dan Gejala Umum Herpes Genital

Pada kebanyakan orang yang terinfeksi HSV tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala yang sangat ringan yang tidak diketahui atau menyerupai kondisi kulit lainnya. Ketika gejalanya muncul, luka herpes biasanya muncul sebagai lepuhan kecil pada sekitar alat kelamin, dubur atau mulut. Masa inkubasi untuk infeksi herpes awal adalah 4 hari setelah paparan. Luka pecah dan meninggalkan bekas yang menyakitkan yang kemungkinan membutuhkan waktu 2 minggu hingga 4 minggu untuk sembuh setelah infeksi herpes awal.

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?


Tes atau pengujian HSV untuk penderita dengan ulkus genital aktif dengan mendeteksi DNA HSV. Kultur HSV membutuhkan pengumpulan sampel dari luka dan setelah pertumbuhan virus terlihat. Setelah itu konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui kondisi Anda. Pengobatan harus sesuai dengan resep dokter.

Inilah Pengobatan Aman Untuk Herpes Genital Menular


Tidak ada pengobatan untuk herpes. Namun obat-obatan antivirus dapat mencegah atau mempersingkat gejala selama periode waktu seseorang mengobatinya. Selain itu terapi supresif untuk herpes dapat mengurangi kemungkinan penularan pada pasangan seksual. Saat tidak adanya vaksin yang melindungi terhadap infeksi herpes genital.

Pengobatan antivirus untuk menghnetukan gejala semakin memburuk maka harus melakukan pengobatan sejak dini. Jika memiliki gejala lebih dari 5 hari maka harus menjalani tes atau pengujian untuk mengetahui penyebabnya. Konsultasikan dengan dokter jika telah didiagnosis dengan herpes genital dan memerlukan pengobatan untuk gejalanya.

Pengobatan antivirus dapat membantu mempersingkat gejala dalam 1 hari hingga 2 hari. Gejala berulang biasanya lebih ringan daripada gejala pertama herpes genital menular. Beberapa orang yang memiliki lebih dari 6 gejala dalam 1 tahun maka harus melakukan pengobatan antiirus selama 6 bulan hingga 12 bulan. Pengobatan herpes ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan yang dilakukan sangat aman dan terpercaya. Segera hubungi kami di 081336361555 atau seperti dibawah ini.

Baca Juga : Mengetahui Herpes Genital Bahaya Tidak Pada Remaja

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penyakit pada kemaluan wanita adalah penyakit yang biasanya dipisahkan dalam genitalia seperti ekternal dan internal. Genitalia eksternal wanita terdiri dari pudendum, klitoris dan uretra wanita. Dan genitalia internal wanita terdiri dari ovarium, tuba fallopi, rahim, serviks (leher rahim) dan vagina. Ini adalah organ kemaluan wanita.

Fakta Umum Penyakit Pada Kemaluan Wanita

Penyakit pada kemaluan wanita yang lebih rendah menjadi alasan utama terserang penyakit seperti fistula rektovaginal pada penyakit Crohn atau keluhan lainnya seperti pada kandidiasis vagina pada seorang wanita dengan diabetes (kencing manis) yang tidak terkontrol dengan baik. Beberapa luka dapat ditemukan pada pemeriksaan yang dilakukan karena alasan lain.

Apa Yang Menjadi Penyebab Penyakit Kemaluan Wanita?


Bacterial Vaginosis (BV) adalah penyebab yang paling umum dari penyakit pada kemaluan wanita. Bakteri vaginosis disebabkan oleh perubahan atau ketidakseimbangan dalam jenis bakteri yang biasanya ditemukan di vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebih dari organisme seperti Gradnella Vaginallis.

Faktor risikonya termasuk kehamilan, penggunaan alat kontrasepsi (IUD) dan sering melakukan douching. Ini terkair dengan aktifitas seksual dan kemungkinan pasangan seksual yang baru atau banyaknya pasangan seksual. Pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual jarang terpengaruh. Bakteri vaginosis tidak dapat tertular melalui kursi toilet, tempat tidur atau kolam renang. Sebagian wanita hamil mengalami bakteri vaginosis. Dan ini sangat bervariasi berdasarkan rasa dan etnis.

Baca Juga : Atasi Tanda Tanda Penyakit Kelamin Pada Wanita

 

Tanda Dan Gejala Penyakit Pada Kemaluan Wanita

Keputihan, terasa gatal dan terasa terbakar adalah tanda dan gejala umum dari berbagai bentuk vaginitus. Meskipun tanda dan gejala infeksi ini bisa sangat mirip, dan ada beberapa perbedaan dalam warna atau bau keputihan. Ada beberapa keputihan yang cukup umum dan normal untuk wanita usia subur.
 
Kelenjar serviks (leher rahim) menghasilkan sekresi lendir yang bening yang berlendir ke bawah, bercampur dengan bakteri, sel-sel vagina yang dibuang dan sekresi kelenjar Bartholin di dekat pembukaan vagina. Zat-zat ini dapat mengubah warna lendir menjadi keputihan dan cairan tersebut berubah kekuningan ketika terpapar udara.
 
Selama siklus menstruasi ketika kelenjar serviks (leher rahim) memproduksi lebih banyak lendir daripada yang lainnya tergantung pada jumlah hormon estrogen yang diproduksi dan ini hal yang normal. Kegembiraan seksual dan stress emosional keduanya dikaitkan dengan peningkatan keputihan fisiologis yang normal. Debit ini terkadang jernih dan berair dalam konsistensi. Jika keputihan abnormal (tidak normal) kemungkinan berwarna hijau, memiliki bau busuk, konsistensi yang berubah atau secara signifikan meningkat atau berkurangnya jumlah. Kemungkinan dapat mengembangkan bentuk vaginitis.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Penyakitnya Pada Wanita?


Diagnosis untuk penyakit kemaluan seperti vulva, vagina dan serviks (leher rahim) cukup luas dan ada banyak cara untuk mendiagnosisnya. Untuk mendiagnosisnya berdasarkan lokasi dan jenisnya. Atau dari gejala dan keadaan penderitanya secara hormonal. Hal-hal tersebut dapat membantu mendiagnosis penyakitnya. Dan pengobatan yang tepat dapat dilakukan.

Inilah Pengobatan Untuk Penyakit Pada Kemaluan Wanita


Diagnosis biasanya dilakukan berdasarkan gejala dan hasil tes atau hasil pengujian urine dan terkadang kultur vagina (sampel yang dilakukan analisis di laboratorium). Pengobatan didasarkan pada organisme penyebab infeksi. Tergantung pada penyebab infeksinya, pengobatan dilakukan atas resep dari dokter.

Pengobatan untuk vagina, pengobatan antijamur atau pengobatan antibiotik (pengobatan oral maupun pengobatan intravena). Pengobatan dilakukan sangat bervariasi tergantung pada bentuk penyakitnya yang dimiliki, tingkat keparahan infeksinya, durasi infeksinya, kekambuhan infeksinya dan sedang hamil atau tidak.

Tindak lanjut dokter untuk hasil tes atau pengujian di laboratorium serviks (leher rahim) dan pap smear. Selain itu pemeriksaan fisik yang lengkap setiap tahunnya sangat dianjurkan. Pengobatan ini bisa ditemui di salah satu klinik di Jakarta Indonesia yaitu Klinik Utama Gracia. Klinik ini memiliki dokter ahli dan biaya yang dikeluarkannya pun sangat terjangkau. Info pengobatan ada di 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita Secara Umum

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tanda penyakit kelamin pada wanita adalah adanya infeksi menular seksual (IMS) yang menular dari 1 orang ke orang lain melalui kontak seksual. Beberapa penyakit kelamin dapat menyebar atau menular melalui penggunaan jarum suntik obat-obatan yang tidak disterilkan atau dari ibu ke bayinya selama persalinan, menyusui dan transfusi darah.

Area genital umumnya pada lingkungan yang lembab dan hangat, idealnya untuk pertumbuhan ragi, virus dan bakteri. Orang-orang dapat menularkan mikroorganisme dari kulit atau selaput lendir ke alat kelamin. Organisme menular juga dapat berpindah diantara orang-orang dalam air mani, cairan vagina atau darah selama hubungan seksual. Seseorang menularkan IMS lebih mudah ketika tidak menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom, bendungan dan sanitasi mainan seksual (seks toys).

Pengertian Tentang Penyakit Kelamin Adalah

Beberapa infeksi dapat menular melalui kontak seksual akan tetapi tidak tergolong sebagai IMS. Meningitis dapat ditularkan selama kontak seksual akan tetapi seseorang dapat tertular infeksi meningitis karena alasan lain. Oleh karena itu tidak digolongkan sebagai penyakit kelamin. Lebih dari 1 juta IMS baru yang diperoleh setiap harinya secara global. Orang-orang antara usia 15 tahun hingga 24 tahun memperoleh sebagian dari semua IMS baru, dan sebagian wanita remaja yang aktif secara seksual memiliki IMS, namun IMS di kalangan manula meningkat.

Penyebab Utama Penyakit Kelamin


Ada 3 penyebab utama penyakit kelamin, diantaranya:

• Bakteri termasuk klamidia, gonore (kencing nanah) dan sipilis (raja singa).
• Virus termasuk HIV dan AIDS, Herpes Simpleks Virus (HSV), Human Papilloma Virus (HPV), virus hepatitis B, Cytomegalovirus (CMV) dan Zika.
• Parasit seperti Trichomonas Vaginalis atau tungau kudis.

Penyakit kelamin dapat menyebar atau menular melalui aktifitas seksual termasuk hubungan seksual dan beberapa penyakit kelamin yang juga disebarkan atau ditularkan melalui seks oral dan aktifitas seksual lainnya.

Baca Juga : Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita Secara Umum

 

Beberapa Tanda Penyakit Kelamin Pada Wanita

1. Tanda Penyakit Kelamin Pada Wanita Yang Umum
• Tidak adanya tanda penyakit kelamin pada wanita.
• Keputihan yang tebal atau tipis atau berwarna seperti putih susu, kuning dan hijau dari vagina.
• Terasa gatal pada vagina.
• Adanya lepuhan pada vagina atau lepuhan pada area genital.
• Adanya ruam pada vagina atau ruam di area genital.
• Kencing yang terasa terbakar.
• Kencing yang menyakitkan.
• Nyeri saat berhubungan intim.
 
2. Tanda Penyakit Kelamin Pada Wanita Yang Kurang Umum
• Perdarahan atau adanya bercak diantara siklus menstruasi.
• Ulkus tanpa rasa sakit pada vagina.
• Nyeri panggul (pelvic).
• Nyeri punggung bagian bawah.
• Demam.
• Mual.
• Radang tenggorokan (setelah seks oral).
• Pembengkakan sendi (seperti pada lutut dan siku).
• Nyeri dubur, perdarahan atau keputiuhan (setelah seks anal).
 
Ketika tanda penyakit kelamin pada wanita muncul, biasanya muncul dalam beberapa hari atau beberapa minggu setelah paparan penyakit kelamin. Seringkali, tanda penyakit kelamin pada wanita tidak pernah muncul atau tidak diperhatikan. Bahkan jika infeksinya tidak pernah menghasilkan tanda penyakit kelamin pada wanita yang jelas. Penyakit kelamin masih dapat ditularkan dan berkembang menjadi kondisi yang lebih seirus yang dapat mengakibatkan efek samping yang tidak dapat diubah.

Bagaimana Diagnosis Penyakit Kelamin Secara Umum?


Dokter melakukan tes atau pengujian untuk mencari tahu penderita penyakit kelamin dan penyakit menular lainnya atau kondisi yang berbeda. Konsultasikan dengan dokter jika memiliki gejala. Diagnosis sejak dini bisa mendapatan pengobatan lebih awal dan risiko komplikasi lebih kecil. Dengan adanya gejala akan lebih mudah untuk didiagnosis. Terkadang gejalanya bisa hilang, akan tetapi tidak berarti penyakit kelaminnya telah sembuh. Penyakit kelamin masih dapat ditemukan dan gejalanya dapat kambuh kembali.

Cara Menangani Penyakit Kelamin Pada Wanita


Bebarap penyakit kelamin dapat disembuhkan. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengobatan serta langkah-langkah pencegahan untuk memastikan tidak tertular penyakit kelamin. Dokter dapat mengobati penyakit kelamin tertentu. Contohnya termasuk:

• Mengobati infeksi klamidia dengan pengobatan antibiotik.
• Menyembuhkan gonore (kencing nanah) dengan menggunakan pengobatan antibiotik. Namun beberapa jenis virus yang resisten terhadap obat-obatan telah muncul yang tidak menanggapi pengobatan.
• Dengan mengkonsumsi pengobatan antibiotik dapat menyembuhkan penyakit sipilis. Obat-obatan resep dari dokter tergantung pada tahapan penyakitnya.

Beberapa penyakit kelamin tidak dapat disembuhkan akan tetapi pengobatan dapat mengurangi gejalanya. Herpes dan HPV adalah 2 penyakit kelamin. Tidak ada pengobatan khusus untuk HPV, kemungkinan diresepkan obat-obatan topikal untuk mengurangi munculnya rasa gatal dan ketidaknyaman.

Bahkan jika telah melakukan pengobatan dan tidak lagi menderita penyakit kelamin. Pengobatan untuk penyakit kelamin ini bisa dilakukan di Klinik Utama Gracia. Pengobatan yang dilakukan harus efektif. Pengobatan dilakukan oleh dokter yang ahli dalam bidangnya. Segera hubungi nomor Klinik Utama Gracia di 081336361555 untuk melakukan pengobatan. Atau dengan konsultasi online terlebih dahulu di bawah ini.

Baca Juga : 6 Penyakit Kelamin Pada Wanita Yang Berbahaya

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sebagian besar penyakit kelamin tidak menghasilkan gejala penyakit kelamin pada wanita. Namun jika adanya gejala penyakit kelamin pada wanita bisa termasuk seperti flu yang samar-samar atau umum dan bisa diakibatkan oleh berbagai kondisi. Kemungkinan sulit untuk menentukan penyebab gejala penyakit kelamin pada wanita.

Wanita lebih cenderung mengalami gejala daripada pria, gejala penyakit kelamin pada wanita seperti adanya benjolan, terasa gatal atau kencing akibat PMS atau IMS terutama di area genital. Tanpa adanya gejala PMS awal yang terlihat, infeksinya seringkali tidak diketahui dan mengakibatkan tidak segera diobati, oleh karena itu dapat menyebabkan efek jangka panjang atau bahkan ireversibel jika dibiarkan dan tidak segera diobati.

Penyakit Kelamin Pada Wanita Adalah

Penyakit kelamin adalah PMS atau IMS yang umumnya tertular dari kontak seksual. Organisme yang menyebabkan penyakit kelamin dapat menular dari orang ke orang dalam darah, air mani atau cairan vagina dan cairan tubuh lainnya. Terkadang infeksi ini dapat ditularkan secara non seksual seperti dari ibu ke bayinya selama kehamilan atau selama persalinan atau melalui transfusi darah atau berbagi jarum suntik. Kemungkinan untuk tertular penyakit kelamin dari orang-orang yang terlihat sangat sehat dan kemungkinan tidak menyadari akan infeksi tersebut. Penyakit kelamin tidak selalu menyebabkan gejala penyakit kelamin.

Apa Penyebab Utama Penyakit Kelamin Secara Umum?


Penyakit kelamin dapat disebabkan oleh:

• Bakteri (gonore atau kencing nanah, sipilis atau raja singa dan klamidia).
• Parasit (trikomoniasis).
• Virus (Human Papilloma Virus atau HPV, herpes genital dan HIV).

Aktifitas seksual berperan dalam penyebaran atau penularan banyak infeksi lainnya, walaupun kemungkinan terinfeksi tanpa kontak seksual, termasuk virus hepatitis A, B dan C, Shigella dan Giardia Intestinalis.

Baca Juga : Kenali Salah Satu Gejala Penyakit Kelamin Pria

 

Kenali Tanda Dan Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita

Penyakit kelamin dapat memiliki berbagai tanda dan gejala penyakit kelamin pada wanita, termasuk tidak adanya gejala. Ini sebab yang harus diperhatikan hingga terjadinya komplikasi atau pasangan seksual Anda juga harus didiagnosis. Tanda dan gejala yang kemungkinan mengindikasi penyakit kelamin meliputi:
 
• Adanya luka atau benjolan pada alat kelamin atau area mulut dan dubur.
• Kencing yang menyakitkan atau terasa terbakar.
• Keputihan yang tidak biasa dan berbau.
• Perdarahan pada vagina yang tidak biasa.
• Terasa sakit saat berhubungan seksual.
• Terasa nyeri, adanya pembengkakan kelenjar getah bening terutama di pangkal paha akan tetapi terkadang lebih luas lagi.
• Terasa nyeri pada perut bagian bawah.
• Demam.
 
Tanda dan gejalanya dapat muncul beberapa hari setelah terpapar atau kemungkinan memerlukan bertahun-tahun sebelum memiliki masalah lain tergantung pada organismenya.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Penyakit Kelamin?


Jika riwayat seksual dan gejalanya menunjukkan adanya penyakit kelamin, tes atau pengujian di laboratorium dapat mengidentifikasi penyebab dan mendeteksi yang kemungkinan di alami, seperti:

• Tes Atau Pengujian Darah
Tes atau pengujian darah dapat mendiagnosis HIV atau tahap selanjutnya dari penyakit kelamin.

• Sampel Urine
Ada beberapa penyakit kelamin yang dapat dideteksi dengan sampel urine.

• Sampel Cairan
Jika memiliki luka genital yang aktif, tes atau pengujian cairan dan sampel dari luka dapat dilakukan untuk mendiagnosis jenis infeksi. Tes atau pengujian di laboratorium terhadap bahan dari rasa sakit genital atau keputihan digunakan untuk mendiagnosis beberapa penyakit kelamin.

Pengobatan Untuk Mengatasi Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita


Penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri umumnya lebih mudah diobati. Infeksi virus dapat dikelola akan tetapi tidak selalu sembuh. Jika sedang hamil dan memiliki penyakit kelamin, pengobatan yang cepat dapat mencegah atau mengurangi risiko infeksi pada bayi. Pengobatan biasanya tergantung pada infeksinya.

• Pengobatan Dengan Antibiotik
Pengobatan antibiotik dosis tunggal dapat menyembuhkan banyak infeksi bakteri dan parasit yang ditularkan secara seksual termasuk gonore (kencing nanah), sipilis (raja singa), klamidia dan trikomoniasis. Bisanya pengobatan untuk gonore (kencing nanah) dan klamidia dilakukan secara bersamaan karena kedua infeksi ini sering muncul secara bersamaan.

• Pengobatan Dengan Antivirus
Memiliki sedikit kekambuhan herpes jika melakukan terapi supresif dengan resep pengobatan antivirus. Pengobatan antivirus dapat mengurangi risiko infeksi akan tetapi masih mungkin untuk menularkan herpes pada pasangan seksualnya. Pengobatan antivirus dapat mencegah infeksi HIV selama bertahun-tahun.

Akan tetapi virus akan tetap ada dan masih bisa ditularkan meskipun risikonya lebih rendah. Semakin cepat mengobatinya, maka semakin efektif. Jika pernah mengalami penyakit kelamin maka segera konsultasikan dengan dokter dan lakukan pemeriksaan. Jika perlu lakukan tes dan pengujian untuk mendiagnosisnya. Pengobatannya di Klinik Utama Gracia dan hubungi kami di nomor 081336361555 atau konsultasi online dibawah ini.

Baca Juga : 6 Penyakit Kelamin Pada Wanita Yang Berbahaya

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.